cover
Contact Name
Rani Anggraeni
Contact Email
rani.anggraeni34@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsahid21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. DR. Soepomo No.84, RT.7/RW.1, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Industri Pariwisata
ISSN : -     EISSN : 26209322     DOI : https://doi.org/10.36441/pariwisata.v3i1
Articles published on Jurnal Industri Pariwisata are based on research. This journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Sahid which is published twice every year. This journal is intended as one of the media in terms of publishing the results of research activities of academics who are interested in the field of tourism such as Culinary and Shopping Tour, Cultural Heritage, History and Religion, Marine Tourism, Eco-tourism, Adventure Tour, Countryside Tour, MICE, and also Halal Tourism
Articles 272 Documents
ANALISIS SEGMENTASI PENGUNJUNG BERDASARKAN ACTIVITY, INTEREST, OPINION (AIO) DI KAWASAN PETAK 9 GLODOK Ratnasari, Kania
Jurnal Industri Parawisata Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JANUARY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v1i2.22

Abstract

Kota Tua yang mana merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata dimana bukan hanya layak menjadi daya tarik wisata di Jakarta tetapi juga nasional. Petak 9 merupakan kawasan pecinan yang menjadi sisi lain dari Kota Tua Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengunjung yang datang ke kawasan Ptak 9 Glodok dan mengetahui segmentasi pengunjung berdasarkan segmentasi AIO (Activity, Interest, Opinion). Sumber data diperoleh dari wawancara dengan pengunjung dan penyebaran kuesioner. Penarikan sample dilakukan dengan teknik accidental sampling dengan 48 responden yang sedang dalam melakukan kunjungan. Analisis data yang digunakan berupa analisis deskriptif dan analisis cluster (K-means cluster). Analisis cluster digunakan untuk menganalisis variabel psikografi A.I.O (Activity, Interest, Opinion) meliputi aktivitas, minat dan pendapat. Selain mengukur mengenai karakteristik juga mengukur mengenai segmentasi pengunjung yang datang. Pengunjung akan terbagi dalam tiga kelompok berdasarkan Activity, Opinion dan Interest (AOI) dalam berwisata. Pertama yaitu kelompok 1 ”General Visitor”, kedua adalah kelompok 2 “Back to Nature” dan terakhir kelompok 3 “Quiet Lovely”.
WISATA TEH: SEBUAH STUDI KASUS DI PANTJORAN TEA HOUSE Giyatmi, Giyatmi; Levyda, Levyda; Azni, Intan Nurul
Jurnal Industri Parawisata Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JANUARY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v1i2.23

Abstract

Dewasa ini Indonesia sedang menggalakkan sektor pariwisata melalui berbagai pendekatan, salah satunya adalah Pariwisata Gastronomi (Kuliner). Di berbagai negara, khususnya China, tradisi minum teh memiliki sejarah panjang, tidak terkecuali Indonesia yang menempati 10 negara terbesar produsen teh di dunia. Untuk mengetahui daya tarik meracik dan minum teh yang diharapkan memperkuat daya tarik wisata gastronomi, penelitian ini melakukan studi kasus di Pantjoran Tea House, yang berlokasi di wilayah Petak Sembilan, Jakarta.Hasil studi menunjukkan bahwa masyarakat yang gemar minum teh berusia muda dan berpendidikan tinggi. Jenis teh yang digemari adalah jenis teh bunga dengan frekuensi dua kali sehari. Umumnya, kebiasaan minum teh ditularkan melalui anggota keluarga lainnya. Wisatawan Pantjoran Tea House umumnya merupakan pengunjung baru dengan alasan tertarik dengan atraksi meracik teh. Wisatawan menyatakan bahwa mereka mendapat pengetahuan baru tentang teh; manfaat bagi kesehatan; cara meracik, menyajikan, dan menikmati teh dengan benar. Wisatawan menyebutkan tidak berkeberatan dengan harga yang dibayar dengan mendapat pengetahuan dan pengalaman baru. Wisatawan juga ingin datang lagi dan merekomendasikan pengalamannya kepada pihak lain.
PENGARUH PERCEIVED QUALITY WEBSITE TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KE TAMAN WISATA MATAHARI Apriyanto, Apriyanto; Wahyuni, Ester Dwi
Jurnal Industri Parawisata Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JANUARY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v1i2.24

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perceived quality webside terhadap minat berkunjung ke Taman wisata Matahari. Penilaian atas perceived quality website menggunakan dimensi Technology Acceptance Model (TAM) dengan lima konstruk yaitu perceived Ease of Use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual technology usage. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna website dan pengunjung dewasa Taman Wisata Matahari berjumlah 785.607, pengambilan sampel sebesar 100 dengan menggunanakan rumus Slovin. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji regresi linear sederhana, uji hipotesis dan analisis korelasi determinasi. Total rata-rata tanggapan pengunjung terhadap perceived quality website Taman Wisata Matahari sebesar 3,99 yang artinya pengunjung setuju. Rata-rata penilaian responden pada minat berkunjung ke Taman Wisata Matahari sebesar 4,13, artinya bahwa website Taman Wisata Matahari sangat mampu mendorong minat pengunjung untuk melakukan kunjungan ke Taman Wisata Matahari. Secara keseluruhan pengaruh perceived quality website terhadap minat berkunjung adalah sebesar 34,4% dan sisanya sebesar 65,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak temasuk dalam penelitian ini.
PERSPEKTIF PR DAN IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PARIWISATA DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA KULINER DAN BELANJA DI SERANG, BANTEN Widowati, Dewi
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.25

Abstract

Terdapat beberapa objek wisata perlu mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah melalui SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan semua pemangku kepentingan di daerah. Dengan demikian kerja sama yang integratif sangat penting dilakukan oleh pihak-pihak terkait, sehingga visi pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata daerah dapat terwujud. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Relationship Management Theory (Ardianto & Soemirat, 2007), pemerintah sebagai pihak yang berperan penting dalam memajukan dan mengembangkan pariwisata daerah perlu mengelola program pariwisata daerah, melalui program kampanye pariwisata yang kemudian disebut “komunikasi pariwisata”. Bagaimana kemudian upaya ini dintegrasikan dengan para pemangku kepentingan terkait pariwisata Banten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif intepretatif, dengan paradigma interpretatif. Penelitian dilakukan terhadap para pemangku kepentingan terkait bidang pariwisata, tentang bagaimana, dan apa yang telah dilakukan, sedang dilakukan, dan yang akan dilakukan terhadap upaya memajukan dan mengembangkan pariwisata di Banten terutama bidang wisata kuliner dan belanja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kepustakaan mengenai dunia pariwisata, baik secara teoritis maupun praktis yang telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten.
ANALISIS DESTINASI PARIWISATA PULAU KELAPA DAN PULAU HARAPAN DI KEPULAUAN SERIBU JAKARTA Miswan, Miswan; Sukaesih, Uuh
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas destinasi pariwisata meliputi daya tarik, fasilitas, dan aksesibilitas pariwisata di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan di Kepulauan Seribu Jakarta. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada100 orang yang sudah mengunjungi objek wisata Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Metode analisis dilakukan dengan analisis deskriptif, yaitu dengan mendeskriptifkan hasil penelitian yang selanjutnya dihitung nilai rata-ratanya. Hasil penelitian mengenai penilaian wisatawan terhadap kualitas destinasi pariwisata Pulau Kelapa dan Pulau Harapan di Kepulauan Seribu Jakarta dengan skala penilaian 1 sampai 4, diperoleh rata-rata = 3.24 (kategori baik). Indikator kualitas destinasi wisata yang lebih tinggi dari rata-rata yaitu: 1) Keindahan alam pantai, 2) Keindahan terumbu karang, 3) Ketersediaan penginapan, 4) Ketersediaan penjual makanan dan minuman, 5) Keterjangkauan harga makanan dan minuman, 6) Kenyamanan transportasi, 7) Keterjangkauan biaya transportasi. Indikator kualitas destinasi wisata yang lebih rendah dari rata-rata yaitu: 1) Kebersihan pantai, 2) Ketersediaan fasilitas permainan air, 3) Keterjangkauan harga fasilitas permainan air, 4) Ketersediaan air bersih, 5) Kemudahan transportasi, 6) Keamanan transportasi.
ANALISIS DAYA TARIK UNGGULAN EKOWISATA DUSUN BAMBU BANDUNG, JAWA BARAT Utami, Annisa Retno; Farida, Farida
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.27

Abstract

Industri pariwisata saat ini mengalami perkembangan dan pertumbuhan sangat pesat, karena pada umumnya orang membutuhkan hiburan dan wisata untuk merefreshing pikiran akibat rutinitas bekerja dan kepenatan. Bandung merupakan kota yang menyimpan sejuta pesona. Salah satu destinasi favorit wisatawan di Bandung adalah Dusun Bambu yang berlokasi di kaki Gunung Burangrang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi daya tarik unggulan yang dimiliki oleh Dusun Bambu. Sampel dari penelitian ini yaitu 100 wisatawan. Dalam penelitian ini yang dapat dijadikan sampel yaitu wisatawan yang sudah mengunjungi Dusun Bambu Bandung dan Wisatawan Domestik dan berusia > 17 Tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Observasi, Wawancara, Kuesioner dan Studi Literatur. Berdasarkan hasil penelitian faktor tertinggi yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung yaitu dari konsep yang diberikan pada tempat untuk makan dan minum atau kafe, sebanyak 47% pengunjung menyukai konsep dari Lutung Kasarung, karena menurut mereka ini konsep yang unik dan antimainstream sehingga konsep ini menjadikan daya tarik tersendiri untuk wisatawan berkunjung ke Dusun Bambu. Sedangkan untuk faktor terendah pada biaya yang dibutuhkan ketika ingin berkunjung ke Dusun Bambu, dikarenakan harga makanan dan minuman yang cukup mahal.
KEPASTIAN PERLINDUNGAN HUKUM KESENIAN TRADISIONAL SEBAGAI EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DALAM MENUNJANG KEPARIWISATAAN INDONESIA Marina, Liza; Sunarsi, Dessy
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.28

Abstract

Perlindungan hukum merupakan suatu hal yang melindungi subyek-subyek hukum melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dipaksakan pelaksanaannya dengan suatu sanksi. Salah satu sifat dan sekaligus merupakan tujuan dari hukum adalah memberikan perlindungan (pengayoman) kepada masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap masyarakat tersebut harus diwujudkan dalam bentuk adanya kepastian hukum. Indonesia sebagai Negara kepulauan, memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang sangat kaya. Hal itu sejalan dengan keanekaragaman etnik, suku bangsa dan agama yang secara keseluruhan merupakan potensi nasional yang perlu dilindungi. Kekayaan kesenian tradisional merupakan salah satu sumber dari karya intelektual yang dapat dan perlu dilindungi oleh undang-undang. Saat ini belum ada kepastian hukum terhadap perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia, mengingat regulasi masih memasukkan dalam Undang-Undang Hak Cipta. Perlu diatur secara tersendiri regulasi Ekspresi Budaya Tradisional secara khusus yang diikuti dengan Peraturan Pemerintahnya beserta sanksi yang tegas atas pelanggarannya.
ANALISIS POTENSI WISATA BAHARI DAN BUDAYA DI BELITUNG, KAB. BELITUNG BARAT Bhudiharty, Susy; Ratnasari, Kania; Marizka, Diana
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.29

Abstract

Kabupaten Belitung Barat adalah salah satu daerah wisata yang berada di Pulau Belitung yang memiliki peluang untuk memberikan keuntungan atau dampak ekonomi bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi objek wisata bahari dan budaya di Kabupaten Belitung Barat, Pulau Belitung. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Kabupaten Belitung Barat memiliki potensi wisata bahari seperti pantai dan pulau-pulau kecil yang indah dengan pasir putih yang berkilau dan dihiasi dengan susunan berbagai macam bentuk batu granit yang unik yang menjadikan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Belitung serta memiliki potensi wisata budaya seperti tari-tarian, ritual adat serta makanan khas.
POTENSI KAWASAN BLOK M SQUARE SEBAGAI IKON DESTINASI WISATA KULINER LESEHAN DI JAKARTA Entas, Derinta; Arfarani, Arfarani
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.30

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kawasan Blok M Square yang direkomendasikan menjadi ikon destinasi wisata kuliner lesehan di Jakarta. Penelitian ini akan mengeksplorasi potensi kawasan Blok M Square untuk diusung sebagai ikon destinasi wisata kuliner lesehan di Jakarta. Kawasan Blok M Square teridentifikasi memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ikon destinasi wisata kuliner lesehan di Jakarta. Lokasi strategis berdampingan dengan Mal Blok M Square, dan terminal Blok M memberikan nilai tambah kawasan ini. Nilai tambah ini yang merekomendasi kawasan Blok M Square layak diusung sebagai ikon destinasi wisata kuliner lesehan. Wisata kuliner lesehan yang dikonsepkan mengadopsi kawasan jalan Malioboro Yogyakarta. Konsep yang direkomendasikan ini tidak kalah menarik dengan cafe berkelas di sekitar kawasan Blok M Square. Penelitian ini merekomendasikan bahwa kawasan Blok M Square teridentifikasi sebagai kawasan yang merepresentasikan destinasi wisata kuliner dengan konsep lesehan di Jakarta.
STRATEGI EDU AGROECOPARK TOURISM PADA INDUSTRI RUMAH POTONG HEWAN Dyah Maharani, Maya Dewi
Jurnal Industri Parawisata Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v2i1.31

Abstract

Salah satu manfaat kajian perumusan Strategi Edu Agroecopark Tourism Pada Industri Rumah Potong Hewan Terpadu Kota Bogor sebagai bahan dalam penyusunan inovasi, penelitian dan pengembangan urusan pilihan pertanian (termasuk peternakan dan kesehatan hewan), serta sebagai masukan komponen rencana aksi pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2019-2023. Tujuan kajian mendapatkan rumusan dan ukuran keberhasilan Strategi Edu Agroecopark Tourism Pada Industri Rumah Potong Hewan seiring revolusi industri 4.0. Metode kajian menggunakan analisis AWOT yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Strength-Weakness-Oportunity-Threat (SWOT). Hasil analisis AWOT menghasilkan rumusan strategi pelayanan open kitchen Pangan Asal Hewan berbasis budaya higienis dan sanitasi yang terukur dengan score 0,201 untuk menentukan kegiatan-kegiatan wisata, peternakan dan kesehatan hewan yang efektif, dan efisien.