cover
Contact Name
Wahyu Indah Dewi Aurora
Contact Email
jurnalmedic@unja.ac.id
Phone
+6285347808000
Journal Mail Official
jurnalmedic@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Jl. Jendral Soeprapto Kel. Buluran Kenali Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
MEDIC MEdical Dedication
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26557959     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal MEDIC terbit 2 kali setahun bulan April dan Oktober. Terbit pertama pada tahun 2018 dengan focus dan scope adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 190 Documents
THE DEVELOPMENT OF INFORMATION SYSTEMS IN DOCUMENTATION MANAGEMENT OF EMERGENCYCARE NURSING Dini Rudini; Fadliyana Ekawaty
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Emergency nursing requires prompt, precise, thorough and critical thinking nursing actions. Emergency nurses are often under high pressure, so they sometimes miss documentation of nursing care because it is still manually. Whereas documentation is important as an instrument of communication between professions that contains the status of patient development, patient needs, and activities that have been planned. the documentation process is considered a hassle for nurses because it takes time. Based on this, the researcher wants to develop a software to make it easier for emergency nurses to document nursing care in the emergency unit. The method used at this research is a product-oriented development model. The stages are: 1). Initiation System (initiation of the system), 2). Analysis System, 3). Design System and 4). Production that then tested through the prototype Black Box Testing. The research result shows that this software very useful because it shortens the time for preparing reports. Even this study uses students as research objects, nurses who work in the hospital also can use this software. Keywords: Nursing; technology; information; documentation; Emergency. Abstrak Asuhan keperawatan gawat darurat merupakan tindakan keperawatan yang cepat, tepat, dan memerlukan ketelitian dan pemikiran kritis. Perawat gawat darurat seringkali berada pada kondisi dibawah tekanan yang tinggi, sehingga terkadang melewatkan dokumentasi asuhan keperawatannya karena masih dilakukan secara manual. Padahal dokumentasi penting sebagai instrument komunikasi antar profesi yang berisi status perkembangan pasien, kebutuhan pasien, dan kegiatan yang telah direncanakan dan dilakukan.proses dokumentasi ini dianggap merepotkan bagi perawat karena memerlukan waktu yang lama. Berdasarkan hal tersebut peneliti merasa perlu untuk mengembangkan suatu perangkat lunak sebagai upaya untuk memudahkan perawat IGD dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan di ruang IGD. Metode yang digunakan berorientasi pada produk. Penelitian ini melibatkan beberapa ahli materi, ahli media dan pengguna. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Kata Kunci : keperawatan, IGD, Dokumentasi, aplikasi
POSYANDU TANGGAP BENCANA DI KELURAHAN JELMU KECAMATAN PELAYANGAN KOTA JAMBI Nurhusna Nurhusna; Fadliyana Ekawaty; Yosi Oktarina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Flood disasters, especially in Pelayangan District, Jelmu Village, almost occur every year. This is partly due to geographical factors where the village is located on the river bank. The disaster caused both material and non-material losses. Health problems also often arise after flooding. The majority of flood management in these areas still relies on the local government. Whereas ideally the community should take an active role in overcoming the flood problem that occurs every year. The solution offered to solve the problem in the partner area was to form a disaster management cadre from the youth organization or the Disaster Preparedness Youth Organization. Cadres and the community will be trained in disaster preparedness programs such as water rescue, BHD and P3K training, PHBS and Environmental Health education, and post-disaster disease prevention and disaster mitigation education. With these programs, it is hoped that there will be an increase in the knowledge and abilities of cadres and the community, especially in dealing with flood problems. In addition, cadres and the community can be actively involved in disaster preparedness. So that a number of negative impacts caused by disasters can be minimized. Keywords: Flood, Disaster Preparedness, Disaster Response, integrated-health-service-unit ABSTRAK Bencana banjir khususnya di Kecamatan Pelayangan Kelurahan Jelmu hampir terjadi setiap tahun. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor geografis di mana lokasi kelurahan tersebut berada di tepi sungai. Bencana tersebut menimbulkan kerugian baik materil maupun non-materiil. Permasalahan kesehatan juga sering muncul pasca terjadinya banjir. Penanganan banjir di daerah tersebut mayoritas masih bertumpu pada pemerintah setempat. Padahal idealnya masyarakat harus turut berperan aktif dalam menanggulangi masalah banjir yang terjadi setiap tahun. Adapun solusi yang ditawakan untuk mengatasi masalah di daerah mitra tersebut adalah dengan membentuk kader penanggulangan bencana yang berasal dari karang taruna atau Karang Taruna Siaga Bencana. Kader dan masyarakat akan dilatih dengan program-program kesiapsiagaan bencana seperti water rescue, pelatihan BHD dan P3K, penyuluhan PHBS dan Kesehatan Lingkungan, dan penyuluhan pencegahan penyakit pasca bencana serta mitigasi bencana. Dengan adanya program-program tersebut diharapkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan dari kader dan masyarakat khususnya dalam menangani permasalahan banjir. Selain itu kader dan masyarakat dapat terlibat aktif dalam kesiapsiagaan bencana. Sehingga sejumlah dampak negatif yang ditimbulkan oleh bencana dapat diminimalisir. Kata Kunci: Banjir, Siaga Bencana, Posyandu Tanggap Bencana
WORKSHOP/PELATIHAN MEMBUAT PERANGKAP NYAMUK MANDIRI DI DESA MUARA JAMBI KECAMATAN MARO SEBO KABUPATEN MUARO JAMBI 2021 Armaidi Darmawan; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Ima Maria; Nuriyah Nuriyah; Guspianto Guspianto
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT One of the most important factors in maintaining the sustainability of public health is to maintain environmental health. One of the flagship programs of PUI SEHAD is the establishment of a SEHAT Tourism Village which is a role model or pilot village in the Muaro Jambi Village area, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. From this activity, it is hoped that a mosquito-free pilot village will be formed. As is known, mosquitoes are vectors of various infectious diseases such as dengue hemorrhagic fever, malaria, chikungunya, filariasis, etc. The tourist area of ​​Muaro Jambi Temple almost every day gets visits from domestic tourists and foreign tourists. Effective mosquito control is needed to break the chain of transmission of infectious diseases caused by mosquitoes. The method of implementing the activity is by workshops/training on making mosquito traps independently to the community in the Muaro Jambi Village area, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. Furthermore, socializing and administering training permits to the puskesmas and village leaders, then gathering the community with the Health protocol. The next activity is conducting mosquito trap training to the community by empowering the community by making their mosquito traps at home and finally evaluating activities. The activity was held on 26 October 2021 in Muara Jambi Village, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. 50 people were present at the event, which were RT representatives from Muara Jambi Village. The public is given an understanding of mosquitoes and the diseases that can be caused by mosquitoes. Then, each workshop participant was given equipment and materials and the practice of making an independent mosquito trap. This activity went well and received support from all parties. With the implementation of this activity, it is hoped that it can suppress diseases caused by mosquitoes and can control mosquito vectors from spreading disease. Keywords: Mosquito Trap, Health Training ABSTRAK Salah satu faktor terpenting dalam menjaga keberlanjutan kesehatan masyarakat adalah dengan menjaga kesehatan lingkungan. Salah satu program unggulan dari PUI SEHAD adalah terbentuknya Desa Wisata SEHAT yang merupakan desa role model atau percontohan di wilayah Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Dari kegiatan ini diharapkan terbentuknya Desa percontohan bebas nyamuk. Seperti diketahui, nyamuk adalah vektor dari berbagai penyakit-penyakit infeksi seperti demam berdarah dengue, malaria, cikungunya, filariasis, dll. Daerah wisata Candi Muaro Jambi hampir tiap hari mendapat kunjungan dari wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Perlu pengendalian nyamuk yang efektif untuk memutus rantai penularan penyakit menular yang diakibatkan oleh nyamuk tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan workshop/pelatihan membuat perangkap nyamuk secara mandiri kepada masyarakat di wilayah Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Selanjutnya mensosialisasikan dan pengurusan perizinan penyelenggaraan pelatihan kepada pihak puskesmas dan pimpinan desa, kemudina mengumpulkan masyarakat dengan protocol Kesehatan. Kegiatan selanjutnyna adalah melakukan pelatihan perangkap nyamuk kepada masyarakat dengan memberdayakan masyarakat dengan membuat perangkap nyamuk sendiri di rumah dan terakhir adalahn melakukan evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan tanggal 26 Okober 2021 di Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Masyarakat yang hadir pada saat kegiatan berjumlah 50 orang, yang merupakan perwakilan RT dari Desa Muara Jambi. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai nyamuk dan penyakit-penyakit yang dapat diakibatkan oleh nyamuk. Kemudian Masing-masing peserta workshop dibagi peralatan dan bahan-bahan dan praktik membuat perangkap nyamuk mandiri. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh pihak. Dengan terlaksananya kegiatan ini maka diharapkan dapat menekan penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk dan dapat mengendalikan vector nyamuk dari penyebaran penyakit. Kata kunci: Perangkap Nyamuk Mandiri, Pelatihan Kesehatan
PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DAN ANAK USIA SEKOLAH SERTA EDUKASI PHBS DI DESA NYOGAN KAB. MUARO JAMBI Ummi Kalsum; Hendra Dhermawan Sitanggang; Evy Wisudariani
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The nutritional problems of toddlers and children in the Anak Dalam Tribe are malnutrition and stunting. One of the factors is the lack of a sanitary and healthy living behavior in the community. The condition of environmental health and environmental sanitation that meets the requirements is only 50%, the decline in the behavior of mothers in monitoring the growth and development of children at the Posyandu and monitoring of nutritional status in schools tends not to be carried out. It is necessary to educate the public regarding sanitary and healthy living behavior and monitoring the nutritional status of toddlers and school-age children in Nyogan Village. Community service activities are carried out through counseling activities for school children at SDN 238 and training for toddlers and stunting cadres in Nyogan Village. The results of the activity showed a significant increase in students' knowledge with an average increase of 6.31 points. In the training of cadres, it was also found that there was an increase in cadre knowledge, the average knowledge during the pre-test was 15.63 and increased to 16.25 during the post-test. It is also seen that there is an increase in the skills of cadres in anthropometric measurements which is shown through practical activities in measurement simulations. All the participants of the activity looked enthusiastic and showed seriousness in participating until the end of the event. The results of monitoring nutritional status according to the Body Mass Index according to Age (BMI/U) of students who experience malnutrition are still high, reaching 35.8% and 9% being overweight and obese. This activity is expected so that students and families can apply sanitary and healthy living behaviors, both at school and at home, and the school can monitor the nutritional status on a regular basis for toddlers and school-age children both at Posyandu and in screening activities for school children through the program. UKS. Keywords: Nutritional Status, Sanitary living culture, Monitoring of Nutritional Status, Education, SAD, KAT    ABSTRAK Masalah gizi balita dan anak pada Suku Anak Dalam yaitu gizi kurang dan pendek. Salah satu faktornya adalah belum membudayanya perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Kondisi kesehatan lingkungan dan sanitasi lingkungan yang memenuhi syarat hanya 50%, menurunnya perilaku ibu dalam memantau tumbuh kembang anak di Posyandu serta pemantauan status gizi di sekolah cenderung tidak dilakukan. Perlu edukasi kepada masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat serta pemantauan status gizi balita dan anak usia sekolah di Desa Nyogan. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan penyuluhan kepada anak sekolah SDN 238 dan pelatihan kader posyandu balita dan kader stunting di Desa Nyogan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan dengan rata-rata peningkatan sebesar 6,31 poin. Pada pelatihan kader juga diperoleh adanya peningkatan pengetahuan kader, rata-rata pengetahuan saat pre-test 15,63 dan meningkat menjadi 16,25 saat post test. Juga terlihat ada peningkatan keterampilan kader dalam pengukuran antropometri yang ditunjukkan melalui kegiatan praktik pada simulasi pengukuran. Seluruh peserta kegiatan terlihat bersemangat dan memperlihatkan keseriusan dalam mengikuti hingga selesai acara. Hasil pemantauan status gizi menurut Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) siswa yang mengalami gizi kurang masih tinggi yaitu mencapai 35,8% dan 9% berstatus Gizi lebih dan obesitas. Kegiatan ini diharapkan agar siswa dan juga keluarga dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di sekolah maupun di rumah, serta pihak Sekolah dapat melakukan pemantauan status gizi secara rutin pada balita dan anak usia sekolah baik di Posyandu maupun dalam kegiatan penjaringan anak sekolah melalui program UKS. Kata Kunci : Status Gizi, PHBS, Pemantauan Status Gizi, Edukasi, SAD, KAT
DETEKSI AWAL KAKI DATAR PADA PELAJAR SMP DI KOTA JAMBI Humaryanto Humaryanto; Patrick Patrick
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Flat feet (pes planus) are common in infants and children and often disappear before adulthood. Thus, flat feet are described as physiological because they are usually flexible, painless, and have no functional consequences. In rare cases, flat feet can become painful or stiff, which may be a sign of underlying foot pathology, including arthritis or tarsal coalitions. The earlier it is detected, the easier it is to make corrections, the faster the recovery of muscle and bone function, and the better the growth and development of a child. Efforts to screen flat feet in children can be done ink to assess the prints of the subject's feet. This activity is carried out by using counseling methods and examining the prints of the children's feet. The location of the activity was carried out in 8 randomly selected junior high schools in the city of Jambi. The total number of students suspected of having flat feet was 765 people with a prevalence of 17.99%. Students suspected of having flat feet were 374 women (48.89%), and 433 men (51.11%), ranging in age from 12 to 15 years with an average age of 14 years. All students suspected of flat feet will be subjected to further examination to confirm and measure the severity of flat feet. Keywords: Counseling, Flat feet, SMP ABSTRAK Kaki datar (pes planus) sering terjadi pada bayi dan anak-anak dan sering menghilang sebelum menginjak dewasa. Dengan demikian, kaki datar digambarkan sebagai fisiologis karena biasanya fleksibel, tidak nyeri, dan tidak memiliki konsekuensi fungsional. Dalam kasus yang jarang terjadi, kaki datar dapat menjadi menyakitkan atau kaku, yang mungkin merupakan tanda patologi kaki yang mendasarinya, termasuk radang sendi atau koalisi tarsal. Semakin dini terdeteksi, semakin mudah koreksi yang dilakukan, semakin cepat pemulihan fungsi otot dan tulang, serta semakin baik tumbuh kembangnya seorang anak. Upaya skrining kaki datar pada anak-anak dapat dilakukan tinta untuk menilai cetakan telapak kaki subjek. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pemeriksaan cetakan telapak kaki anak. Lokasi kegiatan dilakukan di 8 SMP yang dipilih secara acak di kota Jambi. Jumlah total siswa yang dicurigai memiliki kaki datar sebanyak 765 orang dengan prevalensi sebesar 17,99%. Siswa yang diduga kaki datar berjenis kelamin perempuan sebanyak 374 orang (48,89%), dan laki-laki 433 orang (51,11%), rentang usia 12 sampai 15 tahun dengan rerata usia 14 tahun. Semua siswa yang dicurigai kaki datar akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan dan mengukur derajat keparahan dari kaki datar. Kata Kunci: Penyuluhan, Kaki datar, SMP.
SKRINING ANEMIA DEFISIENSI BESI, PEMBERIAN TABLET FE DAN PENGENALAN BAHAN BAKU MAKANAN TINGGI BESI KEPADA MASYARAKAT DI DESA MUARA JAMBI, KECAMATAN MARO SEBO, KABUPATEN MUARO JAMBI Wahyu Indah Dewi Aurora; Hubaybah Hubaybah; Meinarisa Meinarisa; Hasna Dewi; Siti Raudhah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Introduction: Anemia is a condition characterized by a reduced concentration of hemoglobin in the blood. There are various causes of anemia, both physiological due to pregnancy or high activity, as well as the result of pathological Mild to moderate anemia rarely causes symptoms so it is considered that there are no problems in the body. Anemia is a problem that occurs almost all over the world. The global prevalence of anemia in 2019 was 22.8%, with the highest prevalence in children under five years of age 39.7%. Method: This activity has been carried out on July 27, 2021. The location of the activity will be in Muara Jambi Village, Maro Sebo District, Muaro Jambi Regency. The method of activity is anemia screening, by gathering the community with the application of health protocols, conducting anemia screening by checking hemoglobin levels for free for the community, giving iron tablets to the community and introducing raw materials for high-iron foods to the community in the form of leaflets, counseling and discussion groups. Results and Discussion: The age of participants in this service is 18 participants who are less than 40 years old, and 12 participants who are more than 41 years old. After the Hemoglobin examination, the average participants had normal Hemoglobin with a value of more than 11 mg/dL. But there were 3 participants who had HB below 11 mg/dL. These 3 participants are at risk for iron deficiency anemia Conclusion: The implementation of this service was welcomed by the village government and the local community. This service is one solution that wants to be given to the community, regarding the problem of anemia that has been happening so far. From the screening results, the majority of the population's HB was normal. It is hoped that this research can increase public knowledge about raw materials for high-iron foods and the prevention of anemia, especially in pregnant women, children and other communities. Keywords: Iron Deficiency Anemia, High Iron Food Ingredients ABSTRAK Pendahuluan: Anemia adalah kondisi yang ditandai dengan berkurangnya konsentrasi hemoglobin di dalam darah. Penyebab anemia ada bermacam-macam, baik bersifat fisiologis akibat kehamilan atau aktifitas yang tinggi, maupun akibat dari patologis Anemia ringan hingga sedang jarang menimbulkan gejala sehingga dianggap tidak ada masalah di dalam tubuhnya. Anemia merupakan permasalahan yang terjadi hampir di seluruh dunia. Prevalensi Anemia secara global pada tahun 2019 adalah 22,8%, dengan prevalensi tertinggi pada anak di bawah lima tahun 39,7%. Metode: Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2021. Lokasi kegiatan akan dilakukan di Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Metode kegiatannya adalah skrining anemia, dengan mengumpulkan masyarakat dengan penerapan protocol kesehatan, melakukan skrining anemia dengan pemeriksaan kadar hemoglobin gratis bagi masyarakat, pemberian tablet besi kepada masyarakat dan mengenalkan bahan baku makanan tinggi besi kepada masyarakat dalam bentuk leaflet, penyuluhan dan grup diskusi. Hasil dan Pembahasan: Usia peserta pada pengabdian ini di mana peserta yang berusia kurang dari 40 tahun ada 18 peserta, dan peserta yang lebih dari 41 tahun ada 12 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan Hemoglobin, rata-rata peserta memiliki Hemoglobin yang normal dengan nilai lebih dari 11 mg/dL. Tetapi ada 3 peserta yang memiliki HB di bawah 11 mg/dL. 3 peserta ini memiliki risiko untuk terjadi anemia defisiensi besi Kesimpulan: Pelaksanaan pengabdian ini disambut baik oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Pengabdian ini adalah salah satu solusi yang ingin diberikan kepada masyarakat, tentang permasalahan anemia yang selama ini terjadi. Dari hasil skrining didaptkan HB masyarakat mayoritas normal. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahan baku makanan tinggi zat besi dan pencegahan terjadinya anemia terutama pada wanita hamil, anak-anak dan masyarakt lainnya. Kata Kunci: Anemia Defisiensi Besi, Bahan Makanan Tinggi Besi
PELATIHAN PERUBAHAN PERILAKU DAN PENINGKATAN IMUNITAS DI ERA PANDEMI COVID-19 BAGI PARA GURU ANGGOTA PGRI DI KOTA JAMBI DAN KABUPATEN MUARO JAMBI Humaryanto Humaryanto; Mifftahurahmah Mifftahurahmah; Huntari Harahap; Putri Sari Wulandari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The world is under pressure from the Corona virus disease 2019 (Covid-19) pandemic since 2020. The impact of the pandemic is now beginning to spread to the world of education. Almost 18 months after schools in Indonesia were closed to curb the spread of COVID-19, limited face-to-face learning has been started. The health protocol must always be implemented by all school members and the role of the teacher is very important in this situation, especially regarding the correct use of masks. In addition, to maintain endurance, students and teachers must consume nutritious food and vitamins. Many original Indonesian herbal plants can be consumed as immune boosters. The objectives of this community service activity is to increase teacher knowledge in changing behavior and increasing immunity in the era of the Covid-19 pandemic. The method used is counseling and training through virtual webinar activity with topics on how to use, store, and dispose of mask waste, Covid-19 updates, herbal medicine, and nutrition in the Covid-19 era. This activity was attended by 54 teachers from Jambi City (46 people; 85.19%) and Muaro Jambi Regency (8 people; 14.81%). The participants of the activity consisted of elementary school teachers (72.22%), junior high school/MTs teachers (25.93%), and senior high school teacher (1.85%). This community service obtained the conclusion of counseling and training can increase the teacher knowledge in changing behavior and increasing immunity in the Covid-19 pandemic era. Keywords: Training, behavior change, immunity enhancement, Covid-19 ABSTRAK Dunia berada di bawah tekanan dari pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sejak tahun 2020. Dampak dari pandemic tersebut kini mulai merambah ke dunia pendidikan. Hampir 18 bulan setelah sekolah di Indonesia ditutup untuk menekan penyebaran Covid-19, pembelajaran tatap muka secara terbatas telah dimulai. Protokol kesehatan harus selalu dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah dan peran guru sangat penting pada situasi ini, terutama mengenai penggunaan masker yang benar. Selain itu, untuk menjaga daya tahan tubuh, siswa dan guru harus mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin. Banyak tanaman-tanaman herbal asli Indonesia yang dapat dikonsumsi sebagai immune booster. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam perubahan perilaku dan peningkatan imunitas di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan melalui kegiatan webinar virtual dengan topik cara penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan limbah masker, update Covid-19­, herbal medicine, dan nutrisi di era Covid-19. Kegiatan ini dihadiri oleh 54 orang guru yang berasal dari Kota Jambi (46 orang; 85,19%) dan Kabupaten Muaro Jambi (8 orang; 14,81%). Peserta kegiatan terdiri dari guru SD (72,22%), guru SMP/MTs (25,93%), dan guru SMA/SMK (1,85%). Pengabdian masyarakat ini memperoleh simpulan, penyuluhan dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan guru dalam perubahan perilaku dan peningkatan imunitas di era pandemi Covid-19. Kata kunci : Pelatihan, perubahan perilaku, peningkatan imunitas, Covid-19
PELATIHAN DASAR HERBAL UNTUK KADER KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAMBI KECIL, KECAMATAN MARO SEBO, KABUPATEN MUARO JAMBI Ave Olivia Rahman; Wahyu Indah Dewi Aurora; Armaidi Darmawan; Mirna M Iskandar
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Based on WHO data, around 80% of worldwide population still use traditional medicine, including plant-derived drugs. Recently, various research has been performed on medicinal herbs to extract their active ingredients and integrate them with modern medicine. The significant adverse effects and high cost of modern medicine is causing some parts of society to return to traditional herbal medicine for symptom relief or enhancement of the immune system. However, the use of these traditional herbs are not always supported by science. Many communities process and consume herbal medicine incorrectly, due to lack of knowledge, access to misleading information or hoaxes, or lack of proper training to utilize the raw materials. Basic skills are essential to prevent inappropriate use of medicinal plants. The training activity is located in Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Activities include introduction to basic herbal plants, their beneficial properties, and uses. Caders are trained to process medicinal herbs correctly and safely, and also to plant them in herbal medicine gardens. Caders are also provided with the background knowledge to clarify inaccurate information or myths, and spread what they have learned to the general public. At the end of the training sessions, a post-test will be performed to evaluate caders’ understanding about the study material.Thirty participants signed up for the activity; 18 among them were below 40 years of age, and the rest were above 40 years old. After the training sessions, 81.2% of the trainees understood the training material well, and 21.7% needed some improvement in their knowledge.Herbal medicine training is a form of community service that can effectively improve knowledge and basic skills of the community in preparing and using traditional herbs for medicine. This community service was met positively by the people, and supported by the health caders of the local society. Participants’ understanding of the training material is also good. Hopefully, some form of this training can continue to be carried out to strengthen the role of herbal medicine health caders in the future. Keywords: herbal medicine; medicinal plants; health caders ABSTRAK Menurut data dari WHO, hampir 80 % masyarakat dunia masih menggunakan pengobatan tradisional termasuk menggunakan obat-obat yang berasal dari tanaman. Tanaman—tanaman obat ini pun sudah banyak yang diambil zat aktifnya dan digunakan dalam produksi obat-obatan modern. Tetapi, tingginya efek samping dan harga yang mahal, masyarakat pun banyak kembali lagi menggunakan tanaman-tanaman herbal baik untuk menjaga daya tahan tubuh maupun pengobatan penyakit. Namun pada kenyataannya penggunaan herbal pada masyarkat tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan yang ada. Banyak masyarakat mengolah dan menggunakan tanaman herbal yang salah, akibat dari kurangnya pengetahuan, banyaknya informasi hoax atau berita bohong, atau karena kurangnya kemampuan dalam mengolah tanaman herbal hingga bisa mendapat khasiat yang diinginkan. Lokasi kegiatan dilakukan di Desa Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Metode kegiatannya adalah pelatihan bagi kader Kesehatan Puskesmas Jambi Kecil, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Pelatihan kader dimana kader mengenal tanaman-tanaman herbal sederhana yang dapat digunakan untuk Kesehatan dan khasiat-khasiat yang akan diterima, kader dilatih untuk dapat mengolah tanaman-tanaman herbal dengan benar, mengetahui keamanan-keamanan penggunaan obat herbal, serta mampu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat awam dan meluruskan informasi yang keliru yang beredar di masyarakat. Kader Kesehatan herbal ini akan dilatih untuk dapat mengajak warga menanam tanaman-tanaman obat sederhana di pekarangan, menggunakan tanaman herbal dengan benar untuk meningkatkan derajat Kesehatan di masyarakat. Post-test dilakukan untuk menilai pemahaman kader mengenai materi pelatihan. Jumlah peserta adalah 30 orang dimana sebanyak 18 peserta yang berusia kurang dari 40 tahun dan sisanya berusia 40 tahun keatas. Setelah dilakukan pemberian materi pelatihan, sebanyak 81,2 % peserti mengerti dengan baik materi yang disampaikan dan 21,7% kurang memahami materi dengan baik. Pelaksanaan pengabdian ini adalah salah satu solusi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai konsumsi herbal yang benae. Pengabdian ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan melibatkan peran aktif dari masyarakat setempat sebagai kader Kesehatan. Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan juga sudah baik. Diharapkan kegiatan ini berkesinambungan secara terus menerus untuk menguatkan kader herbal selanjutnya. Kata Kunci: Tanaman Herbal, Kader Kesehatan
PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN SISWA SAAT PEMBELAJARAN LURING MELALUI PEMBAGIAN MASKER DAN HAND SANITIZER DI SEKOLAH Hanina Hanina; Rina Nofri Enis; Tia Wida Ekaputri Hz
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT In early January 2021, when the Covid-19 case was considered entirely under control, the government opened the possibility of face-to-face learning for the even semester of the 2020/2021 academic year, which was not mandatory with tiered licensing. In response to this policy, many schools have started to prepare and conduct offline learning. However, schools must equip themselves with several checklists of required facilities and implement strict health protocols. The health condition of the entire school academic community needs to be considered during face-to-face learning. Support for schools has been carried out. The aids provided include hand sterilization facilities and masks for personal protection against coronavirus infection. Education through the distribution of brochures containing provisions that provide understanding to students has been carried out so that they consistently enforce health protocols during face-to-face learning at school. Keywords: coronavirus, face-to-face learning, health protocol, school student ABSTRAK Di awal Januari 2021 ketika kasus Covid-19 dinilai cukup terkendali, pemerintah membuka kemungkinan pembelajaran tatap muka semester genap tahun ajaran 2020/2021 yang sifatnya tidak wajib dengan perizinan berjenjang. Menanggapi kebijakan tersebut, maka saat ini sudah banyak sekolah yang mulai mempersiapkan dan melakukan pembelajaran luring. Namun untuk melakukan pembelajaran luring tersebut, sekolah harus memenuhi beberapa daftar periksa yang disyaratkan serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kondisi kesehatan seluruh civitas akademika sekolah perlu diperhatikan selama pembelajaran tatap muka dilaksanakan. Dukungan berupa penyaluran bantuan berupa fasilitas sterilisasi tangan dan masker telah dilakukan demi perlindungan diri terhadap infeksi virus corona. Telah dilakukan pula sosialisasi edukasi melalui pembagian brosur yang berisi ketentuan-ketentuan yang memberi pemahaman kepada para siswa agar selalu menegakan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka di sekolah. Kata kunci: virus corona, pembelajaran tatap muka, protokol kesehatan, siswa sekolah
UPAYA PENINGKATAN PELUANG BISNIS MELALUI RECRUITMENT TENANT PRODUK INOVASI Esa Indah Ayudia; Tia Wida Ekaputri Hz; La Ode Reskiaddin; Ave Olivia Rahman; Miftahurrahmah; Maulidia Imastary Tan
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 1 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Jambi University has the vision to become a World Class Entrepreneurship University so that the system in higher education leads to the development of young entrepreneurs to support Indonesia's economic development, especially in the Jambi region. One of the steps to support the vision of the University is to do community service that can improve the economy of both small and medium enterprises. The service carried out this time is related to the promotion and development of young entrepreneurs who are members of the Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) FKIK Unja, especially in the Recruitment Tenant segment. The participants who are part of this community service are tenants of IBT FKIK who were recruited through registration forms and interviews. The selected tenants are young entrepreneurs educated by resource persons with lecture and discussion methods to promote innovative products to the broader community and understand that increasing the quantity and quality of products can provide more excellent opportunities to connect with investors or other partners. This service activity was well received by the tenants, who are young entrepreneurs. Based on participants' responses, this activity provides positive benefits in preparing for the long-term business development they are starting. Keywords: business, entrepreneur, networking, recruitment tenant   ABSTRAK Universitas Jambi memiliki visi untuk menjadi a World Class Entrepreneurship University, sehingga sistem dalam perguruan tinggi mengarah pada pengembangan wirausahawan muda untuk mendukung perkembangan ekonomi Indonesia khususnya di wilayah Jambi. Salah satu langkah untuk mendukung visi Universitas adalah dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan perekonomian baik yang bersifat usaha kecil maupun menengah. Adapun pengabdian yang dilakukan kali ini, yakni berkaitan dengan promosi dan pembinaan pengembangan usaha entrepreneur muda yang tergabung dalam Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) FKIK Unja khususnya pada segmen Recruitment Tenant. Adapun peserta yang menjadi bagian dalam pengabdian masyarakat ini adalah tenant-tenant yang tergabung dalam IBT FKIK yang direkrut melalui pendaftaran formulir dan wawancara. Para tenant yang terpilih merupakan para entrepreneur muda diedukasi oleh narasumber dengan metode ceramah dan diskusi agar dapat mempromosikan produk inovasi kepada masyarakat luas serta memberi pemahaman bahwa dengan cara meningkatkan kuantitas dan kualitas produk dapat memberikan peluang lebih besar untuk terhubung dengan investor atau mitra kerja lainnya. Kegiatan pengabdian ini diterima baik oleh para tenant yang merupakan entrepreneur muda. Dilihat dari respon peserta, kegiatan ini memberikan manfaat positif dalam mempersiapkan pengembangan usaha jangka panjang yang mereka rintis. Kata kunci: bisnis, entrepreneur, networking, recruitment tenant

Page 8 of 19 | Total Record : 190