cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 146 Documents
Peran Serta Orang Tua dalam Mendidik Anak Remaja Di Lingkungan Masyarakat Iwan Setiawan
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.717 KB) | DOI: 10.55171/jad.v5i1.285

Abstract

Keluarga  merupakan  masyarakat  alamiah yang didalamnya terdapat  dasar-dasar pendidikan Disini pendidikan berlangsung  dengan sendirinya sesuai dengan tatanan pergaulan yang berlaku didalamnya. Disini delitakan dasar-dasar pengalaman melalui  rasa  kasih  sayang dan  penuh  kecintaan,  kebutuhan dan  kewibawaan dan nilai-nilai kepatuhan.Orang  tua adalah  pendidik utama  dan  pertama bagi anak, karena merekalah anak mula-mula menerima pendidikan-pendidikan serta mampu menghayati suasana kehidupan  religius dalam kehidupan keluarga yang akan berpengaruh dalam perilakunya sehari-hari yang merupakan hasil dari bimbingan orang tuanya, agar menjadi anak yang berakhlak mulia, berbudi pekerti yang luhur yang berguna bagi dirinya demi masa depan keluarga agama, bangsa dan negara. Memperoleh pendidikan adalah salah satu hak yang patut dimiliki oleh remaja.Dapat dipahami bahwa setiap orang memang harus mendapatkan pendidikan.oleh karena itu kehidupan yang diharapkan setiap manusia adalah berahlak yang baik dan berbahagia dalam hidupnya, maka untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pendidikan Agama Islam yang ada di Desa Intenjaya, dan untuk mengetahui pergaulan remaja Desa Intenjaya, serta sekaligus untuk mengetahui pengaruh pendidikan agama Islam  terhadap Pergaulan remaja Masa Kini di Desa Intenjaya Kecamatan Cimarga. Dalam penelitian ini,  peneliti berasumsi bahwa semakin tinggi peran serta orang tua dalam hal mendidik anak yang mengarah pada pengenalan-pengenalan pendidikan agam Islam, maka semakin lebih baik pula perilaku remaja dalam pergaulannya di lingkungan masyarakat
Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Persfektif Haditst Nabi Muhammad SAW (Studi Kitab Shaih Bukhori) Samudi Samudi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.689 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i2.238

Abstract

The rise of criminal cases and violence that occurred in Indonesia is very alarming. Not only occurs among students such as brawls, cohabitation, rape, molestation, murder, theft, pengroyokan, and so forth. Which in the age is still relatively small / young but have dared to do that. This has become a social phenomenon that deserves caution because it is not uncommon for young people to bring victims. The purpose of this study was to find out the application of the values of the faith in the effectiveness of the hadith of the Prophet Muhammad, The method used in this study was literature study. While hail in this study explains that the cultivation of akhalak values including the existence of adab which must be done by someone including adab, dress, hair, adab to parents etc. according to the hadith of the prophet.Maraknya kasus kriminalitas dan kekerasan yang terjadi di Indonesia sangat memprihatinkan. Tidak hanya terjadi di kalangan pelajar seperti tawuran, kumpul kebo, pemerkosaan, pencabulan, pembunuhan, pencurian, pengkroyokan, dan lain sebagainya. Yang mana dalam usia masih terbilang kecil/muda tetapi sudah berani melakukan hal tersebut. Ini menjadi fenomena sosial yang patut di waspadai karena tak jarang aksi-aksi anak muda/pemuda membawa korban. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nilai-nilai akidah dalam persefektif hadits Nabi Muhammad SAW, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi pustaka. Sedangkan hail dalam penelitian ini menerangkan bahwa penanaman nilai-nilai akhalak diantaranya adanya adab-adab yang mesti dilakukan oleh seseorang diantaranya adab berpakian, menata rambut, adab terhadap orang tua dsb sesuai dengan hadits nabi.
Gerakan Wajib mengaji dalam Membangun Generasi Qur’ani di Desa Girimukti Kecamatan Cimarga-Lebak Banten 2018 Destriyanti Destriyanti
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.314 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.304

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi yaitu teologis normatif, pedagogis, dan sosiologis. Sumber data penelitian ini terdiri atas pemerintah, guru mengaji, dan tokoh masyarakat di Desa  Girimukti Kabupaten Lebak  sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, gambaran implementasi gemar mengaji di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  sangat lancar dan guru-guru mengaji di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  telah berperan aktif dalam mengajarkan al-Qur’an dan mengembangkan beberap metode termasuk motode latihan gemar mengaji meliputi peningkatan mutu dan memberikan bimbingan secara efektif sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki, dan menciptakan lingkungan di Desa Girimukti  Kabupaten Lebak  yang religius. Kedua, kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik pada pelaksanaan gemar mengaji di Desa  Girimukti Kabupaten Lebak  yang berisikan kegiatan-kegiatan bersifat operasional yaitu; tindakan dan pembelajaran yang sistematis, target yang akan dicapai atau diingini oleh pemerintah dan masyarakat, dan kegiatan mengaji yang digambarkan untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani untuk mencapai tujuan. Ketiga, kendala-kendala dan solusi yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran al-Qur’an pada gemar Mengaji di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  dalam upaya pembinaan baca tulis al-Qur’an yaitu; pertama sikap acuh orang tua terhadap anaknya dalam memotivasi membaca dan menulis al-Qur’an serta pengaruh teknologi (HP) sangat cepat dan keikutsertaan orang tua dalam pembinan baca tulis al-Qur’an sangat minim. Adapun solusi dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi yaitu; sikap orang tua dalam memberikan motivasi, pengaruh teknologi HP dibatasi, melakukan bimbingan secara intensif, memberikan tugas tambahan peserta didik, serta meningkatkan insentif guru mengaji dan meningkatkan pelatihan bagi guru-guru mengaji. Implikasi penelitian ini yaitu pendidik di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  masih sangat membutuhkan intensitas baca tulis al-Qur’an dan membutuhkan tambahan materi pembelajaran ilmu tajwid dan makharijul huruf, sebagai wawasan dan bekal untuk mengembangkan sekaligus diaplikasikan ditengah-tengah masyarakat, diharapkan kepada pengajar agar tetap istiqamah memperhatikan bacaan peserta didik di Desa  Girimukti  Kabupaten Lebak  yang notabene sudah bagus dari segi praktek, dan perlu ditingkatkan dari segi materi, supaya kualitas baik dari segi materi dan praktek bisa sejalan
Analisis Pendidikan Pedesaan Dan Penyuluhannya Di Desa Muaradua Kecamatan Cikulur, Lebak-Banten Aris Salman Al Farisi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.754 KB) | DOI: 10.55171/jad.v4i1.254

Abstract

Education in rural areas Education in Indonesia has existed since before Indonesia was invaded by other nations, they have their own ways to educate their children to live in the community. The purpose of this study is that the counseling conducted by researchers who collaborate with the STAI La Tansa Mashiro Student Thematic KKN students are able to make counseling evaluations of various sustainable programs for the short, medium and long term, for rural education then more quality. The method used in this study uses qualitative methods, the evaluation that researchers offer to be followed up so that educators in Muaradua Village are optimal is the assistance of facilities and infrastructure from the government in advancing education in the village of Muaradua, Cikulur District, as well as the need for professional teachers who are not just teaching , but also educates students so that the true educational goals to be achieved can be achieved maximally. Therefore, the community must also participate in helping run the education process both in formal, informal and non-formal educational institutions.Pendidikan di pedesaan Pendidikan di Indonesia ada sejak sebelum Indonesia di jajah oleh bangsa lain mereka mempunyai cara tersendiri untuk mendidik anak-anaknya untuk hidup dimasyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah Agar penyuluhan yang dilakukan oleh  peneliti yang bekerja sama dengan mahasiswa KKN Tematik STAI La Tansa Mashiro mampu membuat evaluasi penyuluhan berbagai program berkelanjutan untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, untuk pendidikan pedesaan selanjutnya lebih berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Evaluasi yang peneliti tawarkan untuk ditindaklanjuti agar pendidik di Desa Muaradua optimal adalah adanya bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah dalam memajukan pendidikan di Desa Muaradua Kecamatan Cikulur, serta diperlukannya guru-guru profesional yang bukan hanya sekedar mengajar, namun juga mendidik muridnya agar tujuan pendidikan yang sejatinya ingin dicapai dapat dicapai dengan maksimal. Maka dari itu, masyarakat pula harus ikut serta dalam membantu menjalankan proses pendidikan baik di lembaga pendidikan formal, informal maupun nonformal.
Kesehatan Jasmani Dalam Perspektif Pendidikan Islam Japon Riyanta
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.868 KB) | DOI: 10.55171/jad.v7i1.278

Abstract

Kesehatan memiliki peranan penting tanpa adanya kondisi kesehatan maka upaya untuk memenuhi kewajiban pokok akan sulit dilaksanakan. Salahsatu upaya untuk menjaga kesehatan yaitu dengan mengerakan tubuh atau dikenal kesegaran jasmani. kesegaran jasmani merupakan suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, jasmani, psikomotor, kognitif, dan afektif setiap siswa. Adapun permasalahan masalah yaitu bagaimana konsep kesehatan jasmani, bagaimana arah pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di Sekolah, bagaimana kesehatan jasmani dalam perspektif pendidikan Islam? Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini untuk memperoleh data tentang konsep kesehatan jasmani dan arah pembelajaran jasmani dan kesehatan di sekolah serta kesehatan jasmani dalam Islam.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustaka dengan tujuan membantu peneliti dalam memecahkan masalah dan mengungkap teori teori sebagai landasan dalam melaksanakan penelitian. Teori-teori yang mendasari masalah dan bidang yang akan diteliti dapat ditemukan dengan melakukan studi kepustakan. Adapaun langkah langkah penelitian kepustakaan sebagai berikut. (1) mengidentifikasi pada jenis data berupa jurnal, buku catatan, maupun laporan hasil penelitian terdahulu yang mempunyai hubungan terkait dengan bahasan yang menjadi prioritas utama; (2) menginventarisir data –data yang terkait dengan kesehatan jasmani dan mencari teori teori yang relevan; (3) mencari kesinambungan antara kesehatan jasmani dengan pendidikan islam. Dalam pendidikan Islam terdapat bermacam-macam nilai yang mendukung dalam pelaksanaan pendidikan. Nilai tersebut menjadi dasar pengembangan jiwa agar bisa memberi output bagi pendidikan yang sesuai dengan harapan masyarakat luas. Kesehatan jasmani dalam perspektif  pendidikan Islam, dapat menunjung tinggi kekuatan dan kesehatan yang menjadi sarana beribadah kepada Allah.
PERAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI MTS AL-KANAWIAH Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.359 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i2.419

Abstract

Lembaga pendidikan Islam Al-Kanawiah  perkembangannya sangat pesat baik sarana prasarana maupun terutama manajemen pesertanya. Hal ini yang menjadi daya tarik peneliti untuk melakukan penelitian terkait dengan peranan masyarakat dalam meningkatakan mutu pendidikan islam di MTs. Al-Kanawiah Cikulur dalam penelitian ini penulis memiliki tujuan, diantaranya untuk mengetahui sejauh mana peran masyarakat dalam meningkatakan mutu pendidikan Islam, kondisi mutu pendidikan islam MTs Al-Kanawiah, dan peranan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Kemudian dari data dan sumber data yang sudah diperoleh dengan menggunakan tekhnik observasi, pengamatan, wawancara dan dokumentasi dianalisis secara mendalam dengan lebih mengedepankan materi kasus temuan. Selanjutnya dari materi temuan untuk mengetahuipertanyaan yang ada pada latar belakang masalah. Hasil penelitiannya adalah, (1) respon masyarakat yang sangat baik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan islam (2) sarana dan prasarana yang cukup memadai dan terbilang lengkap, kurikulum yang digunakan ialah KTSP, manajemen kependidikan sudah bersetatus sarjana S1 dan rata-dara telah mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG), manajemen keuangan pihak sekolah bekerja sama dengan yayasan dan pemerintah, manajemen peserta didik sudah cukup baik terbukti dengan jumlah pendaptar yang setabil tiap tahunnya, manajemen hubungan dengan masyarakat dirasa sangat baik terbukti dengan respon dan anime masyarakat yang positif dengan berdirinya MTs. Al-Kanawiah (3) dukungan, respon yang positif dan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan Islam di MTs. Al-Kanawiah, terbukti dengan masyarakat sedikit banyaknya ikut serta gotong royong dalam pembangunan yang ada di MTs. Al-Kanawiah, masyarakat ikut serta dalam kegiatan rapat, dan yang paling terpenting ialah masyarakat mempercayakan anaknya untuk menuntut ilmu di MTs. Al-Kanawiah atau masyarakat berperan dalam bidang manajemen peserta didik untuk peningkatan mutu pendidikan Islam MTs. Al-Kanawiah.
Hubungan antara Kreativitas dan Kecerdasan Interpersonal Guru dengan Kompetensi Pedagogik Guru SMA Negeri Rangkasbitung Megandari sari
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.684 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i1.299

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan kreativitas dan kecerdasan interpersonal, dalam hubungannya dengan kompetensi pedagogik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dan kecerdasan interpersonal guru dengan kompetensi pedagogik guru SMA Negeri di Rangkasbitung. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari tes kreativitas, tes kecerdasan interpersonal dan tes kompetensi pedagogik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru SMA Negeri di Rangkasbitung, sedangkan samplenya adalah 30 orang guru dari SMAN 1, SMAN 2 dan SMAN 3 Rangkasbitung. Pengolahan data dilakukan dengan terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji korelasi pearson product moment dan regresi berganda untuk selanjutnya dilakukan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kreativitas dan kecerdasan interpersonal guru dengan kompetensi pedagogik guru
Relevansi Sistem Pendidikan Ponpes Nurul Faizin Cilangkap Dalam Era Modernisasi Asrowi Asrowi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.132 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i2.249

Abstract

The Indonesian social cultural life is very dependent and colored by religious values so that religious life cannot be resolved from the life of the Indonesian people. As a country based on religion, religious education cannot be ignored in the implementation of national education. Religious people with religious institutions in Indonesia are great potential and as the basic capital in the nation's mental spiritual development and are a national potential for the development of the physical material of the Indonesian nation. The purpose of this study was to study the relevance of the education system of Nurul Faizin Cilangkap Islamic Boarding School in the Modernization era. The results showed that the education system in Nurul Faizin Islamic boarding school was carried out through three channels. First, cottage / non-classical education pathways, with sorogan and bandongan detection methods. Secondly, madrasah / classical education pathways, with methods that complement lectures, question and answer, discussions, demonstrations, and drill / practice language skills. Third, co-curricular education pathways include the development of talents possessed by santri, such as providing sewing-agriculture, agriculture, plantation, cooperative skills, calligraphy, screen printing, electronics, computers, and so on.Kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia sangat dipengaruhi dan diwarnai oleh nilai-nilai agama sehingga kehidupan beragama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Sebagai negara yang berdasarkan agama, pendidikan agama tidak dapat diabaikan dalam penyelengaraan pendidikan nasional. Umat beragama beserta lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia merupakan potensi besar dan sebagai modal dasar dalam pembangunan mental spiritual bangsa dan merupakan potensi nasional untuk pembangunan fisik materiil bangsa Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi system pendidikan Ponpes Nurul Faizin Cilangkap dalam era Moderenisasi. Hasil penelitian menunjukan Sistem pendidikan di pesantren Nurul Faizin  dilaksanakan melalui tiga jalur. Pertama, jalur pendidikan pondok/non-klasikal, dengan metode pengajaran utamanya sorogan dan bandongan. Kedua, jalur pendidikan madrasah/klasikal, dengan metode pengajaran yang meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan drill/latihan kemampuan bahasa. Ketiga, jalur pendidikan ko-kurikuler berupa pengembangan bakat yang dimiliki oleh para santri, seperti memberi ketrampilan jahit-menjahit, pertanian, perkebunan, koperasi, kaligrafi, sablon, elektronika, komputer, dan sebagainya.Pesantren tradisional perlu berintegrasi ke dalam pendidikan nasional dengan memasukkan kurikulum negeri di lembaga pesantren tradisional. Bagaimanapun juga harus diakui bahwa saat ini pesantren tradisional sebagai suatu sistem pendidikan masih berada di luar lingkungan pendidikan nasional yang ada. Ia diakui sebagai pendidikan yang hidup di tengah-tengah dan menjadi bagian dari masyarakat bangsa. Secara potensial, ia merupakan salah satu dari lembaga pendidikan yang ideal bagi bangsa kita, karena kemampuannya membentuk watak mandiri dalam diri para lulusannya selama ini. Akan tetapi kelebihan potensi itu hanya akan tetap berupa potensi jika pesantren sendiri tidak memikirkan langkah-langkah menggunakan kelebihannya itu guna turut membentuk pendidikan nasional yang relevan bagi bangsa kita yang sedang membangun. Dalam jangka panjang, bisa jadi pesantren tradisional akan ditinggalkan masyarakat apabila tidak menjadi bagian dari pendidikan nasional, karena dianggap tidak peka terhadap tuntutan dan kebutuhan zaman.
METODE PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM Ujang Saefuddin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.242 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.414

Abstract

Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan pendidik untuk menyampaikan materi ajar kepada peserta didik. Penerapan metode pembelajaran yang tepat akan mewujudkan tercapainya tujuan suatu proses pembelajaran yang diharapkan. Sejatinya dalam metode pembel  ajaran sebagai guru manusia pun memiliki guru terbaik yakni Nabi Muhammad SAW, sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah SAW suri teladan yang baik. Dan hal yang terpenting bahwa tidak ada metode yang paling ideal, karena setiap metode mempunyai karakteristik, kelebihan, dan kelemahannya masing-masing, oleh karena itu dalam proses pembelajaran di lapangan, pendidiklah yang paling mengetahui metode mana yang sesuai dan tepat untuk diterapkan kepada peserta didiknya.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW. (2) Untuk mengetahui historisitas metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW. (3) Untuk mengtahui relevansi metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW dengan Pembelajaran Saat Ini.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif kajian historis. Menjelaskan laporan tentang apa yang telah ditemukan oleh peneliti lain atau membahas masalah penelitian, yang meliputi, mencari, membaca, dan menelaah laporan-laporan penelitian dan bahan pustaka yang memuat teori-teori yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.Hasil dari penelitian ini adalah (1) Metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW diantaranya  terdapat metode ceramah, metode diskusi, metode eksperimen, metode tanya jawab, metode demonstrasi, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode mau’izhat dan nasihat, metode kisah, metode perumpamaan, metode hadiah dan hukuman, metode gradual, metode perbandingan, metode kinayat, dan metode menggunakan gambar. (2) Historisitas metode pembelajaran dalam perspektif Nabi SAW dalam menyampaikan materi ajar kepada sahabat atau peserta didiknya yang diantaranya tercatat dalam beberapa riwayat Hadits Nabi SAW, (3) Relevansi metode pembelajaran dalam perspektif Nabi SAW dengan pembelajaran saat ini yaitu umumnya metode saat ini didasari dengan metode pembelajaran yang bersumber Nabi SAW yang kemudian terdapat sedikit modifikasi dimasa sekarang. Sehingga dengan kepiawaian pendidik, metode yang diterapkan Nabi SAW dimasa lampau masih sangat relevan dipergunakan dalam konteks pembelajaran saat ini.
Hubungan Profesionalisme Guru dengan Prestasi Belajar Aqidah (Penelitian Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran Aqidah di SMP La Tansa Mashiro Lebak Gedong Lebak) Ahmad Faisal Hadziq
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.547 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i1.264

Abstract

Menurut UNESCO, bahwa guru sebagai agen pembawa perubahan yang mampu mendorong pemahaman dan toleransi diharapkan tidak hanya mampu mencerdaskan peserta didik tetapi juga harus mampu mengembangkan kepribadian yang utuh, berakhlak dan berkarakter. Untuk itu dibutuhkan suatu proses pendidikan guru yang secara profesional dapat dipertanggungjawabkan. Jadi untuk menyiapkan tenaga pendidik tidak hanya diperlukan suatu proses pendidikan akademik yang handal akan tetapi juga diperlukan suatu proses pendidikan yang mampu mengembangkan kepribadian dan karakter seorang pendidik. Untuk mengembangkan kepribadian dan karakter seorang pendidik maka dibutuhkan pembelajaran aqidah karena pelajaran aqidah merupakan salah satu mata pelajaran yang terbentuk dari manifestasi pembangunan batiniah yang berhubungan dengan moral, aqidah maupun ibadah. Mata pelajaran ini dipandang sebagai salah satu mata pelajaran yang baik untuk menyebarkan, mengenalkan, menanamkan dan mendalami nilai-nilai religius, terutama mereka yang beragama Islam. Penelitian ini dilakukan di SMP La Tansa Lebak-gedong, Lebak. La tansa merupakan Pondok Pesantren yang menjunjung tinggi aqidah dan akhlak para santri. Sejauh mana hubungan profesionalisme guru dengan prestasi belajar aqidah adalah telah dilakukan penelitian dengan menghitung dan menghubungkan variabel X dan variabel Y yang telah ditentukan pada penelitian ini.

Page 5 of 15 | Total Record : 146