cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
PENGALAMAN HOME CARE PERAWAT PADA PASIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMAMAUNG KOTA MAKASSAR Nufus, Hayatun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28579

Abstract

ome care adalah semua pelayanan yang diberikan pada klien di rumahnya untuk mempertahankan, memulihkan, atau meningkatkan kesehatan fisik, mental dan emosional. Home care ditujukan untuk mengoptimalkan tingkat kemandirian klien dan meminimalkan dampak kecacatan melalui pelayanan di luar institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman perawat dalam melakukan home care pada pasien pasca stroke di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian adalah perawat yang melaksanakan home care pasien pasca stroke dengan informan terdiri dari 3 orang perawat, 1 orang dokter, dan 1 orang keluarga pasien. Peneliti menggunakan purposive sampilng dalam menentukan sampel yang dipilih berorientasi pada tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat memiliki pemahaman yang baik tentang pelayanan home care. Home care dinilai bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien, serta dapat memantau kondisi pasien pasca stroke. Perawat merasakan kepuasan setelah memberikan pelayanan home care, meskipun disisi lain pelayanan home care memiliki kendala seperti waktu, mobilitas pasien yang terbatas. Perawat mendapatkan pengalaman yang baik selama memberikan pelayanan home care pada pasien pasca stroke. Dalam upaya menjaga dan mengoptimalkan layanan home care, petugas kesehatan harus mampu menjaga mutu pelayanan selama melakukan home care pasien pasca stroke dan pasien dengan jenis penyakit lainnya.
TATALAKSANA PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PASIEN DIABETES MELLITUS DISERTAI CONGESTIVE HEART FAILURE Adani, Shabrina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28580

Abstract

Diabetes mellitus adalah kelompok penyakit metabolik yang dapat menjadi faktor risiko timbulnya penyakit lain, salah satunya congestive heart failure. Penyakit gagal jantung ini juga dapat terjadi akibat dari tekanan darah tinggi yang terjadi dalam jangka waktu yang lama. Pasien dengan kondisi gagal jantung memiliki gejala mudah lelah dan dyspneu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil dari implementasi proses asuhan gizi terstandar pada pasien diabetes mellitus, congestive heart failure, obs. dyspneu, hipertensi, dan hiperglikemia. Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus dengan metode deskripsi kualitatif yang dilaksanakan pada 22-24 September 2023 di RS B yang berlokasi di Surabaya. Penelitian ini dilakukan sesuai dengan tatalaksana asuhan gizi yang meliputi asesmen, diagnosis, intervensi, hingga monitoring dan evaluasi. Pengumpulan data asesmen, monitoring evaluasi, antropometri, dan fisik klinis didapatkan melalui wawancara terhadap pasien serta data biokimia didapatkan melalui data rekam medis. Data diagnosis dan intervensi didapatkan dari penyelesaian studi kasus berdasarkan tatalaksana asuhan gizi sesuai dengan kondisi pasien. Data diolah dan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil yang didapatkan dari pengamatan selama tiga hari adalah asupan makan pasien telah memenuhi target harian meskipun terdapat asupan zat gizi mikro yang belum terpenuhi dan hasil pemeriksaan fisik klinis juga mengalami kenaikan ke arah yang lebih baik pada setiap harinya. Sehingga pemantauan harus tetap dilakukan untuk menjaga kestabilan kondisi pasien dan pemberian asupan makan harus tetap dipantau untuk memenuhi semua kebutuhan zat gizi harian.
PENDIDIKAN KESEHATAN ANEMIA GIZI KEPADA SISWA MAN DI KABUPATEN SUMEDANG Mulyana, Egi Andrian; Ramadan, Fitriah Andriyani; Mulyani, Ira Sri; Azzahirah, Meutya Nabilah; Niam, Raffila Syifaun; Nariswari, Raina Azhari; Dolifah, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28614

Abstract

Anemia adalah penyakit medis yang ditandai dengan kekurangan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah yang berada di bawah standar norma untuk kelompok umur dan jenis kelamin tertentu. Anemia sering terjadi pada wanita muda. Setelah dilakukan penelitian pendahuluan di MAN 1 Sumedang, ditemukan bahwa anemia gizi terjadi pada lebih dari 50% siswa kelas 11 sekolah tersebut. Ketidaktahuan pelajar mengenai penyebab anemia gizi dan strategi pencegahannya menjadi salah satu penyebab tingginya prevalensi kejadian anemia gizi. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, yaitu dengan menggunakan instrumen kuesioner pre-post test untuk diberikan kepada siswa dengan tujuan mengetahui pengetahuan siswa mengenai anemia gizi sebelum dan sesudah diberikannya pendidikan kesehatan. Hasil kegiatan penyuluhan kesehatan dapat disimpulkan bahwa seluruh sasaran mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir dengan feedback yang sangat baik dari peserta. Tidak ada teks yang diberikan. Temuan pra-tes dan pasca-tes menunjukkan peningkatan sebesar 33% dalam pengetahuan siswa dan siswi tentang anemia. Kesimpulan dari penelitian ini kegiatan pendidikan kesehatan diketahui bahwa siswa dan siswi memiliki pengetahuan dengan tingkat cukup baik tentang anemia gizi.
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA REMAJA Susanti, Nofi; Nuraida, Ainun; Amanda, Isnaini Alya; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28636

Abstract

Di dunia penyakit tidak menular adalah persoalan pada masalah kesehatan yang penting dan serius sehingga kita sebagai manusia wajib mengetahui pemicu utama dari penyakit tidak menular tersebut. Penyakit tidak menular adalah penyakit yang beresiko pada nyawa seseorang. Penyakit tidak menular terjadi bukan dari penularan antara individu dengan individu lainnya, melainkan karena kebiasaan hidup yang tidak baik dan sehat. Kebiasaan tersebut termasuk ke faktor yang menyebabkan penyakit tidak menular ini seperti mengkonsumsi alkohol yang terlalu banyak, malas berolahraga , dan juga karena kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak layak untuk masuk kedalam tubuh sehingga bisa berdampak serius bagi kesehatan. Tujuan jurnal ini menganalisis secara teoritik mengenai penyakit tidak menular pada remaja terutama mengenai pergaulan bebas pada remaja. Pada penelitian ini, peneliti memakai sebuah metode berupa studi pustaka yang mana dilaksanakan dengan memahami, menguraikan lalu disimpulkan dan dikaitkan dengan penyakit tidak menular. Hasilnya terdapat beberapa artikel yang berkaitan dan membahas mengenai penyakit tidak menular, pencegahannya serta penanggulangannya. Pengorganisasian untuk penanganan mengenai penyakit tidak menular merupakan kunci untuk menjaga kesehatan masyarakat. Dengan koordinasi yang efektif antara pemerintah, lembaga kesehatan, masyarakat, serta implementasi program pencegahan yang holistik, dapat mengurangi prevalensi penyakit tidak menular seperti penyakit kronis yang dapat menimbulkan masalah yang serius. Sehingga, dalam pencegahan dan penanggulangannya masyarakat diminta untuk bisa melakukan pola hidup sehat dan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik terutama pada remaja untuk tidak mengkonsumsi minuman keras seperti alkohol juga merokok karena dapat menyebabkan penyakit kronis dalam jangka waktu yang panjang hingga dapat menyebabkan kematian juga kecacatan.
PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN SARAPAN BERGIZI SEIMBANG PADA ANAK SEKOLAH DASAR Valentin, Valling; Mahmudiono, Trias
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28647

Abstract

Salah satu aspek yang krusial dalam menjadikan manusia berkualitas adalah melalui perbaikan pola konsumsi pangan yang berkaitan erat dengan asupan gizi serta memiliki peran penting dalam pertumbuhan otak dan badan secara optimal. Sarapan merupakan kegiatan makan dan minum yang dilakukan antara bangun pagi dan pukul 9.00 pagi, untuk memenuhi sebagian kebutuhan gizi harian. Siswa sekolah adalah kelompok yang mulai terlibat pada banyak aktivitas dan terlibat aktif pada banyak kegiatan, sehingga membutuhkan asupan zat gizi yang cukup. Siswa kelas VI menjadi sasaran yang relevan karena pada rentang usia ini mereka sering mengalami peningkatan tuntutan akademis. Edukasi gizi juga memiliki keterkaitan erat dengan tingkat pengetahuan sesuai yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana edukasi gizi memengaruhi pengetahuan siswa tentang sarapan bergizi seimbang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental, dengan populasi 115 siswa kelas VI SDN Mojo III Surabaya, dan sampel sebanyak 30 orang pada setiap kelompok. Teknik cluster random sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan pre-test dan post-test control group design. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre test-post test. Analisis yang dilakukan merupakan analisis data kuantitatif. Hasil pre-post test pengetahuan responden dengan media flashcard memiliki p-value = 0,011. Sedangkan hasil pre-post test pengetahuan responden dengan media power point didapatkan p-value = 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan pengetahuan siswa di SDN Mojo III Surabaya tentang sarapan bergizi seimbang sebelum dan sesudah edukasi gizi dengan media flashcard dan power point.
PENGARUH AIR REBUSAN KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN ASAM URAT LANSIA DI PUSKESMAS MAROANGIN PALOPO Santi, Santi; Syamsuddin, Sri Devi; Nur, Muh. Ilyas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28653

Abstract

ANALISIS KEANDALAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG HOTEL & RESTAURANT DIAN RANA TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Rachmatilllah.YS, Rafif; Ichwansyah, Fahmi; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28656

Abstract

Kebakaran dapat menimbulkan dampak yang merugikan baik secara material ataupun non material dan pada umumnya sulit untuk dikendalikan. Sistem proteksi kebakaran aktif maupun pasif di gedung hotel perlu disediakan sesuai dengan Pd-T-11-2005-C. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keandalan sistem proteksi kebakaran di Gedung Hotel & Restaurant Dian Rana Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2024. Penelitian ini bersifat kualitatif yang dilaksanakan pada tanggal 12-20 bulan Agustus tahun 2024 dengan cara observasi dan telaah dokumen. Data primer yang didapatkan di Gedung Hotel & Restaurant Dian Rana Tapaktuan kemudian di hitung dari setiap komponen kelengkapan tapak, sarana penyelamatan, sistem proteksi aktif, sistem proteksi pasif menggunakan Pd-T-11-2005-C untuk mendapatkan Keandalan Sistem Kebakaran Bangunan (KSKB) Gedung Hotel & Restaurant Dian Rana Tapaktuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keandalan kelengkapan tapak bangunan cukup dan sarana penyelamatan dinilai cukup. Tingkat keandalan sarana proteksi aktif kurang dan sistem proteksi pasif dinilai kurang. Secara keseluruhan tingkat keandalan sistem keselamatan bangunan terhadap kebakaran dalam kondisi cukup dengan nilai KSKB 68,06%. Disarankan agar pihak manajemen Gedung Hotel & Restaurant Dian Rana Tapaktuan harus melengkapi semua sub komponen yang belum tersedia, tetap selalu melakukan pemeriksaan, melakukan perawatan, pemeliharaan dan perbaikan terhadap komponen yang sudah tersedia secara berkala untuk menjaga agar kondisinya tetap baik. Pihak Gedung Hotel & Restaurant Dian Rana Tapaktuan juga harus membangun sistem proteksi aktif dan pasif yang masih dalam kategori kurang.
KOMITMEN MUTU LAYANAN DAN KUALITAS PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN PASIEN DAN IMPLIKASINYA PADA REPUTASI RUMAH SAKIT (Studi Survei Pada Pasien JKN di RS Swasta Ambon) Chendra, Wijaya Johanes; Mulyani, Sri Rochani; Rulia, Rulia; Yuliaty, Farida; Wirawan, Chevie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28659

Abstract

Komitmen mutu layanan adalah pelaksanaan serta pelayanan publik yang memiliki orientasi pada kualitas dan hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komitmen mutu layanan, kualitas pelayanan prima, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Swasta Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian analisis deskriptif terhadap komitmen mutu layanan, kualitas pelayanan prima, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit dengan penilaian cukup baik menuju baik, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur komitmen mutu layanan terhadap reputasi Rumah Sakit bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (12,0%>4,1%), demikian juga kualitas pelayanan prima terhadap reputasi Rumah Sakit bernilai positif dan nilai koefisien pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (22,4%>18,2%) artinya kepuasan pasien sebagai variabel intervening mampu memediasi komitmen mutu layanan maupun kualitas pelayanan prima terhadap reputasi Rumah Sakit. Hasil hipotesis statistik untuk uji-t (parsial), komitmen mutu layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi Rumah Sakit. Untuk uji-F (simultan), komitmen mutu layanan dan kualitas pelayanan prima terhadap kepuasan pasien berpengaruh positif. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel komitmen mutu layanan, kualitas pelayanan prima dan kepuasan pasien terhadap reputasi Rumah Sakit.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN BELL’S PALSY DENGAN RIWAYAT HIPERTENSI DAN JANTUNG Nugroho, Elsa Lovita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28690

Abstract

Bell’s palsy merupakan gangguan saraf akut pada wajah, yang berdampak pada kelemahan wajah seperti sulit mengecap, sulit menutup mata hingga kehilangan kemampuan pengecapan. Penelitian berbasis populasi di Korea melaporkan bahwa Bell’s palsy lebih banyak terjadi pada pasien dengan jenis kelamin laki-laki dibandingkan pada pasien perempuan. Faktor resiko terjadinya Bell’s palsy yaitu faktor usia, faktor kehamilan, adanya riwayat epilepsi, obesitas, hipertensi, diabetes, infeksi saluran pernapasan dan genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi tatalaksana proses asuhan gizi terstandar terhadap pasien Bell’s palsy dengan riwayat penyakit hipertensi dan jantung. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan dilakukan pada bulan September 2023 pada pasien rawat inap di RS X Surabaya selama tiga hari dengan pemberian sembilan kali makan. Tatalaksana asuhan gizi yang dilakukan meliputi asesmen, diagnosis gizi, intervensi, monitoring dan evaluasi. Data yang diperoleh saat asesmen serta monitoring evaluasi berupa data asupan makan, hasil pengukuran antropometri, hasil pemeriksaan biokimia, dan hasil pemeriksaan fisik klinis yang didapatkan melalui wawancara dan data rekam medis pasien. Kemudian, data akan dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan selama tiga menunjukkan bahwa asupan makan pasien sudah terhitung stabil dan mengalami peningkatan dari hari pertama hingga hari ke tiga, dan hasil pemeriksaan fisik klinis menunjukkan perbaikan meskipun pasien masih mengalami kelumpuhan pada wajah bagian kanan.
STUDI KUALITATIF PEREMPUAN MENOPAUSE DENGAN HOT FLASHES MELALUI PENERAPAN MODEL TEORI KATHARINE KOLCABA DI RUMAH SAKIT PELABUHAN PALEMBANG Maria, Lisda; Daslina, Daslina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28699

Abstract

Menjadi tua adalah suatu proses yang merupakan bagian dari kehidupan seseorang dan sudah terjadi sejak konsepsi dalam kandungan yang berlangsung terus sepanjang kehidupan. Adapun siklus hidup reproduksi seorang wanita secara normal yaitu mengalami menarche, masa reproduksi, dan masa menopause. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam tentang persepsi Perempuan Menopause dengan Hot Flashes melalui Penerapan Model Teori Katharine Kolcaba di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang. Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang menggunakan desain Rapid Assessment Procedure (RAP). Desain ini menggunakan beberapa teknik dalam pengumpulan data (observasi, WM, FGD), sebanyak lima orang dengan empat perempuan menpause hot flashes dan satu orang key informan perawat penanggung jawab program lansia. Indepth interview, Observasi, Focus Group Discussion(FGD) dilakukan berdasarkan pertanyaan yang di ajukan, dengan penerapan Model Teori Katharine Kolcaba  di dapatkan konteks kenyamanan secara : Fisik, Psikospiritual, Lingkungan, social, pada perempuan menopause dengan hot flashes. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Kenyamanan adalah tujuan sentral dari keperawatan karena melalui rasa nyaman tahap recovery klien akan tercapai.