cover
Contact Name
FEBBY SALA
Contact Email
febbyraquilda@gmail.com
Phone
+6281341049114
Journal Mail Official
lisyilat@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Manado
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
DIDASKALIA : Jurnal Pendidikan Agama Kristen
ISSN : -     EISSN : 27756416     DOI : https://doi.org/10.51667/djpk.v3i1
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Pendidikan Agama Kristen yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Manado berisi hasil kajian ilmiah dan penelitian di bidang ilmu Pendidikan Agama Kristen.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Tinjauan Proporsional Konsep Pendidikan Karakter Kurikulum 2013 dalam Pendidikan Agama Kristen
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djpk.v3i2.1096

Abstract

Pendidikan Karakter adalah hal yang esensial untuk diimplementasikan dalam lapangan pendidikan. Oleh karena itu kurikulum 2013 turut menjadi pendidikan Indonesia berkarakter dan berkompetensi melalui konsep-konsep yang disusun. Peneliti ingin meninjau bagaimana proporsi antara konsep Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013 dengan implementasinya pada Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh adalah dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari penelitian atau jurnal terdahulu. Data dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Wawancara dan observasi dilakukan dari informan, yaitu guru Pendidikan Agama Kristen yang mengajar di kota Medan dan di daerah Tapanuli Utara. Hasil penelitian ditemukan konsep pendidikan Karaker pada Kurikulum 2013 terintegrasi dalam pembelajaran. Dalam mengeintegrasikan nilai sikap dalam pembelajaran ada beberapa kendala yang dialami oleh guru. Kedua, tertanam melalui pembudayaan atau pembiasaan. Ketiga, dibina dalam kegiatan ekstrakulikuler.
COMPARATIVE TEXTUAL STUDY OF I SAMUEL 2:12-17 AND LUKE 3:18-20 AND THE RELEVANCE FOR CONTEMPORARY CHRISTIAN FAMILY EDUCATION Subaedah Luma; Ryanto Adilang
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 1 (2025): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dilemma between strict and gentle education patterns is still trapped in a never-ending turmoil. In Indonesia itself, this can still be seen clearly. Through the decision of the Governor of West Java to send naughty children to be trained in military barracks, many have reacted and spoken up. Some agree with the breakthrough, but some oppose it on the grounds that the action is not good for the child's psychology. This study uses a qualitative research method with a comparative approach. This study compares two priestly families in the Bible recorded in the book of Samuel and the Gospel of Luke. To analyze the text, the hermeneutic method of Thematic Criticism is used. The main theory underlying this study is Albert Bandura's Social Learning Theory which is used to highlight the influence of the environment on children's learning. This research is expected to contribute to determining the right educational pattern, especially the education of today's Christian families. From this research, it is also expected that an understanding will emerge about how the Bible describes and elaborates on the fact that the social environment can influence the education of children in Christian families.
EKOMISIONAL SEBAGAI PARADIGMA TEOLOGIS DALAM PEMELIHARAAN LINGKUNGAN HIDUP Satria Mahardhika kaluku; Agnes Relly Poluan; Marde Christian Stenly Mawikere
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 1 (2025): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memaparkan paradigma “ekomisional” sebagai kerangka teologis bagi pelestarian lingkungan hidup dalam konteks gereja Kristen. Melalui studi kepustakaan pada literatur ekoteologi, dokumen sinodal, serta pemikiran Bosch, Habel, Conradie, Adiprasetya, dan Calvin, studi ini tentang ekologi krisis ekologi global yang menuntut respon teologis. Narasi penciptaan dalam Kejadian 1–2 terutama istilah “tselem”, “shamar”, dan “abad” harus dibaca ulang sebagai panggilan untuk menata dan memelihara ciptaan, bukan dominasi eksploitatif. Konsep ekomisional menegaskan bahwa manusia diposisikan sebagai mitra Allah dalam menjaga alam, menggeser paradigma antroposentris ke ekosentris. Dokumen ekumenis sejak Kongres DGD 1968 hingga Sidang PGI 2024 mengungkap bahwa meski isu lingkungan telah diakui, implementasi lokal masih terbatas pada tingkat kelembagaan. Paradigma ekomisional memadukan tritugas gereja marturia, koinonia, dan diakonia dengan dimensi ekologis: kesaksian keadilan Allah mencakup keadilan bagi ciptaan; persekutuan yang melibatkan hubungan manusia dan makhluk lain; serta pelayanan konkret berupa program konservasi, edukasi berkelanjutan, dan advokasi kebijakan lingkungan. Direkomendasikan reorientasi teologis, integrasi ekoteologi dalam liturgi dan pendidikan gereja, serta merancang program ekomisional di gereja lokal untuk menggerakkan jemaat dalam tindakan nyata pelestarian ciptaan. Dengan demikian, gereja tidak hanya menyelamatkan jiwa, tetapi juga turut memulihkan dan menjaga ciptaan sesuai misi Allah.