cover
Contact Name
Manggala Wiriya Tantra
Contact Email
manggalawiriyatantra@gmail.com
Phone
+6285735845285
Journal Mail Official
jurnalnivedana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kantil, Bulusulur, Wonogiri, Jawa Tengah, Kode Pos 57615
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
ISSN : -     EISSN : 27237664     DOI : -
Jurnal komunikasi dan bahasa (nivedana) menerbitkan artikel berbasis penelitian dari berbagai topik dalam ilmu komunikasi dan bahasa. Jurnal ini memberikan ruang untuk mengakomodasi terkait dengan cakupan utama, yaitu: 1). Komunikasi dengan cakupan media, jurnalisme, komunikasi interpersonal, komunikasi massa, iklan dan studi media. 2). Bahasa dengan cakupan pembelajaran asing, bahasa Indonesia, bahasa daerah, linguistik, linguistik terapan dan sastra.
Articles 219 Documents
Cyberbullying Against Female : The Case of Indonesian Celebrities Fikri
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.651

Abstract

Cyberbullying has been noted as one of the fundamental problems in the world that needs thoughtful action. It is treated this way due to the range and the risk it may create. There have been abundant studies on cyberbullying that focus on the cases undergone by celebrities. However, there still needs some further research concerned on how cyberbullying cases take place in Indonesian contexts linguistically. This study aims to provide insight on the cyberbullying cases experienced by Indonesian female celebrities based on linguistic point of view. The data were collected from the comments left by Instagram users on Indonesian female celebrities’ Instagram accounts. The data were subsequently classified into cyberbullying forms. Speech acts classifications theory by Searle (1969) and Yule (1996) are used in this study to identify the intention of the comment left by the netizens as well as to analyse the findings. It is shown through the result of this study that cyberbullying toward Indonesian female celebrities attacks physical appearance dominantly through the form of flaming and harassment cyberbullying. Speech acts found from the netizen’s utterances are representatives, expressives, and directives using indirect form of language uses. This implies that in term of gender-based cyberbullying, Indonesia netizens commonly attack the sexuality, behaviour, and physical appearance including face, clothing, and body shape.
KOMUNIKASI PERSUASIF AKUN MEDIA SOSIAL TASTE OF TRUTH DALAM PEMBABARAN DHARMA SECARA DARING DI ERA PANDEMI Indramayapanna, Rakay
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi persuasif akun media sosial Taste of Truth dalam pembabaran Dharma secara daring di era pandemi. Tipe penelitian ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan meliputi kajian pilar komunikasi persuasif, serta teori resepsi yang dikembangkan oleh Stuart Hall (1973) terkait dominant hegemonic position, negotiated position, dan opositional position. Hasil dari penelitian ini yakni; (1) akun media sosial Taste of Truth merupakan filosofi makna dari citarasa akan kebenaran sebagai salah satu sifat Dhamma yang berisikan konten mengenai nilai-nilai kebenaran berlandaskan Buddha Dhamma; (2) sebagai sarana mewartakan Dhamma secara kekinian di era industri new media; (3) adanya pergeseran atau perubahan produksi konten audio visual dalam bentuk video pendek, pesan atau quotes singkat, menjadi konten Podcast Buddhis yang bertema mindfullness; (4) Podcast Buddhist Mindfullness menjadi program unggulan yang dimiliki di mana tema ini menjadi krusial dan amat dibutuhkan oleh masyarakat Buddhis untuk menjaga ketenangan batin di balik ancaman akan kesehatan dan kematian sebagai akibat dari pandemi; dan (5) Pilar komunikasi persuasif diterapkan dengan baik melalui konten Podcast Buddhist Mindfullness sehingga hasil resepsi dari audiens berada pada posisi dominant hegemonic artinya audiens menerima dengan baik pesan-pesan yang disampaikan oleh akun media sosial Taste of Truth.
MENGANALISA PERKEMBANGAN BUDAYA KOREA DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA MELALUI PERSPEKTIF TEORI KOMUNIKASI: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Purba, Herman; Utami, Kiki; Aristi, Shella Mulvi; Soetandijo, Virginia Jessie
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.696

Abstract

Studi tentang budaya (cultural studies) berkaitan dengan proses produksi dan reproduksi budaya. Berbagai budaya yang berkembang saat ini tidak dapat dilepaskan dari proses dan perilaku komunikasi antar kelompok masyarakat. Komunikasi antar budaya diharapkan mampu menjembatani proses komunikasi antar individu di tengah budaya yang beragam satu dengan yang lain. Selain itu, hadirnya internet dewasa ini juga membuat batasan yang sebelumnya muncul antara satu budaya dengan budaya yang lain semakin tidak terlihat lagi. Hal ini juga dapat diamati pada fenomena perkembangan budaya Korea (Korean Wave) di Indonesia. Artikel ini dikaji dalam perspektif teori komunikasi, menggunakan pendekatan kualitatif dan didukung dengan metode systematic literature review. Hasilnya, budaya Korea bukan sekedar hadir di Indonesia, melainkan memberikan dampak yang signifikan dalam perubahan budaya dari kelompok masyarakat yang ada di Indonesia. Fenomena terkait fanatisme, pertukaran budaya, hingga celebrity worship kerap kali kita temukan dalam proses interaksi sehari-hari. Berbagai paham dan budaya yang ditemui saat ini tentunya tidak dapat berkembang dan menyebar di masyarakat tanpa adanya proses komunikasi, khususnya komunikasi dalam konteks antar budaya.
NILAI POSITIF TAYANGAN TELEVISI MENURUT KELUARGA BUDDHIS DI KABUPATEN KARANGANYAR Situ Asih
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.702

Abstract

This article aims to describe the television shows that are the favorite of Buddhist families in Karanganyar Regency, and the most frequently used broadcasting hours for watching and how Buddhist families view the positive value of television shows. The research method used in this research is a case study. The research was conducted in Karanganyar Regency. The research data were obtained from interviews, documentation studies, participatory observations and direct observations. The results showed that the most accessible communication media was television. The time most often used to access is at 17.00 WIB - 23.00 WIB. The programs that become the favorites of the father's group are sports and news shows, the programs that become the favorites of the mother's group are soap operas and news, while the programs that become the favorite shows of the younger generation are infotainment shows. The positive values ​​that can be taken from television shows that are consumed by the Buddhist community include being diligent and diligent in worshiping, Tepo Sliro and love of peace.
KAJIAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM NOVEL SUTASOMA Danang Try Purnomo; Sujiono
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.706

Abstract

Indonesia merupakan negara memiliki keberagaman budaya, bahasa, maupun agama. Pembelajaran pendidikan multikultular sangat tepat diterapkan di Indonesia yang multikultular. Tujuan penelitian yaitu mengkaji nilai-nilai pendidikan multikultular dalam Novel Sutasoma. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan content analysis. Sumber data primer dalam peneliti berupa teks Novel Sutasoma. Hasil penelitian menunjukkan Novel Sutasoma mengajarkan nilai-nilai pendidikan multikultular, diantaranya (1) menghargai pendapat, hasil karya siswa yang multikultural; (2) memberikan rasa kasih sayang kepada seluruh siswa sedangkan siswa senantiasa menghormati guru; (3) memahami dan memiliki kerelaan untuk menerima keberagaman; (4) guru dalam pelayanan pembelajaran tidak membeda-bedakan dari mana siswa berasal, semua peserta didik diposisikan secara merata dan tidak pilih kasih; (5) memberikan penjelasan untuk dengan penuh kasih sayang; (6) saling menghormati, menghargai dalam kehidupan; (7) Bhinneka tunggal ika, tan hana darma mang rwa; (8) tidak menilai siswa hanya berdasarkan status sosial, budaya, bahasa, agama yang telah diyakini; dan (9) menghindari ketegangan dan permusuhan.
STRATEGI MARKETING KUSUMA KENCANA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN JASA WEDDING ORGANIZER MELALUI SOSIAL MEDIA TIK TOK Widya Indriati, Kadga
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.723

Abstract

AbstractTikTok is a digital platform founded by ByteDance in 2016 in China. The development of TikTok is increasing from year to year. In fact, TikTok is the most downloaded non-gaming application in 2020. This popularity has indirectly made many content creators give birth to various unique ideas, one of which is Kusuma Kencana, a content creator who consistently presents informational content for the services he founded, namely the wedding organizer. By using a qualitative method, this research presents results based on observation, interviews with Faisal and Tim, and documentation. Based on these results, it can be concluded that Kusuma Kencana used a marketing strategy to increase sales of TikTok's social media wedding organizer services, which is the result of observations about showing that marketing strategy. And from the results of these observations, using the Kusuma Kencana Marketing strategy in Increasing Sales of Wedding Organizer Services Through Social Media TikTok which contains Kusuma Kencana's marketing activities, utilizes social media as a medium used in marketing services and promoting its services to customers. A marketing strategy with 7p and STP can be a solution for wedding organizer services. Promotion through several media such as Instagram, TikTok and WhatsApp, Sales Promotion implements promotion through the media social media, Public Relations influencing consumers through interesting content and working with models or celebrities, Personal Sales direct communication between the owner and the bride and groom, Direct Marketing social media as a place to share interesting and creative content to attract the attention of the bride and groom.
ANALISIS REPRESENTASI FEMINISME PADA FILM PENYALIN CAHAYA fenny kurniasih
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.726

Abstract

Pelecehan seksual merupakan topik yang sangat hangat diperbincangkan dan sering terjadi di negara kita Indonesia. Dalam pengamatan ini, ini mencerminkan prevalensi feminisme dalam salinan film ringan (Studi Kasus Pelanggar Pelecehan Seksual). Jika film ini menonjolkan fakta bahwa ia menciptakan stigma negatif dan membuat para penyintas pelecehan seksual takut untuk melaporkan kejahatan yang menimpanya, dan fakta bahwa tidak ada efek jera bagi pelakunya, para pelaku pelecehan seksual bebas bertindak karena merasa aman. Penomena diubah menjadi mesin fotokopi. Tujuan peneliti dalam mengangkat diskusi ini adalah untuk mendeskripsikan dan merepresentasikan pelecehan seksual yang disajikan dalam Film penyalin cahaya. Menawarkan keterbukaan untuk berbicara tentang apa yang terjadi ketika Anda mengalami pelecehan seksual, terutama pelecehan terhadap perempuan. Peneliti menggunakan metode analisis dengan metode kualitatif dan teknik analisis semiotika Charles Sanders Peirce untuk menyampaikan kode-kode dan makna mendalam pada film dan dokumentasi yang detail.
KONTRUKSI BERITA KEBUDAYAAN HUMAS KOTA PALEMBANG PADA WEBSTITE: bakohumas.palembang.go.id eka yati, Sri; Budi Santoso; Arif Ardiansyah; Hamzah
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.743

Abstract

Local culture is an important element in a society. Local culture must be maintained and protected, just like the local culture in Palembang City. Songket weaving culture is one of the most valuable regional cultural assets in Palembang City. Songket weaving itself is a tradition carried out by the people of Palembang. One of the activities carried out by the Palembang City government through Palembang City Public Relations is to make news about the local culture of Palembang City (Songket Weaving). The news was published on online media or the Palembang City Public Relations website www.bakohumas.palembang.go.id. Based on the results of the study, it was found that the local culture of Palembang City, namely songket woven fabric, was published in online media or the Palembang City Public Relations website www.bakohumas.palembang.go.id. With the title "Palembang Songket Motif Proposed to Become a Cultural Heritage" On Friday, May 19 2023, news construction on headlines or news titles. Headlines based on news interests, from the results of the study it was found that the banner headline type. Furthermore, based on the compatibility of the line (deck) of the Flush left headline type. Based on news placement, news includes Top headlines. The next news construction is the lead or news terrace. Lead is based on the emphasis on the 5W + 1H element, namely what leads. Furthermore, leads based on stylistics (style of language), in the news are of the digest lead type. Then, leads based on the type of words or sentences are not found in the news. Based on the Body (Completeness or News Explanation) of Block Paragraph type.
CYBERCULTURE PADA APLIKASI KENCAN ONLINE YANG MEMUNCULKAN AKUN ANONIM PELAKU KBGO PADA WANITA URBAN Pradypta, Anindya
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.747

Abstract

This research aims to describe Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) that is still perceived as insufficiently recognized by vulnerable or at-risk individuals, especially women as a group prone to becoming victims. Based on the Instagram account @aliskamugemash, which collects stories from victims of a perpetrator who has an excessive interest (fetish) in the eyebrows of his victims. Initially, the perpetrator and the victims meet through online dating applications (such as Tinder, Bumble, OkCupid, and others) but the perpetrator uses a fake identity or alter account. This research utilizes ethnographic methods and is supported by cyberculture theory, social exchange theory (exchange story), and identity theory. With the existence of OGBV victims among urban women, education about OGBV becomes crucial because urban women, who have easier access to internet data and adequate education, still have the potential to become victims of KBGO.
PERAN MOTION GRAPHIC PADA ANIMASI KOK BISA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL: Efektivitas Motion Graphic sebagai Media Komunikasi Visual Bagas Dwiya Yudhana; Ade Gunawan, Oscar
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2023): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v4i1.751

Abstract

Kok Bisa adalah salah satu saluran YouTube yang menghasilkan konten edukatif dan informatif melalui animasi. Konten yang disampaikan melalui animasi ini tidak hanya mudah dipahami tetapi juga menarik bagi para penonton. Dalam produksi animasi Kok Bisa, Motion Graphic menjadi bagian penting dalam menghasilkan kualitas animasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Motion Graphic dalam produksi animasi Kok Bisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motion Graphic memainkan peran penting dalam produksi animasi Kok Bisa. Motion Graphic digunakan untuk memperkaya konten visual animasi dan memperjelas pesan yang ingin disampaikan. Motion Graphic juga membantu meningkatkan interaksi antara penonton dan konten yang disampaikan.Selain itu, Motion Graphic membantu meningkatkan kualitas animasi yang dihasilkan oleh tim produksi Kok Bisa. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam produksi konten visual, terutama dalam konteks animasi edukatif dan informatif di YouTube. Hasil penelitian dapat diaplikasikan pada lingkup yang lebih luas untuk memahami peran Motion Graphic dalam produksi animasi dan pengaruhnya terhadap interaksi antara penonton dan konten yang disampaikan. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan kualitas konten visual animasi yang dihasilkan oleh pengguna YouTube dan meningkatkan efektivitas pesan yang disampaikan melalui animasi edukatif dan informatif.Hasil penelitian dapat diaplikasikan pada lingkup yang lebih luas untuk memahami peran Motion Graphic dalam produksi animasi dan pengaruhnya terhadap interaksi antara penonton dan konten yang disampaikan. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan kualitas konten visual animasi yang dihasilkan oleh pengguna YouTube dan meningkatkan efektivitas pesan yang disampaikan melalui animasi edukatif dan informatif. Hasil penelitian dapat diaplikasikan pada lingkup yang lebih luas untuk memahami peran Motion Graphic dalam produksi animasi dan pengaruhnya terhadap interaksi antara penonton dan konten yang disampaikan.Penelitian ini dapat membantu meningkatkan kualitas konten visual animasi yang dihasilkan oleh pengguna YouTube dan meningkatkan efektivitas pesan yang disampaikan melalui animasi edukatif dan informatif.

Page 6 of 22 | Total Record : 219