cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 146 Documents
PEMBINAAN ETIKA BERPAKAIAN ISLAMI BAGI SISWA SMK IKHLAS JAWILAN KABUPATEN SERANG Solihin Solihin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.805 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i2.416

Abstract

Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ikhlas Jawilan Kabupaten Serang banyak sekali ditemukan permasalahan-permasalahan dalam berpakaian, antara lain. Penggunaan rok pada siswa putri yang tidak sesuai dengan aturan sekolahnya. Misalnya memakai rok diatas Mata kaki, bagi siswa putra celananya dimodel pensil dan terlalu turun. Baju yang digunakan oleh siswa putri juga banyak yang dikecilkan sehingga terlihat seksi dan menonjolkan bentuk badannya, Banyak pula yang bajunya transparan dan yang lebih parah ada juga siswa yang tidak memakai kaos dalam, Tradisi corat-coret seragam sekolah yang setiap kelulusan pasti terjadi, karena rasa kebahagiaan yang mereka rayakan. Tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :untuk memperoleh data tentang  upaya upaya sekolah dalam membina etika berpakaian Islami di SMK Ikhlas Jawilan Kab. Serang . Serta untuk memperoleh data tentang tata cara berpakian dalam perspektif Islam di SMK Ikhlas. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Studi kasus ialah suatu serangkaian kegiatan ilmiah yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam tentang suatu program, peristiwa, dan aktivitas, baik pada tingkat perorangan, sekelompok orang, lembaga, atau organisasi untuk memperoleh pengetahuan mendalam tentang peristiwa tersebut. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang menggunakan kata-kata subjek, baik tulisan maupun lisan. Adapun jenis data yang akan diangkat dalam penelitian ini mencakup data siswa-siswi SMK Ikhlas Jawilan Kab. Serang – Banten.  Penelitian ini membahas tentang  Etika berpakaian Islami bagi siswa SMK Ikhlas sangat dianjurkan . hampir  semua siswa perempuan muslimah menggunakan kerudung. Etika berpakaian islami di SMK Ikhlas telah diterapkan oleh hampir semua siswa. Siswa merealisasikan etika berpakaian Islami tersebut dengan menggunakan pakaian yang sesuai dengan tata aturan  dengan menggunakan pakaian yang tidak ketat. Hal ini karena adanya kesadaran akan rasa aman dan patuhnya siswa terhadap budaya di sekolah. Upaya yang dilakukan disekolah dalam membina etika berpakaian Islami dengan memberikan pengetahuan dan pembinaan pada siswa mampu menambah wawasan dan perbaikan perilaku bagi siswa itu sendiri. Pembinaan dari pihak sekolah yaitu meliputi adanya peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh pihak sekolah berupa SK kepala sekolah tentang tata tertib dan tata krama peserta didik di SMK Ikhlas tahun 2008 dan SK Dirjen Dikdasem Nomor: 226/C/KEP/O/1992 tentang pembinaan kesiswaan.
Pembelajaran Era Digital (Studi di Pondok Pesantren Kun Karima Kabupaten Pandeglang) Asep Fahruroji
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.711 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.532

Abstract

Media pembelajaran di pondok pesantren umumnya menggunakan media yang sangat sederhana, bahkan jauh dari kata maju. Melalui kegiatan pembelajaran ini, materi ajar  dapat sampai kepada dengan baik, bukan hanya sekedar doktrin saja akan tetapi juga dengan pembentukan karakter dan sikap kritis. Yang mempunyai peran penting dalam hal ini adalah aktor yang bernama guru. Peningkatan Kompetensi di berbagai bidang menjadi tuntutan bagi seorang guru saat ini, seiring dengan kompleksitas dari santri. Pondok Pesantren Kun Karima menjadi fokus dalam penelitian ini karena menunjukkan kecenderungan sangat adaptif terhadap perkembangan terkini, terutama pada santri. Akses yang sangat besar terhadap sumber-sumber digital melalui kebiasaan menggunakan smartphone menjadi pemicu loncatan kritisisme santri. Sehingga guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi pembelajaran, tetapi telah tersandingkan dengan sumber-sumber digital. Sehingga masalah yang dapat diajukan adalah "bagaimana iklim pembelajaran  di tengah suasana serba digital? bagaimana kesiapan guru dalam menanggapi animo digital santri? bagaimana dukungan kebijakan pondok dalam konteks pembelajaran era digital?. Penelitian  ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana peneliti menjadi instrumen utama dalam melakukan pengamatan terlibat, wawancara mendalam, dan mengkaji dokumen. Data dianalisis melalui proses reduksi, display, dan verifikasi. Selanjutnya dilakukan member check, trianggulasi, perpanjangan pengamatan dan meningkatkan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan iklim belajar Pendidikan Agama Islam tidak menentu dan tidak kondusif, rendahnya kesiapan guru PAI dalam menghadapi percepatan perkembangan santri, dan kebijakan sekolah belum terumuskan dengan baik dalam kontek pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN ISLAM MAJELIS TAKLIM DI BANTEN Samudi Samudi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.994 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.477

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji, menganalisis dan merumuskan pembaharuan Majelis Taklim yang berkenaan dengan kurikulum, pembelajaran dan tenaga pendidik dan kependidikan. Sampel dan unit analisis dalam penelitian ini yaitu Majelis Taklim Miftahul Ula Bani Idrus Cibadak Lebak Banten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian dasar melalui pendekatan paradigma fenomenologi, dan pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: Pembaharuan Majelis Taklim dipengaruhi oleh faktor pembinaan dari kebijakan pemerintah daerah, akan tetapi terhambat oleh resistensi kultural dari lembaga pendidikan keagamaan Islam Majelis Taklim tersebut, kendati demikian proses pembaharuan berjalan terus dan sudah terjadi pada kurikulum, pembelajaran dan tenaga pendidik dan kependidikan. Adapun bentuk pembaharuan pendidikan pada Majelis Taklim dilakukan pada materi kurikulum, meliputi: tauhid, fiqh, Qur‟an hadits, akhlak dan tafsir, sumber bahan ajar, meliputi: kitab kuning dan buku-buku kajian keIslaman, peraturan pengelolaan proses pembelajaran/pengajian, metode pembelajaran, kriteri penerimaan dan legalitas formal tenaga pendidik dan kependidikan, jumlah dan kelengkapan struktur pengurus Majelis Taklim.
KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU Dewi Wulandari
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.759 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.535

Abstract

A professional teacher must master four competencies,namely: 1. Pedagogic competence is the teacher's ability tomanage student learning. 2. Professional Competence. Thatis the ability of teachers to keep up with the latestdevelopments in science so that the development of science isalways dynamic. 3. Social competence will be seen whether ateacher can work together with the community and otherstudents and teachers. 4. Personality Competence. Thesecompetencies are related to the teacher's personality.Teachers must have noble qualities that can be role modelsfor their studentsSeorang guru yang profesional harus menguasai empatkompetensi, yaitu: 1. Kompetensi pedagogik adalahkemampuan guru mengelola pembelajaran siswa. 2.Kompetensi Profesional. Yaitu kemampuan guru untukmengikuti perkembangan ilmu pengetahuan terkini agarperkembangan ilmu selalu dinamis. 3. Kompetensi sosialakan terlihat apakah seorang guru dapat bekerja sama denganmasyarakat dan siswa serta guru lainnya. 4. KompetensiKepribadian. Kompetensi tersebut berkaitan dengankepribadian guru. Guru harus memiliki sifat luhur yang dapatmenjadi teladan bagi murid-muridnyaKata kunci : kompetensi, profesonalisme guru 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS GOOGLE CLASSROOM Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.073 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.480

Abstract

Proses pembelajaran menggunakan media google classrooom merupakan cara-cara proses pembelajaran yang mudah dengan menggunakan aplikasi google classroom, sehingga hasil yang dilakukan di kelas X TKJ 1 berjalan dengan baik, guna menunjang proses pembelajaran PAI hal tersebut sudah dipersiapkan oleh guru, mulai dari menyiapkan kegiatan rancangan pembelajaran dan media yang digunakan. Serta evaluasi proses dan hasil selama kegiatan pembelajaran sehingga dapat membantu dan mengoptimalkan proses pembelajaran PAI menggunakan media google classroom. Metode dalam penelitian ini adalah: penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian kualitatif studi kasus. Studi kasus dilihat dari yang mempelajarai keadaan serta perkembangan siswa secara mendalam juga lengkap. Studi kasus dilihat dari yang mempelajarai keadaan serta perkembangan siswa secara mendalam juga lengkap. Studi kasus ini dilakukan oleh guru atau pendidik yang bersangkutan untuk memahami siswa sebagai individu dengan lebih mendalam guna membantu perkembangan siswa tersebut kedepannya. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ SMKN 1 angkasbitung.Penggunaan media online berbasis classroom dilaksanakan pada siswa kelas X TKJ SMKN 1 Rangkasbitung. Dalam pelaksanaannya penggunaan media online berbasis classroom sering terkendala oleh beberapa faktor yang sangat krusial, dimana masalah kuota dan jaringan internet menjadi kendala yang paling dominan atas pembelajaran PJJ sangat ini. Pembelajaran menggunakan media online berbasis classroom disatu sisi sangat membantu, karena pembelajaran dilaksanakan secara daring untuk mengantisifasi dampak dari pandemi covid-19. Keefektivan media google classroom dalam pembelajaran PAI di kelas X TKJ SMKN 1 Rangkasbitung, berdasarkan hasil temuan dan tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa sebesar 65% siswa mengikuti pembelajaran secara daring melalui media online google classroom.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING MELALUI METODE AMTSILATI DI PONDOK PESANTREN DAARUSSAADAH Aris Salman Alfarisi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.218 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.481

Abstract

Penelitian ini memuat rumusan masalah yang berisi penerapan metode kitab kuning, Proses penerapan metode amtsilati  dan metode amtsilati di pondok pesantren Darussaadah dapat meningkatkan kemampuan baca kitab santriwati di pondok pesantren Daarussaadah. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Penerapan Metode Baca Kitab Santriwati di Pondok Pesantren Modern Daarussaadah, Untuk Memaparkan Proses Penerapan Metode Amsilati dalam Membaca Kitab Santri di Pondok Pesantren Daarussaadah. Untuk Mendeskripsikan Penerapan Metode Amsilati dapat meningkatkan kemampuan baca kitab santriwati pondok pesantren Daarussaadah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Reaserch) dengan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang langkah-langkahnya adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi, dan menggunakan alat pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, tes dan dokumentasi untuk memperoleh data yang kemudian diolah dan dianalisis hingga diperoleh suatu kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah setelah melaksanakan tahapan-tahapan tersebut dalam 4 siklus maka peneliti mendapatkan rincian peresentase peningkatan kemampuan baca kitab santriwati di Pondok Pesantren Daarussaadah, dimana pelaksanaan Pra Siklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 63 lalu meningkat di Siklus I sebanyak 7% menjadi 70, kembali meningkat pada siklus II sebanyak 3% menjadi 73, pada Siklus III meningkat sebanyak 2% menjadi 75, lalu di Siklus IV nilai rata-rata santri meningkat menjadi 80 dengan kata lain presentase peningkatan pada siklus IV adalah 5%. Jika di di bandingkan nilai rata-rata Pra Siklus yang 63 dengan nilai rata-rata Siklus IV 80 maka presentase peningkatan kemampuan santri adalah 17%.  
KONSEP RAHMATIL ALAMIN DAN IMPLIKASINYA PADA PENDIDIKAN ISLAM Solihin Solihin; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.858 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.487

Abstract

Islam sebagai agama rahmatan lil alamin smengedepankan ajaran yang bersikap damai, santun dan bijaksana sehingga Islam dapat diterima di hati masyarakat. Oleh karena itu, untuk membangun hal tersebut, harmonisasi kerukunan antarumat beragama merupakan pilar kehidupan sosial yang sangat didambakan setiap pemeluk agama. Untuk itu, kehadiran dakwah rahmatan lil alamin secara konseptual sebagai bentuk transformasi sosial Islam berfungsi membentuk karakter sosial Islam yang toleran dan humanis. Spendidikan Islam yang diperlukan berbasis rahmatan lil alamin dengan mengembangkan pendidikan Islam yang diarahkan kepada pengembangan pribadi manusia untuk memperkuat rasa hormat kepada hak asasi manusia dan kebebasan mendasar serta perlunya kemajuan pemahaman, toleransi, dan persahabatan antara bangsa, ras, atau kelompok agama, dan akan memajukan aktivitas Perserikatan Bangsa-bangsa untuk memelihara perdamaian. Tujuan pendidikan harus memanusiakan manusia, kurikulum dirancang bersama guru dan peserta didik, proses belajar mengajar berlangsung secara manusiawi dan menyenangkan; tenaga pendidik yang profesional, hangat, menarik, inspiratif, humoris dan menyenangkan; pelayanan yang adil, manusiawi dan menyenangkan, serta lingkungan yang bersih, tertib, aman, nyaman, dan inspiratif.
KEARIFAN LOKAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Mumu Zainal Mutaqin; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.641 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.488

Abstract

Agama dan adat istiadat pada masyarakat Kabupaten Lebak memiliki kedudukan yang unik dan menemukan bentuk. Hal ini, menunjukkan proses transformasi agama menjadi adat dengan respon yang berbeda-beda. Berbagai pandangan tentang pentingnya toleransi diterapkan dengan baik, sehingga ketegangan dapat berkurang, dan peran Pemerintah sangat intens dalam mensosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya saling menghormati dalam kebhinekaan melalui pemanfaatan institusi sosial. kearifan lokal dimaknai sebagai kebijakan manusia yang bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber daya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.  Jenis penelitian ini menggunakan  kualitatif dengan pendekatan deskriftif analisis dan termasuk kategori studi kepustakaan dimana pelaksanaannya peneliti menggunakan literatur, baik berupa buku, jurnal, catatan, maupun hasil penelitian dari peneliti terdahulu yang mempunyai hubungan atau keterikatan secara langsung maupun tidak langsung dengan pokok bahasan yang menjadi objek utama dalam penelitian. Kajian pustaka bertujuan untuk membantu peneliti dalam memecahkan masalah dan mengungkap teori-teoris sebagai landasan dalam melaksanakan penelitian. Adapun tahapan yang ditempuh dalam pengumpulan data sebagai berikut : pertama menghimpun atau mencari literatur yang berkaitan dengan objek penelitian (buku- buku, koran, jurnal, majalah, diktat, artikel dan dokumen yang relevan. Kedua mengklasifikasi buku berdasarkan content dan jenisnya. Ketiga mengecek/melakukan konfirmasi atau cross check data/teori dari sumber atau dengan sumber lainnya (validasi dan rehabilitasi atau trushworthiness), dalam rangka memperoleh kepercayaan data. (d) Mengelompokan data berdasarkan outline/sistematika penelitian yang telah disiapkan.
DAMPAK SERTIFIKASI TERHADAP KOMPETENSI PEDAGODIK GURU (STUDI PEMETAAN (PK) GPAI ON-LINE TINGKAT SMA/SMK WILAYAH SERANG TIMUR Toton Riyadi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jad.v8i2.539

Abstract

Sertifikasi merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan profesionalismeguru. Artinya jika kompetensi guru baik maka kinerja guru juga akan baik.Sertifikasi tidak boleh dijadikan ajang peningkatan ekonomi, tetapi ajang untukmeningkatkan kompetensi profesional dalam mengajar. Sehingga gurubersertifikat adalah guru yang profesional dalam mendidik siswanya.Permasalahan penelitian ini adalah dampak sertifikasi guru PAI SMA / SMKterhadap kompetensi pedagogik (kajian nilai PK Online). Oleh karena itupenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sertifikasi terhadap pedagogikguru SMA di Wilayah Serang Timur, yang meliputi Pedagogis 1 (pembelajaranmenyakitkan), Pedagogis 2 (model pembelajaran), dan Pedagogis 3 (penilaianpembelajaran). adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian iniadalah guru bersertifikat di Wilayah Serang Timur dan datanya digunakanmelalui dokumentasi data. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwapelaksanaan sertifikasi diikuti oleh guru bersertifikat di wilayah Serang Timuryang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Guru yang telahtersertifikasi baik PNS maupun non PNS yang telah diterima Kementerian Agamadan Kementerian Pendidikan di Wilayah Serang Timur sebanyak 219 orang.Kinerja guru sebelum sertifikasi tidak dapat diukur. Setelah kegiatan pemetaankompetensi guru PAI, terlihat kompetensi guru PAI dan Budi Pekerti di WilayahSerang Timur.
Manusia Ideal Perspektif Pendidikan Islam Solihin Solihin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.298 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i2.548

Abstract

Page 9 of 15 | Total Record : 146