cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
PERANCANGAN PASAR IKAN DAN SAYUR MODERN DI KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN DENGAN PENDEKATAN NEO-VERNAKULAR TEMA: POST MODERN Aulia Husnul Khatimah; Lalu Mulyadi; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan sebuah tempat atau fasilitas umum yang memfasilitasi kebutuhan manusia yang mempertemukan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli suatu barang maupun jasa. Berdasarkan artikel serta data pribadi kondisi pasar ikan dan sayur di Kabupaten Kotabaru ini sudah tidak layak, fasilitas yang kurang, tatanan yang tidak baik, sirkulasi sampai dengan kebersihan yang kurang baik pada pasar maka dibuat bangunann dengan tujuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kotabaru dari hasil laut maupun hasil perkebunan. Tema yang digunakan untuk pasar ikan dan sayur ini adalah Post Modern dengan pendekatan Neo-Vernakular. Tema ini diterapkan dengan tujuan untuk mendapatkan desain rancangan berupa bangunan dengan hirarki tatanan ruang rumah Banjar dan atap gajah yang disesuaikan dengan fungsi bangunan yang dirancang. Rancangan ini fokus terhadap ketahanan bangunan serta tatanan ruang yang diolah sesuai fungsi bangunan menjadi nyaman dalam jual beli. Perancangan ini menggunakan metode dari menemukan judul dan tema lalu mendapatkan ide rancangan yang menghasilkan rumusan serta tujuan lalu mengumpulkan data primer dan sekunder untuk dapat menganalisa serta membuat konsep rancangan.
STUDY CAFÉ DAN COWORKING SPACE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR ECO TECHNOLOGY Agnes Claretta Diputra; Gaguk Sukowiyono; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study Café dan Coworking Space di Kota Malang adalah tempat yang ideal sebagai alternatif untuk pelajar yang ingin fokus belajar dan para pebisnis yang ingin membangun usaha. Dengan adanya perancangan Study Café dan Coworking Space khususnya di Kota Malang ini bertujuan untuk mewadahi kebutuhan pelajar, freelancer, dan pebisnis yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung esklusif dengan harapan dapat meningkatkan semangat, konsentrasi, efektivitas, dan produktifitas dalam bekerja maupun belajar. Metode perancangan yang digunakan ialah metode desain thingking dimana proses mendesainnya berawal dari pengumpulan informasi data untuk disintesis sampai menjadi inovasi dan ide karya. Desain konsep yang diterapkan yaitu menggunakan pendekatan arsitektur eco technology yang memperhatikan keberlangsungan bangunan dengan lingkungan sekitar yang tampak pada tampilan dan utilitas bangunan. Dengan dibangunnya fungsi bangunan ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari ekonomi Kota Malang yang menghadirkan suasana belajar dan bekerja yang menarik juga nyaman. Dengan demikian hasil perancangan dapat menjadi wadah yang kondusif dengan fasilitas dan lingkungan bagi pengguna bangunan.
SEASIDE GLAMPING RESORT & WEDDING VENUE DI KEK (KAWASAN EKONOMI KHUSUS) MANDALIKA LOMBOK TENGAH TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Lukman Hakim; Gatot Adi Susilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Glamping Resort merupakan inovasi baru di bidang akomodasi dan pariwisata yang sedang marak belakangan ini. Selain menjadi akomodasi tamu atau penonton perlombaan internasional di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mandalika, glamping resort tentunya bisa menjadi pilihan menarik bagi wisatawan lokal atau mancanegara untuk menikmati suasana menginap di tenda atau berkemah dengan fasilitas lengkap dan mewah. Rancangan glamping resort ini juga memiliki fasilitas Weeding Venue yaitu untuk melangsungkan sebuah pernikahan, baik akad, pemberkatan atau resepsi. Proses perancangan Glamping Resort & Weeding Venue berdasarkan isu-isu terkini pada lingkungan tapak dan dilakukan melalui 3 tahap yaitu analisa, skematik desain, dan pengembangan desain. Pendekatan Tema yang digunakan adalah Arsitektur Tropis melalui konsep “tropical tranquillity” yaitu ketenteraman di iklim tropis, untuk memaksimalkan potensi alam tanpa merusak kelestarian lingkungan. Hasil perancangan ini diharapkan memfasilitasi akomodasi wisatawan yang datang ke KEK Mandalika terlebih ke Pulau Lombok.
MUSEUM ARKEOLOGI DI TRENGGALEK TEMA: ARSITEKTUR MODERN Akbar Rohmadhona; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trenggalek merupakan sebuah daerah yang terletak di pesisir daerah pantai selatan di Jawa Timur. Banyaknya penemuan Benda Bersejarah berupa Artefak dan juga banyak ditemukan situs-situs bersejarah berupa candi dan sendang/tempat pemandian di Trenggalek. Namun banyaknya penemuan Arkeologi tersebut tidak didukung dengan tempat untuk menyimpan. Karena itu Pemerintah ingin untuk membagun museum untuk mengumpulkan benda artefak pada satu tempat. Metode yag digunakan adalah metode dari Bryan Lawson yaitu berfikir kreatif yang memiliki lima tahapan, tahapan-tahapan tersebut tidak harus berurutan, dikarenakan cara berfikir setiap individu untuk menghasilkan sebuah ide cukup unik dan berbeda. Perancangan museum didasari oleh arsitektur modern yang akan diterapkan didalam bangunan yang difungsikan untuk menjadi karakter bangunan tersebut. Arsitektur Modern menjadi tantangan bagaimana tema tersebut dapat diaplikasi ke bangunan dengan fungsi Museum. Hasil perancangan yaitu bentuk bangunan persegi panjang dengan olah bentuk yang mempertimbangkan lintasan matahari, kebiasan pengunjung untuk menata ruang, pertimbangan view sudut miring pada bentuk bangunan dengan batasan/dasar dari tema Arsitektur modern. Serta mencoba memecahkan permasalahan pada tapak berupa terpisahnya jalur parkir mobil, motor dan bus agar aman serta tidak menimbulkan kemacetan.
PERANCANGAN KAMPUNG TERAPUNG di PULAU BUNGIN NTB TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Rahmat Febriansyah; Lalu Mulyadi; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya lahan ditambah dengan kondisi padat penduduk di pulau bungin menjadi tantangan masyarakat khususnya dalam pembangunan hunian, disisi lain kondisi lingkungan sekitar pulau mulai tercemar akibat aktifitas manusia didalamnya sehingga mengharuskan masyarakat pulau bungin diharuskan beradaptasi dengan perubahan lingkungan tersebut, sehingga dibutuhkan suatu rancangan permukiman baru yang menerapkan konsep berkelanjutan. Kampung terapung merupakan permukiman terapung dengan sarana dan prasarana serta utilitas yang ada didalamnya. Perancangan ini bertujuan untuk memberi alternatif rancangan perkampungan baru dengan tipologi terapung yang mampu merespon lingkungan. Menerapkan tema arsitektur berkelanjutan yang memiliki memiliki tiga tujuan utama yaitu keberlanjutan ekonomi, sosial dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam merancang dimulai dari pemahaman obyek, pengumpulan data, analisis serta tahap konsep. Bentuk, tata ruang dan struktur bangunan merupakan representasi dari bangunan sekitar dengan penataan lanskap serta utilitas yang berusaha untuk meminimalkan kerusakan lingkungan. Dengan demikian rancangan ini diharapkan mampu mendukung konsep pembangunan berkelanjutan dengan membentuk kebiasaan baru bangunan dan penggunanya yang tanggap terhadap lingkungannya.
DESA EDU WISATA SUMBEREJO TEMA: ARSITEKTUR ORGANIK MODERN Farida Novia; Debby Budi Susanti; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Batu, Jawa Timur terletak pada bagian timur Pulau Jawa yang mempunyai keunggulan diberbagai bidang seperti pariwisata, perkebunan dan pertanian. Potensi ini berasal dari kekayaan wisata, pertanian, perbukitan, serta panorama pegunungan. Pemerintah daerah melihat potensi ini sebagai peluang untuk menjadikan Kota Batu sebagai kawasan Agropolitan. Desa Sumberejo merupakan salah satu desa yang sedang dikembangkan. Potensi yang dimiliki desa ini yaitu berupa pertanian hortikultura seperti brokoli, seledri, selada, mawar, krisan, tanaman herbal dan sebagainya. Metode yang diaplikasikan ialah metode perancangan arsitektur yang menerapkan tema Arsitektur Organik Modern, merupakan tema yang menyerasikan keseimbangan keperluan alam dengan manusia yang ada di bumi dan mengutamakan unsur kebersihan, kenyamanan, ketenangan, dan alami. Dengan mengusung tema Arsitektur Organik Modern, kawasan desa edu wisata ini bukan hanya akan menjadi seperti hidup kembali, tetapi juga bisa menjadi destinasi wisata yang menarik dan unik untuk pengunjung. Dengan demikian, diharapkan fasilitas ini dapat memberikan solusi inovatif atas permasalahan yang dihadapi desa serta dapat mewujudkan pengembangan wisata edukasi organik modern berbasis agrowisata dengan dilengkapi fasilitas edukasi dan rekreasi.
CREATIVE HUB DAN FASILITAS INKUBATOR DI KOTA PASURUAN TEMA: ARSITEKTUR MODERN Nico Firmansyah; Suryo Tri Harjanto; Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas yang menunjang pelaku ekonomi kreatif di Kota Pasuruan sampai saat ini belum tersedia. Padahal, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang dapat meningkatkan perekonomian Kota. Perancangan Creative Hub dan Fasilitas Inkubator di Kota Pasuruan ini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi guna mengatasi isu tersebut. Creative Hub dan Fasilitas Inkubator ini akan memberikan fasilitas – fasilitas yang dapat membantu para pegiat ekonomi kreatif untuk mematangkan ide mereka sehingga ide mereka dapat menjadi sebuah produk inovatif. Pemilihan Arsitektur Modern sebagai tema pada perancangan bangunan ini dikarenakan banyaknya ruang dan kegiatan yang berbeda sehingga membutuhkan ruang yang baik dan fungsional. Pemilihan lokasi berada di zona perdagangan, jasa dan perkantoran dimana lokasi tersebut berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau oleh pelaku ekonomi kreatif di Kota Pasuruan. Dengan demikian diharapkan perancangan Creative Hub dan Fasilitas Inkubator ini dapat menunjang para pelaku ekonomi kreatif di Kota Pasuruan.
CREATIVE HUB DAN FASILITAS INKUBASI BISNIS RAMAH DISABILITAS TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Ratih Puspita Sukmawati; Suryo Tri Harjanto; Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas yang mengutamakan kepentingan penyandang disabilitas di Kota Probolinggo sampai saat ini masih belum tersedia, akibatnya banyak potensi yang dimiliki oleh penyandang disabilitas tidak dapat dikembangkan secara optimal. Dengan diadakannya suatu wadah maupun tempat bagi penyandang disabilitas, menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki baik bakat, minat, maupun kreativitas. Melalui pendekatan tema Arsitektur Perilaku, diharapkan bangunan yang dirancang ini dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan lingkungannya. Dimana penyandang disabilitas rentan terhadap suara dan mudah bosan sehingga diciptakan ruangan yang memiliki banyak bukaan. Metode yang digunakan untuk merancang bangunan ini melalui proses pengumpulan data, baik itu berasal dari Buku, Jurnal, maupun Peraturan Daerah yang ditetapkan. Untuk menjawab permasalahan yang ada maka rancangan bangunan ini akan diberikan beberapa kemudahan bagi penyandang disabilitas berupa guiding dan warning block, jalur khusus kursi roda dan juga rambu jalan. Tak hanya itu, Creative Hub yang akan dirancang ini memiliki fasilitas edukasi, pameran dan juga area co-working sebagai bentuk pengembangan kegiatan para penggunanya.
PERANCANGAN MALANG BIKE CENTER DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR TROPIS KONTEMPORER M. Fadhillah Aditya P.; Bayu Teguh Ujianto; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang memiliki beberapa problematika diantaranya ketidakefektifan penggunaan Ruang Terbuka Hijau akibat banyaknya masyarakat yang tidak sadar dengan adanya RTH sebagai ruang yang sangat bermanfaat. Selain itu, ditambah lagi dengan adanya pandemi COVID-19 ini justru memunculkan tren positif dikalangan masyarakat Kota Malang yaitu bersepeda. Beberapa isu tersebut melahirhan ide perancangan Malang Bike Center yang dimana dapat mewadahi penggemar sepeda dan Dengan perancangan bertema Arsitektur Tropis Kontemporer diharapkan bisa lebih diterima masyarakat karena tema ini bisa lebih kontekstual dengan sekitar tapak. Metode perancangan yang diterapkan adalah mixed-method yang dimana menggunakan kombinasi dua jenis metode penelitian yaitu secara kuantitatif dan kualitatif. Dengan adanya latar belakang inilah, Malang Bike Center diharapkan bisa menjadi sebuah perancangan yang mampu memfasilitasi kebutuhan penggiat sepeda dan tidak menutup kemungkinan pula bisa memfasilitasi khalayak umum.
PERANCANGAN REST AREA DAN PUSAT OLEH-OLEH AMPELDENTO TEMA: ARSITEKTUR HI-TECH Mochammad Saiful Azhar; Gaguk Sukowiyono; Amar Rizqi Afdholy
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampeldento merupakan desa yang berada di Pakis Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki lokasi yang strategis, sering dilalui banyak kendaraan, terdapat juga dua gerbang tol yang mengampit lokasi ini dengan jangkauan yang cukup dekat. Fenomena lain yang berkembang, tentang banyaknya penduduk yang membuat lapak dipinggir jalan, dan juga belum adanya tempat untuk menaampung UMKM desa. Selain itu, terdapat juga permasalahan pada lokasi yang berada dibekas tanah persawahan, dan ketika hujan luapan sungai sering turun kelokasi ini. Terkait dengan fenomene tersebut, ide perancangan rest area dan pusat oleh-oleh merupakan solusi yang dapat diterapkan untuk memfasilitasi pengendara dan UMKM desa. Pendekatan dengan penggunaan tema rancangan Arsitektur Hi-Tech, diharapkan dapat mendukung rest area dan menjadi solusi dari permasalah terkait karakteristik lahan, dengan teknologi bangunannya. Metode perancangan yang diterapkan pada rancangan ini yaitu observasi melalui literatur serta melakukan survey lapangan. Dengan demikian rancangan ini dapat menjadi point of iterst dari Kawasan sekitar, dapat menampung UMKM, memfasilitasi pengendara, dan mengatasi permasalahan pada tapak.