cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATER DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK PRASEKOLAH Muchammad Insan Kharisma Hakiki; Lailatul Muniroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17317

Abstract

Anak prasekolah memerlukan kondisi dan stimulasi yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Perhatian terhadap nutrisi dan pola makan yang tepat sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Namun, seringkali terdapat masalah kesulitan makan pada anak, seperti perilaku picky eater, yang berdampak pada status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku picky eater dengan status gizi pada anak prasekolah di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada bulan Juni tahun 2023. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 198 siswa dengan besar sampel sebanyak 64 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data meliputi pengukuran antropometri dan pengisian kuesioner Child Eating Behaviour Questionnaire. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 51,6% subjek memiliki perilaku picky eater. Sebagian besar subjek dalam penelitian ini memiliki status gizi yang tergolong berat badan normal dan gizi baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku picky eater dengan status gizi BB/U (p=0,018), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan status gizi IMT/U (p=0,105). Dapat disimpulkan bahwa semakin anak tidak memiliki perilaku picky eater, maka semakin tinggi Z-score status gizi (BB/U) pada anak prasekolah. Sebaiknya orang tua tetap mendukung proses tumbuh kembang anak secara optimal dengan cara memerhatikan pola makan dan asupan nutrisi anak.
PENGEMBANGAN KAPASITAS SISWA MELALUI EDUKASI DAN SOSIALISASI SERTA PENERAPAN PHBS DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR Ruhu A’yunil Mumtazah Elfany
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17356

Abstract

Dalam identifikasi masalah yang dilakukan, menunjukkan hasil bahwa diperlukannya program kerja yaitu edukasi dan sosialisasi PHBS dalam upaya pencegahan penyakit menular. Tujuan yang diharapkan adalah setiap siswa dapat secara mandiri mengaplikasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan mitra desa dan sekolah yang terdiri dari Kepala Desa Bulaklo, staf pemerintah Desa Bulaklo, Kepala Sekolah dan guru TK Bulaklo dan SDN Bulaklo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2022 yang berlokasi di TK Bulaklo dan SDN Bulaklo dan diikuti oleh 25 siswa TK dan 29 siswa SD. Data diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan menyebarkan kuesioner dan dianalisis menggunakan perhitungan distribusi frekuensi. Metode yang digunakan adalah pemberian informasi dan edukasi serta komunikasi dan diselingi dengan contoh penerapan PHBS sehingga memudahkan siswa dalam pengaplikasian di kehidupan sehari-hari. Penyuluhan berisi materi sederhana mengenai pengertian PHBS, pentingnya PHBS, manfaat PHBS, hingga praktik mencuci tangan 6 langkah menggunakan lagu, permainan dan cerita dongeng. Monitoring dilakukan dengan melakukan koordinasi pelaksanaan pengaplikasian PHBS di sekolah. Hasil yang dicapai adalah terdapat peningkatan sebesar 60% menjadi 80% siswa yang menjawab benar review yang diajukan dalam bentuk pertanyaan oleh koordinator. Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara keberlanjutan untuk dapat membentuk masyarakat mandiri yang mampu memelihara dan melindungi kesehatan mereka sendiri dalam melakukan praktik PHBS dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah penyakit menular.
HUBUNGAN PAJANAN GETARAN DAN GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA OPERATOR JACKHAMMER Putri Oktariani; Sjahrul Meizar Nasri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17368

Abstract

Proses pembangunan jalan Tol A-B, pekerja menggunakan alat-alat berat yang menghasilkan getaran termasuk  peralatan yang mengguanakan tangan salah satunya jackhammer. Risiko kesehatan juga menjadi permasalah bagi pekerja yang menggunakan jackhammer yakni CTS. Maka dari itu, penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk melakukan penilaian faktor risiko gejala CTS pada operator jackhammer Proyek Jalan Tol A-B Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian dengan desain potong lintang pada operator jackhammer di Proyek Jalan Tol A-B, pada bulan April sampai dengan Juli  2023.  Sampel penelitian adalah seluruh populasi penelitian yaitu  seluruh pekerja operator jackhammer  sebanyak 32 orang dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel terikat penelitian ini  carpal tunnel syndrome  dan variabel bebas adalah akselerasi akselerasi getaran dan durasi pajanan. Pengumpulan data primer dengan melakukan pengukuran gejala carpal tunnel syndrome berdasarkan Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ), penilaian durasi pajanan meliputi jumlah dan lama penggunaan jackhammer dan hasil pengukuran akselerasi getaran dengan vibrometer. Rerata akselerasi getaran yang diterima pekerja jack hammer adalah  6,27 + 1,5 m/s2. Rerata durasi pajanan adalah  2 jam 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara gejala CTS dan akselerasi getaran dengan menggunakan uji Chi-Square (p=0,04, OR : 10,6 (1,74-13,41)). Terdapat hubungan antara gejala CTS dan akselerasi getaran selain itu tidak terdapat hubungan antara gejala CTS dan durasi pajanan getaran (p=0,14) pada pekerja Jackhammer proyek jalan tol A-B.
LOTUS POSITION TERHADAP PERUBAHAN RESPIRATORY RATE DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS DI INTENSIVE CARE UNIT : STUDI KASUS Yuliana Putri Nugrahini; Ekan Faozi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17380

Abstract

Penyakit Paru Obstruksi Kronis atau PPOK menjadi satu diantara banyak pemicu gangguan respiratori baik di negara maju maupun negara berkembang dan memegang peringkat keempat penyebab mortalitas di dunia. Rata-rata gejala-gejala progresif yang ditimbulkan akibat PPOK adalah sesak nafas atau Dyspnea. Salah satu terapi komplementer yang dapat diterapkan yaitu lotus position. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui efek  lotus position terhadap perubahan respiratory rate (RR) dan saturasi oksigen (SpO2) pada pasien PPOK. Metode studi kasus ini menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan menerapkan lotus position terhadap perubahan RR dan saturasi SpO2 pada pasien PPOK yang mengalami sesak napas di Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta. Studi kasus ini dilaksanakan selama 1 minggu mulai tanggal 18 - 24 Juni 2023. Populasi dalam studi kasus ini berjumlah 4 pasien PPOK. Dalam studi kasus ini menggunakan teknik non probability sampling sehingga jumlah sampelnya adalah 4 pasien PPOK. Sejumlah 4 pasien PPOK yang terlibat dalam penerapan praktik keperawatan berbasis bukti ini diberikan lotus position sebanyak satu kali dengan durasi 5 menit. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi rata-rata RR 28.75 x/menit dan SpO2 88.00%. Sesudah intervensi rata-rata RR 24.75 x/menit dan SpO2 92.20%. Ada penurunan nilai RR rata-rata sebesar 4.00 x/menit, dan ada peningkatan SpO2 rata-rata sebesar 4.50%. Jadi kesimpulan dalam studi kasus ini adalah lotus position dapat menurunkan respiratory rate dan meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK.
IDENTIFIKASI ANGKA KEJADIAN FLAT FOOT PADA ANAK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nitaya Putri Nur Hidayati; Noerdjanah Noerdjanah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17420

Abstract

Indeks massa tubuh merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengetahui komposisi tubuh seseorang, kaitannya dengan status gizi. Ketidakseimbangan asupan gizi dalam tubuh dapat berakibat pada ketidaknormalan nilai IMT berupa kelebihan berat badan hingga obesitas. Adanya kelebihan berat badan pada anak dalam jangka waktu lama dapat berakibat pada deformitas tertentu pada kaki, salah satunya adalah flat foot. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi angka kejadian flat foot pada anak sekolah menengah pertama. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama di Colomadu, Karanganyar pada bulan Maret 2023, menggunakan desain cross-sectional study. Populasi subjek sebanyak 678 dan yang digunakan sebagai sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 265 siswa dan siswi yang memenuhi kriteria inklusi. Masing-masing subjek diukur indeks massa tubuh dan uji jejak kaki atau foot print test. Flat foot diukur dengan uji jejak kaki dengan parameter clarke’s angle. Uji korelasi yang digunakan untuk menguji antar variable adalah menggunakan uji Spearman. Uji analisis hubungan dengan uji Spearman antara IMT dengan flat foot didapatkan hasil p= 0,000 (p<0,05) yang dapat diartikan terdapat hubungan yang signifan. Dalam penelitian ini diperoleh subyek berjumlah 265 orang. Subyek berusia 12 - 14 tahun menemukan bahwa 19 orang mengalami flat foot pada kaki kanan atau sejumlah 7%, 6 orang mengalami flat foot pada kaki kiri (2%), dan 37 orang mengalami flat foot pada kedua kaki (14%) sehingga total 62 responden mengalami flat foot dan 203 responden memiliki arkus normal.
KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PASCA VAKSINASI COVID-19 PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SMP NEGERI 20 KUPANG Dewi Lita Endra Wati; Dian Lestari Anakaka; Enjelita M. Ndoen
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17431

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang meresahkan masyarakat Indonesia telah terjadi selama tiga tahun terakhir (2019-2022). Penelitian ini dilakukan di SMP N 20 Kupang pada bulan Maret sampai April tahun 2023. Tujuan umum dari penelitian ini  adalah untuk menggambarkan kepatuhan penerapan protokol kesehatan pasca vaksinasi COVID-19 pada Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP N 20 Kupang, sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana faktor pendukung perilaku kepatuhan penerapan protokol kesehatan pasca vaksinasi pada pelajar SMP, dan untuk mengetahui faktor penghambat perilaku kepatuhan penerapan protokol kesehatan pasca vaksinasi pada pelajar SMP. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi dengan jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 orang, yaitu 6 orang informan kunci dan 2 orang informan utama. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret-April 2023. Teknik pengambilan sampel atau informan dengan purposive sampling.  Analisis data dengan menentukan Reduksi data, Display Data dan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor pendukung kepatuhan penerapan protokol kesehatan pasca vaksinasi pada pelajar SMP adalah pengetahuan dan dukungan keluarga/orang tua sedangkan faktor penghambat kepatuhan penerapan protokol kesehatan pasca vaksinasi pada pelajar SMP adalah kurangnya sarana dan prasana di lingkungan sekolah, serta tidak adanya aturan sekolah yang mendukung dalam menerapkan protokol kesehatan karena beranggapan bahwa COVID-19 sudah tidak ada. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan protokolkesehatan setelah vaksinasi sangat penting untuk dilaksanakan seperti menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak fisik, dan sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan antiseptik.
ANALISIS KARAKTERISTIK GEJALA FISIK PMS (PREMENSTRUAL SYNDROME) PADA MAHASISWI FKM UNIVERSITAS AIRLANGGA Annisah Al Afdiyan; Syadilla Rahmansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17451

Abstract

PMS merupakan kumpulan gejala dan secara konsisten terjadi selama tahap luteal dari siklus menstruasi. Sekitar 80-95% perempuan mengalami gejala premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya. Berbagai gejala fisik yang paling umum dialami perempuan saat menjelang menstruasi meliputi kram atau nyeri perut 51%, nyeri sendi, otot atau punggung 49%, nyeri pada payudara 46%, dan perut kembung 43%. Penelitian ini berfokus pada gejala fisik yang dialami oleh mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga saat menjelang menstruasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner dengan Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Teknik sampel yang digunakan yakni menggunakan purposive sampling. Distribusi Gejala Fisik PMS yang dialami mahasiswi FKM Universitas Airlangga tahun 2023, gejala fisik yang paling banyak dialami oleh mahasiswi adalah nyeri otot sebanyak 55 responden (40,15%), timbulnya jerawat sebanyak 44 responden (32,12%) yang mengeluhkan timbulnya jerawat dengan kadar sedang sedangkan sebanyak 39 responden (28,47%) dengan kadar berat mengeluhkan timbulnya jerawat. Kesimpulan dari penelitian ini setiap mahasiswi pasti mengalami gejala fisik PMS namun yang membedakan tiap individu adalah intesitas rasa sakitnya, yang paling banyak dialami dengan intesitas rasa sakit kategori sedang adalah nyeri otot sebanyak 55 responden merasakannya.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN NIAT IMUNISASI HUMAN PAPILLOMAVIRUS SEBAGAI PENCEGAHAN KANKER SERVIKS Annisa Intan Kholifatullah; Hari Basuki Notobroto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17454

Abstract

Kasus kanker serviks menempati posisi kedua sebagai kasus kanker terbanyak di Indonesia. Semakin berkembangnya zaman, kanker serviks yang mulanya hanya menginfeksi perempuan usia dewasa kini juga dapat menginfeksi perempuan usia remaja. Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) merupakan solusi efektif pencegahan kanker serviks. Untuk melakukan imunisasi HPV, tentunya dibutuhkan niat terlebih dahulu. Memunculkan niat diperlukan faktor pendorong. Faktor pendorong dapat datang dari mana saja seperti orangtua, teman, tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan niat imunisasi HPV sebagai pencegahan dini kanker serviks pada mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Penelitian dilakukan pada Desember 2022 hingga April 2023. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan melalui survei. Populasi dalam penelitian sebanyak 196 mahasiswi Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019. Besar sampel diperoleh melalui simple random sampling dan didapatkan sebanyak 130 mahasiswi. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan analisis menggunakan chi-square bahwa dukungan keluarga mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (p=0,040) memiliki hubungan yang signifikan dengan niat imunisasi mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Dukungan teman mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (p=0,048) memiliki hubungan yang signifikan dengan niat imunisasi mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.  Dukungan tenaga kesehatan (p=0,007) memiliki hubungan yang signifikan dengan niat imunisasi mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Ketiga variabel pada dukungan sosial yaitu dukungan keluarga, dukungan teman, dan dukungan kesehatan, ketiganya memiliki hubungan dengan niat imunisasi HPV pada mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.
ANALISIS PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENGALAMAN PENGGUNAAN INSULIN PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT MEURAXA BANDA ACEH TAHUN 2022 Lisa Keumala; Andri Andri; Hady Maulanza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17478

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 atau disebut sebagai non-insulin dependent diabetes yang ditandai dengan resistensi insulin. Definisi penyakit ini merupakan penyakit Hiperglikemi atau tingginya kadar gula darah akibat tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dilepaskan insensivitas insulin. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat pengetahuan, sikap dan pengalaman pasien DM Tipe 2 dalam menggunakan insulin dan menjalani terapi rawat jalan di Rumah sakit meraxa Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode potong silang (cross sectional) dengan jumlah responden sebanyak 55 orang. Variabel independen pada penelitian ini adalah penderita DM Tipe 2 yang menggunakan insulin meliputi pengetahuan, sikap dan pengalaman pasien dalam menggunakan insulin. Variabel dependen adalah penderita DM Tipe 2. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan signifikasi hubungan < 0.05 (p-value < 0,05). analisis chi-square mendapatkan bahwa Pengetahuan memiliki hubungan dengan penggunaan insulin p-value (0,000) < a (0,05) Sikap p-value (0,004) < a (0,05) Pengalaman p-value (0,004) < a (0,05). Kesimpulan bahwa terdapat hubungan Pengetahuan dengan penggunaan insulin, terdapat hubungan Sikap dengan penggunaan insulin, terdapat hubungan Pengalaman dengan penggunaan insulin. Peneliti lebih lanjut diharapkan menambah jumlah responden dan tempat penelitian untuk hasil yang lebih baik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI 6-12 BULAN DI PUSKESMAS MUARA TIGA PIDIE Raihan Assyifa Putri; Eka Yunita Amna; Julinar Julinar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17479

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi usia 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. (MP-ASI) yang tidak diberikan dengan benar dan tepat dapat menjadi salah satu penyebab masalah gizi pada anak seperti stunting dan wasting. Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan hal ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan ibu terhadap pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) merupakan awal dari terbentuknya sikap ibu dalam pemberian MP-ASI pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-12 bulan, dan untuk mengetahui ketepatan pemberian MP-ASI berdasarkan usia dan Pendidikan ibu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observational dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 116 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi square diperoleh berdasarkan analisis univariat tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI masih tergolong buruk yaitu dari 116 responden 69 (59,5%) masih belum memberikan MP-ASI dengan tepat. Tingkat pengetahuan juga dipengaruhi oleh faktor usia, pekerjaan dan tingkat pendidikan, dimana responden yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Muara Tiga Pidie dominan berusia 20-35 tahun dengan frekuensi (78,4%) serta untuk pekerjaan yang dominan adalah sebagai IRT yaitu dengan frekuensi 60 (51,7%). Tingkat pendidikan yang dominan berada pada jenjang SMA dengan frekuensi 62 (53,4%) responden. Berdasarkan analisis bivariat di peroleh nilai p value 0,387 > ? yang berarti Ha ditolak sehingga tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Muara Tiga Pidie.

Page 64 of 435 | Total Record : 4346