cover
Contact Name
Muhammad Nelza Mulki Iqbal
Contact Email
nelzamiqbal@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6285755479000
Journal Mail Official
jurnal_arsitektur_pengilon@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Department of Architecture, Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 15011410     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Pengilon is an academic journal written by bachelor student of architecture department, Institut Teknologi Nasional Malang. Pengilon covers wide variety topics in the context of built environment, architecture, and urbanism.
Articles 446 Documents
CITY HOTEL BINTANG 4 DI BANYUWANGI DENGAN TEMA ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Zaky Gianeda Putra Panjalu; Didiek Suharjanto; Gaguk Sukowiyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 3 No 01 (2019): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin meningkatnya pendatang baik dibidang pariwisata, pendidikan dan ekonomi, perkembangan kabupaten Banyuwangi kian hari kian pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah hotel dan okupansi kamar pada data survey Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi tahun 2007-2015. Penambahan pembangunan hotel merupakan solusi dari terus meningkatnya jumlah hotel dan akupansi kamar tersebut. Sesuai dengan capaian data yang diperoleh, hotel bisnis bintang 4 dengan jumlah kamar 195 buah akan dirancang dengan tema neo vernakular. Tapak bangunan seluas 6500 m² berlokasi di jalan R. A. Kartini yang merupakan jalan arteri sekunder yang menghubungkan kota Banyuwangi dengan sekitarnya. Pemilihan lokasi strategis karena merupakan kawasan perdagangan dan jasa. Tema neo vernakular yang dilakukan disertakan dalam setiap aspek perancangan untuk mengoptimalkan desain sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan peluang investasi.
ASRAMA MAHASISWA SUL - SEL TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Januardo Arung Bakti; Suryo Tri Harjanto; Bambang Joko W. Utomo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya pertumbuhan dunia pendidikan di Kota Malang mengakibatkan semakin meningkatpula jumlah pelajar yang menuntut ilmu di perguruan tinggi di Kota Malang, tidak terkecuali para pelajar yang berasal dari Daerah SUL-SEL. Para pelajar ini tentunya membutuhkan sebuah wadah dan tempat tinggal sementara untuk mengekspresikan diri diantara sesama pelajar yang berasal dari daerah SUL-SEL yang sedang menuntut ilmu di Kota Malang. Hal ini juga didukung oleh belum adanya asrama mahasiswa daerah SUL-SEL yang mampu menampung segala keperluan dan kebutuhan mahasiswa.Dengan demikian perlu adanya sebuah asrama yang dapat memfasilitasi segala bentuk kegiatan akademik maupun non akademik mahasiswa yang ada didalamnya.
SEKOLAH SENI MUSIK KONTEMPORER DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Prisky Dwya Putri; Suryo Tri Harjanto; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Seni Musik Kontemporer ini merupakan fasilitas untuk menampung dan mewadahi kegiatan pendidikan musik yang ada pada era sekarang. Musik di sini lebih difokuskan pada musik kontemporer, karena pada saat ini musik kontemporer lebih diminati oleh masyarakat, baik kalangan anak-anak, remaja, dewasa maupun kalangan tua. Disamping itu, musik kontemporer tidak statis atau monoton seperti musik tradisional, akan tetapi lebih dinamis dan cenderung untuk selalu berubah sesuai dengan perkembangan jaman. Sehingga musik kontemporer dapat bertahan dan berkembang dari tahun ke tahun, dan juga peminat musik memiliki wadah untuk mengeksplorasikan dan mendalami bakat nya di tempat tersebut. Dengan demikian, tema arsitektur yang diambil juga dipadukan sesuai dengan fungsi arsitektur tersebut, maka dari itu penulis memilih tema modern. Lokasi yang diambil berada di Jalan Soekarno Hatta (Depan Politeknik Negri Malang) dengal luasan total 28.860m2. Dengan bertempatnya lokasi tapak di Jalan Soekarno Hatta sehingga dekat dengan Sekolah, maupun Universitas lainnya, dan juga dekat dengan jalan utama menjadi nilai tambah bagi bangunan ini. Namun, dikarenakan lokasi tapak berada di sekeliling jalan dan salah satu nya adalah jalan utama maka perancangan yang dibutuhkan dalam bangunan ini adalah penataan akustik yang baik sehingga lingkungan serta bangunan ini nyaman dan tidak bising, agar aktivitas pembelajaran tidak terganggu.
GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK KLASIK DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Fredyanto Mangalik; Breeze Maringka; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertunjukan musik di Kota Malang, sering diadakan di ruang-ruang pertemuan seperti stadion, Aula kampus, maupun di tempat tempat yang seharusnya tidak diperuntukan menggelar kegiatan semacam ini, sehingga suara yang di pantulkan kurang maksimal, atau bahkan terlalu bising untuk di dengar. Untuk itulah Kota Malang membutuhkan sebuah wadah yang secara khusus dapat menampung dan mewadahi kegiatan kegiatan pertunjukan musik ini, sehingga penulis membuat perencanaan untuk membuat Gedung Pertunjukan Musik Klasik Di Kota Malang ini. Lokasi yang penulis ambil sangat strategis sehingga mudah sekali untuk di jangkau. Lokasi ini terletak di Jalan Veteran, mengambil tapak Malang Town Square. Namun Permasalahan dari perancangan ini bukan hanya sekedar merancang suatu Gedung Pertunjukan Musik yang megah dan memiliki bentuk yang unik, namun perancangan Gedung Pertunjukan ini diharapkan mampu menata tatanan akustik yang baik agar dapat memberikan kenyamanan pada saat mendengar, dan juga dapat memberi fasilitas-fasilitas yang dapat mendukung pertunjukan musik. Tema yang digunakan dalam perancangan ini adalah Arsitektur Metafora. Perancangan ini menggunakan metode yaitu mengambil bentuk yang berkaitan dengan musik. Maka dari itu, didapat suatu konsep dengan mengambil bentuk dari suatu note musik, serta ruang dalam dan ruang luar memiliki peredam suara. Struktur yang digunakan adalah dan Foot Plat, dan struktur utama yakni beton bertulang, sedangkan untuk atap memakai space frame. Melalui penjelasan tadi perancangan gedung pertunjukan musik ini dapat meningkatkan kecintaan dan pengetahuan dalam bermusik, dan tempat ini juga dapat menjadi sarana rekreasi dan edukasi.
CENTER POINT MAHAKAM RIVER TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Yohanes Natali Routa Stela; Lalu Mulyadi; Suryo Tri Harjanto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Samarinda merupakan salah satu Kota yang berada di provinsi Kalimantan Timur. Kota Samarinda adalah Kota yang terkenal karena Sungai Panjangnya, Sungai Panjang ini adalah sungai Mahakam. Sungai Mahakam adalah Sungai Panjang Kedua setelah Sungai Kapuas dengan panjang 920 km. Sungai Mahakam merupakan Ikon kota samarinda sehingga samarinda sering di juluki sebagai Samarinda Kota Tepian. sehingga perlu untuk dijaga kelestarian alamnya. Salah satu cara untuk menjaganya adalah dengan memberikan fasilitas/wadah kepada masyarakat untuk dapat menikmati, memamahami, memanfaatkan dan mempromosikan sungai Mahakam dan tepiannya dengan cara menciptakan sebuah titik pusata Pusat Sungai Mahakam yang mana didalamnya nanti terdapat wadah wisata, ekonomi, budaya dan ekologi.
PUSAT PERIKANAN KOTA BATU TEMA: GREEN ARCHITECTURE Rischika Berliana Dewi Andriyanto; Bambang Joko Wiji Utomo; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Batu merupakan daerah dataran tinggi diwilayah Jawa Timur dengan potensi industri perikanan air tawar yang besar. Komoditas perikanan memiliki nilai perekonomian yang cukup tinggi setelah komoditas pariwisata. Potensi perikanan dari kota Batu ialah budidaya ikan nila, gurame dan ikan mas dengan tingkat resiko gagal panen yang rendah. Selain itu Pemkot Batu mendukung sepenuhnya kegiatan perikanan dan bersedia memberikan fasilitas seperti bimbingan dasar kepada pembuka usaha baru dan memberikan alat pendukung perikanan secara gratis contohnya seperti terpal untuk kolam, hiblow, jaring serta 1000 bibit ikan nila. Kini kota Batu memiliki sekitar 220 petani ikan yang terdata pada tahun 2019 dan diproyeksikan jumlahnya akan meningkat secara pesat sesuai dengan kebutuhan dan penyesuaian pasokan benih ikan. Untuk mendukung kegiatan perikanan perlu disediakan wadah untuk kegiatan industri perikanan dan ruang- ruang penunjang yang dibutuhkan untuk kelangsungan kegiatan perikanan dengan.
YOGYAKARTA CREATIVE CENTER TEMA: POST MODERN Rizky Iman Maulana; Bambang Wiji Utomo; Gaguk Sukowiyono
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yogyakarta Creative Center adalah tempat yang menyatukan orang-orang kreatif dan berperan sebagai penghubung yang menyediakan ruang dan dukungan untuk menjalin koneksi, pengembangan karya dan keterlibatan masyarakat dalam sektor industri kreatif. Yogyakarta Creative Center ini berfokus dalam memfasilitasi 10 subsektor perwakilan industri kreatif yang paling berkompetensi di Yogyakarta yang akan mengembangkan bakat para pemuda kreatif dan para pelaku start up yang diantaranya bidang Arsitektur dan Interior, Desain Komunikasi Visual dan Advertasing,Aplikasi dan Game, Fotografi, Musik , Tari dan Teater, Fesyen , Film dan Animasi, Kriya, Kuliner. Perancangan Yogyakarta Creative Center menjadi kelebihan dalam tujuan memunculkan rancangan yang sesuai dengan potensi-potensi masyarakat untuk berkreasi atau proses kreatif. Selain itu tema post modern dapat menyesuaikan dengan pengguna, utamanya adalah anggota Yogyakarta Creative Center, mulai dari perancangan bentuk bangunan, tata ruang bangunan sampai dengan fasade bangunan yang selalu mempertimbangkan daerah sekitar tapak. Perancangan ini menghasilkan rancangan bangunan yang, mengadopsi bangunan sekitar sebagai acuan mendesai bangunan dengan tema post modern serta dengan kaidah-kaidah arsitektur. Dengan merancang warna, suasana, bentuk, penataan massa yang arsitektural dan menjadikan kenaikan dan meninggalkan legacy. Dan bisa dinikmati oleh segala kalangan, serta meningkatkan perekonomian kota Yogyakarta sebaga kota wisata.
PONDOK PESANTREN TERPADU TEMA: ARSITEKTUR POST MODERN Moch.Chotibul Umam; Daim Triwahyono; Bambang Joko Wiji Utomo
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu tempat utama dalam mecari ilmu seseorang individu baik pendidikan formal dan non formal untuk menambah pengetahuan dan mengasah keterampilan sebagai bekal kehidupannya di kemudian hari. karena pondok pesantren mencoba memberikan pembelajaran yang lebih lengkap baik pendidikan formal sesuai kurikulum dan pendidikan keagamaan madrasah diniyah yang sesuai dengan kurikulum departemen keagamaan. Selain itu Sekolah pondok pesantren juga memberikan pembelajaran karakter yang beradab dan beragamis baik dalam lingkungan pesantren dan lingkungan masarakat.
GALERI SENI RUPA DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Joanita Vertude Lay do Rego; Gatot Adi Susilo; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri seni Rupa adalah tempat atau Wadah untuk menampilkan hasil karya para seniman kepada peminat seni rupa. Di galeri seni rupa peminat dapat melihat karya, diantaranya ada yang berbentuk patung dan lukisan yang disajikan secara sistematis.Melihat banyaknya minat masyarakat Kota Malang terhadap seni rupa, maka terbentuklah ide desaing sebuah Bangunan Galeri seni rupa dengan tujuan agar mampu menampun dan mengumpulkan para seniman kota Malang dan mempunyai suatu tempat yang mampu mereka gunakan untuk menciptakan dan mengembangkan karya mereka yang lebih baik. Karna kota Malang sendiri merupakan kota yang memiliki kekayaan akan budaya dan juga seni. lokasi perencanaan berada di Jalan besar ijen,Kecamatan klojen,kelurahan Oro-oro Kota Malang.Masalah yang terlihat adalah kurangnya tempat untuk menampung dan merangkul para seniman tersebut untuk lebih menekspor kreatifitas mereka pada masyarakat dalam maupun luar Negeri.Kondisi ini mendorong. Pembangunan galeri seni rupa menjadi sebuah kebutuhan tersendiri. Pendekatan arsitektur menggunakan pendekatan terhadap isu dan masalah yang ada pada lokasi tapak perancangan,fungsi perancangan dan Tema Arsitektur modern.Galeri seni rupa dapat menjadi tempat pusat kesenian melalui kegiatan pameran, transaksi karya seni rupa antara seniman dan peminat dan juga sebagai tempat belajar tentang ilmu kesenian dan Budaya. Selain sebagai wadah berkumpulnya para seniman, pembangunan galeri seni rupa akan menambah wawasan masyarakat terhadap seni, menampung karya-karya para seniman baik itu pemula maupun professional, serta dapat memajukan kreatifitas Kota Malang hingga menjadi salah satu kota seni di Indonesia.
PENGEMBANGAN FASILITAS EKOWISATA BAHARI PANTAI SENDANG BIRU MALANG SELATAN TEMA: ARSITEKTUR EKOLOGI Linda Setyowati; Gaguk Sukowiyono; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 4 No 02 (2020): Pengilon : Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pengembangan fasilitas ekowisata bahari Sendang Biru ini adalah suatu cara agar wisata pantai Sendang Biru Malang Selatan tidak mati. Selain daripada itu, dilihat dari bagaimana kehidupan perkembangan wisata pantai selatan, hari berganti hari semakin membuat Sendang Biru tidak diminati oleh wisatawan. Para wisatawan malah lebih tertarik akan keindahan dan kealamian Pulau Sempu, yang secara hukum sudah ditetapkan sebagai cagar alam Indonesia dan tidak boleh dijadikan tempat wisata. Dengan pendekatan tema arsitektur ekologi, maka setiap perencanaan bentuk maupun material yang akan diterapkan, selalu memiliki hubungan timbal balik baik dengan alam. Dalam perencanaan ini, diterapkan pula beberapa teknologi untuk menghemat daya, air dan limbah. Yaitu dengan menerapkan proses destilasi air laut menjadi air bersih, penerapan energi listrik hemat energi dengan kincir angin.

Page 7 of 45 | Total Record : 446