cover
Contact Name
Septiyanti
Contact Email
jurnal.woph@umi.ac.id
Phone
+628114442464
Journal Mail Official
jurnal.woph@umi.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI Jl. Urip Sumoharjo Km. 5 (Kampus II UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Public Health Journal
ISSN : 27212920     EISSN : 27212920     DOI : https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98
Core Subject : Health,
Window of Public Health Journal merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan masyarakat, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 769 Documents
Hubungan Penerapan Program SMK3 Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) Makassar Auliasari, Putrysuci; Haeruddin; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.759

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang efisien dan produktif. Penelitian ini memfokuskan pada penerapan program SMK3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja di PT. IKI (Persero) Makassar unit produksi kapal sebagai unit yang memiliki potensi bahaya dengan jumlah 100 pekerja tetap sebagai tanggungan pihak perusahaan PT. IKI (Persero) Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan program SMK3 dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. IKI (Persero) Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah populasi 100 pekerja dan sampel 80 responden teknik penentuan jumlah sampel menggunakan rumus lemeshow. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui variabel yang berhubungan dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik untuk mengetahui variabel yang memiliki hubungan paling besar terhadap kejadian kecelakaan kerja. Hasil penelitian ini diperoleh nilai P-Value pengetahuan SMK3 sebesar 0,000, P-Value penerapan 5R 0,000, P-Value safety sign 0,000, P-Value Kepatuhan pengguaan APD 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada variabel yang paling berpengaruh yaitu pengetahuan SMK3. Kesimpulan dari penelitian ini ada variabel yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja diantaranya pengetahuan, penerapan 5R, safety sign dan kepatuhan penggunaan APD. Adapun saran dari penelitian ini yaitu diharapkan agar pihak perusahaan tetap mempertahankan program kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero).
Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Sinovac Pada Siswa di SMA Negeri 7 Luwu Utara Kecamatan Baebunta Selatan Kabupaten Luwu Utara S. Nur Fauziyah Masse; Fatmah Afrianty Gobel; Hasriwiani Habo Abbas; Muhammad Khidri Alwi; Mansur Sididi; Masse, S. Nur Fauziyah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.762

Abstract

Keefektivitasan vaksin dalam mengurangi angka morbiditas serta mortalitas penduduk, yang ditunjukkan dengan semakin menurunnya kasus COVID-19. Reaksi dari vaksinasi juga tidak dapat dipungkiri, biasa juga disebut KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi.  Berdasarkan data bulan Februari 2022 di SMA Negeri 7 Lutra, beberapa siswa yang telah melakukan vaksinasidosis 1 sekitar 30,35% mengeluhkan gejala KIPI. Untuk itu penting dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang muncul setelah melakukan vaksinasi sinovac, khususnya pada remaja siswa SMA Negeri 7 Lutra.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purpossive sampling, sampel 221 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden tingkat kejadian KIPI mencapai 71,5%. Mayoritas kelas XI MIPA 1 sebanyak 33 siswa (14,9%). Didominasi oleh siswa berumur 16 tahun sebanyak 99 siswa (44,8%). Kebanyakan adalah perempuan sebanyak 121 siswa (54,8%). Dengan status vaksinasi 100% z ke-2. Sedangkan hasil analisis data variabel pengetahuan responden kategori baik sebesar 88,2%. Dari variabel sikap kategori baik sebesar 89,6%. Variabel tindakankategori baik sebesar 76,5%. Variabel gejala KIPI vaksin sinovac gejala paling banyak pada rasa lelah dan sakit kepala sebanyak 69,7%. Kesimpulan dari penelitian ini, tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan yang baik terhadap terjadinya KIPI pada siswa SMA Negeri 7 Lutra. Namun gejala KIPI vaksin sinovac yaitu rasa lelah dan sakit kepala banyak dialami oleh responden yaitu sebanyak 69,7%. Penelitian lebih lanjut juga dibutuhkan untuk lebih memahami KIPI vaksi sinovac, bukan hanya dari jenis vaksin sinovac, namun vaksin jenis lainnya.
Penerapan Program Patient Safety Pada Ruang Rawat Inap Puskesmas Minasa Upa Paputungan, Ainun; Muchlis, Nurmiati; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.825

Abstract

  Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara di Puskesmas Minasa Upa bahwa pelayanan pruang rawat inap Puskesmas Minasa upa masih kurang lengkap dan minimnya pengetahuan perawat terhadap program patient safety, dan kurangnya kesadaran perawat yang ada untuk meningkatkan program patient safety. ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Puskesmas Minasa Upa telah dengan benar menerapkan program patient safety . Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pendekatan dekskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program patient safety di puskesmas Minasa Upa, dapat dilihat dari kepatuhan perawat terhadap pencatatan dan pelaporan kesalahan tindakan medis dilakukan dengan baik, budaya patient safety juga terlaksana dengan baik dengan mematuhi SOP dan selalu menerapkan prinsip-prinsip kode etik, adapun pengengetahuan perawat terhadap patient safety masih belum maksimal dikarenakan perawat tidak pernah mendapat pelatihan terkait patient safety, beberapa fasilitas pendukung program patient safety masih tidak berfungsi dengan baik. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Puskesmas Minasa Upa telah dengan cukup baik dalam menerapkan program patient safety. Disarankan untuk Puskesmas Minasa Upa untuk terus meningkatkan kesiapan Program patient safety.  
Faktor Yang Berhubungan Tindakan Tidak Aman Pada Pekerja Konstruksi Pembangunan Rumah Sakit Raudah Makassar Yaqub, Muhammad; Yuliati; Mansyur Solulipu
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.884

Abstract

Sektor konstruksi adalah sektor pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja, hal ini disebabkan karena dalam pengerjaannya proyek konstruksi banyak ditemukan perilaku tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition). Unsafe action adalah tindakan atau perbuatan dari seseorang atau beberapa pekerja yang memperbesar terjadinya kecelakaan terhadap pekerja. Tindakan tidak aman (unsafe action) terjadi karena dua hal yaitu faktor internal seperti persepsi dan pengetahuan, serta faktor eksternal seperti komunikasi, pengawasan dan penggunaan Alat Pelindug Diri (APD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi, pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), komunikasi, pengawasan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja konstruksi di pembangunan Rumah Sakit Raudah Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja di CV. Batara Graha Nusantara Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi (p = 0,034) dan pengawasan (p = 0,002) dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja kontruksi di pembangunan Rumah sakit Raudah Makassar sedangkan pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (p = 0,484), komunikasi (p = 0,437) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p = 0,595) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan tindakan tidak aman (unsafe action) pada pekerja kontruksi di pembangunan Rumah sakit Raudah Makassar.
Gambaran Pelayanan BPJS Kesehatan Pada Pasien Poli Umum Di Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta Pada Masa Pandemi Covid-19 Nur Aini Staryo; Merita Eka Rahmuniyati; Yelli Rusyani; Ayu Trisna Aji, Komang
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.954

Abstract

Jaminan Kesehatan merupakan jaminan perlindungan kesehatan yang diberikan kepada peserta BPJS. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang disingkat menjadi BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan. Komitmen Pelayanan adalah komitmen Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dalam peningkatan mutu pelayanan dilihat dari pencapaian indicator pelayanan kesehatan perseorangan yang disepakati.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pelayanan BPJS Kesehatan pada Pasien Poli Umum di Puskesmas Depok II pada masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian adalah sebanyak 58 responden (72.5%) menunjukkan setuju dengan proses pelayanan BPJS yang diberikan dalam aspek proses pendaftaran, menerima pelayanan pengobatan dan mengantri obat atau saat pelayanan selesai. Dalam artian proses pelayanan BPJS yang diberikan sudah baik dan memenuhi standar, meskipun masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan guna memaksimalkan kualitas pelayanan di Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta.
Gambaran Segmentasi Pasar Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Warda; Sumiaty; Chaeruddin Hasan; Arni Rizqiani Rusyidi; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.195

Abstract

Pelayanan di rumah sakit akan merasa puas apabila pelayanan yang diinginkan terpenuhi dengan baik dan dapat menambah kepercayaan mereka terhadap kualitas pelayan rumah sakit. Hal inilah menjadi salah satu alasan dibutuhkan segmentasi agar pasien rumah sakit merancang program yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran segmentasi pasar pasien Rawat Inap di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar tahun 2022. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini semua pasien yang dalam perawat rawat inap pada tahun 2021 di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar dengan rata-rata 273 pasien. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 160 pasien. Dari penelitian ini diperoleh pada segmentasi geografis didapatkan bahwa mayoritas pasien dari dalam kota dengan waktu tempuh yang dekat sebanyak 57.7% pasien. Segmentasi demografis dari pasien yang memiliki pekerjaan sebanyak 35.6% pasien,dimana penghasilan keluarganya dengan standar UMR sebanyak 65.0% pasien pada tingkat Pendidikan yang tinggi sebanyak 74.3% pasien dengan pengeluaran Kesehatan per bulannya terbilang rendah sebanyak 89.4% pasien. Pada segmentasi perilaku untuk melihat kunjungan awal sebanyak 50.6% pasien dengan frekuensi lebih dari 3 kali sebanyak 51.2% pasien dan beranggapan pelayanan yang mudah sebanyak 100% pasien dan rata-rata 70% memilih sangat baik untuk pelayanan yang ada di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Untuk segmentasi psikografis banyaknya pasien mengetahui adanya RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar dari media cetak maupun media social sebanyak 56.2% pasien dengan inisiatif sendiri memilih RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar sebagai rumah sakit pertama yang dikunjungi sebanyak 51.9% pasien.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) Pada Pekerja Di PT FKS. Multi Agro Kota Makassar Niaz, Afifah; Sumiaty; Nur Ulmy Mahmud
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.335

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di PT FKS Multi Agro didapatkan data pada tahun 2017 sebanyak 3 orang mengalami kecelakaan ringan, pada tahun 2018 sebanyak 1 orang, pada tahun 2019 sebanyak 2 orang dan pada tahun 2020 sebanyak 2 orang serta pada tahun 2022 sebanyak 2 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, pengawasan, masa kerja dan alat pelindung diri dengan tindakan tidak aman. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan dan tenaga outsourcing. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yang jumlah sampelnya sebanyak 58 orang, metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dengan tindakan tidak aman menyatakan hasil chi-square didapatkan nilai p=0,004 (p<dari nilai α=0,05). Hal ini berarti terdapat hubungan sikap dengan tindakan tidak aman. Berdasarkan hasil chi-square didapatkan nilai p=0,000 (p<dari nilai α=0,05). Hal ini berarti terdapat hubungan pengawasan dengan tindakan tidak aman di PT FKS Multi Agro Kota Makassar. Berdasarkan hasil chi-square didapatkan nilai p=0,000 (p<dari nilai α=0,05). Hal ini berarti terdapat hubungan masa kerja dengan tindakan tidak aman.
Pengaruh Edukasi 5m Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Santri Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Di Pesantren Ummul Mukminin Fauzia Irmayani; Mansur Sididi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.439

Abstract

Penyakit Coronavirus Disease (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Serve Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2). Laju penularan di Indonesia juga masih diatas 5% melebihi standard World Health Organization (WHO) yaitu kurang dari 5%. Cara mencegah penularan virus corona dan menerapkan gerakan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi 5M terhadap pengetahuan dan sikap mengenai pencegahan Covid-19 santri di Pesantren Ummul Mukminin. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan model one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah santri MTs kelas 9 Pesantren Ummul Mukminin Makassar dengan jumlah siswa 54 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah dengan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan tabel pengetahuan menunjukkan bahwa uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan Kolmogorov-Smirnov, hal tersebut ditunjukkan dengan nilai p-value < 0.05 sehingga pengetahuan dinyatakan berdistribusi normal. Berdasarkan tabel sikap menunjukkan bahwa sikap responden menurut hasil perhitungan dengan uji paired sample t-test diperoleh p value = 0.000 yang berarti p value <0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Edukasi 5M Upaya Pencegahan Covid19 terhadap sikap santri Ummul Mukminin. Saran untuk peneliti, santri, dan seluruh masyarakat agar memahami dan menerapkan perilaku 5M di kehidupan sehari-hari.
Hubungan K3 Dengan Produktivitas Kerja Di PT. FKS Multi Agro Sitti Halijah; Haeruddin; Ikhram Hardi S; Septiyanti; Fairus Prihatin Idris
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.525

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan sehingga dapat melindungi dan bebas dari kecelakaan kerja yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Pada PT. FKS Multi Agro terdapat kecelakaan kerja yang disebabkan kurang patuhnya karyawan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di perusahaan tersebut membuat produktivitas karyawan menurun, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Keselamatan Kerja (K3) dengan Produktivitas kerja karyawan di PT. FKS Multi Agro di Makassar Tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di PT. FKS Multi Agro yaitu sebanyak 125 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling accidental dengan sampel sebesar 96 orang. Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan chi square. Hasil analisis menggunakan uji chi square didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jaminan kesehatan dengan produktivitas kerja berdasarkan nilai p value=0.567 dan terdapat hubungan antara lingkungan non fisik dengan produktivitas kerja berdasarkan nilai p value=0.000, kesimpulannya tidak terdapat hubungan antara jaminan kesehatan dengan produktivitas kerja dan terdapat hubungan antara lingkungan non fisik terhadap produktivitas kerja, diharapkan perusahaan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi semua pekerja dan dapat mempertahankan serta meningkatkan pelayanan terhadap lingkungan kerja non fisik diantaranya yaitu, motivasi kerja, hubungan antara karyawan, hubungan antara atasan dan bawahan dan pengadaan pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sehingga kinerja karyawan akan terus meningkat.
Hubungan Stres Kerja Dengan Komitmen Organisasi Pada Bidan Puskesmas Di Kota Makassar Busman, Sry Ayu; Wardiah Hamzah; Rezky Aulia Yusuf; A. Rizki Amelia; Nurbaety
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.539

Abstract

Tingkat stres kerja pada bidan di Kota Makassar dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan dari 60% ke 90% sedangkan stres kerja berhubungan dengan komitmen organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dari stres kerja dengan komitmen organisasi pada bidan puskesmas di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 270 orang yang terbagi menjadi 2 golongan yaitu PNS sebanyak 239 dan NON PNS sebanyak 31. Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 159 bidan. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan univariat, bivariat dengan menggunakan Chi-square dan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 63,5% memiliki komitmen organisasi baik dan sebanyak 36,5% memiliki komitmen organisasi kurang baik. Terdapat hubungan stres kerja fisiologis (p=0,000), stres kerja psikologi (p=0,000), stres kerja perilaku (p=0,000) dengan komitmen organisasi pada bidan Puskesmas di Kota Makassar. Kesimpulan dari penelitian bahwa terdapat hubungan stres kerja fisiologis, stres kerja psikologi, stres kerja perilaku dengan komitmen organisasi pada bidan Puskesmas di Kota Makassar. Penelitian ini menyarankan kepada semua Kepala Puskesmas dan Bidan Puskesmas seluruh Kota Makassar memperhatikan stres kerjanya dari faktor fisiologis, psikologis dan perilaku agar tetap produktif dalam menjalani pekerjaannya.