cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. SU DI PMB SITI HASANAH, S.ST Ifayanti, Hikmah; Handayani, Lisha; Pratiwi, Chintya Valentin Putri; Utami, Iis Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31590

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator krusial dalam menilai kesehatan masyarakat. Bidan memiliki peran penting dalam menurunkan AKI dan AKB melalui pemberian asuhan komprehensif selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas, termasuk perawatan bayi baru lahir dan anak. Ketidaknyamanan selama kehamilan, seperti sering buang air kecil akibat perubahan anatomi dan fisiologis, dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang berdampak buruk pada kehamilan. Selain itu nyeri persalinan yang tidak teratasi dapat menyebabkan komplikasi persalinan yang berbahaya bagi ibu dan bayi. Sehingga diperlukan asuhan berkelanjutan untuk mengantisipasi komplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan dari masa kehamilan hingga pasca bersalin dengan memberikan asuhan komplementer berupa senam kegel untuk mengatasi keluhan buang air kecil dan birthing ball untuk mengurangi nyeri persalinan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan tujuh langkah Varney dan pendekatan SOAP sejak masa kehamilan hingga program KB. Sampel penelitian ini adalah Ny. SU G3P2A0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara teori dan praktik. Hasil terapi komplementer yang diberikan terbukti efektif dengan senam kegel berhasil mengurangi keluhan sering buang air kecil pada ibu hamil trimester III, sementara penggunaan birthing ball pada ibu bersalin kala I efektif mengurangi nyeri persalinan dan mempercepat penurunan kepala janin. Selain itu tidak ada temuan penyulit pada masa nifas sampai keluarga berencana.
PENGARUH EDUKASI MEDIA BOOKLET TERHADAP PERAN REMAJA MENCEGAH STUNTING DI UIMA TAHUN 2024 Febriyani, Putri Agus; Ramadhan , Fenni Valianda Amelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31627

Abstract

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 1 dari 3 remaja menderita anemia. Begitu pula dengan data stunting, berdasarkan hasil SSGI 2021 angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6% per tahun. Tahun 2019 angka stunting berada pada 27.7% menjadi 24,4% di tahun 2021 (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh edukasi media booklet terhadap peran remaja mencegah stunting dimana remaja merupakan generasi penerus bangsa sehingga harus dipersiapkan kesehatan secara optimal. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimen (pre experimental design) dengan desain one grup pre test-post test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di program studi kebidanan UIMA. Jumlah sampel adalah 30 siswa. Sampel pada penelitian ini diambil berdasarkan purposive sampling. Berdasarkan hasil analisa diketahui terdapat pengaruh pemberian edukasi yang diberikan melalui booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mencegah stunting P-Value < 0.05. Ada pengaruh pemberian edukasi yang diberikan melalui booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mencegah stunting. Dengan adanya edukasi yang diberikan kepada remaja mampu memahami pengertian dari stunting, penyebab stunting, cara pencegahan stunting, dan peran remaja dalam mencegah stunting sehingga edukasi perlu dilakukan oleh pihak-pihak yang berperan dalam penanganan stunting untuk mencegah terjadinya stunting sedini mungkin.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SMPN 03 SELUAS KALIMANTAN BARAT Kurnia, Fransiska; Ides, Stefanus Andang; Susilo, Wilhelmus Hary
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31629

Abstract

Pola asuh merupakan suatu proses mendidik, membimbing dan mendisiplinkan serta melindungi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja Di SMP Negeri 03 Seluas Bengkayang Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa dan siswi SMP N 03 Seluas, Bengkayang, Kalimantan Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah 149 siswa dan siswi SMP N 03 Seluas. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah uji Spearman’s Rho. Hasil penelitian didapatkan responden penelitian mayoritas berusia 13 tahun yaitu sebanyak 46 (30,9%). Responden penelitian mayoritas kelas Sembilan yaitu berjumlah 51 (43,2%) siswa dan siswi. Berdasarkan jenis kelamin sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 81 (54,4%). Berdasarkan jenis pekerjaan orang tua, mayoritas pekerjaan orang tua petani sebanyak 137 (91,9%. Siswa dan siswi memiliki pola asuh demokratif sebanyak 145 (97,3%). Selanjutnya siswa dan siswi yang memiliki kesehatan mental kurang baik sebanyak 78 (52,3%). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental (p value = 0,054), nilai r hitung (-158). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pola asuh orang tua dan kesehatan mental remaja Ho ditolak maka ha diterima yang artinya ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN HIV/AIDS TERHADAP REMAJA DI SMP NEGERI 1 SUKOHARJO Rosa, Nadila; Marni; Witriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31643

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan jenis virus yang mengifeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala yang timbul dikarena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh infeksi HIV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan ini adalah analitik korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel 76 orang. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi persentase dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan Tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo dengan p value = 0,141 dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS terhadap remaja di SMP Negeri 1 Sukoharjo dengan p value = 0,011. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Sukoharjo dan ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan HIV/AIDS di SMP Negeri 1 Sukoharjo.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 PALANG Nahariyani, Firda Chaerunnisa; Syahrul, Fariani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31644

Abstract

Dismenorea merupakan kram ataupun nyeri yang terjadi pada bagian bawah perut hingga dapat menjalar ke punggung atau tungkai. Pada beberapa kasus, dismenorea dapat menjadi parah dan berdampak negatif sehingga memerlukan perawatan medis. Secara umum, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan dismenorea pada remaja putri di SMP Negeri 1 Palang Tuban. Penelitian observasional analitik ini menggunakan rancang bangun studi cross-sectional. Besar sampel penelitian adalah 79 siswi yang diambil dengan metode probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner mengenai pertanyaan lama menstruasi, paparan asap rokok, riwayat keluarga, dan siklus menstruasi. Selain itu, instrumen Perceived Stress Scale (PSS-10) dan Visual Analogue Scale (VAS) juga digunakan untuk mengumpulkan data mengenai stres dan dismenorea. Untuk menganalisis bagaimana variabel berhubungan satu sama lain, digunakan uji korelasi Spearman. Pada penelitian ini, didapatkan prevalensi dismenorea pada remaja putri di SMP Negeri 1 Palang Tuban adalah sebesar 73,4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara lama menstruasi dengan dismenorea (p-value = 0,037). Namun, tidak terdapat hubungan antara paparan asap rokok (p-value = 0,081), riwayat keluarga (p-value = 0,484), siklus menstruasi (p-value = 0,340), dan stres (p-value = 0,407) dengan dismenorea di SMP Negeri 1 Palang Tuban. Pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswi mengenai dismenorea dengan upaya promotif dan preventif.
ANALISIS HASIL QUALITY CONTROL PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH DAN ASAM URAT DI LABORATORIUM RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Latifah, Astri; Amalia, Arifiani Agustin; Mu’awanah, Isnin Aulia Ulfah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31653

Abstract

Pelayanan laboratorium klinik bertujuan untuk menegakkan diagnosis. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi grafik Levey-Jennings, akurasi, dan presisi pemeriksaan glukosa darah dan asam urat di Labaoratorium RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan aturan Westgard. Pendekatan cross sectional dan deskriptif digunakan dalam metodologi penelitian. Temuan menunjukkan bahwa nilai bias pemeriksaan glukosa darah dan asam urat pada Agustus 2023 - Januari 2024 tidak melampaui ambang batas ±10%. Nilai CV pemeriksaan glukosa darah dan asam urat bulan Agustus 2023- Januari 2024 masuk dalam rentang yang telah ditetapkan. Standar CV glukosa darah yaitu 5% dan 6% untuk asam urat. Evaluasi Levey-Jennings menggunakan aturan westgard terdapat aturan peringatan yang menunjukkan adanya penyimpangan 12s pada pemeriksaan glukosa darah pada Agustus 2023 dan September 2023.
META-ANALISIS: HUBUNGAN ANTENATAL CARE YANG DILAKUKAN IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Azizah, Alfi; Laksana, Bayu Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31658

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak karena kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan tinggi badan anak berada di bawah standar. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pelaksanaan antenatal care atau kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan. Studi dilakukan untuk menganalisis hubungan antenatal care yang dilakukan ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan studi meta-analisis dengan PICO sebagai berikut: P = Balita berusia 0-59 bulan , I = Ibu Hamil Melakukan Antenatal Care, C = Ibu Hamil Tidak Melakukan Antenatal Care, O: Stunting. Pencarian artikel dilakukan dengan metode kata kunci dan Mesh sebagai berikut “Antenatal care” AND “Stunting” AND “Children”. Artikel yang masuk untuk studi meta-analisis ini berupa full-text menggunakan desain studi cross sectional. Artikel yang dianalisis menggunakan aplikasi Review Manager 5.3. Didapat sebanyak 5 artikel dengan desain cross-sectional dari tahun 2016-2022 yang telah dilakukan analisis menggunakan diagram PRISMA. Artikel dari berbagai jurnal ditemukan berasal dari negara Ethiophia dan Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa ibu yang tidak melakukan antenatal care selama kehamilan berisiko anak mengalami stunting 1.74 kali dibanding ibu yang melakukan antental care selama kehamilan. Ibu yang tidak melakukan antenatal care selama kehamilan berisiko memiliki anak mengalami stunting.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PT. PRIMA CAHAYA UTAMA TAHUN 2024 Andana Syah, Seruni; Marniati; Siahaan, Perry Boy Chandra; Musnadi Is, Jun; Duana, Maiza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31659

Abstract

Kelelahan saat bekerja sering kali menjadi masalah kesehatan yang dihadapi oleh para pekerja akibat beban kerja yang mereka tanggung. Permasalahannya adalah kelelahan memiliki potensi meningkatkan risiko cedera serta berefek negatif terhadap produktivitas dan motivasi dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hal hal yang  yang memberi pengaruhi kelelahan kerja di PT. Prima Cahaya Utama. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross-sectional, yang digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel independen (usia, lama kerja, masa kerja, beban kerja, dan status gizi) dan variabel dependen (kelelahan kerja). Sampel diambil secara total sampling, melibatkan 55 pekerja di PT. Prima Cahaya Utama. Analisis data mencakup analisis univariat, bivariat, dan multivariat, menggunakan uji chi-square serta regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p-value 0,442), masa kerja (p-value 0,080), dan lama kerja (p-value 0,157) tidak berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Namun, beban kerja (p-value 0,000) dan status gizi (p-value 0,013) menunjukkan hubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Analisis multivariat mengungkapkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh yang lebih besar secara parsial terhadap kelelahan kerja dibandingkan dengan status gizi, dengan nilai exp (B)/OR sebesar 118.800 untuk beban kerja.Berdasarkan temuan ini, tidak ada hubungan antara usia, masa kerja, atau lama kerja dengan kelelahan kerja, sementara beban kerja dan status gizi terbukti mempengaruhi kelelahan kerja. Diharapkan perusahaan memperhatikan pembagian tugas untuk mencegah beban kerja yang berlebihan, yang dapat mengurangi risiko kelelahan kerja bagi para pekerja.  
FAKTOR DETERMINAN PENGGUNAAN APD DENGAN GEJALA PENYAKIT AKIBAT PAPARAN BENZENA PT X Muliani; Marniati; Saputra, Firman Firdauz; Musnadi , Jun; Sufyan Anwar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31660

Abstract

Penggunaan APD mencegah risiko kecelakaan kerja dan paparan zat kimia seperti benzena, yang dapat menyebabkan keracunan akut dan kronik. Di PT X, konsentrasi benzena adalah 0,0, 0,02, dan 0,03 ppm. Para pekerja belum memakai alat pelindung diri (APD) karena alasan ketidaknyamanan, panas, menghambat gerakan, dan APD yang tidak sesuai SOP. Beberapa pekerja mengalami gejala hilangnya penciuman, gatal-gatal, dan minimnya sosialisasi tentang paparan benzena.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan penggunaan APD dengan paparan benzena. Metode jenis  penelitian ini kuantitatif analitik dengan dsain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di PT X pada bulan mei 2024, populasi penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada area berisiko terpapar benzena berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner, cara ukur dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Data diolah menggunakan analisis univariat dan bivariate, kemudian di analisis menggunakan statistik uji chi square dengan derajat kemaknaan 95% atau a 0,05 Analisis data menggunakan uji chi square mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan APD, pengawasan dengan paparan benzena dengan hasil (p < 0,005) kondisi APD dengan paparan benzena dengan nilai (p < 0,002). Kesimpulan nya Faktor-faktor penggunaan APD, pengawasan, dan  kondisi APD merupakan beberapa aspek yang berkontribusi terhadap paparan benzena. Selain itu, disarankan agar perusahaan harus rutin memberikan edukasi pentingnya penggunaan APD dan bahaya dari paparan benzena, meningkatkan pengawasan dan penegakan aturan penggunaan APD serta memastikan kondisi APD dalam keadaan baik dan sesuai SOP.
PENGARUH HELICOPTER PARENTING TERHADAP KECENDERUNGAN PETER PAN SYNDROME sutarjo, triyani; Iswindari , Mulya Virgonita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31661

Abstract

Perubahan yang terjadi pada seseorang disebut perkembangan. Ini dinilai secara fisik, psikis, sosial, dan lainnya. Peter Pan syndrome adalah perkembangan individu dewasa dengan gagasan yang digunakan untuk mencirikan pria yang "tidak bertumbuh" dalam aspek psikologi, yang telah mencapai usia dewasa dan tidak dapat menghadapi sensasi dan tanggung jawab dewasa. Faktor internal dan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan. Faktor lingkungan, terutama pola asuh orang tua, sangat berkontribusi. Helicopter Parenting adalah salah satu dari banyak pola asuh orang tua yang berbeda terhadap anak mereka. Studi ini menguji pengaruh helicopter parenting terhadap kemungkinan peter pan syndrome. Penelitian ini menggunakan metode review literatur dengan merangkum hasil penelitian dari beberapa jurnal yang dipilih berdasarkan tema pengaruh helicopter parenting terhadap kecenderungan PPS. Pencarian literatur dilakukan dari Mei 2024 hingga Juli 2024. Narrative review adalah jenis ulasan literatur yang digunakan. Tiga database :google scholar, scopus, dan science direct—digunakan untuk melakukan pencarian literatur.Data base yang digunakan untuk pencarian sumber mencakup periode dari 2017 hingga 2024, meskipun ada beberapa artikel yang dibuat sebelum tahun 2017 sebagai pelengkap. Cari artikel dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Dan didapatkan 30 artikel, 10 di antaranya sesuai dengan topik penelitian berdasarkan hasil penilaian kritis daftar. Hasil penelitan menunjukkan bahwa helicopter parenting dapat meningkatkan resiko Peter Pan Syndrome karena dapat menghambat perkembangan kemandirian dan tanggung jawab. Jadi, untuk membantu anak-anak menjadi dewasa yang mandiri dan bertanggung jawab, pendekatan pengasuhan yang lebih seimbang diperlukan.