cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
CREATIVE HUB DAN FASILITAS INKUBATOR BISNIS DI KAB. JEMBER TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Ahmad Sulton Royan; Suryo Tri Harjanto; M. Nelza Mulki Iqbal
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative Hub dan Fasilitas Inkubator Bisnis merupakan suatu wadah untuk menciptakan ekosistem belajar dengan berbagai disiplin yang saling berkolaborasi untuk menciptakan gagasan kreatif serta menciptakan entrepreneurs baru sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Creative Hub dan Fasilitas Inkubator Bisnis ini juga sebagai respon untuk mengembalikan perekonomian sekala nasional maupun daerah setelah terjadinya pandemi dimana menyebabkan terjadinya penurunan yang sangat drastis pada aspek ekonomi hingga terjadi peningkatan angka pengangguran. Adapun Kabupaten Jember menurut data statistik BPS Kabupaten Jember 2020 meningkat cukup tinggi sehingga dengan adanya rancangan ini, dapat menjadi solusi mengurangi pengangguran di Kabupaten Jember. Metodelogi pada rancangan ini yaitu meliputi pengumpulan data objek rancangan dan tema, analisis, skematik konsep, dan drawing. Dan tema yang diterapkan pada rancangan ini adalah arsitektur berkelanjutan dengan harapan dapat menjadi bangunan yang peduli akan lingkungan dan dapat berkelanjutan hingga generasi mendatang. Adapun hasil akhir dari perancangan Creative Hub dan Fasilitas Inkubator Bisnis ini dapat menjadi titik kumpul masyarakat untuk menumbuhkan ekosistem belajar dan berbisnis dengan bangunan berkonsepkan yang ramah lingkungan dan ramah bagi disabilitas.
PERANCANGAN PERUMAHAN UNTUK MILENIAL DI KABUPATEN MALANG DENGAN KONSEP RAMAH PANDEMI TEMA: ARSITEKTUR POST-MODERN Rifai Rezaena Nur Faizi; Suryo Tri Harjanto; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang berfungsi sebagai tempat berlindung dan beristirahat. Sekumpulan rumah yang berkelompok dan menjadi satu kawasan dinamakan perumahan. Perancangan ini timbul karena adanya sebuah virus Covid-19 yang menginfeksi seluruh dunia. Tujuan dari rancangan ini untuk menciptakan hunian yang ramah pandemi serta target pasarnya kaum milenial. Metode perancangan yang digunakan ialah mencari peluang, mengumpulkan data, melakukan analisa berdasarkan peraturan pemerintahan yang ada, dan melakukan pengonsepan. Dengan munculnya virus baru pada suatu kawasan, maka terciptalah sebuah gagasan merancang perumahan ramah pandemi dengan pendekatan Arsitektur Post-Modern. Pada permasalahan penanggulangan pandemi terciptalah sebuah ruang isolasi, area komunal, wastafel dan box kesehatan, serta konsep penghawaan. Untuk tanggapan dari kaum milenial adalah rumah dengan fitur smarthome dan membuat fasilitas umum berdasarkan karakteristik kaum milenial.
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI KOTA SAMARINDA TEMA: ECO FRIENDLY Farhan Abidin; Gatot Adi Susilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Samarinda memiliki perkembangan yang cukup pesat dengan semakin banyaknya pembangunan dan juga peningkatan sumber daya manusia, hal ini membuat populasi penduduk semakin bertambah dan juga kebutuhan akan fasilitas juga meningkat salah satunya adalah fasilitas Kesehatan. Kota Samarinda tercatat hanya memiliki satu Rumah sakit khusus Ibu dan Anak, maka dapat dikatakan masih kurangnya fasilitas Kesehatan dan juga dengan naiknya angka kematian bagi Ibu hamil dan juga anak-anak di Indonesia. Metode pearncangan yang digunankan dalam perancangan ini berasal dari isu dan penyusunan data yang kemudian data diolah dengan menggunakan pendekatan konsep Arsitektur Eco Friendly yang akan diterapkan pada rumah sakit ini, dimana konsep ini diharapkan dapat menekankan dan meminimalisir penggunaan energi selain itu juga memanfaatkan penggunaan material yang ramah lingkungan pada bangunan dan meningkatkan kenyamanan penguna dengan desain dan penataan ruang yang tepat agar dapat mengurangi tingkat strees tehadap pengguna khususnya untuk anak-anak, ibu hamil dan setelah kelahiran. Rumah Sakit Ibu dan Anak ini menghasilkan konsep rancangan dengan tema Eco Friendly yang dapat memberikan kenyamanan dengan penerapan skylight sebagai aspek pencahayaan, pengguaan solar panel dan pemanfaatan air hujan sebagai aspek hemat energi, penataan ruang dan bangunan yang Sustainable dengan memaksimalkan potensi lingkungan agar desain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya Ibu dan Anak di kota Samarinda.
DESA EDUWISATA SUMBEREJO KOTA BATU TEMA: SUSTAINABLE ARCHITECTURE Maksimilianus Jata; Debby Budi Susanti; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mewujudkan kota wisata agropolitan pemerintahan Kota Batu bekerja sama dengan desa yang terdapat potensi wisata pertanian seperti desa Sumberejo. namun, terdapat beberapa permasalahan pada tapak seperti kurangnya citra desa sebagai desa wisata, adanya limbah sayur akibat overstock serta kurangnya minat petani terhadap sayuran organik. Oleh karenan itu perlu adanya solusi yang memanfaatkan potensi pertanian yang dapat meningkatkan citra desa wisata yang tetap mempertahankan keselarasan dengan lingkungan sekitar dan pemanfaatan lahan. sehingga, dengan pendekatan tema sustainable architecture merupakan Langkah untuk mewujudkan desain yang teritegrasi dengan lingkungan sekitar, keadaan sosial masyarakat serta peningkatan ekonomi. Wujud implementasi tema terhadap permasalahan pada tapak dapat di lihat melalui adanya fasilitas wisata petik berupa green house, kemudian bangunan pengolahan sayur kemas dan dilanjutkan dengan pengolahan limbah sayur menjadi pupuk poc serta beberapa fasilitas lain yang dapat mewujudkan desa wisata yang dapat memberikan pengalam belajar kepada pengunjung.
MUSEUM ARKEOLOGI DI KOTA MADIUN TEMA: ARSITEKTUR MODERN Achmad Nurali; Breeze Maringka; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi masyarakat terhadap museum, hingga kini, masih jauh dari harapan, artinya: hanya sedikit sekali orang yang tahu dan ingin memahami bahwa museum bermanfaat bagi dunia pendidikan dan rekreasi. Masyarakat umum melihat museum tidak lebih dari gudang tempat penyimpanan barang tua dengan suasana ruangan yang menyeramkan. Untuk mengubah persepsi masyarakat tentang museum merupakan tempat yang kuno, maka diperlukannya pembaruan terhadap konsep museum menjadi modern. Arsitektur modern merupakan suatu bangunan dengan gaya yang mengutamakan kesederhanaan bentuk dan menghapus segala ornamen. Menerapkan prinsip arsitektur modern menjadi bangunan fungsional dan efisiensi. Fungsional yang artinya bangunan tersebut harus mewadahi aktifitas pengunjung dan efisiensi harus mampu diterapkan ke berbagai hal seperti efisiensi biaya, efisiensi waktu pengerjaan dan aspek free maintenance pada museum. Museum Arkeologi yang berisi benda-benda penginggalan sejarah akan dikemas secara modern dalam segi interior dan exsterior untuk membuat suatu kebiasaan baru pada pengunjung agar lebih tertarik pada museum. Pemaduan Museum Arkeologi dengan tema arsitektur modern, yang diharapkan dapat membuat pengunjung tertarik dan dapat juga menjadi bangunan yang memiliki ciri khas.
PERANCANGAN RESTAREA DAN COTTAGE DI DESA TUMPAKREJO TEMA: ARSITEKTUR BRUTALISME Satria Aditya Perkasa; Gaguk Sukowiyono; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tumpakrejo yang berdekatan dengan Jalur Lintas Selatan yang berfungsi sebagai jalur wisata dan berdekatan dengan pantai Wonogoro. Adanya keinginan dari pemerintah Desa Tumpakrejo untuk memiliki sebuah fasilitastas umum, yaitu Restarea dan Cottage. Rencana lokasi pembangunan berada dipinggir Jalur Lintas Selatan, dengan maksud untuk untuk memberikan fasilitas kepada pengendara dan wisatawan yang akan berkunjung Desa Tumpakrejo. Lokasi tapak dikelilingi hutan dan bukit yang dapat menjadi potensi dalam perancangan bangunan. Tema yang digunakan yaitu, Arsitektur Brutalisme menjadikan landamark pada kawasan tersebut namun masih memenuhi fasilitas untuk pengendara dan wisatawan. Metode yang digunakan dalam perancangan ini, diawalai dari perumusan masalah yang selanjutnya dianalisa kemudian mendapatkan sebuah konsep yang nantinya akan mendai desain dari bangunan rest area dan cottage. Ciri khas pada rancangan yaitu fasad yang berbentuk setengah lingkaran yang memanjang yang berulang-ulang dengan eksterior semen exposed dan juga banyak fasilitas yang dapat memenuhi wisatawan dan pengendara seperti toilet umum, UMKM, Masjid, Café & Restoran, Cottage,dll.
Gedung Pendidikan Seni Kota Tarakan Kalimantan Utara Tema: Arsitektur Modern Batari Kharisma Lubis; Gatot Adi Susilo; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Tarakan dalam meningkatkan mutu Pendidikan menginginkan adanya penambahan Gedung Pendidikan. Pembangunan Gedung ini selain untuk meningkatkan mutu pelajar di bidang akademik juga untuk meningkatkan pendidikan di bidang non akademik. Selain itu terdapat pula isu akan diadakannya Iraw Tengkayu secara Rutin setiap tahunnya. Perayaan adat ini banyak menarik siswa-siswi untuk belajar kesenian. Dari Fenomenan yang terjadi di Kota Tarakan, diperlukan adanya Gedung pendidkan seni yang dapat mewadahi kegiatan-kegiatan non-formal. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan Gedung ini menggunakan 4 tahapan yaitu, pengumpulan data, analisis, Konsep dan kemudian mendapatkan sebuah hasil akhir sebuah desain dari Gedung kesenian. Tema yang digunakan pada perancangan ini yaitu Arsitektur Modern dengan penerapan Form Follows Function pada bangunannya. Gedung Ini nantinya akan memiliki beberapa fasilitas yaitu, studio fotografi, studio Lukis, studio music, studio tari, teater dan galeri Lukis serta fotografi. Dari fasilitas tersebut diharapkan dapat mewadahi kegiatan kesenian di Kota Tarakan.
REST AREA DAN PUSAT WISATA BELANJA UMKM TEMA: ARSITEKTUR MODERN Pontivex Kurnia Adi Prabawa; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jl. Raya Ampeldento dan Desa Ampeldento merupakan area yang dilalui oleh lajur jalan tol Pandaan Malang. Ditambah lagi dengan adanya pintu gerbang dan exit tol yang aksesnya melalui Jl.Raya Ampeldento sehingga cukup banyak kendaraan yang melintasi daerah ini. Bila membahas tentang lahan profit, area sekitar lajur Jl.Raya Ampeldento memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi bagi Desa Ampeldento, sehingga beberapa warga yang berjualan makanan/minuman bahkan produk UMKM pada area sekitar jalan tersebut. Untuk mengatasi berbagai kebutuhan para pengguna Jl. raya ampeldento serta menampung UMKM masyarakat setempat maka diperlukan adanya perancangan kebutuhan prasarana jalan salah satunya Rest Area dan Pusat Belanja UMKM. Perancangan Rest Area pada jurnal ini menerapkan tema arsitektur modern. Pemilihan Arsitektur Modern pada perancangan bangunan ini dikarenakan banyaknya kegiatan yang berbeda sehingga membutuhkan ruang yang baik dan fungsional. Dikarenakan letak lahan yang berdekatan dengan jalan raya, maka lahan perancangan juga dirancang agar mampu menahan perningkatan pemanasan global dari bangunan serta lingkungan disekitarnya. Metode perancangan yang digunakan adalah survey lapangan secara langsung serta observasi melalui literatur.
PERANCANGAN REST AREA DAN COTTAGE DI TUMPAKREJO KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Muhammad Ikhsan Nuji Triono; Debby Budi Susanti; Amar Rizqi Afdholy
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tumpakrejo merupakan wilayah di Kecamatan Gedangan. Desa Tumpakrejo terbagi dari beberapa wilayah yang digunakan sebagai pemukiman, fasilitas umum, kegiatan ekonomi, lahan produktif (sawah), lahan kering, hutan negara, hutan rakyat, sumber air dan lain sebagainya. Secara geografis, Desa Tumpakrejo memiliki jarak yang dekat dengan Jalur Lintas Selatan. Wisata yang berada di wilayah Desa Tumpakrejo yakni Pantai Wonogoro dapat menjadi kesempatan untuk membangun sebuah tempat istirahat bagi wisatawan di Jalur Lintas Selatan, selain bertujuan sebagai tempat istirahat wisatawan dapat digunakan sebagai wadah bagi masyarakat untuk membangun Usaha Mikro Kecil Menengah yang ditampung dalam tempat berkumpulnya wisatawan. Dengan adanya hal tersebut akan membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Desain arsitektur yang digunakan pada Rest Area & Cottage di Desa Tumpakrejo Kabupaten Malang melalui tahapan analisis tapak. Selain itu, metode desain juga menerapkan tema arsitektur modern. Dengan begitu desain tidak hanya berdasarkan estetika akan tetapi juga berdasarkan fungsinya. Tema yang diterapkan pada bangunan yaitu arsitektur modern. Sehingga dalam perancangan Rest Area dan Cottage ini menghasilkan fasilitas rest area dan cottage yang dapat meningkatkan daya tarik wisatawan sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
PERANCANGAN RUSUN DENGAN FASILITAS KESEHATAN UNTUK KARANTINA DI KOTA SURABAYA TEMA: GREEN ARSITEKTUR Herculanus Livenno Diwataru; Bayu Teguh Ujianto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Data JHU CSSE COVID-19 Kota Surabaya memiliki tingkat penyebaran Virus Covid-19 yang cukup tinggi hingga tempat untuk fasilitas karantina tidak dapat menampung banyaknya pasien yang terinfeksi virus Covid-19. Sebagai alternatif untuk memenuhi tempat karantina banyak tempat-tempat seperti hotel, apartemen, dan juga rumah susun di jadikan tempat untuk karantina sementara selama Covid-19. Kota Surabaya sendiri merupakan kota besar dengan penduduk yang padat. Karena hal ini dibutuhkannya tempat dimana bisa menampung orang-orang yang membutuhkan tempat karantina sekaligus memberikan tempat hunian untuk warga Surabaya yang padat penduduk. Dengan adanya Rumah Susun yang di fasilitasi dengan tempat karantina akan membantu untuk masalah hunian sekaligus masalah pandemi yang melanda. Metode yang digunakan untuk perancangan rumas susun ialah dengan pengumpulan data yang berbasis dari Peraturan Pemerintah dan literatur yang mendukung perancangan. Dengan perancangan rumah susun ini diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat dan pembaca dalam pembangunan rumah susun dengan fasilitas kesehatan karantina di Kota Surabaya.