cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
KETERKAITAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DAN KEJADIAN PERDARAHAN PASCASALIN PRIMER DI RSIA MASYITA MAKASSAR Islam, Muh. Raihan Dzaky; Susanto, Ricky
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31384

Abstract

Perdarahan pascasalin didefinisikan sebagai kehilangan  500 mL darah setelah selesainya kala tiga persalinan. Perdarahan pascasalin merupakan penyebab kematian maternal yang penting meliputi hampir 1/4 dari seluruh kematian maternal di seluruh dunia. Faktor resiko terjadinya perdarahan ada banyak, salah satunya ialah anemia. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik case-control. Data diambil dari rekam medis pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 144, yang bagi menjadi sampel kasus dan kontrol dengan perbandingan 1:1. Sampel kelompok kasus dalam penelitian ini adalah ibu bersalin dengan perdarahan pascasalin primer dan sampel kelompok kontrol adalah ibu bersalin yang tidak mengalami perdarahan pascasalin primer. Sampel dalam penelitian ini mengikuti jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data bivariat menggunakan Chi-Square.  Dari 144 sampel terdapat 72 yang mengalami perdarahan dan 72 tidak mengalami perdarahan. Dari 72 yang mengalami perdarahan terdapat 62 ibu yang anemia. Sedangkan dari 72 yang tidak mengalami perdarahan hanya terdapat 6 orang ibu yang anemia. Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p=0,000 (<0,05) yang artinya ada hubungan anemia dalam kehamilan dan kejadian perdarahan pascasalin primer. Uji Risk Estimate didapatkan nilai odds ratio (OR) 68,2 yang berarti ibu bersalin dengan anemia beresiko mengalami perdarahan pascasalin primer 68.2 kali dibanding dengan ibu tanpa anemia. Untuk Confidence Interval didapatkan [CI 95% 3.871-12.405] berarti peneliti 95% yakin besar resiko untuk ibu bersalin dengan anemia untuk mengalami perdarahan pascasalin primer adalah antara 23.397-198.797 kali dari mereka yang tidak anemia. Disimpulkan terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dan kejadian perdarahan pascasalin primer.
Hubungan Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Terhadap Kinerja Perawat Dalam Melaksanakan Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam Dan Bedah Terajana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31412

Abstract

Hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatn di ruang rawat inap penyakit dalam dan bedah di RSUD Sekayu tahun 2023.Pelaksnaan fungsi manajemen kepala ruangan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja kerja perawat dan berdampak pada kualitas pelayanan asuhan keperawatan. Dalam pelaksanaan pelayanan asuhan keperawatan diharapkan memenuhi target dan hasil yang diperoleh pasien, maka diperlukan pengarahan dan pengawasan melalui kegiatan supervise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di rawat inap penyakit dalam dan bedah di RSUD Sekayu. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif dengan desain cross sectional study dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap penyakit dalam dan bedah sebanyak 52 orang. . Hasil Analisa data menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai signifikansi variabel fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja kerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan adalah p value 0,000  a = 0,05. Kesimpulannya terdapat hubungan bermakna antara fungsi manajemen kepala ruangan dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di rawat inap penyakit dalam dan bedah di RSUD Sekayu. Saran terhadap pihak RSUD Sekayu adalah perlu dilakukan peningkatan kemampuan fungsi manajemen kepala ruangan melalui edukasi fungsi manajemen kepada kepala ruangan agar kinerja perawat semakin baik.
HUBUNGAN ANTARA KETERSEDIAAN SUMBER AIR MINUM, SANITASI DAN PENGELOLAAN SAMPAH TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TEMPEH Nindi, Nindia Puteri; Sari, Devita; Joegijantoro, Rudy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31426

Abstract

Prevalensi stunting berdasarkan hasil studi status gizi Indoneisa (SSGI) tahun 2021 menunjukkan angka prevalensi stunting di 34 provinsi berada pada kisaran 10,9 % dan 37,8%. Data stunting di wilayah kerja Puskesmas tempeh tahun 2020 jumlah angka stunting yaitu sebanyak 240 anak, tahun 2021 jumlah angka stunting sebanyak 195 anak, tahun 2022 jumlah angka stunting sebanyak 154 anak, tahun 2023 jumlah angka stunting sebanyak 142 anak. Sedangkan, tahun 2024 jumlah angka stunting sebanyak 145 anak. Jadi, tahun tertinggi jumlah angka stunting ada di tahun 2020 sebanyak 145 anak. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara ketersediaan air minum bersih, sanitasi yang layak, dan pengelolaan sampah yang baik dengan penurunan kasus stunting pada anak di wilayah kerja UPT Puskesmas Tempeh. Desain penelitian ini analitik observasional dengan pengumpulan data kuantitatif melalui pendekatan case control. Jumlah sampel pada penelitian ini sampel kasus sebanyak 59 anak ditambah sampel kontrol sebanyak 59 anak. Berdasarkan hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan antara tempat pembuangan kotoran (jamban) terhadap kejadian stunting pada anak (P-value 0,127 OR 2,073). Variabel CTPS ada hubungan antara CTPS terhadap kejadian stunting pada anak (P-value 0,002 OR 0,282). Variabel ketersediaan air minum da hubungan antara ketersediaan air minum terhadap kejadian stunting pada anak (P-value 0,002 OR 0,449). Variabel pengelolaan sampah rumah tangga ada hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga terhadap kejadian stunting pada anak (P-value 0,002 OR 0,282). Variabel SPAL ada hubungan antara SPAL terhadap kejadian stunting pada anak (P-value 0,007 OR 0,282).
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KADER DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN POSYANDU LIMA MEJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABUHANHAJI KECAMATAN LABUHANHAJI KABUPATEN ACEH SELATAN Wilda, Nurul; Marniati; Rimonda, Rubi; Anwar, Sufyan; syah, T. Alam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31427

Abstract

Posyandu merupakan sebuah peluang pelayanan kesehatan bersumberdaya masyarakat, milik masyarakat, menyatu dalam kehidupan serta budaya masyarakat. Salah satu permasalahan yang kerap kali ditemui diposyandu yaitu mengenai kader posyandu yang masih kurang memahami peran dan fungsinya sebagai seorang kader. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di tempat kerja Puskesmas Labuhanhaji. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komprehensif dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling lengkap (lengkap), yaitu 90 orang yang diwawancarai. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret 2024 dengan menggunakan survei. Hasil analisis data menggunakan uji chi-squaremenunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kinerja pengelola dalam pelaksanaan kegiatan posyandu adalah pengetahuan (p-value = 0,035 < 0,05), pelatihan (p-value = 0,002 < 0,05). ). motivasi (p-value = 0,000 < 0,05), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kinerja staf adalah sikap (p-value = 0,159 > 0,05). Peneliti menemukan masih banyak pegawai yang belum memiliki pengetahuan yang cukup sehingga dapat berdampak pada kinerja pegawai. Hal ini disebabkan masih adanya masyarakat Kanada yang belum mengikuti pelatihan/pemberdayaan dan rendah motivasinya. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa orang Kanada selalu berkinerja lebih baik berdasarkan pengetahuan yang tinggi mengikuti pelatihan/pemberdayaan, memiliki motivasi tinggi serta bersikap positif pada saat memberi pelayanan pada masyarakat. Saran dari peneliti yaitu agar pihak Puskesmas beserta tokoh masyarakat lebih memperhatikan kader posyandunya, mendengarkan keluhan kader apabila mengalami kendala dalam kegiatan posyandu, memberikan pelatihan/pemberdayaan secara rutin untuk memperkuat pemahaman kader mengenai peran dan tugasnya dalam pelaksanaan kegiatan posyandu.
EFEKTIVITAS DOSIS DESINFEKTAN MERK X TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN PADA RUANG MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN DI UPT LABORATORIUM KESEHATAN KABUPATEN LUMAJANG Kurniawati, Fitria Dewi; Cahyani, Septia Dwi; Yuniastuti, Tiwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31428

Abstract

Pembersihan menggunakan desinfektan adalah salah satu usaha untuk membersihkan lantai dengan cara kimiawi untuk mengurangi dan menghilangkan mikroorganisme patogen penyebab penyakit. Penggunaan desinfektan yang tepat dan sesuai petunjuk kemasan juga mempengaruhi penurunan angka kuman ruangan. Proses desinfeksi ruangan harus menggunakan desinfektan yang efektif agar dapat mengurangi atau membunuh kuman. Pemilihan bahan aktif desinfektan juga mempengaruhi efektivitas desinfektan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimental menggunakan desain pretest-posttest. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji One Way Anova untuk mengetahui hipotesis efektivitas dosis desinfektan merk x terhadap penurunan angka kuman pada ruang mikrobiologi lingkungan di UPT Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lumajang. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa hasil uji efektivitas penurunan angka kuman lantai pada penggunaan dosis 25 ml memeliki persentase tertinggi (sangat efektif) menurunkan angka kuman lantai dengan nilai persentase 84,10%. Persentase terendah terdapat pada penggunaan dosis 15 ml dengan nilai persentase 49,60% (Tidak Efektif). Nilai hasil uji One Way Anova pada penurunan angka kuman adalah 0,000 < 0,05, sehingga ada efektivitas dosis desinfektan merk x terhadap penurunan angka kuman pada ruang mikrobiologi lingkungan di UPT Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lumajang.  
DETERMINAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI GAMPONG UJONG TANOH KECAMATAN KOTA BAHAGIA KABUPATEN ACEH SELATAN Yuliana, Mira; syah, T. Alam; Putra , Onetusfifsi; Darmawan; Safrizal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan buang air besar sembarangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan analisis cross-sectional. Seratus sepuluh warga Desa Ujong Tanoh menjadi sampel. Analisis univariat dan bivariat digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (nilai-p = 0,000, p < 0,05), sikap (nilai-p = 0,004, p < 0,05), tradisi (nilai-p = 0,000, p < 0,05), dan sarana dan prasarana (nilai-p = 0,000, p < 0,05) dalam kaitannya dengan perilaku buang air besar di Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan. Disarankan agar tenaga kesehatan tetap menjaga tingkat pendidikan, pembinaan, dan pengawasannya saat ini bagi seluruh masyarakat di wilayah operasional Puskesmas Kabupaten Kota Bahagia. Dengan distribusi yang merata, kita dapat mengakhiri praktik buang air besar sembarangan, yang akan meningkatkan kesehatan masyarakat dan, lebih jauh lagi, taraf hidup semua orang. Agar program ini berhasil, masyarakat harus dilibatkan. aparat desa dan puskesmas tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.
PENGARUH KONSUMSI SAYUR DAN BUAH TERHADAP POLA DEFEKASI MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Nathaznya, Rifi; SILABAN, DORNA YANTI LOLA
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar masyarakat masih kurang memperhatikan asupan gizi terhadap mengonsumsi serat, salah satu sumber makanan serat adalah sayur dan buah. Serat adalah sebagian karbohidrat yang tidak bisa dicerna sepenuhnya oleh tubuh. Serat dapat meningkatkan frekuensi buang air besar, sehingga munculnya masalah kesehatan pencernaan seperti konstipasi dapat disebabkan oleh kurangnya asupan serat. Penelitian sebelumnya banyak yang menunjukkan sebagian besar masyarakat kurang dalam mengonsumsi sayur dan buah sebagai serat sehingga memengaruhi pola defekasi individu. Penelitian sebelumnya menyebutkan prevalensi kejadian konstipasi di Indonesia sebanyak 3.857.327 orang. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh konsumsi sayur dan buah sebagai serat terhadap pola defekasi. Metode pendekatan kuantitatif menggunakan uji Fisher’s Exact. Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2020 dan 2021 dengan total responden 196 orang, sebagian besar responden adalah perempuan (71,9%). Pengumpulan data pada penelitian ini memakai (SQ-FFQ) atau semi quantitative food frequency questionnaire untuk memperoleh data sayur dan buah yang dikonsumsi, sedangkan data pola defekasi diperoleh memakai Bristol stool chart. Hasil penelitian ini mendapatkan sebagian besar responden kurang dalam konsumsi sayur dan buah dengan pola defekasi yang normal. Nilai p > 0,005 didapatkan dengan menggunakan hasil uji fisher’s exact yang menunjukkan tidak ada hubungan antara pengaruh konsumsi sayur dan buah dengan pola defekasi. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara konsumsi sayur dan buah dengan pola defekasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.
DETERMINAN KELENGKAPAN IMUNISASI LANJUTAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN Maqhfira, Raudhia; Siregar, Siti Maisyaroh Fitri; Alamsyah, T.; Safrizal; Farisni, Teungku Nih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31438

Abstract

Imunisasi bertujuan untuk menurunkan angka morbiditas, kecacatan dan mortalitas akibat PD3I. Namun, masih banyak balita yang belum mendapatkan imunisasi lanjutan atau status imunisasi lanjutannya belum lengkap. Penelitian ini bermaksud guna mengetahui determinan kelengkapan imunisasi lanjutan di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini ialah penelitian analitik observasional mempergunakan pendekatan cross sectional. Populasi di penelitian ini ialah semua ibu yang mempunyai anak umur 24-59 bulan yang bertempat tinggal pada wilayah kerja Puskesmas Meukek. 90 orang dijadikan sampel yang diambil mempergunakan teknik proportional random sampling dari 13 desa di wilayah kerja Puskesmas Meukek. Pengumpulan data dengan mempergunakan alat bantu kuesioner dan buku KIA dan dianalisis secara multivariat, bivariat dan univariat. Hasil analisis bivariat memperlihatkan bahwasannya status pekerjaan ibu (p value = 0.022; OR = 6.462), pengetahuan ibu (p value = 0.023; OR = 9.400), dan dukungan keluarga (p value = 0.016; OR = 6.875) memiliki korelasi yang signifikan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan. Variabel yang tidak berkaitan akan kelengkapan imunisasi lanjutan yaitu peran tenaga kesehatan (p value = 0.270; OR = 3.000). Hasil analisis multivariat didapatkan bahwasanya pengetahuan ibu ialah variabel yang paling dominan mempengaruhi kelengkapan imunisasi lanjutan. Kesimpulan penelitian ini ialah status pekerjaan ibu, pengetahuan ibu, dukungan keluarga berkaitan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan. Pengetahuan ibu merupakan variabel paling dominan yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi lanjutan.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PASIEN DIABETES MELLITUS, ACUTE KIDNEY INJURY DAN CARDIOMEGALY Qamara, Syafa Anindita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31462

Abstract

Banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes mellitus hingga mengalami komplikasi dari diabetes mellitus. Salah satu komplikasi diabetes mellitus yaitu acute kidney injury atau AKI yang mana merupakan kondisi adanya gangguan pada fungsi filtrasi ginjal. Selain AKI, kardiomegali juga merupakan salah satu komplikasi dari diabetes mellitus yang merupakan kriteria mayor dari gagal jantung. Adanya diabetes mellitus meningkatkan risiko acute kidney injury dan cardiomegaly dengan merusak pembuluh darah serta meningkatkan beban kerja jantung dan ginjal, yang kemudian saling memperburuk kondisi satu sama lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh proses asuhan gizi terstandar (PAGT) dengan pemberian diet DM dengan nefropati, KV pada pasien dengan diagnosis gagal napas, asidosis metabolik, diabetes mellitus, AKI, syok sepsis, pneumonia, cardiomegaly, edema pulmo ringan, dan gangguan pertukaran gas. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit X Surabaya pada tanggal 1-5 November 2023. Pada penelitian ini, digunakan metode studi kasus dengan jenis penelitian observasional analitik. Data yang diperoleh meliputi data identitas pasien, 24 jam food recall, antropometri, biokimia, fisik klinis, serta data monitoring dan evaluasi. Hasil pengamatan selama lima hari menunjukkan mayoritas asupan zat gizi pasien belum memenuhi target harian dan kebutuhan. Hasil pemeriksaan biokimia menunjukkan sebagian besar mengalami penurunan dan peningkatan dibanding data awal. Kemudian, hasil pemeriksaan fisik klinis pasien menunjukkan bahwa sebagian besar kondisi pasien memburuk karena adanya penurunan kesadaran hingga pada tanggal 6 November 2023 pasien meninggal dunia. Penting untuk meningkatkan aktivitas fisik, mengubah gaya hidup ke arah yang lebih baik, serta rutin melakukan cek kesehatan, terutama untuk usia rentan, seperti lansia.
STUDI KUALITATIF PERAN KELUARGA KEPADA IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJOWINANGUN, KOTA MALANG Habibie, Intan Yusuf; Wilujeng, Catur Saptaning; Arista, Nadya; Renata, Antonia; Amalia, Mia Vergoreta; Salihanisa, Audri Lukita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi anemia saat kehamilan merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang menjadi permasalahan baik secara global dan nasional. Permasalahan ini perlu didukung dengan adanya dukungan sosial, salah satunya dukungan keluarga untuk dapat membantu mengatasi kompleksnya permasalahan ibu hamil anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bentuk dukungan keluarga pada ibu hamil anemia di Puskesmas Arjowinangun Kota Malang. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode wawancara mendalam. Informan yang dilibatkan berjumlah 19 orang dengan rincian 13 orang ibu hamil anemia yang memenuhi kriteria inklusi penelitian dan dipilih menggunakan metode purposive sampling, dan serta melibatkan 6 informan pendukung dari bidan, ahli gizi, kader, ibu kandung dan suami dari ibu hamil, Penelitian ini berlangsung dari September – Oktober 2023 dengan lokasi Puskesmas Arjowinangun Kota Malang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dukungan suami yang didapatkan oleh ibu hamil anemia berkaitan dengan rekomendasi makan, aktivitas fisik, ketaatan konsumsi tablet tambah darah, kebutuhan fisik, dan pekerjaan rumah tangga. Sedangkan dukungan yang didapatkan dari ibu kandung dan ibu mertua berupa rekomendasi makan, pendampingan emosional selama hamil, dukungan fisik, dukungan moral, dan motivasi dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Dukungan suami dan ibu kepada ibu hamil dinilai penting dan berpengaruh terhadap kondisi kehamilan karena dukungan tersebut mampu membantu ibu hamil anemia dalam menjaga kondisi kesehatannya.