cover
Contact Name
Suherman
Contact Email
suherman@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285277389989
Journal Mail Official
jurnal.libria@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Jln. Ar-Raniry No.1 Darussalam - Banda Aceh, 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry
ISSN : 20861532     EISSN : 25498606     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
This journal specializes in any topics and subjects related to the Librarianship, information and documentation, also it present the subjects and topics related to archives and literacy
Articles 150 Documents
Sistem Pengolahan Bahan Pustaka dan Dampaknya Terhadap Temu Balik Koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara Rauzatunnisa, Rauzatunnisa; Suherman, Suherman
LIBRIA Vol 14, No 1 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/14611

Abstract

                                           ABSTRAKLatar belakangi dari penelitian ini adalah hasil observasi awal yang dilakukan dengan para pustakawan pada kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara, dimana pada proses pengolahan bahan pustaka terdapat ketidaksesuaian antara subyek buku dengan nomor kelas, sehingga berdampak pada temu balik koleksi yang dilakukan oleh pemustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengolahan yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara dan dampaknya terhadap temu balik informasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengolahan bahan pustaka yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara sudah memenuhi standar pengolahan Perpustakaan sebab sudah menggunakan bagan klasifikaasi dan adftar tajuk subjek yang sudah sesuai dengan ketentuan. Namun demikian dalam proses pengolahannya masih terdapat beberapa   kendala. Salah satunya adalah terdapat doubel jobddesk pustakawan bidang pengolahan dan pustakawan yang tidak berlatar belakang Pendidikan ilmu Perpustakaan sehingga mengakibatkan banyak persepsi yang terjadi pada saat pemberian nomor kelas yang mengakibatkan terjadi ketidaksesuaian antara nomor kelas dengan subjek dokumen. Hal ini terjadi karena pustakawan dalam menentukan nomor kelas dan subjek bahan pustaka hanya dengan membaca halaman buku atau daftar isi buku.  Kata Kunci: Pengolahan Bahan Pustaka, Temu Balik Informasi, Perpustakaan Umum ABSTRACTThe background of this research is the results of initial observations made with librarians at the Office of the Library and Archives of North Aceh Regency, where in the processing of library materials there is a discrepancy between the subject of the book and the class number, so that it has an impact on the collection of retrieval carried out by users. The purpose of this study was to determine the processing system carried out at the Office of the Library and Archives of North Aceh Regency and its impact on information retrieval. The method used is qualitative through a descriptive approach with data collection techniques using the methods of observation, interviews, and documentation. The results showed that the library material processing system carried out at the North Aceh Regency Library and Archives Service had met the library processing standards because it used a classification chart and subject heading list that were in accordance with the provisions. However, in the processing there are still some obstacles. One of them is that there are double job librarians in the field of processing and librarians who do not have a background in library science education, resulting in many perceptions that occur when giving class numbers which result in mismatches between class numbers and document subjects. This happens because the librarian in determining the class number and subject of library materials only by reading the pages of the book or the table of contents of the book. Keywords: Library Material Processing, Information Retrieval, Public Library
Mobile Library: One Inovation of Literacy Information Reference Iqbal, Rahmat; Kusuma, Mezan El-Khaeri; Yunita, Irva; Dinasta, Aldy Gyan
LIBRIA Vol 14, No 1 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/14607

Abstract

 AbtrakLiterasi informasi merupakan hal yang sangat dibutuhkan bagi segenap kalangan akademis ataupun kalangam masyarakat biasa dalam meningkat kemampuan dalam pengetahuan dalam sebuah informasi yang lagi terbaru atau yang lagi hangat disaat ini. Lahirnya budaya literasi digital seiring dengan kemajuan dalam teknologi informasi yang melahirkan sebuah kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan informasi digital tanpa harus memikirkan dari jarak dan lokasi yang mereka upayakan dalam mendapatkan informasi. Transformasi penelusuran informasi di era teknologi informasi menghasilkan sebuah maha karya yang menjadikan sebuah perubahan dalam budaya penelusuran informasi yang awal menggunakan cetak sebagai koleksi referensi menjadi literasi digital dan menggunakan digital buku sebagai referensi informasi digital. Peneliti menggunakan metodologi kualitatif, penelitian ini memakai deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data peneliti menggunakan sistem observasi perhadap aplikasi mobile library, wawancara dan studi literature aplikasi mobile library dan disajikan secara deskriptif dengan menjelaskan hasil observasi sesuai temuan di lapangan. Lembaga pendidikan sudah mulai siap dalam berinteraksi dengan perkembangan teknologi informasi hal tersebut terlihat dari sejauh ini sudah cukup banyak menyediakan / menghadirkan aplikasi mobile library di lingkungan pendidikan mereka baik itu dikalangan perguruan tinggi sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Keyword: Perpustakaan mobile, Literasi informasi, literasi dijital. AbstrakInformation literacy is something that is very much needed for all academic circles or among ordinary people in increasing their ability in knowledge in information that is more recent or hot at this time. The birth of a digital literacy culture is in line with advances in information technology which makes it easy for the public to obtain digital information without having to think about the distance and location they seek to obtain information. The transformation of information retrieval in the information technology era produces a masterpiece that makes a change in the culture of information retrieval, which initially used print as a reference collection to become digital literacy and use digital books as a reference for digital information. The researcher uses a qualitative methodology, this research uses a qualitative descriptive. The method of data collection by researchers used an observation system for mobile library applications, interviews and literature studies of mobile library applications and presented descriptively by explaining the results of observations according to the findings in the field. Educational institutions have begun to be ready to interact with information technology developments, this can be seen from so far there have been quite a number of providing/presenting mobile library applications in their educational environment, both among colleges and junior high schools (SMP).Keyword: Mobile library, Information literacy, digital literacy. 
Strategi Penelusuran Informasi di Perpustakaan (Studi di Perpustakaan IAIN Manado) Awumbas, Radiyastika
LIBRIA Vol 14, No 1 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/14608

Abstract

                                              Abstrak Perpustakaan merupakan sebuah lembaga yang menyediakan berbagai informasi baik yang tercetak maupun noncetak. Perpustakaan terlebih khusus perpustakaan perguruan tinggi sudah seharusnya menyediakan fasilitas yang baik bagi pengunanya. Beragam informasi telah tersedia untuk menunjang proses belajar mengajar. Oleh sebab itu keterampilan serta kemampuan dari pemustaka sangat diharapkan agar dapat memanfaatkan semua informasi yang telah disediakan. Penelitian ini akan membahas tentang strategi apa saja yang dilakukan pemustaka untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan agar dapat menyelesaikan tugas yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimana fokus utama dari metode penelitian ini adalah menjelaskan objek penelitiannya, sehingga peristiwa dan fenomena yang terjadi dapat terjawab. Hasil dari penelitian ini secara keseluruhan sesuai dengan teori yang digunakan yaitu teori David Ellis, Cox dan Hall. Sebagian besar mahasiswa melakukan tahapan-tahapan dalam teori tersebut yaitu starting, chaining, brows­ing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, dan ending. Namun ada beberapa tahap yang jarang dilakukan oleh mahasiswa sebagai pemustaka. Diantaranya adalah mencari refensi lain selain referensi utama. Kata Kunci: startegi, penelusuran informasi, perpustakaan AbstractA library is an institution that provides a variety of information, both printed and non-printed. Libraries, especially college libraries, should provide good facilities for their users. Various information is available to support the teaching and learning process. Therefore, the skills and abilities of the users are expected to be able to take advantage of all the information that has been provided. This study will discuss what strategies are used by users to get the information needed in order to complete the given task. This study uses a qualitative descriptive research method where the main focus of this research method is to explain the object of research, so that events and phenomena that occur can be answered. The results of this study as a whole are in accordance with the theory used, namely the theory of David Ellis, Cox and Hall. Most of the students carried out the stages in the theory, namely starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, and ending. However, there are several stages that are rarely carried out by students as users. Among them is looking for other references besides the main reference. Keywords: strategy, information search, library
Membangun Etika Komunikasi dalam Layanan Informasi Perpustakaan Gani, Syukrinur A.
LIBRIA Vol 14, No 1 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/14609

Abstract

 AbstrakArtikel ini mengkaji tentang etika komunikasi yang perlu dibangun pustakawan dalam layanan informasi perpustakaan. Etika komunikasi memegang peranan penting dalam berkomunikasi. Komunikasi antar manusia memegang teguh prinsip etika sehingga terbangun hubungan yang menyenangkan. Bagaimana etika komunikasi dalam layanan informasi perpustakaan?. Dalam menjawab permasalahan, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menelaah dan merujuk kepada bahan-bahan dalam berbagai literatur baik berupa buku atau tulisan dari berbagai bentuk yang ada kaitannya dengan permasalahan yakni etika komunikasi. Analisis data adalah deskriptif analisis yaitu mendeskripsikan data yang terkait dengan permasalahan dan disusun secara sistematis sesuai dengan permasalahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika communisis yang dapat membangun hubungan menyenangkan dengan pemustaka dalam layanan informasi adalah komunikasi dengan bahasa secara lemah lembut, jujur, dan menghargai orang lain.Kata Kunci: Etika Komunikasi, Layanan Informasi AbstractThis article examines the communication ethics that librarians need to build in library information services. Communication ethics plays an important role in communicating. Communication between humans adheres to ethical principles so that a pleasant relationship is built. How is the ethics of communication in library information services? In answering the problem, this study uses a qualitative approach by examining and referring to materials in various literatures in the form of books or writings of various forms that are related to the problem of communication ethics. Data analysis is descriptive analysis that is describing data related to the problem and arranged systematically according to the problem. The results of the study show that communication ethics that can build pleasant relationships with users in information services is communication with language that is gentle, honest, and respectful of others. Keywords: Communication Ethics, Information Services
Pelayanan Perpustakaan Untuk Anak Usia Dini Dalam Google Scholar: Sebuah Narrative Literature Review Az-Zahra, Azizah Azmi
LIBRIA Vol 14, No 2 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/16811

Abstract

                                            ABSTRAKMinat baca dianggap menjadi salah satu faktor yang menentukan kemajuan suatu negara, bahkan kualitas sumber daya manusia juga dapat ditentukan dengan tinggi atau rendahnya minat baca yang dimiliki suatu negara. Di Indonesia minat baca masyarakat masih terbilang sangat kurang, Indonesia tercatat menempati peringkat nomor 62 dari 70 negara. Upaya sederhana yang dapat dilakukan dan memiliki dampak besar adalah dengan menanamkan kegiatan membaca pada anak usia dini, sehingga anak yang dikenalkan dengan kegiatan membaca pada usia dininya dapat tumbuh dengan kesadaran dan minat membaca yang tinggi. Dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui penelitian pelayanan perpustakaan untuk anak usia dini dalam Google Scholar melalui analisis jenis kegiatan pelayanan perpustakaan untuk anak usia dini, metode penelitian, dan dampak pelayanan perpustakaan untuk anak usia dini. Metode penelitian menggunakan literatur review berjenis narrative literature review. Penelitian ini membawa hasil yakni layanan perpustakaan pada anak terdiri dalam enam jenis, keenam jenis layanan perpustakaan untuk anak tersebut juga masing masing memiliki pengaruh pada setiap kegiatan pelayanannya yakni mainan anak, bercerita, layanan belajar, layanan rujukan, bimbingan pembaca, peminjaman bahan pustaka, fasilitas, koleksi, penyediaan layanan untuk anak usia dini diselenggarakan sebagai salah satu upaya dalam menanamkan sifat senang membaca serta kemampuan literasi yang baik pada anak dan diperlukan adanya penyelenggaraan pelayanan anak pada perpustakaan dengan baik, karena masing masing kegiatanpelayanan perpustakaan anak yang baik akan mempunyai dampak terhadap anak sebagai pengguna layanan itu sendiri.Kata kunci: Early childhood library services; library services; Early childhoodABSTRACTReading interest is considered to be one of the factors that determine the progress of a country, even the quality of human resources can also be determined by the high or low interest in reading that a country has. In Indonesia, people's interest in reading is still very lacking, Indonesia is listed as being ranked number 62 out of 70 countries. A simple effort that can be done and has a big impact is to instill reading activities in early childhood, so that children who are introduced to reading activities at an early age can grow with high awareness and interest in reading. From these problems, this study aims to determine the research on library services for early childhood in Google Scholar through an analysis of the types of library service activities for early childhood, research methods, and the impact of library services for early childhood. The research method uses a literature review type of narrative literature review. This study brings the results that library services for children consist of six types, the six types of library services for children also each have an influence on each of its service activities, namely children's toys, storytelling, learning services, referral services, reader guidance, borrowing library materials, facilities , collections, service provision for early childhood is held as an effort to instill a love of reading and good literacy skills in children and it is necessary to have a good service for children in the library, because each good children's library service activity will have an impact on child as a user of the service itself.Keywords: Interest in reading; library services; early childhood services 
Strategi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (Studi Kasus di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Siak) Wiranda, Mhd Ardi; Agustini, Ninis; Anwar, Rully Khairul
LIBRIA Vol 14, No 2 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/16807

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Siak. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan yang digunakan ialah Penanggung Jawab Program, Pengelola dan Pelaksana transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Siak, actual user, serta master trainer program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Data diperoleh melalui observasi berperan serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah Dispusipda Kabupaten Siak dalam menjalankan strategi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial melalui empat. Pertama, analisis lingkungan dengan melakukan analisis kebutuhan masyarakat, melihat tren, dan diskusi bersama. Kedua melakukan tahapan perumusan strategi meliputi adanya misi sebagai landasan untuk mencapai tujuan, perencanaan strategi dengan tiga aspek yaitu peningkatan layanan TIK, pelibatan masyarakat, dan advokasi, serta adanya kebijakan yang mengatur transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Ketiga, melakukan implementasi strategi terdiri dari pembentukan program transformasi perpustakaan, promosi melalui agenda kegiatan dan media, anggaran, dan SOP. Keempat, evaluasi strategi yang dilakukan dengan melakukan wawancara secara langsung terhadap peserta kegiatan dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan kemudian melakukan evaluasi bersama.Kata Kunci: Strategi Transformasi Perpustakaan, Iklusi Sosial, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak AbstractThe purpose of this study was to determine the library transformation strategy based on social inclusion by the Regional Library and Archives Service of Siak Regency. To achieve this goal, this research uses qualitative research methods with a case study approach. The informants used were the Program Manager, Manager and Implementer of social inclusion-based library transformation at the Regional Library and Archives Service of Siak Regency, actual users, and master trainers for social inclusion-based library transformation programs. Data were obtained through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The results of this study are the Dispusipda of Siak Regency in carrying out a library transformation strategy based on social inclusion through four. First, environmental analysis by analyzing community needs, looking at trends, and discussing together. The second stage of strategy formulation includes the existence of a mission as a basis for achieving goals, strategic planning with three aspects, namely improving ICT services, community involvement, and advocacy, as well as the existence of policies that regulate the transformation of libraries based on social inclusion. Third, implementing the strategy consists of establishing a library transformation program, promotion through activity agendas and media, budgets, and SOPs. Fourth, the evaluation of the strategy was carried out by conducting direct interviews with the activity participants in the social inclusion-based library transformation program and then conducting a joint evaluation.Keywords: Library transformation strategy, social inclusion, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak
Kegiatan Konservasi Preventif Yang Diterapkan oleh Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Putri Abduh, Yunnisa Nabila; Siti Khadijah, Ute Lies; CMS, Samson; Khoerunnisa, Lutfi
LIBRIA Vol 14, No 2 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/16812

Abstract

                                           AbstrakTujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan lebih detail mengenai kegiatan konservasi preventif yang dilakukan oleh perpustakaan Fisip Unpad. Artikel ini memakai metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Konservasi preventif merupakan faktor utama dalam melindungi bahan pustaka yang bertujuan untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh lingkungan, biota, manusia, dan bencana. Kegiatan konservasi preventif menjadikan kondisi bahan pustaka tahan lama dan terjaga sehingga dapat mengurangi dana perbaikan dan pengadaan. Tentu saja, bahan pustaka yang tahan lama dan terjaga, akan indah dilihat dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan konservasi preventif terhadap bahan pustaka didukung oleh beberapa faktor, antara lain: gedung perpustakaan yang representative, dukungan infrastruktur, pustakawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni serta ketersediaan dana. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konservasi preventif terhadap koleksi atau bahan pustaka di perpustakaan Fisip Unpad telah dilaksanakan, namun belum optimal karena fasilitas penunjang yang belum lengkap.Kata Kunci: Konservasi Preventif, Preservasi, Pelestarian Bahan Pustaka   AbstractThe purpose of this article is to explain in more detail the preventive conservation activities carried out by the Unpad Fisip library. This article uses a qualitative method. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and literature studies. Preventive conservation is the main factor in protecting library materials which aims to prevent damage caused by the environment, biota, humans, and disasters. Preventive conservation activities make the condition of library materials durable and maintained so as to reduce repair and procurement funds. Of course, library materials that are durable and well preserved, will be beautiful to look at and not harmful to health. Preventive conservation activities on library materials are supported by several factors, including: a representative library building, infrastructure support, librarians who have good knowledge and skills and the availability of funds. From the results of this study, it can be concluded that preventive conservation of collections or library materials in the Unpad Fisip library has been implemented, but has not been optimal due to incomplete supporting facilities.Keywords: Preservation, Preventive Conservation, Preservation of Library Materials
Manfaat Perpustakaan Digital Dalam Meningkatkan Minat Baca Generasi Milenial di Era Globalisasi Putri Andita, Shafa Shafina
LIBRIA Vol 14, No 2 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/16808

Abstract

AbstrakTujuan artikel ini untuk memberikan penjelasan lebih dalam mengenai manfaat perpustakaan digital dalam meningkatkan minat baca generasi milenial di era globalisasi. Metode yang digunakan yaitu studi literatur agar dapat mengetahui mengenai perpustakaan digital dan minat baca masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan sumber bahan pustaka untuk memperoleh data penelitian. Rendahnya minat baca bagi masyarakat Indonesia memberikan dampak negatif bagi masyarakat, terlebih lagi perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi yang semakin pesat membawa pengaruh yang cukup besar bagi masyarakat, khususnya bagi generasi milenial. Oleh karena itu, dengan hadirnya perpustakaan digital ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik dalam meningkatkan minat baca generasi milenial dengan lebih efektif dan efisien karena mereka dapat langsung mengakses perpustakaan digital dengan cepat. Kedepanna diharapkan generasi milenial dapat memanfaatkan perpustakaan digital ini untuk meningkatkan minat baca mereka. Agar dapat bersaing dengan negara lain dan melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kompeten, dan berkualitas.Kata Kunci: Minat Baca, Perpustakaan Digital, Generasi Milenial   AbstractThe purpose of this article is to provide a deeper explanation of the benefits of digital libraries in increasing millennial generation's reading interest in the era of globalization. The method used is literature study in order to find out about digital libraries and Indonesian people's reading interest by utilizing library material sources to obtain research data. The low interest in reading for the Indonesian people has a negative impact on society, moreover, the development of information technology and digitalization which is increasingly rapidly has a considerable influence on society, especially for the millennial generation. Therefore, with the presence of this digital library, it is hoped that it can be put to good use in increasing millennial generation's reading interest more effectively and efficiently because they can directly access digital libraries quickly. In the future, it is hoped that the millennial generation can take advantage of this digital library to increase their reading interest. In order to be able to compete with other countries and give birth to the next generation of intelligent, competent, and qualified people.Keywords: Reading Interest, Digital Library, Millennial Generation
Revitalisasi Fungsi Perpustakaan Perguruan Tinggi: Upaya Peningkatan Kualitas Layanan dan Pembelajaran Syukrinur, Syukrinur
LIBRIA Vol 14, No 2 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/16813

Abstract

AbstrakTulisan ini membahas fungsi perpustakaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembelajaran. Perpustakaan memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Ia merupakan pusat sarana akademis yang menyediakan koleksi yang relevan dalam proses pembelajaran. Perpustakaan menjalankan fungsinya sebagai pusat sumber belajar bagi para pemustaka. Kehadiran teknologi informasi telah membawa perubahan fungsi perpustakaan dimana ia memberikan peluang yang besar bagi pemustaka dalam akses informasi. Fungsi-fungsi perpustakaan baik fungsi pendidikan, penelitian dan informasi serta revitalisasi fungsi  perpustakaan tersebut akibat perkembangan teknologi informasi dielaborasi dalam tulisan ini.Kata Kunci: Fungsi Perpustakaan, Sumber Informasi, Pembelajaran AbstractThis paper discusses the function of the library in improving the quality of service and learning. The library plays an important role in the learning process. It is a center for academic facilities that provide collections that are relevant in the learning process. The library performs its function as a learning resource center for users. The presence of information technology has changed the function of the library where it provides great opportunities for users to access information. The functions of the library, includingeducational, research and information functions as well as the revitalization of these library functions as a result of developments in information technology, are elaborated in this paper. Keywords: Library function, Information Source, LearningPembelajaran
Kompetensi Seorang Pustakawan Dalam Menguasai Teknologi Informasi Untuk Mengelola Perpustakaan Digital Pada Era 4.0 Julianti, Siti Aminah
LIBRIA Vol 14, No 2 (2022): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/16809

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi yang maju semakin pesat, menyebabkan berbagai instansi atau lembaga mengubah cara kerja mereka dengan teknologi yang berbasis digital, termasuk perpustakaan. Ini menjadi tantangan bagi lembaga atau instansi perpustakaan untuk meningakatkan sumber daya manusia karyawannya yaitu pustakawan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan kepada para staf pustakawan agar mereka menguasi kompetensi dan kemampuan terhadap teknologi informasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemustaka dengan membangun perpustakaan digital. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran terkait kompetensi yang harus dikuasai oleh pustakawan dalam mengelola perpustakaan digital di zaman serba canggih ini agar perpustakaan tersebut tidak tertinggal dan habis dimakan zaman.Kata Kunci: Kompetensi Pustakawan, Perpustakaan Digital, Pustakawan, Teknologi Informasi. AbstractThe development of advanced information technology is increasing rapidly, causing various agencies or institutions to change the way they work with digital-based technology, including libraries. This is a challenge for library institutions or agencies to improve the human resources of their employees, namely librarians. Therefore, it is necessary to conduct training for librarian staff so that they master the competence and ability of information technology to provide the best service to users by building digital libraries. The purpose of this paper is to provide an overview of the competencies that librarians must master in managing digital libraries in this sophisticated era so that these libraries are not left behind and run out of time.Keywords: Librarian Competence, Digital Library, Librarian, Information Technology.