cover
Contact Name
Nurmaladewi
Contact Email
Nurmaladewi@uho.ac.id
Phone
+6285399978338
Journal Mail Official
jkl-uho@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Jln. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27235203     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jkl-uho
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Unversitas Halu Oleo berasal dari penelitian dalam bidang Kesehatan Lingkungan
Articles 129 Documents
GAMBARAN BAKTERI Salmonella typhi PADA BAKSO BAKAR DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2021 Awalia Nurrahmah; Asnia Zainuddin; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i3.27348

Abstract

Bakso bakar merupakan bakso yang dimasak dengan cara dibakar dan ditambahkan bumbu ataupun saos. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui keberadaan dan jumlah koloni bakteri Salmonella typhi serta hygiene penjamah bakso bakar di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif dengan pendekatan secara Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan jumlah 10 sampel. Hasil uji Salmonella typhi pada 10 sampel bakso bakar terdapat 6 sampel (60%) positif bakteri Salmonella typhi. Hal ini menunjukkan bahwa dari 6 sampel (60%) tersebut tidak memenuhi syarat karena melampaui nilai ambang batas yang telah ditetapkan BPOM (>0 dari 25gr/sampel) berkisar pada rentang 3,5x102 CFU/gram – 6,3x104 CFU/gram. Higiene dan sanitasi mempunyai tujuan untuk mencegah timbulnya penyakit dan keracunan serta gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan  oleh  adanya interaksi faktor-faktor lingkungan hidup manusia. Hasil observasi terdapat seluruh reponden (10 penjamah makanan) tidak memenuhi syarat higiene penjamah makanan jajanan seperti penjamah makanan tidak mencuci tangan menggunakan sabun setiap kali bertindak menangani makanan dan setelah menangani makanan, tidak menggunakan alat khusus dalam pengambilan atau penyajian makanan, berbicara di depan makanan pada saat penyajian makanan, tidak memakai pakaian khusus kerja seperti memakai apron dan penutup kepala. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat bakteri Salmonella typhi pada 6 sampel bakso bakar dan melampaui nilai ambang batas yang telah ditetapkan BPOM (>0 dari 25gr/sampel) serta gambaran higiene penjamah makanan seluruh penjamah bakso bakar juga tidak memenuhi syarat.
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN DI ERA NEW NORMAL PADA PENCEGAHAN KEJADIAN COVID-19 DI DESA LALOSINGI KECAMATAN MOWILA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2021 Mariani Hasauddin; Siti Rabbani Karimuna
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27325

Abstract

COVID-19 merupakan  penyakit yang disebabkan oleh hewan dan manusia. Di Dunia  total pasien positif COVID-19 mencapai 207.446.107 orang, sedangkan pasien positif COVID-19 di Indonesia sebesar 3.854.354 orang per tanggal 15 Agustus 2021. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di era new normal pada pencegahan kejadian COVID-19 di Desa Lalosingi Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan tahun  2021. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey, yaitu untuk menganalisis data dengan cara menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana mestinya, populasi dalam penelitan adalah seluruh masyarakat di Desa Lalosingi sebanyak  212 kk dengan jumlah keseluruhan penduduk yaitu 805 jiwa pada tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan cukup sebesar 74,4% dan kurang sebesar 25,6%, sikap baik  sebesar 82,2% dan kurang sebesar 74,4% , tindakan baik sebesar 76,7% dan kurang sebesar 23,3%.  Keberadaan sarana dan prasarana baik sebesar 67,8% dan kurang baik sebesar 32,2%, sosialisasi baik sebesar 84,4% dan kurang baik sebesar 15,6%. Keberadaan petugas kesehatan yang menyatakan baik sebesar 72,2,% dan kuang baik sebesar 27,8%, keberadaan tokoh masyarakat yang menyatakan baik sebesar 83,3% dan kurang baik sebesar 16,7%. Kesimpulan penelitian  yaitu faktor yang mempengari perilaku penerapan perilaku kesehatan sudhah cukup baik
HUBUNGAN SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN DIARE PADA MASYARAKAT DI DESA PORARA KECAMATAN MOROSI KABUPATEN KONAWE Iqrayati Kasrudin; Siti Rabbani Karimuna; Fithria Fithria
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27447

Abstract

Kasus diare di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi. Ketersediaan sarana sanitasi dasar seperti air bersih, saluran pembuangan air limbah, ketersediaan tempat sampah, ketersediaan jamban merupakan upaya untuk mencegah meningkatnya kejadian penyakit diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi dasar dengan kejadian diare pada masyarakat di Desa Porara Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 105 KK yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner dan selanjutnya dilakukan analisis univariat dan bivariat. Hasil  uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil bahwa ada hubungan antara saluran pembuangan air limbah (ρ-value = 0,000), ketersediaan  tempat sampah (ρ-value = 0,000) dan ketersediaan jamban (ρ-value = 0,000). Tidak ada hubungan antara ketersediaan air bersih (ρ-value = 0,152). Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan saluran pembuangan air limbah, ketersediaan tempat sampah dan ketersediaan jamban dengan kejadian diare pada masyarakat. Tidak ada hubungan antara ketersediaan air bersih dengan kejadian diare pada masyarakat
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PEKERJAAN, PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN APD TERHADAP PENYAKIT DERMATITIS KONTAK ALERGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO Rusni Yanti; Asnia Zainuddin; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27420

Abstract

Dermatitis kontak alergi adalah reaksi hipersensitifitas tipe IV akibat pajanan kulit dengan bahan-bahan yang bersifat sensitizer (alergen), reaksi imunologi tipe IV ini merupakan reaksi hipersensitifitas tipe lambat. Data Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari tahun 2021 pada bulan Januari-Agustus berjumlah 246 kasus baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pekerjaan, personal hygiene dan penggunaan APD terhadap penyakit dermatitis kontak alergi di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan metode pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo pada Tahun 2021 berjumlah 25.000 jiwa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, ada hubungan yang bermakna antara pekerjan (p-value = 0,023), personal hygiene (p-value = 0,000) dan penggunaan APD (p-value = 0,001) dengan  penyakit dermatitis kontak alergi. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value= 0,872) tidak menunjukkan hubungan terhadap penyakit dermatitis kontak alergi.
GAMBARAN PERILAKU KELUARGA TENTANG PHBS TATANAN RUMAH TANGGA DI ERA KEBIASAAN BARU COVID-19 DI KELURAHAN KONAWE KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2021 Wa Lili; Siti Rabbani Karimuna; Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i3.27399

Abstract

Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga merupakan tindakan mandiri anggota keluarga untuk menolong dirinya sendiri dalam masalah kesehatan yang dilakukan atas kesadaran pribadi sehingga mampu berperan aktif dalam masyarakat. Peraturan penerapan PHBS sebagai bentuk pencegahan Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik pengetahuan sikap dan tindakan keluarga tentang PHBS tatanan rumah tangga di era kebiasaan baru COVID-19 di Kelurahan Konawe, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan masyarakat baik (80%) , pengetahuan kurang (20%), sikap baik (76,5%) sikap kurang (23,5%), dan tindakan baik (84.6%), tindakan kurang (15.3%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai penerapan PHBS tatanan rumah tangga di era adaptasi kebiasaan baru Covid-19 serta memiliki sikap dan tindakan yang baik penerapan PHBS tatanan rumah tangga di era adaptasi kebiasaan baru Covid-19.
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH RAPID TEST PADA LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2021 Rini Pertiwi; Siti Rabbani Karimuna; Harleli Harleli
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27334

Abstract

Limbah medis adalah limbah yang dihasilkan dari suatu layanan kesehatan, termasuk dalam semua hasil buangan yang berasal dari instalasi kesehatan, fasilitas penelitian dan laboratorium yang berhubungan dengan prosedur medis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan limbah rapid test di laboratorium kesehatan daerah provinsi sulawesi tenggara. Metode yang digunakana dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi : wawancara, perekaman, pengamatan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses limbah pemilahan yang di lakukan petugas rapid test yaitu memisahkan alat-alat yang di gunakan dalam melakukan kegiatan rapid test seperti, handscoon, masker, penggemasan dilakukan mengguakan wadah yang sudah di sediakan oleh pihak Labortorium, penyimpanan limbah rapid test yaitu menggunakan kantong plastik atau box penyimpanan anti bocor dan anti tusuk, pengangkutan limbah rapid test dilakukan oleh pihak ketiga (PT.Mitra Hijau) dengan menggunakan mobil box, pengangkutan limbah di lakukan 2 kali sebulan, pemusnahan limbah rapid test dilakukan di luar laboratorium dan di serahkan oleh pihak ketiga (PT. Mitra Hijau).
PENGARUH PENYULUHAN SANITASI LINGKUNGAN MELALUI METODE PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA SISWA SD DI KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT Sri Nina Ningsih; Hartati Bahar; Akifah Akifah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27454

Abstract

Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat) dimana kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya lebih dari 200gram atau 200ml/24 jam dengan frekuensi >3 kali/hari. Faktor yang mempengaruhi yakni faktor higiene dan sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan dengan metode permainan ular tangga terhadap pengetahuan sikap dan tindakan tentang pencegahan diare pada siswa SD di Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan menggunakan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh murid SDN 1 Kusambi yakni pada kelompok eksperimen 40 murid dan kelompok kontrol sebanyak 40 murid dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan metode permainan ular tangga terhadap pengetahuan kelompok eksperimen (ρ = 0,00) dan tidak terdapat pengaruh terhadap pengetahuan kelompok kontrol (ρ = 0,250), ada pengaruh terhadap sikap kelompok eksperimen (ρ = 0,039) dan tidak terdapat pengaruh terhadap sikap kelompok kontrol (ρ = 0,125) dan terdapat pengaruh terhadap tindakan kelompok eksperimen (ρ = 0,008) dan tidak terdapat pengaruh terhadap tindakan pada kelompok kontrol (ρ = 0,219) tentang pencegahan penyakit diare pada siswa SD di Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat tahun 2020. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh pada sampel kasus dan tidak terdapat pengaruh pada sampel kontrol.
KEBERADAAN BAKTERI Salmonella typhi DAN GAMBARAN HIGIENE DAN SANITASI PADA MAKANAN JAJANAN GORENGAN YANG DIJUAL DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI Rizka Amaliya Nur Sulastri; Jafriati Jafriati; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27439

Abstract

Angka kematian tertinggi pada Foodborne disease disebabkan oleh bakteri, salah satunya Salmonella typhi. Bakteri Salmonella typhi adalah strain bakteri yang menyebabkan terjadinya demam tifoid. Berdasarkan data UPTD Puskesmas Puuwatu tercantum bahwa penyakit demam tifoid masuk dalam 10 besar penyakit. Makanan jajanan memiliki risiko kontaminasi atau pencemaran, misalnya bakteri, virus dapat penyakit foodborne diseases. Ditinjau dari ilmu kesehatan lingkungan, hygiene dan sanitasi mempunyai tujuan yang sama dan erat kaitannya antara satu dengan yang lainnya yaitu melindungi, memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keberadaan bakteri Salmonella typhi dan gambaran higiene dan sanitasi pada makanan jajanan gorengan yang di jual di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan dari 13 sampel makanan jajanan gorengan sebanyak 2 (23,1%) sampel makanan jajanan gorengan positif Salmonella typhi serta higiene dan sanitasi pada pedagang makanan jajanan gorengan sebanyak 11 sudah memenuhi syarat. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa makanan jajanan gorengan (Tahu Isi) yang dijadikan sampel pada penelitian ini sebagian besar telah memenuhi syarat dan ditinjau dari sarana sanitasi dan personal hygiene sebagian besar telah memenuhi syarat.
IDENTIFIKASI KEBERADAAN Escherichia coli PADA ALAT MASAK DI RUMAH MAKAN SEKITAR JALAN H.E.A MOKODOMPIT KOTA KENDARI Okta Avishia Widyaningrum; Yasnani Yasnani; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27416

Abstract

Bakteri Escherichia coli banyak digunakan sebagai salah satu indikator kontaminasi yang dapat mempengaruhi kualitas air. Bakteri Escherichia coli termasuk salah satu bakteri patogen penyebab penyakit keracunan pangan (foodborne pathogenic). Alat makan atau masak merupakan salah satu faktor yang memegang peranan dalam penularan penyakit, sebab jika peralatan yang tidak dicuci bersih dapat mengandung mikroorganisme yang dapat menularkan penyakit lewat makanan (foodborne disease). Berdasarkan data Puskesmas Mokoau pada tahun 2021 periode Januari-September terdapat 86 kasus dan kasus diare masih bertambah hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Escherichia coli pada alat masak di rumah makan sekitar jalan H.E.A Mokodompit Kota Kendari tahun 2022. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 26 total sampel alat masak kode S dan W sebanyak 14 (53,8%) sampel alat masak positif mengandung Escherichia coli. Kesimpulan dalam penelitian ini berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pada sampel alat masak dirumah makan sekitar Jalan H.E.A Mokodompit terdapat empat belas sampel yang positif mengandung Escherichia coli.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN MASYARAKAT DENGAN SANITASI PENYEDIAAN AIR BERSIH DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DIKECAMATAN WATOPUTE KABUPATEN MUNA TAHUN 2021 Wuna Saputri Mulia Sari; Jafriati Jafriati; La Ode Ahmad Saktiansyah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i3.27359

Abstract

Sanitasi adalah upaya dasar dalam meningkatkan kesehatan manusia dengan cara menyediakan lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan. Salah satu upaya sanitasi pada masyarakat adalah penyediaan air bersih. Adanya pandemik covid-19 menjadikan sektor air bersih sangatlah penting dalam memutus mata rantai covid-19. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan sanitasi penyediaan air bersih dalam menyerapkan protokol kesehatan covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif obervasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 388, sampel di ambil berdasarkan simple random sampling. Data di kumpulkan dengan cara kuesioner dan observasi. Setelah data di ambil, data diolah menggunkan uji chi square dengan α = 0,05. Hasil menunjukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan penyediaan air bersih dengan nilai    ( ρvalue = 0,385),  sikap dengan penyediaan air bersih dengan nilai (ρvalue = 0,613),Dan tindakan dengan nilai (ρvalue = 0,149). Meski hasil antara tiga variable tidak ada hubungan yang signifikan, amat peting bagi masyarakat untuk menyediakan air bersih yang memenuhi syarakat kesehatan. 

Page 6 of 13 | Total Record : 129