cover
Contact Name
puryantoro
Contact Email
agribiosjurnal@gmail.com
Phone
+6285258422060
Journal Mail Official
agribiosjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian - Kampus 2 Universitas Abdurachman Saleh Jl. Baluran - Sumberkolak, Situbondo Jawa timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agribios
ISSN : 02150638     EISSN : 27237044     DOI : https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2
AgriBios melingkupi semua aspek dalam disiplin ilmu pertanian yang meliputi: Agribisnis Agronomi Teknologi Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan Teknologi Hasil Pangan
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 2 (2023): November" : 18 Documents clear
UJI PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH PERTANIAN TERHADAP BEBERAPA JENIS TANAMAN SAYURAN DI KECAMATAN BAHOROK Maimunah Siregar; Hanifah Mutia Z.NA; Tomi Tomi; Hadi Fadeli; Juanda Syahfridawani; Alfi Syahrin Siregar
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3645

Abstract

Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai iklim tropis, berpeluang besar bagi pengembangan hortikultura baik untuk tanaman dataran rendah maupun dataran tinggi. Saat ini masyarakat khususnya di Kecamatan Bahorok telah menyadari pentingnya tanaman hortikultura organik karena tanaman organik lebih sehat dan tidak mengandung pestisida dan herbisida. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan produksi tanaman sawi Hijau (Brassica juncea Var. L), tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L), tanaman bunga kol (Brassica oleracea var. botrytis). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non Faktorial. Hasil yang diperoleh pada penelitian pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi sawi hijau berpengaruh tidak nyata atau tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah daun tanaman sawi hijau pada umur 1 MSPT, tetapi berpengaruh sangat nyata pada umur 2,3 dan 4. Pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang tidak nyata atau tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada umur 1 dan 2 minggu setelah tanam. Hasil yang diperoleh pada penelitian pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi bunga kol yaitu pada parameter tinggi tanaman berbeda nyata atau memberikan pengaruh yang signifikan pada umur 1 minggu setelah pindah tanam.
STUDI KOMPARATIF PANEN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN DODOS MEKANIS DAN DODOS MANUAL Yeremia Pandiangan; Azhari Rizal; Syamuddin Harahap
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3665

Abstract

Panen merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengelolaan tanaman kelapa sawit menghasilkan. Selain bahan tanam (bibit) dan pemeliharaan tanaman, panen juga merupakan faktor penting dalam pencapaian produktivitas. Panen adalah pemotongan tandan buah dari pohon sampai dengan pengangkutan ke pabrik yang meliputi kegiatan pemotongan tandan buah matang, pengutipan brondolan, pemotongan pelepah, pengangkutan hasil ke TPH, dan pengangkutan hasil ke pabrik Kelapa Sawit (PKS). Teknologi di industry kelapa sawit terus berkembang dan memberikan dampak pada produktifitas dan efisiensi produksi. Salah satu teknologi yang telah digunakan din perkebunan kelapa sawit adalah dodos mekanis teknologi sangat membantu pekerjaan panen kelapa sawit. Dalam penelitian ini dapat dilihat hasil yang ouput yang didapatkan oleh dodos mekanis sangat tinggi dibanding kan dodos manual tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa biaya yang digunakan dalam penggunaan dodos mekanis ini cukup tinggi dibandingkan dodos manual. Kata kunci: Kelapa Sawit, Panen, Dodos Mekanis, Dodos Manual Abstract Agronomic Management in sugarcane cultivation based on plant categories is divided into two types, namely Plant Cane (PC) and Ratoon Cane (RC). PG Semboro, one of the business units of PT Perkebunan Nusantara XI which is engaged in the sugarcane commodity plantation industry, is planning a RC land expansion program in the next planting period. Therefore, this research was conducted with the aim of knowing the forecasting result or trend result of each sugarcane crop productivity based on plant categories. The data collection uses the company’s secondary data, sugarcane crop productivity data and rainfall data, in PG Semboro 2013-2022. Using this data, the analysis that used is the quadratic trend analysis which has the smallest MAPE value. The result showed that the trend of sugarcane productivity both on PC and RC experienced an increasing trend with an average increase productivity per year in PC was 1.93 tons and in RC was 1.11 tons. Based on these result, the planning of RC land expansion program in PG Semboro can be applied in the next planting period.
ANALISIS KEPUTUSAN PETANI BERUSAHATANI NILAM DI KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA Helviani Helviani; Masitah Masitah; Aan Wilhan Juliatmaja; Suci Ramadani
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3700

Abstract

Patchouli is one of the primary essential oil-producing plants in Indonesia. The oil produced by the patchouli plant is called patchouli oil (patchouli oil), which is used as a raw material in perfume, cosmetics and other industries. In Indonesia, there are several patchouli oil production centres. One is in Polinggona District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Province. To start farming activity, some factors influence farmers in making the farmer's decision to carry out patchouli farming. Decision-making is a process of selecting the best alternative from various alternatives systematically to be followed up as a way to solve problems that occur. This research aims to determine what factors influence farmers' decisions to carry out value farming in Polinggona District, Kolaka Regency. This research method uses a quantitative descriptive method with the help of multiple linear regression data analysis tools. The research sample was determined using the Slovin method. The results of this research state that the land area variable has the most significant influence on farmers' decisions in patchouli farming because it has a calculated t value that is greater than the education variable and the income variable.
PENGARUH KONSENTRASI THIDIAZURON (TDZ) TERHADAP MULTIPLIKASI TUNAS ANGGREK Grammatophyllum sp. SECARA IN VITRO Dewi Eka Prawita Rani; Nurul Avidhah Elhany; Arinda Putri Nur Faisyah
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3465

Abstract

Abstrak Grammatophylum merupakan salah satu genus anggrek yang mulai langka ditemukan di Indonesia. Upaya untuk melestarikan anggrek Grammatophylum yaitu dengan mengembangbiakkannya secara in vitro di laboratorium kultur jaringan. Perbanyakan in vitro dapat menghasilkan individu baru anggrek secara cepat. Penelitian ini menggunakan modifikasi media VW (Vacin and Went) yang merupakan media dasar dalam kultur jaringan anggrek. Media VW dikombinasikan dengan zat pengatur tumbuh (ZPT) yaitu Thidiazuron (TDZ). Thidiazuron (TDZ) merupakan salah satu zat pengatur tumbuh yang dalam konsentrasi rendah dapat memicu perbanyakan tunas, namun menghasilkan tunas kerdil jika digunakan dalam konsentrasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Thidiazuron (TDZ) terhadap multiplikasi tunas anggrek Grammathophyllum sp. secara in vitro, dan menentukan konsentrasi TDZ yang paling optimal untuk multiplikasi tunas tanaman anggrek. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan yaitu : P1=VW (kontrol), P2=VW + TDZ 5ppm, P3=VW + TDZ 10ppm, P4=VW + TDZ 15ppm, P5=VW + TDZ 20ppm. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian TDZ 5ppm mampu menyebabkan banyaknya jumlah tunas yang dihasilkan, dan pemberian TDZ dengan variasi konsentrasi mampu menghambat pertambahan tinggi tanaman. Kata kunci: Grammatophyllum sp., Thidiazuron (TDZ), kultur in vitro Abstract Grammatophylum is a genus of orchid that is threatened with extinction in Indonesia. Grammatophylum preserved by cultivating in a tissue culture laboratory. In vitro propagation can produce new individuals of orchids quickly. This study used modified VW media (Vacin and Went) which is the basic medium for orchid tissue culture. VW media was combined with a growth regulator (ZPT), namely Thidiazuron (TDZ). Thidiazuron (TDZ) is a growth regulator which can trigger shoot multiplication in low concentrations, but produces stunted shoots when used in high concentrations. This study aims to determine the effect of concentrations of growth regulators (ZPT) Thidiazuron (TDZ) on shoot multiplication of Grammatophyllum sp. in vitro, and determine the most optimal TDZ concentration for orchid plant shoot multiplication. This study used a completely randomized design consisting of 5 treatments with 5 replications, namely: P1=VW (control), P2=VW + 5ppm TDZ, P3=VW + 10ppm TDZ, P4=VW + 15ppm TDZ, P5=VW + TDZ 20ppm. The data were analyzed using variance and continued with the DMRT (Duncan Multiple Range Test) with a level of 5%. The results showed that the administration of 5ppm TDZ was able to cause a large number of shoots to be produced, and the administration of TDZ with varying concentrations was able to inhibit the increase in plant height. Keywords: Grammatophyllum sp., Thidiazuron (TDZ), in vitro culture
ANALISIS USAHATANI KOPI ARABIKA RAKYAT DI DESA KAYUMAS KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Dwi Gita Dian Prahara; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3832

Abstract

Kayumas Village, Arjasa District, Situbondo Regency is one of the centers for smallholder Arabica coffee plantations where almost all farmers grow Arabica coffee. However, due to several factors, the income earned by smallholder Arabica coffee farmers is not optimal. The aim of this research is to find out how much farmers' income is and what factors influence the income of Arabica coffee farmers. The data used comes from the identity of the respondent (sample) and a list of questions (questionnaire) given to the Mulya Jaya and Sejahtera farmer groups. The sample used in this research was 60 respondents. The method used to analyze this research is quantitative descriptive. This research uses analysis of income data and multiple linear regression. The results of the research show that the income of smallholder Arabica coffee farmers in Kayumas Village is profitable. Factors that influence the income of smallholder Arabica coffee farmers are labor costs and fertilizer costs.
PENGARUH DOSIS PEREKAT TERHADAP KANDUNGAN NUTRIENT RANSUM AYAM PETELUR BERBENTUK PELET Fadhli Fajri; Fajri Maulana; Bunga Putri Febrina; M. Riswandi
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis perekat terhadap kandungan nutrient ransum ayam petelur berbentuk pelet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu: perlakuan A: ransum tanpa perekat tepung tapioka (kontrol), B: ransum + perekat tepung tapioka 1,5%, C : ransum + perekat tepung tapioka 3,0%, D: ransum + perekat tepung tapioka 4,5% dan E: ransum + perekat tepung tapioka 6,0 %. Peubah yang diamati adalah Kadar Air (%), Protein Kasar (%), Lemak Kasar (%) dan Serat Kasar (%). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan dosis perekat yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap Kadar Air (%) dan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap kandungan Protein Kasar (%), Lemak Kasar (%) dan Serat Kasar (%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah dosis perekat tapioka terbaik pada pembuatan pelet ransum ayam petelur adukan adalah 3% dengan kandungan kadar air 10,29 %, kandungan protein kasar 16,61%, lemak kasar 3,52% dan serat kasar 5,64%.
DINAMIKA RESPON DAN ANALISIS FAKTOR - FAKTOR PETANI BENIH TERUNG UNGU MELAKUKAN ADAPTASI TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN PUGER KABUPATEN JEMBER Damascena, Cindera Rosa
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3683

Abstract

Perubahan iklim yang sedang terjadi dalam beberapa dekade terakhir ditandai dengan bertambahnya masa musim kemarau dan berkurangnya masa musim penghujan. Hal tersebut sangat berdampak pada sektor hortikultura. Masa kemarau yang semakin panjang mengakibatkan kekeringan lahan, sedangkan sektor hortikultur membutuhkan kelembaban dan kecukupan air dalam proses usahataninya. Masa hujan yang semakin pendek mengakibatkan meningkatnya serangan hama dan penyakit tanaman. Usahatani benih terung ungu merupakan salah satu komoditas hortikultur yang sensitif terhadap perubahan iklim. Kecamatan Puger Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah pengembangan usahatani benih terung ungu. Petani benih terung ungu mengalami banyak kerugian dengan menurunnya kualitas dan kuantitas hasil panen akibat dampak perubahan iklim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk ;1) mengetahui dinamika respon petani benih terung ungu dalam melakukan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan ; 2) untuk mengetahui faktor – faktor petani benih terung ungu melakukan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim di Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif. Penelitian ini menggunakan data primer sehingga dalam penggalian data menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert dan regresi logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; 1) Skoring respon petani benih terung ungu melakukan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim tergolong sedang dan 2) Faktor – Faktor yang mempengaruhi keputusan petani benih terung ungu melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim adalah pengalaman usahatani hortikultura, jumlah tanggungan keluarga, jaringan sosial, status kepemilikan lahan dan akses informasi perubahan iklim.
EVALUASI HASIL TREND PRODUKTIVITAS TEBU (Saccharum officinarum L.) BERDASARKAN KATEGORI TANAM DI PG SEMBORO PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI: Lina Atikasari; Hartini Hartini; Syamuddin Harahap
AGRIBIOS Vol 21 No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v21i2.3664

Abstract

Pengelolaan Agronomis pada budidaya tebu berdasarkan kategori tanam terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanam awal atau Plant Cane (PC) dan tanam kepras atau Ratoon Cane (RC). PG Semboro, salah satu unit usaha PT Perkebunan Nusantara XI yang terlibat dalam industri perkebunan komoditi tebu, tengah merencanakan program perluasan lahan budidaya RC pada periode tanam berikutnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui hasil peramalan atau hasil trend produktivitas tebu masing-masing kategori tanam. Pengumpulan data menggunakan data sekunder perusahaan, data produktivitas tebu dan data curah hujan, di PG Semboro tahun 2013-2022. Menggunakan data ini, analisis yang akan digunakan adalah analisis trend kuadratik karena memiliki hasil nilai MAPE terkecil. Hasil menunjukkan bahwa trend produktivitas tebu baik PC maupun RC mengalami kecenderungan atau trend yang meningkat dengan rata-rata peningkatan produktivitas tiap tahun pada tebu PC sebesar 1,93 ton sedangkan pada tebu RC sebesar 1,11 ton. Berdasarkan hasil ini, maka perencanaan program perluasan lahan budidaya RC di PG Semboro dapat diterapkan pada periode tanam berikutnya.

Page 2 of 2 | Total Record : 18