cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: MEMBANGUN MASYARAKAT DEMOKRASI YANG BERKEADABAN DARI SAAT INI Al-Khansa, Bunga Bhagasasih; Dewi, Dinie Anggraenie
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.399 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1429

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan memberikan gambaran pengembangan nilai- nilai keberadaban kemanusiaan di dalam masyarakat bangsa Indonesia yang memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, dan memiliki nilai Pancasila syla ke 2 yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", serta memiliki sumber hukum yang tertinggi yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, berupa observasi dalam berita dan berbagai jurnal lainnya agar lebih berkembang dalam penjelasan artikel ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kita menanamkan nilai- nilai Pancasila dari mulai sekarang dan menjadikan manusia yang cerdas, maka masyarakat Indonesia mampu memiliki nilai-nilai keberadaban kemanusiaan. Dengan ini keberhasilan sudut pandang dari Pendidikan Kewarganegaraan akan tercapai, karena nilai-nilai keberadaban pada masyarakat demokrasi merupakan tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan tersendiri.Kata kunci: Tujuan Pendidikan kewarganegaraan, masyarakat demokrasi, nilai- nilai keberadaban AbstractThis study aims to provide an overview of the development of values of human civilization in Indonesian society which has the motto of Bhineka Tunggal Ika, and has the second Pancasila syla value, namely "Just and Civilized Humanity", and has the highest source of law, namely the Preamble of the Law. Basic 1945. The research method uses a qualitative approach with case studies, in the form of observations in news and various other journals so that it is more developed in the explanation of this article. The results of the research show that by instilling Pancasila values from now on and making intelligent humans, the Indonesian people will be able to have the values of human civilization. With this, the success of the Citizenship Education point of view will be achieved, because the values of civilization in a democratic society are the goal of Citizenship Education in itself.Keywords: Citizenship Education Objectives, democratic society, civilized values
PENGARUH MODEL DISCOVERY DAN CONVENTIONAL LEARNING TERHADAP MOTIVASI SISWA DAN HASIL BELAJAR Yuliana, Anisa; Hartati, Sulis Janu; Hanifa, Sri Yuni
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021 ( In Press )
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.402 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1592

Abstract

AbstrakPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan mata pelajaran inti dan sudah diajarkan kepada siswa sejak Sekolah Dasar hingga jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu perlu adanya Model Pembelajaran dan motivasi agar peserta didik tidak merasa jenuh dan mengalami kesulitan karena proses penyampaian materi yang monoton dalam belajar PPKn. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental Design. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery dan Conventional Learning terhadap hasil belajar PPKn  siswa UPTD SMPN 1 Labang Bangkalan, 2) Mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery dan Conventional Learning terhadap motivasi siswa UPTD SMPN 1 Labang Bangkalan, 3) Mengetahui interaksi antara model pembelajaran Discovery dan Conventional Learning terhadap motivasi siswa dan hasil belajar PPKn UPTD SMPN 1 Labang Bangkalan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII sebanyak 240 siswa, yang menjadi sampel adalah kelas VIIa dan kelas VIIb, penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat pengaruh Model Pembelajaran Discovery dan Conventional Learning terhadap hasil belajar diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05, kedua Ada pengaruh model pembelajaran Discovery dan Conventional Learning terhadap motivasi siswa diperoleh nilai sig. sebesar 0,001 < 0,05, dan yang ketiga Ada interaksi antara Model Pembelajaran dan motivasi terhadap hasil belajar yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,038 < 0,05 sesuai dengan kriteria uji Two Way Anova.Kata kunci: Discovery Learning, Conventional, Motivasi dan Hasil Belajar AbstractPancasila and Citizenship Education (PPKn) is a core subject and has been taught to students from elementary school to higher levels. Therefore, it is necessary to have a learning model and motivation so that students do not feel bored and experience difficulties due to the monotonous process of delivering material in learning Civics. This study uses a Quasi Experimental Design research method. The aims of this study were 1) to determine the effect of the Discovery and Conventional Learning learning models on the Civics learning outcomes of UPTD SMPN 1 Labang Bangkalan students, 2) To determine the effect of the Discovery and Conventional Learning learning models on the motivation of UPTD SMPN 1 Labang Bangkalan students, 3) To determine the interaction between models Discovery learning and Conventional Learning on student motivation and learning outcomes of PPKn UPTD SMPN 1 Labang Bangkalan. The population in this study was all class VII as many as 240 students, the samples were class VIIa and class VIIb, the determination of the sample was carried out using purposive sampling. The results showed 1) there was an influence of the Discovery Learning Model and Conventional Learning on the learning outcomes obtained by the value of sig. of 0.000 <0.05, secondly there is an influence of the Discovery and Conventional Learning learning models on student motivation, the value of sig is obtained. of 0.001 < 0.05, and the third There is an interaction between the learning model and motivation on learning outcomes as evidenced by the value of sig. 0.038 <0.05 according to the criteria for the Two Way Anova test.Keywords: Discovery Learning, Conventional, Motivation and Learning Outcomes
HOAX DALAM DINAMIKA NILAI PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA Maheswari, Ni Putu Savitrya
Jurnal Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.928 KB) | DOI: 10.31316/jk.v3i2.919

Abstract

AbstrakMakalah penelitian ini disusun berdasarkan keadaan sesungguhnya di lapangan, dengan menjadikan mahasiswa dan masyarakat sebagai sampel dalam pengambilan data dari daerah berbeda dan budaya yang berbeda dengan memberikan beberapa pertanyaan berkaitan dengan hoax dan dinamikanya dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Dari hasil penelitian seluruh responden menilai bahwa hoax merupakan ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hoax yang berisi ujaran kebencian, memprovokasi, menyebar keresahan, menyinggung SARA mempu menyebabkan konflik intern terhadap Indonesia. Dengan keadaan warga negara Indonesia yang multikultural hoax sangat rentan menjadi faktor pendorong penyebab terpecah belahnya integritas bagi bangsa Indonesia. Terlebih dengan masyarakat yang terbiasa mempercayai berita baik pada media apapun yang tidak jelas sumbernya, hal tersebut mampu mempengaruhi kelompok orang seperti yang sudah disebutkan agar terprovokasi dan pada akhirnya menyebabkan kesalahpahaman antar pihak. Dari hasil penyusunan mini research ini dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak seluruhnya masyarakat Indonesia mampu membedakan antara berita yang sekedar palsu dan berita yang benar. Perhatian masyarakat terhadap hoax cenderung masih minimum dibuktikan dengan masih banyaknya cerita dari orang ke orang tantang suatu isu yang ternyata tidak ada sumber yang mendukung hal tersebut, walaupun tidak sedikit pula yang mampu dalam memahami. Dalam dinamika persatuan dan kesatuan bangsa hoax juga dapat memicu adanaya konflik sosial, politik, keamanan dan pertahanan di Indoensia.Kata Kunci : Persatuan dan Kesatuan, Integrasi, Hoax, Disintegrasi, Konflik, Multikultural AbstractThis research paper is prepared based on the actual situation in the field, by making students and the community as samples in the retrieval of data from different regions and different cultures by giving some questions related to hoaxes and their dynamics in the unity and unity of the nation. From the results of the study all respondents assessed that hoaxes are a threat to the Unitary State of the Republic of Indonesia. Hoaxes containing hate speech, provoking, spreading unrest, offending SARA can cause internal conflicts against Indonesia. With the situation of Indonesian citizens who are multicultural hoaxes are very vulnerable to be a driving factor causing the disintegration of integrity for the Indonesian nation. Especially with people who are used to believing good news in any media that is not clearly sourced, it is able to influence groups of people as already mentioned to be provoked and ultimately cause misunderstandings between parties. From the results of the preparation of this mini research can be concluded that not all Indonesians are able to distinguish between news that is just fake and true news. Public attention to hoaxes tends to be at least evidenced by the number of stories from person to person challenging an issue that turns out that there is no source that supports it, although not a few are able to understand. In the dynamics of unity and unity of the hoax nation can also trigger adanaya social, political, security and defense conflicts in Indonesia.Keywords: Unity and Unity, Integration, Hoax, Disintegration, Conflict, Multicultural
PARTAI POLITIK SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN DEMOKRASI Sahira, Estrika Isna
Jurnal Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.222 KB) | DOI: 10.31316/jk.v3i2.1305

Abstract

Abstrak Partai politik adalah sebuah organisasi yang terorganisir yang anggotanya memiliki tujuan yang sama. Dalam sistem politik, partai politik adalah sebagai sarana yang memadahi dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, baik berupa dukungan, keluhan maupun tuntutan. Partai politik dipakai sengai sarana pendidikan demokrasi karena karena partai politik bisa sebagai sarana bagi masyarakat untuk berkumpul, mengeluarkan aspirasi, pendapat politik yang memungkinkan untuk membangun  negara, karena dalam sisitem politik di Indonesia partai politik telah ditempatkan sebgai salah satu pilar untuk menyangga demokrasi.Kata kunci : partai politik, pendidikan demokrasi AbstractA political party is an organized organization whose members have the same goal. In the political system, political parties are as a means of dissecting and conveying the aspirations of the community to the government, either in the form of support, complaints or demands. Political parties are used as a means of democratic education because political parties can be a means for people to gather, issue aspirations, political opinions that allow to build the country, because in the political system in Indonesia political parties have been placed as one of the pillars to support democracy. Keywords : political parties, democratic education 
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE SNOWBALL THROWING Priyastuti, Kurnia Emi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.794 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1400

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi satuan baku. Penelitian merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Tindakan yang diberikan oleh peneliti yaitu berupa penerapan metode snowball throwing. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Platarejo Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri tahun pelajaran 2019/2020 yang jumlah siswanya ada 12 anak dengan satu rombongan belajar. Objek penelitian adalah hasil belajar tentang satuan baku. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik tes, wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Sementara itu, indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu Siswa dikatakan berhasil mencapai aspek pengetahuan, apabila nilai yang diperoleh sesuai dengan KKM tersebut dalam kategori baik. Keberhasilan klasikal pengetahuan menjelaskan tentang satuan baku mencapai 85 % siswa tuntas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siswa kelas II SD Negeri 2 Platarejo Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri tahun pelajaran 2019/2020.Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Snowball Throwing AbstractThis study aims to improve student learning outcomes in standard unit material. This research is a type of classroom action research which consists of two cycles, namely cycle I and cycle II. The action given by the researcher was the application of the snowball throwing method. The subjects of this study were second grade students of SD Negeri 2 Platarejo, Giriwoyo District, Wonogiri Regency in the 2019/2020 academic year, where there were 12 students with one study group. The object of research is the result of learning about standard units. The data collection techniques used in this study were tests, interviews, observation, documentation, and field notes. Meanwhile, the indicator of success in this study is that students are said to have succeeded in achieving the knowledge aspect, if the value obtained is in accordance with the KKM in the good category. The success of classical knowledge in explaining the standard units reaches 85% of students complete. The results showed that the snowball throwing method could improve student learning outcomes in grade II SD Negeri 2 Platarejo, Giriwoyo District, Wonogiri Regency in the 2019/2020 academic year.Keywords: Learning Outcomes, Snowball Throwing Method
PENGAMALAN BUTIR PANCASILA: PERWUJUDAN IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI ETIKA DALAM HIDUP BERMASAYARAKAT Yulia, Leni; Dewi, Dinie Anggraenie
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.36 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1449

Abstract

AbstrakSejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa dan jati diri manusia Indonesia yang menjadi kekuatan, pedoman, sumber hukum serta pembimbing arah dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Dengan makna serta nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yang menjadi tuntunan agar senantiasa menjalan kehidupan bermasyarakat berlandaskan nilai-nilai butir pancasila. Nilai makna yang sedemikan melekat dengan etika hidup manusia indonesia menjadi sistem kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hal itu mewujudkan bahwa implementasi nilai Pancasila senantiasa terwujud dan terlaksana dalam hidup serta sanubari manusia indonesia. Pengamalan nilai butir Pancasila yang menjadi perwujudan implementasi mendorong terwujudnya manusia indonesia menjadi semakin berjiwa dan berjati diri berlandaskan Pancasila.Kata kunci: Pancasila, Etika, Implementasi AbstractHistory has revealed that Pancasila is the soul and identity of Indonesian people who become the strength, guidance, source of law and guide for the direction in carrying out social life. With the meaning and values contained in Pancasila which are the guidance to always live a community life based on the values of the Pancasila points. The value of meaning that is inherent in the ethics of Indonesian human life becomes an inseparable system of unity. This realizes that the implementation of Pancasila values is always materialized and carried out in the life and heart of Indonesian people. The practice of the value of the Pancasila point which is the embodiment of implementation encourages the realization of Indonesian people to become more spirited and have an identity based on Pancasila.Keywords: Pancasila, Ethics, Implementation
SKPP BAWASLU SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN POLITIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK WARGA NEGARA Millah, Nia Sofiyatul; Dewi, Dinie Anggraenie
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021 ( In Press )
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.596 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1583

Abstract

AbstrakPartisipasi masyarakat dalam pemilu di Indonesia selalu menurun dari pemilu pertama hingga sekarang. Dengan adanya peranan aktif dari Bawaslu, sebagai lembaga pemantau pemilu serta masyarakat dalam mengawasi pemilu, diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi para pelaku politik dan seluruh yang terlibat dalam Pemilu yang pada akhirnya akan melahirkan suatu pemilu yang demokratis. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilu maka diharapkan akan dapat menghasilkan pemilu yang demokratis baik dari prosesnya maupun hasilnya. SKPP adalah sebuah sarana Pendidikan yang disediakan oleh Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) untuk memfasilitasi masyarakat umum agar dapat terlibat dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu atau pilkada. SKPP dibuat untuk mewadahi partisipasi masyarakat dalam pemilu. Kader-kader lulusan SKPP diharapkan menjadi kepanjangan tangan Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu/pilkada.Kata Kunci: SKPP Bawaslu, Pengawas Partisipatif, Pemilu AbstrackPublic participation in elections in Indonesia has always decreased from the first election to the present. With the active role of Bawaslu, as an election monitoring institution and also the community in supervising the election, it is hoped that it can provide awareness for political actors and all those involved in the election which will eventually give birth to a democratic election. With the participation of the community in supervising the stages of organizing the election, it is hoped that it will be able to produce democratic elections both from the process and the results. SKPP is an educational facility provided by the Election Supervisory Body (BAWASLU) to facilitate the general public to be involved in supervising the implementation of elections or local elections. SKPP was created to accommodate public participation in elections. Cadres graduated from SKPP are expected to be an extension of Bawaslu to increase public political participation in the implementation of elections/pilkada.Key Words: SKPP Bawaslu, Participatory Superviso, elections
PERAN MEDIA SOSIAL UNTUK PENINGKATAN KREATIVITAS Nusantara, Cahya
Jurnal Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.148 KB) | DOI: 10.31316/jk.v3i2.923

Abstract

Abstrak Sosial media, kita mengenal bahwa sosial media pada saat ini adalah media yang sangat popular dan banyak sekali yang memakai soaial media ,Dari media sosial pun kita bisa mendaptkan banyak sekali infomasi dengan secara cepat hingga kita bisa mengetahui informasi yang tepat.Dan kita sudah tahu  bahwanya media sosial sangat berpengaruh di massa sekarang. Dan dari informasi infomasi yang banyak di dapat dari media sosial bisa membuat orang menjadi memperbanyak pengetahuan dana bisa juga menunjang kreativitas dari orang yang menggunakan media sosial , di sosial media sendiri sudh banyak app yang tersedia seperti whatshaap,twiter,youtube,facebook,instagram dll, yang menunjang kreativitas orang yang menggunakan sosial media tersebut.kreativitas dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah (kemampuan untuk mencipta / Daya cipta perihal berkerasi /kratifitas) jadi kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk mencipatakan / berkerasi di video,foto,tulisan dan gambar dan media sosial apakah bisa untuk peningkatan kreativitas sesorang.Kata kunci : Sosial media, Peningatan Kreativitas AbstractSocial media, we know that social media at this time is a very popular media and a lot of people who use social media, From social media, we can get a lot of information quickly so that we can know the right information. And we already know that social media is very influential in the masses now. And from information that can be obtained from social media can make people become more knowledgeable funds can also support the creativity of people who use social media, on social media itself sudh many apps available such as WhatsApp, Twitter, Youtube, Facebook, Instagram, etc., which supports the creativity of people who use social media. creativity in a large dictionary of the Indonesian language is (the ability to create / Copyright about the constellation/creativity) so creativity is the ability of a person to create / constellation in videos, photos, writings and images, and social media whether it can be to increase one's creativity.Keywords: Social media, warn of creativity.
PEMULANGAN WNI EKS ISIS TERHADAP STABILITAS KEUTUHAN NKRI Nur Ramadhani, Fanny
Jurnal Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.191 KB) | DOI: 10.31316/jk.v2i2.1295

Abstract

AbstrakTujuan artikel ini adalah : (1) mengetahui keadaan stabilitas negara apabila terjadi pemulangan WNI yang merupakan eks anggota ISIS dari segi kemanusiaan dan segi pertahanan keamanan. (2) Pengaruh yang dibawa oleh WNI eks ISIS ke tanah air yang akan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sehingga perlu ada penanganan dan persiapan yang matang guna menghadapinya. (3) Upaya yang perlu dilakukan sebagai warga negara yang berdampingan secara langsung maupun tidak langsung terhadap WNI eks ISIS. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan sosial kualitatif. Desain penelitian ini bersifat umum, fleksibel, dinamis, eksploratif, dan mengalami perkembangan selama proses penelitian berlangsung. Dari aspek pengumpulan datanya mengadopsi teknik partisipatoris yang menyesuaikan fenomena dengan memilih analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kebijakan pemulangan WNI eks ISIS melalui dua opsi yaitu dipulangkan dan tidak dipulangkan. (2) WNI dapat kehilangan status kewarganegaraannya karena telah masuk dinas tentara asing tanpa izin Presiden. Serta untuk (3) mencegah dan waspada terhadap ancaman terorisme, sebab keberadaannya berpotensi meresahkan bahkan dapat mengancam stabilitas negara.Kata kunci : pro kontra,  eks ISIS, pemulangan WNI AbstractThe purpose of this article is: (1) to know the state of stability of the country in case of repatriation of Indonesian citizens who are former members of ISIS in terms of humanity and security defense. (2) The influence brought by ex-ISIS citizens to the homeland will cause pros and cons in the community so that there needs to be careful handling and preparation to deal with it. (3) Efforts that need to be made as citizens who are directly or indirectly adjacent to ex-ISIS citizens. This research is research with qualitative social approach. The design of this research is general, flexible, dynamic, explorative, and developed during the research process. From the aspect of data collection adopts participatory techniques that adjust the phenomenon by choosing data analysis. The results showed that: (1) the policy of repatriation of ex-ISIS citizens through two options, namely repatriated and not repatriated. (2) Indonesian citizens may lose their citizenship status because they have entered the service of foreign soldiers without the Permission of the President. As well as to (3) prevent and alert to the threat of terrorism, because its existence is potentially troubling can even threaten the stability of the country. Keywords: pros cons, ex-ISIS, repatriation of Indonesian citizens
PENERAPAN METODE STUDENT TEAMS – ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Sutarti, Eny
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.521 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1280

Abstract

AbstrakTujuan Penelitian tindakan kelas  ini adalah  untuk mengetahui penggunaan Model Pembelajaran   STAD yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV  Semester II SDN  1 Belikurip Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian dilakukan  dalam dua siklus dengan prosedur tiap siklus terdiri  atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 1 Belikurip  berjumlah 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengunaan Model Pembelajaran STAD pada materi belajar Mengidentifikasi macam-macam gaya, dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Pengunaan model pembelajaran STAD)  dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yaitu mencapai 80 %. (2) Pengunaan Model Pembelajaran   STAD dapat meningkatkan  ketuntasan hasil belajar siswa pada materi Mengidentifikasi macam-macam gaya mencapai 82,35%. (3) Pengunaan Model Pembelajaran   STAD  dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa yaitu mencapai 88,24 %.Kata kunci: Model Pembelajaran   STAD, Proses pembelajaran, Hasil belajar AbstractThe purpose of this classroom action research is to determine the use of the STAD Learning Model which can improve learning outcomes for grade IV Semester II students of SDN 1 Belikurip, Baturetno District, Wonogiri Regency, 2018/2019 Academic Year. The research was conducted in two cycles with the procedure for each cycle consisting of planning, implementing actions, observing, and reflecting. The research subjects were grade 4 students of SD Negeri 1 Belikurip totaling 17 students. The results showed that through the use of the STAD Learning Model in the learning material to identify various styles, it could increase the activeness of students in following the learning process. Based on the research results, it can be concluded that (1) The use of STAD learning models can increase student activeness in the learning process by reaching 80%. (2) The use of the STAD Learning Model can increase the completeness of student learning outcomes in identifying the various styles of material reaching 82.35%. (3) The use of STAD Learning Model can improve student learning outcomes completeness, namely reaching 88.24%.Keywords: STAD Learning Model, Learning Process, Learning Outcomes

Page 9 of 168 | Total Record : 1679