cover
Contact Name
herlinda
Contact Email
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Phone
+6285367262277
Journal Mail Official
jurnalkeb.basurek1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16, Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Basurek
ISSN : 25273698     EISSN : 26214393     DOI : https://doi.org/10.51851/jkb.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan Besurek merupakan jurnal yang menyediakan tulisan ilmiah untuk bertukar gagasan tentang teori, metodelogi dan inovasi berhubungan dengan dunia kesehatan khususnya lingkup Kebidanan yang tertulis dan mengandung manfaat tersurat untuk pembaca.
Articles 114 Documents
STANDAR PORSI MENU DI BALAI PELAYANAN DAN PENYANTUNAN LANJUT USIA (BPPLU) KOTA BENGKULU Arenga Nucifera; Jumiyati; Meriwati
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.96

Abstract

Standar porsi merupakan jumlah bahan makanan dalam berat dan bersih dari suatu hidangan perorangan untuk sekali makan. Makanan yang disajikan hendaknya sesuai dengan kebutuhan seseorang. Porsi bahan makanan yang digunakan harus sesuai dengan standar porsi masing-masing bahan makanan untuk memenuhi gizi. Kesalahan dalam persiapan, pemotongan maupun cara pengolahan menjadi salah satu penyebab ketidak sesuaian porsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran standar porsi menu sehari yang berlaku (Makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur-mayur, dan buah-buahan). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Balai Pelayanan dan Penyantunan Lanjut Usia (BPPLU) Kota Bengkulu mulai bulan April 2015. Metode pengambilan data untuk bahan makanan dengan menggunakan food weighing pada bahan makanan yang sudah disajikan lalu ditimbang, dicatat beratnya dan data sekunder berupa menu sehari. Hasil penelitian didapatkan bahwa, Siklus menu yang dipakai siklus menu 7 hari terdiri dari makan pagi, makan siang dan makan sore.
PENGARUH VIDEO ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF Nispi Yulyana
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.97

Abstract

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Tahun 2015 didapatkan bahwa cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu sebesar 52%. Cakupan ASI eksklusif terendah di Kota Bengkulu sebesar 38% diikuti Kabupaten Bengkulu Tengah 41% dan Kabupaten Seluma 45%. Selanjutnya, pada tahun 2016cakupan ASI eksklusif di Provinsi Bengkulu mengalami peningkatan menjadi 63%. Kabupaten Seluma merupakan Kabupaten dengan cakupan pemberian ASI terendah sebesar 42%, diikuti dengan Kabupaten Rejang Lebong 52% dan Kabupaten Muko-Muko 53%. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh video ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Penago II Kabupaten Seluma tahun 2017.Jenis penelitian menggunakan metode Quasi Ekperimen dengan rancangan “Two Gruop Pretest-Postest”. Sampel penelitian dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III diambil dengan tekhnik purposive sampling. Sampel berjumlah 26 orang. Hasil uji statistik menggunakan Independent T-Test dan Mancova.Ada beda pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok pembanding (p-value=0.000). Ada beda sikap sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dengan kelompok pembanding (p- value=0.000). Faktor pendidikan berpengaruh terhadap sikap dengan p-value = 0.048.Diharapkan Dapat memfasilitasi dengan cara mensosialisasikan hasil penelitian ini kepada masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan menggunakan media video untuk meningkatkan cakupan ASI esksklusif
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI DENGAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI KOTA BENGKULU Ruri Maiseptya Sari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.98

Abstract

Pelaksanan senam hamil adalah satu kegiatan yang dilakukan ibu hamil pada usia 28 minggu yang dilakukan agar proses persalinan yang dihadapi dapt berjalan aman dan lancat. Menurut data Profil Kesehatan Kota Bengkulu pada tahun 2014. AKI di Provinsi Bengkulu tahun 2014 sebesar 185,1 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi dengan pelaksanaan senam hamil di BPM Susi Irma Novia dan Ida Laina Kota bengkulu Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester tiga besarnya 201 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan acidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dengan instrument berupa kuesioner, data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis menggunakan perangkat lunak program komputer ,melalui uji statistik univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil analisis univariat diperoleh prevalensi pelaksanaan senam hamil pada ibu hamil TM III 68,7%. Hasil analisis bivariat pengetahuan, sikap dan motivasi dengan pelaksanaan senam hamil menggunakan uji Chi Squqre diperoleh nilai P Value masing masing (0,00), hal ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan motivasi dengan pelaksanaan senam hamil Berdasarkan hasil tersebut diatas, disimpulkan Bidan agar dapat mengikuti pelatihan tentang senam hamil dan Bidan Praktek Mandiri dapat melaksanakan kegiatan senam hamil yang bertujuan utuk menjaga kesehatan ibu dan janin dan mempermudah prose persalinan, walaupun dengan kendala fasilitas yang kurang, seharusnya bidan bisa menggunakan tempat atau fasilitas di wilayah kerja setempat seperti balai desa.
PENGARUH PENYULUHAN KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN DAN PARTISIPASI PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI ( P4K) Yeni Puspita Sari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.99

Abstract

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan Stiker merupakan upaya terobosan dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Kegiatan membangun potensi masyarakat, untuk persiapan dan menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir. Berdasarkan Survey pendahuluan di puskesmas prumnas peneliti melakukukan wawancara tidak terstruktur kepada 8 ibu hamil diantaranya 2 ibu hamil yang sudah memasang stiker P4K sedangankan 6 ibu hamil belum merencanakannya dan belum menempel Stiker P4k Dirumahnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kelas ibu hamil terhadap pengetahuan dan partisipasi ibu hamil dengan pemasangan stiker P4K pada program P4k di wilayah puskesmas Prumnas Rejang Lebong Bengkulu tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan desain one group pretest -posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu hamil yang mengikuti kelas ibu di wilayah puskesmas prumnas kab. Rejang lebong yaitu 40 orang. Sampel diambil secara Total sampling sebanyak 40 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner Pre dan Post dan observasi langsung kepada pasien pemasangan stiker p4k. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon pada α 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan nilai median pada skor pengetahuan antara (pretest dan posttest) yaitu 30:73. Dari hasil uji wilcoxon pada pengatahuan dan partisipasi di peroleh nilai P –value sebesar 0,000 (<0,05). dengan demikian pada alpha 5% terdapat perbedaan pengetahuan dan partisipasi sebelum dan sesudah penyuluhan. Ada perbedaan pengetahuan dan partisipasi pemasangan stiker P4K sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan di Puskesmas prumnas rejang lebong bengkulu dengan nilai (p value = 0,000).
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN SIKAP IBU DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD IT BAITUL IZZAH KOTA BENGKULU Sari Widyaningsih; Weni Lestari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.100

Abstract

Toilet trainingadalahsuatuusahauntukmelatihanak agar mampumengontroldalammelakukanbuang air besar dan buang air kecil. Tingkat pendidikan dan sikap ibu merupakan salah satu faktor keberhasilan toilet training pada anak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan sikap ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017.Penelitian ini menggunakan metode survey analitik. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang memiliki anak usia 3-4 tahun sebanyak 30 orang. Sampelnya seluruh ibu yang memiliki anak usia 3-4 tahun dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument berupakuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis dengan univariat dan bivariat. Penelitian ini dilaksanakan pada 14 Juni sampai 17 Juni 2017 di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017.Hasil analisis univariat menunjukan bahwa dari 30 ibu yang memilikianakusia 3-4 tahunhampirsebagian yang berpendidikanmenegah 11 orang (36,7%),dan sebagian besar yang berpendidikan tinggi 19 orang (63,3%). Hasil analisis bivariat menggunakan chi-square antara variabel tingkat pendidikan dan keberhasilan toilet training diperolah nilai p velue (0,009) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan keberhasilan toilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017 dan antara variabel sikap ibu dan keberhasilan toilet trainingdiperolahnilaip velue (0,001) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan keberhasilan toilet training pada anakusia 3-4 tahun di PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu tahun 2017. Disarankan kepada pengelola/guru PAUD IT Baitul Izzah kota Bengkulu dan orang tua untuk melakukan latihan toilet training pada anak usi 3-4 tahun, terutama pada anak yang tidak berhasil dalam melakukan toilet training.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA BENGKULU Herlinda
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan antenatal care (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester 1, 2 dan 3 yang berjumlah 67 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner : Hasil penelitian didapatkan : (1) sebanyak (28,4%) responden mempunyai pengetahuan tinggi, (2) sebanyak (38,8%) responden dengan pendidikan menengah, (3) sebanyak (71,6%) responden dengan dukungan suami baik, (4) sebanyak (50,7%) responden dengan tidak pemeriksaan ANC. (5) ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemeriksaan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu dengan kategori sedang. (6) ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan pemeriksaan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu dengan kategori sedang. (7) ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan pemeriksaan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Bengkulu dengan kategori sedang. Kepada berbagai pihak, khususnya tenaga kesehatan harus meningkatkan lagi memberikan konsling dan penyuluhan terutama dalam pemeriksaan ANC bagi ibu hamil.
STATUS EKONOMI KELUARGA, TINGKAT PENDIDIKAN IBU, KEADAAN LINGKUNGAN, DAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA Maritta sari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i1.102

Abstract

ISPA merupakan masalah kesehatan utama dalam masyarakat yang termaksud dalam penyakit infeksi dan menempati posisi teratas pada balita di Indonesia. Angka kejadian ISPA di Provinsi Bengkulu setiap tahunnya mengalami peningkatan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian ISPA pada balita yang berkunjung ke Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu.Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang berumur 0-4 tahun yang datang berkunjung ke Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu pada bulan November-Desember 2016sebanyak 165 ibu. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan dengan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian ini hubungan yang signifikan antara hubungan ekonomi, pendidikan dan lingkungan dengan kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu (p value = 0,000 < α=0,05).
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI KB SUNTIK Dewi Puspita; Rita Doveriyanti
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i2.103

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam pengendalian penduduk adalah melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Alat kontrasepsi yang efektif menjadi pilihan terbanyak dari berbagai macam alat salah satunya adalah KB hormonal suntik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada hubungan usia dan paritas ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi KB suntik di Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian Case Control. Metode pengambilan sampel total sampling dengan perbandingan 1 : 1 yaitu 86 : 86 dengan populasi seluruh akseptor yang tercatat dalam buku register KB di Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu Tahun 2014 yaitu dari bulan Januari sampai April 2014, menggunakan data sekunder yang diolah secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukan usia ibu pada kelompok kasus usia 20 – 35 tahun lebih dari setengah atau lebih besar yaitu 72,1 % menggunakan alat kontrasepsi dibanding ibu pada kelompok kontrol. Sedangkan paritas pada kelompok kasus, paritas multipara lebih besar yaitu 82,6 % dibanding pada kelompok control. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-square didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi KB suntik (ρ = 0,739 > = 0,05) dan ada hubungan yang bermakna antara antara paritas ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi KB suntik (ρ = 0,022 < = 0,05). Petugas kesehatan hendaknya dapat memberikan konseling kepada peserta KB tentang jenis alat kontrasepsi yang tepat berdasarkan paritas atau usia Pasangan Usia Subur (PUS) dalam upaya menciptakan keluarga sehat dan sejahtera.
PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU Firman Hayadi
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i2.104

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu. Kegiatan posyandu dilakukan oleh dan untuk masyarakat, Posyandu sebagai wadah peran serta masyarakat, yang menyelenggarakan kegiatan meliputi keluarga berencana, kesehatan ibu dan anak, imunisasi, penanggulangan diare dan pendidikan gizi masyarakat. Kader sangat membantu dalam kegiatanposyandu, sementara Peran kader tidak sesuai dengan fungsinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Kader dalam kegiatan posyandu di wilayah Kerja Puskesmas Tungkal Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. teknik pengambilan sampel secara acedental sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu langsung dari cheklist terhadap kader yang melakukanposyandu di Puskesmas Tungkal Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader dalam kegiatan Posyandu di Puskesmas Tungkal Kecamtan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan pada sebelum kegiatan (61,5%) peran kader baik, pada waktu kegiatan (53,8%) di kategorikan baik dan setelah kegiatan posyandu (53,8%) dikategorikan kurang baik. Simpulannya bahwa peran kader dalam kegiatan Posyandu di kategorikan baik (61,5%).
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN PEMERIKSAAN PERTAMA (K1) PADA KEHAMILAN Nur Elly; Atika Purnama Sari
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v2i2.105

Abstract

Kunjungan K1 di Puskesmas Perawatan Beringin Raya terjadi penurunan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan pemeriksaan pertama (K1) pada kehamilan di Puskesmas Perawatan Beringin Raya Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah Metode Survey Analitik Observasional dengan Desain Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Perawatan Beringin Raya Kota Bengkulu yang umur kehamilan ≥14 minggu, pada bulan januari sampai maret 2015 berjumlah 60 orang. Jumlah sampel adalah total populasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder dan lembar check list. Data dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 18-20 Mei 2015. Berdasarkan hasil uji Chi Square didapatkan p = 0,048 yang berati ada hubungan yang bermakna antara usia dengan pemeriksaan pertama (K1) pada kehamilan di Puskesmas Perawatan Beringin Raya Kota Bengkulu. Dan hasil uji Chi Square didapatkan p = 0,030 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan pemeriksaan pertama (K1) pada kehamilan di Puskesmas Perawatan Beringin Raya Kota Bengkulu. Diharapkan petugas Puskesmas dapat meningkatkan pemberian bimbingan dan koseling kepada ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan pertama pada kehamilan dan dampak jika tidak melakukan kunjungan awal, terutama pada ibu hamil yang berusia <25 tahun/ >35 tahun, ibu Primipara/Grandemulti, sehingga kehamilan dengan komplikasi pada usia dan kelompok tersebut dapat dihindari.

Page 3 of 12 | Total Record : 114