cover
Contact Name
Suherman
Contact Email
suherman@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285277389989
Journal Mail Official
jurnal.libria@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Jln. Ar-Raniry No.1 Darussalam - Banda Aceh, 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry
ISSN : 20861532     EISSN : 25498606     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
This journal specializes in any topics and subjects related to the Librarianship, information and documentation, also it present the subjects and topics related to archives and literacy
Articles 150 Documents
IMPLMENTASI LAYANAN DELEVERY: LIBRARY SEARCHING SERVICE (LSS) SEBAGAI LAYANAN REFERENSI VIRTUAL PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Rosita, Charlis Siana; Nurmaliati, Nurmaliati; Husna, Asmaul
LIBRIA Vol 15, No 1 (2023): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/21709

Abstract

AbstrakLSS (Literature Searching Service) adalah salah satu layanan perpustakaan Universitas Syiah Kuala (USK) yang merupakan bagian dari layanan referensi. Dimasa pandemi covid-19 tantangan bagi perpustakaan perguruan tinggi sangat komplek. Salah satunya adalah akses kesumber informasi ke perpustakaan sangat terbatas, koleksi perpustakaan tidak termanfaatkan secara optimal. Selama pandemi Covid-19 Perpustakaan USK membuat strategi layanan baru mengganti layanaan tatap muka ke layanan referensi virtual (delivery). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pustakawan, sarana akses informasi,  dan kualitas informasi LSS. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif deskriptif yang berbentuk narasi. Teknik pengumpulan data  dilakukan dengan observasi partisipan ialah melalui pengamatan dan wawancara yang bersifat terbuka, data statistik dan dokumentasi studi literatur. Data yang dianalisis adalah data permitaan koleksi melalui layanan LSS tiga tahun terakhir. Sejak dirilis bulan Agustus 2020, pemustaka cukup reponsif terhadap layanan referensi virtual  ini. Data menunjukkan tahun 2020, Agustus s.d Desember sebanyak 438 orang melakukan pemesanan. Pada tahun 2021, Januari s.d Desember sebanyak 1.151 orang, adanya peningkatan yang tajam pemesanan koleksi. Pustakawan memiliki keterampilan dalam menelusur informasi yang dibutuhkan, memiliki kecakapan dalam bidangnya. Tersedianya sarpras yang baik, kemudahan akses, sumber informasi yang berkualitas. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa layanan LLS sebagai layanan referensi virtual  dapat dikatakan baik.Kata kunci: literature searching service; referensi virtual, layanan delivery, book delivery, perpustakaan digital, pandemi, layanan prima AbsractLSS (Literature Searching Service) is one of the library services of Syiah Kuala University (USK) which is part of the reference service. During the COVID-19 pandemic, the challenges for university libraries are very complex. One of them is access to information sources in the library is very limited, library collections are not utilized optimally. During the Covid-19 pandemic, the USK Library made a new service strategy, replacing face-to-face services to virtual reference services (delivery). The objectives to be achieved in this study are to determine the performance of librarians, information access facilities, and LSS information quality. The study used a descriptive qualitative methodology in narrative form. The data collection technique was carried out by participant through observation, open interviews, statistical data and documentation of literature studies. The data analyzed is data collection requests through LSS services for the last three years. Since its release in August 2020, users have been quite responsive to this virtual reference service. The data shows that in 2020, from August to December, 438 people placed orders. In 2021, January to December there were 1.151 people who have collection orders increased sharply. Librarians have skills in tracing the information needed, availability of good infrastructure, easy access, quality sources of information. Overall it can be concluded that the LLS service as a virtual reference service is very good.Keywords: literature searching service; virtual reference, delivery service, book delivery, digital library; pandemic; excellent service
PEMANFAATAN KATALOG SEBAGAI SARANA TEMU KEMBALI PADA PERPUSTAKAAN MILIK PAK HJ. OO Kamil, Muhammad Fadhil; Rukmana, Evi Nursanti; Rohman, Asep Saeful
LIBRIA Vol 16, No 1 (2024): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/24756

Abstract

Abstract A library is a working unit that has a place to collect, manage, store, and organize a collection of library materials regularly, and has the purpose of being used by libraries as a pleasant source of information or learning. Collections on libraries should therefore be arranged and processed to the best of their ability in order for information to be stored and used quickly and appropriately. On libraries it is also mandatory to have an information re-meeting system. Of the many key tasks on the system for information re-establishment from library ownership is processing library materials often referred to as cataloging. Catalogue itself has a meaning which is the process of creating a catalog containing data from a collection, both from the physical perspective of the book and the contents of the collection. The writing of this article aims to find out how the catalog utilizes in processing library materials on the library owned by Mr. Hj. Oo. One way is to do cataloging activities on the library. Catalogueing library materials makes library materials on library collections systematically neat and can be recovered quickly and accurately. In addition, the power of cataloging library materials has a great influence on the success of library tasks and functions. Therefore, cataloguing activities should be done professionally. The research conducted on this article uses descriptive qualitative research methods. Mr. Hj. Oo's library has many unprocessed library materials by conducting cataloging activities on the library. After cataloging activities were carried out on the library owned by Mr. Hj. Oo made the library systematically organized. Therefore, cataloging activity is a powerful way to embed existing library materials on the library owned by Mr. Hj. Oo.Keywords: Catalouguing; Library; Library Materials; Processing Abstrak Perpustakaan ialah unit kerja yang mempunyai tempat untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, serta mengatur koleksi bahan pustaka dengan teratur, dan mempunyai tujuan untuk digunakan oleh para pemustaka sebagai sumber informasi atau sarana pembelajaran yang menyenangkan. Oleh karena itu, koleksi pada perpustakaan harus diatur dan diolah sebaik mungkin agar informasi dapat disimpan dan digunakan dengan cepat dan tepat. Pada perpustakaan juga diwajibkan memiliki sistem temu kembali informasi. Dari banyaknya tugas utama pada sistem temu kembali informasi dari kepemilikan perpustakaan ialah mengolah bahan perpustakaan yang sering disebut sebagai katalogisasi. Katalogisasi sendiri mempunya arti yaitu adalah proses pembuatan katalog yang memuat data-data dari suatu koleksi, baik dari segi fisik buku maupun isi dari koleksi buku tersebut. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan katalog dalam mengolah bahan pustaka pada perpustakaan milik Pak Hj. Oo. Salah satu caranya ialah melakukan kegiatan pengkatalogkan pada perpustakaan tersebut. Katalogisasi bahan pustaka membuat bahan pustaka pada koleksi perpustakaan menjadi tertata rapih secara sistematis dan dapat ditemukan kembali dengan cepat serta akurat. Selain itu, kekuatan katalogisasi bahan pustaka mempunyai pengaruh yang besar pada keberhasilan tugas serta fungsi perpustakaan. Maka dari itu, kegiatan katalogisasi harus dilakukan secara profesional. Penelitian yang dilakukan pada artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pada perpustakaan milik Pak Hj. Oo mempunyai banyak bahan pustaka yang belum diolah dengan melakukan kegiatan katalogisasi pada perpustakaan tersebut. Setelah kegiatan katalogisasi dilakukan pada perpustakaan milik pak Hj. Oo menjadikan perpustakaan tersebut tertata rapih secara sistematis. Oleh karena itu, kegiatan katalogisasi ialah cara yang ampuh untuk mengolaj bahan pustaka yang ada pada perpustakaan milik Pak Hj. Oo.Kata Kunci: Katalogisasi; Bahan Pustaka; Pengolahan; Perpustakaan
Preservasi Arsip Naskah Kuno Dengan Metode Enkapsulasi Rapita, Rapita
LIBRIA Vol 15, No 2 (2023): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/21715

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang preservasi arsip naskah kuno dengan metode enkapsulasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Mengingat betapa penting dan berharganya informasi yang terdapat didalam naskah kuno maka perlu dilestarikan agar tidak rusak/musnah sehingga keberadaannya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Pelestarian ini dikenal dengan istilah preservasi dan merupakan salah satu ikhtiar untuk memperlambat proses kerusakan atau memperbaiki jika sudah terjadi kerusakan dengan berbagai macam metode. Di artikel ini, penulis memfokuskan hanya pada metode enkapsulasi.Kata Kunci: Preservasi, Metode Enkapsulasi, Naskah Kuno AbstractThis article discusses the preservation of ancient manuscript archives with the encapsulation method. This study uses qualitative research methods with data collection techniques using literature studies. Considering how important and valuable the information contained in ancient manuscripts is, it needs to be preserved so that it is not damaged / destroyed so that its existence can be useful for the community. This preservation is known as preservation and is one of the efforts to slow down the process of damage or repair if damage has occurred with various methods. In this article, the author focuses only on the encapsulation method.Keywords: Preservation, Encapsulation Method, Ancient Manuscript
KOMPETENSI TEACHER LIBRARIAN DALAM KONSEP TEORI KOGNITIF SOSIAL (SELF EFFICACY) Ernawati, Ernawati
LIBRIA Vol 16, No 1 (2024): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/24749

Abstract

Abstract The term teacher librarian (Teacher Librarian) is not widely known in Indonesia. The USA states that a Teacher Librarian is a teacher who has a background in librarianship. This brief article describes Teacher Librarian competency using a social theory approach, namely using the concept of Self Efficacy. There are four components that a Teacher Librarian must have, namely competence, management, education and technology. Although this competency is still not fully implemented in Indonesia. However, states like America have empowered TL as a way to develop libraries in the educational environment. Meanwhile, the concept of Self Efficacy itself is a tool in measuring a TL's ability to improve their performance and competence in accordance with the regulations applicable in their country. In contrast to Indonesia, the TL position itself is selected from teaching staff who serve as teachers with criteria and conditions set by the government even though in practice it does not match expectations and reality in the field. This article tries to provide an overview of Teacher Librarians and their presence in school libraries and uses Self Efficacy as a tool to measure one's qualities and abilities as a Teacher Librarian. Keywords: Competence, Teacher Librarian, Self Efficacy Abstrak Istilah guru pustakawan (Teacher Librarian) belum banyak dikenal di Indonesia. Negara USA menyebut Teacher Librarian adalah seorang pengajar (guru) yang memiliki latar belakang dalam keperpustakaan (librarianship). Artikel ringkas ini mendeskripsikan tentang kompetensi Teacher Librarian dengan pendekatan teori sosial yaitu menggunakan konsep Self Efficacy. Terdapat empat komponen yang harus dimiliki oleh Teacher Librarian yaitu kompetensi, manajemen, pendidikan dan teknologi. Meskipun kompetensi ini masih belum sepenuhnya terlaksana di Indonesia. Namun pada Negara bagian seperti Amerika telah memberdayakan TL ini sebagai salah satu pengembangan keberadaan perpustakaan dilingkungan pendidikan. Sedangkan konsep Self Efficacy sendiri menjadi salah satu alat bantu dalam mengukur kemampuan seorang TL dalam meningkatkan kinerja dna kompetensinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dinegaranya. Berbeda dengan Indonesia posisi TL sendiri dipilih dari tenaga pendidik yang menjabat sebagai guru dengan kriteria dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah meskipun pada prakteknya tidak sesuai harapan dan kenyataan dilapangan. Artikel ini mencoba memberikan gambaran tentang Teacher Librarian dan keberadaannya di perpustakaan sekolah serta menggunakan Self Efficacy sebagai alat bantu mengukur kualitas dan kemampuan diri sebagai Teacher Librarian. Kata Kunci : Kompetensi , Teacher Librarian, Self Efficacy
Kegiatan Restorasi Pada Koleksi Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran Andita, Shafa Shafina Putri; Khadijah, Ute Lies Siti; CMS, Samson; Khoerunnisa, Lutfi
LIBRIA Vol 15, No 1 (2023): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/21710

Abstract

AbstrakTujuan artikel ini untuk memberikan penjelasan mengenai kegiatan restorasi pada koleksi Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik di Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif untuk dapat menggambarkan fenomena yang terjadi. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan suatu informasi menjadi hal penting yang dibutuhkan. Perlu adanya suatu dukungan dari berbagai media seperti perpustakaan, perpustakaan sendiri merupakan suatu lembaga penting bagi kehidupan setiap individu. Oleh karena itu, bahan pustaka yang tersedia di dalam perpustakaan harus dilestarikan dan dijaga dengan baik seperti melakukan kegiatan restorasi. Kegiatan tersebut dilakukan guna memperbaiki bahan pustaka yang sudah rusak menjadi ke bentuk awal aslinya, tujuannya agar dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh pengguna perpustakaan dalam jangka waktu yang panjang.Kata Kunci: Kegiatan Restorasi Koleksi Perpustakaan. AbstractThe purpose of this article is to provide an explanation of restoration activities in the collection of the Library of the Faculty of Social and Political Sciences at Padjadjaran University, Jatinangor. The method used is a descriptive research method to be able to describe the phenomena that occur. The rapid development of science and technology makes information an important thing that is needed. There needs to be support from various media such as libraries, libraries themselves are an important institution for the life of every individual. Therefore, the library materials available in the library must be preserved and maintained properly such as carrying out restoration activities. This activity is carried out to repair library materials that have been damaged to their original form, the purpose is to be used and utilized by library users in the long term.Keywords: Library Collection Restoration Activities
Pelaksanaan Penyusutan Arsip di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Padjadjaran Adna, Putri Latifa; Sukaesih, Sukaesih; Sujana, Lusi Romaddyniah
LIBRIA Vol 16, No 1 (2024): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/17702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai penyusutan arsip yang dilakukan di Record Center Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian pada penelitian ini adalah seorang informan yang menjabat sebagai staf arsiparis di Record Center Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Padjadjaran dengan menggunakan purposive sampling untuk memilih informan. Jenis data yang digunakan adalah data deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui tiga cara, yaitu observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sementara itu, analisis data yang diterapkan pada penelitian di antaranya adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber dengan cara membandingkan hasil pengamatan dengan hasil wawancara dan menguji kebenaran keduanya dengan dokumen yang mendukung. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa kegiatan penyusutan arsip di Record Center Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap pemindahan, tahap penyerahan, dan tahap pemusnahan dengan berpedoman pada Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran.
Akses dan Layanan Arsip Statis di Era Keterbukaan Informasi Publik Khairunisa, Khairunisa
LIBRIA Vol 15, No 2 (2023): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/21716

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akses dan layanan arsip statis di era keterbukaan informasi publik, dan bagaimana tantangan yang dihadapinya. Metode penulisan artikel ini studi pustaka yaitu dengan mengumpulkan sumber-sumber seperti buku-buku,  jurnal-jurnal, serta sumber-sumber lain yang berhubungan dengan tema penelitian. Hasil penelitian meliputi: terdapat dua jenis layanan dalam akses arsip yaitu layanan langsung atau manual dan layanan tidak langsung yaitu melalui email, telpon, media pencarian arsip SIKS, melalui korespondensi atau bentuk komunikasi lainnya. Keterbukaan informasi publik dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 memberikan peluang bagi para jurnalis, peneliti, dan masyarakat yang mengakami kendala dalam menelusuri informasi sehingga memudahkan dalam temu kembali informasi selain itu dampak dari keterbukaan informasi ini memicu terjadinya tindakan plagiarisme.Kata Kunci: Akses,  Layanan Arsip, Keterbukaan InformasiAbstractThis article aims to find out how to access and service archives in the era of public information disclosure, and how the challenges they face. The method of writing this article is a literature study by collecting sources such as books, journals, and other sources related to the research theme. The results of the study include: there are two types of services in archive access, namely direct or manual services and indirect services, namely via email, telephone, media for searching SIKS archives, through correspondence or other forms of communication. Disclosure of public information in Law Number 14 of 2008 provides opportunities for journalists, researchers, and the public who experience obstacles in tracing information so as to facilitate information retrieval. In addition, the impact of this information disclosure triggers plagiarism.Keyword: Access, Archive Services, Information Disclosure
EVALUASI DESAIN INTERFACE PADA APLIKASI IPUSNAS BERDASARKAN TEORI EVALUASI HEURISTIK NIELSEN Hikmat, Arsyad Nuzul
LIBRIA Vol 16, No 1 (2024): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/24750

Abstract

Abstract Evaluation of interface design, hereinafter referred to as interface, is part of the assessment of the interface of a system or application. With this evaluation, you can find out what advantages and disadvantages the interface design has. Basically, an interface design can be said to be good if the interface is easy to understand and not complicated for users to use even if the user is in the beginner category, conversely if the interface is good, cool but difficult to understand then the interface cannot be categorized as a good interface. Next, this research will focus on the interface design of a National Library application specifically for the Android platform with the name Ipusnas which is currently available in version 1.4.1. using heuristic evaluation from Nielsen which has 10 indicators. The evaluation results show that the IPusnas application can be stated to be good in its interface design and can help application users. Although there are still several shortcomings in the Ipusnas application. Keywords: User Interface (UI); Nielsen Heuristic Evaluation, Ipusnas android Abstrak Evaluasi desain interface, selanjutnya disebut antarmuka merupakan sebuah bagian dari penilaian terhadap antarmuka suatu sistem atau aplikasi. Dengan evaluasi tersebut maka dapat ditemukan kekurangan dan kelebihan apa yang dimiliki desain antarmuka tersebut. Pada dasarnya desain antarmuka dapat dikatakan baik apabila antarmuka tersebut mudah dipahami dan tidak rumit untuk digunakan oleh pengguna walaupun pengguna tersebut dalam kategori pemula, sebaliknya apabila antarmuka tersebut bagus, keren namun sulit untuk dipahami maka antarmuka tersebut belum dapat dikategorikan sebagai antarmuka yang baik. Selanjutnya penelitian ini akan memfokuskan pada desain antarmuka dari suatu aplikasi Perpustakaan Nasional khusus untuk platform android dengan nama Ipusnas yang saat ini tersedia dalam versi 1.4.1. menggunakan evaluasi heuristik dari Nielsen yang memiliki 10 indikator. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi IPusnas dapat dinyatakan telah baik dalam desain antarmukanya dan dapat membantu pengguna aplikasi. Walaupun masih terdapat beberapa kekurangan pada aplikasi Ipusnas.Kata Kunci : User Interface (UI); Evaluasi Heuristik Nielsen, Ipusnas android
Pemetaan Penelitian terkait Komunikasi Kesehatan di Indonesia melalui Analisis Bibliometrik berbasis Aplikasi VOSviewer Saputra, Dandi; Setianti, Yanti
LIBRIA Vol 15, No 1 (2023): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/21711

Abstract

AbstrakKomunikasi kesehatan merupakan bagian dari komunikasi antar manusia dengan fokus utama pada bagaimana individu menghadapi isu-isu kesehatan meliputi informasi tentang pencegahan penyakit, promosi kesehatan, kebijakan pemeliharaan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemetaan terkait komunikasi kesehetan di Idonesia melalui analisis bibliometrik berbasis aplikasi VOSviewer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan dianalisis dengan metode bibliometrik. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui pengumpulan dataset dari google scholar dengan bantuan software Publish or Perish yang ditentukan dengan memasukkan kata kunci yakni Komunikasi Kesehatan dan dibatasi untuk publikasi ilmiah pada jurnal. Hasil dari penelitian ini diperoleh 911 jurnal yang sudah terpublikasi yang terbit selama 6 tahun terakhir antara tahun 2017-2022. Dataset yang diperoleh dari Google Scholar kemudian di export melalui Publish or Perish ke dalam bentu file RIS. Peneliti menggunakan VOSviewer versi terbaru untuk operating system windows. Hasil pengolahan akan dianalisis ke dalam tiga tipe visualisation yakni Network Visualisation, Overlay Visualisation, dan Density Visualisation. Kata kunci yang paling sering muncul adalah Kesehatan dan Covid. Kata kunci yang sering muncul menunjukkan hubungan yang semakin erat. Hal ini dapat diartikan bahwa Covid merupakan topik penelitian Komunikasi Kesehatan yang banyak dibahas pada jurnal yang telah dipublikasi di Indonesia pada rentang tahun 2017-2022 yang diikuti dengan topik kesehata, pasien dan pelayanan kesehatan. Melalui density visualisation ini dapat disimpulkan bahwa topik-topik lain yang berkaitan dengan komunikasi kesehatan yang masih jarang kepadatannya masih perlu ditingkatkan lagi agar kuantitas publikasinya semakin banyak. Hal ini dapat menjadi peluang bagi peneliti selanjutnya untuk memperkaya khasanah terms yang berkaitan dengan komunikasi kesehatan untuk diteliti lebih lanjut.Kata Kunci: Pemetaan, Komunikasi Kesehatan, Bibliometrik AbstractHealth communication is part of human-to-human communication, with the main focus on how individuals deal with health issues includes information about disease prevention, health promotion, health maintenance policies. The purpose of this research is to find out the mapping related to health communication in Indonesia through a bibliometric analysis based on the VOSviewer application. The method used in this study is quantitative and analyzed by bibliometric methods. The data in this study were obtained through collecting datasets from Google Scholar with the help of the Publish or Perish software which was determined by entering the keywords "health communication" and limited to scientific publications in journals. The results of this study obtained data from 911 published journals published during the last 6 years between 2017-2022. The dataset obtained from Google Scholar is then exported via Publish or Perish in the form of a RIS file. Researchers use the latest version of VOSviewer for the Windows operating system. The processing results will be analyzed into three types of visualization: Network Visualisation, Overlay Visualisation, and Density Visualisation. The keywords that appear most often are Health and Covid. Keywords that appear frequently indicate a stronger relationship. This can be interpreted to mean that COVID is a health communication research topic that has been widely discussed in journals that have been published in Indonesia in the 2017-2022 period followed by the topics of health, patients and health services. Through this density visualization, it can be concluded that other topics related to health communication that are still rare in density still need to be increased so that the quantity of publications increases. This can be an opportunity for future researchers to enrich the terms related to health communication for further research.Keyword: Mapping, Health Communication, Bibliometric
ANALISIS MEDIA LITERASI DALAM KEKUATAN BUDAYA POPULER DI LINGKUNGAN MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI ISLAM SEMESTER 4 UIN IMAM BONJOL PADANG Jannah, Miftahul Jannah; Putri, Helmalia Eka; Fitriani, Rina; Ashari, Imelda; Samil, Yayang Kurniawan
LIBRIA Vol 16, No 2 (2024): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/24084

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the influence of popular culture on the literacy of 4th semester Islamic Library and Information Science students at UIN Imam Bonjol Padang and the role of media in spreading popular culture. The research method used is qualitative with in-depth interview techniques with a number of students as informants. The results of the study indicate that popular culture, such as music, films, lifestyle, and social media trends, have a significant influence on student literacy. Some positive impacts found include increased interest in reading, critical analysis skills, and creativity. However, there are also negative impacts such as decreased concentration in learning and addiction to social media. Media, especially digital media and social media, play an important role in spreading popular culture among students. This study recommends the need to improve digital and media literacy to equip students in facing the ever-growing popular culture. In addition, collaboration is needed between educational institutions, lecturers, and students in creating an environment that supports increased literacy.Keywords: media literacy, popular culture, Islamic Library and Information Science.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya populer terhadap literasi mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam semester 4 UIN Imam Bonjol Padang serta peran media dalam menyebarkan budaya populer tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap sejumlah mahasiswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya populer, seperti musik, film, gaya hidup, dan tren media sosial, memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap literasi mahasiswa. Beberapa dampak positif yang ditemukan antara lain meningkatnya minat baca, kemampuan analisis kritis, dan kreativitas. Namun, ada juga dampak negatif seperti penurunan konsentrasi belajar dan kecanduan media sosial. Media, terutama media digital dan media sosial, berperan penting dalam menyebarkan budaya populer di kalangan mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan literasi digital dan media untuk membekali mahasiswa dalam menghadapi budaya populer yang terus berkembang. Selain itu, diperlukan kolaborasi antara lembaga pendidikan, dosen, dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan literasi.Kata kunci: media literasi, budaya populer, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.