cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI DESA HUTUO KECAMATAN LIMBOTO Napu, Muharman; Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Nur Aina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31262

Abstract

Penyebab utama menumpuknya asam urat pada penderita gout arthritis yang mengakibatnya tigginya kadar asam urat karena makanan yang dikonsumsi mengandung kadar purin yang tinggi karena asam urat terbentuk saat tubuh memproses pemecahan purin yang terdapat dalam makanan yang telah dikonsumsi. Oleh karena itu, perlu diberikannya pendidikan kesehatan terkait kepatuhan diet kadar purin sebagai sumber utama tingginya kadar asam urat dalam darah bagi penderita gout arthritis. Pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan melalui media leaflet terhadap pengetahuan pada penderita gout arthritis di Desa Hutuo Kecamatan Limboto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre post test design, jumlah sampel pada penelitian ini diambil dari populasi penderita gout arthritis sejumlah 15 orang. Hasil penelitian di dapatkan bahwa didapatkan nilai p- value diperoleh 0.000 < a  0.05 artinya terdapat perbedaan yang signfikan antara rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah pendidikan kesehatan melalui media leaflet bagi penderita gout arthritis sehingga pemberian pendidikan kesehatan melalui media leaflet efektif terhadap pengetahuan pada penderita gout arthritis di Desa Hutuo Kecamatan Limboto. Diharapkan puskesmas memberikan pendidikan kesehatan secara berkala yaitu 3 kali dalam seminggu agar penderita dapat terus mengontrol makanan yang dikonsumsi yang sesuai dengan diet asam urat yang tidak menimbulkan kontraindikasi pada penderita.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN KOLELITIASIS : DIET RENDAH LEMAK : - Benita, Claudia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31278

Abstract

Kolelitiasis adalah penyakit hepatobiler kronik yang terjadi bila dalam saluran empedu hepatic atau didalam empedu terdapat penumpukan batu empedu. Penumpukan batu empedu ini disebabkan oleh terganggunya metabolisme bilirubin, asam empedu dan kolesterol yang terjadi secara terus menerus. Kolelitiasis salah satunya terjadi akibat asupan kolesterol yang berlebihan sehingga kemudian mengkristal dan menjadi batu serta menyumbat saluran empedu. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan asuhan gizi yang sesuai dengan kebutuah pasien kolelitiasis serta mengevaluasi asupan makan pasien tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana menggunakan instrumen Proses Asuhan Gizi Terstandar dalam menentukan asuhan gizi pasien. Hasil evaluasi utama yang dilihat merupakan evaluasi makan pasien, hal ini dilakukan dengan metode food weighing. Pasien merupakan pasien di RS X Jawa Timur yang dimintai keterangan melalui metode wawancara, data rekam medis dan  observasi hasil makan pasien dengan metode food weighing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasien memiliki riwayat pola makan yang buruk sehingga perlu diperbaiki dan diedukasi. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi makan pasien dimana pasien masih tetap memiliki pola makan yang tidak baik selama di RS. Dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah tidak tercapainya target sesuai dengan asuhan gizi yang telah dirancang, sehingga tetap diperlukan pendampingan lebih lanjut oleh ahli gizi rumah sakit.
PEMBERIAN DIET KELAINAN JANTUNG PADA PASIEN ANAK DENGAN S. BRONCHOPNEUMONIA DAN VENTRICULAR SEPTAL DEFECT (VSD) Nadiyah Ayyu Aribah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31287

Abstract

S. Bronchopneumonia adalah kondisi di mana paru-paru mengalami peradangan karena infeksi mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, atau benda asing. Ventricular Septal Defect (VSD) adalah kelainan jantung bawaan yang umum terjadi pada anak-anak, yang ditandai oleh jalur tidak normal antara ventrikel kiri dan kanan yang mengganggu peredaran darah. Pasien dengan diagnosis S. Bronchopneumonia dan Ventricular Septal Defect (VSD) cenderung memiliki risiko terkena gagal jantung. Kelainan jantung yang menyebabkan aliran darah meningkat ke paru-paru memiliki potensi lebih tinggi untuk mengalami bronkopneumonia dan gagal jantung kongestif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai asuhan gizi klinis pada pasien dengan diagnosis S. Bronchopneumonia dan Ventricular Septal Defect (VSD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan pada satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit X, Kota Gresik. Instrumen pengumpulan data meliputi data rekam medis termasuk data antropometri, biokimia, dan fisik/klinis; 24-hour food recall; dan pengukuran berat makanan. Hasil observasi dan intervensi selama 3 hari menunjukkan bahwa pasien berhasil mencapai target asupan harian yang sesuai dengan kebutuhan penyakitnya. Sebagai hasilnya, diet khusus untuk kondisi jantung dengan kandungan energi dan protein yang tinggi disesuaikan untuk mencegah komplikasi tanpa meningkatkan beban kerja jantung. Penekanan pada intervensi nutrisi pasien yang sesuai sangat penting dalam mengelola kondisi medis kompleks seperti bronkopneumonia dan kelainan jantung bawaan. Diet khusus untuk kelainan jantung dengan prinsip tinggi energi dan tinggi protein telah disesuaikan dengan kondisi pasien untuk mengurangi keparahan penyakit tanpa memberatkan kerja jantung
STUDI INTERAKSI OBAT ANTIHIPERLIPIDEMIA DI RUMAH SAKIT UMUM ROYAL PRIMA MEDAN Sinaga, Theresia Margaretha; Rusip, Gusbakti; Fachrial, Edy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31310

Abstract

Hiperlipidemia adalah sebuah kondisi abnormal metabolik lipid dengan indikasi kadar lipid di dalam darah mengalami kenaikan. Secara umum, hiperlipidemia sering diikuti dengan adanya penyakit lain, sehingga sering digabungkan dengan obat jenis lain dan memicu terjadinya interaksi obat. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk  mengetahui apakah ada kejadian interaksi obat antihiperlipidemia di rumah sakit umum royal prima medan dan untuk mengidentifikasi tingkat keparahan interaksi obat antihiperlipidemia pada pasien di rumah sakit umum royal prima medan. Penelitian ini termasuk penelitian observasi(survey), jenis penelitian yang diterapkan yaitu survey analitik dan pengambilan data dilaksanakan dengan retrospeksi. Jenis analisis yang digunakan yaitu analisis data univariat dan pengolahan dilakukan secara teoritis menggunakan stokley drug interaction dan review aplikasi drugs.com. Dari 120 lembar resep yang dikaji, dapat disimpulkan bahwa karakteristik sesuai dengan jenis kelamin menunjukkan persentase tertinggi dari peresepan yaitu pasien yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 64 pasien (53,3%). Karakteristik berdasarkan usia tertinggi 50-59 tahun (29,2%). Berdasarkan ada tidaknya interaksi yang menunjukkan persentasi tertinggi yang menggunakan lebih dari 5 obat yaitu sebanyak 56 lembar resep (58,3%). Berdasarkan penggunaan antihiperlipidemia terbanyak yaitu golongan atorvastatin sebanyak 114 resep (70%). Berdasarkan dengan tingkat keparahan interaksi obat terbanyak terjadi pada tingkat keparahan moderat yaitu sebanyak 189 kasus (84,4%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA PABRIK KARET PTPN 3 KEBUN BANDAR BETSY Yusnidar, Naidatul Ullmaziarikhaza; Yarmaliza; Paradhiba, Meutia; Fahlevi, Muhammad Iqbal; Saputra, Firman Firdauz
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31316

Abstract

Pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai alat untuk melindungi diri dari potensi risiko dan kecelakaan yang bisa terjadi di tempat kerja. Dampak dari tidak menggunakan APD ialah dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja pada pekerja baik kecelakaan kerja mayor maupun minor, dan akan berakibat pada produktivitas kerja karyawan. Menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja Pabrik Karet PTPN 3 Kebun Bandar Betsy. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan metodologi penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Pabrik Karet PTPN 3 Perkebunan Bandar Betsy pada bulan Desember 2023. Jumlah populasi yaitu sebanyak 74 responden yang terdiri dari pekerja pabrik. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Variable bebas ialah pengetahuan dan sikap, dan variable terikat yaitu penggunaan alat pelindung diri (APD). Mencari hasil analisis dalam penelitian ini menggunakan metode uji chi square. Hasil analisis menyatakan tidak diperoleh hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan APD (P=0,266 > 0,05). Hasil analisis menyatakan tidak terdapat hubungan antara sikap dengan penggunaan APD (p=1,00 > 0,05). Hasil uji hubungan melalui uji chi square didapatkan tidak diperoleh hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Perusahaan agar dapat meningkatkan jumlah ketersediaan APD bagi pekerja, sehingga mendorong mereka untuk memakai alat pelindung diri. Selain itu, perusahaan memiliki wewenang untuk menetapkan kebijakan dan menjatuhkan hukuman kepada karyawan yang mengabaikan kebutuhan untuk mengenakan APD lengkap.
FAKTOR PENDIDIKAN DAN SUMBER INFORMASI IBU HAMIL TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING DI PMB SULISTIO RAHAYU KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Martini; Puspitaningrum, Elisa Murti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31345

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita. Masyarakat belum menyadari stunting sebagai suatu masalah dibandingkan dengan permasalahan kurang gizi lainnya. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, ekonomi, budaya, pendidikan maupun faktor lingkungan, seperti sanitasi, akses informasi dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendidikan dan sumber informasi ibu hamil terhadap pencegahan stunting di PMB Sulistio Rahayu Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Jumlah sampel sebesar 50 resonden dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden berpendidikan tinggi sebanyak 47 responden (76%), sebagian besar responden mendapat informasi dari tenaga kesehatan dan media masa sebanyak 28 responden (56%) dan perilaku pencegahan stunting sebagian besar baik sebanyak 34 responden (68%). Tidak ada hubungan pendidikan ibu hamil terhadap pencegahan stunting dengan p-value 0,184. Ada hubungan sumber informasi ibu hamil terhadap pencegahan stunting p-value 0,035. Tidak ada hubungan pendidikan ibu hami terhadap pencegahan stunting dan ada hubungan sumber informasi ibu hamil terhadap pencegahan stunting di PMB Sulistio Rahayu Kabupaten Lampung Tengah.
OBAT DAN SKIZOFRENIA HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP TINGKAT KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KOTA SAMARINDA: kepatuhan, kekambuhan, skizofrenia Iyam, irham suparna; Damaiyanti, Mukhripah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31346

Abstract

Skizofrenia merupakan bentuk gangguan dalam fungsi alam pikiran berupa disorganisasi dalam isi pikiran yangditandai antara lain oleh gejala gangguan pemahaman gangguan persepsi berupa halusinasi atau ilusi sertadijumpai daya nilai realitas yang terganggu yang ditunjukan dengan perilaku aneh. Pasien skizofrenia yang tidakrutin meminum obatnya rentan mengalami kekambuhan. akibat Ketidakpatuhan pasien skizofrenia terhadappengobatan dapat mengakibatkan gejala yang merugikan bagi pasien. Kepatuhan dalam meminum obat terjadibila aturan tentang penggunaan obat yang diresepkan dan pemberiannya dipatuhi dengan benar. Tujuan penelitianuntuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di wilayah kotaSamarinda. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Waktupenelitian ini dilakukan pada tanggal 13 Mei-27 Juni 2024. populasi dari penelitian ini ialah pasien skizofrenia diwilayah kota Samarinda berjumlah 781 orang dengan jumlah sampel 258 responden, instrumen penelitian ini ialahkuisioner kepatuhan minum obat (MMAS-8) yang berisi 8 pertanyaan tentang kepatuhan pasien dalam meminumobat dengan reliabilitas sebesar 0,83 dan kekambuhan (BPRS) berisi 18 pertanyaan tentang skala psikiatri realibeldan reliabilitas sebesar 0,821, menggunakan metode sampling cluster random sampling. Analisa data dalampenelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan rumus persentase dan chi-square. Hasil ujistatistic dengan chi square diperoleh nilai p=0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa pasien skizofreniayang rajin minum obat cenderung mengalami kekambuhan lebih sedikit. Artinya, pasien yang patuh mengikutipengobatan berpengaruh untuk mengontrol gejala gangguan mereka. Ini menunjukkan pentingnya menjagakonsistensi dalam minum obat sesuai dengan resep dokter untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih buruk.
INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA GITA KIRTTI 2 KOTA SURABAYA TAHUN 2024 'Izzani, Asri Nur'aina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31349

Abstract

Lingkungan fisik dan kebersihan fasilitas sekolah secara signifikan mempengaruhi kesehatan lingkungan sekolah. Kebersihan lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar dan dapat berpengaruh pada kesehatan warga sekolah. Lingkungan sekolah yang buruk berisiko menimbulkan penyakit, untuk itu inspeksi kesehatan lingkungan sekolah diperlukan untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap sehat serta terwujud perilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran kesehatan lingkungan sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Gita Kirtti 2 Kota Surabaya. Penelitian yang dilakukan pada bulan April 2024 ini menggunakan metode observasional deskriptif, dan purposive sampling yaitu meneliti salah satu SMP di wilayah kerja Puskesmas Mojo. Variabel penelitian terdiri dari lokasi, konstruksi umum, ruang bangunan, sarana sanitasi sekolah, penyehatan air, penanganan sampah dan limbah, pengendalian vektor dan rodent serta variabel promosi kesehatan. Butir-butir berkenaan dengan kesehatan lingkungan sekolah dinilai menggunakan formulir inspeksi kesehatan lingkungan sekolah melalui observasi langsung dengan pengukuran berdasarkan total nilai dari 8 sub-bab pertanyaan dalam kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan apakah kesehatan lingkungan sekolah memenuhi syarat atau tidak. Hasil penelitan menunjukkan jumlah skor total 73,21% sehingga disimpulkan SMP Gita Kirtti 2 Kota Surabaya memenuhi syarat kesehatan dengan kriteria cukup.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIV/AIDS DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Prameswari, Dyah Ayu Novita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31350

Abstract

Tujuan ketiga dari Sustainable Development Goals (SDGs) berfokus pada "good health and well-being", dan salah satu tujuan prioritasnya adalah mengakhiri epidemi HIV/AIDS pada tahun 2030 dengan three-zero yaitu tidak ada infeksi baru, kematian terkait HIV/AIDS, dan diskriminasi. Epidemi HIV/AIDS menjadi ancaman yang serius sehingga dibutuhkan respon cepat di seluruh dunia untuk memutus rantai penyebaran infeksinya. HIV/AIDS dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain secara kontak langsung dan tidak langsung diantaranya melalui cairan membran mukosa, hubungan intim, transfusi darah, dan jarum suntik yang terkontaminasi sehingga diperlukan identifikasi faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian HIV/AIDS yang bertujuan untuk mengurangi percepatan penularan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari literature review yang didapatkan dari 8 jurnal baik jurnal nasional maupun internasional. Diperoleh hasil bahwa terdapat 7 faktor risiko dominan peningkatan penularan HIV/AIDS di Indonesia yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan/pengetahuan, perilaku seks berisiko, status perkawinan, orientasi seksual, dan penggunaan narkoba. Ditemukan bahwa laki-laki dengan rentang usia 15-24 tahun memiliki tingkat prevalensi penularan infeksi tertinggi. Tingkat pendidikan atau pengetahuan seseorang dan status perkawinan turut menjadi faktor risiko meskipun dengan tingkat signifikansi yang rendah. Peningkatan tertinggi berada pada kelompok populasi kunci seperti pekerja seks komersial, LSL, dan penasun melalui praktik pertukaran jarum yang tidak steril serta perilaku seksual yang berisiko.
PENGARUH PARTICIPATORY LEARNING APPROACH (PLA) TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESADARAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KARANG DIMA LABUAN BADAS SUMBAWA Lestari, Yunita; Attamimi, Has’ad Rahman; Agustikawati, Nurlaila; Kesuma, Evy Gustia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31357

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Prevalensi stunting bayi berusia di bawah lima tahun (balita) Indonesia pada 2015 sebesar 36,4%. Artinya lebih dari sepertiga atau sekitar 8,8 juta balita mengalami masalah gizi di mana tinggi badannya di bawah standar sesuai usianya. Stunting tersebut berada di atas ambang yang ditetapkan WHO sebesar 20%. Dalam penelitian ini menggunakan pendektan belajar yaitu PLA (Participatory Learning Approach) dalam metode ini peneliti mendapatkan persebdaan yaitu responden tidak hanya mampu mengetahu atau mendapatkan pengetahuan saja melainkan responden dalam menyikapi dalam bentk kesadaran lebih baik dan penerapannya lebih baik kepada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Participatory Learning Approach (PLA) Terhadap Pengetahuan Dan Kesadaran Ibu Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Karng Dima Wilayah Kerja Puskesmas PKM Labuan Badas Sumbawa. Penelitian ini menggunaka metode metode eksperimen dengan menggunakan rancangan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan satu kelompok. Desain penelitian Desain penelitian Pre And Post Test With Control Group Design menggunakan one group before and after intervention design atau pre and post test design, Dalam penelitian ini peneliti menggunakan kuisioner untuk mengetahui Pengaruh Participatory Learning Approach (PLA) Terhadap Pengetahuan Dan Kesadaran Ibu Dalam Pencegahan Stunting. Penelitian ini mengguankan analisis Kruskal-wallis. Nilai signifikan pasangan kelompok Sebelum Treatment-Sesudah Treatment-1 >0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengethaun dan sikap/kesadaran yang signifikan antara kelompok treatment (sebelum) dan kelompok treatment (Sesudah-1). Sehingga dapat disimpulkan pasangan kelompok Sebelum treatmen – Sesudah treatmen-2 memiliki perbedaan yang dignifikan. Diharapkan kedepannya partisipaan ibu dalam pencegahan stunting lebih di tingktakn lagi.