cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Pinisi Tower of Universitas Negeri Makassar, 10th Floor A.Pettarani Street, Makassar, 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27458466     EISSN : 27458474     DOI : https://doi.org/10.26858/pengabdi
PENGABDI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar. Jurnal ini menerbitkan artikel laporan hasil program pengabdian masyarakat yang bersifat multidisiplin, baik itu dalam bidang pendidikan, sosial ekonomi, budaya, dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Search results for , issue "PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)" : 19 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengoperasian Pabrik Biodiesel Portable Untuk Kemandirian Energi Masyarakat Nelayan di Kampung Nelayan Untia Yoel Pasae; Corvis L. Rantererung; Asrin Tandi; Arnold Sau; Medris Ranak
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.17462

Abstract

Kampung Nelayan Untia terletak  di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Kampung nelayan ini dihuni oleh masyarakat yang bekerja sebagai nelayan. Beberapa di antara nelayan tersebut dapat membuat sendiri perahu mereka untuk kebutuhan pekerjaannya, walaupun mereka hanya berpendidikan sampai SMP ataupun SMA/SMK. Salah satu kebutuhan pokok nelayan dalam melakukan pekerjaannya adalah bahan bakar untuk perahu. Sekitar 50 % dari pendapatan yang mereka peroleh melalui penjualan ikan hasil tangkapannya digunakan untuk membeli bahan bakar perahu. Berdasarkan hasil diskusi Tim dosen Universitas Kristen Indonesia Paulus dengan salah satu kelompok masyarakat nelayan, mereka sangat menginginkan dapat memperoleh bahan bakar yang murah atau jika perlu gratis dan berkesinambungan. Tim memperkenalkan bahan bakar biodiesel yang dapat dibuat dari minyak bekas penggorengan (minyak jelantah). Melalui Program Penerapan Teknologi Tepat Guna, Tim telah memperkenalkan dan memberikan pelatihan untuk memproduksi biodiesel dari minyak jelantah, dengan menggunakan Pabrik Biodiesel Portable. Tahapan kegiatan yang telah dilakukan yaitu pembuatan (konstruksi dan instalasi) pabrik biodiesel portable oleh Tim Dosen, sosialisasi manfaat penggunaan biodiesel pada perahu nelayan,  pelatihan pengoperasian pabrik biodiesel portable, dan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Berdasarkan hasil implementasi program yang dilakukan maka diketahui bahwa pengetahuan masyarakat tentang manfaat biodiesel meningkat, dan telah mempunyai pengetahuan dan keterampilan untuk membuat biodiesel dari minyak jelantah, bahkan mengoperasikan pabrik biodiesel portable.
Pelatihan Pengembangan Program Kemitraan PAUD Di Tengah Pandemi Covid – 19 Muhammad Akil Musi; Parwoto Parwoto
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.15770

Abstract

Konsep kemitraan dan kerjasama dalam konteks pendidikan sesungguhnya adalah keterkaitan lembaga pendidikan dan keluarga yang ideal di mana keduanya saling mengenal, menghormati, dan mendukung satu sama lain pada proses belajar dalam perkembangan anak. Mengingat kondisi yang tidak memungkinkan dalam situasi Pandemi Covid 19, maka Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan virtual yang dilaksanakan dari bulan Mei – September 2020. Kegiatan tatap muka hanya dilaksanakan sekali untuk penguatan dan diskusi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni menjaga jarak antara peserta serta penggunaan masker. Konsepsi pemecahan masalah dalam konteks kemitraan menekankan bahwa orang tua memiliki peran sangat besar dalam pendidikan anak. Keberhasilan pendidikan anak bergantung kepada keterlibatan keluarga. Kesimpulan dari kegiatan Program Kemitraan  Masyarakat (PKM)  ini adalah bahwa penerapan Model pengembangan Program Kemitraan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam mendukung perkembangan anak. Hal  ini dapat dilakukan melalui melalui kerjasana dan komunikasi antara orang tua dan satuan pendidikan anak usia dini. Kondisi akhir pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini menunjukkan bahwa peserta yang merupakan Kelompok Guru dan Kepala Satuan  PAUD pada Gugus Kecamatan Panukukang Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan sebagai sasaran pelatihan dapat memahami model pengembangan program kemitraan yang efektif dalam mendukung komunikasi antara pihak orang tua dan satuan pendidikan anak usia dini
Peningkatan Kualitas Ikan Asap di Panyula Kabupaten Bone Laelah Azizah; A. Mushawwir Taiyeb; Ridwansyah Mustamin
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.16194

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini yakni memberikan pemahaman kepada pengasap ikan asap di Kelurahan Panyula, Kabupaten Bone mengenai peningkatan kualitas ikan asap dengan menggunakan wadah rumah asap dalam proses pengolahan dan pengasapan ikan, peralatan pengasapan yang sesuai dengan standar keselamatan kerja seperti masker, sarung tangan, dan kacamata, serta pengemasan ikan asap dengan menggunakan metode vakum. Program ini dilaksanakan melalui sosialisai dan penyuluhan, pelatihan, demo, dan pendampingan. Berdasarkan hasil pelaksanaan program, maka dapat disimpulkan bahwa pengasapan ikan dengan menggunakan wadah rumah asap teruji dapat meningkatkan hasil produksi ikan asap, ikan asap yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik, serta dapat mengurangi waktu proses pengemasan, yang dulunya berlangsung selama kurang lebih 8 jam menjadi kurang lebih 7 jam dan juga dapat mengurangi asap pada proses pengasapan belangsung, sehingga masyarakat yang berada disekitar pengasap ikan sudah tidak terkontaminasi lagi. Selain itu, para pengasap juga sudah menggunakan alat pengasapan yang sesuai dengan standar keselamatan kerja, seperti penggunaan masker, sarung tangan, dan kacamata untuk mengurangi resiko paparan asap terhadap mata. Selain itu, pengemasan produk yang sudah dikemas dengan menggunakan metode vakum memberikan kualitas ikan asap menjadi lebih baik, sebab ikan sudah tidak terkontaminasi lagi dengan bakteri ataupun kuman pada saat penjualan, serta memiliki umur simpan yang lebih lama
Metodologi Penelitian dan Teknik Analisis Data Muh. Arif Tiro; Muh. Nusrang; Sudarmin Sudarmin
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.15766

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah guru di SMAN 4 Kabupaten Pinrang. Masalahnya adalah: (1) Rendahnya pemahaman guru tentang membuat rencana, pelaksanaan dan pelaporan penelitian, 2). Rendahnya pemahaman guru dalam menulis artikel ilmiah, serta 3). Rendahnya pemahaman guru terkait metode analisis data yang akan digunakan.. Metode yang digunakan adalah: memberikan workshop pemahaman terkait metodologi penelitian dan teknik analisis data. Hasil yang dicapai adalah (1) Guru Mampu membuat artikel ilmiah dengan baik dan benar, 2). Guru lebih memahami langkah-langkah dalam melakukan penelitian, 3). Publikasi pada jurnal nasional.
Pelatihan Penanganan dan Pencegahan Perundungan bagi Kepala Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Gowa Faridah Faridah
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.18347

Abstract

Abstrak. Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah tentang Workshop Penanganan dan Pencegahan Perundungan Bagi Kepala Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Gowa. Tujuan PkM ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada kepala sekolah jenjang Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa tentang penanganan dan pencegahan perundungan di sekolah. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pengetahuan yang dimiliki oleh warga sekolah mengenai perundungan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap peserta didik. Hal ini menyebabkan sekolah belum mempunyai program yang nyata terkait penanganan dan pencegahan perundudungan di sekolah, terutama jenjang Sekolah Menengah Atas. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelaksanaan workshop mengenai perundungan dan penanganannya. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui 3 tahapan, yaitu: (1) Survei awal untuk memperoleh informasi demografi peserta tentang apa yang mereka pahami mengenai perundungan;(2) pelatihan yang terdiri atas 2 sesi, yaitu sesi bagaimana mengenali dan memahami perundungan dan sesi tentang bagaimana merespon dan menangani perundungan; kemudian (3) survei akhir untuk mengetahui persepsi peserta mengenai pelatihan yang akan dilakukan dan rencana tindak lanjut workshop. Metode penyampaian yang digunakan dalam workshop adalah ceramah, brainstorming, dan diskusi tentang pengetahuan praktis penanganan perundungan di sekolah. Hasil pelatihan memperlihatkan kepala sekolah sekolah memiliki pemahaman tentang ap aitu perundungan dan diharapkan dapat menindaklanjuti di dalam bentuk program pencegahan bullying di sekolah masing-masing. Kata Kunci: perundungan, kepala sekolah, Sekolah Menengah Atas
Pengembangan Produk Unggulan Daerah Kerajinan Tenun Sutera Sengkang Berbasis Kearifan Lokal Suku Bugis Muhammad Ardi; Faizal Amir; Bakhrani A. Rauf; Muhammad Rakib; Alimuddin Sa’ban Miru
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.15771

Abstract

Tujuan kegiatan PPPUD ini adalah: (1)  Memperkenalkan kepada mitra jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif; (2) Melatih mitra membuat jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif;  (3) Memperkenalkan kepada mitra desain motif kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis;  (4)  Melatih mitra membuat desain, mengembangkan desain, dan menenun kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis. Metode yang digunakan adalah sebgai berikut: (1) melakukan sosialisasi kepada Pemerintah Kabupaten Wajo dan industri mitra; (2) melatih dan mendampingi mitra membuat jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif; (3) melatih dan mendampingi mitra membut desain, mengembangkan desain, dan menenun kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis; (4) melakukan monitroing dan evaluasi.  Hasil yang dicapai adalah sebagai berikut: (1) mitra mengenali dan terampil membuat jadwal perencanaan produksi yang efisien dan efektif; (2) mitra mengenali dan termpil membuat desain, mengembangkan desain,  dan menenun motif kain tenun sutera yang berbasis pada kearifan lokal Suku Bugis.
PKM Peningkatan Produksi Kerajinan Bambu dalam Memperbaiki Pendapatan Kelompok Pengrajin Bambu Di Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Zuldesmi Zuldesmi; Robert R. Winerungan; Moh. Fachruddin Suharto
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.16205

Abstract

The production process of woven bamboo which starting from the cutting down, the skinning, the breaking until the depleting processes is still traditional or manual by using machete and knife. Therefore, the product performance has a low quality because there is un-uniform in a product size (especially in the thickness) and form. This process also has been doing by the small  bamboo entrepreneurs in a city that has many people craft’s industries and one of them is a bamboo craft industry, Tomohon city. In order to solve that problem, in this activity, we applied a bamboo splitting machine which can increase the quantity and quality of bamboo parts production for bamboo crafts. Bamboo splitting machine is a machine that works to split or devide bamboo with the widht of bamboo that can be arranged as needed. This machine is used to help produce bamboo part products in large quantities by saving time and labor. The results show that this bamboo splitting machine has an average capacity of 5000-6000 parts / hour (about six times higher than which manual process). So that the productivity and quality of products made of bamboo can be improved and uniform according to consumer standards. Besides, tiredness and pains of workers can be released by using a bamboo depletion machine
Ceramah Tentang Etika dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Pattunggalengan Limbung Gowa Muhammad Bachtiar Syamsuddin; Fatkhul Ulum; Fauziah Bachtiar
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.15767

Abstract

Bagi bangsa yang telah maju, sangat mementingkan sekali tentang etika sopan santun, akhlak dan pendidikan karakter, bahkan tidak sedikit yang menjadi undang – undang Negara. Terlebih lagi bagi bangsa yang sedang berevolusi demokrasi. Oleh karenanya saat ini dapat kita temukan di setiap sekolah ataupun lembaga pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai Perguruan Tinggi telah membuat peraturan tentang etika adat sopan santun dan akhlak. Sepertinya misalanya etika/ sopan santun dalam berpakaian dan akhlak atau adab seorang pelajar terhadap guru atau pendidik. Namun, saat ini tak jarang kita menyaksikan dan terus disuguhkan dengan fenomena dan gejala – gejala degradasi moral/akhlak yang begitu dahsyat, baik di lingkungan sekitar, sekolah, perguruaan tinggi yang ditayangkan di berbagi media baik cetak maupun elektronik atau secara nyata yang sangat mengusik hati kita, seperti konflik antar agama, antar pelajar, mahasiswa, perkelahian antar remaja, pelajar,lingkungan, narkoba dan lainnya. Dengan demikian sudah pasti ada sesuatu yang salah dalam upaya kita dalam mengelola pendidikan karakter. Baik dalam hal persepsi, kebijakan maupun pelaksanaannya. Oleh karenanya, harus ada revitalisasi pendidikan karakter, mulai dari tingkat dasar hingga universitas/ perguruan tinggi. Pendidikan karakter harus masuk dalam arus utama system pendidikan kita. Terkhusus untuk lembaga pendidikan yang berada dalam naungan Pondok Pesantren, yang secara umum memiliki visi dan misi mencetak generasi generasi bangsa yang berakhlak mulia memiliki IPTEK dan IMTAK yang kuat dan dapat bermanfaat bagi agama, bangsa dan Negara, begitupun dengan lembaga – lembaga pendidikan umum yang lainnya. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah Ceramah dan dialog
Asesoris Memperindah Tampilan Baju Bodo Muhammad Ardi; Srikandi Srikandi; Syamsiarna Nappu
PENGABDI PENGABDI : VOL. 1, NO. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v1i2.15772

Abstract

Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah UKM Keluarga Sutera. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan tentang desain aksesoris baju bodo (baju bodo) yang memiliki penampilan cantik, (2) kurang keterampilan membuat desain aksesoris baju bodo yang memiliki penampilan cantik, (3) jumlah produksi pakaian bodo yang memiliki aksesori yang tampak cantik sangat terbatas, dan (4) kualitas produksi pakaian bodo yang memiliki aksesori yang terlihat cantik sangat terbatas. Sasaran eksternal adalah pakaian bodo yang memiliki aksesori yang terlihat cantik dan berbagai warna untuk orang dewasa, remaja, dan anak-anak. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dalam mendesain aksesoris pakaian bodo (baju bodo), (2) mitra memiliki keterampilan untuk merancang dan menjahit aksesoris, (3) mitra memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi bodo pakaian yang memiliki aksesoris dengan penampilan yang indah, (4) pasangan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas pakaian bodo yang memiliki aksesoris dengan penampilan yang indah, dan (5) memproduksi pakaian bodo yang memiliki aksesoris berbagai warna dengan penampilan yang indah.

Page 2 of 2 | Total Record : 19