cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Berlian Aulia Pratiwi; Lalu Mulyadi; Gatot Adi Susilo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Pendidikan di Indonesia terbukti bahwa menurunnya nya kesadaran akan Pendidikan dan kurang nya minat baca masyarakat meskipun pemerintah sudah menyediakan fasilitas perpustakaan di setiap daerahnya, Dapat dilihat dari indeks pengembangan manusia (Human Development Index) yaitu penurunan peringkat dalam hal Pendidikan. Pada kenyataannya masyarakat kurang tertarik akan adanya perpustakaan pada daerah penyebab nya yaitu ketidak nyamanan tempat yang di sediakan, sulitnya dalam menemukan buku untuk pengunjung, dan kurang menarik untuk pengunjung perpustakaan tersebut, trutama pada kota Malang yang kotanya sendiri terkenal dengan julukan kota Pendidikan. Perpustakaan yang seharusnya ialah perpustakaan yang ideal yaitu dapat mewadahi dan mengikuti perkembangan pola aktivitas masayarakat. Yaitu dengan merubah pola aktivitas tersebut seperti pola belajar yang tidak perorangan melainkan berdiskusi atau kelompok, perputakaan sebagai tempat pertemuan dan perpustakaan yang memfasilitasi teknologi masa kini. Dengan ini maka di gagaslah perpustakaan yang dapat menyesuaikan keinginan masyarakat dengan kenyamanan dan memadukan ilmu ilmu digital pada masa kini sehingga mempermudah masyarakat daerah untuk mempermudah pencarian informasi akan Pendidikan. Dengan menggunakan tema arsitektur hijau yang menggabungkan dua fungsi yaitu perpustakaan dan taman yang dimana dapat memberikan pemikiran yang berbeda pada masyarakat. Rancangan perpustakaan focus pada penyelesaian tiga kriteria desain yaitu bangunan yang dapat meningkatkan minat baca, menjadikan wadah kegitan edukasi dan dapat menjadikan identitas literasi pada daerah tersebut.
ISLAMIC CENTER DI KABUPATEN GRESIK TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Fida Dina Amaliah; Gaguk Sukowiyono; Adhi Widyarthara
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan “ Islamic Center “ bertujuan untuk membangun serta mengembangkan kawasan wilayah Kabupaten Gresik dalam sektor pariwisata. Kabupaten Gresik sendiri yang memiliki masalah pada pembangunan alun-alun karena dianggap kurang mengangkat budaya, oleh karena itu pada perancangan Islamic Center ini diharapkan dapat mengembalikan citra Kabupaten Gresik sendiri sebagai kawasan wisata religi. Perancangan Islamic Center juga melalui Analisa masalah dan potensi pada tapak yang akan di bangun sehingga dapat tercipta rancangan Islamic Center yang baik dan nyaman bagi penggunanya. Islamic Center yang di rancang dengan berbagai fasilitas penunjang juga diharapkan dapat membantu kegiatan sekitar.
GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Razan Ibnu Syam Namadullah; Adhi Widyarthara; Bambang joko Wiji Utomo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat berkembang di bidang musik. Hal ini dapat kita lihat dari pertunjukan musik yang diselenggarakan sitiap tahunnya di berbagai kota di Indonesia. Di kota malang minat masyarakat untuk menonton konser musik sangatlah besar, hal ini menjadi kendala di kota malang karena tidak tersedia gedung konser musik yang layak untuk penonton serta untuk pemusik itu sendiri. Dikota malang gedung yang biasanya gunakan untuk konser musik adalah gedung UMM dome, Graha cakrawala UM, dan lapangan Rampal. Hal inilah yang menghambat kualitas perkembangan musik di kota malang. Di Indonesia hanya ada beberapa tempat yang memadai seperti Teater Tanah Airku dan Gedung Kesenian Jakarta sedangkan untuk daerah kota malang belum ada, sehingga konser – konser musik di laksanakan di gedung – gedung yang notabenenya kurang memadai dari segi akustiknya.
E-SPORT CENTER TEMA: ARSITEKTUR MODERN Afif Ahmad Al Fandi; Gatot Adi Susilo; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri di bidang e-sport telah berkembang pesat di dunia dan masuk ke Indonesia. Beberapa indikasi bahwa e-sport di tanah air telah berkembang pesat yaitu adanya beberapa kampus di Indonesia yang membuka jurusan atau program study yang berkaitan dengan dunia game. Juga membludaknya turnamen game yang di adakan di beberapa kota besar di Indonesia. instannya penyebaran berita pada zaman sekarang dan fitur yang memopulerkan e-sport ini salah satunya yang paling terkenal yaitu youtube dan banyak media lainnya, yang jaman sekarang media tersebut sudah sangat familiar di kalangan remaja. Di masyarakat umum, khususnya kalangan remaja dan para pecinta game, e-sport telah di kenal dan sangat familiar, hal ini mengakibatkan pertumbuhan fasilitas-fasilitas game atau yang masyarakat umum sebut dengan istilah game center. Akan tetapi, tumbuhnya perkembangan ini tidak sejajar dengan kualitas fasilitas yang memadai dan berstandar. Pada saat ini hampir seluruh fasilitas game center di Indonesia bersifat tidak berdiri sendiri, atau menumpang di dalam bangunan lain, seperti ruko, pusat perbelanjaan dan mall. Pada rancangan e-sport center ini saya merancang bangunan baru dengan fungsi berupa hiburan yang berkaitan dengan game electronic sport dengan fasilitas penunjang dan berbagai peralatan dan juga ruang yang lengkap dan juga berkualitas serta berstandar bagi pemain e-sport sehingga dapat membantu memperkaya pengetahuan dan meningkatkan kemampuan dalam bermain dan berlatih. Dengan penerapan tema arsitektur modern futuristic pada desain interior bangunan agar berhubungan ketat pada dunia game dan teknologi yang selalu berkembang dan tidak akan tengelam oleh jaman.
HOTEL RESORT DESA SAWAH TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Anang Sabtio Winarso; Bayu Teguh Ujianto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keindahan alam yang luar biasa, termasuk area persawahanya, bukan hal biasa jika tanah air ini menjadi tempat destinasi untuk berwisata dengan nuansa alamnya, dengan adanya sebuah fasilitas yang dimana merupakan salah satu hal wajib jika keluar daerah dan keluar kota adalah adanya sebuah hotel resort, dan ini menjadikan wisatawan baik lokal maupun asing dapat mersakan keindahan yang di suguhkan pada sebuah daerah itu sendiri. Di pulau Lombok Sendiri memiliki pemandangan yang sangat luar biasa indahnnya yang dimana para wisatwan lebih memilih tempat wisata yang dapat melihat keindahan pulau Lombok baik itu dari pantainya maupun bukit-bukit yang ada di pulau Lombok, akan tetapi ada banyak perusahaan hotel yang memiliki tempat yang terbilang kurang memperlihatkan keindahan alam dari pulau Lombok itu sendiri, dalam hal ini dengan memaksimalkan keindahan pulau Lombok dengan membangun sebuah fasilitas usaha perhotelan di sebuah daerah yang dapat memperlihatkan keindahan alam pada daerah lokasi tersebut menjadi point terepenting untuk mengenalkan wisatawan. Terlebih lagi apa bila bentuk arsitektur yang dapat berkesinambungan dengan keindahan alam sekitar menjadi sebuah ide untuk menerapkan tema arsitektur hijau yang di mana akan terkait lagi dengan kultur social, budaya, lingkungan masyarakat yang ada di pulau Lombok. Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi yang sangat cangih hingga dapat mengakses beberapa lokasi tempat wisata maupun penginapan di harapkan membatu para wisatawan untuk menemukan tempat atau lokasi berlibur untuk menghabiskan waku liburan mereka.
PONDOK PESANTREN KHALAFIAH TINGKAT MA DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR ISLAMI Mashudul Ikhsan; Daim Triwahyono; Bambang Joko Wiji Utomo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan pembinaan akhlak merupakan suatu hal yang saat ini tidak bisa dihindari karena merupakan suatu kebutuhan pokok dimanapun individu itu bertempat. Disisi lain, masin-masing indvidu juga perlu adanya ilmu pengertahuan umum agar tidak ketinggalan dengan ilmu pengetahuan yang ada saat ini. Sehingga dengan mempertimbangkan dua hal tersebut, Pondok Pesantren Khalafiah yang berfokus pada pembinaan akhlak namun tetap mengikuti kurikulum dari pemerintah untuk ilmu umum dengan menerapkan sistem sekolah ber-asrama, merupakan salah satu opsi yang bisa membantu untuk mewujudkannya. Maka perancangan pondok pesantren dengan memilih tema modern islami diharapkan mampu menjadi wadah yang standar dari segi fasilitas dan tampilan yang mengikuti perkembangan zaman juga dari segi kurikulum yang diterapkan nantinya.
SURABAYA CINEMA CENTER TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Hadi Siswondo; Breeze A. S. Maringka; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya Cinema Center merupakan fasilitas hiburan dan rekreasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik masyarakat dalam hal pertunjukan film serta mendorong perkembangan industri perfilman di tanah air dalam menyambut era industri kreatif. Selain itu, tujuan lain adanya fasilitas ini adalah untuk mewadahi aktivitas masyarakat sekitar dan menjadi area berkumpul bagi penikmat seni pertunjukan. Fasilitas hiburan lain disediakan dalam Surabaya Cinema Center untuk menambah kegiatan bersifat rekreatif dan menarik minat masyarakat umum untuk berkunjung. Pendekatan desain arsitektur yang digunakan dalam perancangan Surabaya Cinema Center melalui sistem tata massa dalam satu bangunan dengan mengatur pola sirkulasi yang memudahkan penonton apabila terjadi keadaan darurat. Konsep dasar yang digunakan pada Surabaya Cinema Center adalah “Cultureplex - Sustainable Development”. Cultureplex merupakan sebuah konsep dimana bangunan sinepleks tidak hanya sebagai tempat menonton, namun juga menjadi wadah bagi komunitas di sekitar area bioskop untuk mengekspresikan diri dengan menampilkan sebuah pertunjukan. Sementara sustainable development merupakan perkembangan dari arsitektur hijau, sebagai pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan sumber daya alam yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Dengan demikian fasilitas yang ada di Surabaya Cinema Center diharapkan mampu mendorong pengembangan industri perfilman di tanah air serta menjadi ikon bangunan industri komersial dalam menyambut industri kreatif di masa yang akan datang.
GALERI FOTOGRAFI DIKOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Fidelis Jamlean; Lalu Mulyadi; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, terlebih khusus dalam dunia fotografi membuat seni fotografi semakin menyebar luas dikalangan masyarakat dan komunitas fotografi juga semakin meluas di kota malang sehingga diperlukannya sebuah wadah atau tempat bagi para seniman fotografi. Galeri fotografi adalah suatu bentuk dari wadah atau sarana yang dibuat agar para seniman fotografi dan komunitas fotografi dapat memamerkan atau melakukan kegiatan seni mereka agar dapat dinikmati. Gedung galeri fotografi ini dibuat agar dapat mendukung aktivitas dari para seniman fotografi, sehingga tidak perlu untuk menyewa tempat atau Gedung lain untuk melakukan kegiatan seni mereka, contohnya seperti pameran, live foto, lelang, belajar dll. Hadirnya galeri fotografi di kota malang juga memudahkan para peminat seni fotografi maupun komunitas - komunitas fotografi di kota malang agar bisa saling bertemu dan saling bertukar pikiran maupun berkerja sama dalam pameran – pameran yang dapat dilaksanakan, agar dapat meningkatkan nilai dari seni fotografi yang ada di kota malang.
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK TEMA: ARSITEKTUR MODERN Muhammad Ilham Safi`ii; Bambang Joko Wiji Utomo; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 01 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan derajat kesehatan yang sedang ramai terjadi disebabkan kurangnya fasilitas yang memadai untuk menunjang kesehatan masyarakat, khususnya di kabupaten Tulungagung. Angka kematian ibu dan bayi yang terjadi karena kurangnya tenaga ahli serta fasilitas yang memadai untuk mencakup penanganan kesehatan yang dialami ibu dalam proses kehamilan sampai dengan pasca melahirkan, serta masalah kesehatan yang dialami oleh anak khususnya balita. Oleh karena itu dirancangnya fasilitas berupa Rumah Sakit Ibu Dan Anak ini agar dapat memberikan pelayanan medis yang prima di bidang kebidanan dan kandungan, masalah kesehatan yang sering dialami oleh seorang ibu atau wanita dan pelayanan kesehatan untuk anak yang sesuai. Penerapan tema arsitektur modern pada bangunan rumah sakit ibu dan anak ini karena sesuai dengan tema tersebut, fungsi lebih diutamakan dibandingkan dengan bentuk atau yang biasa disebut dengan form follow function sehingga bentuk dari rumah sakit ini dihasilkan karena dampak penataan fasilitas dan ruang yang ada di dalam bangunan. Penggunaan metode healing by environment atau penyembuhan dari lingkungan di rumah sakit ini dirasa sangat cocok karena dapat membantu memulihkan mental pasien dan juga memberikan kesan estetika tersendiri untuk bangunan ini.
MUSEUM KESULTANAN BIMA TEMA: NEO - VERNAKULAR Fakhri Shafiyuddin; Lalu Mulyadi; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 01 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bima adalah salah satu daerah di pulau Sumbawa provinsi Nusa Tenggara Barat dan memiliki satu kerajaan yaitu Kesultanan Bima, yang merupakan salah satu kerajaan bercorak hindu di pulau Sumbawa yang cukup besar sejak abad ke-13 M. Banyaknya peninggalan benda cagar budaya yang harus disimpan, dijaga, dan dilestarikan. Sehingga perlu adanya museum untuk menyimpan, menjaga dan melestarikan benda cagar budaya ini. Museum adalah lembaga, tempat penyimpanan, perawatan dan pemanfaatan benda-benda cagar budaya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. Dari jenis dan fungsi bangunan ini pendekatan tema yang sangat cocok adalah Neo-Vernakular. Neo-Vernakular merupakan sebuah metode perancangan yang mengacu pada kearifan lokal yang bisa dijadikan pertimbangan dalam proses merancang objek arsitektur. Penggunan material, struktur, dan lainnya menjadikan bangunan ini berbeda dari bangunan disekitarnya. Dari perancangan museum ini diharapkan benda – benda cagar budaya yang ada dapat di simpan dan dirawat dengan baik dan juga berfungsi untuk tempat edukasi tentang benda bersejarah yang ada di Kota Bima.

Page 9 of 45 | Total Record : 446