DIDASKALIA : Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Jurnal Pendidikan Agama Kristen yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Manado berisi hasil kajian ilmiah dan penelitian di bidang ilmu Pendidikan Agama Kristen.
Articles
53 Documents
SELF HARMING PADA REMAJA
Privillia Kalangi;
Fernando Rempowatu;
Valentina Tumewu;
Irene Preisilia Ilat
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 1 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v5i1.1853
Perilaku melukai diri merupakan salah satu bentuk perilaku yang dilakukan untuk mengatasi gangguan emosi atau rasa sakit emosional dengan cara menyakiti diri sendiri tanpa ada niat untuk bunuh diri. Dari berbagai penelitian, kalangan remaja memiliki intensi tinggi terhadap perilaku ini. Artikel ini memberikan tinjauan pustaka tentang perilaku menyakiti diri atau melukai diri pada remaja dan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan perilaku melukai diri. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah tinjauan pustaka. Hasilnya adalah perilaku menyakiti diri lebih banyak dilakukan oleh remaja karena masa remaja merupakan masa yang penuh dengan konflik sehingga rentan untuk melakukan tindakan menyakiti diri sendiri. Faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan remaja melukai dirinya yang dibahas pada artikel ini adalah rasa kesepian, tingkat kesulitan yang tinggi dalam menanggapi pengalaman negatif dan tingkat kesulitan yang tinggi dalam menanggapi pengalaman yang negatif dan tingkat toleransi yang rendah terhadap masalah yang dihadapi, emotion focus coping , faktor eksternal dan internal, dan pola komunikasi dengan orang tua.
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN AGAMA KRISTEN SMA DI KOTA PALANGKA RAYA
Matius Timan Herdi Ginting
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Tantangan Pembelajaran daring dialami oleh semua bidang pelajaran, terutama Bidang Pendidikan agama Kristen, terlebih karena banyaknya topik pembelajaran yang bersifat abstrak. Tidak jarang pembelajaran menjadi tidak efektif maupun efisien karena interaksi Guru-Siswa yang terbatas maupun kesulitan guru dalam pengelolaan pembelajaran daring. Program Pembelajaran daring telah terlaksana lebih dari satu tahun sudah layak dievaluasi untuk melihat efektifitas dari ketercapaian pembelajaran. Model evaluasi yang digunakan untuk melakukan penilaian proses pembelajaran dalam penelitan ini ialah model evaluasi CIPP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas program/proses pembelajaran daring dan mengetahui perbedaan efektifitas pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru pengampu mata pelajaran Agama Kristen. Dari Analisa kuadran didapati bahwa Guru A masuk dalam kuadran Kurang efektif dan Guru B, C dan D masuk dalam kuadran tidak efektif. Dan dari hasil uji Kruskall Wallis menunjukkan bahwa tidak ada Perbedaan efektifitas yang signifikan antara guru-guru pengampu (bidang pendidikan Agama Kristen di SMA Negeri 1 Palangka Raya) Kata Kunci: Evaluasi Pembelajaran; CIPP (Konteks, Input, Proses, Produk)
The Study About Influence Of Contextual Learning Models Type Modelling On The Learning Outcom Christian Religion Education Of The Subjects Of Class VII Students At Smpn 2 Palangka Raya
Juan Pratama Nyalat;
Yuel;
Joni Saputra
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research is that the learning outcomes of students in Christian Religious Education subjects at SMP Negeri 2 Palangka Raya class VII are below the Minimum Completeness Criteria (KKM). This can occur due to the use of less effective learning models. Therefore, researchers conducted research to test the effect of using a contextual learning model of the modeling type in comparing the influence between contextual learning models of the modeling type and conventional learning models. The method in this research is a quantitative method with an experimental research type. Meanwhile, the research data analysis technique used in this research is Mann Whitney. The research results shown by the Mann Whitney test obtained sig results. 0.000 < 0.05, and there is a difference in the increase in the average value of 3% which is higher for the experimental class compared to the control class. So it can be concluded that the contextual learning model of the modeling type has a better influence than the conventional learning model on learning outcomes in Christian Religious Education subjects for class VII students at SMP Negeri 2 Palangka Raya.
MEMBANGUN BUDAYA ANTI KORUPSI DI KALANGAN AKADEMISI: PERAN STRATEGIS MATA KULIAH PENDIDIKAN ANTI KORUPSI
Jiffry F. Kawung;
Andhira;
Agnes;
Gracella Tuwo;
Alberth
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan anti-korupsi di perguruan tinggi memainkan peran penting dalam membangun budaya anti-korupsi di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran strategis mata kuliah pendidikan anti-korupsi dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk jurnal dan artikel ilmiah mengenai pendidikan anti-korupsi di dunia akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian mata kuliah pendidikan anti-korupsi dalam kurikulum perguruan tinggi memberikan dampak positif terhadap kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Selain itu, metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis nilai-nilai moral terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang bahaya korupsi. Pembahasan lebih lanjut menyoroti pentingnya penguatan kurikulum, pelatihan dosen, serta kolaborasi antar lembaga pendidikan dalam memerangi korupsi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pendidikan anti-korupsi yang lebih efektif di perguruan tinggi, yang pada gilirannya dapat membantu menciptakan generasi muda yang bebas dari praktik korupsi.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ALKITAB YANG TEPAT DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR PESERTA DIDIK
Frieska Putrima;
Deklay Nainggolan
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Selain membutuhkan RPP merdeka belajar dalam melaksanakan proses kegiatan belajar di kelas, guru juga memerlukan model pembelajaran untuk merancang kegiatan belajar. Model pembelajaran ini sudah seperti kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari RPP. Bisa dilihat bahwa penting bagi guru untuk bisa mengenal dan menguasai beragam model pembelajaran. Dengan wawasan tersebut, guru dapat merancang kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna untuk siswa Model pembelajaran adalah kerangka kegiatan pembelajaran yang dibuat guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar PAK di kelas. Adapun sifat dari model pembelajaran ini yaitu sistematis, agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara lebih maksimal. Jika kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, maka tujuan belajar yang dirancang dapat tercapai dengan baik
THE CHRISTIAN PARADIGM ON THE ESSENCE AND EXISTENCE OF CHARACTER IN EDUCATION
Marde Christian Stenly Mawikere;
Sudiria Hura;
Jean Calvin Riedel Mawikere;
Daniella Beauty Melanesia Mawikere
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This article examines the Christian paradigm concerning the essence and existence of character in education, focusing on the transformation of learning from the Renaissance era to the 21st century. The study reveals philosophical reflections on contemporary education, the role of educators as parental figures in shaping students' character, and the qualifications of an educator’s character from a Biblical perspective. The research methodology involves a study of Biblical texts and a qualitative content analysis approach applied to relevant literature. The findings underscore the importance of the life example, service, and teachings of Jesus Christ in shaping character aligned with Christian values in education. Educators are expected to apply ethics and morals in teaching to guide students in becoming individuals who are not only intellectually capable but also morally responsible and dedicated to serving society. This study offers practical guidance for educators in integrating Christian values into the educational process.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL GAMBAR DI MASA PANDEMI
Maglon Ferdinand Banamtuan;
Ferofianes Linda Tandjung
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i2.700
Tujuan yang dicapai adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan media visual gambar dalam proses pembelajaran pendidikan agama kristen. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini didasarkan pada cara berpikir dengan menggunakan pendekatan filsafat postpositivisme yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Maka hasil yang diperoleh adalah perubahan hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan agama kristen di kelas, ternyata seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Inpres Soliu ternyata penggunaan media visual gambar sangat efektif dalam proses pembelajaran di kelas. Keefektifan penggunaan media visual gambar ini terletak pada beberapa komponen penting yaitu: 1). Bentuk gambar yakni dalam mendesain gambar bentuk gambar yang dipakai oleh guru harus sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan; 2). Ukuran gambar yakni ukuran gambar yang digunakan oleh guru harus mampu untuk menjangkau seluruh peserta didik yakni besar sehingga dapat dilihat oleh peserta didik; serta 3). Kemenarikan atau daya tarik yakni desain media visual gambar dari modelnya, pewarnaan harus benar dan menarik minat serta perhatian siswa. Sehingga dengan Seluruh siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran dapat aktif
STRATEGI PAK TERHADAP PENGELOLAAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR
Daniel Darmawan;
Lusia Rahajeng
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i2.896
Kecerdasan emosional merupakan salah satu faktor penting yang perlu dimiliki siswa untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik, karena kecerdasan emosional sangat mempengaruhi hasil belajar. Sebaliknya, jika seseorang memiliki kecerdasan emosional yang relatif rendah, bisa jadi orang tersebut cenderung memiliki prestasi akademik yang relatif rendah. Prestasi belajar adalah sejauh mana seorang siswa mampu menerima suatu jenis pelajaran yang diberikan oleh guru sebagai bagian dari kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAK untuk meningkatkan kecerdasan emosional dalam mengajar di sekolah maupun di gereja. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian berupa strategi PAK yang dapat digunakan guru PAK mengajar di sekolah dan gereja untuk mendorong anak mengembangkan kecerdasan emosionalnya dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar
Tanggung Jawab Guru PAK Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di SMP Negeri 1 Tahuna
Jane Lestari Darinding;
Irene Preisilia Ilat
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i2.1039
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab guru PAK dalam membentuk karakter siswa, faktor penghambat dan faktor pendukung dalam membentuk karakter siswa dan upaya guru PAK dalam memebentuk karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMP N 1 Tahuna pada tahun 2018. Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan untuk: 1). Guru PAK lebih bertanggung jawab dalam membentuk karakter siswa dengan lebih bekerja keras, memberikan teladan yang baik bagi siswa, 2). Bisa membangun kerja sama dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan pembentukkan karakter yaitu orangtua, gereja khsusnya Pembina Remaja, guru-guru yang ada di sekolah. 3). Guru harus lebih lagi berupaya dalam meningkatkan pembentukan karakter siswa serta bisa memberikan pengaruh positif bagi siswa.
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BERBASIS STUDENT CENTER LEARNING DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 23 JAKARTA: PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN, STUDENT CENTER LEARNING
Fredik Melkias Boiliu;
Merinda Maranatha Sitorus
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i2.1074
Penelitian ini membahas tentang pembelajaran pendidikan agama Kristen berbasis Student Center Learning di era digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 23 Jakarta. Student Center Learning merupakan metode pembelajaran yang memberdayakan siswa menjadi pusat perhatian selama proses pembelajaran berlangsung. Pelaksanaan pembelajran pendidikan agama Kristen berbasis Student Center Learning bertujuan untuk mencapai keberhasilan proses pembelajaran pendidikan agama Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran PAK berbasis Student Center Learning di era digital dalam meningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 23 Jakarta. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif deskriptif. Hasil penelitian penelitian menunjukkan guru PAK sudah menerapkan pemebelajaran pendidikan agama Kristen berbasis SCL namun belum efektif sebab guru pendidikan agama Kristen masih mengajar dengan menggunakan metode lama yakni pembelajaran berpusat pada guru atau mengajar hanya ceramah dari awal sampai akhir, dalam proses belajar mengajar guru tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru. Pembelajaram PAK berbasis SCL yang belum efektik berdampak pada hasil belajar siswa sehingga hasil belajar siswa dalam PAK belum maksimal seperti siswa belum memahami materi pembelajaran PAK dan belum mempu menganalisis materi pembelajaran pendidikan agama Kristen.