cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN SANITASI MAKANAN DENGAN RISIKO DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWANG KABUPATEN ACEH SELATAN Wahyuni, Nurfajri; fitriani; Kiswanto; Zakiyuddin; Rismawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31468

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebersihan makanan dan risiko diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sawang, Aceh Selatan. Metode statistik dan multivariat digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian berjumlah 36 balita dengan umur 12-59 bulan atau 1-5 tahun dengan sampel 36 balita tersebut. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan seluruh sampel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara persediaan makanan dengan kejadian diare dengan nilai sebesar 0,426 (p>0,05). Terdapat hubungan antara penyimpanan makanan dengan pengaruh pemotongan dengan nilai p value sebesar 0,011 (p<0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pengaruh pemotongan dengan nilai p sebesar 0,041 (p<0,05). Tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan pengaruh interupsi dengan nilai p value sebesar 0,722 (p>0,05). Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan antara penyimpanan bahan makanan dan pengetahuan dengan risiko diare, sedangkan pengadaan bahan makanan dan pendidikan tidak berhubungan. Penulis menyarankan bahwasanya menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga itu sangat penting terutama dalam hal pengolahan makanan, seperti menutup makanan yang sudah digunakan, menyimpan makanan di tempat yang dingin terhindar dari sinar matahari agar tidak mudah basi, hal yang dianggap biasa saja tetapi jika tidak segera ditindaklanjuti maka akan berisiko.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Posyandu Hidayah Jekani, Mondokan, Sragen Elsa Nafilatus sholihah, Elsa; Wahyudi, Totok; Mulyono, Puput
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31471

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan umumnya terjadi pada masa kejayaan, karena pada masa ini pertumbuhan akan terjadi dengan cepat untuk menentukan jangka waktu berikutnya Stunting merupakan suatu keadaan malnutrisi bersifat kronik yang dapat menimbulkan gangguan perkembangan fisik, penurunan kognitif serta penurunan motorik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan didesa jekani, untuk mengetahui karakteristik responden (jenis kelamin, pendidikan,pekerjaan) untuk mengetahui ada tidaknya hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting. Metode: menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik, dengan desain pendekatan cross sectional.Hasil: faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting mekanisme koping pada ibu mayoritas baik dan  status sosial pada keluarga masih rendah.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara mekanisme koping dengan kejadian stunting dengan  nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,062 maka Ho ditolak karena p vaule 0,062 > 0,05. Sedangkan Terdapat hubungan bermakna antara status ekonomi terhadap kejadian stunting dengan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,006 maka Ha diterima karena p vaule 0,006 <0,05.
PROFIL CANDIDA ALBICANS PADA SPUTUM LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA NIRWANA PURI SAMARINDA TAHUN 2023 Rerung, Noviani; Azahra, Sresta; Prihandono, Dwi Setiyo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31482

Abstract

Candida albicans merupakan jamur golongan khamir bersifat dimorfik yang dapat membentuk ragi, pseudohifa, dan hifa semu serta merupakan flora normal pada tubuh manusia. Jamur ini dapat bersifat patogen apabila terdapat faktor risiko. Jamur ini dapat ditemukan pada saluran pernapasan manusia seperti paru-paru, sehingga dapat menyebabkan mikosis. Lansia rentan terinfeksi mikroorganisme khususnya jamur karena penurunan imunitas tubuh, massa tubuh, dan fungsi tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jamur C.albicans pada sputum lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak  30 sputum. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi sputum bersifat purulent, mukopurulent, dan mukoid. Pemeriksaan ini  diinkubasi pada suhu ruang dan suhu 40ºC selama 48 jam dengan menggunakan biakan Saboraud Dextrose Agar (SDA), dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan pewarnaan langsung dengan larutan pewarna Lactophenol Cotton Blue (LPCB), yang dilanjutkan uji konfirmasi C.albicans dengan pemeriksaan Germ Tube, dan uji menggunakan media Chrom Agar. Analisa data secara univariat dengan jenis data yaitu data primer. Hasil penelitian pertumbuhan jamur Candida sp pada suhu ruang dan suhu 40ºC yaitu 29 (97%), sedangkan pertumbuhan C.albicans lebih mendominasi pada suhu 40ºC yaitu 17 (58%). Dapat disimpulkan bahwa didapatkan pertumbuhan jamur C.albicans sputum lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda.
PENGARUH SOSIAL BUDAYA TERHADAP PRAKTIK TUMMY TIME PADA BAYI USIA 0-6 BULAN hidayah , Nur; Masita , Syarifah; Ahmad , Amina; Aotari , Wanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31483

Abstract

Angka keterlambatan perkembangan bayi di seluruh dunia diperkirakan mencapai 10-15 % dimana keterlamatan perkembangan ini meliputi perkembangan fisik, kognitif dan perkembangan motorik diantaranya keterlambatan berbicara. Berdasarkan studi  pada tahun 2021 yang dijelaskan dalam jurnal The Lancet  bahwa diperkiran sekitar 250 juta anak di dunia mengalami keterlambatan perkembangan tersebut, dimana keterlambatan yang terjadi mendominasi pada anak-anak yang tinggal di negara yang memiliki kondisi sosial-ekonomi yang kurang baik. Sehingga dibutuhkan penerapan tummy time pada bayi baru lahir dalam meningkatkan perkembangan fisik, motorik dan kognitif. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sosial budaya terhadap stimulasi tummy time pada bayi usia 0-6 bulan yang ada di desa Lalabata, kecamatan Tanete Rilau, kabupaten Barru. Jumlah sampel sebanyak 12 ibu Menyusui. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Hasil uji statistik Chi Square pada a = 0,05 diperoleh p value sebesar 0,002 (p value> 0,05) berarti Ho ditolak sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh terhadap Sosial Budaya dan Penerimaan Praktik Tummy Time pada bayi usia 0-6 bulan. Terdapat pengaruh antara sosial budaya dengan praktik tummy time yang dilakukan oleh masyarakat desa Lalabata dan salah satu faktor penyebabnya adalah karena tingkat pengetahuan ibu yang rendah dan tidak mudah menerima hal baru dalam hal ini adalah penerapan praktik tummy time pada bayi.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, KARAKTERISTIK, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PERSEPSI TENTANG KESEHATAN DAN KEBERSIHAN AIR MINUM DI DESA RANAH KARYA KECAMATAN LUBUK PINANG KABUPATEN MUKOMUKO Anggela, Thesa; Joegijantoro, Rudy; Sari, Devita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31490

Abstract

Disisi lain riset mengenai sanitasi depot air minum masih sangat kurang dilakukan di Desa Ranah Karya. Hal ini lah yang membuat saya tertarik dan ingin mengetahui tentang persepsi masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan dari pilihan air minum yang mereka gunakan. Dampak persepsi masyarakat terhadap pemilihan air minum tersebut dalam kehidupan sehari-hari yaitu dapat dilihat dari pertimbangan dan pemahaman masyarakat terhadap kualitas air minum yang baik dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari mereka, karena kualitas air minum nantinya akan berpengaruh terhadap kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi pengetahuan, karakteristik, sikap, dan perilaku tentang kesehatan dan kebersihan air minum yang dikonsumsi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel menggunakan rancangan non probability sampling dengan jumlah 288 sampel dari pengguna DAMIU, DARIU, dan air sumur gali yang direbus dari 2.271 populasi yang dihitung menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat uji Rank Spearman. Kesimpulan penelitian adalah Pada variabel umur,mayoritas yang menjadi responden adalah yang berusia 36-45 tahun. Dilanjutkan oleh variabel pendidikan yang paling banyak menjadi responden adalah responden dengan pendidikan terakhir SD. Untuk variabel pekerjaan, mayoritas responden menjawab bekerja sebagai petani, sedangkan pada variabel pekerjaan yang paling banyak menjadi responden untuk pengguna DAMIU dan DARIU adalah petani dan untuk responden pengguna air sumur gali yang direbus kebanyakan responden bekerja sebagai karyawan. Dari hasil keseluruhan penelitian, yang memiliki hubungan dengan persepsi yaitu umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, dan perilaku. Dengan arah hubungan yang positif.
PERJANJIAN INFORMED CONSENT ANTARA DOKTER DENGAN PASIEN DALAM PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIK PADA RUMAH SAKIT Martilova, Lia; Afrita, Indra; Triana, Yeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31509

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui informed consent adalah sebuah hak kebebasan individu untuk memutuskan apa yang terbaik bagi dirinya sendiri yang juga sering disebut sebagai hak otonomi pasien. Di dalam hak otonomi terkandung hak privasi, di mana hak ini kemudian melahirkan hak yang lain, yakni hak untuk tidak diceritakan kepada pihak ketiga perihal segala sesuatu yang menyangkut kondisi kesehatan pasien. Ketidakpahaman pasien terhadap informed consent sering menjadi persoalan dan sengketa medik di Rumah Sakit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode hukum Normatif, dimana sumber data berasal dari data sekunder yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter atau studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan perjanjian informed consent antara dokter dengan pasien dalam persetujuan tindakan medik pada Rumah Sakit adalah tentang Informasi yang diberikan kepada pasien maupun keluarga pasien sebelum dokter melakukan tindakan kedokteran terhadap pasien mengenai alasan, risiko, tujuan, alternatif lain, prognosis dan biaya dari dilakukannya tindakan kedokteran tersebut, dan apabila pasien menolak, maka pasien diharuskan mengisi dan menandatangani surat penolakan. Namun jika pasien menyetujui tindakan kedokteran yang akan dilakukan oleh dokter tersebut, maka akan dilaksanakan perjanjian dengan menandatangani formulir persetujuan.
DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEURAXA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Fitrini, Tria Anggita; Abdullah, Asnawi; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31528

Abstract

Di Indonesia termasuk di Provinsi Aceh, prevalensi hipertensi dalam kehamilan dilaporkan  mencapai 2,68%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada Ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian seluruh Ibu yang menderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel sebanyak 96 responden, menggunakan tekhnik total sampling dengan case dan control 1:1. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus Tahun 2023 dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji regresi logistik melalui STATA 17. Hasil uji regresi logistik diperoleh bahwa variabel stres merupakan variabel yang sangat mempengaruhi hipertensi pada Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2023 (OR 5,1; 95% CI: 2,11-12,4) selain variabel pemeriksaan kehamilan (OR 4,7; 95% CI: 1,94-11,4), pola makan (OR: 5,8, 95% CI: 1,03-33,3), pola istirahat (OR 4,3, 95% CI: 1,78-10,4), aktifitas fisik (OR 4,6; 95% CI: 1,91-10,95), dan pengetahuan (OR 3,8; 95% CI: 1,62-9,18). Penelitian ini menemukan ada hubungan antara pemeriksaan kehamilan, pola makan, pola istirahat, aktifitas fisik, stres dan pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa kota Banda Aceh Tahun 2023.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FLY GRILL DAN LEM LALAT DI KIOS PASAR SIDOHARJO LAMONGAN Azzahro, Fatimah; Syakbanah, Nur Lathifah; Hanif, Muhammad; Putri, Marsha Savira Agatha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31541

Abstract

Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, untuk melakukan jual beli serta tempat aktivitas transaksi ekonomi dan interaksi sosial untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Sanitasi pasar yang tidak diperhatikan juga dapat menjadi media penyebaran penyakit dari hewan pengerat dan vektor penyakit seperti lalat. Salah satu upaya pengendalian vektor secara fisik yakni monitoring rutin kepadatan lalat di beberapa jenis kios menggunakan perangkap fly grill dan lem lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan fly grill dan lem lalat di kios Pasar Sidoharjo Lamongan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu. Sampel penelitian sejumlah 6 kios yang terdiri dari kios ikan, kios ayam, kios daging, kios jajan, kios sayur dan kios buah, secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan selama sehari diawali dengan pengukuran parameter lingkungan dan kepadatan lalat diukur dengan fly grill dan lem lalat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepadatan lalat di Pasar Sidoharjo dikategorikan tinggi, dengan nilai rata-rata kepadatan lalat menggunakan fly grill tertinggi di kios ikan sebesar 18 ekor dan menggunakan lem lalat tertinggi di kios buah sebesar 55 ekor. Tidak ada pengaruh signifikan antara jenis perangkap fly grill dan lem lalat terhadap kepadatan lalat (p=0,785). Disimpulkan bahwa tingkat kepadatan lalat di Pasar Sidoharjo Lamongan dikategorikan tinggi. Jenis perangkap yang efektif adalah lem lalat dan jenis kios yang padat lalat adalah kios buah.
KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN Wibowo, Wasis Purwo; Bawono, Yudho
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31561

Abstract

Kehamilan merupakan periode penting dan krisis yang dialami oleh seorang perempuan dan dapat menimbulkan kecemasan karena adanya perubahan baik secara fisik maupun psikologis. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan yang dialami ibu hamil, salah satunya adalah tingkat pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kecemasan ibu hamil ditinjau dari tingkat pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di RSIA dr. Hikmah Sawi Bangkalan. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 50 ibu hamil. Pengumpulan data dari variabel kecemasan menghadapi persalinan menggunakan skala PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale). Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui uji One-Way Anova untuk mengetahui perbedaan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan ditinjau dari tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan berdasarkan tingkat Pendidikan. Ibu hamil dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan yang rendah dibandingkan dengan ibu hamil yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memegang peranan penting dalam mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil, sehingga ibu hamil disarankan untuk terus mencari informasi dan mempelajari hal-hal seputar kehamilan dan persalinan guna mengurangi kecemasan yang dirasakan selama proses kehamilan.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI BATUK DI BEBERAPA APOTEK KABUPATEN KARANGANYAR Maya Fatikasari, Anggita; Prawistya Sari, Agnes; Amrullah, Adhi Wardhana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31562

Abstract

Swamedikasi merupakan pemilihan dan penggunaan obat yang digunakan untuk perseorangan atau digunakan anggota keluarga seseorang untuk mengobati diri sendiri dengan pengetahuan diagnosis sendiri. Tingginya penggunaan aplikasi kesehatan dan keterbatasan akses terhadap layanan medis menyebabkan meningkatnya swamedikasi. Namun, rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang tepat dapat menyebabkan risiko penyalahgunaan obat dan keracunan. Studi pendahuluan di Kabupaten Karanganyar menunjukkan bahwa banyak pasien memilih swamedikasi batuk. Seseorang membutuhkan pengetahuan dan sikap yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku swamedikasi batuk di beberapa apotek Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian ini bersifat non eksperimental dengan rancangan studi cross sectional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner berisi pertanyaan tentang pengetahuan dan sikap terhadap perilaku swamedikasi batuk yang nantinya dibagikan kepada responden dan diisi pada saat itu juga. Teknik pengambilan sampel digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang di ambil harus memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Uji analisis hubungan dilakukan dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku didapatkan nilai P value = 0,026 (P<0,05), sikap dengan perilaku didapat nilai P value = 0,002 (P<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku swamedikasi batuk.