Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ICIECE) merupakan konferensi yang diadakan secara rutin setiap tahun oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tema yang dikaji dalam konferensi ini adalah tema-tema mutakhir yang relevan dengan pengembangan pendidikan anak usia dini. Kami mengundang pendidik, peneliti, praktisi, dan pemerhati pendidikan anak usia dini untuk mengirimkan artikel yang relevan dan mempresentasikanya dalam forum konferensi. Artikel terpilih yang telah diseminarkan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding (print dan online).
Articles
215 Documents
Strategi Pengembangan Kecerdasan Spiritual pada Anak Usia Dini: Studi Kasus di TKIT Darul Abror Batu Bara
Hayati, Bismi;
Utami, Rahayu Dwi
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangan kecerdasan spiritual anak usia dini di TKIT Darul Abror Batu Bara dan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia dini tersebut. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan desain penelitian studi kasus (case study). Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan datanya yaitu perpanjangan keikut sertaan peneliti dan triangulasi antar narasumber/responden. Sedangkan teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak, yaitu bahwa guru harus menjadi teladan yang baik bagi anak usia dini dengan memberikan contoh perilaku yang baik terlebih dahulu sehingga anak dapat menirunya, mengajarkan anak untuk senang berbuat baik dan menolong orang lain, mengajak dan membiasakan anak agar rajin membaca kitab sucinya dan menjalankan ibadah ajaran agamanya; 2) Hambatan dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia, yaitu karakter dan perilaku setiap siswa yang berbeda sehingga membutuhkan treatment (penanganan) yang berbeda pula serta perkembangan teknologi saat ini seperti kecanduan bermain game dan gadget (handphone) yang memberikan dampak yang buruk bagi pengembangan kecerdasan spiritual anak.
Meningkatkan Nilai-Nilai Kejujuran Anak Melalui Kegiatan Berkisah Islami di RA Azzura Padang Sidempuan
Pasaribu, Hairani;
Utami, Rahayu Dwi
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui nilai-nilai kejujuran anak usia dini dengan kegiatan berkisah Islami di RA Azzura Padang Sidempuan. (2) Untuk mengetahui peningkatan nilai-nilai kejujuran melalui kegiatan berkisah islami Islami di RA Azzura Padang Sidempuan. (3) Ulntulk mengatahui apakah melalui kegiatan berkisah islami dapat meningkatkan nilai-nilai kejujuran anak usia dini di RA Azzura Padang Sidempuan. Jenis penelitian menggunakan tindakan kellas. Metode pengumpulan data yang menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data pada Pra Tindakan nilai rata-rata (37%) diperoleh data bahwa nilai-nilai kejujuran anak usia dini kelompok B yaitu anak yang tergolong berkembang sangat baik (0%) dan 2 orang anak atau (14%) tergolong berkembang sesulai harapan, mulai berkembang (29%) dan belum berkembang (57%). Hasil analisis data pada siklus I diperoleh data bahwa peningkatan nilai-nilai kejujuran anak usia dini kelompok B yaitu sebanyak 2 orang anak atau (14%) tergolong berkembang sangat baik, 4 orang anak atau (29%) tergolong berkembang sesuai harapan, 1 orang anak atau (7%) tergolong mulai berkembang dan 7 orang anak atau (50%). Dari data hasil observasi tersebut hingga perlu dilakukan pembelajaran melalui kisah Islami dengan menggunakan boneka tangan pada siklus II. Dari hasil analisis siklus II diperoleh hasil bahwa peningkatan nilai-nilai kejujuran anak usia dini kelompok B meningkat, yakni terdapat 9 orang anak atau (75%) yang tergolong berkembang Sangat Baik, 5 orang anak atau (16,66%) yang tergolong berkembang sesuai Harapan dan tidak ada anak yang tergolong mulai berkembang dan belum berkembang. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan berkisah Islami dapat meningkatkan kejujuran pada anak usia dini.
Penerapan Metode Bercerita Dalam Meningkatkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini di TKQ Karimah Batu Bara
Syahri, Rahmalia;
Utami, Rahayu Dwi
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa merupakan sarana komunikasi yang pemerolehannya dapat dilakukan sejak dalam kandungan. Salah satu cara untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak adalah dengan membacakan cerita pada anak. Namun, kegiatan bercerita masih belum maksimal dilaksanakan di lembaga pendidikan anak usia dini, terutama bagi kalangan sekolah menengah ke bawah. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui penerapan metode bercerita untuk meningkatkan kecerdasan linguistik anak usia dini di TKQ Karimah Batu Bara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan meningkatkan kecerdasan linguistik di TKQ Karimah Batu Bara adalah supaya anak dapat berkomunikasi dengan orang lain secara nyaman, dan anak dapat mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran dengan nyaman. Adapun langkah kegiatan bercerita yang dilakukan guru ialah apersepsi, membaca cerita dengan suara nyaring, anak menceritakan kembali cerita yang diketahui, tanya jawab dengan anak.
Meningkatkan Kemampuan Gerak Lokomotor Melalui Permainan Ular Tangga di PAUD Al Ikhlas Padang Lawas
Syahnidar, Syahnidar;
Utami, Rahayu Dwi
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak lokomotor anak usia 5-6 tahun di PAUD Al Ikhlas Padang Lawas. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam II siklus, subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 PAUD Al Ikhlas Padang Lawas Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 9 anak yang teggrdiri atas 2 laki-laki dan 7 perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui Observasi dan dokumentasi. Teknik analisis di lakukan dengan menggunakan data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan gerak lokomotor anak dapat ditingkatkan melalui permainan ular tangga. Peningkatan kemampuan gerak lokomotor anak secara keseluruhan sebelum adanya tindakan meningkat dari 35% dengan kategori MB (Mulai berkembang), menjadi 55% dengan kategori BSH dan BSB pada siklus I, menjadi 80% dengan kategori BSH dan BSB pada siklus II.
Strategi Penanaman Self-Esteem Anak Usia Dini melalui Pojok Baca: Studi Kasus Buku Kisah Nabi Ayyub AS untuk Mengatasi Bullying di TK Amaanatul Qur’an
Risky Aminah , Farida
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi penanaman self-esteem (harga diri) pada anak usia dini melalui pendekatan bercerita kisah Islami Nabi Ayub A.S sebagai langkah pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan pendidikan anak usia dini. Self-esteem yang kuat dianggap sebagai faktor penting dalam membentuk ketahanan emosional anak, yang dapat membantu mereka menghadapi tantangan sosial seperti perundungan (bullying). Kisah Nabi Ayub A.S dipilih karena menggambarkan keteladanan dalam menghadapi cobaan dengan sabar dan penuh keikhlasan, yang relevan dengan kebutuhan anak-anak dalam membangun kepercayaan diri dan keberanian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di TK Amanatul Quran. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan bercerita, wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta evaluasi interaksi sosial anak-anak sebelum dan sesudah program bercerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengimplementasian kisah Nabi Ayub A.S secara terstruktur dapat membantu meningkatkan self-esteem anak-anak, terutama dalam merespons tindakan bullying. Anak-anak yang mengikuti program ini menunjukkan peningkatan dalam kemampuan menyampaikan perasaan, membela diri dengan bijaksana, dan mengembangkan empati terhadap teman-temannya. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan cerita nabi dalam pendidikan karakter di PAUD sebagai sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan membangun self-esteem, sekaligus sebagai alat untuk mencegah dan menangani bullying sejak dini. Dengan demikian, kisah-kisah nabi seperti Nabi Ayub AS dapat menjadi sumber inspirasi untuk mengatasi permasalahan sosial di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Multicultural Education for Early Childhood in the Connected World: Raudhatul Athfal Curriculum Innovation Strategy Facing the Era of Society 5.0
Suratman, Bayu;
Kurniawan, Syamsul
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini berfokus pada pengembangan kurikulum multikultural untuk anak usia dini di Raudhatul Athfal dalam menghadapi tantangan era Society 5.0. Distingsi utama artikel ini terletak pada pendekatan inovatif yang mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dengan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta upaya menciptakan generasi muda yang tidak hanya tanggap teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran global yang kuat di tengah arus globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep teoretis dan strategi implementasi kurikulum yang mampu merespons kebutuhan anak usia dini dalam konteks dunia yang semakin terkoneksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum yang responsif terhadap Society 5.0 harus dirancang dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan multikulturalisme, di samping kemampuan teknologi. Penggunaan prinsip “Atomic Habits” dalam proses pembelajaran membantu anak-anak usia dini menginternalisasi nilai-nilai tersebut secara efektif melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang konsisten. Selain itu, kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan masyarakat luas menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan adaptif. Dengan pendekatan holistik ini, artikel ini menekankan bahwa kurikulum Raudhatul Athfal tidak hanya mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi tantangan masa depan di era digital, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan sosial dan kesadaran multikultural yang esensial untuk hidup harmonis di tengah globalisasi.
Inovasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di TK PGRI Lestari Langsar Saronggi Sumenep
Sahawar Asma, Susilawati
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah menguraikan pentingnya inovasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Inovasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran bertujuan untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses belajar, serta memfokuskan pada pengembangan potensi dan karakter anak secara holistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data yang dikumpulkan adalah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan sebanyak 3 tenaga pendidik dan 31 peserta didik. Analisis tahapan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki pemahaman yang cukup tentang konsep Kurikulum Merdeka. Hal ini inovasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran dapat diimplementasikan dengan baik sehingga pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan. Bantuan kurikulum ini juga dapat menciptakan kolaborasi antara lembaga dengan masyarakat sehingga peserta didik mudah untuk mencapai perkembangannya.
Analysis of Sanitation Conditions and Hygiene Behavior in the Raudhatul Athfal Environment, Sleman Regency: A Survey Study
Fahrunnisa, Fahrunnisa
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to analyze sanitation conditions and hygienic behaviors in Raudhatul Athfal (RA) schools in Sleman Regency, Indonesia, to highlight the important role of these factors in supporting children's health and preventing the spread of disease. The relevance of this study is underscored by alarming statistics from the World Health Organization (2020), which show that poor sanitation contributes significantly to preventable childhood diseases. This study used a survey method, data were collected from 15 RA schools through direct observation of sanitation facilities and semi-structured interviews with principals and staff. Descriptive statistical analysis was used to interpret the data and visualize the findings. The findings revealed that while 86.67% of schools reported good water quality and 93.33% kept toilets clean, only 33.33% provided separate toilets for boys and girls. In addition, 66.67% of schools offered child-friendly toilet facilities. In terms of hygiene behavior, 93.33% of schools promoted handwashing education during critical times, but only 73.33% involved students in waste sorting and recycling practices. The study concluded that, although sanitation practices were positive in most RA schools, there were areas for improvement, particularly in gender-sensitive sanitation and waste management. Improving education on waste sorting could further enhance environmental sustainability. This study provides valuable insights for policymakers and educators to strengthen sanitation policies and practices in early childhood education settings. Future studies should investigate the long-term impact of improved sanitation and hygiene education on students’ health and academic performance.
Teknologi Berbasis Artificial Intelligence di PAUD
Ulfah, Maria
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkanalkan dan memberikan wawasan serta mendalami penerapan pembelajaran dengan menggunakan teknologi artificial intelligence dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kepustakaan (library research) yang menggunakan jurnal, buku dan literatur-literatur lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah pengimplementasian teknologi berbasis AI di PAUD dapat mendukung proses pembelajaransalah satunya adalah dengan AI dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anak karena anak mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda, dapat menstimulasi aspek perkembangan anak serta teknologi AI dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik bagi anak melalui aplikasi dan layanan program yang tersedia, pembelajaran di PAUD dapat diakses dengan lebih mudah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah salah satu penerapan teknologi yang digunakan di PAUD adalah Artificial Intelligence . Artificial Intelegent (AI) adalah kecerdasan buatan yang dirancang dengan menirukan kemampuan intelektual manusia. Beberapa aplikasi atau program teknologi berbasis AI yang digunakan di PAUD adalah Leornando, Canva, Tik-Tok, Kahoot, Animarker dan WordWall. Artificial Intelligence dapat meciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak dan tentunya juga dapat memberikan stimulasi bagi aspek perkembangan anak sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia dini. adapun mamfaat penerapan Artificial Itellegent di PAUD yakni meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan keterampilan digital, memberikan dukungan dan kebutuhan khusus, serta memberikan stimulasi dan meningkatkan daya tarik anak usia dini terhadap digital. Peggunaan AI selain memiliki manfaat juga mempunyai beberapa tantangan yakni ada sebagian Lembaga yang masih kesulitan mengakses teknologi, rendahnya pemahaman guru terhadap teknologi serta kekhawatiran terhadap kemanan dan privasi anak usia dini di Lembaga PAUD
Impak Parenting Pada Anak di Masa Mendatang Terkait Teori Praktis Karl Groos Melalui Film Animasi Finding Nemo
Nihayatul Aufa
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 8 (2024): The 8th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Film animasi merupakan karya seni yang memiliki gambar bergerak dan berwarna-warni yang di dalamnya memuat pesan moral serta hiburan. Parenting pada anak pasti memiliki pengaruh untuk masa depan anak tersebut. Apabila parenting digunakan orang tua kurang tepat pastinya akan terlihat ketika anak tersebut beranjak dewasa baik dari perilaku, cara berpikir, maupun cara berkomunikasi. Begitu juga sebaliknya, apabila parenting pada anak dilakukan secara tepat pasti juga akan terlihat saat anak mulai dewasa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis konten melalui film animasi Finding Nemo. Tujuan peneliti melakukan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh dari parenting pada anak untuk masa depannya. Pada anaimasi Finding Nemo ini menceritakan Marlin yakni ayah Nemo tidak membolehkan anaknya untuk menjelajahi lautan lepas tetapi Nemo tetap melakukan penjelajahan tersebut. Akibatnya Nemo tertangkap oleh penyelam dan berakhir di kantor dokter gigi yang terletak di Sydney. Setelah itu, Marlin mencoba untuk mencari Nemo bersama Dory. Akhirnya Marlin dan Nemo dapat bersatu kembali. Pesan moral yang dapat diambil dari film animasi Finding Nemo ini adalah sebagai orang tua kita seharusnya percaya pada anak untuk mengeksplorasi dirinya di dunia luar. Jangan melarangnya agar ke depannya anak tersebut menjadi berani, memiliki jiwa kepemimpinan, dan percaya diri.