cover
Contact Name
Aflahun Fadhly Siregar
Contact Email
Aflahun.92@gmail.com
Phone
+6281375989766
Journal Mail Official
somasi@ceredindonesia.or.id
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Somasi (Sosial Humaniora Komunikasi)
ISSN : -     EISSN : 27236641     DOI : -
Jurnal SOMASI dimaksudkan untuk menyebarluaskan informasi karya ilmiah kepada para akademisi dan praktisi yang berminat di bidang Sosial Humaniora dan Komunikasi
Articles 187 Documents
ASAS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TANPA KESALAHAN DALAM TINDAK PIDANA KORPORASI Yusni, Muhammad; Sigalingging, Bisdan
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v6i2.1545

Abstract

Asas hukum merupakan jiwa dari hukum itu sendiri untuk dapat dimasukkan dalam undang-undang dan diterapkan dalam praktek. Asas pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan muncul sebagai perkembangan baru dalam hukum pidana untuk mengatasi kelemahan dalam asas legalitas. Penelitian normatif ini menyimpulkan bahwa kejahatan korporasi dapat dipertanggungjawabkan secara pidana berdasarkan asas pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan yaitu asas pertanggungjawaban mutlak (strict liability) dan asas pertanggungjawaban pidana pengganti (vicarious liablity) sebagai pengecualian terhadap asas legalitas atau geen straf zonder schuld yang mendasarkan pada kesalahan. Sementara penerapan asas pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan dikhususkan untuk kasus-kasus pidana tertentu dan yang melibatkan korporasi sebagai pelaku dalam kaitannya dengan kejahatan yang berdampak/efek luas terhadap masyarakat. Kehadiran asas pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan ini diharapkan dapat melindungi masyarakat dari dampak luas kejahatan korporasi seperti korupsi, kerusakan lingkungan hidup, keracunan makanan dan minuman, dan lain sebagainya. Dalam praktik penegakan hukum, khususnya bagi aparat penegak hukum diharapkan dapat memahami asas ini, dan berani menerapkannya dalam praktik penegakan hukum
PERLINDUNGAN HAK CALON KARYAWAN TERHADAP PENERAPAN MASA PERCOBAAN DALAM PKWT: ANALISIS UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN DAN PUTUSAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL Jayanti, Meivina; Dewi; Hwa, Lee Yong; Santoso, Sugeng
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v6i2.1546

Abstract

Perlindungan hak calon karyawan pada perjanjian kerja ada dalam hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait penerapan masa percobaan kerja atau probation dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan melarang adanya masa percobaan dalam PKWT, namun dalam praktik hubungan industrial masih ditemukan pemberlakuan masa percobaan yang berpotensi merugikan calon karyawan dan menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap hak calon karyawan atas penerapan masa percobaan dalam PKWT serta menelaah konsistensi penerapan norma hukum melalui putusan Pengadilan Hubungan Industrial. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus, melalui analisis terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Cipta Kerja, serta putusan-putusan Pengadilan Hubungan Industrial dan Mahkamah Agung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan masa percobaan dalam PKWT bertentangan dengan ketentuan hukum ketenagakerjaan dan asas perlindungan pekerja, serta berimplikasi pada perubahan status hubungan kerja dan pemenuhan hak-hak normatif pekerja. Oleh karena itu, diperlukan penegasan norma dan pengawasan yang efektif guna menjamin perlindungan hak calon karyawan dan mewujudkan kepastian hukum dalam praktik ketenagakerjaan
Pengaruh Kredibilitas Nano Influencer di TikTok terhadap Minat Pembelian (Purchase Intention) Produk Lokal di Kalangan Gen Z Sundoko Sundoko; Sundoko; Reny Damayanti
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1375

Abstract

This study aims to examine the influence of nano influencer credibility—comprising the dimensions of Attractiveness, Trustworthiness, and Expertise—on the purchase intention of local products among Generation Z. A quantitative approach was employed using multiple linear regression analysis on data collected from 85 Gen Z social media users who follow nano influencers. The analysis shows that all three credibility dimensions have a positive and significant partial effect on purchase intention. Collectively, these variables explain 45.9% of the variation in Gen Z’s purchase intention. These findings emphasize that visual appeal, perceived honesty, and influencer expertise all play important roles in driving interest in purchasing local products. From a practical perspective, marketers are advised to be selective in choosing nano influencers with an optimal combination of these credibility attributes and to promote authentic and educational content. Future research is encouraged to include mediating variables such as brand image or emotional engagement, as well as moderating variables like product involvement, and to employ experimental or longitudinal designs to strengthen causal evidence. This study also reinforces the relevance of source credibility theory in the context of nano influencers and young consumer behavior.
Strategi Press Release Pada Akun Instagram @bemsvipb dalam Meningkatkan Publisitas Kegiatan Kampus Aldy Satya Roosputranto; Hari Otang Sasmita; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1440

Abstract

Penelitian ini mengetahui bagaimana strategi press release digital melalui akun @bemsvipb mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kampus di Sekolah Vokasi IPB University. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif-asosiatif, data diperoleh melalui kuesioner daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan press release digital yang efektif dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan publisitas kegiatan kampus. Konten yang konsisten, interaktif, dan menarik secara visual terbukti memperkuat komunikasi organisasi mahasiswa dengan audiens serta membangun citra positif yang mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan kampus.
Komunikasi Persuasif Influencer Fadil Jaidi Terhadap Minat Beli Produk Facetology Ester Monica Pakpahan; Wahyu Budi Priatna; Leonard Dharmawan
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1442

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan media digital telah memunculkan influencer sebagai komunikator pemasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif influencer Fadil Jaidi terhadap minat beli produk skincare Facetology serta mengidentifikasi jalur pemrosesan pesan yang dominan digunakan audiens. Kebaruan studi terletak pada fokus terhadap non-beauty influencer dalam mempromosikan produk high-involvement. Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear sederhana di SPSS 27. Hasil menunjukkan komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan koefisien 0,906 dan Adjusted R² 0,669. Analisis berdasarkan Elaboration Likelihood Theory mengungkap bahwa audiens lebih banyak menggunakan jalur sentral melalui perhatian pada kualitas pesan, kelengkapan informasi, dan proses berpikir kritis, sementara jalur periferal seperti kredibilitas dan gaya komunikasi tetap mendukung efektivitas pesan. Temuan ini menegaskan pentingnya perpaduan jalur sentral dan periferal dalam merancang strategi komunikasi digital yang efektif untuk produk high-involvement.
Penggunaan Voice Notes Whatsapp Dalam Komunikasi Interpersonal Generasi Z Kota Bogor Matius Salomo Nababan; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital secara signifikan mengubah pola interaksi, khususnya pada Generasi Z yang aktif menggunakan WhatsApp. Fitur voice notes hadir sebagai media alternatif yang menawarkan nuansa ekspresif yang sering kali terbatas pada pesan teks konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan voice notes WhatsApp terhadap kualitas komunikasi interpersonal Generasi Z di Kota Bogor. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif diterapkan dalam studi ini, melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana berbantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh positif dan signifikan yang kuat, dibuktikan dengan nilai korelasi (R)sebesar 0,745 dan koefisien determinasi (R2)sebesar 0,556. Persamaan regresi Y = 12,028 + 0,650 X memperlihatkan bahwa peningkatan intensitas penggunaan fitur ini berkontribusi langsung pada efektivitas komunikasi. Temuan ini menegaskan bahwa pesan suara mampu meningkatkan kejelasan pesan serta kedekatan emosional, sekaligus memperkuat relevansi Revised Media Richness Theory dan Social Presence Theory dalam interaksi digital.
Dampak Penggunaan TikTok terhadap Gaya Komunikasi Digital di Kalangan Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB.: indonesia Indra Nur Ramadhansyah; Hari Otang Sasmita; Rici Tri Harpin Pranata; Sutisna Riyanto
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan TikTok terhadap gaya komunikasi digital di kalangan mahasiswa Sekolah Vokasi IPB. Kajian ini memiliki ruang lingkup pada pola komunikasi digital generasi Z yang aktif menggunakan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana ekspresi diri, pembelajaran, dan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel penggunaan TikTok (X) dan gaya komunikasi digital (Y). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan jumlah responden sebanyak 97 mahasiswa aktif Sekolah Vokasi IPB. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,852 untuk variabel X dan 0,845 untuk variabel Y.
THE PHENOMENON OF AMBIGUITY IN ONLINE NEWSPAPER HEADLINES ON KOMPAS.COM Muhammad Rikzan Maulana; Firdasari Desfiani; Najma Syauqi Chafid; Nailatul Mafazah; Redika Cindra Reranta
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1457

Abstract

This study aims to identify and analyze the phenomenon of grammatical ambiguity in the headlines of the online newspaper Kompas.com. Ambiguity in news headlines has become an interesting phenomenon in the digital era because it can affect readers' understanding of the information conveyed. This study uses a qualitative approach with a descriptive method to analyze 10 news headlines from Kompas.com from October 2 to November 2, 2025. Data collection techniques use the observation method with note-taking, while data analysis refers to the concept of syntactic-level grammatical ambiguity, including phrase, clause, and sentence structures. The results of the study show that grammatical ambiguity in Kompas.com headlines appears in various forms, including unclear subject-object-predicate relationships, uncertain word references, the absence of relational markers, and dense sentence structures without conjunctions. These findings indicate that although Kompas.com is a highly credible media outlet, the phenomenon of ambiguity still occurs due to the pressure to create headlines that capture readers' attention. This study contributes to the field of applied linguistics, particularly media discourse analysis, and can serve as a reference for journalism practitioners in crafting effective news headlines without sacrificing clarity of meaning.
Kebiasaan Membaca Fiksi ‘Alternate Universe’ dan Keterkaitannya dengan Motivasi Menulis Kreatif Mahasiswa Darrell De Cezzaro; Hudi Santoso; Leonard Dharmawan
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1463

Abstract

Abstract : This study analyzes the relationship between Alternate Universe (AU) fiction reading intensity on Platform X and students' creative writing motivation at Pradita University. AU fiction, a popular form of participatory digital literacy, lacks extensive empirical research on its impact on student writing creativity in Indonesia. This phenomenon, however, reflects a crucial digital literacy practice for the younger generation. Employing a quantitative approach with a descriptive-correlational design, this study involved 120 Pradita University students selected via purposive sampling. Primary data were collected through an online Likert-scale questionnaire and analyzed inferentially using Pearson Product-Moment correlation. Results indicate a significant and strong positive correlation between AU fiction reading intensity and creative writing motivation (r = 0.703; p < 0.001). This suggests that higher AU fiction consumption corresponds to stronger student engagement in creative writing. These findings affirm digital literacy's role in stimulating creative competencies, and contribute to the hybridization of Uses and Gratifications and Social Cognitive Theory within a digital culture context. Keyword : Alternate Universe Fiction, Digital Literacy, Creative Writing Motivation Abstrak : Penelitian ini menganalisis hubungan antara intensitas membaca fiksi Alternate Universe (AU) di Platform X dengan motivasi menulis kreatif mahasiswa Universitas Pradita. Fiksi AU sebagai bentuk literasi digital partisipatif telah populer, namun dampak empirisnya terhadap kreativitas menulis mahasiswa di Indonesia belum banyak teruji. Padahal, fenomena ini merefleksikan praktik literasi digital penting bagi generasi muda. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif-korelasional, studi ini melibatkan 120 mahasiswa Universitas Pradita melalui purposive sampling. Data primer dikumpulkan via kuesioner daring berskala Likert dan dianalisis inferensial menggunakan korelasi Pearson Product-Moment. Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan dan kuat antara intensitas membaca fiksi AU dan motivasi menulis kreatif (r = 0,703; p < 0,001). Ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi konsumsi fiksi AU, semakin kuat motivasi mahasiswa untuk terlibat dalam menulis kreatif. Temuan ini menegaskan peran literasi digital dalam menstimulasi kompetensi kreatif, serta berkontribusi pada hibridisasi teori Uses and Gratifications dan Social Cognitive Theory dalam konteks budaya digital. Kata Kunci : Fiksi Alternate Universe, Literasi Digital, Motivasi Menulis Kreatif
KAJIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN BRANDING ORGANISASI HIMAIEKI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Nur Syifa Khoerunnisa; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Instagram terhadap pembangunan branding organisasi Universitas Pendidikan Indonesia (HIMAIEKI). Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menerapkan metode penjelasan, melalui penyebaran kuesioner kepada 79 responden yang mengikuti akun Instagram HIMAIEKI. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Instagram memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap branding organisasi, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,734. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin optimal penggunaan Instagram, semakin kuat citra dan identitas organisasi di kalangan mahasiswa.