cover
Contact Name
Hadi Nugroho, SKM.,M.Epid
Contact Email
journal.imcbintaro@gmail.com
Phone
+628980385758
Journal Mail Official
journal.imcbintaro@gmail.com
Editorial Address
Komplek RS. IMC Bintaro Jaya Sektor 9, Jalan Raya Jombang No.56, Ciputat - Kota Tangerang Selatan, Banten 12453
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro
ISSN : 24606960     EISSN : 27752410     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel tentang pengetahuan dan informasi riset dan pengembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan, keperawatan, kebidanan, perumahsakitan, dan farmasi. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangan dari civitas akademika STIKes IMC Bintaro dan pihak-pihak lain di bidang pelayanan kesehatan. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke kantor editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan atau editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun.
Articles 202 Documents
HUBUNGAN TINGKAT FUNGSI KOGNITIF DENGAN KEMAMPUAN ADL PADA LANSIA DI POSBINDU RW 007 KELURAHAN BAKTI JAYA Nur Fitra Sintya Rukmana, Nisa; komalasari, oom; Ayu Sri Saraswati, Dewa
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah lansia di seluruh dunia saat ini meningkat setiap tahun, dan pertumbuhan populasi mereka melebihi kelompok usia lainnya. Semakin bertambahnya usia semakin membawa banyak perubahan misalnya, system saraf mengalami perubahan yang menyebabkan penurunan fungsi kognitif. Dampak dari penurunan fungsi kognitif dapat melupakan identitasnya, lupa nama anggota keluarga, dan tidak dapat menyelesaikan kegiatan aktivitas sehari-hari (Activity Daily Livng) yang dapat mempengaruhi produktivitasnya dan kemandirian. Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat fungsi kognitif dengan kemampuan Activity Daily Living (ADL) pada lansia di posbindu rw 007 Kelurahan Bakti Jaya Tangerang Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian adalah lansia yang berusia 60-74 tahun dan sampel sebanyak 36 responden dengan menggunakan teknik quota sampling dengan instrument penelitian menggunakan MMSE dan Indeks Barthel. Hasil penelitian ini menunjukkan 52.8% responden memiliki fungsi kognitif normal dan 58.3% responden memiliki kemampuan Activity Daily Living (ADL) yang mandiri. Analisis data menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai p-value 0,000 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat fungsi kognitif dengan kemampuan Activity Daily Living (ADL) pada lansia di Posbindu Rw 007 Kelurahan Bakti Jaya. Simpulan penelitian ini berdasarkan data yang diperoleh didapati tingkat fungsi kognitif lansia di Posbindu Rw 007 Kelutahan Bakti Jaya Tangerang Selatan dikatakan normal dan kemampuan Activity Daily Living (ADL) yang mandiri. Sarannya bagi lansia lansia untuk meningkatkan fungsi kognitif sehingga dapat mempertahankan kemandirian dalam melakukan Activity Daily Living (ADL)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR DI RUANG RAWAT INAP RS BUAH HATI CIPUTAT MULYANASARI, RINA; Rivani, Beata; Lestari, Puji
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Situation, background, Assessment, and Recommendation atau dikenal SBAR merupakan sebuah teknik komunikasi. SBAR terdiri dari Situation yaitu sebuah pernyataan padat terhadap permasalahan klien, Background meliputi informasi yang relevan dan singkat yang berhubungan dengan situasi, Assessment yaitu apa yang perawat temukan dan pikirkan mengenai analisis dan konsiderasi atas kondisi klien, Recommendation merujuk kepada apa yang perawat lakukan untuk dilakukan atau disarankan selanjutnya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Penerapan Komunikasi SBAR Di Ruang Rawat Inap RS Buah Hati Ciputat. Bentuk penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 91 sampel. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi, sedangkan uji statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Menunjukan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Komunikasi SBAR di Ruang Rawat Inap RS Buah Hati Ciputat dengan P Value 0,000 (OD Ratio 81,125 / CI 95% 15,974 – 411,988), ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Komunikasi SBAR di Ruang Rawat Inap RS Buah Hati Ciputat dengan P Value 0,029 (OD Ratio 3,529 / CI 95% 1,087 – 11,462) dan ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Komunikasi SBAR di RS Buah Hati Ciputat P Value 0,036 (OD Ratio 4,145 / CI 95% 1,011 – 16,999). Saran : Diharapkan hasil penelitian ini menjadi dasar untuk memperbaiki terapan dan menjadikan komunikasi SBAR sebagai salah satu pencegahan terhadap kejadian yang tidak di inginkan sehingga prinsip  pasien safety berjalan dengan tepat.
GAMBARAN FAKTOR FAKTOR RESIKO KEJADIAN PLEBITIS PADA PASIEN DI RUANG PERAWATAN DEWASA AKIBAT TERAPI CAIRAN INTRAVENA DI RS “X “ JAKARTA BARAT Puspita Sari, Retno; Haryati Lubis, Vebry; Purwanti, Heni
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Plebitis merupakan infeksi nosokomial yaitu infeksi yang dialami oleh pasien yang diperoleh saat pasien dirawat di Rumah Sakit diikuti dengan manifestasi klinis yang akan muncul sekurang-kurangnya 3x24 jam. Beberapa faktor yang mempengaruhi diantara lain; faktor kimia, faktor mekanis, Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran faktor – faktor resiko kejadian plebitis pada pasien di ruang perawatan dewasa yang mendapatkan terapi cairan melalui intravena di RS “X “. Metode penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis Rumah Sakit dan lembar observasi. Pengambilan sample dengan teknik simple random sampling didapatkan jumlah sample 92 responden. Hasil penelitian faktor faktor yang mempengaruhi kejadian plebitis yaitu faktor usia (19 tahun sampai 60 tahun 44,6%, >60 tahun 55,4%),jenis cairan (hipertonik 79,3%,Isotonik 20,7%),lokasi pemasangan infus (vena metacarpal dorsalis 43,5%,vena sefalica 40,2%,vena basalica 16,3%),lama pemasangan infus (≤72 jam 81,5%, >72 jam 18,5%),ukuran kanula (vasofik 20 47,8%,vasofik 22 52,2%),jenis obat yang diberikan melalui intravena (antibiotik 94,6%,antidiuretik 1,1%,inotropik 1,1%,analgetik 3,3%).Kesimpulan faktor usia,jenis cairan,lokasi pemasangan infus,lama pemasangan infus,jenis obat yang diberikan melalui intravena mempengaruhi kejadian phlebitis. Diharapkan tenaga medis melakukan prosedur pemasangan infus sesuai standar operasional Rumah Sakit sehingga dapat mencegah terjadinya plebitis.
PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK TEPID SPONGE DALAM MENURUNKAN SUHU TUBUH PADA BALITA DEMAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANTAL KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU Novandri; Widhawati, Riswahyuni; Ernawilis
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita adalah anak yang berumur 0-59 bulan, pada masa ini ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Demam bukan penyakit tapi salah satu gejala adanya suatu penyakit. Demam merupakan tanda klinis suatu penyakit pada anak. Gangguan kesehatan ini sering dihadapi oleh tenaga kesehatan. Secara tradisional, demam diartikan sebagai kenaikan suhu tubuh diatas normal.Jika demam tidak segera diatasi dapat menimbulkan efek yang serius pada anak yaitu dapat menyebabkan dehidrasi dan kejang demam. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran rata–rata suhu balita demam sebelum dan sesudah diberikan teknik tepid sponge pada balita demam di wilayah kerja Puskesmas Bantal Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu tahun 2022 dan untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik tepid sponge dalam menurunkan panas pada balita demam di wilayah kerja Puskesmas Bantal Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian Pre experiment dan desain penelitian yang digunakan adalah one group pre dan post test design dimana pengukuran dilakukan sebanyak 2 kali, sebelum pemberian teknik tepid sponge (01) disebut pre test dan sesudah pemberian teknik tepid sponge dilakukan (02) di sebut post test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang mengalami demam di wilayah kerja Puskesmas Bantal Kecamatan Bantal, Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu dari bulan januari 2021 sampai dengan bulan Desember 2021 yang berjumlah 155 balita dan besar sampel dengan rumus analitis numerik berpasangan adalah 25 balita. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Rata-rata suhu tubuh sebelum balita demam di wilayah kerja Puskesmas Bantal Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Tahun 2022 adalah 38,1°C. Rata-rata suhu tubuh balita sesudah diberikan teknik Tepid Sponge yaitu 36,37°C. Adanya pengaruh pemberian teknik tepid sponge dalam menurunkan suhu tubuh pada balita demam di wilayah kerja Puskesmas Bantal Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu tahun 2022.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG PERAWATAN UMUM RUMAH SAKIT SARI ASIH SANGIANG Setiyadi, Tofik; Haq, Yogie Erlangga; Ceryah Hutasoit, Mey Lys
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan untuk mendapatkan keserasian dan produktifitas kerja yang tinggi serta beban kerja seorang perawat juga harus sesuai dengan kemampuan individu perawat. RS Sakit Sari Sangiang Tangerang memiliki Bed Occupancy Rate (BOR) pada Tahun 2022 tertinggi pada bulan Agustus sebesar 81.08%  dan terendah pada bulan Februari sebesar 71.76. BOR yang di setiap tahunnya mengalami perubahan ini perlu diwaspadai, karena dapat menjadikan beban tersendiri bagi perawat. Semakin berat beban kerja yang diterima oleh perawat, maka semakin buruk kinerja perawat itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di ruang perawatan umum RS Sari Asih Sangiang Kota Tangerang. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan populasi  semua perawat yang bertugas di ruang perawatan umum RS Sari Asih Sangiang Kota Tangerang dan dijadikan sampel sebanyak 70 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat dengan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat memiliki beban kerja berat (75,7%) dan kinerja baik (54.3%) hasil uji chisquare menunjukkan terdapat hubungan yang siginifikan antara beban kerja dengan kinerja perawat (p value : 0.000). Pihak RS agar agar menambah jumlah tenaga kerja dalam jadwal shift kerja tertentu karena perawat merasa beban kerja terlalu berat pada jadwal shift tertentu.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE PADA REMAJA PUTRI Mitaba, Tassa; Suminar, Mira; Fitria Kartikasari, Rizky
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa, pada masa ini terjadi perubahan fisik yang cepat disertai banyak perubahan organ-organ reproduksi. Remaja putri umumnya lebih rentan mengalami infeksi pada organ reproduksi. Di indonesia sendiri, 75% dari 118 juta wanita pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam seumur hidup. Faktor pengetahuan dan dukungan orang tua menjadi salah satu penyebabnya. Hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa dukungan keluarga menjadi faktor yang cukup berpengaruh terhadap kebersihan genital pada remaja putri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kebersihan genital pada remaja putri di SMP Darul Ishlah Kabupaten Tanggerang Tahun 2022. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil : Hasil analisis univariat menunjukan bahwa 51,7% remaja putri memiliki kebersihan genital yang buruk karena sebagian besar remaja masih berusia 13-14 tahun dimana perkembangan daya tangkap dan pola pikirnya masih belum maksimal. Kesimpulan : Hasil analisis bivarial dengan uji chi square juga menunjukan bahwa nilai p value adalah 0,00 atau p<0,005 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara dukunan keluarga dengan kebersihan genital pada remaja putri di SMP Darul Ishlah Kabupaten Tanggerang.
HUBUNGAN RESPON TIME BEL PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP DAMAR RUMAH SAKIT MULYA TANGERANG Tesalonika; suheti
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon time adalah kecepatan dalam menangani klien (Akrian N Tumbuan dkk, 2015:36). Respon time merupakan salah satu indikator dari mutu pelayanan yang ada di suatu rumah sakit. Respon time juga dikategorikan dengan prioritas P1 dengan penanganan 0 menit, P2 dengan penanganan <60 menit. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan sarana, prasarana, sumber daya manusia dan manajemen rumah sakit sesuai standard. Tujuan Penelitian : Diketahuinya Hubungan Respon Time Bel Pemanggil Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Damar Rumah Sakit Mulya Tangerang. Metode Penelitian menguankan cara atau teknik Accidental Sampling. Teknik analisa menggunakan uji Chi- square yaitu uji statistik yang di gunakan untuk menguji signifikasi dua variabel. Hasil Penelitian menunjukan ada hubungan respon time dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap Ruang Damar RS Mulya Tangerang dengan hasil yang signifikan dengan nilai p-valeu yaitu (P=0,000<0,05 dengan nilai OR (95%CI) (7,343-38,986). Saran : Hasil penelitian ini diharapkan para perawat untuk melakukan asuhan keperawatan yang berfokus meningkatkan respon time terhadap pelayanan dan tingkat kepuasan pasien dalam memberikan asuhan keperawatan serta dapat menambah pengalaman untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, serta dapat menjadi informasi atau referensi untuk peneliti selanjutnya.
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Perilaku Jajan Tidak Aman Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di RW 006 Parigi Lama Pondok Aren Tangerang Selatan Pasaribu, Sondang Deri Maulina; Komalasari, Oom; Suheti, Suheti; Amelia Putri, Ristina
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes IMC BINTARO
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63448/n1tjd744

Abstract

Introduction: Snacks are one of the foods favored by children. Children and snacks are two things that cannot be separated. One of the factors of this snack habit can worsen the nutritional state of children. Because children are often wrong and do not really understand in choosing snacks, especially if they are not guided by their parents. The role of parents is very important in the process of forming behavior in their children.The purpose of the study: to determine the "Relationship of the Role of Parents with Unsafe Snacking Behavior in School Age Children in RW 006 Parigi Lama Pondok Aren, South Tangerang. Methods: This research is a type of research in this writing is a descriptive analytic method using a cross sectional approach. Using non probability sampling method with quota sampling technique. The sample of this research is parents who have elementary school children which was held in January 2022 as many as 40 respondents. This study used a questionnaire about the role of parents and snacking behavior. Research Results: Based on the results of the analysis using the Chi-Square test, a p-value of 0.002 was obtained, which means that there is a relationship between the role of parents and unsafe snacking behavior in school-age children in RW 006 Parigi Lama Pondok Aren, South Tangerang. Suggestion: it is hoped that parents can implement healthy eating behavior for school-age children and add insight to parents to pay attention to snack consumption behavior in children in the home and school environment. So that it can minimize the risk of unwanted disease in children in the future and children can distinguish between safe and unsafe foods for consumption.  
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Konstipasi Pada Lansia Di Kelurahan Cipadu Jaya Kota Tangerang Suroso; Sitanggang , Tantri Wenny; Susilawati, Susilawati; Andini, Riska
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes IMC BINTARO
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63448/hyjrpr89

Abstract

ABSTRACT Background: Constipation is a common health problem experienced by humans and affects the well-being and quality of life of patients in clinical practice. This is indicated by one fifth of the population experiencing chronic constipation Research Objectives: To determine the relationship between physical activity and constipation in the elderly in the Cipadu Jaya environment, Tangerang City Methods: This research is a descriptive analytic study with a cross sectional study design. The sample in this study was 32 elderly people living in the Cipadu Jaya Ward, Tangerang City, according to the inclusion criteria. Research Results: The results of statistical tests show that there is a relationship between physical activity and the incidence of respondents' constipation with a p value of less than 0.05, which is 0.023 Suggestion: It is necessary to increase vigilance in elderly patients who suffer from constipation, so that the incidence of recurrent constipation can be avoided.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Konsentrasi Belajar Pada Siswa/I Kelas VII-IX MTS Miftah Assa’adah Di Pondok Aren Kota Tangerang Selatan Rivani, Beata; Nugroho, Hadi; Juliastuti, Dyah; Rosali, Talia
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes IMC BINTARO
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63448/tkca7q42

Abstract

Introduction : Concentration is an important aspect in supporting adolescents to achieve good results. Adolescents who face learning difficulties experience a decrease in concentration during learning which can be caused by sleepiness and fatigue due to lack of sleep. The purpose of research : knowing the relationship between sleep quality and learning concentration in class VII-IX MTs Miftah Assa'adah in Pondok Aren, South Tangerang City Year 2022. Research methods : Quantitative research design with Cross Sectional approach. The sample technique used by the researcher is a statified random sampling technique with a total of 66 respondents. The research instrument was a questionnaire sheet. Analysis of research data using the Chi Squere test. Results of research : based on the results of the study the most know to have poor sleep quality were 43 people (65.2%), the most had low learning concentration, namely 39 people (59.1%). Conclusion : There is a relationship between sleep quality and learning concentration in class VII-IX MTs Miftah Assa'adah in Pondok Aren, South Tangerang City Year 2022 (p-value 0,000 ; OR 13,6). Suggestion : It is hoped that community nurses can motivate adolescents to maintain their quality and sleep patterns in an effort to increase learning concentration. Nurses must also be able to explore the causes of decreased concentration in learning in addition to sleep quality factors.