cover
Contact Name
Hendro Sutowijoyo
Contact Email
hendro.sutowijoyo@narotama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hendro.sutowijoyo@narotama.ac.id
Editorial Address
E-Jurnal Fakultas Teknik Universitas Narotama Surabaya Jl. Arief Rachman Hakim 51, Sukolilo, Surabaya (60117) Telp. (031) 594 - 6404, 599 - 5578 Fax. (031) 593 - 1213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Narotama Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 24603430     DOI : -
Narotama Jurnal Teknik Sipil (NJTS) merupakan salah satu jurnal di Indonesia yang memuat hasil-hasil penelitian karya ilmiah di bidang teknik sipil/konstruksi meliputi struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, manajemen konstruksi, material konstruksi dan lingkungan, bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah perkembangan ilmu teknik sipil terkini kepada khalayak umum. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama yang terbit dua kali dalam setahun dan telah mendapatkan e-ISSN dari LIPI sejak tahun 2015.
Articles 93 Documents
ANALISA DAMPAK PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TERHADAP MASYARAKAT PERMUKIMAN (STUDI KASUS JALAN PASAR NAMBANGAN, KENJERAN, SURABAYA) MUHAMMAD AUNIRROUF; Ronny Durrotun Nasihien
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3 No 2 (2019): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v3i2.926

Abstract

Dampak dari perkembangan pembangunan Infrastruktur tehadap Masyarakat Kawasan Permukiman di Jalan Pasar Nambangan, Kenjeran, Surabaya perlu di evaluasi terhadap Jalan dan Saluran sepanjang 700 meter yang telah terpasang dilokasi dan dicari kepuasan Masyarkat setempat setelah dibangunnya Infrastruktur tersebut. Dengan menggunakan beberapa metode diantaranya mencari kualitas paving, menganalisa curah hujan menggunakan metode Log Person III,dan Mencari Kepuasan Masyarakat sebagai tolak ukur dari peneliti ini, dimana hasil dari masing-masing analisa dengan hasil optimal, dimana Jalan berupa Paving block menggunakan mutu beton I dengan tegangan hancur 38.22 Mpa yang akan berdampak pada umur jalan dan dalam kategori baik, lalu untuk saluran menghasilkan perbandingan Q Saluran dengan Q Rencana 0.104237837 m3/detik : 0.051493258 m3/detik, yang dimana (Kondisi saluran aman atau mampu menerima Q Rencana) yang nantinya akan berdampak pada kapasitas saluran dalam 10 tahun kedepan dan yang terakhir adalah dari 75 Responden Masyarakat menunjukan 54.22 % Sangat Puas dari adanya Infrastruktur tersebut yang berdampak baik untuk menunjang aktifitas dalam sehari-hari masyarakat.
TINGKAT PEMAHAMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN KONTRUKSI PRESERVASI JALAN BERBASIS KONTRAK LONG SEGMENT PADA BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL VIII SURABAYA MOCHAMMAD FAISOL AKBAR KHAQIQI; Diah Ayu Restuti Wulandari
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3 No 2 (2019): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v3i2.927

Abstract

Penerapan kontrak berbasis long segment yang dinilai baru untuk penguna jasa dan kontraktor di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII. Sehingga di butuhkan pemahaman mengenai sistem tersebut. Para pihak mengalami kesulitan untuk menerapkan standar – standar yang sudah di tentukan serta pemahaman lingkup pekerjaan yang dilaksanakan, sehingga menyebabkan pelaksanaan pekerjaan berbasis long segment tidak efektif terlaksana dengan baik hingga saat ini. Melihat permasalahan di atas maka, Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor – faktor pemahaman dari pihak – pihak penguna jasa dan kontraktor dalam pelaksanaan preservasi jalan berbasis kontrak Long Segment pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya, sehingga dapat diketahui faktor – faktor pemahaman penguna jasa dan kontraktor. Diharapakan penelitian ini berguna untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan Long Segment kedepan bisa lebih efektif dalam pelaksanaanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analytical Hirarchy Process (AHP).Sesuai dengan batasan penelitian ini, jumlah responden yang di gunakan yaitu 15 penguna jasa dan 15 penyedia jasa pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Surabaya. Faktor – faktor pemahaman dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai pengguna jasa menempatkan pemahaman dalam hukum kontrak sebagi faktor yang dominan dengan bobot (0.195), sedangkan penyedia jasa/ kontraktor menempatkan kemampuan dalam memahami hukum kontrak sebagi faktor yang dominan dengan bobot (0.206).
MODEL PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN MONOREL SEBAGAI AMC DI SURABAYA PRIH HARTONO
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3 No 2 (2019): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v3i2.928

Abstract

Pemakaian kendaraan pribadi di Surabaya mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini dikarenakan adanya peningkatan penggunaan kendaraan pribadi dibandingkan dengan penggunaan angkutan umum. Hal ini mengakibatkan kemacetan serta meningkatkan derajat kejenuhan lalu lintas. Untuk menanggulangi keadaan tersebut Pemerintah Kota Surabaya memberikan solusi dengan mambangun Angkutan Massal Cepat (AMC). AMC di bedakan menjadi dua koridor wilayah yaitu koridor Utara-Selatan menggunakan Tram dan koridor Timur – Barat menggunakan Monorel. Pada penilitian ini akan diteliti persepsi rencana Kualiatas Pelayanan Terhadap Niat Menggunakan Monorel di Surabaya (kawasan Timur – Barat). Kuisioner yang akan digunakan menggunkan teknik stated preference. Teknik analisis yang akan digunkan adalah regresi linier berganda. Pengambilan sample direncanakan sebanyak 100 responden dengan menggunkan teknik accidental samply. Dalam penelitian ini lokasi penyebaran berada di kawasan Universitas Norotama yaitu Proyek One East di jalan Kertajaya no 76 Surabaya, PT Saan Saka di jalan Pucang Asri IV no 7 Surabaya dan Universitas Narotama di jalan Arif Rahman Hakim no 51 Surabaya. Sementara itu hasil dari Uji Regresi Linier Berganda adalah Y = 0.101X1 + 0.261X2 + 0.144 X3 + 0.108 X4 + 0.007 X5 + 0.175 X6 + (-0.054)X7 + 0.071 X8. Sedangkan penyataan tertinggi yang mempengaruhi kualitas pelayanan terhadap niat menggunkan monorel sebagai Angkutan Massal Cepat (AMC) di Surabaya adalah Jadwal Pemberhentian dan Jenis Operasi ( X2) sebesar 0,261 dan yang terendah adalah Tarif (X7) sebesar -0,541.
KAJIAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN PERENCANAAN KAPASITAS RESERVOIR PADA WILAYAH KEPULAUAN (Studi Kasus: Pulau Mandangin Madura) NURUL JANNAH ASID
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3 No 2 (2019): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v3i2.939

Abstract

Pulau Mandangin merupakan salah satu kepulauan yang berada di Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Saat ini, di Pulau Mandangin belum terdapat jaringan air bersih untuk memenuhi air bersih bagi penduduk pulau. Sehingga banyak penduduk pulau memanfaatkan air hujan yang ditampung untuk mandi, mencuci dan konsumsi. Pada Tahun 2014, Kementrian PU membangun sistem penyulingan air laut mengggunakan teknologi membran yang disebut SWRO, Namun SWRO hanya menjamin kebutuhan air minum. Perlu adanya analisis untuk mengetahui kebutuhan air bersih penduduk sebagai salahsatu studi dalam merencanakan Sistem Distribusi Air Bersih.Pada penelitian ini dilakukan analisis data jumlah penduduk yang ada, dari data yang ada dapat diketahui metode statistik yang sesuai untuk prediksi jumlah penduduk tahun yang akan datang adalah Metode Geometrik. Hasil dari penelitian pada tahun 2023 Jumlah penduduk 20694 Jiwa dengan jumlah penduduk yang terlayani air bersih adalah 100%. Pada Tahun yang sama kebutuhan air bersih domestik 1779.6 m3/dtk, dilayani dengan sambungan rumah adalah 1655.5 m3/dtk sedangkan dengan hidran umum 124.16 m3/dtk dan kebutuhan air non domestik 355.93 m3/dtk. Kebutuhan air rata-rataperhari setelah di hitung dengan kehilangan air adalah 2562.7 m3/dtk. Dari evaluasi pembebanan debit, maka debit yang ada saat ini harus ditingkatkan, dari yang semula 5 l/dtk menjadi 30 l/dtk. Berdasarkan analisis data didapatkan kapasitas reservoir yang sesuai untuk kebutuhan air adalah 200 m3
PENGOLAHAN AIR HUJAN UNTUK KEBUTUHAN AIR BERSIH DENGAN METODE RAINWATER HARVESTING DI KAMPUNG KRANGKENG KABUPATEN SUMENEP CHOLILUL CHAYATI; Dani Andhika P
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 3 No 2 (2019): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v3i2.940

Abstract

Kampung Krangkeng merupakan salah satu daerah yang sering mengalami kekeringan di waktu musim kemarau.kondisi ini membuat daerah tersebut mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kabutuhan domestik sedangkan kondisi di kampung Krakeng tidak ada layanan air bersih PDAM untuk kebutuhanair bersih masyarakat kampung harus menggambil air bersih di sumber air yang terletak cukup jauh ± 2 km dari kampung krakeng. Teknik Sistem pemanfaatan air hujan merupakan cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan air hujan dari atap rumah atau dipermukaan tanah pada saat hujan. Sebagai salah satu sumber air bersih, pemanfaatan air hujan dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan kelangkaan air bersih, mengurangi volume limpasan air hujan dan mengisi kembali ke air tanah terutama di Kampung Krangkeng Dari hasil perhitungan didapat kebutuhan 52% dari total kebutuhan air bersih di Desa Pasongsongan Kampung Krangkeng sebesar 5.212 m3/tahun dengan standart kebutuhan air rata-rata per hari sebesar 120 liter dan didapat volume bak penampungan air hujan (PAH) di Kampung Krangkeng sebesar 156 m3 dengan debit ketersediaan air 343 m3/bulan untuk blok I, debit ketersediaan air 312 m3/bulan untuk blok II, debit ketersediaan air 223 m3/bulan untuk blok III.
STUDI PERENCANAAN SPILLWAY MORNING GLORY PADA BENDUNG WAI WOKI KABUPATEN NGADA PANJI PRAYOGA; Leonardus Setia Budi Wibowo; Muhammad Shofwan Donny Cahyono; Norman Ray
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.978

Abstract

The spillway construction is one of the components of a dam which has function to protect the dam from overtopping during a flood. Wai Woki’s dam is the object on this plan, it is planned to use the type of morning glory spillway. The spillway is a structure that is used to control the release of water flowing from the dam to the downstream areas, shaped tower / funnel which is very effective for dams that do not have sufficient space for the overflow of other spillway types. The planned dam has a period of 100 years with a watershed area of 38,25 km2 and length of the river 9,61 km as well as the daily rainfall data as much as 10 years. From the results of the study obtained that spillway top elevation is +120.00 MASL with maximum flood discharge 90,39 m3 / sec at an elevation of +121,25. The structure height 30 meters with the peak of diameter is 6 meters and a diameter of conduit is 4,5 meters. The lenght of the tunnel conduit is 212,065 meter. As well as the wall thickness of 0.40 meters with a reinforcement horizontal and vertical D24-150 mm. Keywords: morning glory spillway, pelimpah corong, spillway
STUDY OF COST AND TIME ON ACCELERATION OF ASRAMA BUILDING DEVELOPMENT PROJECT PUTRA MADRASAH ALIYAH NEGERI INSAN CENDEKIA PELAIHARI TANAH LAUT DISTRICT AULIA ISRAMAULANA
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.1017

Abstract

Project Construction of the Male Dormitory Building of the State Aliyah Madrasah of the Pelaihari Scholar in Tanah Laut District has experienced delays in the process due to several factors that were not previously taken into account in the planning before the construction project took place. For example, during preparatory work, quarrying work, reinforcing concrete work and other work that has been delayed starting from the beginning of the analysis. The analysis is to make a Work Breakdown Structure (WBS), making a logic analysis of child diagram dependence after the dependency analysis of the master work . PDM is made for master work. The alternative acceleration used is to add workers and increase working hours. The calculation starts with searching for a critical path using the Precedence Diagram Method (PDM) scheduling method and then crashing to get time acceleration and knowing the addition of optimum costs. When the project is completed, the duration of 203 days is at a cost of Rp. 2,614,202,339.23 with a delay of 28 days. by adding as many as seven workers in the critical route obtained 203 days at the cost of Rp.2,626,442,339.23, by increasing the working hours by 4 hours obtained a duration of 203 days at the cost of Rp. 2,643,252,339.23. Then a more efficient acceleration is by adding 7 workers with a difference in cost of Rp. 12,240,000.00
STUDI PENGARUH VARIASI TIPE PENGAKU DIAGONAL PADA STRUKTUR BANGUNAN BAJA BERTINGKAT TERHADAP PERPINDAHAN LATERAL CLEMENT KRISTIANTO HALIM; Leonardus Setia Budi Wibowo; Muhammad Shofwan Donny Cahyono; Norman Ray
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.1043

Abstract

Pada studi ini dilakukan analisis terhadap kinerja struktur bangunan baja bertingkat (5 dan 15 lantai) dengan 3 variasi tipe pengaku diagonal (Inverted V, Single Diagonal dan X-Bracing) dan gedung terbuka. Analisis dilakukang dengan bantuan software SAP 2000 v14. Hasil dari analisis ini akan dibandingkan dari 4 tipe gedung dan 2 jenis ketinggian. Melalui studi analisis ini dilakukan perbandingan perpindahan dan simpangan masing-masing gedung. Gedung dengan tambahan pengaku diagonal memiliki nilai perpindahan yang lebih kecil dibanding struktur gedung terbuka. Gedung dengan tipe pengaku diagonal X-Bracing mampu mereduksi perpindahan paling besar dengan presentase 30,78% untuk gedung 5 lantai dan 18,84% untuk gedung 15 lantai. Taraf kinerja struktur bangunan 5 lantai termasuk dalam Immediate Occupancy untuk semua variasi pengaku diagonal. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tipe pengaku diagonal X-Bracing paling efektif dapat meningkatkan kekakuan, kekuatan dan stabilitas struktur.
STUDI KASUS KERJASAMA PEMERINTAH BADAN USAHA DI JAWA TIMUR FREDY KURNIAWAN
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.1225

Abstract

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) memperkirakan kebutuhan dana infrastruktur pada tahun 2015-2019, terdapat kesenjangan pendanaan sekitar 36,5% (Rp 1.385 Triliun) dari total kebutuhan dana infrastruktur (Rp 4.796 triliun). Kesenjangan pendanaan tersebut diharapkan dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan swasta atau Badan Usaha, yang menggunakan skema Public-Private Partnership (PPP) atau dikenal dengan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), sebagai salah satu alternatif pembiayaan kebutuhan infrastruktur. Tujuan artikel ini adalah memaparkan pelaksanaan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) yang ada di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang mekanisme pelaksanaan KPBU di Jawa Timur. Berdasarkan dari hasil analisis pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa KPBU telah berhasil diterapkan pada pengadaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Jawa Timur.
PENGARUH PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) TERHADAP PENGAMANAN PROYEK KONSTRUKSI TOWER “ X ” DI SURABAYA MANSUR .
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 4 No 1 (2020): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31090/njts.v4i1.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap produktifitas pekerja proyek konstruksi tower “X” di Surabaya. Populasi yang digunakan adalah karyawan proyek konstruksi tower “X” di Surabaya sebanyak 230 karyawan, sedangkan jumlah sampel diambil 146 karyawan. Data yang digunakan bersumber dari data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor Keamanan mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap Pengamanan Proyek; (2) Faktor Peralatan Dan Pakaian Kerja mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap Pengamanan Proyek; (3) Faktor Jalur Kendaraan mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap Pengamanan Proyek; (4) Faktor Kebakaran tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Pengamanan Proyek; (5) Faktor Peralatan dan Mesin mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap Pengamanan Proyek; (6) Faktor Listrik dan Suara mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap Pengamanan Proyek; (7) Faktor Perlindungan Publik tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Pengamanan Proyek; (8) Faktor Umum mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap Pengamanan Proyek; (9) Faktor Kesehatan Kerja mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap Pengamanan Proyek.

Page 4 of 10 | Total Record : 93