cover
Contact Name
Aflahun Fadhly Siregar
Contact Email
Aflahun.92@gmail.com
Phone
+6281375989766
Journal Mail Official
somasi@ceredindonesia.or.id
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Somasi (Sosial Humaniora Komunikasi)
ISSN : -     EISSN : 27236641     DOI : -
Jurnal SOMASI dimaksudkan untuk menyebarluaskan informasi karya ilmiah kepada para akademisi dan praktisi yang berminat di bidang Sosial Humaniora dan Komunikasi
Articles 187 Documents
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMIDANAAN ANAK DALAM PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN Dongan Nauli Siagian; Adi Mansar; Guntur Rambey
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v6i2.1626

Abstract

Penanganan perkara anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya dalam tindak pidana pencabulan, memerlukan keseimbangan antara kepastian hukum dan perlindungan hak asasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formulasi hukum dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak pelaku pencabulan berdasarkan Putusan Nomor: 16/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Kis. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan sosiologi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum terhadap anak mengacu pada Pasal 81 ayat (2) UU Perlindungan Anak juncto UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 6 bulan disertai pelatihan kerja dengan mempertimbangkan fakta persidangan berupa tipu muslihat yang dilakukan pelaku secara berlanjut. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa pemidanaan anak harus tetap mengedepankan prinsip ultimum remedium dan kepentingan terbaik bagi anak guna mencapai tujuan rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
PETANI DALAM PENGGUNAAN BENIH KENTANG (Sollanum TuberosumL.) G0 VARIETAS GRANOLA DI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH PROVINSI ACEH Budi Darmawan; Mukhlis Yahya; Tience Elizabet Pakpahan
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tadopsi Petani Dalam Penggunaan Benih Kentang (Solanum tuberosum L.) G0 Varietas Granola serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 77 orang petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap penggunaan benih kentang G0 berada pada kategori tinggi (69%). Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= -213.043+ 1.255X1 + 1.032X2+ 2.821X3 + 5.465X4 + ?. Faktor-faktor yang berpengaruh sangat signifikan terhadap tingkat adopsi petani adalah Pengalaman Berusahatani, Peran Penyuluh, dan Akses Informasi sedangkan yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi petani adalah Sifat Teknologi Inovasi. Keberhasilan adopsi ini ditunjang oleh kemudahan akses terhadap informasi, pendampingan penyuluh, serta kesesuaian teknologi dengan kondisi lahan dan praktik pertanian setempat. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran penyuluh dalam memotivasi dan memfasilitasi petani, serta perlunya penguatan akses informasi agar adopsi teknologi pertanian dapat terus ditingkatkan demi menunjang produktivitas dan kesejahteraan petani.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI PETANI DALAM PENGGUNAAN BENIH STEK PUCUK KENTANG DI KECAMATAN DOLAT RAYAT KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA Newi Arta Angelia Sibuea; Tience Elizabet Pakpahan; Maya Sari
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi petani dalam penggunaan benih stek pucuk kentang serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhinya di Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Kebaruan artikel ini terletak pada kajian adopsi inovasi benih stek pucuk kentang sebagai alternatif benih bermutu yang relatif cepat tersedia, bebas penyakit, dan berpotensi meningkatkan produktivitas kentang, khususnya pada wilayah sentra produksi kentang dataran tinggi. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei menggunakan kuesioner dan wawancara tidak terstruktur terhadap petani kentang. Analisis data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat adopsi serta regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh faktor pendapatan, luas lahan, peran penyuluh, tingkat kosmopolitan, dan sifat inovasi terhadap adopsi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap penggunaan benih stek pucuk kentang tergolong tinggi dengan nilai sebesar 82,9%. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi petani. Secara parsial, variabel pendapatan, peran penyuluh, dan sifat inovasi berpengaruh signifikan terhadap adopsi petani, sedangkan luas lahan dan kosmopolitan tidak berpengaruh signifikan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan peran penyuluh, pendapatan petani, serta karakteristik inovasi yang mudah diterapkan dan menguntungkan menjadi faktor kunci dalam mendorong adopsi benih stek pucuk kentang
Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Trichoderma Dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Siti Hadijah; Elrisa Ramadhani; Yusra Muharami Lestari
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1687

Abstract

Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Trichoderma Dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai Merah di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk melihat tingkat persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya terhadap penggunaan trichoderma dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai merah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2025 sampai dengan bulan Mei 2025. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara, dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dan diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat persepsi petani terhadap penggunaan trichoderma dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai merah di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat adalah sangat tinggi dengan persentase 86,31% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh nyata terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa terdapat 5 variabel yang berpengaruh nyata yakni umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman (X3), peran penyuluh (X5), dan fungsi kelompok tani (X6). Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani terhadap penggunaan trichoderma dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanamana Cabai Merah ialah umur (X1), pendidikan (X2), pendidikan (X3), peran penyuluh (X5), dan fungsi kelompok tani (X6). Sedangkan luas lahan (X4) tidak berpengaruh nyata
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH TERINTEGRASI DARI HULU KE HILIR DENGAN KONSEP ZERO WASTE BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Abu Bakar
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1688

Abstract

Permasalahan persampahan diantaranya semakin tingginya timbulan sampah dan pertumbuhan konsumsi dengan sampah rumah tangga sebagai penyumbang terbesar, sampah tidak terkelola secara baik, krisis lahan TPA dimana banyak TPA mengalami kelebihan kapasitas (overload) dan sulit menemukan lahan baru untuk pembuangan, kurangnya kesadaran masyarakat untuk pemilahan sampah dari sumbernya sehingga menyulitkan proses daur ulang, keterbatasan sarana dan infrastruktur pengelolaan persampahan berbasis teknologi, dan dampak lingkungan dan kesehatan akibat sampah yang tidak dikelola secara baik. Berbagai permasalahan persampahan di Kabupaten Serdang Bedagai maka isu persampahan yaitu meningkatnya timbulan sampah di TPA yang menyebabkan tercemarnya lingkungan. Sesuai hasil metode skoring USG (Urgency, Serousness, dan Growth) maka masalah utamanya yaitu pengelolaan persampahan yang rendah. Sesuai dengan masalah utama dan akar masalah maka problem statement (pernyataan masalah) yaitu penyediaan sarana dan infrastruktur pengolahan sampah terpadu belum menjadi prioritas utama menyebabkan terbatasnya ketersediaan sarana dan infrastruktur pengelolaan sampah sehingga rendahnya pengelolaan persampahan yang berakibat pada meningkatnya timbulan sampah di TPA yang menyebabkan tercemarnya lingkungan. Berdasarkan berbagai teori, konsep, paraturan atau kebijakan yang sudah berlaku dan relevan sebagai pisau analisis terhadap pernyataan masalah, maka berbagai alternatif pemilihan kebijakan sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah yaitu: (1) pengelolaan persampahan terintegrasi hulu-hilir dengan konsep zero waste berbasis masyarakat yang didukung sarana dan infrastruktur ramah lingkungan berbasis teknologi; (2) pengelolaan persampahan berbasis komunitas yang berkolaborasi dengan pihak swasta; dan (3) meningkatkan peran bank sampah dengan prinsip 3R sebagai sarana edukasi, workshop dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dengan menggunakan metode Bardach (2012) dengan 4 kriteria maka kebijakan terpilih adalah pengelolaan persampahan terintegrasi hulu-hilir dengan konsep zero waste berbasis masyarakat yang didukung sarana dan infrastruktur ramah lingkungan berbasis teknologi. Untuk mendukung kebijakan ini, harus masuk dalam Dokumen Perencanaan Pemerintah Daerah baik lima tahunan maupun tahunan sehingga dapat diprioritas dalam perencanaan maupun penganggarannya. Selain itu diperlukan kerangka peraturan yang mengatur tugas, wewenang, serta pelaksanaan program sebagai pedoman mengatur prosedur pelaksanaan dan koordinasi antar instansi. Kebijakan ini dituangkan dalam Peraturan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai sebagai pedoman teknis yang harus diikuti Perangkat Daerah terkait.
Penguatan Kewenangan Kelembagaan Pemerintah Daerah terhadap Penataan Sempadan Sungai dalam Mewujudkan Tata Ruang Wilayah Berkelanjutan di Sumatera Utara Reyhana Alviemuna Nasution; Onny Medaline Medaline; Ismail Koto
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1689

Abstract

Kawasan sempadan sungai di Sumatera Utara mengalami degradasi serius akibat alih fungsi lahan, permukiman liar, dan lemahnya penegakan hukum tata ruang. Persoalan mendasar adalah kesenjangan antara das sollen dan das sein—regulasi yang mengatur sempadan sungai secara normatif sudah komprehensif, namun lemahnya kewenangan kelembagaan pemerintah daerah menyebabkan regulasi tidak berjalan efektif di lapangan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan, dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep penataan ruang sempadan sungai yang berkelanjutan berlandaskan prinsip sustainable development, keterpaduan tata ruang, dan perlindungan kawasan lindung. Kewenangan kelembagaan pemerintah daerah Sumatera Utara menghadapi fragmentasi kewenangan antar-lembaga, tumpang tindih regulasi pasca UU Cipta Kerja, lemahnya kapasitas pengawasan, serta kesenjangan regulasi daerah dengan nasional. Implementasi penguatan kewenangan kelembagaan memerlukan model tiga pilar: penguatan regulasi melalui harmonisasi RTRW, penguatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan koordinasi melalui forum collaborative governance yang terlembaga dan mengikat secara hukum
MENGATASI ANOMALI KENAIKAN 75% JIWA MISKIN EKSTREM DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PADA TAHUN 2025 Taupiq Saleh
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1690

Abstract

periode Maret 2024-Maret 2025: angka kemiskinan turun dari 6,97% menjadi 6,18% dan gini rasio turun, tetapi jumlah penduduk miskin ekstrem melonjak 75% (dari 3.208 jiwa menjadi 5.616 jiwa). Policy paper ini bertujuan mengidentifikasi akar masalah anomali tersebut dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang konkret. Metode yang digunakan adalah analisis kebijakan terhadap 15 dokumen, penentuan prioritas masalah dengan metode USG yang melibatkan 5 keyperson, serta pemilihan kebijakan prioritas menggunakan kriteria Dunn (efektivitas, efisiensi, dampak jangka panjang). Hasil analisis menunjukkan bahwa akar masalah adalah minimnya pelatihan petugas verifikasi data di tingkat desa. Kebijakan Pelatihan Wajib dan Sertifikasi Petugas Verifikasi Data terpilih sebagai prioritas utama. Rekomendasi kebijakan yang diajukan adalah Peraturan Bupati tentang Standar Kompetensi dan Sertifikasi Petugas Verifikasi Data DTSEN Tingkat Desa. Kata Kunci : Exclusion Error; Kemiskinan Ekstrem; Pelatihan Petugas; Serdang Bedagai
Judi Online sebagai Fenomena Sosial dan Hukum di Indonesia: Tinjauan Literatur Multidisipliner Amanda Yusup; Anisa Linggamo; Nazwa Mopangga; Zulkarnain Anu
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1697

Abstract

Fenomena judi online di Indonesia saat ini telah mencapai tahap darurat yang mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap dampak multidimensi serta efektivitas kerangka regulasi siber di Indonesia dalam menghadapi eskalasi perjudian digital selama periode 2023-2025. Metode penelitian yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel jurnal ilmiah terpilih yang dikelola melalui database Mendeley dengan prosedur seleksi yang terstruktur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor pendorong utama judi online meliputi kemudahan akses transaksi keuangan digital, tekanan ekonomi individu, dan melemahnya kontrol sosial kolektif pada komunitas lokal. Dampak sosial yang teridentifikasi mencakup disfungsi keberfungsian sosial keluarga, kerusakan kesehatan mental pada remaja, hingga terciptanya siklus kemiskinan struktural akibat korelasi kuat antara judi online dengan jeratan pinjaman online (pinjol). Secara yuridis, penegakan hukum masih menghadapi tantangan substansial berupa dualisme norma antara Pasal 303 KUHP dan UU ITE, kendala yurisdiksi lintas batas (cross-border), serta penggunaan server luar negeri yang menyulitkan pelacakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan judi online tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan represif, melainkan membutuhkan strategi integratif yang mencakup harmonisasi hukum, pengawasan transaksi keuangan, dan literasi digital masif. Artikel ini menawarkan sintesis multidisipliner untuk memahami judi online sebagai masalah sosial-hukum kontemporer di Indonesia, sekaligus memberikan landasan bagi perumusan kebijakan yang lebih holistik.
Keterkaitan Film Jumbo dengan Pemahaman Pesan Moral Penonton Generasi Z Azzahra Salma Asyifa
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana penonton Generasi Z memaknai pesan moral dalam film Jumbo serta faktor-faktor yang memengaruhi proses pemaknaan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan dapat menangkap pesan moral utama seperti empati, anti-bullying, dan penerimaan diri, namun kedalaman pemahaman berbeda bergantung pada pengalaman pribadi, motif menonton, dan konteks sosial. Film Jumbo juga memunculkan respons kognitif, afektif, dan niat perilaku yang mendorong refleksi moral pada penonton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jumbo dapat menjadi media edukasi moral yang efektif bagi Generasi Z, meskipun interpretasi sangat dipengaruhi oleh latar personal penonton. Penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan lebih banyak informan dan mengkaji dampak jangka panjang film terhadap perubahan sikap atau perilaku.
Efektivitas Konten Promosi pada Akun Instagram @dairyland.puncak terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Irenne Grace Sahatmaida Sibatuara; Wahyu Budi Priatna; Leonardo Dharmawan
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten promosi pada akun Instagram @dairyland.puncak terhadap minat berkunjung wisatawan, serta menegaskan peran media sosial sebagai stimulus digital yang memengaruhi respons perilaku wisata. Studi ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan Uses and Gratifications dan model respons perilaku berbasis stimulus–organism–response (S-O-R) pada konteks destinasi wisata lokal berskala menengah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif survei dengan 100 responden, instrumen diukur melalui kuesioner skala Likert, dan data dianalisis menggunakan SPSS 27. Karena distribusi data tidak normal, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Korelasi Spearman. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap konten promosi berada pada kategori tinggi (M = 41,04; SD = 6,40), sedangkan minat berkunjung juga berada pada tingkat tinggi (M = 20,79; SD = 3,28). Uji hubungan menunjukkan korelasi sangat kuat dan signifikan antara konten promosi dan minat berkunjung (? = 0,971; p < 0,001), sehingga hipotesis penelitian diterima. Studi ini menyimpulkan bahwa konten visual, informasi atraktif, dan kekuatan persuasi digital pada Instagram mampu membentuk persepsi positif, mendorong ketertarikan, dan meningkatkan intensi kunjungan wisata. Temuan ini memperkuat literatur mengenai efektivitas media sosial dalam pemasaran destinasi dan menegaskan bahwa strategi konten berbasis pengalaman visual relevan untuk meningkatkan keputusan perjalanan wisatawan.