cover
Contact Name
Florensius Tijan
Contact Email
admin@unka.ac.id
Phone
+6281227902049
Journal Mail Official
admin@unka.ac.id
Editorial Address
Jl.YC.Oevang Oeray Nomor 92 Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat 78612
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
PIPER
ISSN : 19070403     EISSN : 27755738     DOI : 10.51826/piper
PIPER merupakan salah satu media/wadah untuk mengembangkan kemampuan ilmiah civitas akademika Fakultas Pertanian, terutama kemampuan berkomunikasi secara tertulis sesuai kaidah-kaidah ilmiah. Sebagai wadah menampung hasil-hasil penelitian ilmiah, PIPER dapat memperkaya khasanah ilmu dan pengetahuan melalui berbagai aktivitas penelitian. PIPER diharapkan berisi konsep-konsep pemikiran yang objektif, kritis, maju, konstruktif dan mengandung upaya memecahkan berbagai masalah sektor pertanian terutama di wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat maupun di Indonesia bahkan dunia.
Articles 276 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) Syarif Nizar Kartana; Nurhadiah Nurhadiah; Suin Suin
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1920

Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting karena merupakan bahan pangan langsung konsumsi, atau campuran makan serta bahan baku industri dan pakan ternak namun produksinya di Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat masih rendah karena kendala tanah yang kurang subur. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman kacang tanah yaitu memberikan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman, salah satunya kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos TKKS terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman kacang tanah dan untuk mengetahui dosis kompos TKKS dalam pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Rancangan yang digunakan adalah pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari atas 5 taraf perlakuan, yaitu: K0 = Tanpa pemberian kompos TKKS; K1 = Pemberian 0,9 kg kompos TKKS/m2; K2 = Pemberian 1,8 kg kompos TKKS/m2; K3 = Pemberian 2,7 kg kompos TKKS/m2; K4 = Pemberian 3,6 kg kompos TKKS/m2. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah polong isi (buah) dan berat biji (gram). Hasil penelitian diketahui bahwa pemberian kompos TKKS berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah dimana pemberian kompos TKKS dengan taraf perlakuan K4 (3.6 kg) menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah tertinggi, yang ditunjukan dengan tinggi tanaman 76,66 cm, jumlah polong 33,55 gram dan berat biji 48,60 gram.
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR BATANG PISANG DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Herlina Kurniawati; Mangardi Mangardi; Rika Rika
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1921

Abstract

Tomat merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tomat juga memiliki nilai ekonomi tinggi dan tanaman yang kaya akan manfaat. Penggunaan POC batang pisang diharapkan mampu meningkatkan produksi tanaman tomat karena mampu menyediakan hara bagi tanaman serta lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan POC batang pisang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat, serta untuk mengetahui taraf perlakukan terbaik yang memberikan pertumbuhan dan hasil tertinggi tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan terdiri atas lima taraf perlakuan yaitu  P0= tidak diberi POC batang pisang, P1= 200 ml POC batang pisang/L/petak , P2= 400 ml POC batang pisang/L/petak, P3= 600 ml POC batang pisang/L/petak, P4= 800 ml POC batang pisang/L/petak. Parameter yang di amati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah buah (buah), dan berat buah (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC batang pisang berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Pertumbuhan dan hasil tertinggi pada pemberian POC batang pisang dicapai pada dosis 600 ml POC batang pisang/L/petak, dengan menghasilkan rerata tinggi tanaman 32,51 cm, rerata jumlah buah 1,61 buah, dan rerata berat buah 8,54 gram. Pemberian POC batang pisang berpengaruh sangat nyata dan mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah buah, dan berat buah dikarenakan adanya penyediaan unsur N, P, K, serta Ca dari batang pisang. Unsur-unsur ini sangat membantu pertambahan tinggi serta pembentukan bunga, buah dan biji tanaman.
APLIKASI SOLID LIMBAH KELAPA SAWIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKTIVITAS SAWI PAHIT (Brassica juncea var. Japonica) Markus Sinaga; Blasius Yuvensius
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi limbah solid kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pahit (Brassica juncea). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025, menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan lima taraf perlakuan: tanpa solid (S0), 0,75 kg m⁻¹ (S1), 1,5 kg m⁻¹ (S2), 2,25 kg m⁻¹ (S3), dan 3 kg m⁻¹ (S4), masing-masing diulang lima kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman dan berat segar. Data dianalisis menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi limbah solid kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat segar tanaman sawi pahit. Perlakuan dosis tertinggi (S4 = 3 kg m⁻¹) menghasilkan tinggi tanaman terbaik dengan tinggi 28,90 cm dan berat segar terberat adalah 161,40 g per tanaman, meningkat 48,07% dibandingkan perlakuan kontrol (S0). Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman disebabkan oleh kemampuan limbah solid kelapa sawit dalam menyediakan unsur hara makro nitrogen, fosfor, dan kalium  serta memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah Ultisol, meliputi peningkatan kandungan bahan organik, kapasitas tukar kation, kemampuan menahan air, dan aktivitas mikroba tanah. Disimpulkan bahwa limbah solid kelapa sawit berpotensi besar sebagai bahan pembenah organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawi pahit pada tanah Ultisol.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK Nurhadiah Nurhadiah; Herlina Kurniawati; Eluheria Eluheria
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1943

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman lobak adalah melalui pemberian unsur hara yang cukup, salah satunya menggunakan pupuk kandang ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak serta menentukan dosis pupuk kandang ayam yang memberikan pertumbuhan dan hasil tertinggi. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 taraf perlakuan, yaitu K0 = tanpa pupuk kandang ayam, K1 = 2 kg/m², K2 = 4 kg/m², K3 = 6 kg/m², dan K4 = 8 kg/m² pupuk kandang ayam. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), panjang umbi (cm), diameter umbi (mm), dan berat umbi (g). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak. Perlakuan K4 (8 kg/m²) memberikan hasil tertinggi terhadap seluruh parameter pengamatan, yaitu rerata tinggi tanaman sebesar 24,85 cm, panjang umbi 22,28 cm, diameter umbi 23,47 mm, dan berat umbi 193,49 g.
PENGARUH KOMPOS AMPAS TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea) Nining Sri Sukasih; Herlina Kurniawati; Wenny Rahmadhania
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1944

Abstract

Produksi  tanaman  sawi  di  Kabupaten  Sintang   masih  rendah  dari  potensi  hasilnya.  Rendahnya produksi sawi disebabkan oleh beberapa  faktor, salah satunya  adalah kurangnya  nutrisi tanaman. Penambahan nutrisi tanaman dapat dilakukan dengan pemberian kompos ampas tebu Penelitiani ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos ampas tebu  terhadap pertumbuhan dan hasil  tanaman sawi dan mengetahui dosis kompos ampas tebu yang memberikan pertumbuhan dan hasil tertinggi pada tanaman sawi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) ,Perlakuan dalam penelitian ini adalah kompos ampas tebu yang terdiri dari  5 taraf perlakuan yaitu K0= 0 kompos ampas tebu, K1= 0,5 kg/m2  kompos ampas tebu, K2= 1 kg/m2 kompos ampas tebu,  K3 = 1.5 kg/m2 kompos ampas tebu  dan K4= 2 kg/m2 kompos ampas tebu. Parameter  yang  diamati  adalah  tinggi tanaman dan berat bersih  tanaman. Hasil  dari   penelitian menunjukkan  bahwa pemberian kompos ampas tebu berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi.Perlakuan  kompos ampas tebu 2 kg/m2 merupakan perlakuan terbaik   menghasilkan tinggi tanaman 28,38 cm  dan berat bersih tanaman 44.60 gram.
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) MELALUI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BATANG PISANG INCREASING THE PRODUCTION OF PEANUT (Arachis hypogaea L.) THROUGH PROVIDING LIQUID ORGANIC FERTILIZER OF BANANA STEM Ari Dwi Ardian; Ratri Yulianingsih; Mangardi Mangardi
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1954

Abstract

Produksi kacang tanah di Kabupaten Sintang masih rendah jika dibandingkan dengan potensi hasilnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kacang tanah adalah memberikan unsur hara pada tanaman, berupa pupuk organik cair (POC) batang pisang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan produksi kacang tanah melalui pemberian POC batang pisang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu P0  = tanpa POC batang pisang, P1  = 150 ml POC batang pisang per liter air ; P2 = 300 ml POC batang pisang per liter air ; P3 = 450 ml POC batang pisang per liter air ; P4 = 600 ml POC batang pisang per liter air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, berat basah berangkasan, jumlah polong, dan berat biji. Data dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan Uji DMRT pada selang kepercayaan 95% dan 99%. Hasil penelitian dan analisa data menunjukkan bahwa pemberian POC batang pisang berpengaruh nyata terhadap produksi kacang tanah. Pemberian 600 ml POC batang pisang per liter air menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah tertinggi, yang ditunjukkan dengan tinggi tanaman 68,05 cm, berat basah 159,01 gram, jumlah polong 21,77 buah, berat biji 36.93 gram.