Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang
FOKUS, Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, kali ini memulai tampil dalam kemasan baru. Tampilan dan gaya baru bukanlah berarti menafikkan eksistensi dan substansi keilmuan, terutama ranah kajian administrasi publik. Terbitan ke 17 nomor 1, Maret 2019, tentunya banyak harapan dan tantangan yang masih harus dibenahi oleh Tim Penyunting. terutama yang berkaitan dengan isi, dimana edisi Jurnal kali ini belum dapat menyatukan tulisan dalam satu tofik (monograf). Namun demikian, tidaklah berarti mengurangi telaah substansi pembahasan sebuah persoalan keilmuan. Kritik yang bermanfaat sangat dihargai, namun bukan berarti kritik yang tidak bermanfaat tidak dihargai, hanya barangkali cara menempatkan kritik itu yang berbeda. Sebab semua kritik tentulah bermanfaat terlebih untuk Jurnal FOKUS ini. Semoga Jurnal FOKUS kedepan akan tampil semakin sempurna dan mampu menggugah kesadaran untuk menampilkan tulisan yang sangat erat terkait dengan ruang lingkup Ilmu Administrasi Publik dan mencapai tujuan bernegara yang bermuara pada penyelesaian persoalan publik (masyarakat), tentunya kontribusi yang tidak sebatas ide semata, namun yang sangat utama tentulah aksi-aksi (actions) konkrit.
Articles
474 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN FINANCIAL LITERACY PADA ANGGOTA CREDIT UNION KELING KUMANG BRANCH OFFICE KELAM
Venny Adhita Octaviani;
Susiana Susiana
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.584
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pengembangan financialliteracy pada anggota Credit Union Keling Kumang Branch Office Kelam. dengan ruang lingkupyaitu 1) pendidikan dan 2) pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembanganfinancial literacy dilakukan dengan dua model pengembangan yakni dengan melalui pendidikan danpelatihan. Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan dalam waktu 2 bulan dengan menggunakan 4 moduldan 12 kali pertemuan. Pendidikan dan pelatihan financial literacy dilakukan oleh fasilitator-fasilitatoryang sudah berpengalaman dan tersertifikat. Anggota yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihanoleh CU Keling Kumang Branch Office Kelam mendapat manfaat yang salah satunya mereka menjadilebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkanbahwa strategi pengembangan financial literacy melalui penidikan dan pelatihan yang dilakukan olehCU Keling Kumang Branch Office Kelam sudah cukup baik, namun perlu adanya peningkatan saranadan prasarana agar target atau tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan dapat tercapai.
PERANAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT
Oktavianus Oktavianus;
KAJA Kaja
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.575
Pelaksanaan aktivitas menjadi landasan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan, untuk mencapai tujuan itu semua komponen harus memiliki fungsi dengan baiksehingga diperlukan pembagian tugas yang jelas dan memudahkan pelaksanaan tugas sesuaifungsi masing-masing yang tergambar dalam struktur organisasi. Struktur organisasimencerminkan adanya pemberdayaan yang dilakukan berkaitan dengan pendampingan daridinas koperasi usaha kecil dan menengah, tujuannya meningkatkan keterampilan danperekonomian masyarakat, sehingga diperlukan pembinaan melalui musyawarah menyampaikaninformasi dan hasil-hasil yang dapat diterapkan sehingga menjadi efektif dan efisien sesuaidengan harapan masyarakat dapat meningkatkan perekonomian masyarakat maupun daya belimasyarakat terutama pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Perencanaan melibatkanperwakilan masyarakat serta tokoh-tokoh masyarakat dalam merumuskan perencanaan untukdi usulkan dalam musrenbangdes (Musyawarah Pembangunan desa) dengan demikianperencanaan dimulai dari bawah sesuai dengan kebutuhan masyarakat artinya bukan hanyasekedar perencanaan tetapi mengutamakan tindakan nyata berdasarkan pembagian tugas yangjelas dan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat berjalan sesuai yang telahdirencanakan. Dalam usaha meningkatkan pembangunan yang berkesinambungan, menyeluruh,terpadu dan terarah maka penyelenggaraan pembangunan tersebut haruslah dapatmengakomodir kebutuhan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah sampai padatingkat wilayah administratif pemerintahan Kecamatan. Salah satu fungsi pemerintah yangutama adalah menyelenggarakan pelayanan umum sebagai wujud dari tugas umumpemerintahan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Birokrasi merupakan instrumenpemerintah untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien, efektif, berkeadilan, transparandan akuntabel.
PARTISIPASI KOMUNITAS AKIT DALAM AKTIVITAS PEMBANGUNAN DESA DI KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS
Ruliono Ruliono;
Hesti Asriwandari;
Hambali Hambali
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.589
Penelitian tentang tingkat partisipasi Komunitas Akit dalam aktivitas pembangunan desa diKecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis dan juga menggali sejauhmana keterlibatan lokal wisdoomdan informal leaders dalam mempengaruhi aktivitas Komunitas Akit dalam proses pembangunan desadi Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif yangmenitikberatkan pada penelitian lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat KomunitasAkit yang berada di Kecamatan Bantan, dimana dari 23 (dua puluh tiga) desa. Terdapat dua jenis datayang digunakan yaitu data primer dari masyarakat (hasil wawancara/kuesioner dan survey) dan datasekunder berupa tinjauan dan data dari berbagai instansi. Hasil penelitian berkesimpulan bahwa SukuAkit berpartisipasi tinggi dalam kontribusi pemkiran yaitu dengan tingkat persentase 55,6% dan sudahbisa berbaur dengan masyarakat setempat. Kemudian komunitas dan pemerintah desa di KecamatanBantan mampu berkoordinasi secara relevansi untuk kemajuan pembangunan desa dan tetapmempertahankan norma dan nilai kulturnya tanpa merenggangkan kerja sama dalam pembangunandesa dengan pemerintah desa. Saran hasil penelitian kepada masyarakat umum dan pemerintahdiharapkan dapat lebih aktif dalam merangkul suku Akit dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan danpembangunan desa serta Masyarakat Suku Akit diharapkan lebih terbuka dan mau menerima ulurantangan pemerintah sebagai bentuk dari langkah sinergi untuk pembangunan kedepannya.
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN
Ritma Ritma;
Lin Magdalena
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.580
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga secaraparsial terhadap peningkatan loyalitas pelangkan pada PT Cahaya Bumi Sintang, serta untuk mengetahuipengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelangkan pada PT Cahaya Bumi Sintang di KabupatenSintang. Analisis data menggunakan bantuan program SPPS 18 untuk melakukan Uji Regresi LinierBerganda, Uji t (Parsial), Uji F (Simultan) dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil dari penelitian setelahdianalisis diketahui bahwa: (1). terdapat hubungan positif antara harga jual, kualitas pelayanan terhdaployalitas pelanggan yang digambarkan melalui persamaan regresi linear berganda Y = 0.082+ 0.307X1+ 0.420X2; (2).terdapat pengaruh harga secara parsial terhadap loyalitas pelangga pada PT CahayaBumi Sintang. Ini terlihat dari nilai t hitung =6.86 dan Sig (0,00) < (0,05); (3).terdapat pengaruh kualitaspelayanan terhadap loyalitas pelangga pada PT Cahaya Bumi Sintang, Ini terlihat dari nilai t hitung =6.286 dan Sig (0,00) < (0,05); (4). Terdapat pengaruh harga dan kualitas pelayanan secara simultanterhadap terhadap loyalitas pelangga pada PT Cahaya Bumi Sintang. dengan snilai F hitung = 2.584.567dan nilai signifikan =0,00 < 0,05; (5).besarnya pengaruh kontribusi variabel harga dan kualitas pelayananterhadap terhadap loyalitas pelangga pada PT Cahaya Bumi Sintang.sebesar 98,8% sedangkan sisanyasebesar 1,2% dipengaruhi oleh faktor lain diluar persamaan model regresi.Kata Kunci : Harga, Kualitas Pelayanan dan Loyalitas Pelanggan.
KINERJA KEPALA DESA BINJAI HILIR KECAMATAN BINJAI HULU KABUPATEN SINTANG
Gunawan Gunawan;
Febrianus Febrianus
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.594
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Program Kerja pemerintah Desa Binjai Hilir dilakukansecara berulang-ulang setiap tahun, dengan menerapkan alur dan tahapan kegiatan yang sama. Terjadipengulangan beberapa kegiatan yang menyita waktu bahkan beberapa kasus sangat membingungkanmasyarakat, 2) Capaian hasil dari program bisa dirasakan oleh masyarakat. Peran yang diberikan olehpemerintah daerah, terutama kepala desa, dalam pengembangan usaha di masyarakat membawa dampakperubahan pada bentuk kesejateraan masyarakat secara langsung. 3) Sumber daya manusia aparaturdesa telah memiliki kesempatan yang baik untuk mengikuti pengembangan diri melalui pendidikan danpelatihan yang diberikan oleh pihak kecamatan maupun kabupaten. Secara kualitas dan kuantitas sudahcukup memadai.
PELAKSANAAN PROSES MANAJEMEN PEMERINTAHAN
A.M. YADISAR
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.585
Dengan tindakan manajemen pemerintahan diharapkan akan mempermudah seseorangpemimpin dalam menggerakan aparaturnya serta memahami apa yang harusnya dilakukan. Tentu dalammengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen dengan baik sangat tergantung kemampuan pemimpinnya.Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif.Sumber data adalah Sekretaris Daerah, Asisten III Bidang Administrasi, Kabag. Umum, Kabag.Organisasi dan Tata Laksana, Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi. Alat pengumpulandata yang digunakan adalah Wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahuibahwa Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi telah melaksanakan fungsi manajemen melalui kegiatanperencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Berjalanya manajemen pemerintahandapat dilihat dengan adanya penetapan tujuan organisasi, kerjasama tim, pemberian bimbingan sertadapat menggerakkan aparatur pemerintah untuk melaksanakan tugas dan fungsi di instansinya. Selainitu pimpinan dapat mengelola keuangan daerah untuk kepentingan masyarakat dan melakukan terobosanterobosandalam pembangunan insprastruktur. Diharapkan kepada pimpinan untuk lebih mengefektifkandari fungsi perencanaan dan pengawasan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA PANGERAN
Abang Zainudin
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.576
Salah satu program Pemerintah guna mengurangi masalah kemiskinan adalah ProgramKeluarga Harapan (PKH).Tujuan PKH adalah untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerimamanfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial,serta mengurangi bebanpengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan. Menciptakan perubahan perilakudan kemandirian keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan sertakesejahteraan sosial. Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pangeran dilaksanakansesuai dengan ketentuan Peraturan Perung-Undangan yang berlaku. Dalam implementasi PKH di DesaPangeran terdapat paktor pendukung dan penghambat, faktor pendukung berkaitan dengan adanyaKesiapan Sumber Daya Aparatur Pelaksana, aturan pelaksana yang jelas dan adanya PetugasPendamping PKH, sedangkan faktor penghambat adalah tempat tinggal peserta PKH di wilayah terpencildimana akses transportasi dan komunikasi masih minim dan terbatas sehingga kurang efektifnya dalamkegiatan pendampingan program PKH.
KARAKTERISTIK DAN PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGELOLAAN LEMBAGA EKONOMI DESA: STUDI DI DESA MENAONG BARU KABUPATEN SINTANG
Markus Markus
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.590
Menggunakan pendekatan studi kasus pada BUMDes Peransah di Desa Menaong BaruKabupaten Sintang, studi ini mengeksplorasi karakteristik dan peran modal sosial dari para pelakuusaha kecil yang tergabung dalam wadah Badan Usaha Milik Desa. Melalui wawancara mendalam,penelitian ini menemukan bahwa modal sosial terdiri dari lembaga, hubungan, sikap, dan nilai yangmengatur interaksi antar pribadi dan direfleksikan dalam bentuk kerja sama, aksi bersama, rasa salingpercaya, dan gotong royong, yang terbentuk melalui hubungan ekonomi antar individu dan berkontribusipada pembangunan ekonomi dan sosial yang lebih luas. Latar belakang budaya yang berbeda dari parapelaku usaha yang tergabung dalam BUMDes melahirkan karakteristik modal sosial yang berbeda danmenghasilkan valuasi ekonomi tertentu.
PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PT. SAWIT PEDADANG ESTATE
Paulus Paulus;
Imam Asrori
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.582
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakanpedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Data dianalisisdengan teknik analisis kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasidata). Penelitian dilaksanakan pada PT. Sawit Lestari Pedadang Estate. Pelaksanaan CSR telahdilakukan oleh PT. Sawit Lestari Pedadang Estate di wilayah kerja. Bentuk CSR yang dilakukan berupaprogram bantuan fisik kepada masyarakat. Koordinasi dapat terlaksana dengan baik dan menemukankesepakatan mengenai program CSR yang dilaksanakan. Bentuk-bentuk program CSR yangdilaksanakan meliputi program perbaikan jalan, jembatan, dan bantuan material pembangunan fasilitasumum seperti gedung serba guna desa, bagunan rumah ibadah, Polindes, dan program bantuan danauntuk gaji guru honorer serta bantuan untuk pencegahan covid -19. Prinsip pelaksanaan CSR mengacukepada konsep pembangunan berkelanjutan yang dilakukan secara transparan dan akuntabel. CSRbelum dapat dilakukan secara maksimal oleh perusahaan karena keterbatasan anggaran.Kata Kunci : Pelaksanaan, Corporate, Social, Responsibility
PUDARNYA PENGARUH DAN EKSISTENSI KEPEMIMPINAN ADAT RUMAH BETANG (PUN RUMAH) DI ERA GLOBALISASI (Studi Kasus di Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang)
Pether Sobian
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 20, No 1 (2022): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51826/fokus.v20i1.595
Kepemimpinan Adat di Betang Panjang, dalam bahasa Sub Suku Dayak Desa dikenaldengan nama ‘Pun Rumah’ adalah sosok pemimpin yang bijak, dihormati, adil, melindungi dan memahamiaturan adat dan dampak buruk perilaku masyarakat betang yang bersifat destruktif terhadap peroranganatau secara komunal. Kepemimpinan adat dipilih secara secara musyawarah oleh masyarakat rumahbetang dan kandidat pemimpin (pun rumah) tidak mencalonkan diri, tetapi oleh masyarakat yangbersangkutan dinilai mampun dan berkualifikasi sehingga ditunjuk atau langsung dipilih untuk mendudukijabatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan fakta tentang pudarnya pengaruhkepemimpinan adat di rumah betang (pun rumah) karena berbagai faktor, baik faktor internal di rumahbetang dan faktor eksternal. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metodedeskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara empat cara yaitu: Wawancara semi terstrukturdengan tiga informan kunci dan tiga informan lainnya Focus Group Discussion (FGD), Observasi nonpartisipan dan studi terhadap beberapa dokumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahteori sosial Pragmatism dan Interaksionisme Simbolik dari Jack Barbalet dalam buku: Teori Sosial.Hasil dari penelitian ini adalah: Pemimpin adat di rumah betang (pun rumah) pengaruhnya memudarseiring berjalannya waktu secara internal disebabkan dinamika sosial, persaingan, pereselisihan dansecara ekseternal karena faktor ekonomi, teknologi, pembangunan, transmigrasi dan perubahan zaman.Kesimpulannya adalah penelitian ini adalah potret dari sebuah fakta kepemimpinan adat di rumah betang,dimana pengaruh dna eksistensinya mulai memudar seiring dengan ditinggalkannya rumah betang olehmasyarakat sub suku Dayak Desa dengan memilih untuk tinggal diluar rumah betang. Pengaruh danruang lingkup kepemimpinan adat rumah betang hanya berlaku bagi siapapun yang tinggal dan berkunjungke rumah betang. Seiring ditinggalkannya rumah betang, menghilang pula pengaruh dan ruang lingkupbahkan eksistensi pemimpin adat rumah betang (Pun Rumah).