cover
Contact Name
Nurmaladewi
Contact Email
Nurmaladewi@uho.ac.id
Phone
+6285399978338
Journal Mail Official
jkl-uho@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Jln. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27235203     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jkl-uho
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Unversitas Halu Oleo berasal dari penelitian dalam bidang Kesehatan Lingkungan
Articles 129 Documents
HUBUNGAN KEBERADAAN FASILITAS DASAR DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DIARE PADA ABELI BALITA DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI TAHUN 2021 Nurcahyati Amalia; Yusuf Sabilu; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27326

Abstract

Diare adalah penyakit yang mampu menyerang siapapun namun penyakit diare sangat rentan terhadap usia balita. Penderita diare pada balita di wilayah Kecamatan Abeli pada tahun 2018 yaitu sebanyak 290 balita, pada tahun 2019 sebanyak 275 balita atau 100% dari jumlah target penemuan, dan pada tahun 2020 yaitu sebanyak 132 balita atau 15,22% dari jumlah target penemuan (Puskesmas Abeli, 2020). Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keberadaan fasilitas sanitasi dasar dengan kejadian penyakit diare pada balita    diwilayah pesisir Kecamatan Abeli Kota Kendari tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosss sectional. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah tangga yang memiliki balita dan pernah terjangkit diare dan berdasarkan jumlah balita penderita diare yang dilayani diwilayah kerja Puskesmas Abeli, sebanyak 57 balita pada tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan 1) Tidak ada hubungan antara kejadian diare dengan sarana jamban keluarga pada balita di Wilayah Pesisir Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2021. 2) Tidak ada hubungan antara kejadian diare dengan sarana air bersih pada balita di Wilayah Pesisir Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2021. 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara sarana tempat pembuangan sampah dengan kejadian diare pada balita di Wilayah   Pesisir Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2021. 4) Terdapat hubungan yang signifikan antara sarana saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Pesisir Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2021.
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT PADA MASA PENDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN MUNA Zeny Febrianti; Asnia Zainuddin; Ramadhan Tosepu
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27448

Abstract

Limbah medis padat yang dihasilkan pada masa pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupatn Munapada bulan Juni 2021 sebanyak 53,84 kg, pada bulan Juli 76,80 kg, sedangkan pada bulan Agustus sebesar 79,66 data menunjukan volume limbah medis semakin meningkat selama masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis padat pada masa pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupatn Muna. Metode yang digunakan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total random sampling yang berjumlah 128 petugas kesehatan. Uji statistik menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian Rumah Sakit Umum Daerah Kabupatn Muna menunjukan bahwa pemilahan sampah dari sumbernya sudah dilakukan, masing-masing ruangan telah di sediakan wadah sampah medis dan non-medis yang diberi label infeksius dan non-infeksius serta safety box sebagai pewadahan limbah  B3. Wadah limbah medis padat adalah tong sampah pijakan anti bocor dan kedap air, serta ditutup dengan kantong plastik berwarna kuning dan hitam bertanda limbah infeksius dan non-infeksius, safety box untuk limbah B3 seperti jarum suntik. Pengumpulan sampah medis dilakukan oleh perawat ruangan, limbah medis padat disimpan dikantong plastik kuning dan limbah non medis di simpan kantong plastik hitam sedangkan benda tajam disafetybox. Pengangkutan dilakukan dengan menggunakan troli terbuka, namun anti bocor, dan tahan air. Penelitian menunjukan bahwa dalam gambaran pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna tidak sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor:1204/Menkes/SK/X/2004
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERADAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN TOBIMEITA KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Safira Indah Filsama; Ramadhan Tosepu; La Ode Ahmad Saktiansyah
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27423

Abstract

Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat apabila sampah tidak dikelola dengan baik akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Keberadaan sampah dapat menimbulkan penyakit akibat dari sampah yang berserakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keberadaan sampah rumah tangga di kelurahan tobimeita kecamatan nambo tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan suatu objek. Populasi adalah seluruh masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Tobimeita pada Tahun 2021 sebanyak 641 rumah tangga. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa   tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan keberadaan sampah (p-value 0,315 >0,05), tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan keberdaan sampah (p-value 0,315 >0,05), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara ketersediaan tempat sampah dengan keberdaan sampah (p-value 0,315 >0,05).
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN PERUMAHAN DI KELURAHAN PETOAHA KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Zulfiana Dwiyanti; Nurmaladewi Nurmaladewi; Renni Meliahsari
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i3.27400

Abstract

Masalah utama dari sanitasi adalah kualitas air bersih yang buruk yang berdampak kepada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan perumahan di Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunak simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 93 penyediaan air besih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 93 atau 100%, Keberadaan bakteri Escherichia coli menunjukkan hasil bahwa dari seluruh sampel air bersih yang diuji terdapat 100% sampel yang tidak memenuhi syarat, Saluran pembuangan air limbah menunjukkan hasil bahwa seluruh sampel yang memenuhi syarat sebanyak 31 atau 28,83% serta yang tidak memenuhi syarat sebanyak 62 atau 57,64%, Jamban menunjukkan hasil bahwa seluruh memenuhi syarat sebanyak 35 atau 32,56% serta yang tidak memenuhi syarat sebanyak 58 atau 53,94%, Sarana ketersediaan tempat sampah menunjukkan hasil bahwa seluruh sampel yang memenuhi syarat sebanyak 58 atau 53,94% serta yang tidak memenuhi syarat sebanyak 35 atau 32,56%, Jenis Lantai rumah menunjukkan hasil bahwa seluruh sampel yang memenuhi syarat sebanyak 31 atau 28,83% serta yang tidak memenuhi syarat sebanyak 62 atau 28,83%, Jenis dinding rumah menunjukkan hasil bahwa seluruh sampel yang memenuhi syarat sebanyak 27 atau 25,11% serta yang tidak memenuhi syarat sebanyak 66 atau 61,39%.. Dapat disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan di Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari masih begitu buruk.
GAMBARAN HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN (BAKSO) DI KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI TAHUN 2021 La Ode Ramlan; Siti Rabbani Karimuna; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27335

Abstract

Makanan sehat adalah makanan yang higienis dan bergizi, mengandung zat hidrat  arang,  protein,  vitamin,  dan  mineral.  Agar  makanan  sehat  bagi  konsumen diperlukan persyaratan khusus antara lain cara pengolahan yang memenuhi syarat, cara  penyimpanan  yang  benar,  dan  pengangkutan  yang  sesuai  dengan  ketentuan. World Health Organization  (WHO). Pada tahun 2017 di temukan data dalam satu tahun terdapat 420.000 orang meninggal karena keracunan makanan dan terdapat 200 penyakit yang ditularkan melalui makanan yang dikonsumsi. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2017 terdapat 39.913 (53,72%) kasus, data ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 35.864 (46,77%) kasus. Sedangkan Kasus diare di Kota Kendari pada tahun 2016 sampai 2017 mengalami peningkatan yang signifikan. Dimana pada tahun 2016 terdapat 1.099 kasus dan pada tahun 2017 terdapat kasus dan laki-laki sebanyak 6.449 kasus. Adapun yang meninggal sebanyak 7 orang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi makanan siap saji (bakso) di Kecamatan Baruga Kota Kendari Tahun 2020. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan crosssectional yaitu mengetahui gambaran hygiene sanitasi makanan jajanan siap saji (Bakso) di Kecamatan Baruga Kota Kendari. Kesimpulan dalam penelitian ialah variabel personal higienen penjamah makanan jajanan,pemilihan bahan makanan,peyimpanan bahan makanan, pengolahan bahan makanan, penyimpanan makanan jadi, pengangkutan makanan, penyajian makanan sebagian besar memenuhi syarat.
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Dinda Aulia; Yasnani Yasnani; Jumakil Jumakil
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27441

Abstract

Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum yang langsung dikonsumsi. Apabila dalam proses pengelolaan depot air minum isi ulang tidak dikelola dengan baik maka dapat menghasilkan air yang tidak memenuhi syarat kesehatan, yaitu tidak sesuai dengan Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Masyarakat yang mengkonsumsi air minum yang tercemar dapat mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Higiene, Sanitasi Dan Kuliatas Air Minum (Keberadaan Bakteri Escherichia Coli) Pada Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Hasil penelitian ini menunjukan dari 14 sampel depot air minum mengenai Keberadaan bakteri Escherichia coli terdapat 4 (28,6) DAMIU yang tidak memenuhi syarat dan terdapat 10 (71,4) DAMIU yang memenuhi syarat. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keberadaan bakteri Escherichia coli sebagian besar telah memenuhi syarat sesuai Permenkes RI Nomor 492 Tahun 2010.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDOOLO KECAMATAN ANDOOLO KABUPATEN KONAWE SELATAN Indah Sapitri; Yasnani Yasnani; Harleli Harleli
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27417

Abstract

Dermatitis adalah peradangan kulit sebagai respon terhadap pengaruh faktor eksogen dan faktor endogen menimbulkan gangguan klinis berupa efloresensi polimorfi dan keluhan gatal-gatal. Dermatitis termasuk kelompok penyakit yang sering dianggap enteng padahal termasuk 10 besar penyakit yang di derita masyarakat Indonesia. Prevalensi di kabupaten konawe selatan, pada tahun 2016 terrdapat 11,30% yang berobat ke puskesmas, pada tahun 2017 terdapat 16,45% yang berobat ke puskesmas dan pada tahun 2018 terdapat 16,49%. Sedangkan di puskesmasandoolo jumlah kasus penyakit kulit sebesar 934 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Andoolo yang berjumlah 96 orang dengan teknik pengambilan sampel Random Sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel sanitasi lingkungan termasuk ketersediaan air bersih, kebersihan tempat tidur, ketersediaan sarana pembuangan air limbah, dan ketersediaan sarana pembuangan sampah ada hubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja puskesmas andoolo, p=0,000 (p˂0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan sanitasi lingkungan masyarakat dengan kejadian dermatis.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGUNJUNG WISATA KELAPA GADING TERHADAP PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 KOTA BAUBAU TAHUN 2021 Asti Munawarti; Yusuf Sabilu; Siti Rabbani Karimuna
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i3.27360

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 yang selanjutnya disebut SARS-Cov 2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2). Data COVID-19 di kota Baubau pada tanggal 25 Desember 2020 sebanyak 754 kasus, 665 pasien sembuh, dan 18 pasien meninggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pengunjung wisata Kelapa Gading dengan penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pengunjung wisata Kelapa Gading yang berjumlah 375 responden dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Pengumpulan data dengan melalui kuisioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan, p=1,000 (p<0,05), p=0,762 (p<0,05). terdapat hubungan tindakan pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan, p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan pengetahuan dan sikap pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan, namun terdapat hubungan tindakan pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan. 
GAMBARAN PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KENDARI TAHUN 2021 Abdul Jalil Saban Hidayat; Yasnani Yasnani; Fifi Nirmala G.
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v2i2.27329

Abstract

Produksi sampah yang terus menerus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan bertambahnya volume sampah. Wilayah kerja puskesmas Lepo-Lepo terdiri dari beberapa kelurahan mencakup Kelurahan Lepo-Lepo, Baruga, Wundudopi dan Watu Bangga. Masalah pengelolaan sampah domestik di wilayah kerja puskesmas Lepo-Lepo masih dalam kategori buruk, banyaknya timbulan sampah yang ada di lingkungan menyebabkan lingkungan menjadi kumuh disekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah domestik pada masa pandemi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Metode yg dipakai dalam penelitian ini merupakan kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yg dipakai merupakan teknik proportionate stratified secara acak sampling. Jumlah populasi sebanyak 5.573 rumah tangga dengan  sampel sebanyak 150 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pemilahan sampah sebanyak 150 responden diperoleh 70.7 % yang tidak memenuhi syarat dan 29.3 % yang memenuhi syarat, dalam pengumpulan sampah sebanyak 150 responden diperoleh 70.7 % yang tidak memenuhi syarat dan 29.3 % yang memenuhi syarat, dalam pemanfaatan kembali sampah sebanyak 150 diperoleh 92.0 % yang tidak melakukan pemanfaatan kembali sampah dan 8.0 % yang melakukan pemanfaatan kembali sampah, dalam pengangkutan sampah sebanyak 150 responden diperoleh 94.0 % yang tidak memenuhi syarat dan  6.0 % yang memenuhi syarat dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebanyak 150 responden diperoleh 96.7 %  tidak memenuhi syarat dan 3.3 % yang  memenuhi syarat.
PERILAKU DALAM PENANGANAN SAMPAH PEMBALUT SEKALI PAKAI PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO Fausiah Ayuningsih; Fithria Fithria; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27449

Abstract

Pembalut wanita adalah kebutuhan penting untuk siklus menstruasi yang terjadi setiap bulan. Pembalut wanita yang digunakan jika tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan masalah lingkungan, kesehatan maupun estetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) dalam penanganan sampah pembalut sekali pakai pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling.  Hasil penelitian menunjukan dari 97 total bahwa mahasiswa FKM UHO yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 90 responden (92,8%) dan pengetahuan kurang sebanyak 7 responden (7,2%) mengenai definisi dan komponen pembalut, pengelolaan sampah, cara penanganan sampah pembalut wanita, dampak pembalut wanita dan pemanfaatan pembalut wanita. Sikap mahasiswa FKM UHO tergolong kategori sikap positif sebanyak 83 responden (85,6%). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini yaitu pengetahuan mahasiswa FKM UHO cukup dan sikap mahasiswa FKM UHO positif serta tindakan mahasiswa FKM UHO cukup dalam penanganan sampah pembalut sekali pakai tahun 2022.

Page 7 of 13 | Total Record : 129