cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH FAKTOR KEBISINGAN DAN IKLIM KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN MAINTENANCE DI TERMINAL PETIKEMAS NILAM Maya Nurahmadiana Syarifah; Merry Sunaryo; Friska Ayu; Moch. Sahri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20561

Abstract

Area terminal petikemas merupakan area yang sering terpapar panas matahari, adanya alat berat seperti CC dan RTG serta truk juga menimbulkan kebisingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor lingkungan kerja yang mempengaruhi kelelahan kerja pada bagian maintenance di TPK Nilam. Penilitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling pekerja maintenance di TPK Nilam berjumlah 30 responden. Teknik pengambilan data dilakukan sesuai metode SNI 7231:2009 dengan alat Sound Level Meter, SNI 7061:2019 dengan alat Heat Stress Apparatus, serta kelelahan kerja menggunakan Reaction timer. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kebisingan di CC1 sebesar 89,83 dBA, pada CY Blok B sebesar 89,17 dBA melebihi NAB yang ada dan untuk pengukuran iklim kerja didapatkan kseleuruhannya melebihi nilai NAB dari pengukuran beban kerja tiap pekerja yang ada yakni di CC1 sebesar 32,530C serta pada RTG sebesar 32,860C. Hasil pengukuran kebisingan dan iklim kerja terhadap kelelahan dengan uji regresi ordinal menunjukkan bahwa adanya pengaruh kebisingan terhadap kelelahan kerja dengan signifikansi p=0,001 atau p<0,05. Namun, pada iklim kerja menunjukkan hasil yang tidak signifikan karena data yang didapatkan homogen. Sehingga, perlu dilakukan pengukuran secara rutin baik faktor lingkungan kerja maupun kondisi kesehatan pekerja serta dapat disediakannya Alat Pelindung Diri serta memperhatikan fasilitas kebutuhan air minum untuk meminimalisir Penyakit Akibat Kerja.
PERILAKU PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA SEI SEMAYANG KECAMATAN SUNGGAL Zuhrina Aidha; Reni Agustina Harahap; Heri Yusuf Simbolon; Dedek Syafitri; Nuriyah Nuriyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20563

Abstract

Masa pandemi Covid-19 pengobatan tradisional menjadi pilihan bagi masyarakat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Pemilihan pengobatan tradisional di masa pandemi menjadi pilihan yang tepat. Namun, Masyarakat Desa Sei Semayang masih kurang memanfaatkan TOGA sebagai salah satu upaya pencegahan dan peningkatan imun tubuh untu mencegah paparan virus covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk megidentifikasi perilaku pemanfaatan tanaman obat keluarga dengan mendeskripsikan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakt dalam memanfaatkan TOGA pada masa pandemi di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif untuk mengungkapkan variabel pengetahuan, sikap, dan tindakan  pemanfaatan TOGA pada masa pandemi. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal, dengan responden adalah ibu-ibu yang menjadi keanggotaan PKK Desa Sei Semayang. Alasan pemilihan responden ini adalah karena ibu-ibu ini mewakili rumah tangga sebagai sasaran utama penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden dalam memanfaatkan TOGA berada pada kategori baik sebesar 75%, kemudian responden yang memiliki sikap baik sebesar (72,5%), namun pada kategori tindakan responden berada pada kategori baik (80%). Kesimpulan pengetahuan dan sikap masyarakat belum tentu membawa dampak yang baik juga untuk tindakan pemanfaatan TOGA, terlebih karena alasan responden yang menginginkan hal yang instan. Saran yang bisa diberikan peneliti untuk hasil penelitian ini adalah masyarakat perlu diberikan edukasi bagaimana cara mengurus dan mengolah TOGA denga cara yang sederhana, seperti memanfaatkan lahan pekarangan untuk TOGA.
GAMBARAN BEHAVIOR BASED SAFETY PADA PEKERJA PROYEK TEROWONGAN PLTA TERHADAP PENGGUNAAN APD Muh. Syahrul Ramadhan; Ratna Ayu Ratriwardhani; Merry Sunaryo; Moch. Sahri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20568

Abstract

Kasus kecelakaan kerja pada pembuatan PLTA Jatigede yang terjadi pada Oktober 2022 – Februari 2023 berjumlah 8 kasus kecelakaan kerja, kecelakaan ini karena pekerja berperilaku tidak aman (unsafe action) melakukan pekerjaannya. Berdasarkan safety patrol dan inspeksi harian perusahaan, terdapat 50%–60% pekerja tidak berperilaku aman dalam penggunaan APD. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Behavior Based Safety pekerja confined space terhadap kepatuhan penggunaan APD di proyek pembuatan terowongan PLTA Jatigede. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian ini adalah pekerja confined space di proyek pembuatan PLTA Jatigede, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sejumlah 8 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode Define (D) Obsereve (O) dan lembar observasi Critical Behavior Checklist. Hasil penelitian menunjukkan nilai Safe Behavior Index pekerja confined space di proyek pembuatan terowongan PLTA Jatigede yang dilakukan selama 5 kali observasi, kelimanya mendapatkan nilai <85%, sehingga dikatakan kategori perilaku kerja tidak aman. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih adanya beberapa yang belum memenuhi syarat dengan pedoman K3 di ruang terbatas dan nilai SBI yang didapat masih dalam kategori perilaku tidak aman. Saran dapat dilakukan adalah pemberian punishment dan reward kepada pekerja proyek PLTA Jatigede dalam penggunaan APD, dengan adanya kedua metode tersebut diharapkan akan berpengaruh terhadap kinerja pekerja agar semakin meningkat dan melakukan pekerjaan dengan aman.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN TENGGELAM : SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW Rizki Melinda Harahap; Usiono Usiono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20583

Abstract

Korban tenggelam merupakan salah satu kegawatdaruratan yang perlu penanganan segera. Angka kematian akibat insiden tenggelam yang masih tinggi disebabkan karena kontribusi dari factor sistem pertolongan dan penanganan awal. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pengetahuan penanganan korban yang tidak tepat selain karena pemahaman masyarakat mengenai gawat darurat yang minim. Tujuan dari penelitian ini untuk memperluas wawasan kita terhadap Pertolongan Pertama Pada Korban Tenggelam. Jenis penelitian ini adalah studi literature yaitu dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Masalah tenggelam, dapat di tanggulangi dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat awam tentang pertolongan pertama dari sumber yang terpercaya seperti tenaga kesehatan tentang tehnik pertolongan pertama pada korban tenggelam. Metode yang dilakukan dalam pengumpulan data ini adalah Study Literatur. Adapun beberapa pertolongan pertama yang dapat dilakukan pada korban tenggelam adalah mencari bantuan,mengangkat korban keluar dari air, melakukan cek terhadap pernapasan korban, melakukan resusitasi jantung paru dengan tangan, dan menghangatkan tubuh korban.
PENGEMBANGAN DETEKSI DINI DAN PENANGANAN PNEUMONIA MENGGUNAKAN EXPERT SYSTEM BERBASIS WEB Heri Nur Cahyanto; Octo Zulkarnain; Denis Farida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20599

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di seluruh dunia. Pada tahun 2017, lebih dari 800.000 balita meninggal akibat pneumonia, melebihi kematian akibat AIDS, malaria, dan tuberculosis. Pneumonia menyumbang 14% dari seluruh kematian anak di bawah usia 5 tahun, menewaskan 740.180 anak pada tahun 2019. Penyakit ini merupakan infeksi akut pada jaringan paru-paru dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti bakteri, virus, jamur, bahan kimia, atau pengaruh dari penyakit lain. Menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk menghasilkan sebuah produk baru berupa sistem pakar yang dapat melakukan deteksi dini. Penelitian pendahuluan dilakukan melalui wawancara dengan dokter spesialis paru dan studi literatur untuk mengumpulkan data tentang gejala dan penyakit pneumonia. Data tersebut diolah menggunakan metode Case Based Reasoning dan diimplementasikan ke dalam program sistem pakar dengan perancangan diagram use case. Pengujian sistem melibatkan 30 pasien dengan pneumonia dan 30 pasien non-pneumonia, dengan setiap pengujian diulangi sebanyak tiga kali. Dalam pengujian, data pasien dimasukkan ke dalam aplikasi web, dan sistem pakar memberikan diagnosis dan strategi perawatan yang sesuai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi keseluruhan sebesar 98,9%. Namun, terdapat perbedaan dalam akurasi antara data pasien dengan pneumonia dan data pasien non-pneumonia. Tingkat akurasi sebesar 98,9% menunjukkan sistem pakar dengan metode Case-Based Reasoning memiliki potensi besar untuk mengidentifikasi kasus pneumonia dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. Sistem ini dapat menjadi alat yang sangat berguna dalam mendukung diagnosis medis. Sistem ini memiliki potensi untuk mengurangi angka kematian akibat pneumonia, terutama pada balita, dan meningkatkan perawatan kesehatan secara keseluruhan.
HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN RUMAH SAKIT TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP BERDASARKAN DIMENSI SERVQUAL : LITERATURE REVIEW Clarisa Eka Aninda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20620

Abstract

Mutu pelayanan merupakan unsur yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien selama menjalani pelayanan kesehatan di rumah sakit. Mutu pelayanan yang sempurna dapat menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien muncul akibat dari kinerja layanan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan keperawatan yang ada di rumah sakit terhadap kepuasan pasien yang sedang menjalani rawat inap yang dilihat berdasarkan dimensi servqual. Metode penelitian ini menggunakan literature review dimana penelusuran jurnal melalui dua database Pubmed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “service quality” AND “patient satisfaction” AND “nursing care” dan rentang waktu terbit artikel yaitu 5 tahun terakhir (2019-2023). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa jumlah artikel yang relevan yaitu 10 artikel dengan jumlah total studi pada 28 rumah sakit di 11 negara yang menunjukkan bahwa pada masing-masing rumah sakit memiliki mutu pelayanan yang berbeda-beda dari dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty. Dari penelitian yang sudah dilakukan, sebagian besar elemen dari dimensi servqual menunjukkan hasil yang baik dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien. Dapat disimpulkan bahwa terdapat lima dimensi servqual mutu pelayanan keperawatan yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien yaitu keandalan, ketanggapan, jaminan/kepastian, empati, dan bukti fisik. Setiap masing-masing dimensi servqual memiliki keterkaitan tersendiri terhadap kriteria mutu pelayanan keperawatan yang berkaitan dengan kepuasan pasien.
PROFIL BAKTERI PENGINFEKSI PUS PADA LUKA DI LABORATORIUM MIKROBIOLOGI RSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE PERIODE BULAN JANUARI-JUNI TAHUN 2023 Suryanata Kesuma; Maulida Julia Saputri; Patricia Aleksandra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20623

Abstract

Pus adalah salah satu respon tubuh terhadap infeksi yang di mana pus adalah cairan yang mengandung protein dari hasil proses inflamasi yang terbentuk dari sel leukosit, cairan jaringan serta debris selulerPenanganannya adalah dengan melakukan pemberian antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil bakteri yang menginfeksi pus pada luka. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Dari 120 sampel tersebut, terdapat 17 jenis bakteri dimana 11 diantaranya merupakan gram negatif dan 6 sisanya adalah gram positif, diantaranya Escherichia coli (24,6%), Staphylococcus aureus (20,5 %), Klebsiella pneumoniae (16,4%), Proteus mirabilis (14,8%), Pseudomonas aeruginosa  (4,1%),  Enterococcus faecalis (3,3%), Morganella morganii (2,5 %), Staphylococcus haemolyticus (2,5%), Staphylococcus epidermidis (1,6 %),  Enterobacter cloacae (1,6 %), Streptococcus anginosus (1,6%), Acinetobacter haemolyticus (0,8%), Aeromonas hydophila (0,8%), Aeromonas punctata (0,8%), Acinetobacter baumannii (0,8%), Pseudomonas luteola (0,8 %), Streptococcus agalactia (0,8 %). Spesies bakteri yang dominan ditemukan adalah Escherichia coli (24,6%), Staphylococcus aureus (20,5 %), dan Klebsiella pneumoniae (16,4 %). Diagnosis klinis paling banyak ditemukan pada penderita Ulkus Dekubitus sebanyak 15 pasien, penderita DM type II sebanyak 13 pasien, dan penderita Abses Pedis sebanyak 10 pasien. Bakteri yang paling resisten terhadap antibiotik adalah Bakteri yang paling resisten terhadap antibiotik adalah speises bakteri Acinetobacter baumannii lebih resisten terhadap antibiotik sebesar 92%, spesies bakteri Klebsiella pneumoniae  intermediet antibiotik sebesar 47%, dan spesies bakteri Streptococcus agalactiae lebih sensitif terhadap antibiotik sebesar 100%.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT WANITA USIA SUBUR DALAM PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT Putinah Putinah; Rahmalia Afriyani; Asih Fatriansari; Apriani Apriani; Helsy Desvitasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20638

Abstract

Deteksi dini kanker serviks dengan cara pemeriksaan IVA merupakan suatu upaya yang penting dalam pencegahan kejadian kanker serviks. Puskesmas Sematang Borang merupakan salah satu puskesmas yang mengalami penurunan fekruensi pemeriksaan IVA yang cukup signifikan pada tahun 2020 yaitu 225 orang sedangan di tahun 2019 pemeriksaan berjumlah 1.280 orang. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yangempengaruhi minat wanita usia subur dalam pencegahan kanker servik dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di Puskesmas Sematang Borang Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA. Tehnik pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Analisa data dilakukan secara analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan dari 39 reseponden sebagian besar pengetahuan baik 23 responden (59,0%) dan  sikap positif 20 responden (51,3%) dan akses informasi kurang 21 responden (53,8%) serta  didapatkan minat yang rendah dalam pemeriksaan IVA 21 responden (53,8%). Hasil Uji chi Square terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (nilai p value=0,001) dan sikap (nilai p value=0,006) serta akses informasi (nilai p value=0,04) dengan minat wanita usia subur dalam pencegahan kanker servik dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat di Puskesmas Sematang Borang Palembang. Disarankan Puskesmas dapat meningkatkan pembekalan kepada kader kesehatan dan melibatkan dalam kegiatan penyuluhan pencegahan kanker serviks serta bagi wanita usia subur agar lebih rutin melakukan pemeriksaan IVA sebagai cara melakukan deteksi dini kanker serviks.
GAMBARAN NOMOPHOBIA (NO MOBILE PHONE PHOBIA) PADA ANAK PENGGUNA SMARTPHONE DI SD NEGERI 1 DUKUHWALUH Annisa Hayyu Prastiwi; Ita Apriliyani; Murniati Murniati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20643

Abstract

Nomophobia merupakan perasaan cemas dan takut saat terpisah dari smartphone yang terjadi karena penggunaan smartphone yang berlebihan. Nomophobia dapat menyebabkan beberapa efek diantaranya stres, kurang fokus, antisosial, serta insomnia. Nomophobia dapat terjadi pada semua kalangan tak terkecuali pada anak-anak ditingkat sekolah dasar dimana pada usia ini merupakan tahap penting dalam perkembangan kognitif, motorik, dan sosial pada kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nomophobia pada anak pengguna smartphone di SD Negeri 1 Dukuhwaluh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah 64 orang tua siswa kelas 4 dan 5 yang anaknya memiliki smartphone yang diambil dengan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa nomophobia pada anak pengguna smartphone di SD Negeri 1 Dukuhwaluh mayoritas berada pada kategori sedang (57,8 %), didominasi oleh responden dengan usia 11 tahun (40,6%), mayoritas berjenis kelamin laki-laki (56,2%), mayoritas memiliki smartphone selama 1-2 tahun (50%), dan mayoritas menggunakan smartphone selama >2 jam (42,2%). Dengan demikian, mayoritas siswa SD Negeri 1 Dukuhwaluh pengguna smartphone mengalami kecenderungan nomophobia pada kategori sedang. Disarankan agar orang tua dapat mengontrol anaknya dalam menggunakan smartphone dan anak-anak dapat mengatur waktu pemakaian smartphone sehingga tidak mengalami kecenderungan nomophobia.
HUBUNGAN KEBIASAAN BEROLAHRAGA DENGAN FREKUENSI DAN DERAJAT KEPARAHAN MIGRAIN Latifa Prihandini Sukamto; Tri Wahyuliati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20644

Abstract

Migrain adalah nyeri kepala primer yang menjadi keluhan umum di masyarakat. Gangguan nyeri kepala telah menjadi penyebab kedua gangguan hidup dengan kecacatan selama hampir tiga dekade. The American Migrain Study (AMS) menyatakan bahwa prevalensi migrain pada pria adalah sekitar 6% dan pada wanita sekitar 18%. Insiden tertinggi terdapat pada kelompok usia 25-55 tahun. Terapi migrain terbagi menjadi terapi abortif melalui obat-obatan dan terapi preventif melalui modifikasi gaya hidup, salah satunya olahraga. Kadar beta-endorfin pada cairan serebrospinal penderita migrain menurun, sedangkan olahraga dapat membantu meningkatkannya. Studi ini diperlukan untuk menganalisis hubungan kebiasaan berolahraga dengan frekuensi dan derajat keparahan migrain. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross sectional yang dilakukan terhadap 115 subjek pada rentang usia 19-23 tahun melalui data primer yaitu penyebaran kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman untuk mengetahui kekuatan korelasi dan pola hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan frekuensi dan derajat keparahan migrain. Analisis dengan uji korelasi Spearman menunjukkan hasil yang bermakna antara antara frekuensi olahraga dengan frekuensi terjadinya migrain (p = 0,000, r = -0,525, tingkat korelasi sedang) dan derajat keparahan migrain (p = 0,028, r = -0,2040, tingkat korelasi lemah). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi olahraga, maka frekuensi dan derajat keparahan migrain akan semakin rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan berolahraga dengan frekuensi dan derajat keparahan migrain.

Page 96 of 435 | Total Record : 4346