DIDASKALIA : Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Jurnal Pendidikan Agama Kristen yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Manado berisi hasil kajian ilmiah dan penelitian di bidang ilmu Pendidikan Agama Kristen.
Articles
53 Documents
SPIRITUALITAS DAN URGENSI PEMURIDAN BAGI GENERASI MILENIAL
Martin Luther Manao;
Mukhlis Manao;
Asmat Purba;
Alon Mandimpu Nainggolan
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i1.825
Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan dibarengi dengan berkembangnya media sosial yang membuat generasi milenial Kristen mengalami perubahan perilaku, gaya hidup dan cara berpikir yang mengarah kepada sikap individualistis, hedonis dan liberal. Perubahan sikap dan perilaku ikut memberikan pengaruh terhadap kualitas spiritualitas generasi milenial. Tantangan spiritualitas generasi milenial merupakan permasalahan yang harus dijawab guna mempersiapkan generasi muda gereja yang siap menjadi penerus pelayanan gereja. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi terhadap tantangan spiritualitas yang dihadapi oleh generasi milenial dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan penelusuran literatur. Hasil penelitian menunjukan 1). Perlunya pelayanan Konseling bagi generasi milenial guna memberikan pemahaman atas permasalahan spiritualitas yang sedang mereka alami dan hadapi. 2) Perlu dilakukan pemuridan bagi generasi milenial melalui pendidikan yang berfokus kepada Allah dan melalui praksis kedisiplinan dan ketaatan dalam kehidupan rohani baik dalam hal ibadah maupun dalam doa.
IMPLEMENTASI PSIKOLOGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER
Pricylia Rondo;
Valentino Reykliv Mokalu
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i1.878
Pendidikan Karakter adalah hal yang penting dibutuhkan dalam mengedukasi setiap insan supaya bersikap humanis. Nilai-nilai karakter perlu ditanamkan kepada setiap orang, karena lewat pendidikan karakter akan membantu seseorang dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai etis yang dipandang baik untuk diberlakukan dalam hidup. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang penerapan pendidikan karakter dalam implementasi PAK di keluarga, sekolah dan gereja. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini merujuk pada penerapan psikologi PAK dalam pendidikan karakter adalah penting dan perlu untuk mengkaji perilaku peserta didik atau umat Kristen agar kehidupannya didasari pada Firman Tuhan. Optimalisasi dari implementasi pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan dengan basis struktur kurikulum yang sudah ditetapkan dengan mantap yang dimiliki oleh setiap institusi yaitu penguatan pendidikan karakter berbasis kelas, penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah, dan penguatan pendidikan kurikulum berbasis masyarakat. Kesimpulannya memperlihatkan terwujudnya penguatan pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Kristen bila setiap stake holder dilibatkan untuk mengawal, menjalankan, mengawasi dan mengevaluasi semua proses sehingga menjadi budaya positif dalam Pendidikan Agama Kristen.
Implikasi Model Pembelajaran Konstruktivisme dengan Pendidikan Agama Kristen
Johanes Kornelius;
Renny Maria;
Agustinus Manullang
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i1.900
Tulisan ini merupakan kajian terhadap model pembelajaran konstruktivisme sebagai alternatif dalam mengembangkan pembelajaran PAK yang selama ini bersifat monoton yang cendrung indoktrinatif dimana siswa menjadi pasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskristif dengan pendekatan studi kepustakaan. Dalam hal ini peneliti mengumpulkan data yang relevan dengan topik yang sedang dibahas. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa; (1) peserta didik dapat mengkonstruksi serta mengintegrasikan PAK dalam pengalaman mereka; (2) PAK menjadi lebih relevan dan bermakna dalam kehidupan peserta didik; (3) siswa dapat saling berdiskusi; (4) siswa menjadi peserta didik yang aktif; (5) siswa datang kesekolah dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan dimana siswa menjadi umat Allah yang beriman bukan hanya hasil doktrinasi semata, malainkan menjadi umat Allah memahami apa yang mereka imani serta dapat mengaplikasikannya.
Motivasi Belajar Siswa SD di Kota Bitung dalam Pembelajaran Daring di Tengah Pandemi Covid 19
Mercy Waney
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i1.950
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan motivasi belajar siswa SD di kota Bitung, serta faktor-faktor yang mempengaruhi dan upaya perbaikan. Itu adalah studi kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive homogen. Informan harus telah memenuhi persyaratan berikut; seorang guru atau siswa yang tinggal di Bitung, menguasai internet dan akrab dengan perangkat yang digunakan dan memiliki jaringan internet yang baik. Terungkap bahwa motivasi siswa untuk belajar rendah karena lemahnya kinerja guru dalam hal ini karena tidak kreatif, tidak sabar dan tidak mendukung. Untuk membantu guru mengatasi masalah ini, ada enam strategi yang harus diterapkan untuk meningkatkan motivasi siswa, yaitu, mengajar siswa bagaimana membuat keputusan, menuntun mereka untuk menikmati proses pembelajaran, mengembangkan efikasi diri siswa, membimbing mereka untuk menjauh dari penundaan, membantu siswa untuk mengatasi sifat perfeksionis mereka, dan untuk mendekatkan siswa yang tidak tertarik dan terasing.
Menguatkan Keadaban Melalui Meta-learning
Frety Cassia Udang
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2022): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v3i1.951
Persoalan keadaban menjadi perhatian dalam Sidang MPL PGI Tahun 2022. Perhatian ini lahir dari keprihatinan terhadap adanya potensi degradasi etika dan dekadensi moral dalam relasi antar manusia. Meta-learning adalah suatu pola pendidikan yang berorientasi pada kesinambungan antar generasi yang berfokus pada manusianya. Tujuan dari pola pembelajaran Meta-learning adalah efektifitas yang merujuk tidak hanya pada tataran kognitif yaitu kemampuan memahami, tetapi berlanjut pada tataran praksis yaitu pembentukan karakter. Di tengah-tengah persoalan keadaaban yang muncul, Meta-learning menjadi referensi pola pembelajaran yang dapat diterapkan mulai dari unit pendidikan terkecil yaitu keluarga sampai pada unit sosial lainnya seperti gereja, sekolah, kampus dan masyarakat karena berbasis pada pengalaman. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif dengan metode studi pustaka. Melalui penelitian ini, diperoleh hasil bahwa dengan tetap mengedepankan daya kritis, pola pembelajaran Meta-learning menstimulasi seseorang untuk mengingat dan memaknai pengalaman sebagai kapital untuk membangun kehidupan yang berkeadaban.
KNOWLEDGE MANAGEMENT: SEBUAH STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM KONTEKS PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENGHADAPI ERA POSTHUMAN
Febriani Upa
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 4 No. 1 (2023): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v4i1.735
The industrial era 5.0 has had many impacts on human civilization. One of them is the emergence of posthumans where human life is in contact with advances in science and technology. This certainly has an impact on human life, has a positive impact when technology is used to facilitate human work, but it can also have a negative effect when technology controls and controls humans. Therefore, human efforts are needed to develop their potential so that they can face and balance the challenges in the posthuman era in the future. Knowledge Management is a strategy that can help humans manage knowledge (self-potential and technology) that can be implemented in Christian Religious Education
ANALISIS MATIUS 7:28-29; 15:21-28 TENTANG PROFIL YESUS SEBAGAI GURU SERTA RELEVANSINYA DENGAN TUGAS PROFESI KEGURUAN
Alon Mandimpu Nainggolan
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 4 No. 1 (2023): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v4i1.1296
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Matius 7:28-29; 15:21-28 tentang profil Yesus sebagai guru serta kaitannya dengan tugas profesi keguruan. Menggunakan kajian pustaka dan biblis untuk memperlihatkan adanya landasan kuat mengapa guru zaman sekarang patut belajar dari Yesus Tuhan dan Guru Agung (Yoh. 13:13; Mat. 11:28-30; UU Guru & Dosen 2005; PP Guru 74/2008). Melalui penelitian ini ditemukan bahwa Yesus memiliki kompetensi kepribadian, pedagogik, sosial, profesional dan spritualitas yang dapat dijadikan sebagai teladan. Teori-teori belajar kognitif, sosial, behaviorisme, kecerdasan berganda, gaya belajar akan lebih menarik bila menyimak dari teladan Yesus Guru Agung. Melalui penelitian ini direkomendasikan bahwa mengkaji profil Yesus Guru Agung dari keempat kitab Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes), khususnya Matius 7:28-29 dan 15:21-28 adalah hal yang sangat signifikan dan mendesak.
Peran dan Fungsi Kurikulum Tersembunyi Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Berbasis Nilai-Nilai Kristiani Dalam Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
horasman munthe
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 4 No. 1 (2023): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v4i1.1325
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fungsi dan peran kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) di dalam pembentukan karakter siswa berbasis nilai-nilai Kristiani dalam Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hidden curriculum dapat digunakan dalam pembentukan karakter peserta didik. Hidden curriculum bukan untuk menghilangkan written curriculum, melainkan untuk melengkapi dan menyempurnakannya. Hasil akhir dari artikel ini adalah untuk memperlihatkan peran dan fungsi hidden curriculum yang dilakukan dalam pembentukan karakter siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Keberhasilan dalam hal pembentukan karakter siswa hanya dapat dilakukan dengan memperhatikan kurikulum, guru, sekolah, dan keterlibatan peserta didik di dalamnya.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Medan
Agustinus Manullang;
Renny Maria
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 4 No. 1 (2023): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v4i1.1340
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru pendidikan agama Kristen dalam pembentukan religius siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Medan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi, nyakni melalui observasi partisipasi aktif, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Hal penelitian ditemukan bahwa karakter religius siswa di SMA Negeri 15 tercermin melalui sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan agama lain. Selain itu, peran guru PAK yang dilakukan adalah sebagai pengajar dan pendidik serta sebagai teladan dalam karakter religius. Guru PAK juga menghadapi faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa, nyakni faktor penghambat dan faktor pendukung. Dalam melaksanakan perannya guru PAK melakukan beberapa metode yang membantu pembentukan karakter siswa, yaitu melakukan pembiasaan berdoa dan bernyanyi, pengenalan Alkitab, pembentukan kegiatan keagamaan rutin serta menjadi teladan bagi siswa.
KONTEKSTUALISASI BUDAYA MAPALUS DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: MENYELARASKAN NILAI-NILAI AGAMA DENGAN KEARIFAN LOKAL DALAM KONTEKS MASYARAKAT MAPALUS
Sugijanti Supit
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 4 No. 1 (2023): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51667/djpk.v4i1.1360
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontekstualisasi budaya mapalus dalam pendidikan agama Kristen. Budaya mapalus yang merupakan warisan lokal memiliki potensi untuk memperkaya pengalaman keagamaan dalam pendidikan agama kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskripsi dengan teknik kepustakaan atau literatur. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya kontekstualisasi budaya mapalus dalam pendidikan agama kristen. memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan agama kristen yang lebih inklusif, menghormati warisan lokal dan memperkuat iman nara didik.