cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
EKSPLORASI KEKAYAAN KULINER MASYARAKAT SUKU DAYAK NGAJU DI DESA MANDOMAI KALIMANTAN TENGAH Septo Septo; Lala Aprilia Wulandari; Caroline Yunita Tiwo; Eri Yanti; Eli Karliani; Tryani Tryani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.668 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1729

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan salah satu negara multikultural terbesar di dunia. Hal ini dapat dilihat dari kondisi sosio-kultural, agama maupun geografis yang begitu beragam dan luas. Sekarang ini, jumlah pulau yang ada di wilayah Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) sekitar 13.000 pulau besar dan kecil. Populasi penduduknya berjumlah lebih dari 200 juta jiwa, terdiri dari 300 suku yang menggunakan hampir 200 bahasa yang berbeda. Kebudayaan yang biasa menjadi perhatian masyarakat adalah kebuadayaan makanan suatu daerah. Makanan seperti yang kita tahu merupakan suatu kebutuhan utama bagi manusia. Selain sebagai sumber energi dan tenaga, makanan juga memiliki makna dan nilai budaya tersendiri. Sistem Kuliner atau makanan khas dari setiap daerah memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dari tiap daerah begitu pula di daerah Kalimantan Tengah. Hal inilah yang membuat makanan kami mangangkat Eksplorasi Kekayaan Kuliner Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Tengah. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui apa saja ragam  kekayaan kuliner Masyarakat Suku Dayak Ngaju di Desa Mandomai Kalimantan Tengah. Sebagai syarat menyelesaikan mata kuliah Seminar PPKn. Untuk mengetahui bagaimana upaya masyarakat dalam mempertahankan Kekayaan Kuliner Masyarakat Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan, untuk di presentasikan dan diseminarkan. Kegiatan observasi kami laksanakan di daerah yang kami tentukan, untuk mewawancarai narasumber serta mengali informasi tentang rasa Kekayaan Kuliner Masyarakat Suku Dayak Ngaju di Desa Mandomai Kalimantan Tengah di daerah tersebut. Kalimantan Tengah merupakan Provinsi terbesar kedua setelah Papua, yang didominasi oleh penduduk Dayak, Jawa dan juga Banjar. Selain memiliki potensi alam yang indah, yang bisa dijadikan destinasi wisata, Kalimantan Tengah juga memiliki potensi wisata kuliner yang bisa dikenalkan hingga pelosok dunia. Berikut adalah beberapa daftar makanan khas Kalimantan Tengah: juhu umbut sawit, Kalumpe/kaluang, wadi, juhu taya, juhu umbut rotan, keripik kelakai, lemang, kue gagatas, dan masih banyak masakan atau ragam kuliner di daerah Kalimantan Tengah, yang masih dipertahankan dan masak dari dulu sampai sekarang ini.Kata Kunci: Kuliner Dayak Ngaju, Masakan Tradisional Kalimantan Tengah, Kuliner Masyarakat Dayak Ngaju, Desa Mandomai AbstractIndonesia is one of the largest multicultural countries in the world. This can be seen from the socio-cultural, religious and geographical conditions that are so diverse and broad. Currently, the number of islands in the territory of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI) is around 13,000 large and small islands. Its population is more than 200 million people, consisting of 300 tribes who speak almost 200 different languages. The culture that usually gets people's attention is the food culture of an area. Food as we know it is a basic need for humans. Apart from being a source of energy and energy, food also has its own cultural meaning and value. Culinary system or typical food from each region has its own uniqueness that is different from each region as well as in the Central Kalimantan area. This is what makes our food promote the Exploration of Culinary Wealth of the Central Kalimantan Dayak Tribe. The purpose of this study is to find out what are the various culinary riches of the Ngaju Dayak Tribe in Mandomai Village, Central Kalimantan. As a condition for completing the Civics Seminar course. To find out how the community's efforts in maintaining the Culinary Wealth of the Ngaju Dayak Tribe, Central Kalimantan. This research activity was carried out for 1 month, for presentation and seminars. Our observation activities were carried out in the areas that we determined, to interview sources and gather information about the taste of the Culinary Wealth of the Ngaju Dayak Tribe in Mandomai Village, Central Kalimantan in the area. Central Kalimantan is the second largest province after Papua, which is dominated by the Dayak, Javanese and Banjar people. Besides having beautiful natural potential, which can be used as a tourist destination, Central Kalimantan also has the potential for culinary tourism that can be introduced to all corners of the world. The following is a list of typical Central Kalimantan foods: palm umbut juhu, Kalumpe/kaluang, wadi, juhu taya, rattan umbut juhu, kalakai chips, lemang, gagatas cake, and many other dishes or culinary varieties in the Central Kalimantan area, which are still preserved and preserved. cook from the past until now.Keywords: Ngaju Dayak Culinary, Central Kalimantan Traditional Cuisine, Culinary of the Ngaju Dayak Community, Mandomai Village
EKSPLORASI KEKAYAAN SENI DAYAK NGAJU DI DESA TUMBANG MANGGU KABUPATEN KATINGAN Pepe Rusmitha Agel; Nur Khasanah; Muslimah Muslimah; Hernes Demar Wulan; Eli Karliani; Tryani Tryani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.315 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1732

Abstract

Abstrak Suku Dayak Ngaju memiliki kekayaan dalam hal kesenian. Suatu ciri yang dijumpai dalam kebudayaan Dayak Ngaju adalah kemampuan menyerap kebudayaan dari luar. Bahkan proses perpaduan dan pembauran kebudayaan tersebut dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak dapat disangkal bahwa ada juga kelompok - kelompok dari orang Dayak Ngaju yang meninggalkan kebudayaannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam - macam kesenian yang terdapat di Desa Tumbang Manggu, bagaimana kesenian tersebut dibuat dan apa saja manfaat serta kegunaannya, upaya apa saja yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tumbang Manggu untuk tetap menjaga kesenian tersebut agar tidak hilang seiring zaman. Pendekatan yang digunakan dalam penelian ini adalah kualitatif deskriftif dan metode yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa  Suku Dayak Ngaju yang ada di Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, memiliki kesenian yang beragam. Mulai dari kesenian tari, musik, menganyam, memahat dan melukis. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin canggih nilai-nilai kesenian daerah mulai pudar dan perlahan hilang. Untuk mencegah hal itu terjadi masyarakat Desa Tumbang Manggu membentuk sebuah sanggar dan memperkenalkan kesenian daerah kepada pelajar yang ada di daerah tersebut, agar kesenian tidak dilupakan oleh generasi penerus dan ada hingga masa yang akan datang. Dari sanggar yg didirikan ini lah para pelajar mempelajari kesenian tari, musik, meganyam, memahat dan melukis serta memperkenalkan kepada masyarakat luas dengan cara mengikuti lomba-lomba yang ada. Kata kunci :Kesenian; Adat Istiadat Dayak; Suku Dayak Ngaju; Desa Tumbang Manggu AbstractThe Ngaju Dayak tribe has a wealth of art. A characteristic found in the Ngaju Dayak culture is the ability to absorb culture from outside. In fact, the process of cultural integration and assimilation is carried out in such a way that it cannot be denied that there are also groups of Ngaju Dayak people who have left their own culture.This study aims to find out the various arts found in Tumbang Manggu Village, how the art is made and what are the benefits and uses, what efforts are made by the people of Tumbang Manggu Village to keep the art from being lost over time. The approach used in this research is descriptive qualitative and the methods used are interviews, documentation and observation. The results of this study indicate that the Ngaju Dayak tribe in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency, Central Kalimantan, has a variety of arts. Starting from the arts of dance, music, weaving, sculpting and painting. Along with the development of the times and increasingly sophisticated technology, the values of regional art began to fade and slowly disappear. To prevent this from happening, the people of Tumbang Manggu Village formed a studio and introduced local arts to students in the area, so that the arts were not forgotten by the next generation and existed for the future. From the studio that was established, the students learned the arts of dance, music, weaving, sculpting and painting and introduced them to the wider community by participating in existing competitions.Keywords: Art; Dayak Customs; Ngaju Dayak Tribe; Fallen Manggu Village
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENANGGULANGI COVID-19 M Saldi Dermawan; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.838 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1741

Abstract

AbstrakPandemi covid-19 menjadi pandemi di seluruh dunia yang berdampak pada segala aspek kehidupan di dunia. Di Indonesia sendiri, Pandemi covid-19  telah mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka berkumpul dan melakukan aktivitas secara normal hingga dipaksa untuk berjaga jarak serta melakukan segala aktivitas melalui trying atau advanced. Di satu sisi, digitalisasi akibat pandemi covid-19  ini memberikan berbagai kemudahan namun di sisi yang lain juga menyimpan berbagai hambatan dan tantangan. Hambatan dan tantangan tersebut berkaitan dengan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini. Artikel ini  mengemukakan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menanggulangi covid-19 dengan metode Literature review dengan Teknik membuat ringkasan (summarize) yang akan memberikan solusi bagaimana strategi dan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengingatkan  masyarakat, akan nilai-nilai Pancasila harus dikonstruksikan dan di terapkan sebagai filosofi kehidupan. Oleh sebab itu kita warga negara Indonesia jangan pernah lupa untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup dalam menanggulangi pandemi covid-19Kata Kunci: Pancasila, Nilai, Covid-19 AbstractThe Coronavirus pandemic is a worldwide pandemic that affects all aspects of life in the world. In Indonesia itself, the Coronavirus Pandemic has changed the habits of Indonesian people who like to gather and carry out normal activities so that they are forced to be on guard and carry out all activities through trying or advancing. On the one hand, digitization due to the Coronavirus pandemic provides various conveniences but on the other hand it also saves various obstacles and challenges. These obstacles and challenges are related to how to deal with this Coronavirus pandemic. This article proposes the application of Pancasila values in tackling COVID-19 with the Literature review method with a summary technique that will provide solutions on how to strategy and how to deal with this Coronavirus pandemic by applying Pancasila values which can be the right step to remind the public, Pancasila values must be constructed and applied as a philosophy of life. Therefore, Indonesian citizens should never forget to apply the values of Pancasila in the life of the nation and state to cope with the COVID-19 pandemic.Keyword: Pancasila, Values Covid-19,
MENINJAU SEJAUH MANA IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Shofi Nurul Hikmah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.204 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1745

Abstract

AbstrakPenelitian ini lebih menekankan kepada sejauh mana capaian pendidikan kewarganegaraan di dalam bentuk implementasi mahasiswa di kehidupan sehari-harinya. Berdasarkan hasil penelitian yang penu- lis lakukan dengan judul “Meninjau Sejauh Mana Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Pen- didikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi (Studi Deskriptif Analitik Terhadap Mahasiswa PGSD UPI Cibiru)” dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Dari 18 responden mahasiswa PGSD UPI Ci- biru ternyata dalam prakteknya sudah banyak dan mengetahui mengenai kajian materi di dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan. 2) Namun, dalam bentuk implementasinya dirasa masih sangat kurang dalam kehidupan sehari-harinya. 3) Selain itu, di dapatkan data bahwa para mahasiswa menilai penting sekali pendidikan karakter untuk diberikan pada jenjang yang diampunya. Dengan demikian, orientasi pendidikan kewarganegaraan dalam proses pendidikan karakter bagi mahasiswa ini penting untuk selalu ditanamkan dan diberikan pengarahan. Tujuan ini dapat dicapai jika terjadi bentuk kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan dan mahasiswa itu sendiri.Kata kunci: pendidikan karakter, mahasiswa, nilai pendidikan kewarganegaraan. AbstractThis research emphasizes the extent of the achievements of civic education in the form of student imple- mentation in their daily lives. Based on the results of research conducted by the author with the title "Re- viewing the extent to which the implementation of character education values through citizenship educa- tion in higher education (Analytical Descriptive Study of PGSD UPI Cibiru students)" can be taken as fol- lows: 1) Out of 18 respondents of PGSD UPI Cibiru students, it turns out that in practice already many and know about material studies in civic education courses. 2) However, in the form of implementation, it is still lacking in daily life. 3) In addition, obtain data that students assess the importance of character education to be given at the level they are attending. Thus, the orientation of civic education in the character educa- tion process for students is important to always be instilled and given direction. This goal can be achieved if there is a form of cooperation between the government, educational institutions and the college students. Key Words: character education, college students, the value of civic education.
PENGEMBANGAN NILAI MORAL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Natasya Febrianti; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.858 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1772

Abstract

AbstrakMoral adalah ukuran baik buruk seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara. Sedangkan pendidikan moral adalah pendidikan untuk menjadikan anak manusia bermoral baik dan manusiawi. Tulisan ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang menanamkan nilai moral peserta didik melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan serta dapat mengetahui definisi-definisi dari moral, pendidikan moral dan pendidikan moral pada anak. Metode peneletian yang dipakai adalah menggunaakan metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah–masalah penelitian. Kesimpulan dari tulisan ini adalah pembentukan moral peserta didik tidak hanya dari pelajaran-pelajaran lain saja namun dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga ikut serta berperan dalam pembentukan moral perserta didik.Kata Kunci: moral, warga negara, pendidikan moral, pendidikan kewarganegaraan. AbstractMoral is a measure of the good and bad of a person, both as a person and as a citizen, and a citizen. Meanwhile, moral education is education to make human children morally good and humane. This paper aims to provide an overview of instilling moral values in students through civic education and knowing the definitions of moral, moral education and moral education in children. The research method used is to use a literature review research method or literature study which contains theoretical theories that are relevant to research problems. The conclusion of this paper is that the moral prescription of students is not only from class lessons, but in Citizenship Education lessons also participate in the moral ordering of students.Keywords: moral, citizen, moral education, civic education.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI MEDIA E-LEARNING PADA PROGRAM STUDI PPKN FKIP UNIVERSITAS PASUNDAN Asep Deni Normansyah; Cep Miftah Khoerudin; Cahyono Cahyono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.988 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1815

Abstract

Pandemi Covid 19 telah mengakibatkan perubahan signifikan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Sistem daring bukan lagi sebuah opsi melainkan menjadi konsekuensi dalam situasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi optimalisasi pembelajaran daring melalui E-Learning pada Program Studi PPKn FKIP Unpas. Metode yang digunakan yaitu studi deskriptif dalam pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan studi dokumentasi, kemudian dibantu dengan kuisioner sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran daring pada program studi PPKn FKIP Unpas telah memiliki mekanisme yang baik sejak mulai regulasi perkuliahan, persiapan peningkatan keterampilan Sumber Daya Manusia untuk pembelajaran daring hingga media Learning Management System yang digunakan. Upaya peningkatan kualitas pembelajaran daring telah ditempuh oleh Program Studi PPKn FKIP Unpas yang dibuktikan dengan dilaksanakannya pelatihan tenaga pengajar secara periodik dan kontinu, hal tersebut mendukung optimalisasi pembelajaran daring yang dilaksanakan selama pandemic Covid 19. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian yang digunakan mengungkapkan bahwa pembelajaran daring pada masa pandemic Covid 19 melalui e-learning pada Program Studi PPKn FKIP Universitas Pasundan telah berjalan secara optimal. Namun masih terdapat beberapa hal yang masih dalam proses perbaikan seperti kualitas muatan materi dan konten dalam e-learning dan pemahaman pengajar dalam proses akses LMS pada e-learning. Kata kunci: Pembelajaran daring, e-learning, PPKn, Pandemi Covid 19.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENGIMPLEMENTASIAN PENDIDIKAN KARAKTER Desnita Fitriani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.237 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1840

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan analisis kritis terhadap literatur yang relevan untuk membangun peran Pendidikan karakter. Pendidikan karatkter merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membentuk karakter generasi muda. Situasi generasi muda di Indonesia saat ini dalam posisi yang sangat mengganggu. Berbagai kasus yang melibatkan generasi muda semakin meningkat dan menunjukkan bahwa ada kerusakan moral, yang menunjukkan bahwa generasi muda tidak memiliki karakter yang baik lagi, untuk itu diperlukan pendidikan karakter. salah satu sarana untuk mewujudkannya untuk generasi mendatang yaitu dengan dilakukan melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Harapan dari pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat meremajakan karakter siswa yang lambat laun merosot agar sejalan dengan nilai Pancasila.Kata Kunci: Pendidikan, karakter, Pendidikan Kewarganegaraan. AbstractThis study is a critical analysis of relevant literature to build the role of character education. Character education is one of the right choices to shape the character of the younger generation. The current situation of the younger generation in Indonesia is in a very disturbing position. Various cases involving the younger generation are increasing and show that there is moral damage, which shows that the younger generation does not have a good character anymore, for that character education is needed. One of the means to make it happen for future generations is through Citizenship Education. The hope of learning Citizenship Education can rejuvenate the character of students who gradually decline to be in line with the values of Pancasila.Keywords: Education, character, Citizenship Education.
Pengaruh E-commerce, Kualitas Produk, Kualitas Layanan dan Penetapan Harga Terhadap Volume Penjualan Hijab pada Alifah Griya Muslimah Ni’matul Maulla; Syariefful Ikhwan; Gian Fitralisma
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.152 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.1864

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengukur volume penjualan melalui variabel bebas e-commerce, kualitas produk, kualitas layanan dan penetapan harga yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Peneliti membuat dan menyebar kuisisoner kepada 97 responden pelanggan yang membeli hijab pada Alifah Griya Muslimah. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Multikolinieritas, Uji Heterekedastisitas, Uji Regresi Linier Berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F), dan Uji Determinasi (Uji R). Hasil analisis deskriptif yang dikategorikan baik dari semua variabel bebas yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan e-commerce, kualitas produk, kualitas layanan, dan penetapan harga terhadap volume penjualan dengan Fhitung 11,408 > Ftabel 3,94 pada taraf signifikan 5%. Kata Kunci: E-commerce, Kualitas Produk, Kualitas Layanan, Penetapan Harga dan Volume Penjualan Abstract This study was conducted to measure sales volume through the independent variables of e-commerce, product quality, service quality and pricing using quantitative research methods. Researchers created and distributed questionnaires to 97 customer respondents who bought hijab at Alifah Griya Muslimah. The analytical techniques used are Validity Test, Reliability Test, Normality Test, Multicollinearity Test, Heteredasticity Test, Multiple Linear Regression Test, Partial Test (t Test), Simultaneous Test (F Test), and Determination Test (R Test). The results of descriptive analysis are categorized as good from all independent variables, namely there is a positive and significant effect of e-commerce, product quality, service quality, and pricing on sales volume with Fcount 11.408 > Ftable 3.94 at a significant level of 5%. Keywords: E-commerce, Product Quality, Service Quality, Pricing and Sales Volume.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Penangkal Penyakit Paisal Hamidi; Rafiqurrahim; Alza Annisa Hasibuan; Aurora Zahra; Nurhayati Harahap; Nisfi Maulida Nasution; Reza Nur Aisyah; Riska Nasution; Suaidah Mawaddah Harahap; Henny Syawal
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.18 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.1865

Abstract

Abstrak Toga adalah singkatan dari tanaman obat. Tanaman obat pada dasarnya adalah sebidang tanah baik di halaman, taman, atau lading digunakan untuk menumbuhkan tanaman yang memiliki khasiat obat untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan. Taman herbal atau bahan dan kemudian didistribusikan kepada masyarakat, terutama obat yang berasal dari tanaman. Upaya Kesehatan Bersumber daya Manusia merupakan wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan sebagai pemicu kegiatan pemberdayaan masyarakat, salah satunya adalah TOGA (Tanaman Obat Keluarga). TOGA merupakan beberapa jenis tanaman obat pilihan yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Keberadaan TOGA di lingkungan rumah sangat penting, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki akses untuk pelayanan kesehatan. Nama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Pemberdayaan Masyarakat “Pemanfaatan TOGA pada masyarakat Desa Ridan Permai kecamatan Bangkinang kota”. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan kader posyandu beserta masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA. Kata Kunci: Toga, Tanaman, Obat Abstract Toga stands medicinal plants. Medicinal plants is essentially a piece of land either in the Yard, garden or lading used to cultivate plants that have medicinal properties in order to meet family Needs will be drugs. Garden herbs or ingredients and then be distributed to the public, especially Drugs derived from plants. Health Effort Based Human Resources is a real fact of community participated in health development that can trigger the community empowerment activities, such as Family Medicinal Plants (FMP), FMP are several kinds of selection plants that could be planted in the yard or home environment. The existence of this plants in the home yard are important, especially for the family with lack of access to the health services. This was a community service; community empowerment entitled “utilization the family medicinal plants (FMP) of community village Ridan Permai districts Bangkinang Kota. The aims were to improve the community and cadre knowledge and ability about the utization of FMP. Keywords: Toga, Plants, Medicinel
PERAN KEPALA KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS REMAJA DI DESA LAMPUYANG KABUPATEN KOTA WARINGIN TIMUR Khairul Akbar; Eddy Lion; Ahmad Saefulloh
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.628 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1866

Abstract

AbstrakPenelitin ini bertujun untuk mengetahui peran kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remja serta mengetahui faktor pengehambat dan pendukung kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remaja di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin Timur. Penelitian ini menggunakan penelitin deskritif pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala keluarga terdiri dari 10 informan, terdiri dari 5 kepala keluarga beragama Kristen, dan 5 kepala keluarga beragama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Peran kepala keluarga dalam membentuk karakter religius di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin Timur yaitu dengan memperkenalkan tentang pengetahuan agama, mengajarkan kebiasan baik, mengajakbuntuk membiasakan hal-hal baik, sampai dengan mengingatkan apabila ada kesalahan ataupun kekurangan dalam sistem penerapannya ; 2) faktor penghambat dan dukung kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remaja di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin  Timur yaitu factor penghambatnya adalah konsistensi, sikap remaja yang masih labil, pengaruh zaman dan kemajuan teknologi, sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya  dukungan dari orang tua, lingkungan, dan adanya guru. Adapun cara kepala keluarga dalam menangani faktor penghambat dalam membentuk karakter religious remaja yaitu melalui komunikasi yang baik terhadap remaja sertavmempunyai rasavkonsisten terhadap apa yang ingin dilaksanakan, sehingga dapat melakukan filtrasi terhadap perkembangan zaman dan menumbuhkan keinginan remaja untuk belajar lebih baik sehingga remaja-remaja mempunyai karakter yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara. Kata Kunci: Peran Kepala Keluarga dan Karakter Religius AbstractThis study aims to determine the role of the head of the family in shaping the religious character of adolescents and to determine the inhibiting and supporting factors the head of the family in the formation of the religious character of adolescents in Lampuyang Village, East Waringin City Regency.This study uses adescritive qualitative aaproach with data collection techniques using observation methods, interview methods, and documentation methods. The informants in this study were heads of families consisting of 10 informants, consisting of 5 hads of families who were Cristian, and 5 heads of families whobwere Muslim. The result showed that: 1) the role of the head of the family in shaping religious character in Lampuyang Village, Kota Waringin Timur District, namely by introducing religious knowledge, teaching good habits, inviting people to get used to good things, to remind them if there are erros of deficiencies in the implementation of system; 2). The inhibiting and supporting factors of the head of the family in shaping the religious character of adolescent in Lampuyang village, East Waringin City Regency, namely this inhibinting factors are technological progress, while the supporting factors are support from parents, the environment, and teacher. The way the head of family overcomes the inhibiting factors in shaping the religious character of adolenscents in through good communication with adolendcents and having a consistens sense of wht they want to do, so thar they can filter the development of the times and foster that desire. Teenagers to learn better so that teenagers have good character. Better and beneficial for the nation and state.Keywords: Role of Family Head and Religious Character

Page 23 of 168 | Total Record : 1679