cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Pemanfaatan Teknologi Informasi Komunikasi Dalam Pembelajaran Candra Viamita P; M. Adi Pratama P.; Ali Alamginto; M. Sunan Maulana; M. Atma Taher
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.079 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2751

Abstract

AbstrakPembuatan artikel ini bertujuan untuk memenuhi Tugas Akhir Semester sesuai dengan yang diperintahkan oleh dosen pengampu Bpk. Atep Iman, Spd.,M.Pd. Pembuatan artikel ini tentang “Pemanfaatan Teknologi  Informasi Komunikasi Dalam Pembelajaran” menggunakan metode penelitian deskriptif kualitaf dengan pendekatan studi kasus. Data dan sumber data berasal dari hasil wawancara, obrservasi pembelajaran, dan pengamatan secara langsung yang dilakukan di SMAN 2 KOTA SERANG. Penilitian ini juga bertujuan memberikan pembekalan untuk menyiapkan dan memberikan pengetahuan untuk calon pendidik professional di era Society 5.0. Dimana nantinya pendidik dituntun melek akan tekonolgi komunikasi terutama dalam media pembelajaran dan mengerti akan hambatan-hambatan yang akan terjadi kedepannnya serta membekali peserta didik untuk siap menghadapi era persaiangan teknologi. Sesuai dengan data yang didapatkan, pembelajaran yang dilakukan di SMAN 2 KOTA SERANG  sudah melaksanakan pembelajaran menggunakan basis dari teknologi terutama saat Pandemic berlangsung dari awal tahun 2020 hingga sekarang. Tentu pemanfaatan teknologi komunikasi sangat berperan untuk tetap meningkatkan mutu pemebelajaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik dan peserta didik. Dari data yang didapatkan media pembelajaran yang berbasis teknologi komunikasi yang sering digunakan yaitu apk Microsoft Teams, dimana Microsoft Teams ini adalah sebuah apk yang berbasis teknologi yang fiturnya mirip dengan video call yang bisa menghubungan antara peserta didik dan tenaga pendidik.Kata kunci: Tekonolgi Informasi Komunikasi, SMAN 2 KOTA SERANG, Era Society 5.0, Pandemic AbstractThe purpose of this article is to fulfill the Semester Final Assignment as ordered by the supervisor, Bpk. Atep Iman, Spd., M.Pd. The making of this article about "Utilization of Information and Communication Technology in Learning" uses a qualitative descriptive research method with a case study approach. The data and data sources come from the results of interviews, learning observations, and direct observations conducted at SMAN 2 CITY OF SERANG. This research also aims to provide briefing to prepare and provide knowledge for prospective professional educators in the Society 5.0 era. Where later educators are led to be literate in communication technology, especially in learning media and understand the obstacles that will occur in the future and equip students to be ready to face the era of technological competition. In accordance with the data obtained, the learning carried out at SMAN 2 KOTA SERANG has carried out learning using a technology-based basis, especially during the Pandemic that took place from early 2020 until now. Of course, the use of communication technology plays a very important role in improving the quality of learning carried out by educators and students. From the data obtained, the communication technology-based learning media that is often used is the Microsoft Teams apk, where Microsoft Teams is a technology-based apk whose features are similar to video calls that can connect students and educators.Keywords: Information and Communication Technology, SMAN 2 CITY OF SERANG, Era Society 5.0, Pandemic
Pengaruh Kualitas Pelayanan LCC Maskapai Lion Air Terhadap Kepuasan Penumpang Di Bandar Udara Supadio Kalimantan Barat Pontianak Denta Ryandinata Ar-rasyid
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.8 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2752

Abstract

AbstrakKualitas pelayanan merupakan suatu hal yang dapat dinilai oleh pelanggan/penumpang dalam hal memenuhi kebutuhan pelanggan. Pelanggan/penumpang akan merasa puas jika kebutuhan dan keinginan sudah terpenuhi dari pelayanan yang diberikan. Dalam penelitian ini memiliki tujuan penelitian diantaranya: 1) Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan LCC maskapai Lion Air terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Supadio Pontianak. 2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan LCC maskapai Lion Air Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Supadio Pontianak. Pada penelitian ini, peneliti melakukan penyebaran kuisioner secara Online terhadap para penumpang maskapai Lion Air di Bandar Udara Supadio Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis data menggunakan Uji Regresi Linier Sederhana, Uji T, Uji Koefisien Derterminasi, dan Uji Deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh dari kualitas pelayanan LCC maskapai Lion Air terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Supadio Pontianak. Di buktikan dengan hasil: 1) Uji T hitung sebesar 13,451 dengan nilai signifikasi diperoleh sebesar 0,000 < 0,05, hal ini mengartikan bahwa terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan Maskapai Terhadap Kepuasan Penumpang. 2) persentase yang di dapatkan dari pengaruh kualitas pelayanan LCC maskapai Lion Air terhadap kepuasan penumpang sebesar 69,9% sedangkan 30,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar dari penelitian ini.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Maskapai, Kepuasan Penumpang, Bandar Udara Supadio Pontianak. AbstractService quality is something that can be assessed by customers/passengers in terms of meeting customer needs. Customers/passengers will feel satisfied if their needs and desires have been fulfilled from the services provided. In this study, research objectives include: 1) This study aims to determine the effect of Lion Air's LCC service quality on passenger satisfaction at Supadio Pontianak Airport. 2) to find out how much influence the service quality of Lion Air's LCC on Passenger Satisfaction at Pontianak Supadio Airport. In this study, researchers distributed online questionnaires to Lion Air airline passengers at Pontianak Supadio Airport. This study uses quantitative methods and data analysis techniques using Simple Linear Regression Test, T Test, Coefficient of Determination Test, and Descriptive Test. The results showed that there was an influence of the service quality of Lion Air's LCC on passenger satisfaction at Supadio Pontianak Airport. Evidenced by the results: 1) T-test count of 13,451 with a significance value obtained of 0.000 <0.05, this means that there is an effect of Airline Service Quality on Passenger Satisfaction. 2) the percentage obtained from the influence of Lion Air's LCC service quality on passenger satisfaction is 69.9% while 30.1% is influenced by other variables outside of this study.Keywords: Airline Service Quality, Passenger Satisfaction, Pontianak Supadio Airport.
Kemahiran Praktik Beracara Di Era Pandemi Pada Mahasiswa Strata 1 Program Studi Ilmu Huum Universitas Terbuka Budi Astuti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.122 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2753

Abstract

AbstrakPraktik Pengalaman Beracara (PPB/HKUM4410) adalah matakuliah berpraktik yang mempelajari bagaimana seseorang beracara di Pengadilan untuk mempertahankan haknya yang telah dilanggar oleh orang lain. Mengapa di Pengadilan. Tujuan penelitian untuk menganalisis praktek beracara di era pandemic pada mahasiswa strata 1 Program Studi Ilmu Hukum Universitas Terbuka. Metode penelitian kualitatif dengan teknink analisis data komponensial. Hasil penelitian lembaga negara yang tugasnya adalah untuk mengadili perkara-perkara, pidana ataupun perdata, terhadap orang-orang yang telah melanggar hak orang lain, atau tempat orang mencari keadilan. Cara penegakan hak tersebut dilakukan melalui proses persidangan. Persidangan sendiri dalam pelaksanaannya memiliki beberapa tahapan. Termasuk perkara perdata, untuk sampai pada putusan harus melalui beberapa tahapan, diantaranya Pengajuan GugatanKata kunci: Persidangan,  Perkara Perdata,  Gugatan AbstractThe Practice of Beracara Experience (PPB/HKUM4410) is a practicing course that studies how a person works in court to defend his rights that have been violated by others. Why in Court. The purpose of the study was to analyze the practice of making things in the pandemic era in strata 1 students of the Open University Law Study Program. Qualitative research methods with technonink of component data analysis. The results of research by state institutions whose task is to try cases, criminal or civil, against people who have violated the rights of others, or where people seek justice. The way of enforcing this right is carried out through the trial process. The trial itself in its implementation has several stages. Including civil cases, to arrive at the verdict must go through several stages, including filing a lawsuitKeywords: Trial, Civil Case, Lawsuit
Analisis Pemenuhan Kebutuhan Munisi Kaliber Kecil (MKK) Dalam Negeri Dengan Metode SWOT Beny Budhi Septyanto; Gathut Imam Gunadi; Manan Manan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.924 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2757

Abstract

AbstrakPemenuhan kebutuhan munisi perorangan pada operasi tempur adalah sangat besar terutama Munisi Kaliber Kecil (MKK). Jumlah munisi operasional harus siap di gudang munisi kesatuan sesuai dengan jumlah prajuritnya dikalikan dengan 3 (tiga) kali munisi bekal pokok (BP) tempur ditambah munisi latihan yang digunakan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit. Untuk memenuhi kebutuhan pertahanan negara dibutuhkan munisi hingga 1.300 juta butir MKK per tahun yang rencananya sudah diajukan oleh Menteri Pertahanan RI pada awal tahun 2020. PT Pindad (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara Strategis yang merupakan salah satu industri pertahanan nasional yang memproduksi munisi dari bebagai jenis dan kalibernya, termasuk munisi kaliber kecil 5.56 mm standar NATO, yang sampai dengan tahun 2018 hanya mampu memproduksi sebanyak 165 ribu butir MKK per tahun, kapasitas produksi yang sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan MKK dalam negeri. Keterbatasan ini disebabkan oleh mesin produksi yang sudah tua dan hampir seluruh bahan bakunya produk impor. Sejak akhir 2019 PT Pindad (Persero) Divisi munisi diperluas prasarana produksinya dan menambah mesin produksinya dengan target penambahan kapasitas menjadi maksimal 275 juta butir MKK per tahun (Warta Pindad, 2019). Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan bertanya/ konfirmasi (Bukan wawancara) dan diskusi kepada Staf Ahli Bidang Kerjasama KKIP; serta melalui pengumpulan data sekunder dan literatur yang didapat. Data yang ada itu kemudian dapat untuk digunakan didalam menentukan suatu indikator-indikator pada Manufacturing Readiness Level (MRL) yang memenuhi serta melakukan analisa faktor-faktor pada produksi munisi yang menurut metoda SWOT menjadi kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman jika supply chain management pada data-data yang ada tersebut diimplementasikan; menggunakan suatu metoda yaitu metoda analisis SWOT. Dari hasil pengolahan data yang sudah di analisis menjelaskan bahwa fenomena lemahnya Chain Supply Industri Pertahanan Indonesia memang ada tapi akan dapat diminimlisir. Selanjutnya, kesimpulan yang didapatkan melalui analisis SWOT yaitu: mengajukan saran yang ditujukan kepada kepada pemerintah untuk dapat mendukung  setiap langkah yang diterapkan.supply chain management.Kata kunci: Manufacturing Readiness Level , supply chain management,munisi bekal pokok AbstractThe fulfillment of individual munitions needs in combat operations is very large, especially Small Caliber Munitions (MKK). The number of operational munitions must be ready in the unitary munitions warehouse in accordance with the number of soldiers multiplied by 3 (three) times basic combat ammunition (BP) plus training munitions used to maintain and improve the shooting ability of soldiers. To meet the country's defense needs, up to 1,300 million MKK rounds per year are needed which are planned to have been proposed by the Indonesian Minister of Defense in early 2020. PT Pindad (Persero) is a Strategic State-Owned Enterprise which is one of the national defense industries that produces munitions of various types and calibers, including small caliber 5.56 mm NATO standard munitions, which until 2018 were only able to produce as many as 165 thousand MKK rounds per year. years, the production capacity is very less to meet the needs of domestic MKK. This limitation is caused by old production machines and almost all of the raw materials are imported products. Since the end of 2019 PT Pindad (Persero) the munitions division has expanded its production infrastructure and added its production machines with a target of increasing capacity to a maximum of 275 million MKK grains per year (Warta Pindad, 2019). The research was conducted using a qualitative method by asking/confirming (not interviewing) and discussing with the Expert Staff for Cooperation in KKIP; as well as through the collection of secondary data and literature obtained. The existing data can then be used in determining an indicator at the Manufacturing Readiness Level (MRL) that meets and analyzes the factors in the production of munitions which according to the SWOT method are strengths, weaknesses, opportunities and threats if supply chain management on the data -the existing data is implemented; using a method, namely the SWOT analysis method. From the results of data processing that has been analyzed, it is explained that the phenomenon of the weakness of the Indonesian Defense Industry Supply Chain does exist but can be minimized. Furthermore, the conclusions obtained through the SWOT analysis are: submit suggestions addressed to the government to be able to support each step that is implemented. supply chain management.Keywords: Manufacturing Readiness Level, supply chain management, basic ammunition
Sikap Kewirausahaan: Analisis Berdasarkan Kohesivitas Kelompok Majelis Ta’lim Dikampung Maredan Barat Siak Anggoro Anggoro; Said Suhil Achmad; Daeng Ayub Natuna; Muhammad Jais; Tri Handoko
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.712 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2770

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengangkat masalah mengenai apakah terdapat pengaruh kohesivitas terhadap sikap kewirausahaan anggota majelis Ta’lim di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Maka tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh signifikan dan positif antara Kohesivitas Kelompok terhadap Sikap Kewirausahaan Anggota Majelis Ta’lim di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penulisan ini adalah Anggota Majelis Ta’lim Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Siak sebanyak 344 Anggota Majelis Ta’lim. Tehnik pengambilan sampel dengan stratified random sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang apabila populasi mempunyai anggota atau unsur heterogen dan berstrata proposional, dengan menggunakan rumus Slovin, maka sampel menjadi 78 Anggota Majelis Ta’lim. Hasil dalam penelitian ini adalah  pengaruh pengaruh signifikan dan positif antara variabel kohesivitas kelompok (X) terhadap sikap kewirausahaan (Y) Anggota Majelis Ta’lim Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupten Siak.Kata Kunci : Sikap Kewirausahaan dan Kohesivitas AbstractThis study raises the issue of whether there is a cohesive effect on the entrepreneurial attitude of members of the Ta'lim assembly in Maredan Barat Village, Tualang District, Siak Regency. So the purpose of this study was to determine the significant and positive effect of group cohesiveness on the entrepreneurial attitude of members of the Ta'lim Council in Maredan Barat Village, Tualang District, Siak Regency. The method used in this research is ex-post facto with a quantitative approach. The population in this paper is the members of the Ta'lim Council of West Maredan Village, Tualang Siak District, as many as 344 members of the Ta'lim Council. The sampling technique with stratified random sampling used was proportionate stratified random sampling, which is a sampling technique where if the population has heterogeneous and proportional stratified members or elements, using the Slovin formula, the sample becomes 78 members of the Ta'lim Council. The results in this study are the significant and positive effects of group cohesiveness variables (X) on entrepreneurial attitudes (Y) Members of the Ta'lim Council of West Maredan Village, Tualang District, Siak Regency.Keyword: Entrepreneurial Attitude and Cohesiveness
Pengajaran Pendidikan Pancasila Di Sekolah Dasar Guna Mempertahankan Ideologi Pancasila Di Era Globalisasi Syahid Musthofa Akhyar; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.229 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2772

Abstract

AbstrakMenurut filsafat, Pancasila merupakan pemikiran atau hasil berpikir yang paling dalam dari dan oleh bangsa Indonesia itu sendiri yang dipercaya, diyakini dan danggap sebagai sesuatu yang paling baik, paling bijaksana, paling adil, paling benar dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. Pada era globalisasi, Pancasila mengalami penyusutan nilai-nilai dikarenakan banyaknya kebudayaan luar yang lebih digemari oleh masyarakat Indonesia sehingga diperlukan suatu cara untuk mempertahankan ideologi bangsa ini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Metode penelitian studi literatur adalah metode penelitian dengan cara membaca dan menganalisis bacaan yang berkaitan dengan tema yang diambil. Untuk mempertahan Pancasila dapat dilakukan dengan cara mengajarkan pendidikan Pancasila kepada anak-anak sekolah dasar sesuai dengan tingkatannya masing-masing. Pengajaran dapat dilakukan karena anak usia sekolah dasar memiliki pemikiran yang konkrit dan logis sehingga dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak sekolah dasar maka ingatan tersebut akan melekat dan akan berkembang sehingga dapat memunculkan ide-ide atau gagasan bagus di masa mendatang.Kata Kunci: Pengajaran, Pancasila, Sekolah Dasar. AbstractAccording to philosophy, Pancasila is the deepest thought or result of thinking from and by the Indonesian people themselves which are considered, trusted and believed to be the most correct, fairest, wisest, best and most suitable for the Indonesian nation. In the era of globalization, Pancasila has experienced a decline in values due to the many foreign cultures that are more favored by the Indonesian people, so that a way is needed to maintain the ideology of this nation. This research uses literature study method. Literature study research method is a research method by reading and analyzing readings related to the chosen theme. To maintain Pancasila can be done by teaching Pancasila education to elementary school children according to their respective levels. Teaching can be done because elementary school- age children have concrete and logical thinking so that by instilling the values of Pancasila in elementary school children, these memories will stick and will develop so that they can come up with good ideas in the future.Keyword: Teaching, Pancasila, Elementary School
Strategi Pembangunan KRI Perusak Kawal Rudal (PKR) Untuk Kemandirian Industri Pertahanan Mala Utami; Leni Tria Melati; Kasim Kasim
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.316 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2773

Abstract

AbstrakPemenuhan kebutuhan alutsista untuk operasi TNI memerlukan industri pertahanan nasional yang bersinergi dan mandiri. PT PAL Indonesia (Persero) sebagai industri pertahanan utama dalam memenuhi kekuatan alutsista TNI AL harus memiliki kesiapan dan kemampuan dalam memproduksi alutsista pertahanan matra laut, salah satunya adalah membangun kapal perang Perusak Kawal Rudal (PKR). Adapun gap yang terjadi adalah PT PAL harus mampu memproduksi alutsista untuk matra laut akan tetapi kondisi PT PAL belum memiliki kesiapan atau kemampuan dalam memproduksi kapal PKR secari mandiri. Untuk itu dilakukan penelitian menggunakan metode System Thinking dan analisis strategi dengan SWOT untuk melihat fenomena masalah atau gap dan menentukan strategi terbaik. Hasil analisis System Thinking menunjukkan bahwa strategi kerjasama dengan galangan kapal DSNS Belanda akan meningkatkan kemampuan PT PAL dalam pemenuhan kebutuhan TNI AL. Sedangkan strategi terbaik yag dihasilkan dari analisis SWOT adalah diversifikasi strategi dengan melakukan banyak terobosan strategi baru dengan kemampuan desain dan produksi kapal perang PKR.  Kompetensi tenaga kerja dalam penguasaan teknologi menjadi daya saing industri pertahanan internasional dan mewujudkan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.  Kata kunci: Kapal Perang PKR, Industri Pertahanan, System Thinking, SWOTAbstractTo accomplish the defence equipment needs for TNI, a sinergisized and independent national defence industry is a must. PT PAL Indonesia (Persero) as the main defense industry to fulfill the Indonesian Navy's defense equipment must have the readiness and ability to produce marine defense equipment, one of which is to build the PKR warship. There is a gap that occurs PT PAL which must be able to produce defense equipment for the marine dimension, but PT PAL does not yet have the readiness or ability to produce PKR ships independently. For this reason, research is carried out using a system thinking method and SWOT analysis to see the phenomenon of the problem or gap and determine the best strategy. The results of the system thinking analysis show that the strategy of collaborating with the Dutch DSNS shipyard will increase PT PAL's ability to fulfill the operational needs of the Indonesian Navy. Meanwhile, the best strategy resulting from the SWOT analysis is strategy diversification by making more new strategic breakthroughs through with the design and production capabilities of PKR warships. The competence of the workforce in mastering high technology which is the competitiveness of the international defense industry and realizing the independence of the domestic defense industry.Keywords: PKR Warship, Defense Industry, System Thinking, SWOT
Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Dan Brand Image Terhadap Kepuasan Pelanggan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya Agus Winata
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.12 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2774

Abstract

AbstrakSeiring zaman perusahaan jasa akan bersaing demi memiliki keungulan yang perusahaan lain. Salah satu hal yang dapat dilakukan dengan memberikan pelanggan kualitas pelayanan dan citra yang terbaik, hingga nantinya akan berdampak terhadap kepuasan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan customer service dan brand image terhadap kepuasan pelanggan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling terhadap 100 responden yang adalah pelanggan yang telah menggunakan jasa layanan Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunaka software SPSS versi 22. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kualitas pelayanan dan brand image secara bersamaan mempengaruhi kepuasan pelanggan sebesar 69,9%  dan sisanya sebesar 30,1% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Customer Service, Brand Image, Kepuasan Pelanggan AbstractOver time, service companies will compete to have an advantage over other companies. One of the things that can be done is to provide customers with the best quality of service and image, so that later it will have an impact on customer satisfaction. The purpose of this study was to determine the effect of customer service quality and brand image on customer satisfaction at Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya. This researchy uses a quantitative method with data collection techniques in the form of a questionnaire. The sampling method used a non-probability sampling technique with a purposive sampling approach to 100 respondents who were customers who had used the services of Tjilik Riwut Airport, Palangka Raya. The data analysis technique used multiple linear regression analysis which was processed using SPSS version 22 software. The results of this research prove that service quality and brand image simultaneously have a significant influence on  customer satisfaction by 69.9% and the remaining 30.1% is influenced by other variables not examined in this research.Keywords: Service Quality, Customer Service, Brand Image, Customer Satisfaction
Model Pengadaan Alutsista TNI Dalam Kebijakan Essential Force Dengan Metode Scenario Palnning Akhir Yuliana Setianingrum; Desi Albert Mamahit; Endro Legowo; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.308 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2775

Abstract

AbstrakTNI sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara Indonesia memerlukan himpunan kekuatan dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Salah satu indikator yang dapat menentukan tingkat kekuatan TNI dapat dilihat dari kepemilikan alutsista, Oleh karena itu, menjadi penting permasalahan terkait bagaimana TNI mengadakan alutsista selama ini. Meskipun sudah memiliki aturan MEF ternyata TNI belum memiliki standar khusus yang diperhitungkan secara matang dalam pengadaan alutsista tersebut. Penelitian ini mencoba menjawab permasalahan tersebut guna menciptakan postur TNI yang ideal dalam mewujudkan postur pertahanan negara yang kuat. Memberikan gambaran kepada TNI dalam pengadaan alutsista tertentu yang sesuai dengan kebutuhan pertahanan nasional. TNI dan kementerian pertahanan perlu mengadakan evalusi terkait MEF yang sudah disepekati sehingga seuai dengan kondisi lingkungan strategis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang digunakan dalam proses pengumpulan data sehingga menemukan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan dalam penelitian. Menggunakan konsep scenario planning penelitian ini berusaha mengetahui kekuatan yang dimiliki TNI sehingga dapat membuat suatu kerangka kerja. Kerangka kerja inilah yang nantinya dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan dalam membantu menentukan cara perolehan alutsista TNI, termasuk sumber anggara.Kata kunci: Pengadaan Alutsista, Scenario Planning, MEF AbstractTNI as the main component in the Indonesian state defense system requires a set of strengths and capabilities that are in accordance with the needs on the ground. One of the indicators that can determine the level of TNI's strength can be seen from the ownership of the defense equipment. Even though it already has MEF regulations, it turns out that the TNI does not yet have special standards that are carefully considered in the procurement of the defense equipment. This study tries to answer these problems in order to create an ideal TNI posture in realizing a strong national defense posture. Provide an overview to the TNI in the procurement of certain defense equipment in accordance with the needs of national defense. The TNI and the ministry of defense need to conduct an evaluation related to the agreed MEF so that it is in accordance with the strategic environmental conditions. This study uses descriptive qualitative methods used in the data collection process so as to find answers that are in accordance with the questions in the study. Using the concept of scenario planning, this research seeks to determine the strengths of the TNI so that it can create a framework. This framework can later be used by policy makers in helping determine how to acquire the TNI's defense equipment, including budget sources.,Keywords: Procurement of Alutsista, Scenario Planning, MEF
Pancasila Dalam Menangani Permasalahan Digital Di Indonesia Mustika Khoirunnisa Kholillah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.331 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2777

Abstract

AbstrakPerbedaan budaya, suku, ras, agama yang ada di Indonesia merupakan tugas terpenting agar persatuan dan kesatuan dapat selalu terjaga. Hal ini mendorong para leluhur untuk menciptakan ideologi Indonesia guna menciptakan keamanan dan ketentraman dalam perbedaan itu. Media sosial adalah media online, dengan penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan membuat konten termasuk blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Perilaku adalah tindakan atau kegiatan nyata yang dilakukan karena individu mempunyai keinginan untuk melakukan hal-hal tertentu. Minat perilaku akan menentukan perilakunya. Di era digitalisasi ini, umat manusia khususnya masyarakat Indonesia harus bijak dalam menggunakan media sosial dengan pedoman dari Pancasila.Kata kunci: Sosial Media, Pancasila, Perilaku, Kekerasan AbstractDifferences in culture, ethnicity, race, religion in Indonesia are the most important tasks so that unity and integrity can always be maintained. This prompted the ancestors to create an Indonesian ideology in order to create security and peace in these differences. Social media is online media, with its users being able to easily participate, share and create content including blogs, social networks, wikis, forums and virtual worlds. Behavior is a real action or activity that is carried out because the individual has a desire to do certain things. Behavioral interest will determine his behavior. In this era of digitalization, humanity, especially the Indonesian people, must be wise in using social media with the guidelines of Pancasila.Keywords: Social Media, Pancasila, Behavior, Violence

Page 46 of 168 | Total Record : 1679