cover
Contact Name
Ismi Nurwaqiah Ibnu
Contact Email
ismiibnu@unja.ac.id
Phone
+6285242773354
Journal Mail Official
jurnalkesmasjambi@unja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jl. Tri Brata Pal 11, Pondok Meja, Kec. Metong, Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Kesmas Jambi
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25498053     EISSN : 25805894     DOI : https://doi.org/10.22437/jkmj.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal kesmas Jambi (JKMJ) merupakan jurnal yang nantinya diterbitkan dua kali setahun, dengan topik keilmuan kesehatan masyarakat. Pengelola JKMJ adalah Prodi Kesmas FKM Universitas Jambi. Diharapkan dengan adanya JKMJ ini menjadi sarana publikasi keilmuan kesehatan masyarakat terbaik di Provinsi Jambi dan diharapkan bisa dikembangkan ke arah yang lebih baik kedepannya.JKMJ saat ini sudah mendapatkan nomor ISNN, direncanakan akan dikembangkan menjadi e-jurnal.
Articles 152 Documents
Hubungan Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Plumbon Hairil Akbar; Hamzah B; St. Rahmawati Hamzah; Matius Paundanan; La Ode Reskiaddin
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.14306

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan akut bagian bawah yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak berusia dibawah lima tahun terutama di negara yang sedang berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jenis lantai rumah dan jenis dinding rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Plumbon. Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Acidental Sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara langsung kepada responden dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 62,8% responden yang mempunyai balita menderita pneumonia, 44,2% responden yang memiliki jenis lantai rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan terdapat 51,2% resespon yang memiliki jenis dinding rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungan antara jenis lantai rumah dengan kejadian pneumonia pada balita (p = 0,010 < 0,05) dan ada hubungan antara jenis dinding rumah dengan kejadian pneumonia pada balita (p = 0,008 < 0,05) di wilayah kerja Puskesmas Plumbon. Kesimpulan dari dua variabel ada hubungan antara jenis lantai rumah dan jenis dinding rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Plumbon.Kata Kunci: Lantai, Dinding, Pneumonia, Balita
Kajian Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Indonesia: Analisis Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 Rimawati Sadarang
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.14352

Abstract

Kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) berkontribusi tidak hanya pada angka kematian bayi tetapi juga pada masalah kesehatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi BBLR dan mengidentfikasi perbedaan rata-rata BBLR di Indoensia berdasarkan usia ibu, tingkat pendidikan ibu, jenis tempat tinggal, lokasi tempat tinggal, indeks kesejahteraan, kunjungan antenatal care (ANC), dan konsumsi tablet Fe selama kehamilan. Penelitian ini menggunakan data survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 dengan rancangan cross sectional study. Analisis data dilakukan terhadap wanita usia subur yang pernah melahirkan dan memiliki catatan berat badan lahir bayi pada Kartu Menuju Sehat (KMS)/ buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara deskriptif dan analitik. Uji beda menggunakan one way anova, kruskall wallis, dan unpaired ttest dengan p-value 0,05 sebagai cut off point. Prevalensi BBLR mencapai angka 6,1%. Rata-rata berat badan lahir terendah teridentifikasi dialami oleh ibu yang berusia 15-19 tahun (1.944,0 gram), tidak pernah menamatkan minimal satu jenjang pendidikan (1.925,0 gram), tidak pernah melakukan kunjungan ANC (1.900,0 gram), dan tidak pernah mengonsumsi tablet Fe selama kehamilan (1.750,0 gram). Berdasarkan lokasi dan indeks kesejahteraan, Pulau Jawa (34,5%), wilayah perkotaan (51,5%) dan keluarga dengan indeks kesejahteraan paling rendah (29,4%) merupakan kontributor utama terhadap angka BBLR di Indonesia. Perbedaan rata-rata BBLR hanya signifikan secara statistik pada variabel tingkat pendidikan (p = 0,0279). Edukasi kepada ibu hamil terkait BBLR sangat dibutuhkan agar ibu hamil mengatahui faktor risiko BBLR yang dimiliki dan dapat melakukan pencegahan secara mandiri.Kata Kunci: Antenatal Care, Berat Badan Lahir Rendah, Faktor Risiko.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak di Gampong Cot Mesjid Kecamatan Lhueng Bata Kota Banda Aceh Khoirotun Najihah; Wahyuni Wahyuni; Yuniati Yuniati; Novi Dwi Jayanti
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.14358

Abstract

Aspek tumbuh kembang anak merupakan aspek yang menjelaskan mengenai proses pembentukan anak, baik secara fisik maupun psikososial. Berdasarkan survei awal 10 orang responden menunjukkan bahwa terdapat 2 anak yang memiliki tumbuh kembang yang meragukan dan 1 orang anak memiliki tumbuh kembang yang menyimpang, sedangkan 7 orang anak lainnya memiliki tumbuh kembang yang sesuai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak di Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lhueng Bata Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian adalah semua anak usia <24 bulan, dan >= 24-59 bulan berjumlah 46 orang dengan sampel yang diambil menggunakan teknik total pupulasi sebanyak 46 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p masing-masing variabel yaitu pekerjaan diperoleh p-value = 0,003 < 0,05, pendidikan diperoleh p-value = 0,000 < 0,05, pengetahuan diperoleh p-value = 0,005 < 0,05 dan pendapatan diperoleh p-value = 0,134 > 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pekerjaan, pendidikan, pengetahuan dan pendapatan terhadap tumbuh kembang anak. Diharapkan dapat mendorong tenaga kesehatan agar lebih aktif lagi untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi pada anak dan agar dapat memotivasi ibu-ibu untuk memantau tumbuh kembang anak secara optimal.Kata Kunci: Tumbuh Kembang, Balita, Status Gizi
Pola Unmet Need Kontrasepsi Modern di Indonesia: Analisis Lanjutan Data SDKI 2007, 2012 dan 2017 Yunita Amraeni; Sudijanto Kamso; Sabarinah Sabarinah; Purwantyastuti Purwantyastuti
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.14365

Abstract

Unmet need KB berdasarkan data SDKI di Indonesia masih stagnan. Sementara konsep unmet need sesuai dengan program pemerintah yaitu unmet need alat kontrasepsi modern masih memerlukan identifikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola unmet need alat kontrasepsi modern di Indonesia berdasarkan karakteristik dan wilayahnya. Penelitian ini merupakan data sekunder dengan panel survei dengan pendekatan kuantitatif pada analisis Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia SDKI 2007, 2012 dan 2017 dengan sampel utama adalah wanita usia subur (15-49 tahun) baik yang menggunakan/tidak menggunakan suatu metode kontrasepsi. Penelitian dimulai dari penyaringan data, imputasi data dan analisis deskriptif. Kecenderungan kejadian unmet need meningkat sebesar 8% dalam sepuluh tahun terakhir dengan unmet need dengan tujuan menjarangkan meningkat 1,5% dan unmet need dengan tujuan membatasi meningkat 6,5%. Tidak ada perbedaan karakteristik yang signifikan antara Pasangan Usia Subur baik di perkotaan maupun di pedesaan. Tren unmet need kontrasepsi modern meningkat seiring dengan meningkatnya penggunaan tradisional. dan peningkatan unmet need modern lebih dominan di Indonesia bagian timur, sehingga perlu adanya peningkatan promosi terkait penggunaan alat kontrasepsi modern di Indonesia dan perlu adanya perlakuan yang berbeda untuk peningkatan alat kontrasepsi modern sesuai dengan kondisi geografis dan sosial budaya setempat.Kata Kunci: Unmet need, Kontrasepsi modern, Indonesia, SDKI
Hubungan Mutu Pelayanan dengan Minat Memanfaatkan Ulang Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar Nining Ade Ningsih; Hasmah Hasmah; Agustina Veronika Bhebhe
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.14405

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan yang terdiri dari 5 dimensi (tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy) dengan minat memanfaatkan ulang pelayanan kesehatan. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan “Cross Sectional Study“.Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar pada Juli-Agustus 2019. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 orang dengan teknik accidental sampling. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan uji chi square untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen (dimensi mutu pelayanan) berhubungan dengan variabel minat memanfaatkan ulang pelayanan kesehatan. Mutu pelayanan berdasarkan dimensi tangible, reliability, assurance, empath berhubungan dengan minat memanfaatkan ulang pelayanan kesehatan dengan nilai p=0,000; dimensi responsiveness juga berhubungan dengan minat memanfaatkan ulang pelayanan kesehatan dengan nilai p=0,000. Kata Kunci: Mutu Pelayanan, Minat Memanfaatkan Ulang, Pelayanan Kesehatan
Hubungan Komunikasi Efektif dengan Pelaksanaan Budaya Keselamatan Pasien di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Feby Irwanti; Guspianto Guspianto; Rizalia Wardiah; Adila Solida
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Vol. 6 - No. 1 - Maret 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i1.15551

Abstract

Komunikasi efektif merupakan kunci bagi perawat untuk mencapai keselamatan pasien berdasarkan standar keselamatan pasien di rumah sakit. Rumah sakit Raden Mattaher Provinsi Jambi merupakan salah satu rumah sakit yang telah menerapkan program keselamatan pasien sejak tahun 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi efektif dengan pelaksanaan budaya keselamatan pasien di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Instrument pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan pelaksanaan budaya keselamatan pasien dengan komunikasi efektif nilai p=0,00 3,409 (95% CI= 1,796-6,471). dengan adanya komunikasi efektif dengan metode SBAR dapat digunakan untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien yang baik di rumah sakit.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi Dasar pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas PAAL X Kota Jambi Puspita Sari; Solihin Sayuti; Andri Andri
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Vol. 6 - No. 1 - Maret 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i1.16514

Abstract

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan terhadap pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah Cross Sectional. Pada penelitian ini yang menjadi sampel adalah Ibu yang mempunyai bayi umur 9-12 bulan, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 orang. Hasil penelitian menunjukan dari 79 responden, 48 (60,8%) responden memiliki status imunisasi dasar tidak lengkap, 53 (67,1%) responden memiliki pengetahuan kurang baik, 49 (62,0%) responden memiliki dukungan keluarga kurang baik, 48 (60,8%) responden memiliki peran petugas kurang baik. Hasil analisis diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan nilai p value 0,009 (p < 0,05), dukungan keluarga dengan nilai p value 0,007 (p < 0,05) dan peran petugas dengan nilai p value 0,001 (p < 0,05) terhadap pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi. Diharapkan kepada puskesmas meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat sehingga masyarakat memahami akan pentingnya imunisasi dasar lengkap pada bayi selain itu agar petugas kesehatan memberikan informasi dan manfaat tentang pemberian imunisasi pada ibu yang memiliki bayi.
Studi Literature Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Food Choice Pada Remaja Pasca Pandemik COVID-19 Amaizing Evangelin Pua; Brigitte Sarah Renyoet
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Vol. 6 - No. 1 - Maret 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i1.16754

Abstract

Dunia dilanda wabah virus yang disebut dengan COVID-19 hingga saat ini masih menjadi fokus utama masalah kesehatan yang perlu diselesaikan dari setiap negara di belahan dunia. Masalah kesehatan yang terjadi mempengaruhi Food choice pada setiap kalangan usia tak terkecuali pada remaja. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini ialah untuk mengkaji faktor terkait yang mempengaruhi food choice pada remaja pasca pandemik COVID-19. Metode yang digunakan pada penulisan penelitian ini adalah study literature review, yang menganalisis dan mengumpulkan artikel-artikel penelitian mengenai faktor food choice pada remaja pasca pandemik COVID-19. Kebanyakan remaja telah mampu memilih makanan apa yang ingin di konsumsi, berbeda dengan masa kanak-kanak yang perlu dibimbing orang tuanya dalam mengkonsumsi makanan. Terdapat perubahan keputusan remaja dalam mengkonsumsi makanan yang sehat dan tidak sehat di masa pandemik COVID-19, hal ini di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya ialah media periklanan di media sosial, harga produk pangan, jangkauan terhadap pangan yang terbatas, rasa bosan dan kesadaran remaja terhadap gaya hidup sehat. Dimasa pandemik ini terjadi perubahan pemilihan makanan terhadap remaja, terlihat dari banyaknya faktor yang mempengaruhi food choice pada remaja pasca pandemik COVID-19 yaitu faktor pengetahuan dan kesadaran remaja, ketersediaan pangan di masa lock-down, media sosial dan faktor emosional pada remaja.
Hubungan Asupan Gizi Sarapan dan Status Ekonomi dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Jambi Sukendro Sukendro; Deya Pratama Yahya; Atri Widowati; Boy Indrayana; Anggrawan Janur Putra; Turino Adi Irawan; Putri Ayu Lestari
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Vol. 6 - No. 1 - Maret 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i1.16781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi hubungan asupan gizi sarapan dan status ekonomi dengan kebugaran jasmani siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Metode yang digunakan adalah survei. Populasi penelitian ini berjumlah 23 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Diperoleh rincian 10 siswa laki – laki dan 13 siswa perempuan. Instrumen mengukur asupan gizi sarapan menggunakan food record selama 3 hari, status ekonomi menggunakan angket dibuat peneliti dan kebugaran jasmani menggunakan TKJI untuk usia 13 – 15 tahun. Data Asupan Gizi siswa putra diperoleh sebanyak 5 orang (50%) memiliki skor food record 454,91 – 655,74 kategori baik, 2 orang (20%) memiliki skor 254,06 – 454,90 kategori sedang, dan 3 orang (30%) memiliki skor 53,23 – 254,05 kategori kurang. Sedangkan untuk putri sebanyak 2 orang (15%) memiliki skor food record 414,32 – 621,31 kategori baik, 6 orang (46%) memiliki skor 207,32 – 414,31 dengan kategori sedang, 5 orang (38%) memiliki skor 0,31 – 207,31 kategori kurang dan 0 orang (9%) memiliki skor 0 – 0,3 dengan kategori kurang sekali. Untuk data kebugaran jasmani diperoleh sebanyak 2 orang (10%) memiliki nilai 22 – 25 dengan kategori baik sekali, 12 orang (57%) memiliki nilai 18 – 21 dengan kategori baik, dan 9 orang (33%) memiliki nilai 14 - 17 dengan kategori sedang. Analisis data menggunakan uji korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan gizi sarapan dan status ekonomi dengan tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kota Jambi, dengan nilai R hitung .554a > r tabel (.307).
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Siswa-Siswi SMA tentang 3 M Dalam Upaya Mencegah Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2021 Indra Martias; Diaz Aldy; Fadhil Idris
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Vol. 6 - No. 1 - Maret 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v6i1.16979

Abstract

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 diperlukan tingkat pengetahuan dan perilaku mengenai 3M. 3M adalah tindakan preventif yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan antara lain : mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Memakai masker. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner online dengan menggunakan google form. Perhitungan besar sampel dilakukan menggunakan rumus survei Lemeshow dengan jumlah populasi sebesar 1.409 siswa/siswi SMA di Kepulauan Anambas. Besar sampel yang diperlukan adalah sebanyak 93 siswa/siswi. Untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan perilaku siswa/i dianalisis dengan menggunakan Uji Chi Square. Hasil analisis univariat didapatkan tingkat pengetahuan siswa/i dengan kategori baik sebesar 77 orang (82,8%), cukup 15 orang (16,1%) dan kurang 1 orang (1,1%). sedangkan perilaku siswa/i dengan kategori baik berjumlah 80 orang (86,1%), cukup 11 orang (11,9%) dan kurang 2 orang (2,2%). Analisis Bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan prilaku siswa/i SMA se Kabupaten Anambas dalam menerapkan 3 M (P value 0,00 < 0,05). Kesimpulan: rata-rata tingkat pengetahuan dan perilaku siswa/i SMA di Kepulauan Anambas dalam kategori baik, pengetahuan berbanding lurus dengan perilaku siswa dalam menerapkan 3 M. Dibutuhkan kesiapan sekolah dalam menghadapi pembelajaran tatap muka sehingga penyebaran virus covid 19 tidak terjadi di sekolah.

Page 8 of 16 | Total Record : 152