cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
CONVENTION AND EXHIBITION CENTER DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Wisnu Adhi Nugroho; Daim Triwahyono; Bambang Joko Wiji Utomo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Convention and Exhibition Center di Kota Malang dengan tema Arsitektur Kontemporer adalah bangunan yang menjadi wadah pusat kegiatan yang berhubungan dengan konferensi dan pameran dengan desain yang kekinian, variatif, dan tidak terkesan jadul untuk beberapa puluh tahun kedeapan. Latar belakang didirikannya Convention and Exhibition Center di Kota Malang karena perkembangan budaya dan peradaban di abad 21 ini menimbulkan sejumlah penemuan dan permasalahan beserta penyelesaiannya yang perlu diatasi. Penyebaran dan pertukaran informasi beserta masalah – masalah yang bersifat universal terhadap kepentingan selain melalui media massa, dapat juga melalui konvensi dan pameran yang bersifat nasional maupun regional. Dengan adanya Convention and Exhibition Center ini diharapan dapat menjadi dominisator bagi perkembangan industri ekonomi. Bisa terlihat konteks tersebut bahwa konvensi dan pameran dapat mengarah ke bidang bisnis. Ditambah lagi dengan potensi Kota Malang yang kaya akan budaya, semakin ramainya kegiatan pameran, dan merupakan Kota pelajar yang setiap tahunnya mencetak ribuan sarjana. Belum adanya bangunan khusus yang dapat mewadahi kegiatan konvensi dan pameran yang memberikan fasilitas di Kota Malang. Dengan adanya potensi – potensi tersebut maka adanya Convention and Exhibition Center sangat tepat didirikan di Kota Malang dengan harapan prospek kedepan dapat mengatasi permasalahan yang ada dan untuk perkembangan dan kemajuan Kota Malang.
MALANG SPORT CENTER TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Barbara D. M. Landuamah; Adhi Widyarthara; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga sudah menjadi bagian penting dalam hidup manusia, peningkatan fasilitas olahraga dibangun dimana mana untuk memudahkan masyarakat dalam berolahraga. Selain bagi masyarakat pembinaan atlet juga sangat diperhatikan oleh pemerintah mulai dari atlet tingkat daerah hingga atlet nasional. Kota Malang saat ini sedang gencar-gencarnya dalam pembinaan atlet muda berprestasi. Namun hal ini tidak diimbangi dengan kualitas dan kuantitas fasilitas olahraga yang ada di Kota Malang, hal ini menyebabkan banyak cabang olahraga berlatih dengan fasilitas yang kurang memadai dengan Fassilitas seadanya. Oleh karena itu dibuat sebuah pusat olahraga yang menyediakann fasilitas olahraga yang memadai dan dapat menunjang aktifitas olahraga bagi masyarakan dan atlet kota Malang serta fasilitas penunjang untuk menonton pertandingan bagi para warga.
MALANG INNOVATION AND CREATIVE CENTER TEMA: GREEN ARCHITECTURE Stefanus Herdianto kaha; Daim Triwahyono; Gatot Adi Susilo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Industri kreatif adalah bagian gelombang keempat dalam tahap pembangunan ekonomi di Indonesia sesudah ekonomi industri, pertanian dan informasi, industri kreatif ini akan menjadi bagian penting dari sektor ekonomi dimasa depan. Oleh karena itu industri kreatif perlu difasilitasi untuk memberi ruang belajar dan menuangkan berbagai berbagai inspirasi dalam berbisnis, serta dapat memenuhi haparapan enterpreneur akan wadah untuk bekerja dan berinovasi. Di kota malang ini belum memiliki wadah yang memfasilitasi sektor-sektor dalam industri kreatif sehinggah berberapah pelaku industri kreatif kesulitan dalam memulai usahanya, maka “Malang Innovation And creative Center” merupakan solusi yang tepat untuk menjawab permasalasahan yang ada. Malang Innovation And creative Center memliki fungsi pokok yaitu co-office, co-working space dan markerspce dan juga terdapat fungsi tambahan sebagai pendukung dan ruang edukatif yaitu seperti Audiotorium, Emphiteater, gallery, retail dan lain-lain. Pada perancangan Malang Innovation And Creative Center ini akan memfasilitasi sub sektor ekonomi kreatif yang paling berkembang di Kota Malang seperti dalam bidang Fasion, Kriya (kerajinan tangan), musik, dance/ tari, fotografi, video film dan animasi, kuliner, arsitektur, aplikasi dan game.
RESORT DI PANTAI METIAUT DILI TEMA: ARSITEKTUR TRADISONAL Adilson Ximenes Belo; Lalu Mulyadi; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resort di Kawasan wisata pantai Metiaut Dili dengan tema arsitektur tradisional Timor-Leste adalah bangunan komersial yang mewadahi kegiatan pengunjun wisata yang tepatnya di taman patung Yesus Kristus dengan fasilitas hotel resort bintang tiga dan pontensi alam yang ada, dengan desain arsitektur tradisonal Timor-Leste dengan penataan fungsi yang sedemikian rupa mengunakan konsep kosmologi bangunan tradisonal Timor-Leste untuk tetap menjaga kearifan lokal budaya Timor-Leste. Latar belakang didirikan hotel resort ini dikarenakan perkembangan parawisata yang begitu cepat di Timor-Leste terutama di Dili dalam beberapa tahun belakangan ini yang menimbulkan permasalahan kurangnya hotel wisata yang perlu di atasi. Penyebarnya informasi beserta masalah-masalah yang bersifat universal yang begitu cepat melalui media social dapat dimanfaatkan untuk memperluas informasi mengenai keberadaan hotel resort tersebut. Dengan adanya hotel resort di kawasan wisata pantai Metiaut di harapkan menjadi sebuah pemasukan yang besar bagi daerah setempat dengan membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang di sekitar kota Dili dan juga menjadi motivator bagi perkembangan industry parawisata di Timor-Leste. Konteks ini mengarah ke bidang bisnis bangunan komersial. Ditambah dengan pontensi alam pantai, semakin ramainya kegiatan wisatawan dan merupakan daerah parawista besar setiap tahunnya. Kurangnya fasilitas hotel wisata yang bisa mewadahi kegiatan pengunjung di wisata taman pantung Yesus kristus ini, maka dengan adanya potensi-potensi tersebut akan sangat tepat dibangunnya sebuah hotel resort di Kawasan wisata pantai Metiaut Dili dengan harapan kedepannya dapat mengatasi permasalahan yang ada.
PERPUSTAKAAN DI KABUPATEN MALANG TEMA: BIOPHILIC DESIGN Ghina Luthfiarieska; Suryo Tri Harjanto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas pendidikan sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan pelajar khususnya di Kabuaten Malang. Salah satu fasilitas pendidikan yang perlu ditingkatkan di Kabupaten Malang ini adalah perpustakaan agar dapat meningkatkan minat literasi pelajar dan menjadi fasilitas pelengkap. Menurunnya tingkat literasi khususnya pelajar sebagian besar dikarenakan kurangnya fasilitas, koleksi buku yang tidak lengkap dan suasana ruangan yang kurang memadai. Berdasarkan masalah tersebut, maka perpustakaan ini digunakan untuk menjawab bagaimana sebuah desain arsitektur dapat menjadi pemicu kegiatan literasi yang menarik minat literasi dan mudah diakses oleh pelajar sekitar. Perancangan ini menggunakan pendekatan dan metode perancangan Biophilic Design yang menggabungkan antara alam, manusia dan bangunan sehingga dapat memberikan presepsi yang berbeda. Perancangan ini tidak hanya memfokuskan pada wadah kegiatan, tetapi juga fokus kepada suasana yang diberikan oleh suatu ruang serta dapat menjadi identitas literasi pada daerah tersebut.
PUSAT OLEH-OLEH DAN KULINER DI KOTA BATU TEMA: GREEN ARCHITECTURE Joy Debby Purwaningtyas; Adhi Widyarthara; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demi menunjang pariwisata yang berada di Kota Batu, dapat ditemukan dengan mudah tempat akomodasi seperti hotel, guest house, dan villa selain itu terdapat Retail seperti pusat perbelanjaan modern hingga tradisional. Dengan semakin banyaknya wisatatawan yang berkunjung ke Kota Batu untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang menarik namun kurangnya tempat penyedia oleh-oleh yang berbeda. masih jarang di jumpai di Kota Batu tempat penyedia oleh-oleh sekaligus menjadi tempat kuliner dan sebagai wisata edukasi sekaligus ditambah dengan tempat pelatihan pembuatan produk khas Kota Batu, tempat bazar produk unggulan setiap desa, tempat pembuat produk yang akan di jadikan oleh-oleh sehingga wisatawan dapat tertarik berkunjung. Dengan banyaknya pengujung dan masih minimnya tempat oleh-oleh segaligus dengan wisata kuliner maka dengan perencanaan pembangunan tempat tersebutakan menambah fasilitas yang menyediakan tempat belanja dan makan dengan nuansa baru seperti tema green architecture atau arsitektur hijau agar menjadi ciri khas tersendiri. Pusat oleh-oleh dan Kuliner ini memadukan berbagai macam kuliner dan oleh-oleh dan sebagai wisata edukasi sekaligus ditambah dengan tempat pelatihan pembuatan produk khas Kota Batu, tempat bazar produk unggulan setiap desa, tempat pembuat produk yang akan di jadikan oleh-oleh sehingga wisatawan dapat tertarik berkunjung.
PASAR BUAH DAN SAYUR DI KOTA BATU TEMA: GREEN ARCHITECTURE Eraluisa Delladebora Isabelita; Debby Budi Susanti; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman telah terjadi perubahan tuntutan yang cukup drastis khususnya kebutuhan konsumen terhadap pasar tradional terutama pasar buah dan sayur, sehingga posisi pasar tradisional mulai tergeser dengan keberadaan pasar modern. Perancangan ini merupakan sebuah usaha untuk bersaing dengan pasar tradisional pada umumnya karena pada perancangan kali ini difokuskan pada teknologi pembangunan dengan tujuan merubah image pasar yang semula gelap, lembab, kumuh dan bau menjadi pasar yang nyaman dan terhindar dari masalah pasar tradisional khususnya di Kota Batu.
PUSAT KESENIAN DI KOTA MALANG TEMA: NEO VERNAKULAR Firda Syam Dwi Arini; Suryo Tri Harjanto; Gaguk Sukowiyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman budaya yang dimiliki Kota Malang berpengaruh terhadap kesenian dan kebudayaan di Kota Malang. Berbagai bentuk kesenian berkembang di Kota Malang, mulai dari seni sastra, tari, teater, music dan rupa. Para pelaku seni di kota malang sering sekali mengadakan pementasan, juga melakukan diskusi-diskusi dalam taraf intern, regional, nasional ataupun internasional. Pusat Kesenian di Kota Malang ini juga memiliki fungsi sebagai tempat atau sarana untuk berkomunikasi antar komunitas atau perkumpulan dan meningkatkan gairah ataupun semangat dalam berkarya dengan saling berproses bersama, bertukar pengetahuan tentang kesenian, meningkatkan kualitas pertunjukkan yang bagus, dan belajar bersama sebagai aset budaya bagi seniman, peminat seni, dan masyarakat awam. Agar lebih memperkuat kesan seni, dibutuhkan desain rancangan yang berbeda, unik dan berkarakter. Untuk itu pendekatan tema yang dipilih agar bangunan pusat kesenian ini memiliki kesan berbeda dari bangunan fasilitas umum lainnya adalah Neo Vernakular.
GALERI SENI LUKIS DI LOMBOK TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Indria Maulani; Gatot Adi Susilo; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Lombok sendiri berada di bagian tengah Indonesia, yaitu di provinsi Nusa Tenggara Barat. Provinsi Nusa Tenggar Barat yang beribu kota di kota Mataram, merupakan tempat yang dipilih sebagai lokasi dari perancangan galeri seni lukis. Kota Mataram sendiri merupakan pusat dari pulau Lombok dan merupakan pusat perjalanan wisatawan. Kota Mataram sendiri saat ini dikembangkan menjadi salah satu kota pariwisata. Sehingga memungkinkan pengunjung untuk mengunjungi galeri seni lukis di Lombok yang berada di jalan udayana, kecamatan monjok, kota mataram. Galeri sendiri berasal dari kata Galleriall yang berarti ruang beratap dengan satu sisi terbuka. Seni sendiri merupakan sesuatu yang halus, elok dan bermutu yang merupakan keahlian yang tidak bisa terlepas dari kehidupan setiap manusia, karena seni sendiri tercipta dari hati nurani manusia yang identik dengan keindahan serta kebebasan berekspresi. Galeri merupakan tempat untuk memberikan apresiasi terhadap seniman-seniman yang berbakat, sedangkan Seni sendiri berarti sebuah ekspresi yang mengandung kelokan dan keindahan dari subuah objek yang besifat nyata yang bisa dirasakan dan dilihat oleh kelima panca indra. Perancangan galeri ini menggunakan tema neo vernakular yang dimana menambah nilai budaya dari galeri seni lukis itu sendiri, sehingga tampa disengaja memperkenalkan rumah adat suku sasak kepada pengunjung.
KANTOR BUPATI LOMBOK TIMUR TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNACULAR M Bayu Hidayatullah; Daim Triwahyono; Gatot Adi Susilo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan dan perancangan Kantor Bupati Lombok Timur, NTB. Sebagai kantor pelayanan melalui pemerintah daerah, perancangan kantor yang baru diasumsikan akan memberikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan dengan pelayanan kantor pemerintahan daerah yang lama. Pembangunan kantor daerah dengan skala terbatas, maka pelayanan publik sesaui kebutuhan lokal akan tersedia. Sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi penduduk setempat melalui perbaikan kerangka pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Pembangunan dengan bertemakan Neo Vernacular, dengan metode hybeid (metode perancangan utama), pengolahan bentuk dan tampilan bangunan kantor pemerintahan didasarkan atas bentuk arsitektur tradisional Lombok (sasak) itu sendiri. Penerapan metode perancangan sebenarnya perlu kita ketahui bahwa banguan tradisional Lombok yang biasa disebut sebagai “Bale Balak/Bale Bedek/Bale Pager” yang sebenarnya rumah tradisional Lombok sedangan “Bale Lumbung” sebenarnya sebagai simbol budaya sasak yang masayarakat dulu gunakan sebagai tempat menaruh hasil tani dan berfungsi sebagai gazebo tempat berkumpulnya masyarakat sekitar, maka itu perpaduan atara 2 bentuk bangunan yang sebagai bangunan tradinoal Lombok sebagai tantangan yang harus saya rangkaki sedemikian rupa sehingga menjadi bangunan yang menarik dan unik, sebenarnya masih bnayk lagi model atau rumah ruamh tradisional Lombok yang tidak diketahuai oleh orang banyak namun cukup dari perpaduain bangunan tradisional lombok yang cukup terkenal di Lombok khusunya suku sasak.

Page 8 of 45 | Total Record : 446