cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN KARDIOMEGALI DENGAN HIPERTENSI PADA PASIEN STROKE Shofia Diaz Shakila; Tri Wahyuliati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20645

Abstract

Data World Stroke Organization menunjukkan bahwa setiap tahunnya 13,7 juta kasus baru stroke. 70% penyakit stroke dan 87% kematian dan disabilitas akibat stroke terjadi pada negara berpendapatan rendah dan menengah. Stroke dapat dilihat dari gejala klinis berupa defisit neurologik fokal dan global. Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko stroke, infark miokardium, gagal ginjal, bahkan kematian mendadak. Keadaan hipertensi akan memacu jantung agar bekerja lebih keras untuk memompa melawan gradien tekanan darah perifer dan kompensasi tubuh yaitu dengan mempertebal dinding jantung sehingga menyebabkan pembesaran ukuran jantung atau disebut kardiomegali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif analitik dengan metode cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 71 pasien stroke di RS PKU Muhammadiyah Gamping dengan rentan usia 55-90 tahun yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan Sebanyak 38 dari 71 subjek memiliki kondisi kardiomegali dengan hipertensi. Hasil uji bivariat hubungan antara kardiomegali dengan hipertensi pada pasien stroke menghasilkan nilai p 0,025 (p < 0,05) dan nilai r 0,270. Terdapat hubungan lemah signifikan antara kardiomegali dengan hipertensi pada pasien stroke.
HUBUNGAN KEBIASAAN BEROLAHRAGA DENGAN FREKUENSI DAN DERAJAT KEPARAHAN MIGRAIN Latifa Prihandini Sukamto; Tri Wahyuliati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20647

Abstract

Migrain adalah nyeri kepala primer yang menjadi keluhan umum di masyarakat. Gangguan nyeri kepala telah menjadi penyebab kedua gangguan hidup dengan kecacatan selama hampir tiga dekade. The American Migrain Study (AMS) menyatakan bahwa prevalensi migrain pada pria adalah sekitar 6% dan pada wanita sekitar 18%. Insiden tertinggi terdapat pada kelompok usia 25-55 tahun. Terapi migrain terbagi menjadi terapi abortif melalui obat-obatan dan terapi preventif melalui modifikasi gaya hidup, salah satunya olahraga. Kadar beta-endorfin pada cairan serebrospinal penderita migrain menurun, sedangkan olahraga dapat membantu meningkatkannya. Studi ini diperlukan untuk menganalisis hubungan kebiasaan berolahraga dengan frekuensi dan derajat keparahan migrain. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross sectional yang dilakukan terhadap 115 subjek pada rentang usia 19-23 tahun melalui data primer yaitu penyebaran kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman untuk mengetahui kekuatan korelasi dan pola hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan frekuensi dan derajat keparahan migrain. Analisis dengan uji korelasi Spearman menunjukkan hasil yang bermakna antara antara frekuensi olahraga dengan frekuensi terjadinya migrain (p = 0,000, r = -0,525, tingkat korelasi sedang) dan derajat keparahan migrain (p = 0,028, r = -0,2040, tingkat korelasi lemah). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi olahraga, maka frekuensi dan derajat keparahan migrain akan semakin rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan berolahraga dengan frekuensi dan derajat keparahan migrain.
PENGARUH EDUKASI PENGGUNAAN AUDIO-VISUAL DAN BOOKLET TERHADAP POLA PEMBERIAN MAKAN BALITA (SYSTEMATIC REVIEW) Petrorima Selva; Tri Krianto Karjoso
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20672

Abstract

Tujuan penelitian studi ini adalah untuk mengevaluasi dan membuat kesimpulan berdasarkan temuan riset tentang pengaruh dari edukasi dengan penggunaan audio-visual dan booklet terhadap pola pemberian makan balita. Metode menggunakan Observasional Retrospektif dengan Systematic Review menggunakan PRISMA dari hasil penelitian tahun 2018 hingga 2023 yang sudah dipublikasikan di media elektronik seperti ProQuest, Pubmed, CINAHL, dan Science direct. Jumlah artikel Randomized controlled trials diperoleh 13 artikel yang memenuhi kriteria dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan perubahan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku pada orang tua atau caregiver yang menerima edukasi audio-visual dan booklet tentang pola pemberian makan balita. Mereka lebih cenderung memilih makanan yang lebih seimbang, serta lebih menyadari pentingnya gizi dan aspek kesehatan dalam makanan. Audio-visual dan booklet membantu mereka mengatasi masalah sehari-hari dalam memberi makan anak balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan audio-visual dan booklet sebagai alat bantu dalam memberikan informasi tentang pola pemberian makan balita dapat memiliki pengaruh positif yang signifikan. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat direkomendasikan sebagai strategi efektif dalam meningkatkan pola pemberian makan balita yang sehat dan mempromosikan kesehatan dalam pertumbuhan dan perkembangan balita.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS TUNA DAKSA Anastasia Bintari Kusumastuti; Mulya Virgonita Iswindari Winta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20729

Abstract

Keterbatasan fisik pada perempuan penyandang disabilitas tuna daksa berdampak pada tingkat psychological well-being. Padahal psychological well-being yang baik sangat diperlukan oleh seorang individu untuk menjalani hidupnya. Masalahnya adalah kurangnya penjelasan psychological well-being yang memadai pada perempuan penyandang disabilitas tuna daksa. Untuk mengukur psychological well being digunakan aspek-aspek penerimaan diri (self-acceptance), perkembangan pribadi (personal growth), tujuan hidup (purpose in life), hubungan positif dengan orang lain (positive relationship with others), penguasaan terhadap lingkungan (environmental mastery), dan kemandirian (autonomy). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan psychological well-being pada perempuan penyandang disabilitas tuna daksa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara. Secara lebih spesifik, desain penelitian ini menggunakan studi fenomenologi, dengan pemilihan partisipan dengan teknik purposive sampling yang karakteristiknya disesuaikan dengan tujuan penelitian. Partisipan penelitian berjumlah 3 orang dengan inisial IK, SS, dan FR. Teknik analisis data yang dipakai berupa reduksi data, penyajian data, dan conclusion drawing/verification. Dari data yang diperoleh dari partisipan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa psychological well-being pada perempuan penyandang disabilitas tuna daksa IK, SS, dan FR menengah cenderung tinggi. Peran usia, dukungan sosial, ekonomi, kepribadian, dan religiusitas memiliki kontribusi yang besar terhadap psychological well-being yang dimiliki oleh IK, SS, dan FR sehingga IK, SS, dan FR dapat menjalani hidupnya dengan baik meskipun IK, SS, dan FR memiliki keterbatasan fisik.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL TERHADAP KINERJA PERAWAT: LITERATURE REVIEW Assyfa, Nurul; Mulyanti, Aisyah; Hidayah, Hilmi Uly Ul; Ridwan, Heri; Hanastasyia, Nanda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20731

Abstract

Kinerja perawat merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Dalam konteks pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, peran perawat menjadi sangat krusial dalam memberikan perawatan yang efektif dan empatik kepada pasien. Kinerja perawat secara langsung memengaruhi kualitas layanan di fasilitas kesehatan. Kecerdasan emosional melibatkan kemampuan mengenali dan mengelola emosi, sementara kecerdasan spiritual mencakup aspek kreatif dan nilai-nilai yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran yang dimainkan oleh kecerdasan emosional dan spiritual dalam meningkatkan kinerja perawat. Metode penelitian ini menggunakan literature review dengan cara mengeksplorasi bukti yang dipublikasikan dalam data elektronik Google Scholar dan Semantic Scholar. Filterisasi menggunakan Publish or Perish, pencarian data dari tahun 2018-2023, dengan kata kunci “Kecerdasan emosional”, “Kecerdasan spiritual”, dan “Kinerja perawat”. Melalui strategi Prisma diagram flow chart diperoleh 10 jurnal yang relevan dari 994 jurnal. Hasil menunjukan perawat dengan tingkat kecerdasan emosional dan spiritual yang tinggi cenderung mencapai performa unggul dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja perawat. Kecerdasan spiritual juga berdampak positif terhadap kinerja perawat, meskipun pengaruhnya sering kali muncul melalui variabel komitmen organisasi. Kedua jenis kecerdasan berkontribusi pada kepuasan kerja perawat, dengan kecerdasan emosional cenderung memiliki pengaruh lebih kuat. Pemahaman mendalam tentang korelasi ini dapat meningkatkan persiapan, pelatihan, dan kualitas layanan perawat bagi pasien.
KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA BURUH PANGGUL BERAS DI KELURAHAN PANAMPU KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR Andi Tenriola Fitri Kessi; George Septian Pau; Muhammad Akbar Salcha; Muhammad Azrul Syamsul; Arni Juliani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20781

Abstract

Keluhan muskuloskeletal adalah sebuah gejala atau perasaan tidak nyaman, yang biasanya terjadi pada bahu kiri, bahu kanan, dan punggung. Pada umumnya keluhan MSDs terjadi atau disebabkan karena adanya pengulangan pada aktivitas bekerja seseorang. Hal ini dapat membuat fungsi normal jaringan halus pada MSDs aktif dan menyebabkan saraf, tendon dan otot, akan mengalami penekanan. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelurahan Panampu dengan menggunakan metode deskriptif observasional dengan sampel sebanyak 31 orang. Data dianalisis menggunakan analisis univariat.  Hasil penelitian menunjukan dari 31 orang responden sebanyak 20 orang (64%) mengalami keluhan muskuloskeletal tinggi. Pada kategori usia yang paling banyak mengalami keluhan MSDs adalah dewasa, yakni sebanyak 25 orang (80,6%). Untuk kategori masa kerja lama yang paling banyak mengalami keluhan muskuloskeletal tinggi yakni 22 orang (71%), kategori postur kerja yang beresiko sebanyak 25 orang (80,6%), beban angkat secara keseluruhan mengalami keluhan muskuloskeletal tinggi. Sehingga berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat keluhan muskuloskeletal pada buruh panggul beras di Keluhan Panampu, Kec Tallo. Oleh sebab itu disarankan kepada para pekerja buruh panggul beras agar melakukan posisi yang baik dan benar saat memanggul beras agar menghindari keluhan musculoskeletal yang lebih parah. Sebaiknya pihak pemerintah atau pihak terkait memberikan pendidikan kesehatan terkait tata cara bekerja dengan aman saat memanggul beras dan agar para buruh terjamin keselamatan dan kesehatannya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Dewi Aprilia Ningsih. I; Puteri Andika; Suhita Tri Oklaini; Ruri Maiseptya Sari; Mana Priningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20789

Abstract

Gempa bumi dapat berdampak pada terjadinya kerusakan dan korban jiwa, untuk mengurangi dampak korban jiwa dapat dilakukan dengan meningkatkan kesiapsiagaan. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok rentan yang paling berisiko mengalami bencana. Kerentanan remaja terhadap bencana dapat disebabkan oleh pemahaman yang terbatas terhadap risiko di sekitar mereka yang mengakibatkan tidak adanya kesiapan dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pengetahuan siswa dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa bumi pada siswa di SMP Negeri 05 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei analitik  dengan  desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh  siswa SMP Negeri 05 Kota Bengkulu kelas VIII pada Mei-Juni 2023 sebanyak 356 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional random sampling sebanyak 79 responden. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh: Dari 79 sampel responden tidak siap berjumlah 53 orang (67,1%) dan responden siap berjumlah 26 orang (32,9%); Responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 56 orang (70,9%) dan pengetahuan yang cukup berjumlah 23 orang (29,1%) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa bumi pada siswa di SMP Negeri 05 Kota Bengkulu.
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN HEWANI DAN ZINC DENGAN KENAIKAN BB DAN STATUS GIZI BB/U BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU DESA KUREKSARI Aulia Ramadhani; Annis Catur Adi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20807

Abstract

Status gizi merupakan tolak ukur dari kondisi tubuh individu yang dapat mencerminkan makanan yang masuk ke dalam tubuh serta proses penggunaan zat yang masuk ke dalam tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara asupan protein hewani dan zinc dengan kenaikan berat badan dan status gizi berdasarkan BB/U pada balita usia 24-59 bulan di Posyandu Desa Kureksari, Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yaitu menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang terdaftar dalam wilayah Posyandu Anggrek, Posyandu Flamboyan dan Posyandu Dahlia Desa Kureksari. Sampel penelitian ini berjumlah 73 balita dengan metode pengambilan sampel Proportionate Stratified Random Sampling. Data yang didapatkan dari penelitian akan dianalisis menggunakan uji statistik non parametik yaitu Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein hewani (p=0,988) dan zinc (p=0,29) dengan kenaikan berat badan balita. Tidak ditemukan juga hubungan antara asupan protein hewani dengan status gizi berdasarkan BB/U (p=0,941). Namun, ditemukan hubungan yang cukup antara asupan zinc dengan status gizi berdasarkan BB/U (p=0,000). Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara asupan protein hewani dan zinc dengan kenaikan berat badan pada balita. Tidak terdapat hubungan juga antara asupan protein hewani dengan status gizi berdasarkan BB/U pada balita. Terdapat hubungan yang cukup antara asupan zinc dengan status gizi berdasarkan BB/U pada balita.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KENAKALAN REMAJA DENGAN PENDEKATAN TRANSCULTURAL NURSING MODEL DI PROBOLINGGO Nurul Laili; Ro’isah Ro’isah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20878

Abstract

Kenakalan remaja di Indonesia semakin mengkhawatirkan, salah satu wilayah di propinsi Jawa Timur yaitu di Probolinggo yang memiliki angka kejadian sebesar 435 kasus, terdiri dari 4 kasus pemerkosaan, 8 kasus penganiayaan ringan, 24 kasus penganiayaan berat dan 417 bentuk kenakalan remaja yang lain. Hal tersebut terjadi karena proses pembentukan identitas diri yang tidak tepat, pelaksanaan tugas perkembangan keluarga yang kurang optimal, selain itu pengaruh budaya yang saat ini berkembang di masyarakat. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kenakalan remaja dengan pendekatan transcultural nursing model di Probolinggo. Desain penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian  ini  dilaksanakan pada bulan  Juli 2023. Sample penelitian ini yaitu remaja dengan jumlah 70 responden yang memenuhi kriteria inklusi, teknik pengambilan sample menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian dianalisis  dengan  menggunakan  uji F (ANOVA).  Hasil: Berdasarkan hasil uji F (ANOVA) nilai P value yang dihasilkan sebesar 0,017 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara identitas diri remaja, tugas perkembangan keluarga dengan pendekatan tanskultural nursing model (pengetahuan, dukungan sosial, ekonomi, budaya, kebijakan, teknologi) terhadap kenakalan remaja. Kenakalan remaja dipengaruhi oleh identitas diri remaja, tugas perkembangan keluarga dengan pendekatan tanskultural nursing model (pengetahuan, dukungan sosial, ekonomi, budaya, kebijakan, teknologi) di Probolinggo.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGGAI LAUT Nurhayati N. Dohona; Yulta Kadang; Sintong, H. Hutabarat; Yohanes Tumewu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20882

Abstract

Minat berkunjung kembali pasien tergantung pada kualitas mutu  pelayanan  kesehatan  yang  diberikan  di   rumah  sakit, sehingga memberikan  suatu  dorongan  kepada  pasien  untuk  dapat mempercayai suatu  pelayanan  yang  diberikan  dan dapat  terjalin  hubungan  yang  kuat  antara  pasien  dengan  rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap minat berkunjung kembali pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Banggai Laut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif  dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. populasi berjumlah 332 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 oraang yang ditentukan berdasarkan Non Probability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data yg digunakan adalah analisis univariat dan bivariat, penelitian ini mengunakan beberapa sumber data yang menjadi acuan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, serta penelitian ini di analisis mengunakan dua uji yang berbeda yaitu untuk analisis univariat uji yang digunakan adalah uji distribusi frekuensi dan untuk analisis bivariat mengunakan uji chi-square. Hasil didapatkan sebagian besar responden yang berpendapat kualitas pelayanan kesehatan dengan kategori baik sebanyak 35 responden (89,7%), mengatakan berminat berkunjung kembali dengan nilai p value: 0,000 (p value ? 0,05). Simpulan ada hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap minat berkunjung kembali pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Banggai Laut. Saran bagi RSUD Banggai diharapkan melakukan survei mutu  secara berkesinambungan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan kesehatan dan mutu pelayanan di rumah sakit.

Page 97 of 435 | Total Record : 4346