cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI DI BAWAH USIA 6 BULAN DI PUSKESMAS TOSORA St nurbaya; Indah Indah; Nur Laela; Zainab Zainab
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15359

Abstract

Many things can be a trigger for parents to give MP-ASI early, one of which is the lack of family knowledge. By seeing the importance of exclusive breastfeeding, the family, especially the husband, must be able to provide full support to assist the mother in providing the best nutrition for the baby. Mothers who breastfeed need emotional support and information from their families so that mothers are more likely to feel confident about their ability to breastfeed or not to give complementary foods early. The study was conducted from March 10 to June 10, 2022. This type of research is an observational method with a cross approach. Sectional Studies. The population in this study was 83. The sample in this study was 45 people. The results showed that the factors related to the provision of early complementary feeding to infants under 6 months in the Tosora Health Center Work Area were the factors of knowledge of the respondents. This is indicated by the p value 0.000 <0.05. There is a significant relationship between the knowledge and attitude variables of the respondents with the early complementary feeding variable where. This is indicated by a p value of 0.000<0.05. Conducting outreach by including material about the dangers of gestational hypertension, how to prevent and treat it so that the public knows about matters relating to the dangers of early complementary feeding in infants under 6 months.
HUBUNGAN LAMA PERAWATAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN BEBAN KELUARGA KLIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN Millia Anggraini; Yaslina Yaslina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15361

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mengancam terhadap kesehatan yang terjadi karena pembuluh darah yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyumbatan dan rupture, kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang di sebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan biasa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, yang sering terjadi pada penderita stroke yaitu kelemahan tangan dan kaki. Pemulihan setelah stroke merupakan sesuatu proses panjang yang berlangsung selama beberapa tahun, sebagian besar pemulihan dapat terjadi selama dua sampai tiga tahun pertama. Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan lama perawatan dan dukungan dengan beban keluarga klien pasca stroke di wilayah kerja puskesmas mandiangin Bukittinggi Tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analisis dengan pendekatan cross sectional dan instrument yang digunakan adalah kuesioner. Sampel penelitian ini berjumlah 52 orang dengan menggunakan teknik Condecutive Sampling. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,026 yang artinya ada hubungan antara lama perawatan dengan beban keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Bukittinggi dan didapatkan p value 0,781 yang artinya tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan beban keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Bukittinggi. Disarankan kepada pihak puskesmas mandiangin Bukittinggi untuk selalu memberikan edukasi bagi anggota keluarga yang mempunyai keluarag yang mengalami stroke bahwa dukungan keluarga itu sangat penting dalam masa penyembuhan pasca stroke.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KESIAPAN REMAJA MENGHADAPI MENARCHE: A SYSTEMATIC REVIEW Lailatul Mahmudah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15373

Abstract

Menstruasi pertama (menarche) merupakan menstruasi awal yang biasa terjadi dalam rentang usia sepuluh tahun sampai enam belas tahun, atau pada masa awal remaja dan sebelum memasuki masa reproduksi. Pengertian menstruasi adalah perdarahan periodik dan siklik dari uterus disertai dengan pengelupasan (deskuamasi) endometrium (Proverawati & Misaroh, 2009). Kesiapan merupakan kondisi seseorang yang membuatnya siap untuk memberikan respon terhadap suatu situasi atau perilaku yang dilakukan seseorang untuk merancang sesuatu. Kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche merupakan suatu keadaan bahwa remaja putri tersebut siap untuk mencapai salah satu kematangan fisik yaitu datangnya menstruasi pertama (menarche) (Indarsita, 2017). Dalam menghadapi menarche, kesiapan mental sangatlah diperlukan, karena perasaan cemas dan takut akan muncul bila kurangnya pemahaman remaja putri mengenai menarche. Untuk itu, remaja perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi datangnya menarche (Sukarni & Wahyu, 2013). Oleh karena itu, dibutuhkan adanya dukungan sosial agar remaja siap menghadapi menarche.   Studi literatur ini berupa literatur review, pencarian artikel menggunakan elektronik based seperti Google Scholar, Garuda, Semantic Scholar dan Researchgate. Kata kunci yang digunakan yaitu dukungan sosial, kesiapan remaja, menarche. Berdasarkan 10 artikel didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan kesiapan remaja menghadapi menarche. terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial terhadap kesiapan remaja putri menghadapi menarche sehingga perlu ada pendampingan kepada remaja dalam menghadapi menarche.
GAMBARAN SIKAP IBU TENTANG PENANGANAN TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA PRASEKOLAH Entang Siti Nurhayati; Ahmad Purnama Hoedaya; Dedah Ningrum; Popon Haryeti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15376

Abstract

Temper tantrum yaitu suatu ledakan emosi atau ketidakmampuan anak dalam mengontrol emosi biasanya sering terjadi pada anak yang berusia 0-6 tahun dengan cara menangis, menjerit, memukul, melempar benda disekitar dan berguling-guling. Kebanyakan orang tua merespon tantrum tersebut dengan memarahi dan mengabaikan anaknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sikap ibu tentang penanganan temper tantrum pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling, dengan sampel yang diperoleh sebanyak 54 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa yang digunakan yaitu univariat. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menyebarkan kuesioner tertutup kepada responden berupa angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ibu tentang penanganan temper tantrum pada anak usia prasekolah memiliki sikap yang positif sebanyak 63,0% (34 orang) dan sikap negatif sebanyak 37,0% (20 orang). Gambaran sikap responden dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata ibu memiliki sikap positif dalam penanganan temper tantrum pada anaknya, meskipun sebagian lainnya masih ada yang memiliki sikap negatif dalam penanganan temper tantrum pada anaknya. Dapat disimpulkan bahwa 63,0% (34 orang) memiliki sikap positif dalam penanganan temper tantrum pada anak usia prasekolah. Diharapkan bagi pelayanan kesehatan setempat untuk memberikan informasi secara luas dengan cara penyuluhan terkait sikap ibu tentang penanganan temper tantrum pada anak usia prasekolah.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTUNYA DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM PADA BBLR Elisabet Elisabet; St. Nurbaya; Rosmawaty Rosmawaty; Hamdiyah Hamdiyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15379

Abstract

Ketuban pecah sebelum waktunya mempengaruhi asfiksia karena terjadinya oligohidramnion yang menekan tali pusat sehingga tali pusat mengalami penyempitan dan aliran darah yang membawa oksigen ibu ke bayi terhambat sehingga menimbulkan asfiksia neonatorum atau hipoksia pada janin. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Ketuban Pecah sebelum waktunya dengan Asfiksia Neonatorum pada bayi baru lahir di UPT Rumah Sakit Nene Pada penelitian ini untuk variabel hubungan ketuban pecah sebelum waktunya dengan kejadian asfiksia diperoleh nilai p = .0.000 yang lebih kecil dari p-value = 0,05; artinya ada hubungan bermakna antara variable ketuban pecah sebelum waktunya dengan kejadian asfiksia di Rumah Sakit Nene Mallomo tahun 2022. Kejadian ketuban pecah sebelum waktunya di Rumah Sakit Nene Mallomo sebanyak 38 orang atau sebesar 50 %. Kejadian Asfiksia Neonatrium di Rumah Sakit Nene Mallomo sebanyak 43 orang bayi atau sebesar 56.6 %. Terdapat ada hubungan yang bermakna antara variabel kejadian ketuban pecah sebelum waktunya dengan asfiksia neonatrium.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN TINGKAT TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MULYOREJO TAHUN 2022 Alifia Irbah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15393

Abstract

Perubahan epidemiologis di Indonesia khususnya yang mengalami pergeseran pola penyakit menular ke penyakit tidak menular disebabkan oleh perubahan gaya hidup masyarakat. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu contoh penyakit tidak menular. Hipertensi didefinisikan sebagai kondisi dimana tekanan darah sistolik seseorang lebih besar dari 140 mmHg dan/atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg. WHO menyatakan bahwa terdapat sekitar 17,9 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada tahun 2019, yang merupakan 32 persen dari seluruh kematian di seluruh dunia. Hal ini karena banyak orang dengan tekanan darah tinggi tidak mengenali tanda-tanda awal atau gejala penyakit dan karena itu tidak menyadari bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi. Namun, hal ini tidak dikenali sampai komplikasi tekanan darah tinggi muncul. Prevalensi global hipertensi pada tahun 2000 adalah 26,4 persen dari populasi dunia atau sekitar Hal ini dikarenakan hipertensi telah membunuh sekitar 8 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya, 1,5 juta diantaranya terdapat di Asia Tenggara. Artinya, Indonesia juga berkontribusi terhadap perkembangan hipertensi. Salah satu faktor risiko hipertensi adalah stres. Penelitian ini merupakan penelitian crosssectional dengan uji Chi Square. Jumlah sampel penelitian ada 120 responden yang merupakan penderita hipertensi yang terdaftar di Puskesmas Mulyorejo tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner Kessler Psychological Distress (K10). Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan p-value 0,024. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Terdapat hubungan antara tingkat stres dan tingkat tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Mulyorejo Tahun 2022.
ASI EKSLUSIF, OBAT CACING, DAN POLA ASUH TERHADAP KEJADIAN STUNTING Eni Yuliawati; Evin Noviana Sari; Siti Khotimah; Frenstika Veriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15397

Abstract

Kondisi Pendek (stunting) merupakan masalah kesehatan yang menimbulkan dampak berkesinambungan, Kondisi stunting  pada tahun 2017, lebih dari setengah balita stunting di dunia berasal dari asia (55%) sedangkan lebih dari sepertiganya (39%) tinggal di Afrika, dari 83,6 juta balita stunting di Asia. Tujuan penelitian untuk mengetahui  hubungan ASI Ekslusif , konsumsi obat cacing dan Pola asuh dengan kejadian stunting di Kabupaten Kepulauan Mentawai jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dilakukan pada bulan Juni sampai dengan September tahun 2021. Populasi penelitian berjumlah 2959 anak sampel dalam penelitian ini anak usia 24-59 bulan di kabupaten Kepulauan Mentawai. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik chi square untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan kejadian stunting, berdasarkan hasil penelitian didaptkan hasil variabel ASI Ekslusif  dengan P value 0.00 (OR: 7.500), pemberian obat cacing P value 0.72 (OR: 3.167) dan pola asuh dengan P Value 0.00 (OR: 0.235 ). Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah ASI Ekslusif dan Pola Asuh sedangkan jaminan kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Diharapkan adanya program promosi kesehatan untuk memberikan ASI Ekslusif, dan Pola Asuh yang baik kepada bayinya
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS KOTOBARU, KABUPATEN DHARMASRAYA Hafizah Hafizah; Eni Yuliawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15399

Abstract

Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin di dalam darah kurang dari 11 g/dl pada ibu hamil. Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah anemia pada saat kehamilan, namun kasus ibu hamil yang menderita anemia terus mengalami peningkatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III.  Jenis dan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional  Study. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Kotobaru. Waktu penelitian pada bulan Maret 2023. Teknik sampling dilakukan secara purposive sampling sebanyak 30 responden. Selanjutnya responden diberikan kuesioner tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin pada ibu hamil, sedangkan pengukuran kadar hemoglobin dilakukan dengan alat ukur hemoglobin digital. Hasil penelitian Kadar hemoglobin ibu hamil trimester III diwilayah Kerja Puskesmas Kotobaru Kabupaten Dharmasraya tahun 2023 rata-rata >11g/dl. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (nilai p value =0,024), konsumsi tablet Fe (nilai p value =0,007), status gizi ibu hamil ( nilai p value =0,010), paritas (nilai p value =0,027) dengan kadar HB pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Kotobaru Kabupaten Dharmasraya tahun 2023 kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil trimester III diwilayah Kerja Puskesmas Kotobaru Kabupaten Dharmasraya tahun 2023 adalah dalam batas normal. Terdapat hubungan dari faktor-faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin ibu hamil trimester III yaitu faktor pengetahuan ibu, konsumsi tablet Fe status gizi ibu hamil dan jumlah paritas
KEPATUHAN PASIEN RAWAT JALAN POLI REHABILITASI MEDIK RS DUSTIRA TERHADAP EDUKASI PROGRAM LATIHAN YANG DIBERIKAN OLEH FISIOTERAPIS Eddy Suharyanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15406

Abstract

Pasien harus dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri baik dari tindakan dan perilaku. Tanpa partisipasi aktif dari pasien, terapi rehabilitasi medik hanya dapat berperan sedikit terhadap kesembuhan pasien. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan korelasi jenis kelamin, usia pasien, pendidikan, pekerjaan dan kondisi atau penyakit yang diidap pasien terhadap kepatuhan edukasi program latihan yang diberikan oleh fisioterapis poli rehabilitasi medik RS Dustira. Desain penelitian yang diadopsi dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Di klinik rehabilitasi medis Rumah Sakit Dustira, 58 pasien menerima kuesioner secara acak langsung. Nilai chi-square untuk variabel jenis kelamin, pekerjaan, dan kondisi penyakit pasien, yang nantinya dihubungkan dengan variabel kepatuhan, diteliti dalam penelitian bivariat. Tingkat signifikan koefisien korelasi diagram Spearman diperiksa untuk menyelidiki usia pasien dan karakteristik pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi korelasi jenis kelamin dengan kepatuhan sebesar 0,171; Nilai signifikansi korelasi usia dengan kepatuhan sebesar 0,025; nilai signifikansi korelasi pekerjaan dengan kepatuhan sebesar 0,000; Nilai signifikansi korelasi pendidikan dengan kepatuhan sebesar 0,553; dan nilai signifikansi kondisi pasien terhadap kepatuhan sebesar 0,001. Kesimpulannya ialah tidak adanya korelasi antara jenis kelamin dan pendidikan pasien terhadap kepatuhan edukasi program latihan yang diberikan oleh fisioterapis. Ada korelasi antara usia, pekerjaan, dan kondisi penyakit yang diderita pasien terhadap kepatuhan edukasi program latihan yang diberikan oleh fisioterapis.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEULUMAT KECAMATAN LABUHAN HAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2022 Melsia Huldani; Radhiah Zakaria; Eddy Azwar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15413

Abstract

Sampah adalah salah satu produk sampingan padat atau cair dari aktivitas rutin manusia serta dari proses alam yang terkadang tidak dapat dihindari. Lingkungan dan kesehatan lingkungan akan terpengaruh oleh pengelolaan sampah yang tidak tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi penanganan sampah rumah tangga di wilayah kerja sekitar Puskesmas Peulumat Kecamatan Labuhan Haji Timur Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Peulumat Kecamatan Labuhan Haji Timur Kabupaten Aceh Selatan yang berjumlah 2.256 KK (Kartu Keluarga). Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 96 orang responden, sampel dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2022 - 07 Januari 2023. Sebagai alat penelitian, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data selama wawancara, dan SPSS digunakan untuk analisis statistik menggunakan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 60,4% penanganan sampah rumah tangga tidak baik, 60,4% pengetahuan kurang baik, 62,5% sikap negatif, 56,3% ketersediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) tidak ada, dan 45,8% sosial budaya tidak baik. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p- value=0,000), ketersediaan TPS (p-value=0,024), sosial budaya (p-value=0,000) dengan penanganan sampah rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Haji Timur Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2022. Disarankan kepada ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Haji Timur agar selalu melakukan penanganan sampah rumah tangga dengan baik dan benar, melakukan pemisahan sampah organik dengan anorganik, tidak membuang sampah ke sungai dan membakar sampah sembarangan.

Page 87 of 435 | Total Record : 4346