cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 356 Documents
PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI KESUMBA KELING ( Bixa orellana L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA SEDIAN LIPSTIK dharmayanti, luky
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lipstick (Lipstick) is a cosmetic sedan that is used to color the lips with an artistic touch so as to enhance aesthetics in facial makeup. One of the plants that can be used as natural dyes is kelumba keling (Bixa orellana L). Kesumba rivet contains bixsin and nonbixin compounds, which can be used as natural dyes that have the potential as antioxidants. The aim of this study is to utilize kelumba keling as a natural coloring agent in lipstick sedans.Making Keeling keumba seed extract by maceration using 70% ethanol as a solvent. The formulation was made by means of a lipstick base added with variations in the concentration of kesumba keling seed extract 18%, 20%, 22%. Tests carried out on a lipstick sedan made include organoleptic test, irritation test, PH test, melting point test, lipstick sediment test , during storage for 30 days.The results of the test of the lipstick extract of the kesumba rivet seed in the stable orange color organoleptic test can be seen in the irritation test of the non-irritating lipstick sedan, at the melting point test at 51oC for 15 minutes formulation F0, F1, F2, F3 the lipstick made can melt, at Sedian rub test was carried out 5 times basting. In this study it can be concluded that the kesumba keling seed extract can be used as a natural coloring agent in lipstick sedans. Kata Kunci    : Biji Kesumba Keling, Lipstik, Evaluasi lipstik
FORMULASI DAN EVALUASI MIKROKAPSUL SALUT ENTERIK ASETOSAL MENGGUNAKAN PENYALUT ACRYL-EZE®93O DENGAN METODE EKSTRUSI DAN SFERONISASI Santoso, Rahmat; Ziska, Rahma; Putra, Asri Dwinita
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam asetilsalisilat atau asetosal merupakan obat yang sering digunakan sebagai analgesik, antipiretik, antiinflamasi dan antiplatelet. Asetosal memiliki efek mengiritasi lambung. Enkapsulasi dengan penyalutan enterik merupakan salah satu metode untuk mengurangi efek merugikan yaitu dengan mengendalikan pelepasan asetosal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghindari penggunaan pelarut organik yang cenderung toksik, mengimplementasikan rancang bangun sederhana dan mendapatkan pelepasan lepas tunda. Pada penelitian ini dilakukan metode enkapsulasi sederhana yaitu ekstrusi dan sferonisasi dengan bahan penyalut larut air Acryl- eze®93O. Ekstrusi dan sferonisasi dilakukan dengan membuat variasi konsentrasi pada pengikat Avicel®PH 101 sebesar 55%, 60%, 65%, 70% dan 75%, Evaluasi yang dilakukan yaitu uji organoleptik dan kadar air untuk ekstrudat, evaluasi sferoids meliputi uji organoleptik, kadar air, sudut diam, laju alir, distribusi ukuran partikel, penetapan efisiensi penerapan zat aktif dan penetapan nilai perolehan kembali. Hasil evaluasi menunjukan F5 sebagai formula terbaik dan dilanjutkan proses penyalutan. Penyalutan dibuat beberapa variasi konsentrasi padatan yaitu 15%, 20% dan 25%. Evaluasi mikrokapsul meliputi uji organoleptik, kadar air dan disolusi. Profil disolusi mikrokapsul menunjukan bahwa seluruh formula menghasilkan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Berdasarkan hasil dapat disimpulkan Acryl-eze®93O dan teknologi rancang bangun sederhana dapat digunakan dalam memproduksi mikrokapsul salut enterik asetosal namun belum memenuhi persyaratan pelepasan lepas tunda yang tertera padamonografi.
PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia manggostana.L) TERHADAP KADAR KOLESTEROL HDL PADA TIKUS HIPERGLIKEMIK dharmayanti, luky
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit manggis banyak mengandung xanton dan alfa mangosten yang banyak digunakan sebagai pengobatan herbal salah satunya dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (Hing Density Lipoprotein) merupakan lemak baik yang butuhkan oleh tubuh. Hiperglikemia merupakan gangguan metabolisme yang ditimbulkan dapat merusak berbagai sistem organ.Tujuan penelitian untuk mengetahui efek ekstrak kulit manggis (EEKM) dalam meningkatkan kadar kolesterol HDL pada tikus kondisi hiperglikemik.Penelitian ini adalah penelitian eksperimental Tiga puluh ekor tikus Wistar dikelompokkan secara acak menjadi 6 kelompok (n=5) terdiri atas Kontrol normal, positif (glibenklamid), kontrol negative streptozotosin (STZ), EEKM dosis 25 mg/kgBB, 50 mg/kgBB, dan 100 mg/kgBB..    Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEKM dosis 25mg/kgBB, 50 mg/kgBB, dan 100mg/kgBB dapat meningkatkan kadar HDL pada tikus hiperglikemik.Kata Kunci : ekstrak kulit manggis,Kolesterol HDL, hiperglikemik
PENGUKURAN KONSENTRASI HEMOGLOBIN MENGGUNAKAN METODE CYANMETHEMOGLOBIN PADA PETUGAS SPBU DI KOTA BENGKULU Susanti, Rini
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHemoglobin (Hb) merupakan protein yang mengikat besi (Fe²+) sebagai komponen utama dalam eritrosit dengan fungsi transportasi O2 dan CO2 serta memberi warna merah dalam darah. Internasional Committe ForStandarization In Hematology (ICSH) merekomendasikan Metode Cyanmethemoglobin, karena mempunyai standar yang stabil, dapat mengukur semua jenis hemoglobin dan mudah dilakukan. Telah dilakukan penelitian tentang pemeriksaan kadar hemoglobin metode Cyanmethemoglobin pada petugas SPBU di kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin metode Cyanmethemoglobin pada petugas SPBU di kota Bengkulu. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah darah petugas SPBU di Km 6,5 Dan Km 8 yang berjumlah 30 orang yang diambil berdasarkan teknik total sampling, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dengan cara pemeriksaan hemoglobin secara langsung menggunakan metode Cyanmethemogobin. Hasil dari pemeriksaan kadar hemoglobin metode Cyanmethemoglobin pada petugas SPBU dianalisa secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan dari 30 sampel petugas SPBU dalam batas normal dan cenderung mengalami suatu peningkatan dari nilai normal terendah 12,4-16,8 gr/l. Kata kunci : Hemoglobin, Cyanmethemoglobin, Petugas SPBU
ORMULASI GEL SERBUK BUAH MENTIMUN(Cucumis sativus) Noviyanty, Yuska
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mentimun merupakan bagian keluarga labu –labuan dengan nama ilmiah Cucurbitaceae. Kandungan kimia dan gizi mentimun yaitu, alkaloid dan steroid / triterpenoid, senyawa flavonoid, karotenoid, dan vitamin C yang terkandung dalam buah mentimun memiliki aktifitas sebagai antioksidan yang dapat menghambat terjadinya penuaan dini pada kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membuat sediaan gel dari serbuk buah mentimun (Cucumis sativus)dan untukmengetahui pengaruh variasi konsentrasi serbuk buah mentimun (Cucumis sativus) terhadap bentuk sifat fisik sedian gel. Formulasi sediaan geldari serbuk buah mentimun sebagai zat aktifnya dan Na.Cmc sebagai bahan dasar formulasi gel, kemudiaan dibuat gel formula I, II dan III dengan konsentrasi ekstrak buah mentimun masing-masing 0,13%, 0,39%, dan 0,65%. Evaluasi gel yang dilakukan adalah uji sifat fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji iritasi. Hasil semua evaluasi gel yang dilakukan maka hasil yang diperoleh ketiga formula dari serbuk buah mentimun dengan kadar 0,013 gr, 0,039 gr, 0,065 gr dapat dibuat gel, dan ketiga formula mempunyai sifat dan bentuk fisik yang bagus
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN JATI DAN INFUSA DAUN JATI (Tectona grandis L.S) DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT) Novia, Devi
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan secara tradisional telah dikenal sejak zaman dahulu. Dari segi pengobatan bangsa Romawi, Mesir, China, Persia, Ibrani dan Arab menunjukkan bahwa tanaman digunakan secara luas untuk mengobati hampir semua penyakit yang dikenal. Banyak tanaman memiliki kandungan yang berkhasiat sebagai obat, bila penggunaannya dilakukan secara tepat dan benar, bisa membantu penyembuhan. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan secara tradisional sebagai pengobatan adalah Tectona grandis L.S yang dikenal dengan daun jati. Penelitian ini dilakukan dengan cara pembuatan simplisia lalu, dilakukan ekstraksi dengan metode meserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan metode infusa menggunakan pelarut air. Hasil ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) yang didapatkan dilakukan pengujian skrining fitokimia yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, terpenoid, dan steroid dan dilakukan uji penegasan menggunakan metode kromatografi lapisan tipis (KLT). Pada skrining fitokimia ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) sama-sama mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavanoid, tanin, dan saponin terkecuali terpenoid hanya terdapat pada infusa daun jati. Pada uji penegasan yang menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) terhadap ekstrak dan infusa daun jati (Tectona grandis L.S) positif mengandung alkaloid, flavanoid, dan tanin.
GAMBARAN FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KETEPATAN KODE DIAGNOSA DOKUMEN REKAM MEDIK PASIEN SKIZOFRENIA DI RSKJ SOEPRAPTO BENGKULU Oktavia, Nova; Azmi, Ici Nur
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas data dan informasi pelayanan kesehatan membutuhkan keakuratan dan kekonsistenan data yang dikode. Penetapan diagnosis seorang pasien merupakan kewajiban, hak, dan tanggungjawab dokter (tenaga medis) terkait Tenaga rekam medis sebagai pemberi kode bertanggung jawab atas keakuratan kode dari suatu diagnosis yang telah ditetapkan oleh tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui ketepatan kode diagnose dan tingkat pengetahuan petugas RM pada ruang Murai B (pendidikan, SOP, dan Buku ICD) DRM di unit RM RSKJ Soeprapto Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan deskriptif. Sampel penelitian ini terdiri dari 83 DRM dan 20 petugas RM, dengan teknik pengambilan sampel Systematic Random Sampling. Untuk mendapatkan data ketepatan kode diagnose menggunakan lembar observasi, untuk mendapatkan data pengetahuan menggunakan kuesioner dan untuk mendapatkan data tentang SOP dan Buku ICD menggunakan pedoman wawancara. Setelah data terkumpul dianalisis secara univariat (menggunakan tabel dan narasi). Hasil penelitian ini di dapatkan bahwa dari 83 DRM 44 (53,01%) kode diagnosa tidak tepat. Dari 20 petugas rekam medis manyoritas berpengetahuan kurang yaitu 14 (70%). Penentuan kode diagnosa tidak sesuai SOP karena dilakukan oleh Dokter dan Dokter dalam memberi kode diagnosa penyakit tidak berpedoman pada buku ICD-10
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa acuminate x balbisiana’saga’) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Rikomah, Setya Enti; Marlena, Deah
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit buah pisang kepok (Musa acuminata x balbisiana ‘saga’.) biasa digunakan dalam pengobatan tradisional, salah satunya adalah sebagai obat antiinflamasi.Kulit buah pisang kepok telah dijadikan sediaan ekstrak kental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antiinflamasi ekstrak kulit buah pisang kepok(Musa acuminata x balbisiana ‘saga’) pada mencit putih jantan (Musa acuminata x balbisiana ‘saga’). Uji efektivitas ekstrak kulit buah pisang kepok sebagai antiinflamasi diuji menggunakan metode Carrageenan- induced Rat Paw Udema. Hewan Uji yang digunakan berupa 25 ekor mencityang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (Na. Diklofenat), dan kelompok perlakuan ekstrak kulit buah pisang kepok Dosis 1 (1,08 mg), Dosis 2 (2,16 mg) dan Dosis 3 (6,48 mg). Pengamatan pada masing-masing mencitdilakukan setiap  jam ke 1,2,3,4,5,6 selama 6 jam menggunakan alat Platysmometer. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik anova satu arahdilanjutkan dengan uji duncan dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji anova satu arah menunjukkan antiinflamasiterdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (0,000> 0,05). Hasil uji duncan menunjukkan kelompok yang memberikan efektivitas antiinflamasi terbaik adalah kontrol positif dan Dosis 3 (6,48 mg).
PENENTUAN KUALITAS AIR LAUT DAN AIR TAWAR DI DAERAH SEKITAR PANTAI PANJANG KOTA BENGKULU BERDASARKAN PARAMETER COD DAN BOD Anggreani, Nita
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Panjang Kota Bengkulu merupakan salah satu wilayah perairan di Kota Bengkulu yang telah dijadikan sebagai destinasi wisata bagi masyarakat dalam dan luar Provinsi Bengkulu. Banyaknya aktifitas manusia di sekitar perairan tersebut menimbulkan dugaan akan mempengaruhi kualitas air di sekitar wilayah tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menentukan kualitas air laut dan air tawar di daerah sekitar Pantai Panjang Kota Bengkulu berdasarkan parameter COD dan BOD. Parameter COD ditentukan dengan metode winkler, sedangkan parameter BOD menggunakan alat fotometer. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa nilai COD air tawar di sekitar daerah Pantai Panjang rata-rata sebesar 106,7 mg/L melebihi ambang batas yang ditentukan oleh Peraturan Daerah Bengkulu Nomor 6 tahun 2005, yaitu 10 mg/L. Sedangkan nilai BOD air tawar didapatkan rata-rata 66,15 mg/L dan BOD air laut Pantai Panjang rata-rata 73,5 mg/L yang berarti melebihi ambang batas menurut aturan KMLH Nomor 51 tahun 2004 yaitu 20 mg/L. Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas air laut dan air tawar di sekitar daerah Pantai Panjang Kota Bengkulu tidak baik.
SENSITIVITAS BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT DAUN LIDAH BUAYA (Aloe barbadensis Miller) hepiyansori, hepiyansori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk menguji daya hambat dari ekstrak kulit daun lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) terhadap pertumbuhan bakteri Staphlococcus aureus. Sampel penelitian ini adalah kulit daun lidah buaya sebanyak 400 gram yang diambil secara puposive sampling. Dengan metode penelitian deskriptif observasional, dengan konsentrasi ekstrak kulit daun lidah buaya 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak kulit daun lidah buaya dengan konsentrasi 20% menghasilkan 10.1 mm, 40% menghasilkan 11 mm, 60% menghasilkan 12 mm, 80% menghasilkan 13 mm dan 100% menghasilkan 14 mm, kontrol positif (+) Chloramphenicol menghasilkan 65 mm, sedangkan kontrol negatif (-) tidak menghasilkan zona hambat. Disimpulkan dari hasil pengujian menunjukan adanya senyawa aktif yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus

Page 9 of 36 | Total Record : 356