cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 152 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN KEGIATAN KEAGAMAAN REMAJA DI DKM MASJID BAITUL MU’MININ MAJA LEBAK Asep Fahruroji
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.507 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i2.420

Abstract

Mengajak ke jalan Allah adalah wajib hukumnya, keberhasilan ajakannya mencerminkan prospek pengembangan Islam dimasa mendatang. Sebab maju mundurnya agama terletak di tangan – tangan remaja. Hal ini terbukti dari kemalasan kemalasan para pemuda dalam menuntut ilmu agama serta malas dalam mengikuti kegiatan kegiatan keagamaan. Disinilah perlunya sebuah strategi dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan, Agar pengelolaan dan pergerakan dalam proses kegiatan keagamaan berlangsung efektif dan efisien. Sehingga rumusan masalah yang diajukan adalah bagaimana Strategi DKM Masjid Baitul Muminin dan dampak dari strategi dalam pengembangan kegiatan keagamaan untuk para remaja di Desa Curug Badak, Maja Lebak.Dilihat dari aspek metodologinya, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif, yang teknik pengumpulan datanya diambil berdasarkan hasil survei atau observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah DKM Masjid Baitul Mu’minin dan objek Penelitian ini adalah Strategi pengembangan kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh DKM Masjid Baitul Mu’minin untuk para remaja di Desa Curug Badak, Maja, Lebak. Sebagai hasil penelitian, maka formulasi strategi pengembangan kegiatan keagaman yang dilakukan dkm masjid baitul mu’minin sebagai berikut : Melalui Pembinaan Remaja  Masjid, Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Anggota Remaja Masjid, Melakukan Intensitas Hubungan Antara Ta’mir (DKM) dan Remaja Masjid, Memelihara Sikap dan Perilaku Aktivis Remaja Masjid, dan Mengembangkan Jenis-Jenis Aktivitas Remaja Masjid. Dari penjelasan mengenai Strategi Pengembangan Kegiatan Keagamaan Remaja, DKM Masjid Baitul Mu’minin dapat diketahui bahwa DKM Masjid Baitul Mu’minin telah menjalankan strategi dakwah yang baik dan matang terhadap pengembangan kegiatan keagamaan remaja.
Upaya Kepemimpinan Pondok Pesantren Di Pondok Pesantren Darul Muta'alimin Warunggunung Dalam meningkatkan Santri Berkualitas Muliawanto Muliawanto
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.769 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i1.234

Abstract

In order to increase the quality of students in boarding school salafi, especially in improving the quality of science, the kiayi do not want when santrinya after out of the pesantren tarnished the good name of the pesantren and in the fear of not giving an example of sauri tauladan santri to the community. The purpose of this research is to know the efforts of pesantren board leader in improving the quality of santri especially in boarding school Darul Muta'alimin Warumggunung. The research method used is qualitative method with the type of case study method is to focus attention on one particular object that is raised as a case to be studied in depth so as to dismantle the reality behind the phenomenon. The results showed that the efforts made by the boarding school leaders in improving the quality of students is Implementing the alphabet memorizing exercise, obliging the muthola'ah book, applying the discipline of praying congregation, and providing mau'idzoh hasanah. Thus the efforts undertaken and which must be developed to help the boarding school leaders in solving similar problems in different pesantren with similar background. Need to hold further research about the efforts of boarding school leaders in maintaining and improving the ability and quality of santri.Dalam rangka membangaun kualitas santri di pondok pesantren salafi, terutama dalam meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan, para kiayi tidak ingin ketika santrinya setelah keluar dari pesantren mencoreng nama baik pesantren dan di khawatirkan tidak memberi contoh sauri tauladan santri kepada masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pemimpin pondok pesantren dalam meningkatkan kualitas santri terutama di pondok pesantren Darul Muta'alimin Warumggunung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis metode studi kasus yaitu memusatkan perhatian pada satu objek tertentu yang diangkat sebagai sebuah kasus untuk dikaji secara mendalam sehingga mampu membongkar realitas di balik fenomena. Sebab, yang kasat mata hakikatnya bukan sesuatu yang riel (realitas) tapi wawancara, observasi, partisipasi, dan dokumentasi data yang diperoleh dari berbagai cara itu hakikatnya untuk saling melengkapi. Ada kalanya data yang diperoleh dari wawancara belum lengkap, sehingga harus dicari lewat cara lain, seperti observasi, dan partisipasi. Hasil penelitian Dari hasil analisa diskripsi menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan pemimpin pondok pesantren dalam meningkatkan kualitas santri adalah Menerapkan latihan menghafal alfiah, mewajibkan muthola'ah kitab, menerapkan kedisiplinan shalat berjama'ah, dan memberikan mau'idzoh hasanah. Santri yang dapat membaca kitab kuning dan hafal alfiah dalam arti berkualitas mengalami peningkatan setelah dilakukan upaya pemimpin pondok pesantren pada setiap santri. Jadi secara keseluruhan santri yang mampu membaca kitab kuning dan hafal alfiah dan faham isisnya mengalami peningkatan yang memuaskan. Keadaan kualitas santri Darul Muta'alimin memang masih rendah, karena kurangnya perhatian atau bimbingan dari pemimpin pondok pesantren. Pimpinan mewajibkan muthola'ah kitab dan menghafal alfiah setiap hari, menerapkan kedisiplinan dalm melaksanakan shalat berjama'ah, menanamkan perilaku atau tatakrama yang berakhlakul karimah untuk meningkatkan kemampuan santri. Upaya peningkatan kemampuan santri dalam membaca kitab kuning dan hafal alfiah telah terbukti bahwa pemimpin pondok pesantren yang dapat meningkatkan kualitas santrinya. Dengan demikian upaya yang dilakukan dan yang harus tetep dikembangkan untuk membantu pemimpin pondok pesantren dalam memecahkan persoalan yang sejenis di pesantren yang berbeda dengan latar belakang yang hampir sama. Perlu diadakan penelitian lanjutan tentang upaya pemimpin pondok pesantren dalam menjaga dan meningkatkan kemampuan dan kualitas santri.
Sosialisasi Persepsi Orang Tua dalam Upaya Pengembangan Keperibadian Anak Usia Dini Destriyanti Yanti
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.067 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i1.300

Abstract

Setiap pasangan orang tua yang sah dalam pernikahan pasti mendambakan kehadiran seorang anak. Anak merupakan karunia dan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Anak merupakan harta yang tak ternilai dan tidak ada duanya. Setiap anak yang lahir di muka bumi ini bagaikan kertas putih yang bersih tanpa adanya coretan. Setiap anak yang dilahirkan di muka bumi ini merupakan harapan dari kedua orang tuanya. Harapan tersebut akan diwujudkan oleh orang tua melalui pendidikan dan pengembangan kepribadiannya dalam lingkungan keluarga Proses pertumbuhan sang anak adalah hal yang berjalan bisa sangat cepat dan hal yang ditunggu serta didamba oleh orang tuanya. Setiap orang tua pastinya berharap sang anak bisa tumbuh sehat baik secara psikis maupun psikologis. Tujuan Dalam Penelitian ini adalah untuk mengetahui sosialisasi orang tua dalam upaya pengembangan kepribadian anak usia dini. Untuk mengetahui persepsi orang tua dalam upaya pengembangan kepribadian anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan studi kasus. Studi kasus merupakan studi yang mendalam tentang individu dan berjangka waktu relatif lama, terus menerus serta menggunakan objek tunggal, artinya kasus dialami oleh satu orang. Dalam studi kasus ini peneliti mengumpulkan data mengenai diri subjek dari keadaan masa sebelumnya, masa sekarang dan lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian Proses sosialisasi yang terjadi pada anak diawali dalam lingkungan terdekat yaitu keluarga sampai pada masyarakat luas. Pertama kali anak berinteraksi dengan orang tua baru kemudian anggota keluarga lainnya kemudian pada masyarakat atau sekolah. Dalam lingkungan keluarga anak pertama kali diajarkan tentang bagaimana dia harus memperlakukan diri sendiri. Pengenalan orang tua terhadap anak tidak hanya terbatas pengenalan kepada orang lain, namun anak juga dikenalkan dengan lingkungan fisik disekitarnya. Hal ini berkaitan dengan pengenalan ruang dimana anak kelak akan melakukan aktivitasnya tidak hanya pada satu ruang saja tetapi banyak ruang. Melalui interaksi tersebut kepribadian anak terbentuk. Ketika anak sudah mulai sedikit mandiri orang tua lebih memilih menyekolahkan anak. Keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak juga mendorong orang tua untuk menyekolahkan anak. Keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak juga mendorong orang tua untuk memilih sekolah yang benar-benar berkualitas. Kebutuhan pendidikan anak tidak hanya pada pembentukan intelektual saja namun dibutuhkan pendidikan yang mampu memberikan pendidikan moral spiritual dan memperhatikan perkembangan fisik anak. Paly Group (PG) & Pendidikan Anak Usia Dini  (PAUD) Melati Girimukti adalah salah satu lembaga pendidikan pra sekolah yang menyediakan kebutuhan akan pendidikan anak. Lembaga ini bernuansakan islami
Implementasi Pembelajaran Fiqh Dalam Meningkatkan Motivasi Sholat Berjamaah Siswa Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Al-Inshof Cibadak Lebak Setiawan, Iwan
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.738 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i2.250

Abstract

In various Islamic education institutions, especially the Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) school, there are still many inequalities in the implementation of Islamic curriculum development especially in the subject of fiqh theory and practice fiqh. This is worrying about giving birth to alumni who do not understand the importance of learning fiqh theory and practice. On the other hand the students when at home each received less attention in the field of amaliyah fiqh practice. Another worrying aspect is the existence of an environment that is far from religious values. So that the complexity of the students' crisis which is not in accordance with Islamic law will actually occur.The purpose of this study was to determine the implementation of the implementation of fiqh learning in the Al-Inshof DTA in increasing the motivation of prayer in the congregation of students. Based on the analysis of data from the research results it can be seen that there is a significant positive correlation between fiqh learning and an increase in the implementation of fardu prayer for students in the DTA Al-Inshof Cibadak. In this study carried out using descriptive qualitative research methods, through collecting data with interviews and by direct observation to the field to obtain valid data and facts.The implementation of jurisprudence learning organized by the Al-Inshof Cibadak DTA has considerable positive implications for the motives of prayer in congregation of DTA students. On the other hand the Al-Inshof Cibadak DTA has steps taken to support the learning of jurisprudence in motivating students in performing prayer together as follows: First, provide guidance and supervision to the teacher to master fiqh material about the prayer chapter. Second, supervise and monitor the students so that they know how far the prayer chapter material is absorbed by them. Third, giving examples of good and true worship practices according to the rules of jurisprudence. Fourth, carry out prayers simultaneously both by the teacher and by the students.Di berbagai lembaga pendidikan Islam khusunya sekolah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) masih banyak dijumpai berbagai ketimpangan dalam pelaksanaan pengangajaran kurikulum Islam khusunya pelajaran fiqh teori dan fiqh praktek.  Hal ini dikuwatirkan akan melahirkan para alumni yang kurang memahami pentingnya belajar fiqh teori dan praktek.   Disisi lain para siswa tatkala dirumah masing-masing kurang mendapatkan perhatian dibidang pengamalan fiqh amaliyah.  Aspek lain yang mengkuwatirkan adalah keberadaan lingkungan yang jauh dari nilai-nilai agamis.  Sehingga kekuwatiran krisis anak didik yang tidak sesuai dengan syariat Islam  akan benar-benar terjadi.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi pelaksanaan pembelajaran fiqih di DTA Al-Inshof dalam meningkatkan motifasi sholat berjamaah siswa. Berdasarkan analisa data hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara pembelajaran fiqih dengan peningkatan pelaksanaan shalat fardu siswa di DTA Al-Inshof Cibadak.Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data dengan wawancara dan dengan observasi langsung ke lapangan untuk mendapatkan data dan fakta yang valid. Pelaksanaan pembelajaran fiqih yang diselenggarakan oleh DTA Al-Inshof Cibadak, memiliki impliksi positif yang cukup besar terhadap motifvasi sholat berjamaah siswa-siswi DTA.  Di sisi lain DTA Al-Inshof Cibadak memiliki langkah yang di ambil untuk mendukung pembelajaran fiqih dalam memotifasi siswa dalam pelaksanaan sholat berjama’ah sebagai berikut : Pertama, memberikan pembinaan dan pengawasan kepada guru supaya menguasai materi fiqih tentang bab sholat.    Kedua, mengawasi dan meriviw para siswa supaya mengetahui sejauhmana materi fiqih bab sholat diserap oleh mereka.  Ketiga, memberi contoh praktek ibadah sholat yang baik dan benar menurut aturan fiqih.   Keempat, melaksanakan sholat secara serempak baik oleh guru maupun oleh siswa.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF IMAM BURHANUL ISLAM AZ-ZARNUJI DALAM KITAB TA’LIM MUTA’ALIM Amat Hidayat
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.758 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.415

Abstract

Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak adalah suatu sifat berharga dari sebuah proses menjadikan pribadi seseorang berperilaku santun dalam kehidupannya yang dapa tmembentuk karakter seseorang.Dalam setiap kesempatan kita perlu mempelajari tentang, bagaimana Nilai-NilaiPendidikan Akhlak dalam kitab Ta’lim Muta’alim Karya Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji. Kitab Ta’lim Muta’alim yang ditulis oleh Az-Zarnuji ini berisi kajian tentang bagaimana seorang pelajar dan pengajar memahami pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan Allah agar pembelajaran dapat mendapatkan ridha darinya.Maka dari itu peneliti melakukanpenelitian ini bermaksud untuk menjawab permasalahan : 1) bagaimana nilai-nilaipendidikan akhlak di dalam kitab Ta’lim Muta’alim karya Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji 2) bagaimana relevansi pendidikan karakter dan akhlak dalam kitab Ta’lim Muta’alim karya Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji. Permasalahan tersebut dibahas menggunakan pendekatan analisis deskriftif dengan jenis penelitianLibraryResearch sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis bukan angka. Dengan demikian,laporan penelitian ini akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberikan gambaran laporan tersebut. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa :tujuan nilai-nilai pendidikan akhlak membentuk budi pekerti luhur, berkepribadian Islam, terpelihara hubungan yang baik antara manusia dengan Allah dan Rasulnya, dengan sesama manusia dan dengan makhluk yang lain sehingga dapat tercapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.Sehingga manusia yang mempunyai akhlak akan selalu mencari ridho Allah SWT, oleh karena itu nilai-nilai pendidikan akhlak sangatlah penting untuk mendapatkan rahmat Allah, karena hanya dengan aklhaklah manusia dapat memanusiakan manusia..
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Terhadap Kinerja Karyawan STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung Noorma Yunia
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.366 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i2.267

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh motivasi dan disiplin terhadap kinerja karyawan di perguruan tinggi la Tansamashiro . Subyek penelitian ini adalah 75 karyawan terpilih sebagai sampel menggunakan teknik membosankan sampel yang diambil dari seluruh populasi 75 karyawan . Metode yang digunakan dalam pengujian hipotesis menggunakan metode survey korelasi . Hasilnya membuktikan bahwa kinerja karyawan secara positif dipengaruhi oleh motivasi dan disiplin . Temuan menunjukkan bahwa kinerja variasi karyawan mungkin telah dipengaruhi oleh motivasi dan disiplin.
Model-model Pembelajaran dalam Persepektif Pendidikan Agama Islam Achmad Faisal Hadziq
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.339 KB) | DOI: 10.55171/jad.v5i2.292

Abstract

Pendidikan Islam yang bertugas menggali, menganalisis, dan mengembangkan serta mengamalkan ajaran Islam yang bersumberkan      Al-Qur’an dan hadits. Sumber ajaran Islam itu benar benar lentur dan kenyal serta responsive tanggap terhadap tuntunan hidup manusia yang makin maju dan modern, maju dalam segala bidang. Dorongan dan rangsangan ajaran Al-Qur’an terhadap pengembangan untuk penenapan iman dan taqwa diperkokoh melalui ilmu pengetahuan manusia. Maka dari itu Al-Qur’an menegaskan 300 kali perintah untuk memfungsikan rasio manusia, dan 780 kali mengukuhkan pentingnya ilmu pengetahuan serta pemantapan keimanan yang dilakukan dengan perintah tidak kurang dari 810 kali ayat ayatnya. Umat Islam harus mengubah sikap pandangannya  yang lama, yaitu dari pandangan terhadap lembaga pendidikan Islam hanya sebagai “Gudang ilmu atau transfer dan transmisi cultural menjadi sentra pengolahan ilmu yang alamiah dan ilmiah”  yang mengacu kepada tuntutan masyarakat yang  thoyibah warabbun ghafur dapat terwujud. Oleh karena itu, berbagai model pendidikan Islam yang berorientasi perspektif ke masa depan merupakan jawaban yang tepat guna
Peran Masyarakat dalam Meningkatkan Pendidikan Pedesaan Aris Salman Al Farisi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.938 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i1.245

Abstract

Family is a natural society in which there are fundamentals of education. Here education takes place by itself according to the social order that applies in it. Here are the basics of experience through compassion and full of love, need and authority and values of obedience. Parents are the primary and first educators for children, because they are the first children to receive education and are able to live the atmosphere of religious life in family life that will affect their daily behavior which is the result of their parents' guidance, so that they become moral children noble, noble character that is useful for him for the sake of the future of the family of religion, nation and state. Getting education is one of the rights that should be possessed by adolescents. It can be understood that everyone does have to get an education. Therefore, the expected life of every human being is good and happy in his life, so education is needed to achieve that goal. Thus, education is the completeness of human needs that are very important in life and life, because basically education is an effort to cultivate humans. Therefore the process of Islamic religious education has the duty to form a personality in humans, especially in adolescents to become an essential Muslim person. This study aims to find out about the Islamic Religious Education in Intenjaya Village, and to find out about Intenjaya Village's youth association, as well as to find out the effect of Islamic education on Today's Adolescent Relationship in Intenjaya Village, Cimarga District. In this study, researchers assumed that the higher the participation of parents in terms of educating children which leads to the introduction of Islamic religious education, the better the behavior of adolescents in their association in the community.Keluarga  merupakan  masyarakat  alamiah yang didalamnya terdapat  dasar-dasar pendidikan. Disini pendidikan berlangsung  dengan sendirinya sesuai dengan tatanan pergaulan yang berlaku didalamnya. Disini delitakan dasar-dasar pengalaman melalui  rasa  kasih  sayang dan  penuh  kecintaan,  kebutuhan dan  kewibawaan dan nilai-nilai kepatuhan.Orang  tua adalah  pendidik utama  dan  pertama bagi anak, karena merekalah anak mula-mula menerima pendidikan-pendidikan serta mampu menghayati suasana kehidupan  religius dalam kehidupan keluarga yang akan berpengaruh dalam perilakunya sehari-hari yang merupakan hasil dari bimbingan orang tuanya, agar menjadi anak yang berakhlak mulia, berbudi pekerti yang luhur yang berguna bagi dirinya demi masa depan keluarga agama, bangsa dan negara.Memperoleh pendidikan adalah salah satu hak yang patut dimiliki oleh remaja.Dapat dipahami bahwa setiap orang memang harus mendapatkan pendidikan.oleh karena itu kehidupan yang diharapkan setiap manusia adalah berahlak yang baik dan berbahagia dalam hidupnya, maka untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pendidikan.Dengan demikian bahwa pendidikan merupakan kelengkapan dari kebutuhan manusia yang sangat penting dalam hidup dan kehidupannya, karena pada dasarnya pendidikan  adalah  usaha  membudayakan  manusia. Oleh  karena  itu proses  pendidikan agama Islam bertugas pokok  membentuk kepribadian pada diri manusia terlebih pada remaja untuk menjadi pribadi muslim yang hakiki.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pendidikan Agama Islam yang ada di Desa Intenjaya, dan untuk mengetahui pergaulan remaja Desa Intenjaya, serta sekaligus untuk mengetahui pengaruh pendidikan agama Islam  terhadap Pergaulan remaja Masa Kini di Desa Intenjaya Kecamatan Cimarga.Dalam penelitian ini,  peneliti berasumsi bahwa semakin tinggi peran serta orang tua dalam hal mendidik anak yang mengarah pada pengenalan-pengenalan pendidikan agam Islam, maka semakin lebih baik pula perilaku remaja dalam pergaulannya di lingkungan masyarakat.
Pengaruh Masa Transisi Remaja Terhadap Perkembangan Akhlak Siswa” (Studi di SMPN 3 Karangtanjung - Pandeglang). Asep Saepullah
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.045 KB) | DOI: 10.55171/jad.v7i2.410

Abstract

Manusia merupakan mahkluk hidup yang lebih sempurna Masa transisi remaja adalah masa ketika seorang anak mulai menginjak usia remaja dan dalam proses perkembangannya banyak terjadi perubahan yang cukup pesat baik dalam perubahan fisik maupun perubahan psikis terutama pada kematangan fungsi seksual. Remaja dalam masa peralihan banyak dihadapkan pada persoalan akhlak, karena akhlak merupakan masalah yang menjadi perhatian orang banyak, baik dalam keluarga maupun sekolah.Oleh sebab itu pembinaan akhlak anak perlu ditanamkan sejak dini terutama dilingkungan keluarga, maka keluarga harus menjadi dasar dalam pembentukan akhlak anak-anaknya dan dapat terwujud apabila orang tua banyak menyediakan waktu bersama anak-anaknya, seperti mengadakan ibadah keagamaan bersama misalkan shalat berjamaah  dan lain-lain. Selain itu sekolah juga mempunyai peran yang cukup besar dalam pembentukan akhlak siswa.Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa transisi remaja terhadap perkembangan akhlak siswa di SMPN 3 Karangtanjung Pandeglang.Penelitian ini dilakanakan di SMPN 3 Karangtanjung Pandeglang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 3 Karangtanjung sebanyak 200 orang, sedangkan sampel ditetapkan 20% sehingga jumlahnya adalah 40 orang, dengan menggunakan teknik kluster sampling. Metode penelitian yang digunakan  adalah metode deskriptif inferensial dengan teknik pengumpulan data : Angket. Observasi, dan wawancara.Dari penelitian yang dilakukan di peroleh hasil R hitung Product Moment = 0,611 bila dibandingkan dengan R tabel Product Moment dari Pearson pada baris N (40) dengan kolom signifikansi 5% yaitu R tabel = 0,312 jadi, R hitung > R tabel  dengan demikian terdapat pengaruh masa transisi remaja terhadap perkembang akhlak siswa. Berdasarkan kriteria R hitung Product Moment = 0,61 termasuk dalam kategori korelasi yang tinggi.Adapun kontribusi variabel x terhadap variabel y diketahui sebesar 37,21%. Sedangkan sisanya sebesar 62,79% dipengaruhi oleh faktor lain yang dapat diteliti kembali.
HUBUNGAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL DAN INTELEKTUAL DENGAN KEBERHASILAN BELAJAR Sulaiman Effendi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.521 KB) | DOI: 10.55171/jad.v1i2.152

Abstract

The purpose of research is to analyze the correlation between emotional intelligence and intellectual learning success. Correlational study was conducted on the students of Madrasah Aliyah Manahijussadat Cibadak, which consists of 37 people and hypothesis testing is done using correlation analysis. The results indicate that there is a positive relationship and intellectual level of emotional intelligence with learning success.

Page 7 of 16 | Total Record : 152