cover
Contact Name
Hafidh 'Aziz
Contact Email
hafidh.aziz@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aciece.piauduinsuka@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 3 jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
ISSN : -     EISSN : 35484516     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ICIECE) merupakan konferensi yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tema yang dikaji dalam konferensi ini adalah tema-tema mutakhir yang relevan dengan pengembangan pendidikan anak usia dini. Kami mengundang pendidik, peneliti, praktisi, dan pemerhati pendidikan anak usia dini untuk mengirimkan artikel yang relevan dan mempresentasikanya dalam forum konferensi. Artikel terpilih yang telah diseminarkan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding (print dan online).
Articles 215 Documents
Pengaruh Aktivitas Bermain dalam Penyaluran Energi Seksual dan Agresi Sosial Berdasarkan Film Kartun Inside Out Devitasari
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain merupakan aspek fundamental dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Sejak dini, anak terlibat dalam permainan yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendukung proses belajar dan interaksi sosial. Melalui bermain, anak-anak memahami dunia sekitar, mengembangkan kemampuan kognitif, dan berlatih norma-norma sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran bermain dalam film Inside Out terhadap karakter dan alur cerita, serta bagaimana permainan dapat membantu anak-anak menyalurkan energi seksual dan agresi sosial mereka. Berdasarkan analisis konten film, emosi Kebahagiaan dan Kesedihan mendominasi, dengan Kebahagiaan muncul 42 kali dan Kesedihan 35 kali. Hasil ini menunjukkan bahwa film secara efektif menggambarkan emosi, meningkatkan pemahaman anak terhadap perasaan yang dialami. Kebahagiaan berfungsi sebagai pendorong bagi Riley untuk berinteraksi dengan teman-temannya, sedangkan Kesedihan membantu anak memproses perasaan dan belajar mengenali emosi. Melalui permainan, anak-anak dapat mengekspresikan diri dan belajar mengatasi berbagai emosi, mengembangkan empati, serta membangun hubungan sosial yang sehat. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana permainan dapat menjadi sarana efektif dalam mengekspresikan dan mengelola dorongan sosial serta agresi. Diharapkan, rekomendasi ini dapat membantu orang tua dan pendidik dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Dengan penanaman kemampuan emosional sejak dini, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang seimbang, tangguh, dan mampu menjalani kehidupan yang lebih memuaskan dan produktif.
Pengaruh Globalisasi terhadap Penurunan Aktivitas Bermain di Luar pada Anak: Analisis Film Keluarga Cemara Berdasarkan Teori Rekapitulasi Stanley Hall Nabila, Nafi'
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkurangnya aktivitas bermain di luar pada anak yang diakibatkan oleh Globalisasi adalah fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan aspek-aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh globalisasi terhadap berkurangnya aktivitas bermain di luar pada anak dan dampaknya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan metode analisis konten terhadap film "Keluarga Cemara" yang disutradarai oleh Yandi Laurens (2018). Film ini menggambarkan dinamika kehidupan keluarga yang pindah dari kota ke desa akibat kebangkrutan, serta tantangan yang dihadapi oleh setiap anggota keluarga dalam beradaptasi dengan lingkungan baru. Data dianalisis dengan menyoroti interaksi antar tokoh, perbedaan pola asuh, dan kebiasaan anak dalam konteks urban dan rural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memengaruhi berkurangnya aktivitas bermain di luar pada anak, yang berdampak pada perkembangan sosial emosional mereka. Teori rekapitulasi Stanley Hall digunakan sebagai landasan teoritis, yang menyatakan bahwa aktivitas bermain merepresentasikan kebiasaan leluhur dan berfungsi untuk mengeliminasi insting primitif. Penelitian ini juga mencatat bahwa perubahan lingkungan memengaruhi pola asuh dan kegiatan anak, sebagaimana tergambar dalam adaptasi tokoh Elis dan Ara di desa. Melalui temuan ini, diharapkan orang tua dan pendidik dapat memperoleh wawasan untuk mendukung perkembangan anak dalam era globalisasi.
Healthy Food Serving Strategies to Increase Toddlers' Appetite Khayati, Ni’matul
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Appetite variability in toddlers poses a significant challenge for parents, often impacting their nutritional intake and overall development. Good eating habits are crucial for ensuring optimal growth and health in young children, yet low appetite can lead to malnutrition and developmental setbacks. This study explores effective food presentation strategies to improve appetite among toddlers. Conducted as a field study with a qualitative approach, this research observed 13 purposively selected toddlers aged 1-5 years. Data were collected through direct observation and interviews with parents to identify strategies that stimulate appetite and enhance nutritional intake. Results reveal that creative and varied food presentations successfully enhance toddler appetite. For instance, using visually appealing shapes, colors, and textures significantly increased interest in consuming healthy foods. These findings underscore the importance of parental involvement in creating meal plans that are both nutritious and engaging, allowing toddlers to enjoy a balanced diet consistently. The study suggests that by adopting these creative presentation techniques, parents and caregivers can support better nutrition and growth in children. Further research could explore the long-term impacts of consistent meal presentation strategies on overall dietary habits and health outcomes.
Digital Literacy in the Early Childhood Islamic Education Space in Purwokerto Wulandari, Suci; Trisnawati, Asysyifa Dian
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Society 5.0 era is a civilization where digital technology is a solution to solve various problems as well as a tool to improve the social welfare of the community. The presence of this civilization is marked by rapid technological advances and disruptions in various spaces including the education space, especially early childhood Islamic education. Based on this, digital literacy is an important aspect that must be introduced to early childhood in carrying out its role as a digital generation. This research was conducted with the aim of exploring digital literacy in the early childhood Islamic education space, focusing on the opportunities and challenges faced. This research is a qualitative research with a case study method on 3 early childhood Islamic education institutions in the city of Purwokerto (RA Rumah Kreatif Wadas Kelir, RA Muslimat NU Masyithoh 13 Sokaraja, and TK Diponegoro 173 Teluk, Purwokerto) with data collection through interviews with educators, parents, classroom observations, and curriculum documentation. The results of the study show that digital literacy has a great opportunity to improve the quality of early childhood learning and introduce the wise use of technology, including: 1) Children who are Adaptive and Flexible to Technology; 2) Ability to Absorb Information Quickly; 3) Children's Tendency to Think Logically, Analytically, And Openly. However, behind the opportunity, there are also challenges of digital literacy in the early childhood Islamic education space, namely: 1) Information Overload; 2) Digital Distraction; 3) Moral Degradation
Menggali Nilai Budaya Melalui Permainan Jamuran untuk Anak Usia Dini Aliffiah, Annisa Zahro
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak positif dan menggali nilai budaya dengan permainan tradisional jamuran terhadap keterampilan sosial, emosional, dan kognitif pada perkembangan anak usia dini (AUD). Permainan tradisional jamuran ini merupakan permainan yang kaya akan nilai budaya dan memiliki potensi dalam mendukung perkembangan anak usia dini (AUD). Melalui analisis data menunjukkan bahwa permainan jamuran sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak seperti kerja sama, komunikasi, dan koordinasi. Selain itu, permainan ini juga mengajarkan nilai-nilai karakter seperti toleransi dan disiplin dan juga dapat mendorong anak agar lebih mandiri dan responsif terhadap situasi yang kompleks.
Membangun Jiwa Kreatif pada Tahap Permainan Paralel dengan Melalui Game Roblox Fatonah, Aisyah Maratul
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metaverse saat ini sudah mulai berkembang dengan pesat dan mulai digunakan di semua bidang. Inovasi perkembangan teknologi digital ini juga mulai berkembang pada media game online, terutama pada platform Roblox. Game roblox dapat menumbuhkan kreativitas anak-anak yang sesuai dengan tahapan paralel yang didefinisikan oleh teori Mildred Parten. Platform ini menyediakan ruang kreativitas anak dalam memainkan dunia virtualnya, bahkan bermain bersamaan dengan pengguna lain di dunia virtual, namun anak akan tetap fokus pada peran masing-masing. Hal ini menerapkan permainan paralel, Dimana anak terlibat kreativitasnya dalam membuat avatar, membangun dunia virtual, atau membuat karakternya sendiri tanpa interaksi dengan pemain lain. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur dengan mengumpulkan data Pustaka dengan berbagai sumber jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Dengan kemajuan teknologi ini juga dapat menimbulkan beberapa dampak buruk bagi pertumbuhan anak dalam perkembangan fisik dan sosialnya. Orang tua harus bisa mengambil peran dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan ini.
Eksplorasi Pengaruh Permainan Minecraft Terhadap Perkembangan Psikologis Anak Usia Dini: Tinjauan Psikoanalisis Sigmund Freud Hilma, Hilma Fatimatur Rahmatika
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana permainan Minecraft dapat mempengaruhi psikologis anak usia dini ditinjau dari teori psikoanalisis Sigmund Freud dengan menggunakan pendekatan analisis konten yang bersumber dari video Youtube yang berkaitan dengan cara dan tips bermain Minecraft dan penelitian ini mengkaji beberapa aspek diantaranya, aspek-aspek pengembangan Id, Ego, superego, dan pelarian dari kenyataan yang muncul dalam permainan. Data dikumpulkan melalui observasi video yang bersumber dari Youtube.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwasannya Minecraft tidak hanya berfungsi sebagai alat hiburan saja, tetapi juga berperan dalam pengembangan keterampilan special dan emosional anak, menciptakan ruang untuk mengekspresikan diri, dan mengeksplorasi identitas diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mempertimbangkan pengaruh positif dan negatif terkait permainan digital bagi perkembangan anak.
Menggali Aspek Jati Diri Melalui Pendidikan Karakter di TK Khulafaur Rasyidin Sidoarjo Fikriyah, Adela
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendidikan karakter dalam pembentukan jati diri anak usia dini di TK Khulafaur Rasyidin, Sidoarjo. Jati diri pada anak usia dini adalah kesadaran diri yang mulai berkembang mengenai siapa mereka, apa yang mereka sukai, serta bagaimana mereka melihat diri mereka dalam konteks sosial dan budaya. Pendidikan karakter di usia dini berperan penting dalam membentuk dasar identitas, kepercayaan diri, serta kemampuan anak dalam bersosialisasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mendapatkan gambaran yang mendalam. Data primer diperoleh dari wawancara dengan kepala sekolah dan guru, sedangkan data sekunder mencakup literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter melalui program- program seperti storytelling, art and craft, serta pengenalan budaya efektif dalam menanamkan nilai- nilai moral dan sosial pada anak. Kegiatan harian dan mingguan di TK ini dirancang untuk memperkuat kemampuan sosial, emosional, dan identitas budaya anak, sehingga mereka memiliki landasan karakter yang kuat. Implementasi pendidikan karakter yang konsisten membantu anak membangun jati diri yang positif, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan sosial dan akademis di masa depan.
Utilization of Technology as Learning Apercaption in Increasing Early Chilhood Learning Motivation at RA Masyithoh Wareng Butuh Purworejo  Mala, Lilik Sofwatul
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The process of early childhood learning should be delivered pleasantly in order to get optimal results. In modern times, there are many advanced technologies that can help optimize the learning process. But in reality, the use of media has not been fully carried out by educators so that students' learning motivation decreases, especially during apercaptionactivities. This study aims to find out how the use of technology as a learning apercaptionactivity can increase early childhood learning motivation. This study used descriptive qualitative research method. The research setting was in RA Masyithoh Wareng, Butuh, Purworejo. Data sources were obtained from interviews with RA teachers, observations and documentation during research activities. The results of the study stated that all teachers have also used technology in the learning process, especially during apercaptionactivities, although with varying frequencies depending on needs. The biggest obstacle faced by teachers in utilizing technology is the limited number of equipment and some equipment conditions are not normal. Other obstacles are unstable internet connections and schools do not have backup power plants which result in very high dependence on electricity from PLN.  The obstacles in terms of human resources are some teachers whose ability to use technology is still low. Utilization of technology in the apercaptionof RA MasyithohWarenglearningproven to be able to increase student learning motivation compared to the apercaptionof learning without using technologicalmedia
Strategi Penanaman Karakter Peduli Sosial Anak Firdaus, Umi Risatul; Putro, Khamim Zarkasih
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social awareness is a character that needs to be developed from an early age, because a large number of kids exhibit social apathy. Children can develop their personalities to suit their social environment through character education. Thus the purpose of this study is to examine the nature of social care, by identifying strategies that are appropriate for early childhood. This research combines qualitative descriptive methodology with textual analytical techniques or literature study. The literature used must be in Indonesia and have been published within the previous five years in the form of essays examining the nature of social concern. Data reduction, data visualization, and data review as data analysis. The results of the research conclude that providing knowledge, instilling confidence and direct action are three strategies used to instill children’s character, especially social care. Developing socially aware children from an early age requires learning strategies that meet children’s needs and collaboration between teachers and parents to ensure continuty in instilling children’s character.