cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 146 Documents
Pembiasaan Perilaku Hidup Sehat melalui Pengelolaan Sarana Kebersihan di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Siti Erma
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.225 KB) | DOI: 10.55171/jad.v5i1.287

Abstract

Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk diantaranya debu, sampah, dan bau. Kebersihan lingkungan sekolah tidak akan berjalan tanpa adanya peraturan khusus tentang kebersihan, jumlah tempat sampah yang terbatas, keadaan sarana kebersihan yang kurang memadai, dan kesadaran orang tua ketika menunggu anak sekolah untuk menjaga kebersihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sarana kebersihan yang ada di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Alhusaini dan Riyadhusshibyan, serta mengentahui bagaimana pemanfaatan sarana kebersihan yang ada di Lembaga Pendidikan Anak usia Dini Alhusaini dan Riyadhusshibyan, dan bagaimana pelaksanaan kebersihan yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Alhusaini dan Riyadhusshibyan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dengan desain metode studi kasus, penelitian studi kasus dimaksudkan untuk mempelajari secara intensive tentang latar belakang masalah keadaan dan posisi suatu peristiwa yang sedangn berlangsung saat ini. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi atau pengamatan adalah alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik gejala-gejala yang diselidiki. Wawancara adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan dengan melakukan Tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan muka, dan dengan arah serta tujuan yang telah ditentukan. Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dsb. Hasil penelitian ini mendeskripsikan tentang sarana kebersihan Di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Di Desa Sudamanik. Sarana kebersihan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Alhusaini hanya terdapat satu tempat sampah, sapu, alat pel, dan kamar mandi belum ada. Sarana kebersihan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Riyadhusshibyan ini terdapat dua tempat sampah, tiga kamar mandi, sapu, alat pel
Konsep Pendidikan Uswatuh Hasanah dalam Al-Quran surat Al-Ahzab Ayat 21-22 (Kajian Tafsir Tahlili) Najamudin Najamudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.514 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i2.240

Abstract

 This research is motivated by various problems related to the concept of Islamic education that must be applied in the Islamic education curriculum material. The concept should be applied as well as possible without any confusion in matters of principle related to educational ideas, both specifically and in general. There is nothing exemplified by the Prophet Muhammad, except good things. Nor is what is forbidden by him except something that is bad and causes disaster for the people, both individual, social and disaster disasters for the lives of all people throughout the earth. Because his presence is a mercy for the universe. Therefore, the purpose of this study is (1) to find out the concept of Islamic education in the Islamic Perspective which is Uswatun Hasanah and (2) to find out how the concept of Uswatun Hasanah Islamic Education in the Qur'an According to Al-Ahzab Letter 21-22. Based on the analysis of the author, it can be seen that according to the Islamic view, the concept of essential Islamic education is summarized in three main things, namely; Ta'lim (teaching science), Ta'dib (Adab Education), and Tarbiyah (universal life values education). Humans are born in this world without having the slightest provision of knowledge, whatever steps are taken by humans in order to facilitate their lives is to have a definite way of life, namely the Qur'an and Al-Hadith which must be applied in the world of Islamic education. This research is a type of qualitative research and is included in the literature study category, with the nature of descriptive-analytical research. Data collection techniques used in this study were observation techniques, documentation studies and literature studies. Furthermore, after the required data is collected then it is analyzed using the deductive-inductive analysis method. The results obtained showed that this study The main source is the letter Al-Ahzab Verse 21-22 using the interpretation method used in this study is the Tafsir Tahlili and its interpretation in the form of Tafsir bi ar-Ra'yi and Adabul Ijtima'i. From the results of this study, the concept of Islamic education in the perspective of the Qur'an Al-Ahzab verse 21-22 gives an image as education that re-applies that the Prophet Muhammad was as good as the example that deserves to be followed and his example deserves to be applied in the concept of education Islam, because its teachings invite others to do good things and forbid evil actions, release the burdens and shackles of life and reach the ultimate access to happiness to live in the world and end..Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai permasalahan yang terkait dengan konsep pendidikan islam yang harus diterapkan dalam materi kurikulum pendidikan islam tersebut. Konsep tersebut seharusnya dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya tanpa adanya kerancuan dalam hal-hal yang prinsip terkait ide-ide pendidikan , baik secara khusus dan secara umum. Tidak ada yang dicontohkan Rasulullah SAW, kecuali hal-hal yang baik. Tidak pula apa yang dilarang olehnya kecuali sesuatu yang buruk dan menimbulkan bencana bagi umat, baik bencana individu, sosial dan bencana bagi kehidupan manusia seluruhnya dipenjuru bumi. Karena kehadiran beliau adalah sebagai rahmat untuk semesta alam. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui konsep pendidikan islam dalam Perspektif Islam yang Uswatun Hasanah dan (2) untuk mengetahui bagaimana konsep Pendidikan islam Uswatun Hasanah dalam Al-Qur’an Menurut Surat Al- Ahzab aayat 21-22. Berdasarkan analisis penulis, dapat diketahui bahwa menurut pandangan Islam, Konsep pendidikan Islam yang hakiki adalah terangkum dalam tiga hal utama yaitu;  Ta’lim ( pengajaran ilmu), Ta’dib ( Pendidikan Adab), dan Tarbiyah (pendidikan nilai-nilai hidup yang bersifat universal). Manusia dilahirkan didunia ini dengan tanpa memiliki bekal ilmu sedikitpun, apapun itu langkah yanng dilakukan manusia guna memperlancar kehidupannya adalah harus memiliki pedoman hidup yang pasti yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadits termasuk didalamnya harus diterapkan dalam dunia pendidikan islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan termasuk kategori studi kepustakaan, dengan sifat penelitian deskriftis-analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik obserpasi, studi dokumentasi dan kajian pustaka. Selanjutnya, setelah data yang dibutuhkan terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deduktif-induktif. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa penelitian ini Sumber utamanya adalah surat Al-Ahzab Ayat 21-22 dengan menggunakan metode tafsir yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tafsir Tahlili dan Tafsirnya berbentuk Tafsir bi ar-Ra’yi serta bercorak Adabul Ijtima’i. Dari hasil penelitian ini bahwa konsep pendidikan Islam dalam perspektif Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 21-22 memberikan gambaran sebagai pendidikan yang kembali menerapkan bahwa Rasulullah SAW adalah ssebaik-sebaik teladan yang patut diikuti dan keteladanan beliau patut untuk diterapkan dalam konsep pendidikan Islam, sebab ajarannya mengajak orang lain untuk melakukan hal-hal yang baik dan melarang perbuatan yang munkar, melepasakan beban dan belenggu kehidupan serta menggapai keseksesan yang berkhir pada kebahagiaan hidup dinunia dan diakhirat.
Implementasi Keluarga Berkualitas dalam Pendidikan Islam di Desa Sangkanmanik Kecamatan Cimarga-Lebak Banten Puji Yulianty
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.766 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.306

Abstract

Penanaman nilai  erat kaitannya dengan pembentukan watak pribadi peserta didik yang menekankan pada dua aspek  yaitu. Pertama aspek pengajaran dan latihan sebagai sarana penyampaian pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat baik bagi pribadi peserta didik maupun masyarakat. Kemudian dalam pendidikan terdapat perintah dan larangan  yang dinyatakan secara jelas dan tegas dalam kitab suci lebih khusus pada dimensi ibadah yang merupakan nilai-nilai yang absolute sedangkan norma-norma kemanusiaan merupakan nilai-nilai yang relative. Pendidikan Islam memiliki tujuan pokok yaitu membentuk pribadi muslim khususnya dengan membentuk keluarga berkualitas yang diwarnai oleh nilai-nilai Islami. Adapun perumusan masalahan yaitu bagaimana pendidikan keluarga dalam islam,bagaimana mewujudkan keluarga berkualitas dan bagaimana nilai nilai pendidikan islam dalam keluarga? Sedangkan tujuan penelitian ini sebagai berikut yaitu untuk memperoleh data tentang pendidikan keluarga dalam islam dan mewujudkan keluarga berkualitas serta nilai nilai pendidikan islam dalam keluarga Serta  Peranan Pendidikan Keluarga dalam Mendidik Anak. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana suatu komunitas atau individu-individu dalam menerima isu tertentu. Metode kualitatif membantu ketersediaan diskripsi yang kaya atas fenomena. Kualitatif mendorong pemahaman atas substansi dari suatu peristiwa. Studi kepustakaan yang dilakukan sebelum melakukan  penelitian bertujuan  untuk pertama menemukan suatu masalah untuk diteliti dalam arti bukti-bukti atau pernyataan bahwa masalah yang akan diteliti itu belum terjawab atau belum terpecahkan secara memuaskan mengenai tujuan, data dan metode, analisa dan hasil. Kedua  mencari informasi yang relevan dengan masalah yang akan diteliti berupa bahan kepustakaan berupa sumber primer  maupun sekunder. Nilai nilai dalam pendidikan islam yang terdapat dalam keluarga berkualitas berupaya untuk mendidik anak agar menjadi anggota masyarakat yang mempunyai kompetensi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Keluarga sebagai lembaga pendidikan yang pertama mempunyai peranan penting dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak. Oleh kerna itu,  dalam mewujudkan keluarga berkualitas terdapat nilai nilai pendidikan sebagai berikut, pendidikan jasmani dan kesehatan, pendidikan akal, pendidikan psikologi dan emosi, pendidikan agama dan spiritual; pendidikan akhlak dan pendidikan social.
Konsep Pendidikan Akhlak dalam Persefektif Al-Quran Surat Al-Luqman Ayat 12-19. Syaefulloh Syaefulloh
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.196 KB) | DOI: 10.55171/jad.v4i2.256

Abstract

 The negative impact of the current globalization is a change that leads to moral crisis, causing a number of complex problems hit this beloved country due to morals, some complex issues of globalization flow with its rapidly evolving technology is a challenge in itself where positive and negative information can be directly accessed in the room. home. actually Islam itself has the concept of a good and ideal strategy, but in practice, due to the Muslims themselves who neglect and abandon the teachings of religion, the concept becomes dull and as if eroded in the face of the challenges of the times. The purpose of this study is to know the values of moral education what is contained in the letter of al-luqman verses 12-19 and to know the application of akhalak education into everyday life. The method used in this study has a type of qualitative research and includes the category of literature study (liberary research) with the research nature descriptive analysis. From this study there are results of an analysis of the values of moral education in the perspective of the letter al-luqman verses 12-19 is that in the verse there are several things that provide messages of moral values, including moral education towards Allah SWT, moral values towards parents, and moral values towards others.Dampak negative dari arus globalisasi yaitu perubahan yang mengarah pada krisis akhlak, sehingga menimbulkan sejumlah permasalahan kompleks melanda negeri tercinta ini akibat akhlak, beberapa permasalahan kompleks arus globalisasi dengan teknologinya yang berkembang pesat merupakan tantangan tersendiri dimana informasi baik positif dan negative dapat langsung diakses dalam kamar.rumah. sebenarnya Islam sendiri mempunyai konsep strategi yang baik dan ideal, akan tetapi dalam prakteknya, dikarenakan umat islam sendiri yang lalai dan meninggalkan ajaran agama, konsep tersebut menjadi tumpul dan seolah terkikis dalam menghadapi tantangan zaman. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak apa saja yang terkandung dalam surat al-luqman ayat 12-19 dan untuk mengetahui penerapan pendidikan akhalak kedalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memiliki jenis penelitian kualitatif dan termasuk katagori studi pustaka (liberary research) dengan sifat penelitian deskriftif analisis. Dari penelitian ini terdapat hasil analisis terhadap nilai-nilai pendidikan akhlak dalam persefektif surat al-luqman ayat 12-19 adalah bahwa dalam ayat tersebut terdapat beberapa hal yang memberikan pesan-pesan nilai akhlak, diantaranya pendidikan akhlak terhadap Allah SWT, nilai-nilai akhlak terhadap orang tua, dan niali-nilai akhlak terhadap sesame.
METODE ILMU PENGETAHUAN EKONOMI ISLAM Soleh Rosyad
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.25 KB) | DOI: 10.55171/jad.v1i1.147

Abstract

Sumber dan ilmu konsep yang berkembang pesat saat ini dengan aspek praktis menciptakan filsuf debat Barat dan filsuf Islam. Karena ini adalah dasar-dasar pengetahuan dan teori pengetahuan bahwa manusia telah memperoleh pijakan substansi. Arus utama epistemologi modern adalah ciptaan dari pemikiran Barat yang memiliki karakteristik pendekatan skeptis, rasional-empiris, mendikotomikan, dan pendekatan terhadap dimensi spiritual. Berbeda dengan epistemologi Islam yang menggunakan metodologi epistemologi penelitian dalam berbagai disiplin ilmu sesuai dengan paradigma tauhid, objektivitas, dan istiqamat. Dengan memeriksa asal (sumber) ekonomi Islam, maka tidak terpisahkan dari metodologi dan validitas ilmiah. Karena Ekonomi Islam (ekonomi Islam) memiliki dasar epistemologis. Ada sejumlah ilmuwan dan pemikir di Barat yang berpegang pada epistemologi hampir mirip dengan epistemologi Islam. Tapi mereka minoritas. Konsep realitas sangat mempengaruhi epistemologi. Bagi sebagian besar ilmuwan dan pemikir dalam peradaban Barat modern, yang diakui sebagai realitas dibatasi untuk apa yang bisa dilihat oleh indra atau yang dapat divalidasi oleh metode empiris
Perkembangan dan Tantangan Transformasi PTAI (IAIN menjadi UIN) Achmad Faisal Hadziq
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.2 KB) | DOI: 10.55171/jad.v7i1.280

Abstract

Latar belakang didirikannya PTAIN ialah Perhatian umat Islam terhadap pendidikan agama Islam semakin tumbuh ketika mengetahui bahwasannya Belanda datang ke Indonesia dengan tujuan gospel, dan juga dalam rangka memenuhi kebutuhan guru agama Islam di Indonesia. Sekolah Tinggi Islam (STI) didirikan dan dibuka secara resmi pada tanggal 8 Juli 1945. Lalu pada tanggal 10 Maret 1948 STI dirubah menjadi Universitas Islam Indonesia dengan empat fakultas yaitu: Fak. Agama, Fak. Hukum, Fak. Ekonomi dan Fak. Pendidikan. Kemudian PTAIN didirikan di Yogyakarta pada bulan september 1951 yang berdasarkan pada peraturan pemerintah No. 34 Tahun 1950, yang ditanda tangani oleh Presiden RI. Sejak pertama didirikan hingga saat ini Sekolah Tinggi Islam telah mengalami banyak perubahan dan juga perkembangan, yang mana perkembangan ini menjadikan Sekolah Tinggi Islam atau Perguruan Tinggi Islam menjadi lebih baik dan mendapat tempat di dalam hati masyarakat Indonesia. Hingga saat ini, jumlah Perguruan Tinggi Islam diseluruh Indonesia sangat banyak. Ada yang berbentuk Sekolah Tinggi Islam Tarbiyah (STIT), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), UIN (Universitas Islam Negeri) dan juga sekolah tinggi swasta. Dalam sejarah perkembangannya yang begitu panjang PTAI kemudian mendapat ruang gerak yang luas sehingga mahasiswa dan alumninya memiliki nilai plus, karena otoritas keagamaan yang ada ditangannya bisa dibumikan dengan menggunakan bahasa yang bisa dipahami oleh publik secara luas, sehingga mahasiswa dan alumni PTAI bisa menjadi pengamat politik, politisi, wartawan cetak dan elektronik, aktivis LSM, bankir, advokat dan lain sebagiannya. Perkembangan dunia pendidikan tinggi Islam dengan perubahan beberapa IAIN menjadi UIN, juga dibukanya prodi-prodi umum di IAIN, memunculkan harapan baru bagi munculnya alternatif paradigmatis pengembangan ilmu sosial di Indonesia. Wacana besar integrasi agama dan ilmu pengetahuan segera muncul sebagai tema sentral pengembangan ilmu sosial di IAIN/UIN
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN KEMAMPUAN PENGUASAAN MATERI DENGAN KINERJA GURU DI KABUPATEN PANDEGLANG Samudi Samudi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.897 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i2.430

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi di antaranya oleh motivasi kerja guru aqidah akhlakyang belum memenuhi harapan semua pihak, guru masih terbatas dalam kemampuanpenguasaan materi bidang studi aqidah akhlak dan kinerja guru masih belum maksimaldalam proses pembelajaran terhadap siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan merumuskan korelasiantara motivasi kerja dan kemampuan penguasaan materi secara bersama-sama dengankinerja guru pada bidang studi aqidah akhlak. Lokasi penelitian ini pada MadrasahTsanawiyah di Kabupaten Pandeglang Banten.Penelitian ini menggunakan metode survey dengan analisis data korelasional.Sampel penelitian ini sebanyak 35 orang guru, sedangkan pengumpulan datanyamenggunakan observasi, wawancara, angket dan tes.Hasil temuan penelitian ini yaitu terdapat korelasi positif dan signifikan antaramotivasi kerja dan kemampuan penguasaan materi secara bersama-sama dengan kinerjaguru dengan koefisien korelasi ganda yaitu sebesar 0,882. Artinya bahwa motivasi kerjadan kemampuan penguasaan materi telah memberikan dukungan positif dan signifikanterhadap kinerja guru.Kesimpulan bahwa semakin tinggi motivasi kerja yang meliputi; tanggung jawab,prestasi, pengembangan diri dan kemandirian dan kemampuan penguasaan materi yangmeliputi kognitif, afektif dan psikomotirik, maka semakin tinggi kinerja guru yangmeliputi; perencanaan dalam pengajaran, pengelolaan kelas, pembelajaran dan evaluasi.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Cetak Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak (Penelitian Tindakan Kelas di MTs Al Hidayah Kelas I Tahun Pelajaran 2013/2014) Ujang Saefudin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.501 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i1.235

Abstract

The educational process is a series of efforts to guide, direct human potential which includes basic abilities and learning abilities, inheritance in everyday life as individuals, social and economic.The purpose of this study aims to obtain data about student learning improvement through learning. Learning to Use Print Media in Aqidah Akhlak Subjects at MTs Al Hidayah. The method in this study uses Classroom research. Proses kependidikan merupakan rangkain usaha membimbing, mengarahkan potensi hidup manusia yang berupa kemampuan-kemampuan dasar dan kemampuan belajar, sehingga terjadilah perubahan di dalam kehidupan peribadinya sebagai makhluk individual, sosial serta dalam hubungannya dengan alam sekitar dimana ia hidup.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Peningkatan Belajar siswa melalui Pendekatan Pembelajaran Penggunaan Media Cetak Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al Hidayah.Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian tindak Kelas.
Sistem Pendidikan Anak Usia Dini di Pedesaan dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Penggunaan Media Kartu Gambar Puji Yulianty
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.269 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i1.301

Abstract

Sistem pendidikan Indonesia  yang telah di bagun dari dulu sampai sekarang ini, teryata masih belum mampu sepenuhnya menjawab kebutuhan dan tantangan global untuk masa yang akan datang, Program pemerataan dan peningkatan kulitas pendidikan yang selama ini menjadi fokus pembinaan masih menjadi masalah yang menonjol dalam dunia pendidikan di Indonesia ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di PAUD Darul Amal Kecamatan Rangkasbitung, Lebak Banten. Untuk memperoleh data dipergunakan instrumen hasil belajar dan instrumen observasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas dengan pelaksanaan tindakan menggunakan model spiral Kemmis dan Mc Taggart, dengan jumlah subjek penelitian anak usia 5-6 tahun dengan jumlah 15 anak. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan jumlah 5 (lima) pertemuan pada setiap siklusnya. Adapun kriteria keberhasilan yang ditentukan oleh peneliti sebesar ≥ 80 % mencapai kriteria penilaian minimal berkembang sesuai harapan (BSH) Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan media kartu gambar mengalami peningkatan yang signifikan. Siswa yang masuk dalam kategori BSB (Berkembang sangat baik) pada pra siklus tidak ada (0%)  dan pada Siklus I naik menjadi 4 anak ( 26,67%), setelah pelaksanaan siklus II naik lagi menjadi 6 anak (40%), dan pada siklus III meningkat menjadi 10 anak (66,67%). Anak yang masuk dalam kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan) pada pra siklus sebanyak 3 orang anak (20%), pada siklus I menjadi 5 anak  (33,33%), setelah pelaksanaan siklus II sebanyak 5 anak (33,33%), dan siklus III menjadi 4 orang anak (26,67). Yang masuk dalam kategori MB (Mulai Berkembang) pada pra siklus 7 anak (46,67%) di siklus I turun menjadi 3 anak (20%), pada siklus II sebanyak 3 anak (20%), dan siklus III menjadi 1 orang anak (6,66%). Sedangkan yang masuk dalam kategori BB (Belum Berkembang) pada pra siklus sebanyak 5 orang anak (33,33%), siklus I sebanyak 3 orang anak (20%), siklus II sebanyak 1 orang anak (6,67%) dan pada siklus III, tidak ada anak yang masuk kategori BB (Belum Berkembang) atau 0%
Pengajaran dan Pendalaman Materi Pelajaran bagi Anak Sekolah di Posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) La Tansa Mashiro di Desa Sukaharja Kecamatan Cikulur Tahun 2016 Tantri Mega Sanjaya
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.238 KB) | DOI: 10.55171/jad.v4i1.251

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) is one of the intraculcular academic activities in the form of real work in community service. The purpose of this study is to reduce the education rate in Sukaharja village and continue to improve the level of education; so that the people of Desa Sukaharja have the motivation, self-confidence and energy to be rich despite the village children; and for better government and better service in community programs for successful implementation of independent villages. The methods in this study are case studies or field research (field studies) which are intended to intensify the background of the problems and actions taken today. In every activity carried out, there are all things related to activities that will, are and have been done all for a program that becomes the main object that is part of several things that can be done and realized well, namely in the field of education. Activities in the field of education can be inferred from those seeking positive responses from formal primary schools. The work program in the field of education there are several things that become the top priority in it, namely the mantra and the deepening of the subject matter for school children. The main program implemented was the private school of children in the village of Sukaharja at the Community Service Center, helping in public schools in the fields of study and activities of Islamic Religious Education in schools. However, paralyzing things that cannot foster awareness and the willingness of education for teenagers and awareness for parents will guarantee the essence and existence of education for them in life in fact. Program work done by keyword researchers, but results when the learners do not succeed. This can be seen in one of the students' achievements at school Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan salah satu kegiatan akademik intrakulikuler dalam bentuk kerja nyata pengabdian di masyarakat, Tujuan penelitian ini adalah agar angka mayoritas pendidikan di desa Sukaharja bisa menurun dan terus meningkatkan taraf pendidikan; agar masyrakat Desa Sukaharja memiliki motivasi, kepercayaan diri dan keterampilan dalam berkaya meskipun anak desa; dan agar pemerintah Desa lebih ber koordinasi dan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat demi keberhasilan pelaksanaan program desa mandiri. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus atau penelitian lapangan (field study) dimaksudkan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang masalah keadaan dan posisi suatu peristiwa yang sedang berlangsung saat ini. Dalam setiap kegiatan yang dilakukan, setidaknya semua hal yang terkait dengan kegiatan yang akan, sedang dan telah dilakukan semuanya mengacu pada sebuah program kerja yang menjadi objek utama yang menjadi kerangka acuan dalam beberapa hal yang bisa dikatakan berhasil dan terealisasi dengan baik, yakni pada bidang pendidikan. Kegiatan dalam bidang pendidikan tersebut dapat disimpulkan dari yang mendapatkan respon positif dari masyarakat khususnya anak-anak yang baru mendapatkan pembelajaran tambahan di luar jam sekolah formalnya. Program kerja dalm bidang pendidikan terdapat beberapa hal yang menjadi prioritas utama didalamnya yaitu pengajaran dan pendalaman materi pelajaran bagi anak sekolah. Program utama yang dilaksanakan adalah penyelenggaraan les private anak-anak desa Sukaharja di Posko KKN, membantu pengajaran di sekolah umum pada bidang ekstrakulikuler dan penambahan kegiatan Pendidikan Agama Islam di sekolah. Akan tetapi, disamping hal tersebut tidak terlepas kendala yang dialami peneliti yaitu tidak mudah menumbuhkan kesadaran dan kemauan pendidikan untuk remajadan kesadaran bagi orang tua akan pentingnya esensi dan eksistensi pendidikan bagi mereka dalam kehidupan secara factual. Secara sederhana pelaksanaan program kerja yang dilaksanakan oleh peneliti dikatakan terlaksana, tetapi hasil evaluasi belum pada penilaian keberhasilan peserta didik. Hal ini bisa dilihat pada salah satunya prestasi siswa di sekolah.

Page 8 of 15 | Total Record : 146