cover
Contact Name
Rani Anggraeni
Contact Email
rani.anggraeni34@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsahid21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. DR. Soepomo No.84, RT.7/RW.1, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Industri Pariwisata
ISSN : -     EISSN : 26209322     DOI : https://doi.org/10.36441/pariwisata.v3i1
Articles published on Jurnal Industri Pariwisata are based on research. This journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Sahid which is published twice every year. This journal is intended as one of the media in terms of publishing the results of research activities of academics who are interested in the field of tourism such as Culinary and Shopping Tour, Cultural Heritage, History and Religion, Marine Tourism, Eco-tourism, Adventure Tour, Countryside Tour, MICE, and also Halal Tourism
Articles 272 Documents
PENGELOLAAN WEBSITE DINAS PARIWISATA PROVINSI LAMPUNG SEBAGAI MEDIA PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN Yunice Marisa
Jurnal Industri Parawisata Vol 3, No 2 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v3i2.407

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi profile website Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan kuesioner terhadap 80 wisatawan pada beberapa destinasi wisata di Provinsi Lampung. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan deskriptif analitik, pengujian keabsahan data dan pendekatan evaluasi pengelolaan website. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa website yang ada di Dinas Pariwisata masih kurang menarik. Selanjutnya rekomendasi penelitian ini dalam pengelolaan website yang menarik, strategi SEO atau mesin pencari merupakan fokus utama dalam memaksimalkan promosi melalui website, konten adalah salah satu elemen yang sangat berpengaruh terhadap optimalisasi SEO. Online advertising juga sangat membantu untuk dapat memberi informasi kepada wisatawan. Promosi online secara keseluruhan dapat disimpulkan bersifat positif atau baik. Daya tarik objek wisata di Provinsi Lampung cukup menarik untuk dikembangkan.  
KARAKTERISTIK WISATAWAN DAN PERILAKU KEAMANAN PANGAN DI KAWASAN KOTA TUA DKI JAKARTA Shanti Pujilestari; Julfi Restu Amelia
Jurnal Industri Parawisata Vol 4, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v4i1.418

Abstract

Kota Tua adalah wisata heritage di DKI Jakarta yang banyak dikunjungi wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah pertama, mendapatkan karakteristik wisatawan, kedua mendapatkan perilaku keamanan pangan wisatawan, dan ketiga, mendapatkan hubungan antara usia, pendidikan, pengetahuan dan sikap terhadap praktek keamanan pangan wisatawan di Kota Tua DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan desain cross-sectional, pengolahan data dengan uji analisis bivariat pada 86 wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua DKI Jakarta adalah 95,35% usia produktif (15-49 tahun), 58,14% perempuan, 76,74% belum menikah, tingkat pendidikan 37,21% SMA, 40,7% pegawai swasta  dengan 55,81% pendapatan sebesar 1,5-3 juta rupiah. Perilaku keamanan pangan wisatawan adalah pengetahuan 52.32% katagori sedang, sikap 72.09%  katagori tinggi, dan praktik keamanan pangan 72.09% katagori tinggi.. Dari hasil analisis bivarian pendidikan dan pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan  terhadap praktik keamanan pangan wisatawan (α=0.05). Rekomendasi penelitian ini dapat dilakukan peningkatan pengetahuan agar bisa terjadi perubahan perilaku.
ANALYSIS OF SMART TOURISM MODEL IN SOUTH TANGERANG CITY Bambang Widodo; Ary Rahman
Jurnal Industri Parawisata Vol 4, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v4i1.413

Abstract

The tourism industry is one of the largest foreign exchange earners in Indonesia and is able to provide new jobs. Therefore, tourism is one of the most important sectors in Indonesia, including in the South Tangerang City. South Tangerang City has various tourism potentials ranging from natural tourism, educational tourism, historical tourism, to shopping tourism. One strategy that can be implemented to maximize tourism potential in the South Tangerang City and increase tourist visits is to utilize the application of information technology innovation, also known as the Smart Tourism concept. Smart Tourism can significantly change tourist behavior, number of visits, as well as the function and structure of the tourism industry. This research will discuss how the application of smart tourism in South Tangerang City based on three components, namely smart experience, smart business ecosystem, and smart destination, the impacts of smart tourism implementation, factors that influence the implementation of smart tourism, and strategic analysis of smart tourism model using the SWOT method to determine the relationship between external opportunities and internal strengths and between internal weaknesses and external threats. From this strategic analysis, a strategy will be produced that will be applied in the smart tourism model in South Tangerang City.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DANAU BUATAN KUALO MUDO BENGKALIS RIAU Fatmawati Fatmawati; Silvia Silvia
Jurnal Industri Parawisata Vol 3, No 2 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v3i2.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan objek wisata danau buatan Kualo Mudo Bengkalis Riau. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, informan diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa : (1) kekuatan pada objek wisata danau buatan Kualo Mudo adalah keindahan pemandangan danau buatan, letaknya strategis, akses jalan cukup baik, transportasi cukup baik, digunakan sebagai penyaluran hobi memancing, tersedianya wahana permainan anak-anak. (2) kelemahan pada objek wisata danau buatan Kualo Mudo adalah kurang terawatnya, kebersihan yang kurang diperhatikan, kurangnya fasilitas sarana dan prasarana seperti WC, mushola, cafe, parkir, gerbang masuk, tidak adanya hotel/ wisma tempat penginapan pengunjung, kurangnya promosi pada objek wisata. (3) peluang pada objek wisata Danau Buatan Kualo Mudo adalah adanya kerjasama antara swasta dan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengembangkan objek wisata, dapat menambah pendapatan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata, biaya masuk yang relatif murah. (4) ancaman pada objek wisata danau buatan Kualo Mudo adalah adanya objek wisata lain yang lebih diperhatikan dan dikembangkan pemerintah serta persaingan dengan objek wisata lain, keamanan yang belum terjaga. (5) strategi atau kebijakan pengembangan yang dilakukan sebagai berikut pertama; memperhatikan perawatan lokasi, kedua; menambah anggota pengelola untuk menjaga kebersihan danau dari sampah-sampah yang berserakan, ketiga; menambah dan memperbaiki fasilitas sarana dan prasarana, keempat; membangun tempat-tempat penginapan, hotel/ wisma, kelima; meningkatkan promosi, keenam; meningkatkan kerjasama antara swasta, pemerintah daerah dan masyarakat, ketujuh; meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lokasi.
KEBERMAKNAAN SOSIAL DALAM PENGELOLAAN SITUS SEMEDO TEGAL Muhammad Ichsan
Jurnal Industri Parawisata Vol 4, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v4i1.419

Abstract

Potensi Situs Semedo sangat layak untuk dikembangkan menjadi tempat tujuan destinasi wisata cagar budaya yang mendunia karena selain untuk rekreasi juga dapat digunakan sebagai saran penelitian dan pembelajaran mengenai benda purbakala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi kebermaknaan social dalam pengelolaan situs semedo, penelitian ini dikaji dengan wawancara sejumlah 13 orang responden dengan teknik snowball sampling, hal ini menjadi ciri agar ada kesesuaian ide dan gagasan dalam hal pengelolaan dan pelaksanaan. Dasil didapatkan bahwa : Mengadakan pertemuan ilmiah dalam rangka menjaga kebermaknaan social, lebih terukur dalam mengambil kebijakan, dan perlu dibuat undang-undang untuk tingkat kabupaten Tegal. Pengelolaan terebut tentunya menjadi bagian tak terpisahkan dari kawasan cagar budaya tersebut.
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP TRADISI MAKAN BEDULANG SEBAGAI WISATA GASTRONOMI DI BELITUNG TIMUR Hajiman Hajiman; Caria Ningsih; Dewi Turgarini
Jurnal Industri Parawisata Vol 4, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v4i1.414

Abstract

Fokus penelitian ini membahas mengenai nilai gastronomi yang terdapat pada tradisi makan bedulang dan mengukur persepsi wisatawan serta strategi pengembangan wisata gastronomi di Kabupaten Belitung Timur. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan dokumentasi tertulis dalam rangka melestarikan tradisi makan bedulang yang bisa dimanfaatkan sebagai sebuah wisata gastronomi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan mix methods. Wawancara dilakukan dengan salapan cinysu dan menyebar kuesioner kepada 100 responden yaitu wisatawan yang sudah atau sedang berwisata di Kabupaten Belitung Timur dan dianalisis menggunakan uji hipotesis dan analisis SWOT.  Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai-nilai gastronomi yang terkandung pada tradisi makan bedulang, faktor internal dan eksternal persepsi wisatawan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap aspek-aspek persepsi wisatawan dan menghasilkan 9 strategi untuk pengembangan tradisi makan bedulang sebagai wisata gastronomi di Kabupaten Belitung Timur, kemudian dilakukan perancangan rute dan paket wisata gastronomi sebagai bentuk dari pemanfaatan tradisi makan bedulang sebagai wisata gastronomi di Kabupaten Belitung Timur.
ANALISIS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KEGIATAN TELEMARKETING DI HOTEL SALAK THE HERITAGE Ina Djamhur; Ananda Widianti Zulfa
Jurnal Industri Parawisata Vol 3, No 2 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v3i2.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar operasional prosedur (SOP) kegiatan telemarketing di Hotel Salak The Heritage. Responden dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang mewakili instansi pemerintahan dan perusahaan swasta yang pernah melakukan kegiatan meeting dan lainnya di Hotel Salak The Heritage pada tahun 2019 berdasarkan hasil promosi melalui telemarketing. Metode Penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dalam survei penelitian menggunakan pendeketan kuantitatif, informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner dan juga wawancara kepada informan kunci. Pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara Sales and Marketing Dapartement di Hotel Salak The Heritage untuk pengumpulan data yang sedalam-dalamnya. Melalui penelitian desktiptif, akan diperoleh gambaran dan penjelasan mengenai SOP telemarketing. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa kegiatan telemarketing sudah dijalankan sesuai SOP dengan nilai 90.5%.   Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dalam kegiatan telemarketing. Oleh karena itu, disarankan agar para telemarketer mendapatkan pelatihan secara rutin (tiga bulan sekali), misalnya berkomunikasi secara fasih, pelayanan prima serta motivasi. 
POTENSI JAWADAH TAKIR SEBAGAI ATRAKSI WISATA GASTRONOMI DI DESA PANJALU KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS Karina Sinthiya; Caria Ningsih; Dewi Turgarini
Jurnal Industri Parawisata Vol 4, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v4i1.415

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan dokumentasi tertulis pengembangan dari Jawadah Takir yang dapat digunakan sebagai atraksi wisata gastronomi. Objek pada penelitian ini yaitu Jawadah Takir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan metode campuran. Wawancara dilakukan dengan salapan cinyusu dan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden wisatawan yang pernah berwisata ke Desa Panjalu dan mencicipi Jawadah Takir kemudian dianalisis menggunakan pengujian hipotesis dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Jawadah Takir merupakan makanan buhun khas Panjalu yang muncul di Dusun Garahang dan sudah lama turun-temurun sejak 100 tahun yang lalu hingga sekarang. Jawadah Takir juga memiliki filosofi, tradisi dan sosial yang melekat dengan kebudayaan Sunda. Jawadah Takir memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai atraksi wisata gastronomi karena terikat dengan adanya budaya masyarakat daerah Panjalu. Faktor-faktor Daya Tarik Wisata memiliki pengaruh positif dan signifikan secara bersama pada Daya Tarik Desa Panjalu sebagai wisata gastronomi Jawadah Takir dan menghasilkan 9 strategi untuk pengembangan Jawadah Takir sebagai atraksi wisata gastronomi di Desa Panjalu.
PENGARUH VARIABEL HIJAU TERHADAP BISNIS YANG BERKELANJUTAN: STUDI SEKTOR KULINER DESTINASI WISATA JOGLOSEMAR SAAT PANDEMI COVID-19 Helin G Yudawisastra; Yeni Andriyani
Jurnal Industri Parawisata Vol 3, No 2 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v3i2.410

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis variabel hijau (produk hijau, disain hijau, produksi hijau, kredit hijau) terhadap bisnis yang berkelanjutan melalui kewirausahaan hijau pada kota destinasi wisata Joglosemar saat kondisi pandemi covid-19. Penelitian menggunakan survey deskriptif verifikatif. analisis data menggunakan analisis faktor dan partial least square  dengan sampel 144 pelaku usaha sektor kuliner. Pada model 1 menunjukkan bahwa produksi hijau dan disain hijau tidak berpengaruh secara signifikan terhadap bisnis yang berkelanjutan melalui kewirausahaan hijau. Variabel hijau lain berpengaruh secara signifikan terhadap bisnis yang berkelanjutan melalui kewirausahaan hijau. Model 2 menunjukkan bahwa produksi hijau dan kredit hijau berpengaruh secara signifikan terhadap bisnis yang berkelanjutan melalui kewirausahaan hijau. Kewirausahaan hijau merupakan variabel mediasi antara variabel hijau dan bisnis yang berkelanjutan.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA KULINER DI KOTA TANGERANG DENGAN MATRIKS SWOT DAN ANALISIS QSPM (STUDI KASUS KAWASAN LAKSA TANGERANG) Imam Ardiansyah; Nur Fitri Silmi
Jurnal Industri Parawisata Vol 4, No 2 (2022): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v4i2.662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang tepat dalam pengembangan wisata kuliner di kawasan laksa dalam peningkatan destinasi wisata di Tangerang. Metode penelitian ini adalah kombinasi, metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan strategi yang tepat, sementara metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis data IFAS dan EFAS yang berupa angka. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung, wawancara mendalam, penyebaran kuesioner kepada 112 responden dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang sudah pernah berkunjung dan membeli laksa di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang. Berdasarkan hasil analisis SWOT “Kawasan Laksa” berada pada kuadran 1 yang artinya positif dan cukup baik. Pada kuadran ini sangat diuntungkan dengan peluang (1,6456) dan kekuatan (1,51). Berdasarkan hasil tersebut strategi alternatif pengembangan ialah strategi agresif dengan memanfaatkan  peluang untuk meningkatkan kekuatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi alternatif dan prioritas strategi dapat diterapkan pada pengembangan Kawasan Kuliner Laksa untuk dapat meningkatkan destinasi wisata yang lebih baik. Saran penulis untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas SDM, melakukan inovasi, melibatkan food bloger ataupun food vlogger untuk promosi, dan menyelenggarakan event agar lebih dikenal luas.

Page 5 of 28 | Total Record : 272