cover
Contact Name
SEPRIADI
Contact Email
sepri@pap.ac.id
Phone
+62711-7320800
Journal Mail Official
jtpa@pap.ac.id
Editorial Address
POLITEKNIK AKAMIGAS PELEMBANG KAMPUS KOMPERTA Jl. Kebon Jahe Komplek PERTAMINA RU III Plaju, Palembang KAMPUS JAKABARING Jl. Gubernur H. A. Bastari, Jakabaring
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL TEKNIK PATRA AKADEMIKA
ISSN : 20895925     EISSN : 26219328     DOI : https://doi.org/10.52506/jtpa
Core Subject : Engineering,
Aim of the journal This journal aimed to be a platform for academics, regulators, practitioners, and also policy makers to share and discuss about Engineering Knowledge Especially in Mining and Oil Gas Knowledge Scope of the journal The scope of this journal includes all issues of Engineering science, management, technology and related fields. In particular, the journal welcomes the following field: Chemical Engineering Petroleum Engineering Mining Engineering Environmental Engineering Safety Management Geological Engineering
Articles 149 Documents
S SISTEM PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN GENERATOR SET 501-B DI PT TITIS SAMPURNA LPG PLANT LIMAU TIMUR PRABUMILIH Diky Pranondo; Afif Ridho Akbar
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 12 No 02 (2021): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.101 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v12i02.136

Abstract

PT Titis Sampurna LPG Plant Limau Timur adalah salah satu perusahaan yang mengelola gas bumi menjadi Liquified Petroleum Gas (LPG). Generator set adalah perangkat kombinasi antara pembangkit listrik (generator) dan mesin penggerak yang digabung dalam satu set unit untuk menghasilkan tenaga listrik. Generator set (genset) sangat dibutuhkan karena mampu mensuplai listrik ketika sumber listrik utama padam, atau justru sebagai sumber suplai listrik utama jika tidak terdapat aliran listrik. Terdapat 3 unit generator set pada perusahaan. Upaya untuk mengetahui cara serta prinsip kerja generator set 501-B, adalah sebuah mesin pembakaran (mesin diesel atau mesin bensin) akan mengubah energi bahan bakar menjadi energi mekanik, kemudian energi mekanik tersebut diubah atau dikonversi oleh generator sehingga menghasilkan daya listrik. Hasil observasi lapangan menunjukan maintenance generator set harus di lakukan rutin, yaitu secara kontinyu dan berkala sesuai dengan petunjuk pada buku manual genset yang terdapat pada perusahaan.
A ANALISIS PENETRALAN AIR ASAM TAMBANG MENGGUNAKAN POWER BASE 3012 DI KPL 01 PIT TIMUR PT DIZAMATRA POWERINDO Nurbaiti Nurbaiti; Lina Rianti; Siti Hardianti
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.697 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.137

Abstract

Air asam tambang adalah air dari hasil oksidasi mineral sulfida yang tersingkap oleh proses penambangan dan terkena air dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi dan sering ditandai dengan nilai pH yang rendah ≤ 6. Oleh karena itu air asam tambang tersebut harus dikelola agar tidak menimbulkan pencemaran terhadap daerah di sekitar tambang. Pada penelitian ini menggunakan metode aktif yakni dengan media penetral berupa Power Base 3012, pH awal sebelum dinetralkan dengan Power Base 3012 di PT Dizamatra Powerindo adalah 3,5. Oleh karena itu penelitian ini hanya difokuskan pada pengaruh terhadap injeksi larutan power base 3012 terhadap air asam tambang di KPL 01 Pit Timur PT Dizamatra Powerindo. Penginjeksian larutan ini berpengaruh terhadap kenaikan pH sekitar 2-4,5 unit pada proses penginjeksian dan ketika injeksi dihentikan pH akan kembali semula yakni sekitar 3,5 dan untuk mengetahui kebutuhan power base 3012 yang efektif untuk menstabilkan pH air asam tambang yaitu 58,43 kg per jam jika dalam waktu 20 jam yang dibutuhkan sebanyak 1.168,6 kg dan untuk kebutuhan biaya dikeluarkan dalam skala aktual lapangan power base 3012 sebesar Rp12.504,020 /hari.
P PENURUNAN KADAR TSS DAN TDS PADA AIR SUNGAI LEMATANG MENGGUNAKAN TEMPURUNG KELAPA SAWIT (Elaeis oleifera) SEBAGAI MEDIA FILTRASI Melati Ireng Sari; Euis Kusniawati
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.057 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.138

Abstract

Tempurung kelapa sawit (Elaeis oleifera) merupakan limbah dari sisa pecahan cangkang kelapa sawit. Limbah tersebut dibuat menjadi karbon aktif dengan dua tahapan yaitu karbonisasi dan aktivasi menggunakan HCl. Karbon aktif yang dibuat, mampu mengurangi kotoran maupun logam-logam yang ada di dalam air sungai Lematang dengan parameter TSS (Total Suspended Solid) dan TDS (Total Dissolved Solid). Hasil analisa menunjukkan terjadinya penurunan kadar TSS dan TDS pada air baku sungai Lematang. Pada pengujian TSS diperoleh hasil 0,5 gram karbon aktif yaitu 14,402 mg/L, untuk 1 gram yaitu 16,210 mg/L dan untuk 1,5 gram yaitu 20,041 mg/L. Sedangkan pada pengujian TDS diperoleh hasil 68 mg/L untuk 0,5 gram, 77 mg/L untuk 1 gram dan 83 mg/L untuk 1,5 gram karbon aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adsorpsi terbaik terjadi pada penggunaan 0,5 gram karbon aktif.
E EFEKTIFITAS KARBON AKTIF TONGKOL JAGUNG TERHADAP KADAR pH, TSS DAN TDS PADA LIMBAH CAIR PT PERTA SAMTAN GAS Amiliza Miarti; Reva Sari Anike
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.779 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.139

Abstract

Jagung (Zea mays) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia selain gandum dan padi. Jagung menghasilkan limbah padat berupa daun jagung dan tongkol jagung. Pada tongkol jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan karbon aktif untuk meningkatkan nilai ekonomis dari tongkol jagung. Pada tongkol jagung terdapat kandungan selulosa 41% dan hemiselulosa 36%. Pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan karbon aktif serta proses aktivasi dan efektifitas karbon aktif tongkol jagung untuk mengelolah limbah cair PT Perta Samtan Gas terhadap kadar pH, TSS, dan TDS. Pembuatan karbon aktif mempunyai tiga proses yaitu proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi. Bahan kimia yang digunakan untuk aktivasi karbon aktif yaitu H2SO4 1 M, pada proses karbonisasi pada suhu 500°C selama 30 menit. Karbon aktif diuji karakteristiknya seperti kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, dan kadar iodin. Karbon aktif kemudian diuji dengan limbah cair PT Perta Samtan Gas menggunakan variasi sebanyak 0,5 g; 1,0 g; 1,5 g dan variasi waktu kontak perendaman 30 menit dan 60 menit. Hasil yang optimal diperoleh pada variasi massa karbon aktif 1.5 gr dan waktu perendaman 60 menit. Efektifitas yang mampu dihasilkan dari pengujian limbah cair tersebut adalah pH sebesar 13,46% terjadi perubahan pH dari 5,2 menjadi 5,9, Nilai TSS sebesar 82,45% yaitu penurunan dari 718 mg/L menjadi 126 mg/l dan Nilai TDS sebesar 87,33%, yaitu penurunan dari 884 mg/l menjadi 112 mg/l. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karbon aktif yang dibuat dari tongkol jagung efektif digunakan pada pengolahan limbah cair dengan adanya penurunan nilai pH,TSS dan TDS.
P PENGARUH NILAI WAKTU TINGGAL (WT) PADA ALAT SEPARATOR TIPE VERTIKAL DUA FASA PADA INDUSTRI MINYAK DAN GAS Indah Agus Setiorini; Agusdin Agusdin; Satria Arif Pratama; Achid Yudhianto
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.032 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.140

Abstract

Separator merupakan salah satu vessel yang didalamnya dilengkapi beberapa peralatan penunjang guna memisahkan campuran fluida yang tidak saling melarutkan. Salah satu yang mempengaruhi alat pemisah ini adalah resident time (RT). Resident Time merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam proses pemisahan pada alat separator. Resident Time adalah perbandingan volume liquid dengan laju alir liquid dari feed separator dengan prinsip pemisahan berdasarkan perbedaan densitas dengan metode gravity separation. Resident time (RT) didapatkan dengan menghitung laju alir fluida, Volume Holdup, Volume Surge, Diameter, Luas Penampang, Low Liquid Level Height, Low Liquid Level Area, panjang minimum untuk menampung liquid, panjang minimum yang diperlukan dalam pemisahan Crude Oil dan air hingga menghitung volume pada pemisahan Crude Oil dan air. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai resident time (RT) sesuai dengan spesifikasi design Separator V-01 tipe vertikal dua fasa di KSO-PEP Bass Oil Sukananti Limited yaitu sebesar 8,48 min sehingga dengan waktu tinggal yang didapatkan alat tersebut dinyatakan efektif dalam proses pemisahan dan peralatan tersebut hanya perlu dilakukan maintance rutin sesuai jadwal yang telah ditentukan.
P PEMBUATAN BIOETANOL DARI KULIT PISANG RAJA SECARA FERMENTASI MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae Ummi Kalsum; Mardwita Mardwita; Lolita Safitri
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.179 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.141

Abstract

Bahan Bakar Minyak Bumi (BBM) merupakan sumber energi utama dan pemakaiannya cenderung meningkat setiap tahunnya, sedangkan sumber bahan bakar minyak bumi dari fosil yang dipakai saat ini semakin menipis. Oleh karena itu, cadangan sumber energi alternatif yang dapat digunakan sebagai penggantinya yaitu berasal dari limbah kulit pisang raja yang dapat diolah menjadi bioetanol (Imrenewahle Energy). Menurut hasil analisa FTIR di dalam kulit pisang raja mengandung polisakarida atau tepung-tepungan sebesar 59,00% yang dapat dihidrolisis menggunakan H2SO4 5% selama 45 menit pada suhu 120oC. kemudian di fermentasi selama 7 hari dengan penambahan, Saccharomyces cerevisiae. Selanjutnya di destilasi dengan suhu 78oC. Dengan variasi Saccharomyces cerevisiae, yaitu 2 g, 3 g, 4 g, 5 g dan 6 g. Bioetanol yang optimal dihasilkan dari penambahan Saccharomyces cerevisiae 5 g dengan kadar bioetanol, yaitu 19%.
P PENGARUH JENIS BAHAN PENGISI TERHADAP SIFAT FISIK PADA PEMBUATAN KOMPON KARET Rifdah Rifdah; Heni Juniar; Elvira Dara Sariska
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.305 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.142

Abstract

Karet alam berperan penting sebagai sumber devisa negara dari sektor non migas. Akan tetapi karet alam tidak tahan terhadap oksidasi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan menambahkan karet sintetis pada pembuatan kompon karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan karet alam (NR) terhadap sifat mekanik-fisik dan ketahanan terhadap pelarut organik kompon karet, serta mendapatkan formula kompon karet yang memenuhi persyaratan untuk bahan baku jadi karet selang gas LPG. Kompon karet dibuat dari campuran karet alam (NR) dan styrene butadiene rubber (SBR) dengan variasi perbandingan NR : SBR adalah 100 : 0, 80 : 20, 60 : 40, 50 : 50, 40 : 60, 20 : 80 dan 0 : 100.
E EFEKTIFITAS PROSES DATA DRONE DALAM MENGEVALUASI KRITERIA KEBERHASILAN REKLAMASI Kokon Tryanko; Yoan Desianda
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.506 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.144

Abstract

Reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya. Drone adalah pesawat tanpa awak, dalam perkembangannya dapat dipergunakan untuk melakukan pemetaan, termasuk untuk melakukan penilaian pelaksanaan reklamasi. Namun sejauh mana olahan data drone dapat dipergunakan untuk melakukan penilaian keberehasilan reklamasi. Lokasi penelitian diambil sampel hasil pelaksanaan reklamasi periode 2017-2021 IUP Operasi Produksi PT XYZ di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan dengan menganalisis pelaksanaan reklamasi menggunakan hasil olahan data drone dengan bantuan software ArcGIS. Hasil yang didapat bahwa efektifitas olahan data drone dalam mengevaluasi penilaian keberhasilan reklamasi adalah sebesar 57,1429% atau sebanyak 12 (duabelas) parameter dari 21 (dua puluh satu) parameter kriteria keberhasilan untuk kegiatan reklamasi di luar kawasan hutan, sedangkan efektifitas pada kawasan hutan adalah sebasar 76,9231% atau sebanyak 10 (sepuluh) parameter dari 13 (tiga belas) parameter kriteria keberhasilan reklamasi. Adapun untuk parameter standar keberhasilan yang lain masih harus dilakukan dengan peninjauan lapangan.
P PENCEGAHAN KOROSI PADA FLOWLINE 28” SKG 10 PMB - BENUANG MENGGUNAKAN METODE IMPRESSED CURRENT CATHODIC PROTECTION (ICCP) PT PERTAMINA HULU ROKAN REGION 1 ZONA 4 FIELD PRABUMULIH Roni Alida; Rangga Abi Pratama
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 01 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.317 KB) | DOI: 10.52506/jtpa.v13i01.145

Abstract

Salah satu penyebab kerusakan pada sistem jaringan dan fasilitas pipa distribusi yaitu korosi. Mencegah terjadinya korosi pada flowline, PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Field Prabumulih yang berada di SKG 10 Prabumulih Barat menggunakan sistem proteksi katodik. Proteksi Katodik (Cathodic Protection) adalah teknik yang digunakan untuk mengendalikan korosi pada permukaan logam dengan menjadikan permukaan logam tersebut sebagai katoda dari sel elektrokimia. Pada PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Field Prabumulih digunakan sistem proteksi katodik arus tanding atau yang dikenal dengan ICCP (Impressed Current Cathodic Protection), metode ini lebih efektif digunakan dari pada menggunakan metode anoda korban atau SACP (Sacrificial Anode Cathodic Protection). Proteksi katodik dianggap bekerja jika, potensial minimum adalah 850 mV, potensial maksimum adalah 2000 mV, range inilah yang dijadikan nilai oleh PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Field Prabumulih terhadap pengecekan potensial pipanya untuk mencegah dari korosi. Umur flowline SKG 10 PMB–Benuang sendiri yaitu 14 tahun, maka dari itu pemilihan jenis anodanya harus mengikuti umur pipa tersebut supaya lebih ekonomis dan lebih efisien. Dalam perhitungan jumlah anoda, PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Field Prabumulih menggunakan 13 pcs anoda untuk memproteksi flowline SKG 10 PMB–Benuang dengan panjang 22,12 kilometer. Adapun parameter-parameter keberhasilan dalam pelaksanaan sistem proteksi katodik ini yaitu tegangan yang dihasilkan tidak melebihi range yang ditentukan yaitu 850–2000 mV dan pipa terlindungi dari korosi.
E EVALUASI GEOMETRI JALAN ANGKUT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ALAT ANGKUT OVERBURDEN DI PT ABC Kemas Moh. Ade Isnaeni; Roby Cahyadi; Lina Rianti; Sondi Haryadi
Jurnal Teknik Patra Akademika Vol 13 No 02 (2022): Jurnal Teknik Patra Akademika
Publisher : Politeknik Akamigas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52506/jtpa.v13i02.169

Abstract

Jalan tambang merupakan fasilitas utama kelancaran operasi penambangan terutama dalam kegiatan pengangkutan dari front loading menuju dumping point. Observasi lapangan dilakukan dengan mengamati dan melakukan pengukuran dilapangan secara langsung. Dari hasil evaluasi geometri jalan angkut pada pit charly di bulan Mei 2022. Terdapat 3 segmen pada lajur lurus yang lebar tidak ideal yaitu segmen C-D (9,8 m) , D-E (9,9 m) dan segmen F-G (8,7 m). Grade jalan yang tidak ideal, yaitu segmen A-B (11,40%). Cross slope pada jalan tambang tidak ideal atau tidak terbentuk. Superelevasi pada jalan tambang tidak ideal pada standar superelevasi-nya (4,86%). Perbaikan lebar jalan angkut yang tidak ideal dilakukan dengan cara penimbunan pada pit bekas galian dan penggalian lereng pada segmen (C-D) dan penimbunan untuk pelebaran pada sisi kanan dan kiri pada segmen (F-G). Data cycle time aktual (12,91 menit), dari perhitungan total rimpull didapatkan data cycle time secara teori selama (10,53 menit) dan setelah perbaikan pada geometri jalan selama (10,68 menit) dari perhitungan to1al rimpull. Terdapat peningkatan produktivitas pada alat angkut antara kondisi aktual, yaitu (34.880,88 Bcm/Bulan), kondisi teori yaitu (53.480,1 bcm/Bulan), dan kondisi ideal yaitu (52.692,45 bcm/Bulan), maka produktivitas yang direkomendasikan yaitu dengan kondisi ideal. Kata kunci :Geometri jalan, Cycle Time dan Produktivitas

Page 11 of 15 | Total Record : 149