cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA USIA MIDDLE (45-59) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRAPURI KECAMATAN INDRAPURI TAHUN 2022 Rovita Marianda Z Marianda Z; Surna Lastri; Tahara Dilla Santi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15478

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan yang terjadi pada sistem metabolisme yang menjadi penyebab hiperglikemia sehingga insulin dalam tubuh tidak berfungsi dengan efektif. Penyakit diabetes menjadi penyebab utama terjadinya penyakit lain seperti penyakit jantung , gagal ginjal, kebutaan , gangrene ( jaringan mati) dan gangguan pada pembuluh darah di otak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Case Control. Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang menderita diabetes mellitus pada rentang usia 45-59 tahun sebanyak 170 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus Lameshow sebanyak 192 responden yang terdiri dari 96 kasus dan 96 kontrol, penelitian ini menggunakan analisis Regresi Logistik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian DM sebesar 50.00% , obesitas dengan DM sebesar 58.33% , riwayat genetik dengan DM sebesar 93,75%, pola makan buruk dengan DM sebesar 84,38%, aktivitas fisik sedang dengan DM sebesar 39,58%, aktivitas fisik ringan dengan DM sebesar 59,38%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan obesitas (p-value: 0,001), kelebihan BB ringan dengan nilai OR= 3,13 (p-value: 0,025), kelebihan BB berat dengan nilai OR= 3,00 (p-value: 0,001), riwayat genetik dengan nilai OR= 42,6 (p-value: 0,001), pola makan dengan nilai OR= 11,32 (p-value: 0,001), aktivitas fisik sedang dengan nilai OR= 13,75 (p-value: 0,012) dan aktivitas fisik ringan dengan nilai OR= 70,41 (p-value: 0,001) terhadap kejadian DM. diharapkan agar petugas kesehatan lebih sering menghimbau kepada masyarakat dan melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin di posko prolanis dan posbindu seminggu sekali agar masyarakat dapat memantau kadar gula darahnya agar tidak terjadi kenaikan.
ANALISIS FAKTOR REPRODUKSI SEBAGAI FAKTOR RISIKO KANKER PAYUDARA PADA WANITA ASIA TENGGARA : LITERATUR REVIEW Yosahera Komalasari; Asti Elysia Rahmatul Fitri; Kania Noor Aziza; Verina Lutfiah Rahmayanti; Nayla Kamilia Fithri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15484

Abstract

Selama lima tahun terakhir, kanker payudara berada di urutan pertama sebagai penyakit kanker pada wanita dengan jumlah kasus terbanyak di Asia Tenggara sebanyak 814.784 kasus. Faktor reproduksi menjadi salah satu faktor risiko yang dapat memperbesar peluang seorang wanita mengidap kanker payudara. Artikel ini bertujuan menganalisis secara luas dan terperinci tentang faktor-faktor reproduksi yang berperan sebagai risiko utama kanker payudara pada perempuan di wilayah Asia Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dimana artikel dikumpulkan melalui electronic database, yaitu Google Scholar dan PubMed dari tahun 2018—2023 menggunakan teknik pencarian boolean operators dengan mengetikkan 5 kata kunci terkait, yaitu “faktor reproduksi” OR “faktor risiko” AND “kanker payudara” AND “wanita” AND “asia tenggara”. Sejumlah 6 artikel terpilih telah diseleksi berdasarkan tujuan penelitian dan kriteria inklusi eksklusi yang sudah disepakati. Didapatkan hasil bahwa faktor reproduksi yang menjadi faktor risiko kanker payudara pada wanita di Asia Tenggara adalah usia menstruasi, usia menopause, riwayat menyusui, dan penggunaan kontrasepsi hormonal. Kejadian kanker payudara dapat dilatarbelakangi oleh paparan hormon estrogen dan progesteron yang meningkat. Faktor risiko yang menyebabkan peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron antara lain usia menarche dini (<13 tahun), late menopause (>50 tahun), riwayat menyusui dibawah < 2 tahun, dan penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang menjadi faktor risiko yang signifikan dalam meningkatkan kejadian kanker payudara pada wanita.
GANGGUAN TIDUR MENURUNKAN FUNGSI KOGNITIF PADA PENDERITA DM TIPE II Siti Nur Khofifah; Brune Indah Yulitasari; Abror Shodiq
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15487

Abstract

Penderita diabetes melitus tipe 2 mengalami gejala klinis dan psikologis yang mengakibatkan gangguan tidur. Gejala klinis tersebut dapat berupa gatal pada kulit, poliuria, polifagia, dan polidipsia, sedangkan gejala psikologis berupa stres, gangguan emosi, dan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gangguan tidur dengan fungsi kognitif pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2 Bantul Yogyakarta. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden dengan menggunakan metode simple random sampling. Kriteria responden dalam penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosa diabetes melitus tipe II tanpa komplikasi dan berusia 45 tahun. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner Mini-Mental State Examination (MMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan tidur yang dialami pasien diabetes melitus tipe 2 cukup baik sebesar 38,2% sedangkan fungsi kognitif responden sebagian besar normal sebesar 34,5%. Hasil analisis menggunakan uji korelasi rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan tidur dengan fungsi kognitif pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan p-value 0,003 (p<0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,282. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik kualitas tidur pasien diabetes melitus tipe II maka fungsi kognitifnya akan semakin baik.
ANALISIS ANGKA KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN BREBES TAHUN 2016 - 2021 Hanisa Aulina Zalfani; Agus Sudaryanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15504

Abstract

Kematian bayi sangat mempengaruhi nilai pembangunan suatu daerah dan juga sekaligus menjadi tolak ukur kualitas hidup masyarakat di suatu wilayah daerah . kematian bayi yang ada di Indonesia mayoritas disebabkan oleh kurang pengetahuan calon orang tua tentang pengasuhan bayi baru lahir dan nutrisi pada ibu hamil dan nifas tidak terpenuhi dengan baik. Kematian bayi di Brebes beberapa waktu lalu relatif tinggi mencapai 302 kematian di tahun 2019 di buktikan pemerintah  daerah  masih berusaha mengatasi masalah tersebut dengan melakukan sosialisasi KIBBL (Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir) pada setiap desa dan di kabupaten Brebes hingga saat ini, tujuan penelitian ini adalah sarana mengetahui penyebab utama terjadi kematian bayi di Brebes dan  salah satu upaya meningkatkan kesadaran pembaca dalam mencegah kematian bayi yang ada disekitarnya.Metode yang di gunakan adalah Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis data sekunder  yang ada di google scholar, berita dan jurnal lain yang terkait. Data diperoleh dari mengambil data pasti yang ada di Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes dan artikel resmi dari website Kabupaten Brebes. Simpulan dari uraian tersebut adalah  kematian bayi di Brebes sangat tinggi beberapa tahun lalu dikarenakan kesenjangan gender dalam pembangunan kesehatan yang sangat signifikan dikalangan masyarakat Kota Brebes dan kesejahteraan ibu nifas berupa nutrisi yang kurang baik.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP DISMENORE PADA SISWI MAN PADUSUNAN KOTA PARIAMAN Prasetyaningsih Prasetyaningsih; Hendro Zalmadani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15506

Abstract

Nyeri pada saat menstruasi sering dikeluhkan seorang wanita sebagai sensasi tidak nyaman, bahkan  karena  timbulnya  nyeri  tersebut  dapat  mengganggu  aktivitas  dan memaksa  penderita  untuk istirahat dan  meninggalkan  pekerjaan  selama  beberapa  jam  atau  beberapa  hari. Berdasarkan survey awal yang peneliti lakukan melalui wawancara terhadap 10 siswi yang mengalami dismenore 60% dan 20% siswi harus dibawa ke unit kesehatan sekolah karena dismenore yang sangat berat dan tidak dapat mengikuti proses pembelajaran. Salah satu metode yang efektif untuk menanggulanginya adalah teknik relaksasi nafas dalam. Pengukuran skala nyeri dilakukan menggunakan scale numeric 1-10. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan intensitas dismenore sebelum dan setelah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam pada siswi MAN Padusunan Kota Pariaman Tahun 2022. Penelitian ini pre-experiment  yang bersifat one group pretest-postes. Dengan besar sampel sebanyak 32 orang dan analisis data menggunakan uji t-dependen. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai November 2022. Instrument dalam penelitian ini berupa lembar observasi yang meliputi tingkat nyeri dengan scale numeric 1-10. Uji t-dependent diperoleh intensitas nyeri sebelum dilakukan teknik relaksasi nafas dalam nilai rata-rata adalah 4,28 standar deviasinya 1,085 dan setelah dilakukan intervensi nilai rata-rata adalah 3.66 standar deviasinya 1,181, dan perbedaan rata-rata skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi 0,625 dengan standar deviasi 0,492. Bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada teknik  relaksasi nafas dalam terhadap disminore dengan nilai P value = 0,000. Disarankan bagi perempuan yang mengalami dismenore dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri.
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN END-STAGE RENAL DISEASE DI RSUP PROF. R. D. KANDOU Ayu Wati Ningsih; Weny I. Wiyono; Meilani Jayanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15515

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu kondisi kronis serius yang terjadi ketika kadar glukosa dalam darah meningkat, karena tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin atau hormon insulin yang dihasilkan tidak dapat digunakan secara efektif . Pasien diabetes melitus yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dapat mempercepat proses terjadinya penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) sampai tahap akhir. Hal ini merupakan penyebab terjadinya gagal ginjal tahap akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pasien menderita diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian ESRD di RSUP Prof. R. D. Kandou. Jenis penelitian ini merupakan analitik obeservasional dengan rancangan studi cross sectional. Jumlah sampel yang masuk dalam kriteria inklusi sebanyak 62 orang, pengambilan data melalui rekam medik pasien dengan melihat variabel lama menderita DM tipe 2 dan nilai eGFR. Analisis data yang digunakan adalah uji Pearson. Hasil pada penelitian di peroleh nilai p = 0,039 (<0,05). Penelitian ini  menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara lama menderita DM tipe 2 dengan kejadian ESRD di RSUP Prof. R. D. Kandou.
PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BAGIAN FILING DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD TOTO KABILA Agustina Pujilestari; Andi Besse
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15517

Abstract

Hazard disekitar lingkungan kerja merupakan suatu kondisi yang pasti ditemukan berkaitan dengan aktivitas kerja dan dapat menyebabkan insiden keselamatan pada pekerja sehingga perlu untuk melakukan proses penilaian risiko terhadap hazard tersebut. RSUD Toto Kabila berdasarkan hasil observasi masih ditemukan bahaya yang dapat mengancam keselamatan petugas rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada bagian filing di instalasi rawat jalan RSUD Toto Kabila. Jenis penelitian berikut merupakan penelitian kualitatif, dengan pemilihan informan secara purposive yang terdiri dari koordinator rawat jalan, 2 orang petugas filing rawat jalan dan 1 orang petugas Keselamatan dan Kesehataan Kerja Rumah Sakit. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan potensi bahaya terkait risiko fisik, biologi, ergonomi, dan psikologi, serta tidak ditemukan potensi bahaya pada risiko kimia. Berdasarkan hasil penilaian risiko yang dilakukan bahwa dapat diketahui terdapat 7 potensi bahaya yang ditemukan di bagian filing instalasi rawat jalan rumah sakit yang terdiri dari 3 potensi bahaya berada pada tingkat Low (rendah), kemudian 4 potensi bahaya berada pada tingkat Moderate (menengah). Sehingga dapat disimpulkah bahwa secara umum potensi bahaya masih ditemukan di lingkungan kerja pegawai rumah sakit, khususnya di bagian filing rawat jalan. Penelitian ini menyarankan kepada manajer atau pimpinan rumah sakit menyadari dampak dari potensi bahaya tersebut dan segera mengambil tindakan untuk mengendalikan terhadap risiko.
PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP FREKUENSI SERANGAN ASMA BRONKIAL Marlin Sutrisna; Gita Maya Sari; Hanifah Hanifah; Ariyus Popsi Gito
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15519

Abstract

Penyakit asma tidak dapat disembuhkan namun dapat dimanajemen kekambuhannya. Prevalensi asma di dunia masih cukup tinggi dengan angka kematian mencapai 455.000. Frekuensi serangan yang tidak terkontrol dapat membawa dampak buruk pada pasien asma bronkial. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi frekuensi serangan asma dengan progressive muscle relaxation (PRM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh progressive muscle relaxation (PRM) terhadap frekuensi serangan asma bronkial. Tempat penelitian ini dilakukan di RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu. Desain penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan pre-postest one group desain. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien asma bronkial yang berkunjung ke RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu berjumlah 15 responden. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Frekuensi serangan asma di ukur dengan menggunakan kuisioner Global Inisiatives For Asthma (GINA). Rata-rata frekuensi serangan asma sebelum diberikan progressive muscle relaxation (PMR) sebanyak 5,27 serangan dan setelah diberikan progressive muscle relaxation (PMR) menurun menjadi 2,40 serangan. Sebelum dilakukan analisis data, dilakukan uji normalitas data  terlebih dahulu dengan menggunkan shapiro wilk dengan hasil data berdistribusi normal. Data di analisis dengan menggunakan Uji Paired T Test., didapatkan nilai p value 0,000 <0,05 artinya ada pengaruh Progressive Muscle Relaxation Terhadap Frekuensi Serangan Asma Bronkial. Diharapkan PMR dapat digunakan sebagai terapi adjuvant pada pasien asma untuk mengurangi kekambuhan asma bronkial.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA KALANGAN REMAJA: LITERATURE REVIEW Della Akhlis Anisya Fitri; Jasmine Safa Hafizhah; Melda Julianti Kiswanto; Yulanda Tantra Zaharani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15530

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dimana pada masa tersebut terjadinya perubahan psikologi berupa emosi yang tidak stabil, pada masa tersebut remaja cenderung mengalami stres. Peningkatan stres adalah salah satu masalah yang dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Terganggunya siklus menstruasi dapat mempengaruhi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres terhadap siklus menstruasi di kalangan remaja. Penelitian ini menerapkan studi literatur dengan menggunakan bahan penelitian yang terdapat di database PubMed dan Google Scholar, menggunakan kata kunci “tingkat stress” AND “siklus menstruasi” AND “remaja”. Didapatkan 5 jurnal yang sesuai dengan topik penelitian. Dari lima artikel, terdapat empat artikel yang menemukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stress dan siklus menstruasi pada remaja dengan persentase terbesar yaitu 64% responden mengalami stres ringan dan 67,4% responden memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Pada sebagian besar studi ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan siklus menstruasi pada remaja.
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PERAWAT PELAKSANA PADA MASA COVID-19 DI RUANG RAWAT INAP RS ‘‘X” BENGKULU Fatima Nuraini Sasmita Mita; Dian Dwiana Maydinar; Wanto Syaputra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15531

Abstract

Perawat dituntut untuk melaksanakan tugasnya dalam pelayanan keperawatan baik secara langsung maupun tidak langsung secara produktif. Tinggi atau rendah produktivitas seorang perawat tidak terlepas dari berbagai macam faktor yang menyertainya, salah satunya yaitu faktor motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi perawat dengan produktivitas kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RS ‘‘X”Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh perawat pelaksana yang bekerja di Ruang Rawat Inap RS ‘‘X”Bengkulu yang berjumlah 37 orang. Sampel dalam penelitian berjumlah  37 orang dengan menggunakan Total Sampling dan menggunakan kuesioner sebagai instrument kemudian ditabulasi dengan uji Chi-Square (Fishers Exact Test). Hasil penelitian menunjukan hasil uji Fisher’s Exact Test didapat nilai exact.sig (p) sebesar 0,010. Karena nilai p<0,05 maka ada hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan produktivitas kerja perawat pelaksana pada masa Covid 19 di Ruang Rawat Inap RS ‘‘X”Bengkulu. Mutu pelayanan keperawatan dapat meningkat apabila tenaga kesehatan khususnya perawat melaksanakan tugasnya secara produktif baik itu dalam memberikan asuhan keperawatan secara langsung maupun tidak langsung. Namun produktifitas  kerja dapat dicapai secara baik apabila perawat diruangan memiliki motivasi yang tinggi.

Page 89 of 435 | Total Record : 4346