cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Upaya Bela Negara di Era Society 5.0 Ari Nurhayati; Arifuddin Uksan; Editha Praditya Duarte
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.834 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3352

Abstract

AbstrakBela negara berhubungan erat dengan tujuan negara Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 alenia empat. Dalam menjaga kedaulatan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di era society 5.0, maka kesadaran akan ilmu pertahanan dan bela negara harus ditanamkan agar setiap warga negara memiliki sikap nasionalisme dan patriotisme. Bela negara merupakan konsep yang dibuat untuk mempertahankan eksistensi negara agar mampu menghadapi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri. Upaya bela negara merupakan bentuk kerelaan setiap warga negara sebagai pengabdian dan cinta kepada bangsa dan negara. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang bela negara dalam menghadapi era society 5.0 sebagai upaya dalam rangka mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia.Kata Kunci: Bela Negara, NKRI, Society 5.0 AbstractState Defense is closely related to the goals of the Indonesian state as stated in the fourth paragraph of 1945 Constitution. In maintaining national soverignity dan the integrity of the unitary Stae of Republic Indonesia (NKRI) in the era of society 5.0, awareness of the science of defense and state defense must be instilled so that every citizen has an attitude of nationalism and patriotism. State defense is a concept created to maintain the existence of the state in order to be able to face threats,disturbance, obstacles and challenges both coming from within and outside the country. Efforts to defend the country is a form of willingness of every citizen as devotion and love to the nation and state. This paper aims to find out the understanding of state defense in facing the era of society 5.0 as an effort to maintain the integrity and sovereignity of the Indonesian nation and state.Keywords: NKRI, Society 5.0, State Defense
Analisis Hukum Perseroan Terbatas Perorangan Berdasarkan Pasal 109 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Aisha Mutiara Safitri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.311 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3364

Abstract

AbstrakPerseroan Terbatas merupakan bentuk usaha yang banyak digunakan di seluruh dunia termasuk Indonesia. Perseroan merupakan badan usaha berbadan hukum (legal entity) yang memiliki sifat dan ciri yang berbeda dari bentuk usaha yang lain. Salah satu ciri yang membedakan Perseroan dengan badan usaha lain adalah adanya doctrine of separate legal personality yang intinya bahwa terdapat pemisahan kekayaan antara pemilik atau pemodal (pemegang saham) dengan kekayaan badan hukum itu sendiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengenai analisis hukum Perseroan Terbatas Perorangan sebelum berlakunya Pasal 109 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Dan, status Badan Hukum Perseroan Terbatas Perorangan menurut Pasal 109 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode pendekatan hukum yuridis normatif untuk menyajikan gambaran nyata permasalahan mengenai perseroan terbatas perorangan sebagai badan hukum di Indonesia dengan membandingkan norma hukum yang terbentuk antara peraturan yang satu dengan yang lainnya. Hasil penelitian yang didapat adalah perseroan terbatas perorangan sebelum berlakunya Undang- undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dimungkinkan jika perseroan tersebut adalah BUMN atau pelaku pasar modal sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku terhadapnya. Namun demikian, setelah berlakunya Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, bagi pelaku usaha mikro dan kecil dimungkinkan untuk mendirikan perseroan terbatas perorangan. Berdasarkan pasal 109 undang-undang tersebut disebut diuraikan bahwa bentuk perseroan terbatas tidak lagi hanya merupakan persekutuan modal berdasarkan perjanjian yang dilakukan oleh 2 (dua) orang atau lebih, melainkan kini dapat dilakukan sepenuhnya oleh hanya 1 orang. Mengenai ketentuan permodalan berdasarkan Pasal 109 undang-undang dihapus ketentuan minimal jumlah modal dasar. Berkaitan dengan pendirian perseroan terbatas perorangan atau badan hukum perorangan, pelaku UMK cukup mengisi format isian pernyataan pendirian dalam bahasa Indonesia, untuk didaftarkan secara elektronik kepada Menteri Hukum dan HAM untuk selanjutnya mendapat sertifikat pendaftaran.Kata Kunci: Perseroan Terbatas, Perseroan Terbatas Perorangan, Badan Hukum Perorangan AbstractLimited Liability Company is a form of business that is widely used throughout the world including Indonesia. The Company is a legal entity that has different properties and characteristics from other forms of business. One of the characteristics that distinguishes the Company from other business entities is the doctrine of separate legal personality, the essence of which is that there is a separation of wealth between the owner or financier (shareholder) and the wealth of the legal entity itself. The formulation of the problem in this study is regarding the legal analysis of Individual Limited Liability Companies before the enactment of Article 109 of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation, and, the status of An Individual Limited Liability Company Legal Entity according to Article 109 of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation. The research method used uses the normative juridical legal approach method to present a real picture of the problem regarding individual limited liability companies as legal entities in Indonesia by comparing legal norms formed between one regulation and another. The results of the research obtained are individual limited liability companies before the enactment of Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation, it is possible if the company is a state-owned enterprise or a capital market participant in accordance with the provisions of the laws and regulations that apply to it. However, after the enactment of Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation, it is possible for micro and small business actors to establish individual limited liability companies. Based on article 109 of the law, it is stated that the form of a limited liability company is no longer just a capital partnership based on an agreement made by 2 (two) or more persons, but can now be carried out entirely by only 1 person. Regarding the provision of capital under Article 109 of the law, the minimum provision of the amount of authorized capital was removed. In relation to the establishment of an individual limited liability company or individual legal entity, MSE actors simply fill in the format of the statement of establishment in the Indonesian, to be registered electronically with the Minister of Law and Human Rights to subsequently obtain a registration certificate.Keywords: Limited Liability Company, Individual Limited Liability Company, Individual Legal Entity
Program Pelatihan E-Commerce Produk Inovasi Olahan Emping Dusun Sengir Desa Kalirejo Kecamatan Kokap Kulon Progo Tri Handoko; Iis Prasetyo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.483 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3367

Abstract

AbstrakDusun Sengir Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Terdapat 124 Kepala Keluarga yang penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Terdapat banyak potensi alam Desa Kalirejo yaitu bambu, kayu, melinjo, rempah-rempah seperti lengkuas, jahe, kunyit dan sebagainya. Potensi masyarakat dalam pengolahan emping telah mendapat perhatian dari berbagai pihak yang mengupayakan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan pelatihan inovasi olahan emping namun masih memiliki kekurangan dalam hal kemampuan pemasaran.. Adapun tahapan dalam kegiatan ini meliputi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi program. Sasaran kegiatan iniyaitu pelaku usaha Rumah Payet Sulam. Peserta yang terlibat merupakan perwakilan dari mitra yang berjumlah 30 Peserta. Dari hasil pemberdayaan yang dilakukan responden berjumlah 30 orang yang secara estafet mengisi dan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan yang telah disepakati. Untuk itu dilakukan evaluasi pada kondisi awal peserta pelatihan, kondisi selama pelatihan,kondisi akhir pelatihan. Berdasarkan kegiatan pelatihan pemasaran tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa, 1) Pelatihan pemasaran online  pada produk inovasi olahan emping memiliki manfaat bagi para ibu-ibu kelompok emping; 2) Masyarakat kelompok emping membutuhkan pelatihan pemasaran online yang berkelanjutan dapat menunjang penjualan produk emping ataupun hasil bumi lainnya yang dapat diolah menjadi produk yang bernilai jual tinggi; 3) Pemasaran sederhana produk olahan emping dapat didukung dengan bekerjasama dengan para pelaku pasar dan marketing penjualan komersil agar penjualan lebih meluas. Dari berbagai proses yang telah dilaksanakan, disarankan agar masyarakat kelompok emping diberikan pelatihan   pemasaranyang berkelanjutan guna mendukung perekonomian yang lebih baik Masyarakat memerlukan dukungan dari berbagai pihak seperti dinas pariwisata, UMKM, penambahan modal, dan juga stake holder.Kata Kunci: E-Commerce, Inovasi, Emping AbstractSengir Hamlet, Kalirejo Village, Kokap District, Kulon Progo Regency. There are 124 heads of families whose residents make a living as farmers. There are many natural potentials of Kalirejo Village, namely bamboo, wood, melinjo, spices such as galangal, ginger, turmeric and so on. The potential of the community in emping processing has received attention from various parties who seek community empowerment by providing training on emping processed innovations but still has shortcomings in terms of marketing capabilities. The stages in this activity include, the preparatory stage, the implementation stage, the program evaluation stage. The target of this activity is the Business Actors of Rumah Payet Sulam. The participants involved are representatives of partners totaling 30 Participants. These participants are business actors who do not understand and have not implemented online marketing in their business activities. From the results of the empowerment carried out by respondents, there were 30 people who relayed and participated in various agreed training activities. For this reason, an evaluation is carried out on the initial conditions of the trainees, the conditions during the training, the conditions of the end of the training. Based on the marketing training activities mentioned above, it can be concluded that, 1) Online marketing training on emping processed innovation products has benefits for emping group mothers; 2) The emping group community needs online marketing training that can support the sale of emping products or other produce that can be processed into products with high selling value; 3) Simple marketing of processed emping products can be supported by collaborating with market players and commercial sales marketing so that sales are more widespread. From the various processes that have been carried out, it is recommended that the emping group community be given sustainable marketing training to support a better economy The community needs support from various parties such as the tourism office, capital  increase, and also stake holders.Keywords: E-Commerce, Innovation, Emping
Transisi Energi Indonesia Pasca Pandemi Covid-19 dan Konflik Militer Rusia-Ukraina Nurus Shofiyana; Imam Supriyadi; Muhammad Uwais Al Qarni
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.827 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3375

Abstract

AbstrakAsia pasifik memegang peranan terbesar dalam menyumbang emisi gobal, tahun 2060 menjadi target Indonesia dalam mencapai komitmen penurunan emisi GRK, Net Zero Emission. Sektor energi menjadi peranan utama dalam menyumbang emisi tersebut. Namun, tahun 2020 secara global, setiap negara terdampak adanya wabah penyakit COVID-19. Indonesia terimbas triple shocks yaitu penurunan permintaan energi, fluktuasi harga energi dunia, dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Selain itu, dampak yang timbul dari adanya konflik militer antara Rusia-Ukraina juga menimbulkan isu krisis energi di beberapa negara. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa yang terjadi dengan tujuan menghasilkan upaya dan perencanaan strategis dalam mendorong percepatan transisi energi dari fosil menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan melihat peluang dari berbagai sisi. Selain itu pemulihan ekonomi dan stabilisasi pertumbuhan ekonomi menjadi syarat utama dalam melangsungkan transisi energi dan EBT diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.Kata Kunci: Transisi Energi, Konflik Militer, Covid-19, Energi Terbarukan, Emisi AbstractAsia Pacific plays the largest role in contributing to global emissions, by 2060 it will be Indonesia's target in achieving its GHG emission reduction commitment, Net Zero Emission. The energy sector plays a major role in contributing to these emissions. However, in 2020 globally, every country was affected by the COVID-19 disease outbreak. Indonesia was affected by triple shocks, namely a decrease in energy demand, fluctuations in world energy prices, and fluctuations in the rupiah exchange rate. In addition, the impact arising from the military conflict between Russia and Ukraine also raises the issue of energy crises in several countries. This research describes and analyzes phenomena, events that occur with the aim of producing efforts and strategic planning in encouraging the acceleration of the energy transition from fossil to New and Renewable Energy (EBT) by looking at opportunities from various sides. In addition, economic recovery and stabilization of economic growth are the main requirements in carrying out the energy and NRE transition are expected to improve the Indonesian economy. Keywords: Energy Transition, Military Conflict, Covid-19, Renewable Energy, Emissions
Upaya Guru Dalam Penerapan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan Mata Pelajaran PKn pada Siswa Kelas X di SMAN 12 Seram Barat Firda Wagola; Aisa Abas; Agus Soumokil
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.233 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3379

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kreatif dan menyenangkan Mata Pelajaran PKn, menjelaskan faktor-faktor yang pendukung dan penghambat penerapan pembelajaran kreatif dan menyenangkan mata pelajaran  PKn pada siswa serta bentuk-bentuk Penerapan pembelajaran kratif dan menyenangkan Mata Pelajaran PKn pada Siswa Kelas X di SMAN 12 Seram Bagian Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni untuk mengungkapkan Upaya Penerapan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan Mata Pelajaran PKn Pada Siswa Kelas X di SMAN 12 Seram Bagian Barat. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa, Guru PKn, dan Kepala Sekolah sebagai informan. Teknik yang digunakan adalah snowball sampling, snowball sampling adalah teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian sampel ini disuruh memilih teman-temannya untuk dijadikan sampel begitu seterusnya, sehingga jumlah sampel semakin banyak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan oleh guru antara lain; guru menggunakan berbagai alat bantu dalam mengajar, guru selalu membangkitkan semangat siswa dalam belajar, guru menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, guru mengatur kelas sebelum memulai pembelajaran serta guru menerapkan cara mengajar yang lebih interaktif. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat  pembelajaran kreatif dan menyenangkan mata pelajaran  PKn meliputi; sifat disiplin yang dimiliki siswa, kemampuan siswa dalam memecahkan masalah, ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik, lingkungan belajar sebagai sumber belajar.Kata Kunci: Guru, Pembelajaran Kreatif, PPKn AbstractThis study aims to describe the application of creative and fun learning in Civics Subjects, explain the factors that support and apply creative and fun learning to Civics subjects for students and the forms of application of creative and fun learning in Civics Subjects in Class X students at SMAN 12 Western Spooky. This study uses a qualitative descriptive method, namely to reveal the Efforts to Apply Creative and Fun Learning for Civics Subjects to Class X Students at SMAN 12 Seram Barat. The subjects in this study were students, Civics teachers, and school principals as informants. The technique used is snowball sampling, snowball sampling is a technique of making small samples, then this sample selects many friends to be used as samples so that the number of samples increases. The results of this study indicate that the application of Creative and Fun Learning by teachers, among others; the teacher uses various teaching aids, the teacher always inspires students in learning, the teacher manages the environment as a learning resource, the teacher organizes the class before starting learning and applies a more interactive teaching method. the factors that support and hinder creative and enjoyable learning of Civics subjects include; students' discipline, students' ability to solve problems, classrooms as an attractive learning environment, learning environments as learning resources.Keyword: Teachers, Creative Learning, PPKN
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Gazella Fitri Aliani; Triman Juniarso; Cholifah Tur Rosidah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.875 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3407

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa karena guru tidak membuat variasi selama pembelajaran, khususnya pelajaran IPA. Untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran, diperlukan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dan mandiri, yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap hasil belajar kelas IPA klasifikasi materi hewan kelas V berdasarkan jenis makanan di SD Pepelegi II Waru. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen kuantitatif menggunakan desain kelompok kontrol nonekuivalen. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa di kelas V-A sebagai kelas eksperimen dan V-B sebagai kelas kontrol dengan masing-masing 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (pretest dan posttest). Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SPSS 16.0. Berdasarkan hasil analisis dan diskusi data, menunjukkan bahwa capaian hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi dibandingkan model konvensional. Untuk menguji hipotesis menggunakan uji T, nilai tcount > ttable yang menunjukkan 3.778 > 2.001 sehingga H0 ditolak, yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Blended Learning terhadap hasil belajar kelas IPA V klasifikasi materi hewan berdasarkan jenis makanan di SD Pepelegi II Waru.Kata Kunci: Model Pembelajaran Blended Learning, Sains, Hasil Belajar Abstract This research is motivated by the low student learning outcomes because the teacher does not make variations during learning, especially science lessons. In order to achieve success in learning, a learning model that involves students actively and independently is needed, namely using the Blended Learning learning model. The purpose of this study was to determine whether or not there was an influence of the Blended Learning learning model on the learning outcomes of science class V material classification of animals based on the type of food at elementary school of Pepelegi II Waru. This type of research uses a quantitative experiment using a nonequivalent control group design. The samples in this study were students in class V-A as the experimental class and V-B as the control class with 30 students each. The data collection technique used is a test (pretest and posttest). The data that has been obtained is then analyzed using SPSS 16.0. Based on the results of data analysis and discussion, it shows that the achievement of student learning outcomes with the Blended Learning learning model is higher than the conventional model. To test the hypothesis using the T test, the value of tcount > ttable which shows 3,778 > 2,001 so that H0 is rejected, which means that there is an influence of the Blended Learning learning model on the learning outcomes of science class V material classification of animals based on the type of food at elementary school of Pepelegi II Waru.Keywords: Blended Learning Model, Science, Studying Result.
Analisis Fasilitas Ruang Tunggu Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Supadio Pontianak Suprapti Suprapti; Kaliyarkos Tius
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.85 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3408

Abstract

AbstrakSeiring dengan adanya pertumbuhan jumlah pengguna jasa bandar udara, maka dihadapkan dengan adanya fasilitas ruang tunggu yang perlu dilakukan evaluasi terhadap ketersediaannya sehingga mampu memberikan kualitas pelayanan yang memadai untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna bandar udara terhadap fasilitas ruang tunggu yang telah disediakan oleh pengelola bandar udara. Kualitas fasilitas ruang tunggu yang diberikan oleh pihak bandar udara sangatlah penting bagi pengguna jasa bandar udara sehingga merasa nyaman dan puas dengan fasilitas yang diberikan. Sebagai tempat menunggu, para penumpang diberikan pelayanan yang mengutamakan kenyamanan. Fasilitas pendukung yang kurang memadai dapat menyebabkan kenyamanan dan kepuasan penumpang berkurang. Untuk itu setiap bandar udara harus menyediakan fasilitas yang diperlukan penumpang yang khususnya pada fasilitas ruang tunggu penumpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam usaha menguji hipotesis yang telah disusun. Disamping itu dilakukan pula analisis pengaruh fasilitas ruang tunggu berdasarkan Peraturan Menteri No. 178 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Pengguna Jasa Bandar Udara yang kemudian disesuaikan dengan hasil observasi dan kuesioner/angket. Untuk mengetahui pengaruh fasilitas ruang tunggu terhadap kepuasan penumpang Bandar Udara Supadio Pontianak dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang kemudian hasil jawaban responden dikonversikan dengan skala likert dan dihitung menggunakan program SPSS. Dari hasil pengidentifikasian, observasi dan kuesioner diketahui bahwa fasilitas ruang tunggu yang disediakan sudah memenuhi standar pelayanan. Sedangkan dari hasil perhitungan didapatkan bahwa nilai nilai signifikansi sebesar 0,106 > 0,05 dan nilai thitung sebesar 1,647 < ttabel 2,010.Kata Kunci: Pengaruh, Fasilitas Gedung Terminal, Kepuasan Penumpang AbstractAlong with the growth in the number of airport service users, it is faced with the existence of waiting room facilities that need to be evaluated on their availability so as to be able to provide adequate service quality to determine the level of satisfaction of airport users with the waiting room facilities provided by the airport manager. The quality of the waiting room facilities provided by the airport is very important for airport service users so that they feel comfortable and satisfied with the facilities provided. As a place to wait, passengers are given services that prioritize comfort. Inadequate supporting facilities can lead to reduced passenger comfort and satisfaction. For this reason, every airport must provide the necessary facilities for passengers, especially in the passenger waiting room facility. This study uses a quantitative approach in an effort to test the hypotheses that have been prepared. Besides that, an analysis of the effect of waiting room facilities was also carried out based on Ministerial Regulation No.178 of 2015 concerning Service Standards for Airport Service Users which was then adjusted to the results of observations and questionnaires. To find out the effect of waiting room facilities on passenger satisfaction at Supadio Pontianak Airport, questionnaires were distributed to 50 respondents, then the results of the respondents' answers were converted to a Likert scale and calculated using the SPSS program. From the results of identification, observation and questionnaires, it is known that the waiting room facilities provided have met service standards. Meanwhile, from the calculation results, it is found that the significance value is 0.106 > 0.05 and the tcount is 1.647 < ttable 2.010.Keywords: Effect, Terminal Building Facilities, Passenger Satisfaction.
Analisis Latar Belakang Pendidikan Terhadap Kinerja Karyawan Operasional di Yogyakarta International Airport Naufal Rifqi Fuadhi; Ika Fathin Resti Martanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.606 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3409

Abstract

AbstrakSumber daya manusia (SDM) merupakan modal atau aset yang sangat berharga, sehingga menjadi faktor penting untuk mendukung perkembangan bandara. Banyak pegawai yang memiliki pendidikan yang tidak sesuai dengan keahlian atau kemampuannya di bawah tingkat profesional. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi pustaka. Wawancara dilakukan dengan tiga narasumber yaitu staf operasional Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah minimisasi data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan. Studi ini menunjukkan bahwa operator Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dari latar belakang yang berbeda akan menemukan lingkungan kerja di mana mereka dapat memaksimalkan efisiensi mereka dan memiliki kesempatan untuk bekerja dan mengembangkan pengembangan karir di industri penerbangan tanpa hambatan dari profesi yang berbeda. dari pekerjaan mereka saat ini di Bandara Internasional Yogyakarta. Selain itu, upaya perusahaan dalam memberikan peluang, kebijakan perusahaan terhadap operator Bandara Internasional Yogyakarta dinilai sangat baik dan adil tanpa memandang latar belakang pendidikan berbagai pendidikan staf operasional Bandara Internasional Yogyakarta.Kata Kunci: Latar Belakang Pendidikan, Karyawan Operasional, Bandara Internasional Yogyakarta AbstractHuman resources (HR) are extremely valuable capital or assets, they are becoming an important factor supporting the development of the airport. Many employees have an education that does not match their skills or abilities below the professional level. This study used qualitative research methods, data collection techniques by interview and literature review. Interviews were conducted with three sources, namely the operations staff of Yogyakarta International Airport (YIA). The data analysis techniques used in this study were data minimization, triangulation data analysis, and conclusion writing. This study shows that at Yogyakarta International Airport (YIA), people with different backgrounds will find a working environment that helps them maximize their performance and have the opportunity to work and develop their careers in the world. world aviation industry without problems with different professions. their current job. at Yogyakarta International Airport. In addition, the company's efforts in providing opportunities, the company's policies towards Yogyakarta International Airport are judged to be very good and fair regardless of the different educational backgrounds of the people. operators of Yogyakarta International Airport.Keywords: Educational Background, Operational Employees, Yogyakarta International Airport (YIA)
Analisis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Siswa dalam Memecahkan Soal HOTS Matematika Saib Abdul Maliq; Abdul Aziz; Wahyu Lestari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.121 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3410

Abstract

AbstrakHigh Order Thinking Skills (HOTS) adalah suatu keterampilan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang melebihi hanya kegiatan menghafalkan fakta atau konsep. Metode Penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Hingher Order Thinking Skills (HOTS) siswa dalam memecahkan soal HOTS matematika pokok bahasan Bangun Ruang pada siswa SMP Zainul Hasan 1 Genggong. Hasil penelitian ini yaitu: (1) HOTS siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi indikator menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta; (2) HOTS siswa dengan kemampuan sedang mampu memenuhi indikator menganalisis dan mengevaluasi; (3) HOTS siswa dengan kemampuan rendah hanya mampu memenuhi indikator menganalisis.Kata Kunci: Analsis, High Order Thinking Skill (HOTS), Soal HOTS, Matematika. Abstract High Order Thinking Skills (HOTS) are critical, logical, reflective, metacognitive, and creative thinking skills that go beyond just memorizing facts or concepts. The research method is descriptive qualitative and case study approach. The purpose of this study was to analyze students' Hingher Order Thinking Skills (HOTS) in solving HOTS math problems on the subject of Building Space for students of SMP Zainul Hasan 1 Genggong. The results of this study are: (1) HOTS students with high abilities are able to meet the indicators of analyzing, evaluating, and creating; (2) HOTS students with moderate abilities are able to fulfill the indicators of analyzing and evaluating; (3) HOTS students with low abilities are only able to meet the indicators of analyzing.Keywords: Analysis, High Order Thinking Skill (HOTS), HOTS Problems, Mathematics.
Pengaruh Media Flipbook Komik Fabel Terhadap Minat Membaca Peserta Didik Kelas IV SDN Menanggal 601 Surabaya Della Ayu Wulandari; Apri Irianto; Susi Hermin Rusminati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.621 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3426

Abstract

Abstrak Minat membaca bisa menjadi keinginan seseorang untuk mengakui huruf dan menangkap makna kalimat tersebut. Pencapaian minat baca siswa yang optimal membutuhkan media yang benar. untuk mencapai tujuan tersebut, salah satu media yang digunakan adalah media yang menarik karena menggabungkan teks dan gambar yang menarik, agar dapat menciptakan minat baca siswa menggunakan media fable comic flipbook. menggunakan media flipbook komik fabel dengan siswa yang tidak diajari oleh media flipbook komik fabel. jenis metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan jenis desain kuasi-eksperimental. Desain Grup Kontrol Pra Uji dan Pasca Uji. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas empat SDN Menanggal 601 Surabaya. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling agar kelas IV B yang diperoleh karena kelas eksperimen dan IV C karena kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam berbagai teknik pengujian dan dokumentasi. instrumen pengumpulan info menggunakan pertanyaan tes. teknik analisis informasi adalah pengujian hipotesis menggunakan uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Analisis data dibantu menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata yang besar berbagai siswa kelas EMPAT di SDN Menanggal 601 Surabaya yang diajar menggunakan media flipbook komik fabelKata Kunci: Fabel, Komik, Media Flipbook, Minat Membaca Abstract Interest in reading could be a person's desire to acknowledge letters and capture the meaning of the sentence. The optimal achievement of students' reading interest requires the correct media. to attain this goal, one among the media used is interesting media because it combines interesting text and pictures, in order that it can create students' reading interest using fable comic flipbook media. using fable comic flipbook media with students who aren't taught by fable comic flipbook media. the kind of research method is quantitative research with a quasi-experimental design type. Pre Test and Post Test Control Group Design. The population of this research is that the fourth grade students of SDN Menanggal 601 Surabaya. The sample was obtained by purposive sampling technique in order that the obtained class IV B because the experimental class and IV C because the control class. Data collection techniques within the variety of test and documentation techniques. the info collection instrument used a test question. the information analysis technique is hypothesis testing using the normality test, homogeneity and hypothesis. Data analysis was assisted using SPSS 25.0. The results showed that there was a big average difference various fourth grade students at SDN Menanggal 601 Surabaya who were taught using fable comic flipbook mediaKeywords: Fable, Comic, Flipbook Media, Interest in Reading

Page 70 of 168 | Total Record : 1679