cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 152 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN KEMAMPUAN PENGUASAAN MATERI DENGAN KINERJA GURU Samudi .
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.565 KB) | DOI: 10.55171/jad.v1i2.156

Abstract

The research objective was to analyze the relationship between motivation and the ability to master the material together with the performance of teachers in subjects Aqidah Morals. Correlational study was conducted at the junior secondary school teachers Rangkasbitung Affairs, which consists of 35 people and hypothesis testing performed with using correlation analysis. The results indicate that there is a positive relationship motivation and ability to master the material together with teacher performance.
Pandangan Masyrakat Terhadap Perguruan Tinggi Asrowi Asrowi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.944 KB) | DOI: 10.55171/jad.v5i2.291

Abstract

 Coreresponding Author:Asrowi@gmail.com  Di dalam dinamika kehidupan masyarakat, banyak dijumpai berbagai permasalahan yang terjadi yang menyangkut realitas kehidupan. Permasalahan tersebut antara lain berasal dari pengaruh persepsi masyarakat yang beragam mengenai segala hal yang dihadapinya. Berdasakan hasil observasi yang penulis lakukan, didapatkan sejumlah hasil/informasi yang aktual terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Informasi tersebut berupa berbagai pandangan masyarakat baik positif maupun negatif terhadap lembaga pendidikan, terlebih lagi terhadap perguruan tinggi yang ada di sekitarnya. Sehingga, permasalahan tersebut membutuhkan sejumlah solusi yang bisa menjawab pertanyaan dan meluruskan pemahaman/persepsi masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang ada, khususnya  perguruan tinggi. Di dalam penelitian ini, penulis mengunakan metode penelitian studi kasus yang termasuk ke dalam kategori penelitian kualitatif. Dimana penelitian merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Sehingga dalam praktikknya, penulis menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melakukan wawancara dengan tokoh/anggota masyarakat dan melakukan kegiatan pengamatan/observasi di lingkungan masyarakat
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Bahasa Arab Ilmi Albadiah
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.461 KB) | DOI: 10.55171/jad.v3i1.244

Abstract

This study aims to assess the influence of audio-visual media and learning style of the Arabic language speaking skills. This research was conducted in MTs Daar el-Qolam I 2015/2016 academic year. The method used is an experimental method with 2 x 2 factorial design analysis technique used is the analysis of variance (ANOVA) two lanes. This is indicated by t_hitung ≥ 4.28 T_ (table) the correlation of 2.571 with koefesiensi r_xy = 0.42 (to be between 0.20 to 0.49) this means between variables X and Y correlation being and magnitude audio-visual media influence on Arabic language skills of students amounted to 17.64% by the regression equation Y = 39.043 + -10.63 X  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media audio visual dan gaya belajar terhadap keterampilan berbicara bahasa Arab. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Daar el-Qolam I tahun pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis ragam (Anova) dua jalur. Terdapat hubungan positif dan signifikan pada pengaruh media audio visual dengan kemampuan bahasa Arab siswa kelas VII MTs Daar El-Qolam Gintung Jayanti Tangerang tahun ajaran 2015/2016, artinya pengaruh media audio visual yang baik maka kemampuan bahasa arabnya akan lebih baik pula. Hal ini ditunjukan oleh  4,28 ≥ 2,571 dengan koefesiensi korelasinya sebesar  = 0,42 (berada antara 0,20 – 0,49 ) ini berarti antara variabel X dan Y terdapat korelasi yang sedang dan besarnya pengaruh media audio visual terhadap kemampuan bahasa Arab siswa sebesar 17,64% dengan persamaan regresi  = 39,043 + -10,63X.
NILAI RELIGIUS DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI MTS AR-ROYHAN WARUNGGUNUNG KABUPATEN LEBAK Mumu Zainal Mutaqin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.912 KB) | DOI: 10.55171/jad.v7i2.409

Abstract

Religius merupakan  suatu cara pandang seseorang mengenai agamanya serta bagaimana orang tersebut menggunakan keyakinan agamanya dalam kehidupan sehari hari. Karakter religius identik dengan tingkah laku yang agamis sehingga mengandung nilai-nilai positif. Karenanya karakter religius menjadi modal awal untuk membentuk karakter yang lainnya. Karakter dalam Islam. Yaitu: aspek iman, aspek islam, aspek ikhsan, aspek ilmu, dan aspek amal. Aspek-aspek tersebut diimplementasikan kepada siswa-siswi baik dalam teori maupun  praktik. Karakter religius diberikan di sekolah pada saat  kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Sebagai pendukungnya dilaksanakan kuliah pagi yang diberikan di luar jam pelajaran bisa pada hari minggu pagi. Bagaimana praktik karakter religius dilaksanakan di sekolah yaitu dengan model pembiasaan, bisa harian atau mingguan. Contoh  pembiasaan harian yaitu  3S (Senyum, Sapa, Salam), pembacaan doa Asmaul Husna, dan salat dhuha. Sebagai pendukungnya adalah kegiatan ekstrakurikuler yang berkarakter religius seperti: Qiro’ah dan rebana.  Pendidikan karakter mengandaikan sikap reflektif dalam diri individu dalam menilai menerapkan perkembangan dan pertumbuhan karakternya sendiri.. Namun, penilaian pendidikan karakter harus menyertakan penilaian dari pihak-pihak lain sebagai bagian integral pendidikan sebagai proses objektivitas.Adapun Sub Fokus penelitian ini  yaitu, pemahaman siswa terhadap pendidikan karakter, bimbingan dari guru yang berkarakter, perhatian orang tua tentang pendidikan,  pendidikan agama terutama Pendidikan akhlak. Adapun sub fokus penelitiannya sebagai berikut:  Bagaimana konsep pendidikan karakter di MTs Ar-Royhan Warunggunung? Bagaimana nilai nilai religius di MTs Ar-Royhan Warunggunung? Bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter di Mts Ar-Royhan dalam membentuk kepribadian Siswa?. Berdasarkan Fokus dan Sub Fokus penelitian sebagai berikut: Untuk memperoleh data tentang konsep pendidikan  karakter di MTS Ar-Royhan Warunggunung. Untuk memperoleh data tentang nilai nilai religius di MTS Ar-Royhan. Untuk memperoleh data tentang pelaksanaan pendidikan karakter di Mts Ar-Royhan Dalam Membentuk Kepribadian Siswa.
PENDIDIKAN ANAK PRANATAL MENURUT AJARAN ISLAM Armin Ibnu Rasyim; Halimatus Syadi’yah
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.712 KB) | DOI: 10.55171/jad.v1i1.151

Abstract

This study aims to determine the child's prenatal education in Islam. This research approach or research literature. While writing method using hermeneutic methods results in this study were: 1) prenatal child education in Islam at a psychological aspect to include; establish the prayer, reading the Qur'an, and pray always, in this way will affect the child for worship an Islamic, 2) children prenatal education in Islam at the physical aspects can include: eating a nutritious diet and exercise properly, the way it will affect the growth and development of children well, and 3) children prenatal education in Islam the psychological and emotional aspects can include: noble, attend lectures, choosing a healthy environment and the Islamic, and the dialogue and storytelling, in this way will give a good impact to the growth and development of the child's life, as well as to the level of intelligence and emotional intelligence after birth.
Analisis Perkembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini Di Sekolah Puji Yulianty
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.831 KB) | DOI: 10.55171/jad.v5i1.286

Abstract

Melalui serangkaian kegiatan di kelas diharapakan anak usia dini dapat mengembangkan minat dan sikap terhadap orang lain. Karena tatanan sosial yang sehat akan mampu mengembangkan perkembangan konsep yang positif, keterampilan sosial, dan kesiapan untuk belajar secara formal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pendidik dalam mengembangkan prilaku social anak usia dini di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi yang mana penelitian ini menguraikan dan menafsirkan suatu budaya atau system kelompok social, peneliti menguji kelompok tersebut dan mempelajari pola prilaku, kebiasaan dan cara hidup. Hasil penelitian Setelah Observasi pada Peserta Didik RA Insan tamam, peserta didik cenderung kurang senang apabila guru/pendamping tidak memberi perhatian, semua peserta didikpun tidak senang apabila ada temannya yang menjaili. Semua peserta didik RA Insan Tamam terlihat aktif dalam menjawab pertanyaan dan juga menyimak penjelasan oleh guru/pendamping.Respon peserta didik dalam menyikapi temannya yang bermain-mainpun terbilang hanya beberapa anak saja, ada yang merespon dengan marah ke temannya yang bermain-main, dan sisanya hanya cuek saja.Dalam kegiatan tugas mewarnai dapat dilihat bahwa semua peserta didik begitu senang dan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Beberapa sudah ada yang aktif dalam aktifitas belajar, namun beberapa masih ada yang malu-malu dalam aktifitas belajar
Konsep Pendidikan Islam Menurut Persfektif Ibnu Sina Solihin Solihin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.281 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i2.239

Abstract

The science of Islamic education is an ideal education. Islamic development grows and develops in line with the existence of da'wah. Islamic education continues to change both in terms of curriculum and in terms of Islamic education institutions. science will not progress further without research and renewal. Research efforts have actually been carried out by past scholars, including educational issues. Islamic education, which has always been more visible as an educational practice, and not as a science in the sense of science that has its own discussion structure and research methodology. This is different from the science of education in general whose growth and development is much faster than the science of Islamic education. Various aspects related to education in general, ranging from problems of philosophy of education, curriculum, learning methodology, technology education, to the educational environment. The purpose of this study was to find out the concept of Islamic education in Ibn Sina's perspective. The method in this study is a naturalistic qualitative method, this method used by Karen in accordance with the purpose of the study, namely to describe naturally. The results showed that the full name of Ibn Sina was Abu ‘Al-Husain ibn‘ Abd Allah ibn Hasan ibnu ‘Ali ibn Sina. Ibn Sina was born in Afsyna near Bukhara in 980 AD and died in 1037 AD at the age of 58. His body was buried in Hamadzan. Ibn Sina's theory in education must be directed at the development of all the potential a person has towards his perfect development, namely physical development, intellectual and character Ilmu pendidikan islam adalah pendidikan yang sangat ideal. Perkemabangan islam tumbuh dan berkembang sejalan dengan adanya dakwah. Pendidikan islam terus mengalami perubahan baik dari segi kurikulum maupun dari segi lembaga pendidikan islam. ilmu tidak akan bertambah maju tanpa adanya penelitian dan pembaharuan.upaya penelitian sebenarnya sudah dilakuakan para ulama masa lalu, termasuk masalah pendidikan. Pendidikan islam yang selama ini ada lebih tampak sebagai sebuah praktek pendidikan, dan bukan sebagai ilmu dalam arti ilmu yang memiliki struktur bahasan dan metodologi penelitiannya tersendiri. Hal ini berbeda dengan ilmu pendidikan pada umumnya yang pertumbuhan dan perkembangannya jauh lebih pesat dibandingkan dengan ilmu pendidikan islam. Berbagai aspek yang berkaitan dengan ilmu pendidikan pada umumnya, mulai dari masalah filsafat pendidikan, kurikulum, metodologi pembelajaran, teknologi pendidikan, hingga lingkungan pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pendidikan islam dalam persfektif ibnu Sina. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif naturalistic, metode ini digunakan Karen sesuai dengan maksud penelitian, yakni untuk menggambarkan secara alami. Hasil penelitian didapatkan bahwa Nama lengkap Ibnu Sina adalah Abu ‘Al-Husain ibnu ‘Abd Allah ibn Hasan ibnu ‘Ali ibn Sina. Ibnu Sina dilahirkan di Afsyna dekat Bukhara pada tahun 980 M dan meninggal pada tahun 1037 M dalam usia 58 tahun. Jasadnya dikebumikan di Hamadzan. Teori Ibnu Sina dalam pendidikan harus diarahkan pada perkembangan seluruh potensi yang dimiliki seseorang kea rah perkembangannya yang sempurna, yaitu perkembangan fisik, intelektual dan budi pekerti.
Upaya Kepemerintahan Desa dalam Meningkatkan Budaya Magrib Mengaji Neng siti Julaeha
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.425 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.305

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaimana upaya kepemerintahan dalam meningkatkan magrib mengaji di Desa Girimukti Kecamatan Cimarga. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah, a) Untuk mengetahui upaya kepemerintahaan desa dalam meningkatkan budaya magrib.,b) Untuk Mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung peran kepemerintahan desa dalam meningkatkan budaya magrib mengaji, Penelitian studi kasus akan kurang kedalamannya bilamana hanya dipusatkan pada fase tertentu saja atau salah satu aspek tertentu sebelum memperoleh gambaran umum tentang kasus tersebut. Sebaliknya studi kasus akan kehilangan artinya kalau hanya ditujukan sekedar untuk memperoleh gambaran umum namun tanpa menemukan sesuatu atau beberapa aspek khusus yang perlu dipelajari secara intensif dan mendalam. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu Upaya Kepemerintahan Desa Dalam Meningkatkan Budaya Maghrib Mengaji di Desa Girimukti Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Provinsi Banten adalah Kegiatan maghrib mengaji di desa Girimukti Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak sudah berjalan dengan baik, hal ini berdasarkan observasi dan wawancara langsung ke lapangan yang telah peneliti lakukan bahwa kegiatan maghrib mengaji di desa Girimukti Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak ini telah lama dilakukan dan dilaksanakan atas dasar kemauan dan keinginan masyarakatnya yang ingin anak-anaknya belajar mengaji dan juga agar anak-anaknya memahami tentang bacaan Al-Qur’an dan juga sebagai penambah wawasan pendidikan agama anak-anaknya. Selain itu juga upaya pemerintah desa dalam meningkatkan budaya magrib mengaji mempunyai peran yang penting dimana permerintah desa dengan masyarakat bekerjasama dalam kegiatan magrib mengaji dan dapat dikatakan hampir optimal dan maksimal dalam mendukung budaya magrib mengaji
Peran Pondok Pesantren La Tansa Dalam Meningkatkan Pendidikan Masyarakat Banjar Irigasi Kecamatan Lebakgedong Lebak-Banten Samudi Samudi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.704 KB) | DOI: 10.55171/jad.v4i2.255

Abstract

Pesantren is the oldest Islamic educational institution in Indonesia. He as a community and as an educational institution with a large and wide spread in various parts of the country has given a lot of shares in the formation of religious people. The purpose of this study was to determine the role of the La Tansa Islamic Boarding School in Improving the Education of the Banjar Irigasi Community in Lebakgedong Lebak-Banten District. The method used in this study is to use qualitative research methods with the type of case study method. Based on the results of observations and interviews the Role of La Tansa Islamic Boarding School is an educational institution established to create graduates who have good competence and good character. This makes graduates of the Role of La Tansa Islamic Boarding School ready to serve the community with good religious and general knowledge. The role of the role of Pondok Pesantren La Tansa is by empowering the surrounding community as workers and helping children whose parents are in education, 1) The role of Pondok Pesantren La Tansa is very important in improving public education, especially Banjar irrigation community, 2) With the Pondok Pesantren La Tansa make the mindset of the community about education began to change, which I am interested in education for their children now more important education of their children, 3) With the Pondok Pesantren La Tansa community education Banjar Irrigation the better. While the obstacles faced by Pondok Pesantren La Tansa in improving the education of Banjar irrigation are 1) the lack of interest of the children in the village of Banjar Irrigation to study or study, 2) the low level of Banjar Irrigation community thought about the importance of education, 3) the majority of the Banjar Irrigation community is unable to send their children to school.Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Ia sebagai komunitas dan sebagai lembaga pendidikan yang besar jumlahnya dan luas penyebarannya di berbagai pelosok tanah air telah banyak memberikan saham dalam pembentukan manusia yang relegius. Tujuan Penelitian ini adalah  untuk mengetahui peran Pondok Pesantren La Tansa Dalam Meningkatkan Pendidikan Masyarakat Banjar Irigasi Kecamatan Lebakgedong Lebak-Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis metode studi kasus. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara Peran Pondok Pesantren La Tansa merupakan sebuah lembaga pendidikan yang didirikan untuk menciptakan lulusan yang mempunyai kompetensi yang baik dan berakhlak baik. Hal ini membuat lulusan Peran Pondok Pesantren La Tansa siap mengabdi pada masyarakat dengan bekal ilmu agama maupun umum yang baik. Bentuk-bentuk peranan Peran Pondok Pesantren La Tansa adalah dengan memberdayakan masyarakat sekitar sebagai pekerja dan membantu anak yang orangtuanya dalam hal pendidikan, 1) Peran Pondok Pesantren La Tansa sangatlah peting dalam meningkatkan pendidikan masyarakat, khususnya masyarakat Banjar irigasi, 2) Dengan adanya Pondok Pesantren La Tansa membuat pola pikir masyarakat tentang pendidikan mulai berubah, yang tadinya kurag mementingkan pendidikan bagi anaknya sekarang justru lebih mementingkan pendidikan anaknya, 3) Dengan adanya Pondok Pesantren La Tansa pendidikan masyarakat Banjar Irigasi makin baik. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh Pondok Pesantren La Tansa dalam meningkatkan pendidikan masyarakat Banjar irigasi adalah, 1) Kurangnya minat anak-anak di Desa Banjar Irigasi untuk bersekolah atau menuntut ilmu, 2) Rendahnya pola pikir masyarakat Banjar Irigasi mengenai pentingnya pendidikan, 3) Rendahnya ekonomi mayoritas masyarakat Banjar Irigasi sehingga tidak mampu menyekolahkan anaknya.
Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Moch Husen
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.03 KB) | DOI: 10.55171/jad.v7i1.279

Abstract

Agama Islam sudah memberikan banyak andil, dalam nuansa pendidikan di Indonesia semenjak awal kedatangannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu; Islam memiliki karakter sebagai agama dakwah dan pendidikan; serta pada dasarnya Islam dan pendidikan memiliki fungsi yang saling berkaitan. Seiring dengan berkembangnya zaman, pendidikan Islam juga mengalami berbagai perubahan guna mengikuti perkembangan zaman. Namun tentunya di zaman yang semakin modern ini, pendidikan Islam menghadapi berbagai problem/ permasalahan  yang sukar untuk dihindari. Bagi umat Islam sendiri, era globalisasi dalam arti tukar menukar dan transmisi ilmu pengetahuan, budaya, peradaban, dan sebagainya sebagaimana tersebut di atas, sesungguhnya bukanlah hal baru. Di zaman klasik (abad ke 6-13 M), umat Islam telah membangun hubungan dan komunikasi yang intens dan efektif dengan berbagai pusat peradaban dan ilmu pengetahuan yang ada di dunia. Hasil dari komunikasi ini umat Islam telah mencapai kejayaan bukan hanya dalam bidang ilmu agama saja, namun juga dalam ilmu pengetahuan umum, kebudayaan peradaban, yang warisannya masih dapat dijumpai hingga saat ini seperti di Spanyol dan lain-lain

Page 6 of 16 | Total Record : 152